Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
 
<ul><li>Sindrom Kepribadian </li></ul><ul><li>Kekurangan dan Menjadi (Deficiency – Being) </li></ul>Dibagi menjadi dua bag...
1. Sindrom Kepribadian <ul><li>Sindrom kepribadian ialah sejumlah sifat-sifat yang berbeda (tingkah laku, persepsi, pikira...
3 (tiga) sindrom terpenting menurut Maslow yang diteliti  metode holistic-analitik yaitu : <ul><li>Sindrom harga diri (sel...
Holistic Metode <ul><li>Penelitian yang dilakukkan terhadap bagian-bagian rincinya, pendekatan holistik menjelaskan intera...
Tabel contoh sindrom keamanan Security - Insecurity Kekuatan - Kepatuhan Curiga – Persamaan Derajat Warna Kulit – Ciri ter...
Kekurangan dan Menjadi (Deficiency – Being) <ul><li>Menurut Maslow, orang yang berhubungan dengan dunia luar dalam bentuk,...
<ul><li>B-realm = alam menjadi adalah B-need, bisa berwujud B-love, B-value, dan B lainnya (B=Being = Menjadi), bentuk hub...
Tabel perbandingan ciri-ciri D-kognisi dengan B-kognisi D-kognisi B-kognisi Segala Sesuatu dipandang tergantung kepada yan...
Segala sesuatu menjadi kurang menarik, kesamaan mengarah pada kebosanan Pelaku mengalami bukan hanya objek yang terikat se...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Organisasi kepribadian

1,686 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Organisasi kepribadian

  1. 2. <ul><li>Sindrom Kepribadian </li></ul><ul><li>Kekurangan dan Menjadi (Deficiency – Being) </li></ul>Dibagi menjadi dua bagian yaitu:
  2. 3. 1. Sindrom Kepribadian <ul><li>Sindrom kepribadian ialah sejumlah sifat-sifat yang berbeda (tingkah laku, persepsi, pikiran, dorongan untuk berbuat), yang terstruktur, terorganisir, dan saling berhubungan, muncul bersama-sama. </li></ul>
  3. 4. 3 (tiga) sindrom terpenting menurut Maslow yang diteliti metode holistic-analitik yaitu : <ul><li>Sindrom harga diri (self-esteem) </li></ul><ul><li>Sindrom keamanan (security) </li></ul><ul><li>Sindrom (intelectual) </li></ul>
  4. 5. Holistic Metode <ul><li>Penelitian yang dilakukkan terhadap bagian-bagian rincinya, pendekatan holistik menjelaskan interaksi bagian-bagian dalam organisasi dinamik dari individu sebagai satu kesatuan. </li></ul>
  5. 6. Tabel contoh sindrom keamanan Security - Insecurity Kekuatan - Kepatuhan Curiga – Persamaan Derajat Warna Kulit – Ciri terdalam manusia Menekankan perbedaan – perbedaan persamaan antar manusia antar manusia
  6. 7. Kekurangan dan Menjadi (Deficiency – Being) <ul><li>Menurut Maslow, orang yang berhubungan dengan dunia luar dalam bentuk, alam – kekurangan dan alam – menjadi yang di jabarkan menjadi (3) tiga simbol: </li></ul><ul><li>D-realm = alam kekurangan adalah D-need bisa berwujud D-love, D-Value dan D lainnya (D=Deficiency = kekurangan), yang merupakan bentuk hubungan dimana orang terlibat dengan kegiatan memuaskan kebutuhan dasar untuk bertahan hidup </li></ul><ul><li>Contoh : Orang berusaha untuk mengatasi atau menghindari kebutuhan, kekurangan seperti makanan, minuman dan istirahat. </li></ul>
  7. 8. <ul><li>B-realm = alam menjadi adalah B-need, bisa berwujud B-love, B-value, dan B lainnya (B=Being = Menjadi), bentuk hubungan alam menjadi adalah hubungan orang dengan duia luarnya sesudah kebutuhan dan motif dasar terpenuhi </li></ul><ul><li>Contoh: Orang yang terlibat dalam kegiatan mengembangkan aktualisasi diri dan memperluas eksistensi. </li></ul><ul><li>D-cognition dan B-cognition simbol untuk membedakan motiv/kebutuhan, bahwa kedua-duanya sangat diperlukan. </li></ul><ul><li>Contoh: membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain, dan berkomunikasi memakai pikiran orang lain yang lebih baik. </li></ul>
  8. 9. Tabel perbandingan ciri-ciri D-kognisi dengan B-kognisi D-kognisi B-kognisi Segala Sesuatu dipandang tergantung kepada yang lain, sebagai tidak lengkap Beberapa aspek dari sesuatu yang diperhatikan ;perhatian yang bersamaan diberikan kepada hal lain, faktor yang berkaitan atau kausal. Sesuatu dipandang sebagai anggota dari suatu kelas, contoh, atau sampel Segala sesuatu dipandang berhubungan dengan urusan manusia, kegunaanya, keberbahayaannya dan semacamnya Segala sesuatu dipandang utuh, lengkap Segala sesuatu diperhatikan secara khusus dan dipandang mendalam dan menyeluruh. Sesuatu dipandang apa adanya hal itu saja tanpa dipersaingkan dengan hal lainnya. Segala sesuatu dipandang tidak berhubungan urusan manusia
  9. 10. Segala sesuatu menjadi kurang menarik, kesamaan mengarah pada kebosanan Pelaku mengalami bukan hanya objek yang terikat semata, tetapi objek yang terikat dengan sendirinya Segala sesuatu dipandang sebagai sarana bagi yang lain Segala sesuatu dipandang pilah-pilah tidak saling berhubungan, sering bertentangan Dunia dalam dan dunia luar dipandang sebagai yang semakin tidak sama Segala sesuatu menjadi semakin menarik dengan mengulang mengalamainya Penerima pengalaman menjadi terlarut dan tidak memunculkan sendirinya, pengalaman diorganisir disekitar obyek alih-alih Segala sesuatu dipandang berakhir sampai itu sebagai hal yang menarik secara hakiki (intrinsik) Dikotomi, polaritas, konflik antar segala sesuatu dipandang perlu dan dibutuhkan oleh keseluruhan. Dunia dalam dan dunia luar dipandang sebagai hal semakin sama

×