Materi biologi kelas xi ipa semester ganjil (trial free)

37,467 views

Published on

For all student in the world, if you wanna get the full slide show just payed Rp 30.000,00, and the DVD of this slide show on your hand :) If you wanna buy the full version just call /text me. Phone Number : 087855304669 or mention @taufiqbal

Published in: Education
3 Comments
16 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
37,467
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
17
Actions
Shares
0
Downloads
843
Comments
3
Likes
16
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi biologi kelas xi ipa semester ganjil (trial free)

  1. 1. Copyright © 2013 Mohon untuk tidak memperbanyak presentasi ini, cukuplah belajar dari sini, semoga manusia yang melanggar ini mendapat ganjaran yang tepat dari Tuhan YME. AMIN. Penyajian full colour untuk lebih mudah diingat dan dipahami…!!!
  2. 2. Panduan Penggunaan Slide Show Presentation Tentang Materi UAS Biologi SMA Kelas XI • Tinggal pilih materinya dengan klik judul atau klik gambar yang tertera pada judul • Untuk next, Anda bisa lihat di pojok kiri bawah, ada tombol untuk next, back, pen, dan lighter. • Jadi, Anda bisa menulis dengan pen sekaligus menikmati grafik dan animasi dari ringkasan ini. • Jika belum ada pilihan “Home” anda masih terus tekan tombol next atau back pada pojok samping kiri Copyright by Iqbal Taufiqqurrachman
  3. 3. BAB 1 •Sel (Free) BAB 2 •Jaringan Tumbuhan (Premium) BAB 3 •Jaringan Hewan (Premium) BAB 4 •Sistem Gerak (Premium) BAB 5 •Sistem Peredaran Darah (Premium)
  4. 4. Sel Definisi Sel Teori Sel Menurut Para Ahli Struktur dan Fungsi Sel Susunan Kimiawi Sel Organel Sel Tumbuhan dan Hewan Mekanisme Transpor Pada Sel Back to the Pilih Materi
  5. 5. A. Sejarah Sel Dari tahun 1665, ketika Robert Hooke mengamati sel, hingga pertengahan abad 20, ilmuwan biologi hanya memiliki mikroskop cahaya untuk mengamati sel. Meskipun demikian, mereka banyak menemukan hal - hal penting, seperti makhluk hidup satu sel, Sel- sel penyusun hewan dan tumbuhan, serta struktur sel. Hasil yang mereka dapat pada akhirnya menghasilkan suatu teori yang disebut teori sel, yaitu sebagai berikut : • Sel merupakan dasar penyusun makhluk hidup. Oleh karena itu, semua makhluk hidup tersusun atas sel. • Sel merupakan dasar penyusun fungsional dari makhluk hidup. • Semua sel berasal dari sel melalui proses pembelahan sel. Pengetahuan mengenai struktur sel mengalami kemajuan yang pesat ketika para ilmuwan mulai menggunakan mikroskopHome
  6. 6. Teori Sel Menurut Para Ahli• Robert Hooke (1665) Merupakan peneliti sel pertama dengan menggunakan gabus kering dan mikroskop sederhana. Sel adalah ruangan – ruangan yang dibatasi oleh dinding. • Felix Fontana (1781) Merupakan orang pertama yang menemukan nukleus (inti sel) dan nukleolus (anak inti sel) di dalam nukleus pada sel hewan. • Johannes Purkinje (1839) Merupakan orang pertama yang menemukan istilah protoplasma (bahan pertama). Dia meyakini bahwa hal utama untuk mempelajari sel berada di dalam protoplasma. • Max Schultze (1861) Merupakan orang yang mendifinisikan sel sebagai unit fungsional terkecil
  7. 7. Teori Sel Menurut Para Ahli • Matthias Jacob Schleiden (1838) dan Theodore Schwann (1839) Menurut dua orang yang berteman tersebut bahwa sel merupakan unit struktural terkecil pada makhluk hidup. • Rudholph Virchow (1855) Menurut Virchow, “omnis cellula e cellula” yang artinya sel berasal dari pembelahan sel sebelumnya. • Edmund Wilson Menurut E.Wilson, bahwa sel merupakan unit hereditas dari makhluk hidup. Hereditas di sini artinya, sel mempengaruhi pewarisan sifat genetik karena di dalam sel terdapat materi genetik yaitu asam nukleat dalam bentuk DNA / RNA.
  8. 8. Prokariotik (Tidak Bermembran Inti) • Materi inti tidak memiliki membran • DNA berada di daerah nukleoid • Tidak memiliki organel, seperti Mitokondria, Badan Golgi, dan Retikulum Endoplasma Eukariotik (Bermembran Inti) • Materi inti memiliki membran • DNA berada di dalam nukleolus • Memiliki organel seperti Mitokondria, Badan Golgi dan Retikulum Endoplasma • Lebih besar daripada prokariotik Back Home
  9. 9. Struktur dan Fungsi Sel Klik aja buat dipilih materinya! Membran Sel Nukleus Sitoplasma Organel Sel Belum cukup umur? Go Home
  10. 10. Membran Sel • Merupakan perantara keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel • Bersifat semipermeabel (hanya air dan molekul gas yang bisa melewatinya) • Bersifat diferensial permeabel (hanya zat zat tertentu yang bisa melewatinya) • Zat yang tidak bisa melewati membran sel antara lain : glukosa, asam amino, asam
  11. 11. Struktur Membran Sel Model Mosaik Cairan (Fluid Mosaic Model) Next
  12. 12. Istilah dari Struktur Membran Sel• Protein Integral, merupakan protein yang ada dari lapisan atas ke lapisan bawah. • Protein Perifer, merupakan protein yang menonjol dari lapisan bawah ke lapisan atas. • Glikoprotein, merupakan karbohidrat yang melekat pada protein. • Glikolipid, merupakan karbohidrat yang melekat dan merantai pada membran sel. • Hidrofilik, merupakan zona yang bersifat menyukai air. Pada ini yang bersifat hidrofilik adalah bagian kepala (polar head) Next
  13. 13. Fungsi Membran Sel Sebagai sekat pembatas antara inti sel dan lingkungan di luar sel Sebagai reseptor (penerima) rangsang. Reseptornya adalah protein pada sel. Menjadi tempat terjadinya reaksi kimia seperti respirasi sel Sebagai pengendali transportasi zat dari dan atau ke dalam sel Menjaga kestabilan pH Menjaga konsentrasi ion Membuang hasil sisa metabolisme yang beracun Sebagai pelindung Go Home
  14. 14. Nukleus, merupakan inti sel dan merupakan organel terbesar dalam semua sel eukariotik. Terdiri atas beberapa bagian, yaitu membran, kromatin, anak inti (nukleolus), dan cairan inti (nuclear sap). 1. Cairan inti : cairan yang di dalamnya terdapat nukleolus dan kromatin 2. Kromatin : mengandung materi genetik berupa DNA serta protein 3. Kromosom : mengatur kapan dan bagaimana sel membelahdiri, menghasilkan protein-protein tertentu, serta berdiferensiasi 4. Nukleus : merupakan struktur yang jelas terlihat pada saat sel belum membelah diri
  15. 15. Fungsi Nukleus • Tempat terdapatnya kromosom • Mengatur aktivitas sel • Membentuk DNA/RNA • Mempengaruhi pewarisan sifat • Tempat terjadinya pertukaran zat antara nukleus dan sitoplasma karena ada selaput luar (membran nukleus) di nukleus yang berbatasan dengan retikulum endoplasma. • Di dalam nukleus ada nukleolus (anak inti) sebagai organisator nukleus dan pembuat RNA. • Di dalam nukleolus ada matriks yang disebut nukleosom yang merupakan getah inti yang mengandung protein, enzim,Home
  16. 16. • Merupakan semua bagian sel kecuali membran sel dan nukleus • Materinya berupa koloid berukuran antara 0,001 – 0,1 mikron • Di dalam sitoplasma terdapat sitosol (matriks berbahan dasar cair) • Dan terdapat organel (berbagai organ kecil yang merupakan struktur – struktur yang dibatasi oleh membran internal) • Sitoplasma mengalami dua perubahan, antara lain : 1. Fase Sol (kondisi koloid encer) 2. Fase Gel (kondisi koloid setengah padat) • Sitoplasma mengandung bahan organik berupa karbohidrat, protein, lemak, dan asam nukleat • Sitoplasma mengandung bahan anorganik berupa air, garam – garam mineral, dan gas. • Sitoplasma memiliki pH antara 6 – 7 atau bisa dibilang asam • Tingkat keasaman sitoplasma dipengaruhi oleh ion – ion penyangga atau ion – ion Buffer (HCO3 -, CO3-, dan PO4 3-) yang fungsinya untuk menetralkan kondisi yang ekstrem (bisa terlalu asam atau bisa terlalu basa) • Sitoplasma tempat terjadinya glikolisis dan tempat sintesisi asam lemak, nukleotida, dan asam amino Home
  17. 17. Organel – Organel Sel Retikulum Endoplasma Ribosom Badan Mikro Kompleks Golgi Mitokondria Mikrotubulus dan Mikrofilamen Home Klik gambar untuk memilih materi di atas!
  18. 18. Retikulum Endoplasma • Merupakan jalinan membran rangkap dalam sitoplasma yang membentuk jaringan kerja (retikulum) yang berhubungan dengan inti. • Selain itu, retikulum endoplasma juga merupakan perluasan dari membran inti sel.Retikulum Endoplasma (RE) Retikulum Endoplasma Kasar (REK) Retikulum Endoplasma Halus (REH)
  19. 19. Retikulum Endoplasma Berikut merupakan fungsi dari Retikulum Endoplasma, antara lain : Retikulum Endoplasma Kasar (REK), merupakan retikulum yang terdapat adanya ribosom. Karena adanya ribosom, kegunaan REK adalah untuk sintesis protein yang terjadi di ribosom, melakukan glikolisasi. Kemudian, REK adalah saluran panjang berjajar melengkung teratur yang bersifat basofil (basa). Retikulum Endoplasma Halus (REH), Next
  20. 20. Struktur Retikulum Endoplasma Home
  21. 21. Ribosom • • • Next
  22. 22. Fungsi Ribosom • • •
  23. 23. Badan Mikro • Organel ini berkomposisikan protein dari Retikulum Endoplasma dan mengandung enzim katalase dan oksidasi. Selain itu, badan mikro juga bisa berupa peroksisom (banyakk terdapat pada sel – sel hati dan ginjal) dan glioksisom. • Enzim katalase berguna untuk, antara lain : 1. Metabolisme lemak 2. Fotorespirasi 3. Sebagai katalisator dalam penguraian hidrogen peroksida yang merupakan senyawa bersifat racun • Peroksisom berfungsi untuk, antara lain: 1. Menetralkan radikal bebas (ion-ion oksigen yang bisa merusak sel) 2. Menetralkan obat – obatan dan alkohol 3. Saat menguraikan alkohol dan membunuh bakteri, peroksisom menghasilkan hidrogen peroksida yang beracun tapi akan hidrogen peroksida tersebut diuraikan kembali menjadi air dan oksigen oleh enzim katalase yang ada pada perksisom 4. Menguraikan asam lemak yang akan digunakan mitokondria sebaga sumber energi • Glioksisom banyak tersedia di biji-biji tumbuhan yang fungsinya untuk memecah asam lemak guna menyediakan energi bagi perkembangan embrio tanaman Home
  24. 24. Kompleks Golgi Peneliti : Camillo Golgi • Merupakan organel yang berupa tumpukan kantong pipih yang dibatasi membran. • Struktur badan golgi, terbagi menjadi tiga bagian, antara lain : 1. Cis, yang fungsinya untuk menerima transfer protein dari REK yang baru diproduksi oleh ribosom. 2. Medial, yang dimana terdapat kantong golgi yang berfungsi untuk mengubah protein dari REK menjadi protein fungsional. 3. Trans, yang berfungsi untuk
  25. 25. Alur Aktivitas Pada Kompleks Golgi
  26. 26. Tiga Bagian Dari Kompleks Golgi • Sakula  Berbentuk gelembung – gelembung pipih yang tersusun bertumpuk dan saling berhubungan  Di dalam sakula terjadi perubahan protein menjadi kompleks karbohidrat dan protein dengan ditambahkannya ikatan karbohidrat  Berperan dalam pembentukan karbohidray yang akan digabungkan dengan protein. • Vesikel Sekretoris (Vesikula)  Berbentuk gelembung bulat (oval) yang terdapat di dekat sakula.  Vesikula yang membawa protein ke luar sel akan menempel pada membran plasma yang nantinya akan melebur dengan membran plasma sehingga isi vesikel sekretoris akan keluar dari dalam sel.  Berperan memelihara membran plasma. • Mikrovesikel (Vakuola)  Bisa disebut dengan transfer vesikel.  Berbentuk gelembung kecil yang ada di sekitar sakula dan asalnya dari REH.
  27. 27. Fungsi Kompleks Golgi • Pembentuk karbohidrat yang akan digabungkan dengan protein • Memelihara membran plasma • Sebagai alat sekresi, maka dari itu kompleks golgi sering berada di sel – sel kelenjar • Pembentuk lisosom • Mentransport dan mengubah secara kimia materi – materi yang terdapat di dalamnya • Membuat enzim pencernaan yang belum aktif seperti zimogen dan proenzim
  28. 28. Gambar Kompleks GolgiHome
  29. 29. Mitokondria • Merupakan organel lipoprotein berbentuk bisa butir, batang, atau benang yang memiliki membran rangkap yang sifatnya selektif permeabel. • Membran luarnya halus • Membran dalamnya membentuk lekukan – lekukan atau biasa disebut kristae • Di dalam membran terdapat matriks yang di dalam matriks tersebut mengandung enzim berbeda yang dikonsentrasikan serta ada beberapa tahapan metabolisme respirasi sel • Mitokondria berada pada sel yang membtuhukan energi (ATP) yang banyak seperti sel otot dan sel saraf • Fungsi asli dari mitokondria adalah untuk respirasi tingkat seluler yang akan menghasilkan ATP (energi) • Di dalam mitokondria terdapat materi genetik (DNA dan RNA) dan Ribosom
  30. 30. Struktur Mitokondria Home
  31. 31. Miktrotubulus dan Mikrofilamen • Mikrotubulus 1. Tersusun atas tubulin (tabung – tabung halus dari protein) yang membentuk tabung dengan diameter 25nm, terdiri atas 13 protofilamen protein tubulin 2. Berperan dalam pergerakan sel 3. Pertumbuhan mikrotubulus dapat dihambat dengan kolkisin 4. Fungsinya, antara lain :  Membentuk silia, flagel, dan sentriol  Sebagai kerangka sel  Mempertahankan bentuk sel  Menahan organel agar tetap pada tempatnya  Berperan dalam pembelahan sel • Mikrofilamen 1. Tersusun atas benang – benang protein yang halus berdiameter 7nm yang saling mengikat dan berada di bawah membran plasma 2. Banyak terdapat pada sel eukariotik 3. Mengandung protein aktin dan miosin yang berperan dalam menyediakan mekanisme pergerakan ameboid 4. Berfungsi untuk kontraksi 5. Terilibat dalam endositosis dan eksositosis. Mikrotobulus + Mikrofilamen = Sitoskeleton (Rangka Sel) Home
  32. 32. Susunan Kimiawi Sel Klik judul materinya aja ya  Home
  33. 33. Protein • Merupakan penyusun protoplasma sebesar 15% dari keseluruhan komposisi protoplasma. • Merupakan makromolekul yang tersusun atas polimer – polimer asam amino yang membentuk ikatan bersama (ikatan peptida), yang jika ikatan peptida saling berikatan akan membentuk polipeptida. • Setiap protein terdiri atas minimal satu rantai polipeptida • Protein dapat dibedakan menjadi dua, antara lain : 1. Protein Struktural, merupakan protein penyusun membran sel, mitokondria, ribosom, dan kromosom. Contohnya : kolagen, elastin, keratin 2. Protein Reaktif, merupakan protein yang meliputin enzim, protein hormon, globulin dalam darah dan otot, histon, dan protamin Home
  34. 34. Lemak (Fat) • Terdiri atas atom C, H, dan O • Komposisi lemak antara lain asam lemak (fatty acid) dan gliserol (semacam alkohol) yang jumlahnya 12% di dalam sel • Jika lemak dan protein bergabung, akan membentuk membran sel dan struktur membran dalam sel • Lemak yang berada di sitoplasma berfungsi untuk sumber energi sel • Bersifat tidak larut di air tapi larut oleh pelaru organik seperti alkohol dan minyak • Dapat dikelompokkan menjadi lemak sederhana (lemak hewan, minyak tumbuhan, lilin), fosfolipid, dan steroid. Home
  35. 35. Karbohidrat (Carbohydrate) • Senyawa organik yang tersusun atas atom C, H, dan O • Komposisinya hanya 1% dari keseluruhan sel • Berfungsi sebagai energi untuk metabolisme dalam sel • Bisa terdapat dalam bentuk gula sederhana (monosakarida) • Monosakarida + Monosakarida = Disakarida • Kemudian, disakarida yang saling bergabung akan menghasilkan Home
  36. 36. Air (Water) • Kompisisinya terbesar di protoplasma sel yaitu 95% dari keseluruh sel • Berikut fungsi – fungsi air di dalam sel : 1. Mengatur suhu sel 2. Pelarut bahan organik 3. Sebagai perantara transportasi nutrisi, hasil eksresi, dan hasil sekresi sel Home
  37. 37. Garam – Garam Mineral (Mineral Salts) • Garam – garam yang terdapat pada protoplasma adalah ion – ionnya. • Berikut fungsi dari garam – garam mineral pada sel: • Ion K+ dan ion Mg2+, komponen utama protoplasma • Ion Mg2+ dan ion Fe3+, membentuk klorofil pada tumbuhan • Ion Fe3+, respirasi tingkat seluler, hemoglobin, myoglobin, sitokrom, dan enzim • Ion Na+ dan ion Cl-, kation utama cairan intraseluler, mengatur asam basa • Ion HCO3 -, mengatur asam basa, tekanan osmosis, transport zat melewati membran Home
  38. 38. Gas – Gas (Gases) • Oksigen, untuk oksidasi zat makanan untuk energi dan merupakan hasil sisa sintesis karbohidrat (fotosintesis) • Karbondioksida : 1. Hewan, bersama ion CO3 - dan HCO3 - dalam aliran tubuh 2. Tumbuhan, bersama air untuk sintesis karbohidrat (fotosintesis) • Nitrogen, sel hanya bisa mengikat NO3 - untuk disintesis jadi protein • Amoniak, ion amonium (NH4 -) diserap tumbuhan dan diubah menjadi asam amino. Proses : NH4OH  oleh bakteri diserap menjadi Nitrat (NO3 -)  diserap tumbuhan  kemudian disintesis menjadi protein Home
  39. 39. Organel Pada Sel Hewan dan Tumbuhan Organel Sel Pada Sel Tumbuhan Sel Hewan Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
  40. 40. Yang dijelaskan adalah organel special yang hanya ada di sel tumbuhan karena organel lainnya sudah dibahas pada materi sebelumnya.
  41. 41. • Merupakan organel yang tersusun atas selulosa yaitu polisakarida kompleks • Bersifat kuat dan memiliki daya regang • Terdapat plasmodesmata yang fungsinya sebagai penghubung antar sel dan pertukaran zat antar sel • Berfungsi sebagai pelindung dan penunjang sel serta hubungan antar sel
  42. 42. Vakuola • Terletak di sel – sel parenkim dan kolenkim yang diikuti dengan membran tonoplas. Vakuola berisikan cairan berupa getah sel yaitu larutan pekat garam mineral, asam organik, oksigen, karbon dioksida, pigmen, dan sisa – sisa metabolisme. • Fungsi dari vakuola : 1. Tempat menimbun zat – zat makanan (sukrosa, garam mineral, inulin) 2. Tempat menyimpan cadangan makanan 3. Tempat menimbun sisa metabolisme berupa getah (lateks) 4. Berisi antosianin (kromoplas) yang
  43. 43. Plastida • Leukoplas, plastida yang berwarna putih yang fungsinya untuk menyimpan makanan pada biji, akar, dan pada batang. Terdiri atas tiga jenis, antara lain : 1. Amiloplas (mengandung amilum) 2. Elaioplas (mengandung minyak) 3. Proteopla (mengandung protein) • Kromoplas, plastida yang berwarna tapi bersifat non- fotosintesis, antara lain : 1. Xantofil (kuning) 2. Karoten (jingga) 3. Fukosantin (cokelat) 4. Fikoeritrin (merah terang) 5. Fikosianin (biru) 6. Antosianin (cokelat, biru, violet) Home
  44. 44. Yang dijelaskan adalah organel special yang hanya ada di sel hewan karena organel lainnya sudah dibahas pada materi sebelumnya.
  45. 45. Sentriol • Berbentuk bulatan atau batang kecil • Berada pada sel yang beristirahat (tidak membelah) • Berjumlah dua buah di sebuah sel • Berperan dalam pembelahan sel yaitu sebagai pengatur arah pembelahan yaitu membentuk dua arah kutub yang berlawanan • Berada pada sentrosom • Tumbuhan memiliki sentrosom, tapi tidak memiliki sentriol
  46. 46. Lisosom • Berbentuk sferis (bulat seperti saku) yang dibungkus oleh sebuah membran. • Mengandung enzim hidrolisis untuk menguraiakan substansi di dalam sel. • Dibentuk oleh kompleks golgi • Berperan dalam aktivitas endositosis, eksositosis, dan autofag (memperbaharui organel yang rusak atau tua) • Berperan dalam fagosom (sel yang melakukan fagosit) • Zat serum/antibodi yang dikeluarkan lisosom, menggetahkan enzim/hormon yang belum aktif Home
  47. 47. Perbedaan Antara Sel Hewan dan Tumbuhan Sel Hewan • • • • • • • Tidak memiliki sentriol • Tidak memiliki lisosom • Tidak memiliki membran sel • Memiliki plastida • Memiliki dinding sel • Memiliki vakuola Home *Shrink* Fighting ya…semangat belajar biologinya!!
  48. 48. Mekanisme Transpor pada Sel Mekanisme Transpor Sel Transpor Aktif Transpor Pasif Perbedaan Transpor Aktif dan Pasif
  49. 49. Perbedaan Antara Transpor Aktif dan Transpor Pasif Transpor Aktif • Membutuhkan ATP (energi) • Gradien konsentrasinya dari hipotonis (konsentrasi rendah) ke hipertonis (konsentrasi tinggi) • Hanya satu arah Transpor Pasif • Tidak membutuhkan ATP (energi) • Gradien konsentrasinya dari hipertonis (konsentrasi tinggi) ke hipotonis (konsentrasi rendah) • Dua arah Home
  50. 50. Transpor Aktif Merupakan perpindahan zat dari larutan yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis). Contoh, pompa ion Na+ - K+ yaitu ion natirum yang dari dalam sel akan diangkut keluar, sedangkan ion Kalium yang dari luar sel akan diangkut ke dalam sel. Berikut gambar mekanismenya: Catatan : Pemindahan ion Natrium dan Kalium jumlahnya harus sama. Jika keluarnya tiga ion yang masuk pun harus tiga ion. Konsentrasi ion Kalium yang tinggi di dalam sel terjada saat sintesis protein, glikolisis, dan saat fotosintesis. Fungsi dari
  51. 51. Endositosis dan Eksositosis Selain pompa ion, endositosis dan eksositosis merupakan transpor aktif, berikut penjelasannya. 1. Endositosis, proses pemasukan (endo) partikel padat atau cairan melalui membran sel. Dilakukan dengan cara invaginasi (pelekukan ke dalam menjad cekung) membran sel untuk membungkus partikel atau cairan dari lingkungan luar yang akan terbungkus pada vakuola makanan. Dapat dibedakan menjadi Fagositosis (bahan yang ditelan padat) dan Pinositosis (bahan yang ditelan cair). 2. Eksositosis, proses pengeluaran partikel padat atau cair melalui membran sel. Contohnya mengeluarkan atau menyekresikan enzim pencernaan dilakukan oleh lisosom. Home
  52. 52. Transpor Pasif Merupakan perpindahan zat dari larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan berkonsentrasi rendah (hipotonis). 1. Difusi, merupakan perpindahan zat terlarut melalui membran sel secara hipertonis ke hipotonis. 2. Osmosis, merupakan perpindahan zat pelarut melalui membran semipermeabel secara hipertonis ke hipotonis. Pelarut dalam hal ini adalah air. Home

×