Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

25.musliyadi

676 views

Published on

  • Be the first to comment

25.musliyadi

  1. 1. Oleh: MUSLIYADI 1110016100025 JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGIUIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
  2. 2. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
  3. 3.
  4. 4. Pertumbuhan adalah proses pertambahanjumlah atau ukuran sel dan tidak dapatkembali kebentuk semula (irreversible), dapatdiukur (dinyatakan dengan angka, grafik dsb). 
  5. 5. Perkembangan adalah proses menuju ke tingkatkedewasaan / pematangan tidak dapat diukur tetapihanya dapat di amati. 
  6. 6. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Awal 2. Pertumbuhan Primer3. Pertumbuhan Sekunder 
  7. 7. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Awal 2. Pertumbuhan PrimerA. Perkembangan 3.Embrio Pertumbuhan SekunderB. Perkecambahan 
  8. 8. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Awal “Perkembangan embrio didalam bakal biji dimulaiA. Perkembangan ketika zigot menjadi dua sel. Pembelahan sel terus Embrio berlangsung secara berulang membentuk massa sel berbentuk bola yang kemudian berkembang menjadi embrio. Selanjutnya bakal biji nerkembang menjadi biji.”B. Perkecambahan 
  9. 9. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan AwalA. Perkembangan Embrio “Perkecambahan adalah peristiwa tumbuhnya embrio di dalam biji menjadi tanaman baru. Biji akan berkecambah jika berada dalam lingkungan yang sesuai. Proses perkecambahan ini memerlukan suhu yang cocok, banyaknya air yang memadai, persediaanB. Perkecambahan oksigen yang cukup, kelembapan, dan cahaya.” 
  10. 10. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan AwalA. Perkembangan Embrio PERKECAMBAHAN DAPAT DIBEDAKAN MENJADI DUA : 1. Perkecambahan epigeal (kotiledon terangkat keatas permukaan tanah). 2. Perkecambahan hipogeal (kotiledon tetap tinggalB. Perkecambahan didalam tanah). 
  11. 11.
  12. 12. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Awal 2. Pertumbuhan Primer Pertumbuhan Primer pada tumbuhan terjadi pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan. Pertumbuahan pada ujung akar dan ujung batang dapat3. Pertumbuhan Sekunder dibedakan menjadi 3 zona, yaitu: 1.Zona pembelahan sel, meliputi meristem aplikal akar dan sel-sel derifatnya. Sel-sel baru dan tudung akar dihasilkan dari zona ini. 2. Zona pemanjangan sel, terjadi pemanjangan sel- sel, yang ukuran panjangnya dapat lebih dari sepuluh kali ukuran sel biasa. Sel-sel tersebut bertanggung jawab menekan ujung sel masuk ke dalam lapisan tanah. 3. Zona pematangan sel, terdapat tiga sistem jaringan dari tumbuhan dewasa yaitu jaringan dermal, jaringan dasar, dan jaringan vaskular. 
  13. 13.
  14. 14.
  15. 15. 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Awal2. Pertumbuhan Primer3. Pertumbuhan sekunder yang memungkinkan bertambahnya Pertumbuhan ukuran batang dan akar disebut perrtumbuhan sekunder. 
  16. 16.
  17. 17.  Lingkaran tahun.  Annual rings. 
  18. 18. 1. FAKTOR INTERNAL2. FAKTOR EKSTERNAL 
  19. 19. 1. FAKTOR INTERNAL Berfungsi mengendalikan2. FAKTOR EKSTERNAL seluruh aktivitas yang A. Gen terjadi di dalam sel, termasuk B. Cadangan pertumbuhan. Makanan C. Hormon 
  20. 20. 1. FAKTOR INTERNAL Cadangan makanan sangat A. Gen mempengaruhi perkecambahan. Cadangan B. Cadangan makanan dalam biji akan Makanan digunakan oleh embrio ataupun tumbuhan muda C. Hormon yang belum dapat membuat makanan sendiri. 
  21. 21. 1. FAKTOR INTERNAL A. Gen 1. Auksin B. Cadangan 2. Giberelin Makanan 3. Sitokinin C. Hormon 4. Gas Etilen 5. Asam Absisat 6. Kalin 
  22. 22. 1. Auksin Para pekebun sering kali Auksin (pucuk) Jika tunas memotong ujung yaitu, hormon dipotong, maka batang/tunas pertumbuhan auksin tidak Tunasuntuk Hal demikian erat Lateral yang memacu diproduksi sehingga mempercepat berkembang hubungannya pemanjangan sel. merangsang pertumbuhan menjadi bunga dengan fungsi tumbuhnya tunas bunga atau atau cabang. auksin. lateral. cabang tanaman. 
  23. 23. 2. Giberelin Gibberelin sinergis Gibberelin dengan auksin pertamakali memacu sertadiisolasi pada jamur memperbesar perkembangan buah, Gibberela fujikuroi. pembungaan, dan dan mengakhiri perkecambahan dormansi biji. embrio 
  24. 24. 3. Sitokinin Sitokinin berperan dalam pembelahan sel (sitokinesis). 
  25. 25. 4. Gas Etilen Etilen ( C2H2) memacu pemasakan buah dan kerontokan daun 
  26. 26. 5. Asam Absisat Asam absisat (ABA) senyawa inhibitor (penghambat) yang bekerja antagonis dengan auksin dan gibberelin, berperan dalam proses penuaan dan gugurnya daun. 
  27. 27. 6. Kalin * Kalin berperan dalam proses organogenesis tumbuhan, terdiri dari: @ rizokalin memacu pembentukan akar. @ kaulokalin memacu pembentukan batang. @ filokalin memacu pembentukan daun. @ anthokalin memacu pembentukan bunga. 
  28. 28. 1. FAKTOR INTERNAL2. FAKTOR EKSTERNAL A. Air B. Cahaya C. Oksigen D. Suhu  E. Nutrisi
  29. 29. 2. FAKTOR EKSTERNAL A. Air Air penting dalam menjaga tekanan turgor dinding sel. Menentukan laju fotosintesis. Mengedarkan hasil fotosintesis. Tranportasi unsur hara. 
  30. 30. 2. FAKTOR EKSTERNAL Cahaya matahari diperlukan untuk proses fotosintesis. A. Air Cahaya matahari juga mempengaruhi pertumbuhan, jika cahaya B. Cahaya kurang akan mengalami etiolasi, jika cukup akan tumbuh normal. 
  31. 31. 2. FAKTOR EKSTERNAL Oksigen digunakan untuk memecah zat-zat makanan yang mereka buat sehingga A. Air menghasilkan senyawa sederhana dan sejumlah energi (respirasi seluler ). B. Cahaya C. Oksigen 
  32. 32. 2. FAKTOR EKSTERNAL Temperatur / suhu A. Air mempengaruhi respirasi, fotosintesis, dan transpirasi tumbuhan. B. Cahaya C. Oksigen D. Suhu 
  33. 33. 2. FAKTOR EKSTERNAL Nutrisi digunakan untuk A. Air membantu pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. B. Cahaya C. Oksigen D. Suhu  E. Nutrisi

×