Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Artikel Praktik Baik mpi omat iwan sumantri

287 views

Published on

Tugas WIT 2020 Dalam Membuat Media Pembelajaran

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Artikel Praktik Baik mpi omat iwan sumantri

  1. 1. PRAKTIK BAIK MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN PJJ MERDEKA BELAJAR IWAN SUMANTRI MPI OMAT ALA GURU ATAYA Oleh: Iwan Sumantri (Guru Matematika SMPN Cibadak Kab.Sukabumi). Hampir 33 tahun saya mengajar, baru kali ini rasanya prosespembelajaran diluar dugaan dan datangnya tiba-tiba, seperti kita naik halilintar di arena permainan dufan ancol. Kita semua terkaget-kaget dengan datangnya pandemi covid-19, semua aspek kehidupan terkena dampak dan imbasnya. Hampir 8 bulan sejak berlakunya pembelajaran dari rumah, guru, siswa dan orang tua bisa merasakannya bagaimana pembelajaran yang tak normal dirasakan. Pandemi Covid-19 merupakan keadaan darurat yang berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan kita termasuk di dunia pendidikan. Kondisi pembelajaran seperti dipaksa untuk melakukan perubahan. Berbagai aktivitas yang yang biasanya bisa dilakukan sebelum pandemi Covid-19 tidak bisa lagi dilakukan demi mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19. Memperhatikan perkembangan kondisi terkini penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) para guru terlena dan berkreasi dengan bagaimana upaya dalam proses pembelajaran dengan PJJ daringnya, mulai dari persiapan membuat RPP daring, membuat media yang sesuai untuk penyampaian materi agar tersampaikan kesiswa. Guru berlomba- lomba berkreasi dalam media pembelajaran sesuai dengan kemampuannya. Kita seolah-olah akrab dengan pembelajaran online sekarang ini, padahal ini barang baru bagi sebagian besar guru- guru di negeri ini. Tapi apapun yang kita rasakan semuanya kita jalani sekemampuan dan sebisa kita untuk melaksanakan proses pembelajaran di masa pandemi covid-19 sekarang ini. Saya berharap pembelajaran jarak jauh saya yang saya lakukan, sama seperti halnya pembelajaran ketika tatap muka. Ada senda gurau, tawa mereka, banyak yang bertanya dan hal-hal lainnya yang nyata dan konkrit terlihat. Sasaran pembelajaran adalah mereka para siswaku yang belajar bersamaku di mata pelajaran matematika. Tapi apa yang terjadi? PJJ ternyata berdampak pada keresahan orang tua dan anak-anakku, mereka resah dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan PJJ mulai dari dawai atau HP yang harus responsif dengan media PJJ yang disampaikan oleh guru, selain itu kuota dan sinyal tentunya jadi sesuatu yang harus diperhatikan juga. Saya selaku guru berharap dan memiliki tujuan apa yang saya berikan dalam PJJ bisa di transfer dan bermakna buat siswa- siswaku. Setelah berjalan 2 bulan sejak dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021 dan PJJ daring dilakukan, banyak hal dan kendala yang dirasakan dan didapat. Siswa ingin Belajar Matematika secara tatap muka seperti biasa sebelum adanya Pandemi covid-19. Mereka merasa jenuh dan bosan dengan pembelajaran matematika online yang hanya fokus dengan tugas-tugas. Keinginan yang kuat ingin sekali belajar dengan tatap muka. Mareka melihat dan merasakan langsung kondisi suasana belajar selama dirumah yang sesekali di dampingi orang tua, jauh berbeda dengan suasana belajar dikelas. Belajar seolah-olah semaunya. Guru tak melihat dan tak memperhatikannya. Gaduhnya suasana kelas dengan teriakan-teriakan teman ketika guru tidak ada tak terdengar lagi. Ekspresi dengan suara lantang manakala bebas
  2. 2. PRAKTIK BAIK MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN PJJ MERDEKA BELAJAR IWAN SUMANTRI belajar tak terdengar lagi. Ekspresi teman yang meminta jawaban atau bertanya tak terdengar lagi. Mereka selalu berdiskusi tentang keinginan belajar dengan tatap muka segera terlaksana, mereka rindu dengan teman-teman serta guru- gurunya. Berkeluh kesah di Grup WA atau japri masing-masing melalui WA nya. Khawatir tidak mendapatkan nilai yang optimal.Tak Fokus dan tak biasa belajar dirumah hanya membaca atau mengamati video pembelajaran atau bertanya melalui WA tak ada respon. Belajar ingin seperti Tatap Muka di kelas, mereka berharap sekali Pandemi Covid-19 segera hilang dan lenyap dari muka bumi. Ini hal yang wajar. Tapi selaku guru ini sebuah tantangan di suasana PJJ, saya harus mensikapinya dengan bijak dan mencari solusi. Saya harus beraksi demi mereka untuk nyaman dan tetap semangat belajar matematika. Ketika kondisi darurat, saya tidak bisa melakukan proses pembelajaran dengan cara semaunya saya, saya harus melihat kondisi,keadaan para siswa dan orang tua dalam setiap proses PJJ yang saya lakukan dan juga harus melakukan kesepakatan dalam PJJ tersebut. Pembelajaran harus berkelanjutan. Tugas yang dikumpulkan siswa harus sesuai dengan minat dan kesukaan siswa. Saya harus memberikan umpan balik kepada siswa dan orang tua tentang PBM yang dilakukan sehingga ada tantangan untuk PBM selanjutnya. Waktu pengumpulan tugas harus fleksibel sesuai dengan kesepakatan di awal PBM. Saya harus memanfaatkan sumber daya yang ada. Ketika kondisi darurat cara-cara yang bisa dilakukan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran fleksibel sesuai dengan kemampuan, media dan kondisi siswa. Tugas bisa dikerjakan sesuai dengan minat dan kemampuan serta kebisaan siswa itu sendiri dengan waktu yang telah disepakati. Tugas bisa melalui berbagai sumber yang ada disekitar lingkungan siswa. Saya gunakan poin strategi pembelajaran 5M yang jadi lebih penting dilakukan ditengan kondisi darurat adalah : 1) Memanusiakan Hubungan; 2) Memahami konsep (menguasai pemahaman mendalam terhadap konsep yang dapat diterapkan di beragam konteks); 3) Membangun Keberlanjutan; 4) Memilih Tantangan; 5) Memberdayakan Konteks. 5M ini semuanya penting dan perlu dioptimalkan dalam strategi Pembelajaran Jarak jauh Merdeka belajar di masa pandemi covid-19 sekarang ini. Ketika siswa Ingin memahami materi- materi Matematika dalam pembelajaran online seperti memahaminya ketika belajar tatap muka, sayangnya penjelasan materi- materi yang disampaikan dalam PJJ Daring Guru Matematika ( Saya) Monoton, kurang variatif, susah dipahami dan dipejari oleh para siswa dengan Media Pembelajaran Interaktif Online Mata Pelajaran Matematika (MPI OMAT), maka dengan Media Pembelajaran Interaktif Online Mata Pelajaran Matematika (MPI OMAT) siswa bisa lebih memahami materi- materi Matematika dengan lebih mudah dan menarik sehingga siswa mau belajar seperti belajar saat tatap muka di kelas.
  3. 3. PRAKTIK BAIK MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN PJJ MERDEKA BELAJAR IWAN SUMANTRI Saya berikan MPI OMAT melalui link http://bit.ly/MPI_OMAT_GURUATAYA 2020, materi Persamaan Kuadrat (PERSAKU) mereka belajar melalui MPI OMAT tersebut. Memulai dengan menuliskan nama, asal sekolah. Setelah itu mereka dirahkan ke Menu Pembelajaran yang bisa dipilih, ada Materi yang bisa mereka pilih sesuai dengan materi yang diinginkan. Kemudian ada materi Tutorial yang berisi video pembelajaran materi Persaku (Persamaan dan Fungsi Kuadrat) dimana dalam video ini mereka bisa melihat, mendengar,mengamati sosok guru matematikanya yang hadir seperti halnya mereka belajar tatap muka. Mereka juga bisa mendengar penjelasan guru matematika tentang materi yang sedang diajarkan. Kemudian ada menu Latihan dan Bank soal yang berguna untuk menguji atau mengevaluasi sejauh mana meraka berhasil dalam belajarnya, serta menambah kekayaan akan pemahamanan materi melelaui bank soal yang dirahkan ke blog guru ataya. Siswa meresponya dengan antusias dan semangat, karena ada hal baru dan berbeda dengan pembelajaran sebelumnya, yang monoton dengan hanya mengerjakan tugas atau menonton video pembelajaran. Tapi dengan MPI OMAT ada variasi dan pilihan mereka untuk belajar, merdeka belajar mereka rasakan benar. Setelah saya mengadakan survey dan observasi salah satunya melalui zoom meting serta komunkiasi dengan WA grup KB Matematika, umumnnya mereka menyatakan senang dan merspon dengan baik MPI OMAT tersebut. Ini tentunya menambah motivasi dan inspirasi saya untuk selalu berinovasi dan mengembangkan MPI OMAT ini kedepannya yang lebih variatif dan bisa merangsang lebih kuat lagi agar siswa mau dan memuaskan akan kebutuhannya dalam belajarnya. Ada hal menarik dan unik dari petikan ungkapan hati dan pengalaman siswa selama belajar PJJ dengan MPI OMAT, ‘Sebaik-baiknya belajar online akan lebih baik belajar face to face’, ini menggambarkan bahwa suasana belajar di kelas memiliki banyak hal yang tidak ada pada proses belajar online. Interaksi sosial dengan sesama siswa, kolaborasi langsung saat di kelas dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah, dan tatap muka langsung saat belajar dengan guru-guru, menjadi beberapa hal yang sangat dirindukan siswa selama belajar dari rumah.Inilah tantangan saya kedepannya ketika PJJ tetap berlangsung terus. ****onesm****

×