Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

KARYA ILMIAH PEMBUSUKAN TOMAT

34,766 views

Published on

Published in: Education
  • You might get some help from ⇒ www.HelpWriting.net ⇐ Success and best regards!
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/39pMlLF ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ♥♥♥ http://bit.ly/39pMlLF ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

KARYA ILMIAH PEMBUSUKAN TOMAT

  1. 1. SMK NEGERI 1 REMBANG 1 Nur Endah Eka permatasari 19 Nur Falichah 20 Oktavia Wulandari 21 Rahayu Khalifah .W. 22 Rena Tuhfatul S.M.E 23 Rizal Muttaqin 24 Sela Mei Rofina 25 Septilina Rini Hapsari 26 Siti jum’atun 27 Siti muslimah 28 PROSES PEMBUSUKAN DAN HAL HAL YANG MEMPENGARUHINYA
  2. 2. SMK NEGERI 1 REMBANG 2 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada allah Swt. Yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kami sebagai penulis mampu menyelesaikan penyusunan karya ilmiah yang berjudul “PEMBUSUKAN PADA TOMAT DAN HAL HAL YANG MEMPENGARUHINYA” . Penelitian ini di buat berdasarkan masalah yang sering terjadi dalam masyarakat. Sehingga timbul rasa ingin tahu kami untuk meneliti bagaimana proses dan cara mengantisipasi pembusukan pada buah tomat. Sebelumnya penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Herman selaku guru IPA yang telah membimbing dalam penyusunan laporan karya ilmiah ini. Selanjutnya kami berharap karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya. Penulis telah menyelesaikan laporan ilmiah ini dengan semaksimal mungkin . Apabila dalam karya tulis ini menyimpan banyak kekurangan penulis memohon maaf yang sebesar besarnya . Rembang, 12 November 2012 Penulis DAFTAR ISI
  3. 3. SMK NEGERI 1 REMBANG 3 1. Judul......................................................................................1 2. Kata Pengantar......................................................................2 3. Daftar isi................................................................................3 4. BAB 1 PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah..............................................4 I.2 Rumusan Masalah.......................................................5 1.3 Tujuan Penelitian........................................................5 1.4 Manfaat Penelitian......................................................6 1.5 Hipotesis Masalah......................................................6 5. BAB II LANDASAN TEORI ATAU TINJAUAN PUSTAKA A.1 Sejarah Tomat dan beberapa khasiatnya...................7 A.2 Pengertian Pembusukan.............................................8 A.3 Bakteri Pembusuk......................................................9 A.5 Macam Macam Jenis Bakteri......................................9 A.6 Faktor faktor yang mempengaruhi pembusukan.......10 A.7 Akibat memakan buah yang busuk...........................10 6. BAB III BAHAN DAN METODE KERJA.............................11 7. BAB IV HASIL DAN ANALISIS...........................................12 A. Hasil Pengamatan........................................................12 B. Analisis........................................................................12 8. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN...................................14 9. DAFTAR PUSTAKA..............................................................15 10. LAMPIRAN LAMPIRAN......................................................16
  4. 4. SMK NEGERI 1 REMBANG 4 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari hari kita mengenal istilah bakteri dan pembusukan ? lalau apakah bakteri itu ? Bakteri adalah salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam proses pembusukan bahan makanan misalnya tomat . Karena bahan makanan merupakan substrat yang baik untuk pertumbuhan bakteri. Bahan makanan yang telah terkontaminasi bakteri menyebabkan perubahan fisik maupun perubahan kimia. Pertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh lingkungan yang sangat menguntungkan bagi tersedianya zat-zat makanan untuk mikroorganisme yang konsentrasinya ideal atau isotonik. Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah danSelatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tomat merupakan keluarga dekat dari kentang. Kata "tomat" berasal dari kata dalam bahasa Nahuatl ”TOMAT” Terdapat buah tomat dengan kisaran warna dari hijau ketika masak, kuning, jingga, merah, ungu (hitam), serta belang-belang. MACAM MACAM TOMAT : A. Dari ukuran dan bentuk, orang mengenal kelompok tomat  granola yang bentuknya bulat dengan pangkal buah mendatar dan mencakup yang biasanya dikenal sebagai tomat buah (karena dapat dimakan langsung),  gondol yang biasa dibuat saus dengan bentuk lonjong oval (biasanya yang ditanam di Indonesia adalah kultivar 'Gondol Hijau' dan 'Gondol Putih', dan keturunan dari kultivar impor 'Roma') dan termasuk pula tomat buah,  sayur adalah tomat dengan buah biasanya padat dan dipakai untuk diolah dalam masakan  ceri (tomat ranti) yang berukuran kecil dan tersusun berangkai pada tangkai buah yang panjang B. Berdasarkan kegunaan Orang mengenal tomat buah, tomat sayur, serta tomat lalapan. Berdasarkan hal ini, fungsi tomat merupakan klasifikasi dari buah maupun sayuran, walaupun struktur tomat adalah struktur buah Tomat apabila di simpan beberapa hari . maka akan membusuk. Penyebab dari proses pembusukan beranekaragam .
  5. 5. SMK NEGERI 1 REMBANG 5 Pada hakikatnya kita mengetahui bahwa tomat itu termasuk salah satu buah yang cepat membusuk . Tomat membusuk di karenakan beberapa sebab Di antaranya Di karenakan tekanan udara atau suhu , bakteri dan masih banyak yang lainnya. Karena itu kami melakukan sebuah reset / penelitian penyebab tomat membusuk . Seringkali kita bertanya tanya bagaimana memperlambat proses pembusukan pada tomat ( makanan lain ) , proses pembusukan pada tomat di pengaruhi oleh beberapa faktor faktor, pembusukan terjadi karena adanya perkembangbiakan bakteri pada tomat tersebut yang menyebabkan perubahan tekstur warna dan bentuk. 1.2 Rumusan masalah 1. Apakah masalah yang menyebabkan tomat II (dalam kardus ) lebih cepat membusuk dari pada tomat I dan III ? 2. Bagaimana solusi agar tomat tidak cepat membusuk ? 3. Apa sajakah yang menyebabkan buah tomat cepat membusuk ? 4. Apakah mikroorganisme ikut berperan dalam pembusukan buah tomat ? Jika iya , sebutkan mikroorganismenya jika tidak sebutkan penyebabnya. 5. Sebuah tomat membutuhkan minimal berapa hari untuk membusuk ? 6. Bagaimana kondisi / ciri ciri dari tomat yang telah membusuk ? 7. Bagaimana cara kita memperlakukan tomat agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama ? 8. Kira kira pada temperatur berapakah tomat di simpan cepat membusuk ? 1.3 Tujuan Penelitian Dalam kehidupan sehari hari, kita seringkali menemui beberapa buah seperti tomat yang membusuk, Timbul rasa ingin tahu kami untuk mengamati dan meneliti hal hal yang mempengaruhi pembusukan tersebut. Selain itu kami juga memiliki banyak tujuan ,dalam penelitian yang kami lakukan . Tujuan dari penelitian kami adalah sebagai berikut : A. Membuktikan bahwa suatu kelembaban ataupun ruangan mempengaruhi cepat lambatnya proses pembusukan. B. Mengamati berbagai ciri ciri keadaan tomat pada saat akan membusuk. C. Mengetahui berbagai faktor faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya pembusukan pada tomat D. Lebih mengenal jenis jenis dan berbagai khasiat pada buah tomat E. Mengetahui pengaruh dari suatu ruangan yang mempengaruhi cepat lambatnya proses pembusukan.
  6. 6. SMK NEGERI 1 REMBANG 6 F. Mengetahui cara menyimpan tomat yang baik agar tidak membusuk sehingga dapat di gunakan dalam jangka waktu yang lebih lama G. Mengetahui beberapa bakteri yang membantu dalam proses pembusukan Untuk memenuhi beberapa tujuan tersebut maka kami melakukan penelitian tersebut selama 7 hari. 1.4 Manfaat Penelitian 1. Untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan dibidang Mikrobiologi. 2. Dapat memberikan Informasi Ilmiah tentang kemampuan tawas terhadap lisis sel bakteri. 1.5 Hipotesis masalah A. Hipotesis Nol Bakteri tidak mempengaruhi pembusukan pada buah tomat Kelembaban dan ruangan tidak berpengaruh dalam proses pembusukan B. Hipotesis Alternatif Adanya hubungan antar a bakteri terhadap pembusukan Pada buah tomat Kelembaban , Ruangan dan tempat penyimpanan mempengaruhi cepat lambatnya proses pembusukan BAB 2 LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA
  7. 7. SMK NEGERI 1 REMBANG 7 A.1 Sejarah tomat dan beberapa khasiat berdasarkan kandungannya Banyak orang mengelompokkan tomat dalam sayur-sayuran. Hal ini sah-sah saja lantaran tomat memang sering dimasukkan dalam kelompok sayuran ketimbang buah- buahan. Tomat berasal dari bahasa Aztek, salah satu Suku Indian, yaitu xitomate atau xitotomate. Tanaman tomat ini berasal dari Peru dan Ekuador di Amerika Selatan. Tomat menyebar ke seluruh dunia khususnya negara yang beriklim tropis setelah berkembang di Amerika sebagai gulma (tanaman pengganggu, red) Kandungan Nutrisi Tomat. Menurut Titien RK, dokter spesialis nutrisi, tomat mengandung berbagai zat yang berguna bagi tubuh. tomat mengandung protein, fosfor, zat besi, belerang, vitamin A, B1, C dan betakaroten jenis likopen. Akan tetapi, kandungan yang terbesar adalah likopen yakni hampir 50 persen lebih. Menurutnya jenis tomat terbaik adalah tomat mengandung banyak vitamin C, sekitar 25 mg. Tetapi tidak semua tomat memiliki kandungan nutrisi tinggi. Ada hal eksternal dn internal yang ikut mempengaruhi kandungan nutrisinya. Kandungan tomat yang menarik adalah tingginya likopen. Selain memberikan warna merah, ternyata likopen juga terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Jika likopen pada tomat digabung dengan kandungan dalam wortel, akan mampu menurunkan risiko terkena kanker. Kanker yang bisa diturunkan kadarnya antara lain, kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar. kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat dalam tomat, mampu melemahkan zat nitrosamine yang menjadi pemicu kanker. penelitian tentang tomat sangat terbatas dilakukan. Terlebih di Indonesia. Literatur khusus yang membahas tentang tomat sedikit sekali jumlahnya. Kalaupun ada, hanya pada teknik budidaya tanaman tomat. Penelitian tentang tomat diawali oleh Dr John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, AS yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitian ini kemudian ditulis oleh Hubert Howe Bancroft dalam History of Utah. Ia melakukan penelitian tentang tomat yang dapat digunakan sebagai obat dalam mengatasi gaangguan pencernaan (diare), serangan empedu dan fungsi haati. Hal inilah yang menyebabkan orang mengatakan tomat sebagai apel hati, karena dapat menyembuhkan penyakit hati. Seorang peneliti dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan hal baru. Gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat, dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang memicu penyakit stroke dan serangan jantung. Kedua penelitian ini akhirnya dilanjutkan oleh dr. Yumi Tohuoka, peneliti dri Tohoku University di Sendai, Jepang. Tomat menurut Titien, juga banyak dimanfaatkan dalam industri kecantikan. Banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukaan tanpa alasan mereka menggunakan tomat sebagai bahan dasar. Karena pigmen likopen memang terbukti
  8. 8. SMK NEGERI 1 REMBANG 8 efektif sebagai antioksidan yang mampu melawan penuaan dini. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat juga sangat bermanfaat sebagai zat antiinflamasi. Zat ini diyakini mampu menyembuhkan luka dan mengobati jerawat. Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias pereda demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi gangguan percernaan seperti sembelit dan wasir. Selain itu, berbagai kandungan zat yang terdapat dalam buah tomat, mampu memulihkan lemah syahwat, meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakan sperma. A.2 Pengertian Pembusukan Pernahkah kamu menyimpan buah-buahan, seperti apel di tempat yang terbuka hingga beberapa hari? Apakah yang terjadi dengan apel tersebut? Apel yang dibiarkan di tempat terbuka dalam waktu yang lama akan busuk. Pembusukan adalah peristiwa perubahan kimia karena mikroorganisme. Pada tomat yang membusuk, tomat berubah menjadi bau, berlendir, dan mengeluarkan gas. Oleh karena sifat tomat setelah membusuk berbeda dengan tomat sebelum membusuk, maka peristiwa pembusukan apel dapat dikatakan sebagai perubahan kimia. Pembusukan benda terjadi karena adanya pengaruh bakteri pembusuk. Pembusukan lebih sering terjadi pada benda atau makanan yang basah dan lembab. Hal ini karena kadar air yang tinggi dalam makanan mempercepat proses pembusukan. Supaya makanan tidak cepat busuk dapat diberi bahan pengawet alami seperti kunyit, garam (diasinkan), atau dimasukan ke dalam kukas. Berikut adalah beberapa contoh gambar tomat membusuk : A.3 Bakteri pembusuk Bakteri adalah salah satu faktor yang memegang peranan penting
  9. 9. SMK NEGERI 1 REMBANG 9 dalam proses pembusukan bahan makanan. Karena bahan makanan merupakan substrat yang baik untuk pertumbuhan bakteri. Bahan makanan yang telah terkontaminasi bakteri menyebabkan perubahan fisik maupun perubahan kimia. Pertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh lingkungan yang sangat menguntungkan bagi tersedianya zat-zat makanan untuk mikroorganisme yang konsentrasinya ideal atau isotonik. Salah satu cara untuk menghambat pertumbuhan bakteri dilakukan (Al2(SO4)314H2O) dalam bentuk larutan yang bersifat asam dan berfungsi sebagai astringent sifat yang dapat menurunkan pH makanan, mengkerutkan jaringan sehingga menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk. Dilihat dari peranannya dalam pengurangan air, maka bahan pangan yang ditambah tawas dengan konsentrasi tertentu akan menurunkan kandungan air. Hal ini karena ada tekanan osmotik yang menarik air keluar dari bahan pangan tersebut. Dengan adanya tekanan osmotik pada larutan tawas yang sangat tinggi maka sel bakteri akan mengalami lisis (pemecahan sel) sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat dan mati, hal ini disebabkan karena medium atau bahan makanan mempunyai kerapatan molekul yang lebih besar dari sel-sel jasad renik, sehingga air keluar dari sel-sel jasat renik dan jasad renik mengkerut dan mengalami lisis sel hingga menjadi kering dan mati. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tawas terhadap lisis sel bakteri untuk melihat kemampuan merusak dinding sel bakteri. A.4 Macam macam Jenis Bakteri Berdasarkan bentuknya, bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar, yaitu:  Kokus (Coccus) adalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola dan mempunyai beberapa variasi sebagai berikut :  Mikrococcus, jika kecil dan tunggal  Diplococcus, jka berganda dua-dua  Tetracoccus, jika bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar  Sarcina, jika bergerombol membentuk kubus  Staphylococcus, jika bergerombol  Streptococcus, jika bergandengan membentuk rantai  Basil (Bacillus) adalah kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder, dan mempunyai variasi sebagai berikut:  Diplobacillus, jika bergandengan dua-dua  Streptobacillus, jika bergandengan membentuk rantai  Spiral (Spirilum) adalah bakteri yang berbentuk lengkung dan mempunyai variasi sebagai berikut:  Vibrio, (bentuk koma), jika lengkung kurang dari setengah lingkaran (bentuk koma)  Spiral, jika lengkung lebih dari setengah lingkaran
  10. 10. SMK NEGERI 1 REMBANG 10  Spirochete, jika lengkung membentuk struktur yang fleksibel. GAMBAR BERBAGAI MACAM BAKTERI A.5 Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Laju Pembusukan Ukuran materi suhu kelembaban ruangan Tekstur dari makanan / buah A.6 Akibat Dari memakan buah/ makanan yang telah membusuk Apabila kita memakan makanan yang telah basi, akan menimbulkan akibat yang sangat fatal contohnya keracuna, diare dan lain lain. Makanan yang telah basi mengandung bakteri yang sangat bahay6a bagi tubuh, bakteri tersebut bereaksi dengan tubuh kita, apabila daya tahan tubuh kita kurang maka akan menimbulkan penyakit yang sangat serius. BAB III BAHAN DAN METODE KERJA
  11. 11. SMK NEGERI 1 REMBANG 11 A. BAHAN – BAHAN - Kardus bekas - 3 Gelas aQua bekas - 3 Tomat segar - Kulkas - Alat dokumentasi : Kamera B. METODE KERJA - Taruh tomat tersebut ke dalam wadah aqua, 1 aqua di isi dengan satu tomati - Taruh tomat I pada ruangan yang mendapatkan sinar matahari yang cukup. Taruh tomat ke II, pada tempat yang tidak mendapatkan cahaya matahari. Dan taruh di dalam kardus.Taruh tomat III pada lemari pendingin/kulkas. - Amati tomat dari masing masing tomat tersebut selama 7 hari. Dan catatlah perbedaan perbedaannya BAB IV HASIL DAN ANALISIS
  12. 12. SMK NEGERI 1 REMBANG 12 A. Hasil Pengamatan No Tomat Hari ke - Ket. 1 2 3 4 5 6 7 1 Tomat I - - - - + ++ +++ Di bawah sinar matahari 2 Tomat II - - + ++ +++ ++++ +++ ++ Di dalam kardus 3 Tomat III - - - - - - + Di dalam kulkas Keterangan : (-) : Tidak ada tanda-tanda membusuk (+) : Tumbuh beberapa bercak pada permukaan (++) : Tumbuh bercak pada seluruh permukaan (+++) : Tekstur berubah lembek (++++) : Timbul bau busuk (+++++) : Tekstur lembek, bau busuk, warna berubah kehitam-hitaman B. Analisis 1. Masalah yang menyebabkan tomat yang ada pada kardus cepat membusuk dari pada tomat yang ada pada tempat terbuka dan di dalam kulkas adalah karena suhu di dalam tomat lebih sedikit atau pengap sehingga menyebabkan bakteri yang menyebabkan pembusukan menjadi lebih cepat berkembang. 2. Solusi agar tomat tidak cepat membusuk adalah dengan menempatkan tomat di tempat yang udaranya lembap sehingga bakteri tidak cepat menyerang buah tersebut. 3. Buah tomat cepat membusuk disebabkan karena beberapa hal antara lain yaitu oleh bakteri dan suhu ruangan. Bakteri dan sunu ruangan juga mempunyai kaitan satu sama lain, suhu yang pengap menyebabkan bakteri dapat dengan mudah menyerang tomat. 4. Mikroorganisme sangat berpengaruh dalam pembusukan buah tomat terutama adalah bakteri contohnya Pseudomonas solanacearum, dan lain lain. Penyebabnya adalah karena tomat di simpan di tempat yang bersuhu pengap, sehingga bakteri tersebut menjadi cepat tumbuh. 5. Tomat minimal membutuhkan 7 hari untuk membusuk.
  13. 13. SMK NEGERI 1 REMBANG 13 6. Ciri-ciri atau tanda-tanda tomat membusuk adalah tomat menjadi layu, timbul bercak-bercak pada permukaan tomat, tomat menjadi lembek dan warna berubah menjadi kehitam-hitaman. 7. Kita dapat mempertahankan tomat dalam jangka waktu yang lama dengan berbagai cara yaitu dengan menyimpannya di tempat yang lembap (di dalam kulkas), mencucinya sebelum menyimpannya sehingga tomat lebih bersih dan segar, menjauhkan berlama-lama di bawah sinar matahari dan menyimpannya dalam kantong plastik sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. 8. Tomat cepat membusuk jika kita menyimpannya pada ruangan yang bertemperatur 27° C. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN
  14. 14. SMK NEGERI 1 REMBANG 14 Tomat mudah membusuk karena disebabkan oleh beberapa hal, tetapi tomat juga dapat disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama apabila kita dapat melakukannya dengan baik. Jadi, penyebab utama pembusukan pada tomat adalah bakteri dan suhu. B. SARAN 1. Selalu memperhatikan kesehatan dari tomat sebelum kita membeli tomat untukmenghindari tomat membusuk dengan cepat. 2. Mencuci terlebih dahulu sebelum menyimpan tomat. 3. Menyimpan tomat pada suhu yang lembap (di dalam kulkas). 4. Menyimpan tomat ke dalam pantong plastik terlebih dahulu sebelum menyimpannya di dalam kulkas. DAFTAR PUSTAKA http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2011/08/16/kandungan-tomat/ http://tugino230171.wordpress.com/2011/05/05/faktor-faktor-penyebab-perubahan- benda/
  15. 15. SMK NEGERI 1 REMBANG 15 http://www.google.co.id/search?q=gambar+tomat+membusuk&hl=id&prmd=imvns b&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=s9KhUOmxLsftrAfb14G4Bg&ved=0CAoQ_ AUoAQ&biw=1280&bih=663&sout=0 digilib.unimus.ac.id/download.php?id=4342 http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri http://riostones.blogspot.com/2009/08/busuk-lunak-soft-rot-erwinia-carotovora.html http://informasitips.com/tips-menyimpan-sayuran-agar-tahan-lama-dan-tetap- segar http://bozzkaf.blogspot.com/2012/11/macam-macam-bakteri-yang-merugikan- dan.html LAMPIRAN LAMPIRAN
  16. 16. SMK NEGERI 1 REMBANG 16 mengandung ngat membahayakan Berikut adalah contoh tomat yang membusuk akibat gagal panen/ produktivitas hama penyakit

×