Standar nasional pendidikan (slide)

2,305 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,305
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
83
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Standar nasional pendidikan (slide)

  1. 1. Sosialisasi KTSPPERATURAN PEMERINTAHNOMOR 19 TAHUN 2005TentangSTANDAR NASIONALPENDIDIKANDepartemenPendidikan NasionalSosialisasi KTSPMateri 2
  2. 2. Sosialisasi KTSPLINGKUP SNP1. Standar Nasional Pendidikan (SNP) adalah kriteriaminimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukumNegara Kesatuan Republik Indonesia.2. Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi:a. standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkatkompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentangkompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensimata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhioleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.b. standar proses adalah standar nasional pendidikan yangberkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuanpendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan.c. standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuanlulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.d. standar pendidik dan tenaga kependidikan adalahkriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupunmental, serta pendidikan dalam jabatan.
  3. 3. Sosialisasi KTSPLINGKUP SNP Lanjutane. standar sarana dan prasarana adalah standar nasionalpendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentangruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah,perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain,tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain,yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran,termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.f. standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikanyang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, danpengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuanpendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agartercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.g. standar pembiayaan adalah standar yang mengaturkomponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yangberlaku selama satu tahun; danh. standar penilaian pendidikan adalah standar nasionalpendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, daninstrumen penilaian hasil belajar peserta didik.
  4. 4. Sosialisasi KTSPLINGKUP SNP Lanjutan3. Untuk penjaminan dan pengendalian mutupendidikan sesuai dengan Standar NasionalPendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi, dansertifikasi.4. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secaraterencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengantuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, danglobal.
  5. 5. Sosialisasi KTSPSTANDAR ISI1. Standar isi mencakup lingkup materi dantingkat kompetensi untuk mencapaikompetensi lulusan pada jenjang dan jenispendidikan tertentu.2. Standar isi memuat kerangka dasar danstruktur kurikulum, beban belajar, kurikulumtingkat satuan pendidikan, dan kalenderpendidikan/akademik.
  6. 6. Sosialisasi KTSPKERANGKA DASAR danSTRUKTUR KURIKULUM1. Kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dankhusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengahterdiri atas:a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;d. kelompok mata pelajaran estetika;e. kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.2. Kurikulum untuk jenis pendidikan keagamaan formalterdiri atas kelompok mata pelajaran yang ditentukanberdasarkan tujuan pendidikan keagamaan.3. Satuan pendidikan nonformal dalam bentuk kursus danlembaga pelatihan menggunakan kurikulum berbasiskompetensi yang memuat pendidikan kecakapan hidup danketerampilan.
  7. 7. Sosialisasi KTSPKERANGKA DASAR danSTRUKTUR KURIKULUM4. Setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan secara holistiksehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaranmempengaruhi pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik.5. Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalammenentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan padapendidikan dasar dan menengah.6. Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A, atau bentuklain yang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dankegemaran membaca dan menulis, kecakapan berhitung, sertakemampuan berkomunikasi.
  8. 8. Sosialisasi KTSPKERANGKA DASAR danSTRUKTUR KURIKULUM7. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia padaSD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/Paket B, SMA/MA/SMALB/ Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama,kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan danteknologi, estetika, jasmani, olah raga, dan kesehatan.8. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dankepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/Paket B, SMA/MA/SMALB/ Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lainyang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatanagama, akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni danbudaya, dan pendidikan jasmani.
  9. 9. Sosialisasi KTSP9. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologipada :a. SD/MI/ SDLB/Paket A, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa,matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial,keterampilan/kejuruan, dan muatan lokal yang relevan.b. SMP/MTs/SMPLB/Paket B, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa,matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial,keterampilan/kejuruan, dan/atau teknologi informasi dankomunikasi, serta muatan lokal yang relevan.c. SMA/MA/SMALB/Paket C, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa,matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial,keterampilan/kejuruan, teknologi informasi dan komunikasi, sertamuatan lokal yang relevan.d. SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melaluimuatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuanalam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan, kejuruan, teknologiinformasi dan komunikasi, serta muatan lokal yang relevan.KERANGKA DASAR danSTRUKTUR KURIKULUM
  10. 10. Sosialisasi KTSP10. Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A,SMP/MTs/SMPLB/Paket B, SMA/MA/SMALB/Paket C, SMK/ MAK, ataubentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/ataukegiatan bahasa, seni dan budaya, keterampilan, dan muatan lokalyang relevan.11. Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatanpada SD/MI/SDLB/ Paket A, SMP/MTs/SMPLB/Paket B,SMA/MA/SMALB/ Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani,olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, danmuatan lokal yang relevan.12. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikandituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semestersesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.13. Kompetensi tersebut terdiri atas standar kompetensi dankompetensi dasar.KERANGKA DASAR danSTRUKTUR KURIKULUM
  11. 11. Sosialisasi KTSPBEBAN BELAJAR1. Beban belajar untuk SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB,SMA/MA/SMLB, SMK/MAK atau bentuk lain yangsederajat menggunakan jam pembelajaran setiapminggu setiap semester dengan sistem tatap muka,penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidakterstruktur, sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing.2. MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapatmenambahkan beban belajar untuk kelompok matapelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompokmata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadiansesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya.3. Beban belajar untuk SMP/MTs/SMPLB, atau bentuklain yang sederajat dapat dinyatakan dalam satuankredit semester (SKS).
  12. 12. Sosialisasi KTSPBEBAN BELAJAR4. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB, SMK/MAK ataubentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikanformal kategori standar dapat dinyatakan dalamsatuan kredit semester. Beban belajar untukSMA/MA/SMLB, SMK/MAK atau bentuk lain yangsederajat pada jalur pendidikan formal kategorimandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester.5. Beban belajar pada pendidikan kesetaraandisampaikan dalam bentuk tatap muka, praktekketerampilan, dan kegiatan mandiri yang terstruktursesuai dengan kebutuhan.6. Beban belajar pada pendidikan kesetaraandisampaikan dalam bentuk tatap muka, praktekketerampilan, dan kegiatan mandiri yang terstruktursesuai dengan kebutuhan.
  13. 13. Sosialisasi KTSPBEBAN BELAJAR7. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yangsederajat, SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat,SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkanpendidikan kecakapan hidup.8. Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapanpribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik, dankecakapan vokasional.9. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian daripendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlakmulia, pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraandan kepribadian, pendidikan kelompok mata pelajaran ilmupengetahuan dan teknologi, kelompok mata pelajaranpendidikan estetika, atau kelompok mata pelajaranpendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan.
  14. 14. Sosialisasi KTSP11. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didikdari satuan pendidikan yang bersangkutan atau darisatuan pendidikan nonformal yang sudah memperolehakreditasi.12. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yangsederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB ataubentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikanberbasis keunggulan lokal.BEBAN BELAJAR
  15. 15. Sosialisasi KTSP13. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat merupakanbagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agamadan akhlak mulia, pendidikan kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian, pendidikan kelompokmata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi,pendidikan kelompok mata pelajaran estetika, ataukelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga,dan kesehatan.14. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperolehpeserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutanatau dari satuan pendidikan nonformal yang sudahmemperoleh akreditasi.BEBAN BELAJAR
  16. 16. Sosialisasi KTSPKURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN1. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjangpendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduanyang disusun oleh BSNP. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya:a. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untukSD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB, danSMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar;b. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untukSD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB, danSMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri;2. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjangpendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman padapanduan yang disusun oleh BSNP. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaanjenjang pendidikan dasar dan menengah.
  17. 17. Sosialisasi KTSPKURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN3. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikantersebut sekurang-kurangnya meliputi modelkurikulum tingkat satuan pendidikan apabilamenggunakan sistem paket dan model kurikulumtingkat satuan pendidikan apabila menggunakansistem kredit semester.4. Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB,SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK, ataubentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuaidengan satuan pendidikan, potensidaerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakatsetempat, dan peserta didik.
  18. 18. Sosialisasi KTSP5. Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komitemadrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuanpendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasarkurikulum dan standar kompetensi lulusan, di bawahsupervisi dinas kabupaten/ kota yang bertanggungjawabdi bidang pendidikan untuk SD, SMP, SMA, dan SMK, dandepartemen yang menangani urusan pemerintahan dibidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK.6. Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya untukprogram paket A, B, dan C ditetapkan oleh dinaskabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidangpendidikan berdasarkan kerangka dasar kurikulum sesuaidengan peraturan pemerintah ini dan standar kompetensilulusan.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
  19. 19. Sosialisasi KTSPKALENDER PENDIDIKAN1. Kalender pendidikan/kalender akademik mencakuppermulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar,waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.2. Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semesterselama-lamanya satu minggu dan jeda antarsemester.
  20. 20. Sosialisasi KTSPSTANDAR KOMPETENSI LULUSAN• Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedomanpenilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik darisatuan pendidikan.• Standar kompetensi lulusan meliputi kompetensi untukseluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran.• Kompetensi lulusan untuk mata pelajaran bahasamenekankan pada kemampuan membaca dan menulisyang sesuai dengan jenjang pendidikan.• Kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, danketerampilan.
  21. 21. Sosialisasi KTSP• Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikandasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan,pengetahuan, kepribadian, ahklak mulia, sertaketerampilan untuk hidup mandiri dan mengikutipendidikan lebih lanjut.• Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikanmenengah umum bertujuan untuk meningkatkankecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahklak mulia,serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikutipendidikan lebih lanjut.• Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikanmenengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkankecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahklak mulia,serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikutipendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
  22. 22. Sosialisasi KTSPSTANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN• Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasardan menengah terdiri atas:– penilaian hasil belajar oleh pendidik;– penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan;dan– penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
  23. 23. Sosialisasi KTSPPENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secaraberkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, danperbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangantengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangankenaikan kelas. Penilaian ini digunakan untuk:– menilai pencapaian kompetensi peserta didik;– bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan– memperbaiki proses pembelajaran.2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama danakhlak mulia serta kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui:a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikapuntuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadianpeserta didik; sertab. ujian, ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukuraspek kognitif peserta didik.
  24. 24. Sosialisasi KTSP3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmupengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan,penugasan, dan/atau bentuk lain yang sesuai dengankarakteristik materi yang dinilai4. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetikadilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilakudan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresipsikomotorik peserta didik.5. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani,olah raga, dan kesehatan dilakukan melalui:a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikapuntuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksipeserta didik; danb. ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspekkognitif peserta didik.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
  25. 25. Sosialisasi KTSP6. Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah BSNPmenerbitkan panduan penilaian untuk:a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dankepribadian;c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan danteknologi;d. kelompok mata pelajaran estetika; dane. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dankesehatan.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
  26. 26. Sosialisasi KTSPPENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUANPENDIDIKAN1. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuanmenilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuksemua mata pelajaran.2. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaranpada kelompok mata pelajaran agama dan akhlakmulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dankepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dankelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dankesehatan merupakan penilaian akhir untukmenentukan kelulusan peserta didik dari satuanpendidikan.3. Penilaian akhir mempertimbangkan hasil penilaianpeserta didik oleh pendidik
  27. 27. Sosialisasi KTSPPENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUANPENDIDIKAN4. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran padakelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukanmelalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukankelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.5. Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah, pesertadidik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebihbesar dari nilai batas ambang kompetensi yangdirumuskan oleh BSNP, pada kelompok mata pelajaranagama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian, kelompok matapelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaranjasmani, olah raga, dan kesehatan.
  28. 28. Sosialisasi KTSPPENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH1. Penilaian ini bertujuan untuk menilai pencapaiankompetensi lulusan secara nasional pada matapelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaranilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalambentuk ujian nasional.2. Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan,dan akuntabel.3. Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kalidan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahunpelajaran.
  29. 29. Sosialisasi KTSPPENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH4. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satupertimbangan untuk:a. pemetaan mutu program dan/atau satuanpendidikan;b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;c. penentuan kelulusan peserta didik dari programdan/atau satuan pendidikan;d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuanpendidikan dalam upayanya untuk meningkatkanmutu pendidikan.5. Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar danmenengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraanberhak mengikuti ujian nasional dan berhakmengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus darisatuan pendidikan.
  30. 30. Sosialisasi KTSP6. Setiap peserta didik wajib mengikuti satu kali ujiannasional tanpa dipungut biaya.7. Peserta didik pendidikan informal dapat mengikutiujian nasional setelah memenuhi syarat yangditetapkan oleh BSNP.8. Peserta ujian nasional memperoleh surat keteranganhasil ujian nasional yang diterbitkan oleh satuanpendidikan penyelenggara Ujian Nasional.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
  31. 31. Sosialisasi KTSPUJIAN NASIONALMata pelajaran yang diujikan:1. Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang sederajat, UjianNasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika,dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).2. Pada program paket A, Ujian Nasional mencakup mata pelajaranBahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), IlmuPengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.3. Pada jenjang SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, UjianNasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).4. Pada program paket B, Ujian Nasional mencakup mata pelajaranBahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu PengetahuanAlam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan PendidikanKewarganegaraan.
  32. 32. Sosialisasi KTSPUJIAN NASIONAL5. Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat,Ujian Nasional mencakup mata pelajaran BahasaIndonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan matapelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan.6. Pada program paket C, Ujian Nasional mencakup matapelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas programpendidikan.7. Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat,Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruanyang menjadi ciri khas program pendidikan.
  33. 33. Sosialisasi KTSPKELULUSANPeserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan padapendidikan dasar dan menengah setelah:a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhiruntuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaranagama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian, kelompok matapelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaranjasmani, olah raga, dan kesehatan;c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok matapelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dand. lulus Ujian Nasional.
  34. 34. Sosialisasi KTSPPENJAMINAN MUTU1. Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dannonformal wajib melakukan penjaminan mutupendidikan.2. Penjaminan mutu pendidikan bertujuan untukmemenuhi atau melampaui Standar NasionalPendidikan.3. Penjaminan mutu pendidikan dilakukan secarabertahap, sistematis, dan terencana dalam suatuprogram penjaminan mutu yang memiliki target dankerangka waktu yang jelas.
  35. 35. Sosialisasi KTSP4. Menteri yang menangani urusan pemerintahan dibidang agama mensupervisi dan membantu satuanpendidikan keagamaan melakukan penjaminan mutu.5. Pemerintah Provinsi mensupervisi dan membantusatuan pendidikan yang berada di bawahkewenangannya untuk meyelenggarakan ataumengatur penyelenggaraannya dalam melakukanpenjaminan mutu.6. Pemerintah Kabupaten/Kota mensupervisi danmembantu satuan pendidikan yang berada di bawahkewenangannya untuk meyelenggarakan ataumengatur penyelenggaraannya dalam melakukanpenjaminan mutu.PENJAMINAN MUTU
  36. 36. Sosialisasi KTSP7. BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikanrekomendasi penjaminan mutu pendidikan kepadaprogram dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi,dan kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah.8. LPMP mensupervisi dan membantu satuan pendidikanpada jenjang pendidikan dasar dan menengah dalammelakukan upaya penjaminan mutu pendidikan.9. Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksudpada ayat (6), LPMP bekerja sama dengan PemerintahDaerah dan Perguruan tinggi.10. Menteri menerbitkan pedoman program penjaminan mutusatuan pendidikan pada semua jenis, jenjang dan jalurpendidikan.PENJAMINAN MUTU
  37. 37. Sosialisasi KTSP11. Penyelenggaraan satuan pendidikan yangtidak mengacu kepada Standar NasionalPendidikan ini dapat memperolehpengakuan dari Pemerintah atas dasarrekomendasi dari BSNP.12. Rekomendasi dari BSNP tersebutdidasarkan pada penilaian khusus.PENJAMINAN MUTU
  38. 38. Sosialisasi KTSPSelesai

×