Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kampanye PR

14,186 views

Published on

Produksi Media Public Relations

Published in: Education, Business, Technology
  • Be the first to comment

Kampanye PR

  1. 1. Kampanye Public Relations Produksi Media Public Relations Judhie Setiawan, M.Si
  2. 2. Kampanye (Gudykunst & Mody, 2002) <ul><li>“ A communication campaign is an organized communication activity, directed at a particular audience, for a particular period of time, to achieve a particular goal”. </li></ul><ul><li>Kampanye komunikasi adl tindakan komunikasi yg terorganisasi yg diarahkan pada khalayak tertentu, pada periode waktutertentu guna mencapai tujuan tertentu. </li></ul>
  3. 3. Tujuan Kampanye (Ostergaard, 2002) <ul><li>Aspek kesadaran (awareness) </li></ul><ul><li>Aspek sikap (attitude) </li></ul><ul><li>Aspek perilaku (action) </li></ul>
  4. 4. Jenis-Jenis Kampanye <ul><li>Product-oriented campaigns, </li></ul><ul><li>Candidate-oriented campaigns, </li></ul><ul><li>Ideologically or cause oriented campaigns. </li></ul>
  5. 5. Product-oriented Campaigns <ul><li>Kampanye yg berorientasi pada produk, umumnya terjadi di lingkungan bisnis. </li></ul><ul><li>Istilah lain: commercial/corporate campaign. </li></ul><ul><li>Contoh: Kampanye Bank BTN Go Public, Kampanye Telkom Flexi. </li></ul>
  6. 6. Candidate-oriented Campaigns <ul><li>Kampanye yg berorientasi pada kandidat, umumnya dimotivasi karena hasrat untuk kepentingan politik. </li></ul><ul><li>Kampanye Pemilu, Kampanye Penggalangan Dana bagi partai politik. </li></ul>
  7. 7. Ideologically or cause oriented campaigns <ul><li>Jenis kampanye yg berorientasi pada tujuan-tujuan yang bersifat khusus dan seringkali berdimensi sosial. </li></ul><ul><li>Atau Social Change Campaigns (Kotler), yakni kampanye yg ditujukan utk menangani masalah-masalah sosial melalui perubahan sikap dan perilaku publik yg terkait. </li></ul><ul><li>Contoh: Kampanye AIDS, Kampanye Menyusui dengan ASI, Keluarga Berencana dan Donor Darah . </li></ul>
  8. 8. Strategi Persuasi untuk Kampanye <ul><li>Memilih komunikator terpercaya. </li></ul><ul><li>Mengemas “pesan” sesuai keyakinan khayalak. </li></ul><ul><li>Memunculkan kekuatan diri khalayak. </li></ul><ul><li>Mengajak khalayak untuk berpikir. </li></ul><ul><li>Strategi melibatkan khalayak. </li></ul>
  9. 9. Pesan Kampanye <ul><li>Isi Pesan; materi pesan, visualisasi pesan, pendekatan emosional, kreativitas dan humor. </li></ul><ul><li>Struktur Pesan; bagaimana unsur-unsur pesan diorganisasikan. </li></ul>
  10. 10. Identifikasi dan Segmentasi Publik <ul><li>James Grunning membagi publik ke dalam 3 jenis: </li></ul><ul><li>Latent Public , yaitu kelompok yg menghadapi permasalahan yg berkaitan dengan isu kampanye, namun tidak menyadarinya. </li></ul><ul><li>Aware Public , kelompok yg menyadari bahwa permasalahan tersebut ada. </li></ul><ul><li>Active Public , kelompok yg mau bertindak sehubungan dengan permasalahan tersebut. </li></ul>
  11. 11. Perencanaan Kampanye <ul><li>Analisis masalah </li></ul><ul><li>Tujuan Program Kampanye </li></ul><ul><li>Pesan Kampanye </li></ul><ul><li>Sasaran Kampanye </li></ul><ul><li>Strategi dan Taktik </li></ul><ul><li>Alokasi Waktu dan Sumber Daya. </li></ul>
  12. 12. Evaluasi Kampanye <ul><li>Evaluasi berperan penting untuk mengetahui sejauh mana pencapaian yg dihasilkan kampanye. </li></ul><ul><li>Hasil evaluasi terhadap program kampanye tersebut nantinya akan digunakan sebagai tinjauan utk program kampanye selanjutnya. </li></ul>
  13. 13. Terima kasih.............

×