Anomali ekonomi politik 2

1,936 views

Published on

  • Be the first to like this

Anomali ekonomi politik 2

  1. 1. KINERJA PEMERINTAH DAN DUKUNGAN PADA PARTAITREND ANOMALI POLITIK 2012-2013 SUMBER DATA: SMRC DAN LSI Jl. Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 10340 kontak@saifulmujani.com | www.saifulmujani.com
  2. 2. Latar belakang Dalam demokrasi, keberlangsungan politik banyak dipengaruhi oleh mekanisme reward and punishment. Partai atau politisi akan mendapat dukungan dari rakyat bila berkinerja baik, dan sebaliknya bila berkinerja buruk (Downs, 1957). Mekanisme reward and punishment itu terutama menjelaskan dua kekuatan politik utama yang bersaing: kekuatan yang sedang berkuasa dan kekuatan oposisi. Presiden dan partai utama pendukungnya kembali akan mendapat dukungan dari rakyat bila rakyat menilai kinerja pemerintah baik, dan sebaliknya bila kinerja pemerintah buruk maka yang akan mendapat keuntungan adalah tokoh atau partai oposisi utama. Dalam perspektif ini, partai Demokrat sebagai partai utama pendukung pemerintah akan kembali mendapat dukungan dari rakyat bila rakyat menilai kinerja pemerintah, terutama presiden, baik.
  3. 3. Latar belakang Kinerja presiden, dalam perspektif ini, terutama ditentukan oleh bagaimana rakyat menilai kondisi ekonomi nasional, baik atau buruk. Bila rakyat merasakan kondisi ekonomi buruk maka rakyat akan merasa tidak puas dengan kinerja presiden, dan kemudian pada gilirannya menarik dukungan pada presiden maupun partai pendukungnya. Seberapa besar kecenderungan pola itu terjadi dalam politik kita? Apakah dukungan pada Demokrat naik karena rakyat merasa puas dengan kinerja presiden, dan sebaliknya apakah dukungan pada Demokrat menurun karena rakyat merasa tidak puas dengan kinerja presiden akibat dari buruknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi? Presentasi di bawah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
  4. 4. Model Ekonomi Politik PerilakuMemilih Kinerja Presiden Kondsi Ekonomi Dukungan Nasional Pada Demokrat
  5. 5. Metodologi• Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.• Sampel: Jumlah sampel 1.220. Berdasar jumlah sampel ini, diperkirakan margin of error sebesar ±3% pada tingkat kepercayaan 95%.• Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu desa/kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden• Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.• Waktu wawancara lapangan 6 – 20 Desember 2012. Survei Nasional (Desember 2012) 5
  6. 6.  Stratifikasi 1 = populasi dikelompokan menurut provinsi, dan masing-masing provinsi diberi kuota sesuai dengan total pemilih di masing-masing provinsi. Stratifikasi 2: populasi dikelompokan menurut jenis kelamin: 50% laki-laki, dan 50% perempuan. Stratifikasi 3: populasi dikelompokan ke dalam kategori yang tinggal di pedesaan (desa, 50%) dan perkotaan (kelurahan, 50%). Survei Nasional (Desember 2012) 6
  7. 7.  Cluster 1: Di masing-masing provinsi ditentukan jumlah pemilih sesuai dengan populasi pemilih masing-masing provinsi. Atas dasar ini, dipilih desa dan kelurahan secara random sebagai primary sampling unit. Berapa desa atau kelurahan? Tergantung jumlah pemilih di masing-masing provinsi. Ditetapkan untuk setiap desa dipilih 10 pemilih (5 laki-laki, dan 5 perempuan) secara random. Bila di Jawa Barat prosentase pemilih 18%, dan di NTB 2%, maka kalau di Jabar dipilih 18 desa/kelurahan maka di NTB dipilih hanya 2 desa/kelurahan, dst. Cluster 2: Di masing-masing desa terpilih, kemudian didaftar populasi RT atau yang setingkat . Kemudian dipilih secara random 5 RT dengan ketentuan di masing-masing RT akan dipilih secara random dua Keluarga. Survei Nasional (Desember 2012) 7
  8. 8.  Cluster 3: Di masing-masing RT terpilih, populasi keluarga didaftar, kemudian dipilih secara random 2 keluarga. Di masing-masing keluarga terpilih, kemudian didaftar seluruh anggota keluarga yang punya hak pilih laki-laki atau perempuan, dan kemudian dipilih secara random siapa yang akan menjadi responden di antara mereka. Bila pada keluarga pertama yang dipilih adalah responden perempuan, maka pada keluarga berikutnya harus laki-laki. Survei Nasional (Desember 2012) 8
  9. 9. Flow chat penarikan sampel Populasi desa/kelurahan tingkat Nasional Prov 1 Prov k Desa/kelurahan di tingkat … Provinsi dipilih secara random dengan … jumlah proporsional Ds 1 … Ds m Ds 1 … Ds n RT1 RT2 RT3 …. RT5 Di setiap desa/kelurahan dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random Di masing-masing RT/Lingkungan KK1 KK2 dipilih secara random dua KK Di KK terpilih dipilih secara random Laki-laki Perempuan Satu orang yang punya hak pilih laki-laki/perempuan Survei Nasional (Desember 2012) 9
  10. 10. Temuan: Validasi Sampel
  11. 11. PROFIL DEMOGRAFI RESPONDEN KATEGORI SAMPEL BPS KATEGORI SAMPEL BPS GENDER AGAMALaki-laki 49.8 50.3 Islam 87.0 87.3Perempuan 50.2 49.7 Katolik/Protestan 9.2 9.8 DESA-KOTA Lainnya 3.8 3.0Pedesaan 50.6 50.2 ETNISPerkotaa 49.4 49.8 Jawa 40.0 40.2 Sunda 15.9 15.5 Melayu 2.3 2.3 Madura 3.0 3.0 Bugis 2.7 2.7 Betawi 2.9 2.9 Batak 3.6 3.6 Minang 2.7 2.7 Lainnya 27.1 27.1 Survei Nasional (Desember 2012) 11
  12. 12. DEMOGRAFI NASIONAL KATEGORI SAMPEL BPS KATEGORI SAMPEL BPS PROVINSI PROVINSINAD 1.9 1.9 BALI 1.9 1.6SUMUT 4.8 5.5 NTB 1.9 1.9SUMBAR 1.3 2.0 NTT 1.9 2.0RIAU 1.9 2.3 KALBAR 1.0 1.8JAMBI 0.8 1.3 KALTENG 0.9 0.9SUMSEL 3.1 3.1 KALSEL 1.9 1.5BENGKULU 0.5 0.7 KALTIM 1.7 1.5LAMPUNG 3.5 3.2 SULUT 0.9 1.0BABEL 0.4 0.5 SULTENG 0.9 1.1KEPRI 0.8 0.7 SULSEL 3.2 3.4DKI 4.7 4.0 SULTRA 0.9 0.9JABAR 17.1 18.1 GORONTALO 0.9 0.4JATENG 14.4 13.6 SULBAR 0.9 0.5DIY 1.7 1.5 MALUKU 0.9 0.6JATIM 16.6 15.8 MALUT 0.9 0.4BANTEN 4.0 4.5 PAPUA 0.9 1.2 PAPUA BARAT 0.9 0.3 Survei Nasional (Desember 2012) 12
  13. 13. KONDISI EKONOMISEKARANG DIBANDING TAHUN LALU
  14. 14. Keadaan ekonomi sekarangdibanding tahun lalu (%)Desember 2012 40 38 35 32 30 25 21 20 15 9 10 5 0 Lebih baik Sama Lebih buruk Tidak tahu
  15. 15. Trend penilaian atas kondisi ekonomi nasional sekarang dibanding tahun lalu (%)70 Le b ih b a ik Sama60 Le b ih b u ru k 58 T id a k ta h u 56 53 51 5250 50 49 47 45 44 43 41 42 4240 38 38 40 38 39 40 39 39 38 36 37 37 37 37 37 35 35 34 4 34 35 33 33 33 32 34 32 32 32 32 31 32 32 32 31 31 32 31 31 31 31 31 3130 29 29 28 29 28 30 30 29 0 28 29 28 28 27 27 28 26 25 26 25 24 25 25 26 26 26 26 26 25 23 24 24 23 23 24 23 23 24 22 22 22 22 22 22 21 21 21 21 2120 19 18 17 1510 10 8 8 8 9 9 9 7 7 7 7 7 7 6 7 7 8 5 5 5 5 6 5 5 6 5 6 6 5 5 6 5 4 4 4 4 2 0 0 Jun 05 Aug10 Jul11 Jun 07 Jun 08 Jun09 Jul09 Jun12 Sept Sept Apr 07 Sep12 Sep 03 Okt 04 Apr 05 Des 05 Sep 07 Des 07 Apr 08 Sep 08 Okt 08 Apr09 Mei09 Nov09 Jan10 Okt10 Des10 Mei11 Des11 Mei12 Des12 Des 04 Des 06 Des 08 Mar09 Mar10 Feb 09 Feb12 Survei Nasional (Desember 2012) 15
  16. 16. Trend penilaian atas kondisi ekonomi nasional sekarang dibanding tahun lalu: Lebih baik minus lebih buruk (%)5040 3830 30 3120 19 17 15 15 14 13 1110 9 8 9 9 7 5 4 2 2 3 1 1 0 -1 -5 -5 -5 Jun 07 Jul09 Aug10 Jul11 Jun12 Jun 05 Jun 08 Jun09 Sept Sept Nov09 Mei11 Sep12 04 05 Des 05 Apr 07 Sep 07 Apr 08 Sep 08 Des 08 Apr09 Mei09 Jan10 Okt10 Des10 Des11 Mei12 Des12 03 04 Des 06 Des 07 Okt 08 Feb 09 Mar09 Mar10 Feb12 -9-10 - 11 Apr - 14 - 14 Okt Sep Des - 18 - 18 - 19-20 -2 3 -25 -27-30 -31-40 -41-50 Survei Nasional (Desember 2012) 16
  17. 17. Trend penilaian atas kondisi ekonomi nasional sekarang dibanding tahun lalu: Lebih baik minus lebih buruk yoy (%)3020 19 17 1410 1 2 0 Des12 Des 04 Des 06 Des 07 Des 08 Des09 Des10 Des11 Des 05 -5 -5-10 - 18-20-30 -31-40-50 Survei Nasional (Desember 2012) 17
  18. 18. Paralel antara persepsi ekonomi nasional dengan tingkat inflasi (%)70 18 17 1660 15 58 53 14 persepsi50 50 49 kondisi 47 1212 12 45 ekonom i 43 42 11 44 11 nasional:40 41 40 38 10 37 37 sekarang 9 9 34 9 lebih buruk30 8 32 32 318 30 31 30 8 2829 7 7 28 dari tahun 7 6 7 7 27 7 6 6 6 6 246 26 26 2625 6 6 lalu 6 2121 21 6 21 Inflasi YoY20 18 5 4 (sum ber: 4 4 3 4 4 4 BPS)10 3 2 20 0 Nov09 Okt 04 Jun 05 Jun 07 Jun 08 Feb 09 Jun09 Jul09 Jan10 Okt10 Jul11 Okt 08 Aug10 Feb12 Sep 03 Des 04 Apr 05 Des 06 Apr 07 Sep 07 Des 07 Apr 08 Sep 08 Des 08 Des 05 Apr09 Des10 Des11 Des12 Sept Sept Mar09 Mei09 Mar10 Mei11 Survei Nasional (Desember 2012) 18
  19. 19. Paralel antara persepsi ekonomi nasional dengan tingkat inflasi (%)60 18 17 53 1650 47 14 persepsi kondisi40 40 12 ekonom i 38 11 nasional: 10 sekarang30 29 30 lebih buruk 26 8 dari tahun 7 7 720 6 21 21 6 lalu Inflasi YoY 4 (sum ber: 4 4 4 BPS)10 20 0 Des 04 Des 06 Des 08 Des09 Des11 Des 05 Des 07 Des10 Des12 Survei Nasional (Desember 2012) 19
  20. 20. Temuan Pada Desember 2012, masyarakat yang menilai bahwa kondisi ekonomi sekarang lebih baik dibanding yang menyatakan sebaliknya lebih banyak. Ini berarti kondisi ekonomi nasional pada Desember 2012 secara umum dinilai lebih baik oleh masyarakat secara nasional. Kalau dibandingkan sepanjang pemerintahan SBY 2004-2012, penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi cenderung semakin positif. Penilaian masyarakat ini reliable karena berkorelasi sangat kuat dengan inflasi yang merupakan ukuran daya beli masyarakat. Penilaian masyarakat bahwa kondisi ekonomi lebih baik sejalan dengan fakta tingkat inflasi lebih rendah, dan sebaliknya. Secara umum pada periode pertama pemerintahan SBY (2004- 2009), secara umum masyarakat menilai keadaan ekonomi negatif (yang mengatakan lebih baik proporsinya kalah oleh yang mengatakan lebih buruk).
  21. 21. Temuan … lanjutan Pada periode kedua pemerintahan SBY, 2009-2012, sejauh ini masyarakat nasional secara umum menilai keadaan ekonomi nasional positif: yang mengatakan lebih baik proporsinya lebih besar dari yang mengatakan sebaliknya. Dilihat dari perspektif ekonomi politik ini, pemerintahan SBY sebenarnya semakin kuat dan semakin legitimate. Apakah demikian? Dalam perspektif ini, penilaian yang positif atas kondisi ekonomi nasonal ini harus tercermin dari tingkat kepuasan atas kinerja Presiden, dan penilaian atas kondisi ekonomi nasional harus berkorelasi positif dan signifikan dengan tingkat kepuasan atas kinerja presiden tersebut. Betulkah demikian?
  22. 22. KEPUASAN ATASKINERJA PRESIDEN
  23. 23. Seberapa puas atau tidak puasdengan kerja Presiden SBY sejauhini? (%) 60 51.6 50 40 34.8 30 20 10 4.2 5.1 4.3 0 Sangat cukup kurang tidak puastidak tahu puas puas puas sama sekali
  24. 24. 10 20 30 40 50 60 70 80 90 0 100 Nov04 80 Des004 69 Mar05 Jun05 71 Sept 05 65 63 Des 05 Jan 06 56 Mar 06 56 55 Jun06 58 Sep06 Nov 06 64 Des06 67 67 Feb 07 Mar07 50 Mei 07 54 55 Jun07 56 Sep07 58 Des07 53 Mar08 54 Jun08 45 Sep08 56 Okt08 63 Des08 69 Feb09 70 Mar09 74 Apr09 Mei09 80 Jun09 80 79 Jul09 85 Nov09 75 Jan10 70 Mar10 65 Aug10 66 Okt10 62 Des10 63 Mei11 Jul11 57 Puas dengan kinerja Presiden (%) Des11 59 60 Feb12 Mei12 Trend evaluasi atas kinerja presiden: 50 Jun12 53 52 Sept12 54 Des12 5624 Survei Nasional (Desember 2012)
  25. 25. Trend evaluasi atas kinerja presiden: Puas dengan kinerja Presiden & Wakil Presiden, Year on Year (%)100 90 80 69 69 70 70 67 63 60 60 56 56 53 50 40 30 SBY 20 10 0 Des004 Des 05 Des06 Des07 Des08 Des09 Des10 Des11 Des12 Survei Nasional (Desember 2012) 25
  26. 26. Temuan Penilaian masyarakat secara nasional atas kinerja presiden SBY pada Desember 2012 positif. Yang mengatakan sangat atau cukup puas dengan kinerja presiden jauh lebih banyak dari yang mengatakan kurang puas atau tidak puas sama sekali. Kalau dilihat kecenderungannya dalam 8 tahun Presiden SBY, kecenderungannya secara umum positif. Kalau dilihat year on year, kepuasan pada Desember 2012, satu setengah tahun menjelang pemilu atau Pilpres 2014, lebih tinggi dibanding pada Desember 2007, sekitar satu setengah tahun menjelang Pemilu atau Pilpres 2009. Penilaian pada SBY pada tiga tahun periode pertama pemerintahannnya (2004-2007) kurang positif dibanding penilaian pada tiga tahun periode kedua pemerintahannya (2009-2012).
  27. 27. Temuan Dilihat dari fakta itu, SBY sebenarnya lebih kuat legitimasinya secara populer sebagai presiden pada periode kedua ini dibanding pada periode pertama dulu. Sumber perbedaan legitimasi itu, dalam perspektif ekonomi politik, adalah perbedaan penilaian atas kondisi ekonomi nasional. Pada periode pertama (2004-2009, atau 2004-2007) keadaan ekonomi secara umum dinilai kurang positif, sedangkan pada periode kedua lebih positif. Pada periode pertama SBY memerintah, kenaikan harga BBM dilakukan tiga kali, dan ini sumber utama penilaian negatif masyarakat terhadap keadaan ekonomi nasional. Kebijakan kenaikan harga BBM ini belum dilakukan sekalipun pada periode kedua pemerintahannya. Sejauh mana penilaian atas kondisi ekonomi nasional dan kepuasan atas kinerja SBY ini terkait?
  28. 28. Paralel Trend Evaluasi atas Kinerja Presiden dan Evaluasi atas Kinerja Ekonomi Nasional (%)100 90 85 808079 80 74 75 71 70 70 69 6767 69 70 65 63 63 6566 6263 58 59 60 60 56 56 56 57 56 53 54 53 5254 50 50 50 45 56 51 52 40 42 40 39 37 38 39 37 37 39 38 30 34 34 35 33 33 31 31 31 32 32 32 31 29 28 29 26 27 20 24 24 25 22 23 17 10 0 Des004 Mar08 Okt08 Feb12 Mar05 Jun05 Sept 05 Des 05 Sep06 Mar07 Jun07 Sep07 Jun08 Sep08 Feb09 Mar09 Apr09 Mei09 Jul09 Nov09 Jan10 Mar10 Aug10 Okt10 Des10 Mei11 Jul11 Des11 Mei12 Jun12 Sept12 Des12 Des06 Des07 Des08 Jun09 Survei Nasional (Desember 2012) 28
  29. 29. Korelasi ( r ’Pearson) Trend KinerjaPresiden dan Kondisi EkonomiNasional r = .728 (P<.001; N = 36) r (Sebelum skandal korupsi Demokrat) = .879 (P<.001; N = 28)r (sesudah skandal korupsi Demokrat) = . 902 (P<.01; N = 8)
  30. 30. Temuan Secara umum korelasi antara penilaian masyarakat atas kondisi ekonomi nasional dan kepuasan atas kinerja SBY sebagai presiden sangat kuat, apakah pada periode pertama pemerintahannya maupun pada periode kedua. Ini mengindikasikan bahwa penilaian kedua hal itu dari masyarakat valid kalau menggunakan perspektif ekonomi politik. Selanjutnya, bagaimana kaitan antara kondisi ekonomi nasional, kinerja SBY, dan dukungan terhadap Partai Demokrat vs partai utama lainnya, terutama PDIP yang lebih jelas posisinya sebagai partai oposisi? Sebelum menjawab ini, kita lihat bagaimana dukungan pada partai dan kecenderungannya dalam 3 tahun terakhir? Juga bagaimana pola dukungan masyarakat menjelang Pemilu 2009 sebagai sebuah pelajaran ke depan?
  31. 31. DUKUNGAN PADA PARTAI DAN KECENDERUNGANNYA
  32. 32. PARTAI-PARTAI YANG DISIMULASIPADA SURVEI 2012 Nama-nama partai yang disimulasi dalam survei bukan hasil penetapan KPU terakhir, dan karena itu hasilnya mungkin sedikit berbeda bila simulasinya hanya sepuluh partai sebagaimana ditetapkan KPU. Dalam simulasi survei itu di samping 10 partai yang telah ditetapkan KPU sementara ini juga disertakan sejumlah partai lain yang lolos dalam verifikasi adminstratif awal oleh KPU. Dalam serangkaian survei sepanjang 2012, simulasi itu berulang dilakukan, dan masing-masing partai di luar 10 itu, tidak ada yang mendapat pilihan lebih dari 0.5 persen. Karena itu kalaupun simulasi hanya 10 partai sebagaimana disahkan KPU sekarang, diperkirakan tidak banyak mengubah perilaku pemilih dalam survei-survei 2012 tersebut.
  33. 33. Partai atau calon anggota DPR dari partai yangdipilih bila pemilihan anggota DPR diadakansekarang (%)Desember 2012 0 5 10 15 20 25 Golkar 21.3 PDIP 18.2 Demokrat 8.3 Gerindra 7.2 PKB 5.6 Nasdem 5.2 PPP 4.1 PKS 2.7 PAN 1.5 Hanura 1.4 Partai lain 3.1Belum tahu 21.4
  34. 34. Semi Terbuka: Partai yang dipilih kalau pemilu diadakan sekarang35 32 3230 29 27 2725 22 22 21 21 21 21 DEMOKRAT20 20 19 19 18 19 18 19 18 17 18 18 17 GOLKAR 1715 15 15 16 14 14 15 14 14 13 13 14 14 13 PDIP 12 12 13 12 11 11 11 11 1110 10 9 9 8 5 0 Juli11 Jun12 Apr09 (kpu) Des09 Apr10 Ags10 Okt10 Des10 Mei11 Des11 Sept12 Okt12 Des12 Feb10 Mar10 Feb12 Mei12 Survei Nasional (Desember 2012) 34
  35. 35. Semi Terbuka: Partai yang dipilih kalau pemilu diadakan sekarang35 32 3230 29 27 2725 22 2220 21 19 19 DEMOKRAT15 14 13 12 1110 10 9 8 5 0 Juli11 Jun12 Apr09 (kpu) Sept12 Des09 Feb10 Mar10 Apr10 Ags10 Okt10 Des10 Mei11 Des11 Feb12 Okt12 Des12 Mei12 Survei Nasional (Desember 2012) 35
  36. 36. Semi Terbuka: Lanjutan…10 8 8 7 7 6 6 6 PKB 6 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 PPP 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 GERINDRA 3 3 3 3 3 3 3 2 2 1 1 1 0 Jan10 Juli11 Jun12 Apr09 (kpu) Apr10 Ags10 Okt10 Des10 Mei11 Des11 Sept12 Okt12 Des12 Feb10 Mar10 Feb12 Mei12 Ket: Jan10-Jul’11: simulasi tertutup 38 partai Survei Nasional (Desember 2012) 36
  37. 37. Semi Terbuka: Lanjutan…10 8 8 8 6 6 PAN 6 6 6 6 PKS 5 5 5 5 5 4 4 4 HANURA 4 4 4 4 4 4 3 3 NASDEM 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 Jan10 Jun12 Juli11 Apr09 (kpu) Apr10 Ags10 Okt10 Des10 Mei11 Des11 Mei12 Des12 Feb10 Mar10 Feb12 Sept12 Okt12 Ket: Jan10-Jul’11: simulasi tertutup 38 partai Survei Nasional (Desember 2012) 37
  38. 38. Temuan Pada survei Desember 2012, Golkar mendapat suara sekitar 21%, diikuti PDIP 18%, dan Demokrat 8%. Selanjutnya, Gerindra 7%, PKB 6%, Nasdem 5%,PPP 4%, PKS 3%, PAN 2%, dan Hanura 1%. Partai-partai lain (PPN, Partai Sri, PBB, Nasrep, dll.) rata-rata di bawah 0.5%. Partai yang terlihat cenderung mengalami kenaikan signifikan dalam 3 tahun terakhir adalah Golkar, PDIP, Gerindra, dan Nasdem. Partai yang terlihat mengalami kecenderungan penurunan tajam adalah Demokrat, dan kemudian PKS. Partai-partai lain cenderung stabil. Dalam perspektif ekonomi politik, penilaian yang semakin positif terhadap kondisi ekonomi nasional dan kinerja Presiden seharusnya membantu Demokrat naik dukungannya atau setidaknya tidak menurun secara berarti seperti terlihat kecenderungannya dalam tiga tahun terakhir. Apakah kecenderungan di atas akan berkelanjutan sepanjang 2013 mendatang, dan bahkan hingga Pemilu April 2014? Pengalaman menjelang Pemilu 2009 mungkin memberi inpirasi?
  39. 39. PENGALAMANMENJELANG PEMILU 2009
  40. 40. Partai apa yang akan dipilih bila pemilu diadakan hari ini?Trend 2004-2009 (%)3025 24 24.2 23 24 Golkar 22 22 22 21 21 21 2120 20 20 20 20 19.7 19 19 19 19 18 18 18 18 18 18 18 18 18 17 17 17 17 17 17 16 16 16 16 16 16 1615 15 14 15 15 15 15 15 15 14 14 14 14 14 14 14 14 PDIP 13 13 13 13 13 13 13 12 12 12 12 12 11 11 12 1110 10 10 9 8.7 7 5 PD 0 Juli05 Jul 07 Okt08 Okt 06 Mei 07 Jan09 Feb09 Jan 06 Mar07 Jun 08 Mar09 Feb 07 Sep 08 Feb 05 Sept 05 Mar 06 Nov 06 Sept 07 Nov08* Apr04 Des07 Des08 Des 05 Des 06 Apr 08 Apr09KPU Agus 06
  41. 41. 10 15 20 25 30 0 5 Apr04 7 Feb 05 24 Juli05 16 Sept 05 Des 05 15 14 Jan 06 13 Mar 06 14 Agus 06 Okt 06 19 18 Nov 06 Trend 2004-2009 (%) Des 06 16 16 Feb 07 13 Mar07 10 Mei 07 12 Jul 07 10 Sept 07 14 Des07 13 Apr 08 9 Jun 08 8.7 Sep 08 12 Okt08 17 Nov08* 19 Des08 Jan09 23 24 Feb09 Mar09 22 22Apr09KPU 21 PD Partai apa yang akan dipilih bila pemilu diadakan hari ini?
  42. 42. Partai apa yang akan dipilih bila pemilu diadakan hari ini? Trend 2004-2009 (%)12 1110 PKB 9 8 8 7.6 8 8 7 7 7 7 7 7 7 7 7 6 PPP 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 5 5 5 5 5.1 5 5 5 5 5 5 4 4.5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 PKS 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 PAN 0 Apr04 Des 05 Des 06 Jun 08 Nov08 Juli05 Mar 06 Okt 06 Mar07 Jul 07 Jan 08 Jan09 Mar09
  43. 43. Partai apa yang akan dipilih bila pemilu diadakan hari ini? Trend 2004-2009 (%)1098 Hanura76 Gerindra54 4 4 4 43 3 3 3 3 PBB2 21 1 1 1 1 1 1 1 PKNU0 Juli05 Jul 07 Jun 08 Jan09 Apr04 Jan 08 Nov08 Des 05 Des 06 Mar07 Mar09 Okt 06 Mar 06
  44. 44. Temuan Pengalaman menjelang Pemilu 2009, kecenderungan dukungan pada partai sangat dinamis. Setahun setelah pemilu 2004, Demokrat mendapat lonjakan dukungan hingga 24 persen. Setelah pemerintah menaikkan harga BBM pertama, dukungan pada Demokrat menurun tajam, dan kepemimpinan diambil alih oleh PDIP dan Golkar. Ini berlangsung hingga Desember 2007. Ini mirip polanya dengan kecenderungan tiga tahun terakhir. Setelah pemilu 2009, Demokrat mengalami lonjakan suara, dan bertahan selama setahun. Pada Pertengahan 2011, Demokrat sudah mulai dikalahkan PDIP dan Golkar. Posisi Demokrat Desember 2012 hampir sama dengan posisi Demokrat Desember 2007, di bawah PDIP dan Golkar, tapi persentase Demokrat lebih: baik 14% berbanding 8% (Desember 2012). Posisi Demokrat 8% Desember 2012 tidak pernah dialami sepanjang sejarah Demokrat setelah pemilu 2004. Angka terendah sebelumnya 8.7% atau 9% pada April dan Juni 2008, sekitar setahun sebelum Pemilu 2009.
  45. 45. Temuan … lanjutan Dengan kata lain posisi Demokrat sekarang lebih berat dibanding menjelang Pemilu 2009. Mengapa demikian padahal kondisi ekonomi lebih baik, dan kinerja SBY juga dinilai lebih baik dalam kurun waktu yang sama. Pada bulan April dan Juni 2008 penilaian atas kondisi ekonomi memang sangat negatif (paling negatif sepanjang SBY berkuasa) dan demikian juga kepuasan atas kinerja presiden SBY (45%) yang juga terendah sepanjang ia menjadi presiden? penilaian atas kondisi ekonomi nasional dan kinerja SBY yang negatif itu terkait dengan kenaikan harga BBM ketiga. Korelasi antara kondisi ekonomi, kinerja SBY, dan dukungan pada Demokrat sangat kuat pada lima tahun pertama pemerintahannya. Sedangkan pada paruh kedua pemerintahannya korelasi itu melemah, dan bahkan tidak signifikan sejak satu setengah tahun yang lalu seperti terlihat dari fakta statistik di bawah ini.

×