Fisika Dasar I Umiatin, M.Si <ul><li>Jurusan Fisika </li></ul><ul><li>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam </li><...
FISIKA DAN PENGUKURAN <ul><li>Pertemuan ke - 1 </li></ul>07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Outline <ul><li>ILMU FISIKA </li></ul><ul><li>PENGUKURAN </li></ul><ul><li>BESARAN DAN SATUAN </li></ul><ul><li>METODE ILM...
1. ILMU FISIKA <ul><li>Fisika adalah ilmu yang mempelajari fenomena alam dan  merupakan  dasar  dari  cabang ilmu lainnya ...
07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Cabang Fisika 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  | Mechanics Electromagnetism Thermodynamics G...
<ul><li>Mekanika klasik :ukuran besar dibanding atom, bergerak lamban dibanding kec. Cahaya </li></ul><ul><li>Relativitas ...
<ul><li>Fisika didasarkan pada : pengamatan eksperimental dan pengukuran kuantitatif. Bahasa penghubung antara teori dan e...
2. PENGUKURAN <ul><li>Memungkinkan kita membandingkan secara kuantitatif antara teori (hukum fisika) dengan kenyataan sebe...
Akurasi vs Presisi 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  | Akurasi Akurasi menyatakan seberapa de...
<ul><li>Presisi dan akurasi tinggi </li></ul><ul><li>Presisi rendah, akurasi tinggi </li></ul><ul><li>Presisi tinggi, akur...
3. BESARAN DAN SATUAN <ul><li>Pentingnya standard pengukuran  : </li></ul><ul><ul><li>Miss </li></ul></ul><ul><ul><li>Comp...
Sistem  satuan SI <ul><li>Konferensi internasional pada tahun 1960 menetapkan sistem internasional, besaran pokok, besaran...
<ul><li>Besaran Turunan antara lain : </li></ul><ul><li>Besaran Satuan Notasi Satuan </li></ul><ul><li>1. FREQUENCY  Hertz...
07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Prefix <ul><li>10 –12 pico  p </li></ul><ul><li>10 –9   nano  n </li></ul><ul><li>10 –6   micro  μ </li></ul><ul><li>10 –3...
Standard panjang <ul><li>- Raja  I nggris menetapkan 1 yard .  </li></ul><ul><li>Raja  Pe rancis menetapkan 1 kaki .  </li...
Standard massa <ul><li>Satu silinder paduan platina-iridium,   tersimpan di mus e um  Pe rancis .  Logam stabil, masih dig...
Standard waktu <ul><li>Sebelum 1960, </li></ul><ul><ul><li>1 detik ditentukan sbg (1/60 1/60 1/24) waktu rata-rata waktu s...
Standar temperatur <ul><li>Kelvin, satu kelvin : 1/273.16 suhu titik triple air. </li></ul><ul><li>Apa titik triple air? <...
Analisis Dimensi <ul><li>Dimensi : besaran fisik alamiah </li></ul><ul><ul><li>Contoh : jarak diukur dalam foot,meter yard...
Notasi Ilmiah <ul><li>Suatu angka bisa dituliskan sebagai hasil kali dua bilangan yaitu : koefisien dan pangkat 10. Hal in...
Notasi Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Konversi satuan <ul><li>Penting untuk menyamakan sistem pengukuran yg dipakai . </li></ul><ul><ul><li>Contoh : sebuah mobi...
Angka Penting <ul><li>Hasil pengukuran bergantung hanya pada akurasi tertentu </li></ul><ul><li>Angka penting adalah jumla...
Perkalian dan Pembagian <ul><li>Contoh :  </li></ul><ul><li>d = 21.2 m </li></ul><ul><li>t = 8.5 s </li></ul><ul><li>v = ?...
<ul><li>Ada 2 angka penting yaitu : </li></ul><ul><li>v = d/t = 2.5 m/s </li></ul>07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jaka...
<ul><li>Berapa jumlah angka penting pada hasil pengukuran berikut ini : </li></ul><ul><li>1> 35.00 </li></ul><ul><li>2> 35...
Penjumlahan dan Pengurangan <ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>t1=16.74s </li></ul><ul><li>t2=5.1 s </li></ul><ul><li>Bera...
<ul><li>Ada tiga angka penting </li></ul><ul><li>t1+t2=21.8 s </li></ul>07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  ww...
Langkah – langkah penyelesaian masalah dalam fisika <ul><li>Baca permasalahan dengan teliti </li></ul><ul><li>Gambarkan si...
4. METODE ILMIAH <ul><li>Melakukan observasi </li></ul><ul><li>Mendefinisikan permasalahan </li></ul><ul><li>Menyusun hipo...
Metode Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Metode Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Metode Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Metode Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Metode Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Metode Ilmiah 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
TERIMA KASIH 07/03/11 ©  2010 Universitas Negeri Jakarta  |  www.unj.ac.id  |
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Fisika Dasar Per.01

2,716 views

Published on

Fisika Dasar Per.01

Published in: Education, Travel, Technology
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,716
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
190
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Fisika Dasar Per.01

  1. 1. Fisika Dasar I Umiatin, M.Si <ul><li>Jurusan Fisika </li></ul><ul><li>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  2. 2. FISIKA DAN PENGUKURAN <ul><li>Pertemuan ke - 1 </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  3. 3. Outline <ul><li>ILMU FISIKA </li></ul><ul><li>PENGUKURAN </li></ul><ul><li>BESARAN DAN SATUAN </li></ul><ul><li>METODE ILMIAH </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  4. 4. 1. ILMU FISIKA <ul><li>Fisika adalah ilmu yang mempelajari fenomena alam dan merupakan dasar dari cabang ilmu lainnya antara lain astronom i, g eologi , teknik, dll. Semua yang ada di dunia ini memenuhi hukum-hukum fisika dan tujuan fisika adalah Untuk memahami dan meprediksi bagaimana alam bekerja </li></ul><ul><li>Karakteristik ilmu F isika yaitu mempunyai kesederhanaan perumusan dalam menterjemahkan hukum alam, dikembangkan konsep dasar, persamaan dan asumsi </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  5. 5. 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  6. 6. Cabang Fisika 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Mechanics Electromagnetism Thermodynamics General Relativity Quantum Physics Cosmology
  7. 7. <ul><li>Mekanika klasik :ukuran besar dibanding atom, bergerak lamban dibanding kec. Cahaya </li></ul><ul><li>Relativitas : benda bergerak mendekati kec. Cahaya </li></ul><ul><li>Termodinamika : panas, kerja dan temperatur, melibatkan jumlah partgikel yg sangat banyak </li></ul><ul><li>Elektromagnet : kelistrikan, kemagnetan dan medan elektromagnet </li></ul><ul><li>Optik :tingkah laku cahaya dan interaksinya dengan material </li></ul><ul><li>Mekanika kuantum : tingkah laku materi pada tingkat sub atomik </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  8. 8. <ul><li>Fisika didasarkan pada : pengamatan eksperimental dan pengukuran kuantitatif. Bahasa penghubung antara teori dan eksperimen adalah matematika </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  9. 9. 2. PENGUKURAN <ul><li>Memungkinkan kita membandingkan secara kuantitatif antara teori (hukum fisika) dengan kenyataan sebenarnya </li></ul><ul><li>Besaran yang bisa diukur : panjang, waktu, massa, temperatur dsb </li></ul><ul><li>Memerlukan suatu sistem satuan : </li></ul><ul><ul><li>Pengukuran = bilangan x satuan </li></ul></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  10. 10. Akurasi vs Presisi 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id | Akurasi Akurasi menyatakan seberapa dekat nilai hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya ( true value ) atau nilai yang dianggap benar ( accepted value ). Jika tidak ada data sebenarnya atau nilai yang dianggap benar tersebut maka tidak mungkin untuk menentukan berapa akurasi pengukuran tersebut . Presisi Presisi menyatakan seberapa dekat nilai hasil dua kali atau lebih pengulangan pengukuran. Semakin dekat nilai-nilai hasil pengulangan pengukuran maka semakin presisi pengukuran tersebut.
  11. 11. <ul><li>Presisi dan akurasi tinggi </li></ul><ul><li>Presisi rendah, akurasi tinggi </li></ul><ul><li>Presisi tinggi, akurasi rendah </li></ul><ul><li>Presisi dan akurasi rendah </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  12. 12. 3. BESARAN DAN SATUAN <ul><li>Pentingnya standard pengukuran : </li></ul><ul><ul><li>Miss </li></ul></ul><ul><ul><li>Comparasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Bisa dilakukan siapa saja </li></ul></ul><ul><li>Length – 1 meter (m) </li></ul><ul><li>Mass – 1 kilogram(kg) </li></ul><ul><li>Time – 1 second (s) </li></ul><ul><li>Temperature - 1 kelvin (K) </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  13. 13. Sistem satuan SI <ul><li>Konferensi internasional pada tahun 1960 menetapkan sistem internasional, besaran pokok, besaran turunan dan prefiks </li></ul><ul><li>Besaran Pokok Satuan Notasi Satuan </li></ul><ul><li>1. LENGTH meter m </li></ul><ul><li>2. MASS kilogram kg </li></ul><ul><li>3. TIME second s </li></ul><ul><li>4. Electric Current ampere A </li></ul><ul><li>5. Temperature kelvin K </li></ul><ul><li>6. Amount Of Substance mole mol </li></ul><ul><li>7. Luminous Intensity candela cd </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  14. 14. <ul><li>Besaran Turunan antara lain : </li></ul><ul><li>Besaran Satuan Notasi Satuan </li></ul><ul><li>1. FREQUENCY Hertz Hz = 1/s </li></ul><ul><li>2. FORCE Newton N = m kg/s2 </li></ul><ul><li>3. PRESSURE Pascal Pa = N/m2 = kg/(m s2) </li></ul><ul><li>4. ENERGY, WORK Joule J = N m = m2 kg/s2 </li></ul><ul><li>5. POWER Watt W = J/s = m2 kg/s3 </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  15. 15. 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  16. 16. Prefix <ul><li>10 –12 pico p </li></ul><ul><li>10 –9 nano n </li></ul><ul><li>10 –6 micro μ </li></ul><ul><li>10 –3 milli m </li></ul><ul><li>10 –2 centi c </li></ul><ul><li>10 –1 deci d </li></ul><ul><li>10 1 deka da </li></ul><ul><li>10 2 hecto h </li></ul><ul><li>10 3 kilo k </li></ul><ul><li>10 6 mega M </li></ul><ul><li>10 9 giga G </li></ul><ul><li>10 12 tera T </li></ul><ul><li>10 15 peta p </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  17. 17. Standard panjang <ul><li>- Raja I nggris menetapkan 1 yard . </li></ul><ul><li>Raja Pe rancis menetapkan 1 kaki . </li></ul><ul><li>1 meter panjang bar iridium flatinum </li></ul><ul><li>1970 an, 1 meter panjang sebanyak 1 650 50 763.73 panjang gel. Cahaya merah orange kripton 86 </li></ul><ul><li>1983, 1 m ditentukan sbg jarak yg ditempuh cahaya dalam 1/ 299 792 92 458 detik </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  18. 18. Standard massa <ul><li>Satu silinder paduan platina-iridium, tersimpan di mus e um Pe rancis . Logam stabil, masih digunakan sampai sekarang </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  19. 19. Standard waktu <ul><li>Sebelum 1960, </li></ul><ul><ul><li>1 detik ditentukan sbg (1/60 1/60 1/24) waktu rata-rata waktu solar day selama th 1900 </li></ul></ul><ul><ul><li>Rotasi dan revolusi bumi berpengaruh </li></ul></ul><ul><li>1967, waktu atomik,atom cesium 133,: </li></ul><ul><ul><li>1 detik ditentukan sbg sebanyak 9 192 92 631 770 kali perioda vibrasi atom cesium 133 </li></ul></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  20. 20. Standar temperatur <ul><li>Kelvin, satu kelvin : 1/273.16 suhu titik triple air. </li></ul><ul><li>Apa titik triple air? </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  21. 21. Analisis Dimensi <ul><li>Dimensi : besaran fisik alamiah </li></ul><ul><ul><li>Contoh : jarak diukur dalam foot,meter yard dll. Besaran tsb mentakan besaran panjang. Dimensinya panjang </li></ul></ul><ul><li>Dimensi panjang, massa dan waktu : L,M,T </li></ul><ul><li>Kegunaannya al : </li></ul><ul><ul><li>Cek akhir perhitungan:berlaku aljabar, dimensi sama bisa dijumlahkan atau dikurangkan </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>X = ½ a t 2 </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>menentukan hubungan : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>X ~ a m t n </li></ul></ul></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  22. 22. Notasi Ilmiah <ul><li>Suatu angka bisa dituliskan sebagai hasil kali dua bilangan yaitu : koefisien dan pangkat 10. Hal ini untuk memudahkan komparasi antara nilai terbesar dan terkecil, misalkan : </li></ul><ul><ul><li>3.6 x 10 4 </li></ul></ul><ul><ul><li>1 gram of hydrogen contains 301,000,000,000,000,000,000,000 molecules </li></ul></ul><ul><ul><li>3.01 x 10 23 molecules </li></ul></ul><ul><ul><li>0.00081 = 8.1 x 10 -4 </li></ul></ul><ul><ul><li>34,000 = 3.4 x 10 4 </li></ul></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  23. 23. Notasi Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  24. 24. Konversi satuan <ul><li>Penting untuk menyamakan sistem pengukuran yg dipakai . </li></ul><ul><ul><li>Contoh : sebuah mobil melaju dijalan tol 40 m/s, batas maksimum kelajuan adalah 60 km/jam, apakah melanggar? </li></ul></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  25. 25. Angka Penting <ul><li>Hasil pengukuran bergantung hanya pada akurasi tertentu </li></ul><ul><li>Angka penting adalah jumlah angka yang reliable diketahui (termasuk angka dibelakang koma) </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  26. 26. Perkalian dan Pembagian <ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>d = 21.2 m </li></ul><ul><li>t = 8.5 s </li></ul><ul><li>v = ? </li></ul><ul><li>Solusi : </li></ul><ul><li>v = d/t = 2.4941176 m/s </li></ul><ul><li>Ada berapa angka penting ? </li></ul><ul><li>The number of significant figures in the least accurate known quantity </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  27. 27. <ul><li>Ada 2 angka penting yaitu : </li></ul><ul><li>v = d/t = 2.5 m/s </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  28. 28. <ul><li>Berapa jumlah angka penting pada hasil pengukuran berikut ini : </li></ul><ul><li>1> 35.00 </li></ul><ul><li>2> 35 </li></ul><ul><li>3> 3.5x10 -2 </li></ul><ul><li>4> 3.50x10 -3 </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  29. 29. Penjumlahan dan Pengurangan <ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>t1=16.74s </li></ul><ul><li>t2=5.1 s </li></ul><ul><li>Berapa t1+t2=? </li></ul><ul><li>t1+t2=21.84 s? </li></ul><ul><li>Berapa jumlah angka penting? </li></ul><ul><li>The number of decimal places after addition or subtraction is equal to the smallest number of decimal places of any of the individual terms. </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  30. 30. <ul><li>Ada tiga angka penting </li></ul><ul><li>t1+t2=21.8 s </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  31. 31. Langkah – langkah penyelesaian masalah dalam fisika <ul><li>Baca permasalahan dengan teliti </li></ul><ul><li>Gambarkan sistemnya </li></ul><ul><li>Tentukan strategi yang tepat </li></ul><ul><li>Gunakan persamaan yang benar </li></ul><ul><li>Terapkan asumsi yang digunakan </li></ul><ul><li>Cek kembali jawaban </li></ul><ul><li>Simpulkan </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  32. 32. 4. METODE ILMIAH <ul><li>Melakukan observasi </li></ul><ul><li>Mendefinisikan permasalahan </li></ul><ul><li>Menyusun hipotesis </li></ul><ul><li>Menguji hipotesis </li></ul><ul><li>Kesimpulan </li></ul>07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  33. 33. Metode Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  34. 34. Metode Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  35. 35. Metode Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  36. 36. Metode Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  37. 37. Metode Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  38. 38. Metode Ilmiah 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |
  39. 39. TERIMA KASIH 07/03/11 © 2010 Universitas Negeri Jakarta | www.unj.ac.id |

×