Pengambilan keputusan taktis

6,553 views

Published on

Akuntansi Manajemen

Published in: Education
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
6,553
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
289
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengambilan keputusan taktis

  1. 1. AKUNTANSI MANAJEMENAKUNTANSI MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIPENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTISS Nama : Sri Ismawati Jurusan : Akuntansi 2 Stbk : 21120209
  2. 2.  Pengambilan keputusan taktis terdiri dariPengambilan keputusan taktis terdiri dari pemilihan di antara berbagai alternatif dgnpemilihan di antara berbagai alternatif dgn hasil yg langsung atau terbatas.hasil yg langsung atau terbatas.  Tujuan keseluruhan dari pengambilanTujuan keseluruhan dari pengambilan keputusan strategis adalah untuk memilihkeputusan strategis adalah untuk memilih startegi alternatif shg keunggulan bersaingstartegi alternatif shg keunggulan bersaing jangka panjang dapat tercapai.jangka panjang dapat tercapai. PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS
  3. 3. PROSES PENGAMBILANPROSES PENGAMBILAN KEPUTUSANKEPUTUSAN 1. PERUMUSAN MASALAH1. PERUMUSAN MASALAH - Pengakuan adanya masalah- Pengakuan adanya masalah - Mengumpulkan informasi mengenai masalah tsb- Mengumpulkan informasi mengenai masalah tsb - Mengidentifikasi faktor penyebab- Mengidentifikasi faktor penyebab - Menetapkan skala prioritas- Menetapkan skala prioritas Contoh :Contoh : Manajer toko menerima keluhan dari konsumenManajer toko menerima keluhan dari konsumen bahwa barang yang dibelinya selalu dalambahwa barang yang dibelinya selalu dalam keadaan rusak/cacat. Setelah diselidiki, ternyatakeadaan rusak/cacat. Setelah diselidiki, ternyata gudang penyimpanan barang sudah penuh dangudang penyimpanan barang sudah penuh dan kotor. Maka ia menetapkan bahwa masalah yangkotor. Maka ia menetapkan bahwa masalah yang dihadapi berkaitan dengan kapasitas dan kualitasdihadapi berkaitan dengan kapasitas dan kualitas penyimpanan barangpenyimpanan barang
  4. 4. 2. MENGIDENTIFIKASI2. MENGIDENTIFIKASI ALTERNATIF PEMECAHANALTERNATIF PEMECAHAN - Alternatif relevan- Alternatif relevan a. Membangun gudang barua. Membangun gudang baru b. Menyewa gudang lainb. Menyewa gudang lain c. Menata ulang gudang lamac. Menata ulang gudang lama - Alternatif yg tidak relevan- Alternatif yg tidak relevan Menghentikan sementara pembelian barangMenghentikan sementara pembelian barang sampai gudang kosongsampai gudang kosong
  5. 5. 3. MENGIDENTIFIKASI KEUNGGULAN/ KELEMAHAN DARI MASING-3. MENGIDENTIFIKASI KEUNGGULAN/ KELEMAHAN DARI MASING- MASING ALTERNATIFMASING ALTERNATIF AlternatifAlternatif KeunggulanKeunggulan KelemahanKelemahan MembanguMembangu n gudangn gudang barubaru •Daya tampung dapat diaturDaya tampung dapat diatur sendirisendiri •Milik sendiri, pemakaian untukMilik sendiri, pemakaian untuk waktu tdk terbataswaktu tdk terbatas •Memerlukan BiayaMemerlukan Biaya investasi yg tinggiinvestasi yg tinggi •Pengadaan lahanPengadaan lahan MenyewaMenyewa gudang yggudang yg lainlain •Tidak memerlukan biayaTidak memerlukan biaya investasi tinggi, hanya biayainvestasi tinggi, hanya biaya sewasewa •Tidak perlu pengadaan lahanTidak perlu pengadaan lahan sendirisendiri •Waktu penggunaan terbatasWaktu penggunaan terbatas •Daya tampung tdk dapatDaya tampung tdk dapat ditentukanditentukan •Lokasi yg tidak selalu dekatLokasi yg tidak selalu dekat dengan tokodengan toko
  6. 6. 4. MENGIDENTIFIKASI BIAYA4. MENGIDENTIFIKASI BIAYA RELEVAN DARI MASING-MASINGRELEVAN DARI MASING-MASING ALTERNATIFALTERNATIF Biaya relevan dari kedua alternatif :Biaya relevan dari kedua alternatif : - Biaya pengadaan lahan, material, tenaga- Biaya pengadaan lahan, material, tenaga kerja, dllkerja, dll - Biaya sewa- Biaya sewa Bukan biaya relevan :Bukan biaya relevan : - Biaya pengadaan forklift dan listrik- Biaya pengadaan forklift dan listrik 5. MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR-5. MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR- FAKTOR KUALITATIFFAKTOR KUALITATIF Faktor keamanan, dan legalitasFaktor keamanan, dan legalitas 6. MENGAMBIL KEPUTUSAN6. MENGAMBIL KEPUTUSAN
  7. 7. KARAKTERISTIK BIAYA RELEVANKARAKTERISTIK BIAYA RELEVAN ““Biaya relevan adalah biaya masa yang akan datangBiaya relevan adalah biaya masa yang akan datang (future cost), karena ia merupakan konsekuensi yang(future cost), karena ia merupakan konsekuensi yang muncul dari alternatif”muncul dari alternatif” Contoh :Contoh : MenyewaMenyewa Membangun sendiri (umurMembangun sendiri (umur teknis 5 tahun)teknis 5 tahun) MaterialMaterial Tenaga KerjaTenaga Kerja PenunjangPenunjang Biaya sewa per tahunBiaya sewa per tahun Pengadaan Forklift danPengadaan Forklift dan perlengkapan lainperlengkapan lain -- -- -- $ 40.000$ 40.000 $ 50.000$ 50.000 $ 150,000$ 150,000 $ 45,000$ 45,000 $ 5,000$ 5,000 -- $ 50,000$ 50,000
  8. 8. Make or Buy DecisionMake or Buy Decision Keputusan membuat sendiri atau membeli memiliki dua tipe :Keputusan membuat sendiri atau membeli memiliki dua tipe : 1. Kondisi awal membuat sendiri1. Kondisi awal membuat sendiri 2. Kondisi awal biasa membeli2. Kondisi awal biasa membeli Karakteristik make or buy decisionKarakteristik make or buy decision Kondisi awalKondisi awal AlternatifAlternatif PertimbanganPertimbangan MembuatMembuat sendirisendiri Membeli dariMembeli dari luarluar  Kapasitas menganggur dari fasilitasKapasitas menganggur dari fasilitas produksi yg tak terpakaiproduksi yg tak terpakai  Fasilitas yang dimiliki akan dijualFasilitas yang dimiliki akan dijual atau disewakanatau disewakan MembeliMembeli dari luardari luar MembuatMembuat sendirisendiri  Penguasaan teknologiPenguasaan teknologi  Kecukupan dana untuk pengadaanKecukupan dana untuk pengadaan fasilitas produksi dan tenaga kerjafasilitas produksi dan tenaga kerja
  9. 9. Contoh :Contoh : Perusahaan Citra biasanya membeli semacam komponen 20.000Perusahaan Citra biasanya membeli semacam komponen 20.000 unit dengan harga Rp 17.000 per unit. Jika perusahaan membuatunit dengan harga Rp 17.000 per unit. Jika perusahaan membuat sendiri suku cadang tsb, biaya produksinya sbb:sendiri suku cadang tsb, biaya produksinya sbb: Per unitPer unit JumlahJumlah Bahan bakuBahan baku Biaya variabel per unitBiaya variabel per unit Biaya TetapBiaya Tetap *)*) JumlahJumlah 6.0006.000 8.0008.000 120.000.000120.000.000 160.000.000160.000.000 80.000.00080.000.000 360.000.000360.000.000 *) Dari Jumlah tersebut 50% diantaranya merupakan biaya penyusutan dan asuransi gedung
  10. 10. Jika dilihat sepintas, maka keputusan yang diambil adalah membeli dariJika dilihat sepintas, maka keputusan yang diambil adalah membeli dari luar, karena biayanya lebih murah dibandingkan dengan membuat sendiriluar, karena biayanya lebih murah dibandingkan dengan membuat sendiri yaitu Rp 340.000.000 jika membeli dan Rp 360.000.000 jika membuatyaitu Rp 340.000.000 jika membeli dan Rp 360.000.000 jika membuat sendiri.sendiri. Jika 50% dari biaya tetap adalah penyusutan dan biaya asuransi gedung,Jika 50% dari biaya tetap adalah penyusutan dan biaya asuransi gedung, maka membuat sendiri akan lebih hemat daripada membeli dari luar,maka membuat sendiri akan lebih hemat daripada membeli dari luar, dengan perhitungan sbb:dengan perhitungan sbb: Membuat Membeli Perbedaan Per unit Jumlah Per unit Jumlah Bahan baku Biaya variabel per unit Biaya tetap Harga pembelian 6 8 120.000 160.000 40.000 17 340.000 120.000 160.000 40.000 (340.000) 14 320.000 17 340.000 (20.000)
  11. 11. Bagaimana jika volume pembelian turun dari 20.000 unit menjadi 12.000Bagaimana jika volume pembelian turun dari 20.000 unit menjadi 12.000 unit. Perhitungan :unit. Perhitungan : Membuat Membeli Perbedaan Per unit Jumlah Per unit Jumlah Bahan baku Biaya variabel per unit Biaya tetap Harga pembelian 6 8 72.000 96.000 40.000 17 204.000 72.000 96.000 40.000 (204.000) 14 208.000 17 204.000 4.000 Ternyata biaya untuk membeli lebih murah dibandingkan dengan membuatTernyata biaya untuk membeli lebih murah dibandingkan dengan membuat sendiri.sendiri. Dengan demikian manajemen dapat mengetahui pada volume berapakahDengan demikian manajemen dapat mengetahui pada volume berapakah kedua alternatif tersebut bernilai sama? Ini disebut dengankedua alternatif tersebut bernilai sama? Ini disebut dengan Indifferent costIndifferent cost volume.volume.
  12. 12. PerhitunganPerhitungan Indifferent cost volume :Indifferent cost volume : TCbeli = TCmembuatTCbeli = TCmembuat 17x = 40.000 + 14x17x = 40.000 + 14x 3x = 40.0003x = 40.000 xx = 13.333 satuan= 13.333 satuan 17x = fungsi biaya membeli17x = fungsi biaya membeli 40.000 + 14 X = fungsi biaya membuat40.000 + 14 X = fungsi biaya membuat
  13. 13. Grafik Indifferent cost volumeGrafik Indifferent cost volume 0 50 100 150 2 4 6 8 10 12 14 16 20 22 24 Volume (Dalam ribuan) Indifferent Cost Volume =13.333 Jumlah biaya membeli Jumlah biaya membuat JumlahBiaya
  14. 14. Keptusan Pertahankan atau HentikanKeptusan Pertahankan atau Hentikan ((Keep or Drop DecisionKeep or Drop Decision))  Keputusan ini diambil pada perusahaan yangKeputusan ini diambil pada perusahaan yang membuat lebih dari satu macam produk.membuat lebih dari satu macam produk.  Dari berbagai macam produk tersebut, adaDari berbagai macam produk tersebut, ada salah satu produk yang tidak laku.salah satu produk yang tidak laku.  Bagaimana keputusan manajemen terhadapBagaimana keputusan manajemen terhadap produk yang tidak laku tersebut, pertahankanproduk yang tidak laku tersebut, pertahankan atau hentikan?atau hentikan?
  15. 15. Contoh :Contoh : Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi MOLEK (yangKepala Divisi Keuangan dan Akuntansi MOLEK (yang memproduksi tiga macam produk) menyajikan laporanmemproduksi tiga macam produk) menyajikan laporan segmentasi produk sbb:segmentasi produk sbb: Prod AProd A Prod BProd B Prod CProd C TotalTotal Hasil PenjualanHasil Penjualan (-) Biaya variabel(-) Biaya variabel Margin kontribusiMargin kontribusi Biaya tetap langsungBiaya tetap langsung GajiGaji AdvertensiAdvertensi PenyusutanPenyusutan Total biaya tetap langsungTotal biaya tetap langsung Margin segmenMargin segmen Biaya tetap umumBiaya tetap umum Laba bersih totalLaba bersih total 500.000500.000 250.000250.000 250.000250.000 37.00037.000 10.00010.000 53.00053.000 100.000100.000 150.000150.000 800.000800.000 480.000480.000 320.000320.000 40.00040.000 10.00010.000 40.00040.000 90.00090.000 230.000230.000 150.000150.000 140.000140.000 10.00010.000 35.00035.000 10.00010.000 10.00010.000 55.00055.000 (45.000)(45.000) 1.450.0001.450.000 870.000870.000 580.000580.000 112.000112.000 30.00030.000 103.000103.000 245.000245.000 335.000335.000 125.000125.000 210.000210.000
  16. 16. Dari ilustrasi tersebut, manajer memutuskan untuk menghentikanDari ilustrasi tersebut, manajer memutuskan untuk menghentikan produk C, karena walaupun memiliki margin kontribusi sebesarproduk C, karena walaupun memiliki margin kontribusi sebesar 10.000, tetapi dengan penghentian tersebut dapat menghemat10.000, tetapi dengan penghentian tersebut dapat menghemat 45.000 yaitu biaya gaji dan advertensi. Karena penyusutan bukan45.000 yaitu biaya gaji dan advertensi. Karena penyusutan bukan merupakan biaya relevan, maka total biaya yang dihemat adalahmerupakan biaya relevan, maka total biaya yang dihemat adalah Rp 35.000. perhitungan kerugiannya :Rp 35.000. perhitungan kerugiannya : PertahankanPertahankan HentikanHentikan PenjualanPenjualan Biaya variabelBiaya variabel Margin kontribusiMargin kontribusi (-) advertensi(-) advertensi (-) gaji(-) gaji Kerugian produk CKerugian produk C 150.000150.000 140.000140.000 10.00010.000 10.00010.000 35.00035.000 35.00035.000 -- -- -- -- -- 00
  17. 17. Pesanan Khusus dan Pendayagunaan KapasitasPesanan Khusus dan Pendayagunaan Kapasitas (Special order decision)(Special order decision) ““Keputusan ini diambil ketika ada konsumenKeputusan ini diambil ketika ada konsumen khusus yang memesan barang tertentu dengankhusus yang memesan barang tertentu dengan harga tertentu, dan untuk mendayagunakanharga tertentu, dan untuk mendayagunakan kelebihan kapasitas mesin yang menganggurkelebihan kapasitas mesin yang menganggur Contoh :Contoh : PT KAPPM memproduksi semacam makananPT KAPPM memproduksi semacam makanan yang disukai anak-anak pada 80% dari kapasitasyang disukai anak-anak pada 80% dari kapasitas normal. Kapasitas normal yang dimilikinormal. Kapasitas normal yang dimiliki perusahaan 2.000.000 unit per tahun. Total biayaperusahaan 2.000.000 unit per tahun. Total biaya untuk 1.600.000 unit produk adalah sbb :untuk 1.600.000 unit produk adalah sbb :
  18. 18. JumlahJumlah SatuanSatuan Biaya-biaya variabelBiaya-biaya variabel Bahan baku ABahan baku A Bahan baku BBahan baku B Bahan baku CBahan baku C Upah langsungUpah langsung PembungkusanPembungkusan KomisiKomisi DistribusiDistribusi Biaya lain-lainBiaya lain-lain Jumlah biaya variabelJumlah biaya variabel Biaya tetapBiaya tetap GajiGaji PenyusutanPenyusutan PemeliharaanPemeliharaan PajakPajak Biaya tetap lainBiaya tetap lain Jumlah biaya tetapJumlah biaya tetap Jumlah biayaJumlah biaya Harga jualHarga jual 112.000.000112.000.000 16.000.00016.000.000 24.000.00024.000.000 40.000.00040.000.000 32.000.00032.000.000 3.200.0003.200.000 4.800.0004.800.000 8.000.0008.000.000 240.000.000240.000.000 9.600.0009.600.000 3.200.0003.200.000 800.000800.000 320.000320.000 1.600.0001.600.000 15.520.00015.520.000 255.520.000255.520.000 320.000.000320.000.000 70,0070,00 10,0010,00 15,0015,00 25,0025,00 20,0020,00 2,002,00 3,003,00 5,005,00 150,00150,00 6,006,00 2,002,00 0,500,50 0,200,20 1,001,00 9,709,70 159,70159,70 200,00200,00
  19. 19. Seorang distributor mengajukan pesanan sebanyak 200.000 unit dengan hargaSeorang distributor mengajukan pesanan sebanyak 200.000 unit dengan harga Rp 155,00 per unit. Dia bersedia membayar ongkos angkut. Karena distributorRp 155,00 per unit. Dia bersedia membayar ongkos angkut. Karena distributor langsung mendatangi produsen, maka biaya komisi tidak ada. Bagaimanalangsung mendatangi produsen, maka biaya komisi tidak ada. Bagaimana keputusan perusahaan?keputusan perusahaan? Harga yang ditawarkan distributor jelas lebih rendah. Tetapi perusahaan hsrusHarga yang ditawarkan distributor jelas lebih rendah. Tetapi perusahaan hsrus menerima pemesanan khusus ini dengan perhitungan sebagai berikut :menerima pemesanan khusus ini dengan perhitungan sebagai berikut : Semua biaya variabel, kecuali komisi dan biaya distribusi merupakan biayaSemua biaya variabel, kecuali komisi dan biaya distribusi merupakan biaya relevan.relevan. TerimaTerima TolakTolak PenghasilanPenghasilan BiayaBiaya Bahan ABahan A Bahan BBahan B Bahan CBahan C Upah langsungUpah langsung PembungkusanPembungkusan LainnyaLainnya 200.000 x Rp 155200.000 x Rp 155 200.000 x Rp 70200.000 x Rp 70 200.000 x Rp 10200.000 x Rp 10 200.000 x Rp 15200.000 x Rp 15 200.000 x Rp 25200.000 x Rp 25 200.000 x Rp 20200.000 x Rp 20 200.000 x Rp 5200.000 x Rp 5 Jumlah biayaJumlah biaya Margin kontribusiMargin kontribusi 31.000.00031.000.000 14.000.00014.000.000 2.000.0002.000.000 3.000.0003.000.000 5.000.0005.000.000 4.000.0004.000.000 1.000.0001.000.000 29.000.00029.000.000 2.000.0002.000.000 -- -- -- -- -- -- -- -- --
  20. 20. Jika tawaran tersebut diterima, perusahaan mendapat marginJika tawaran tersebut diterima, perusahaan mendapat margin kontribusi Rp 2.000.000. Jumlah biaya tetap yang diperhitungkankontribusi Rp 2.000.000. Jumlah biaya tetap yang diperhitungkan adalah 9,70. Sehingga dengan menerima tawaran dari distributor,adalah 9,70. Sehingga dengan menerima tawaran dari distributor, keuntungan yang masih dapat diperoleh adalah Rp 60.000 dengankeuntungan yang masih dapat diperoleh adalah Rp 60.000 dengan perhitungan sebagai berikut :perhitungan sebagai berikut : Harga jual per unit yang dimintaHarga jual per unit yang diminta Biaya-biaya variabel yg diperhitungkanBiaya-biaya variabel yg diperhitungkan Margin kontribusi per satuanMargin kontribusi per satuan Biaya tetap yang diperhitungkan per unitBiaya tetap yang diperhitungkan per unit Keuntungan dari penerimaan pesanan khususKeuntungan dari penerimaan pesanan khusus Jumlah pesananJumlah pesanan Jumlah keuntunga dari pesanan khususJumlah keuntunga dari pesanan khusus 155,00155,00 145,00145,00 10,0010,00 9,709,70 0,300,30 200.000200.000 60.00060.000
  21. 21. Keputusan Jual atau Proses Lebih LanjutKeputusan Jual atau Proses Lebih Lanjut ((Sell or Process Further)Sell or Process Further) Pada beberapa industri terdapat beberapa produk yang dihasilkan dari prosesPada beberapa industri terdapat beberapa produk yang dihasilkan dari proses atau dengan menggunakan bahan yang sama. Misalnya pengeboran minyakatau dengan menggunakan bahan yang sama. Misalnya pengeboran minyak bumi akan menghasilkan gas, minyak tanah, bensin dll.bumi akan menghasilkan gas, minyak tanah, bensin dll. Produk-produk yang diolah dengan menggunakan bahan baku yang samaProduk-produk yang diolah dengan menggunakan bahan baku yang sama disebut produk bersama (joint products).disebut produk bersama (joint products). Dalam konteks ini manajemen harus mencari titik dimana produk tersebutDalam konteks ini manajemen harus mencari titik dimana produk tersebut memiliki dua pilihan “diolah lebih lanjut” atau “dijual ke pasaran”.memiliki dua pilihan “diolah lebih lanjut” atau “dijual ke pasaran”. Titik tersebut dinamakanTitik tersebut dinamakan Split-Off pointSplit-Off point.. Biaya yang dikorbankan sampai denganBiaya yang dikorbankan sampai dengan Split-Off pointSplit-Off point disebutdisebut joint costjoint cost ,, sedangkan biaya yang dikorbankan setelah proses tersebut dinamakansedangkan biaya yang dikorbankan setelah proses tersebut dinamakan separable costseparable cost.. Biaya relevan dalam keputusan ini adalah biaya-biaya setelahBiaya relevan dalam keputusan ini adalah biaya-biaya setelah Split-Off pointSplit-Off point dan tambahan penghasilan penjualan.dan tambahan penghasilan penjualan.
  22. 22. Contoh :Contoh : PT Semar mengorbankan Rp 50.000.000 sebagai biaya bersama untukPT Semar mengorbankan Rp 50.000.000 sebagai biaya bersama untuk mengolah 2.000 unit produk X. Padamengolah 2.000 unit produk X. Pada Split-Off pointSplit-Off point dihasilkan 900 unitdihasilkan 900 unit produk A dan 1100 unit produk B. Produk A diolah lebih Lanjutproduk A dan 1100 unit produk B. Produk A diolah lebih Lanjut dengan biaya Rp 20.000 per unit dan dijual dengan harga Rp 80.000dengan biaya Rp 20.000 per unit dan dijual dengan harga Rp 80.000 per unit. Sedangkan Produk B langsung dijual tanpa pengolahan lebihper unit. Sedangkan Produk B langsung dijual tanpa pengolahan lebih lanjut dengan harga Rp 40.000 per unit.lanjut dengan harga Rp 40.000 per unit. 2.000 unit : Rp 50.000.000 Produk A 900 unit Rp 20.000/unit Produk B 1100 unit Rp 0/unit Harga jual Rp 80.000/unit Harga jual Rp 40.000/unit Split Off Point Joint Cost Separable Cost
  23. 23. Berdasarkan data tsb kita lihat perhitungannyaBerdasarkan data tsb kita lihat perhitungannya AA BB TotalTotal Hasil PenjualanHasil Penjualan 900 x Rp 80.000900 x Rp 80.000 1100 x Rp 40.0001100 x Rp 40.000 Separable costSeparable cost Kontribusi pada jointKontribusi pada joint costcost Joint costJoint cost Operating incomeOperating income 72.000.00072.000.000 -- 18.000.00018.000.000 54.000.00054.000.000 -- 44.000.00044.000.000 -- 44.000.00044.000.000 116.000.000116.000.000 18.000.00018.000.000 98.000.00098.000.000 50.000.00050.000.000 48.000.00048.000.000
  24. 24. Multiple ConstraintMultiple Constraint dalamdalam Linear ProgrammingLinear Programming Contoh :Contoh : Sebuah perusahaan membuat dua macam produk pada dua departemen produksi.Sebuah perusahaan membuat dua macam produk pada dua departemen produksi. Data sbb:Data sbb: Kebijakan Manajemen :Kebijakan Manajemen : Produk A hanya bisa dibuat sebanyak-banyaknya 90 unit per minggu, sedangkanProduk A hanya bisa dibuat sebanyak-banyaknya 90 unit per minggu, sedangkan produk B tidak ditentukan. Margin kontribusi per satuan masing-masing produkproduk B tidak ditentukan. Margin kontribusi per satuan masing-masing produk adalah Produk A Rp 2.000 dan Produk B Rp 2.500. Berapa satuan Produk A danadalah Produk A Rp 2.000 dan Produk B Rp 2.500. Berapa satuan Produk A dan Produk B yang harus diproduksi agar diperoleh margin kontribusi maksimum?Produk B yang harus diproduksi agar diperoleh margin kontribusi maksimum? DepartemenDepartemen Jam kerja Per UnitJam kerja Per Unit KapasitasKapasitas Produk AProduk A Produk BProduk B Departemen 1Departemen 1 Departemen 2Departemen 2 5 JKL5 JKL 3 JKL3 JKL 2,5 JKL2,5 JKL 5 JKL5 JKL 500 JKL/Mg500 JKL/Mg 600 JKL/Mg600 JKL/Mg
  25. 25. Dalam menilai relevansi suatu biaya, harus diperhitungkanDalam menilai relevansi suatu biaya, harus diperhitungkan permintaan/penawaran terhadap sumber daya.permintaan/penawaran terhadap sumber daya. Tiga model pemakaian sumberdaya :Tiga model pemakaian sumberdaya : 1.1. Resources Acquired as Used and NeededResources Acquired as Used and Needed Pengadaan sumber daya dapat dilakukan dengan segeraPengadaan sumber daya dapat dilakukan dengan segera begitu ada permintaanbegitu ada permintaan Contoh : Biaya tenaga listrik ketika ada pesananContoh : Biaya tenaga listrik ketika ada pesanan 2.2. Resources Aquired in advance (short term)Resources Aquired in advance (short term) Sumberdaya diperoleh sebelum muncul permintaanSumberdaya diperoleh sebelum muncul permintaan Contoh : gaji untuk tenaga kerjaContoh : gaji untuk tenaga kerja 3.3. Resources Aquired in advance (multiperiod serviceResources Aquired in advance (multiperiod service capacity)capacity) Jika sumberdaya dimiliki terlebih dahulu untukJika sumberdaya dimiliki terlebih dahulu untuk memberikan manfaat dalam beberapa periode.memberikan manfaat dalam beberapa periode. Contoh : Biaya pembelian mesinContoh : Biaya pembelian mesin

×