SlideShare a Scribd company logo

Kak tim gps

National Cheng Kung University
National Cheng Kung University
National Cheng Kung UniversityDepartment of Geomatics

Kak tim gps

1 of 9
Download to read offline
KERANGKA ACUAN KERJA
KEGIATAN PEMBUATAN RADIAL KONTROL HORISONTAL GPS
FIELD CAMP TEKNIK GEOMATIKA ITS 2015
DESA CEMBOR KECAMATAN PACET, SERTA DESA SOKOSARI, JATIJEJER ,
SUGENG, KECAMATAN TRAWAS,
KABUPATEN MOJOKERTO
JURUSAN TEKNIK GEOMATIKA
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA
2014
Persetujuan ACC KAK
Perwakilan Mahasiswa Dosen Pembimbing Tim
A. KERANGKA ACUAN KERJA
1. LATAR BELAKANG
Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala
tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara
yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang
tampil di layar komputer. Istilah peta berasal dari bahasa Yunani mappa yang
berarti taplak atau kain penutup meja. Namun secara umum pengertian peta adalah
lembaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar yang
diperkecil dengan menggunakan skala tertentu.Sebuah peta adalah representasi
dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi.
Kegiatan pemetaan merupakan solusi yang nyata untuk menyediakan
informasi spasial yang akurat dan terpercaya dalam jumlah yang cukup mengenai
suatu daerah tertentu. Selain itu, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana
pemutakhiran informasi spasial yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian
diharapkan dapat memberikan manfaat secara maksimal untuk berbagai
kepentingan.
Untuk itu, Jurusan Teknik Geomatika ITS secara berkala menyelenggarakan
mata kuliah Kemah Kerja di mana peserta mata kuliah akan membuat sebuah peta
suatu wilayah. Mata kuliah ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa
dalam pemetaan.
Dalam rangka pemetaan, diperlukan beberapa titik ikat yang mempunyai
koordinat yang berketilitian tinggi, oleh karena itu dibutuhkan adanya sebuah
perencanaan tentang penentuan titik- titik ikat tersebut.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud :
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk menentukan koordinat dari titik- titik
ikat yang selanjutnya akan digunakan dalam rangka pemetaan dengan ketelitian
yang tinggi, dimana titik ikat yang ada digunakan sebagai titik referensi dalam
kegiatan pemetaan.
Tujuan :
Tujuan dari Kegiatan Penentuan koordinat Titik Ikat ini adalah menyediakan
titik- titik ikat yang mempunyai koordinat berketelitian tinggi serta lokasi titik
tersebut di lapangan sesuai dengan ketentuan dan kaidah yang berlaku.
Produk dari kegiatan penentuan titik ikat ini merupakan referensi dalam
kegiatan pemetaan Field Camp Teknik Geomatika ITS 2015, baik dalam proses
pengukuran, pengolahan data maupun penyajian data yang berbentuk peta.
3. SASARAN
Sasaran dari kegiatan pengukuran ini adalah memperoleh titik ikat yang
mempunyai ketelitian tinggi dan sesuai kaidah- kaidah yang berlaku.
4. NAMA DAN ORGANISASI PELAKU DAN PENGGUNA JASA
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa Teknik Geomatika ITS yang
sedang menempuh Mata Kuliah Kemah Kerja dan hasil dari kegiatan pemetaan ini
akan diberikan kepada penduduk Desa Cembor, Sokosari, Jatijejer dan Sugeng
serta Jurusan Teknik Geomatika ITS.
5. LINGKUP DAN LOKASI KEGIATAN
a. Lingkup Kegiatan
Lingkup Kegiatan ini, adalah :
a) Membuat peta pendahuluan
b) Melakukan survey Geodetik menggunakan Metode Radial
c) Menentukan dan mengukur Ground Control Point (GCP)
d) Pengolahan data
e) Penyajian data dalam bentuk koordinat
b. Lokasi Kegiatan
Lokasi kegiatan ini, adalah:
a) Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto
b) Desa Sokosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto
c) Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto
d) Desa Sugeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto
6. METODOLOGI
Pada dasarnya tahapan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut :
a) RECONNAISSANCE SURVEY (Survei Pendahuluan)
1). Umum
Reconnaissance Survey atau Survei Pendahuluan bertujuan
mengumpulkan data pendukung yang dibutuhkan berdasarkan kondisi
yang ada untuk menetapkan letak GCP, baik yang permanen maupun yang
non-permanen.
Sebelum ke lokasi kegiatan, Mahasiswa harus terlebih dahulu
berkonsultasi dengan Dosen penanggung jawab kegiatan. Mengenai segala
hal yang berkaitan dengan rencana teknis kegiatan yang akan dilakukan.
Mahasiswa wajib mengumpulkan data-data yang diperlukan
selengkap-lengkapnya mengenai kondisi lokasi tempat perencanaan
pemasangan titik GCP untuk menunjang langkah-langkah proses
perencanaan lebih lanjut.
Survei pendahuluan ini meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. Menyiapkan Citra satelit lokasi yang akan di survey.
b. Mempelajari lokasi rencana pemasangan GCP.
c. Penghitungan Strength of Figure dari baseline radial yang dibentuk
Yang dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. Menyiapkan Citra Satelit Lokasi yang Akan di Survey
Citra Satelit lokasi dibutuhkan untuk melihat keadaan lokasi dengan
mudah. Karena dengan mengetahui keadaan lokasi, maka dapat
diketahui lokasi mana saja yang dapat dijadikan lokasi pemasangan
GCP beserta perencanaan awal.
b. Mempelajari lokasi rencana pemasangan GCP
Mempelajari lokasi rencana pemasangan GCP dibutuhkan untuk
mengetahui apakah lokasi GCP dapat terlihat dari citra satelit atau tidak
serta mobilisasi titik GCP tersebut apakah mudah atau tidak.
c. Penghitungan Strength of Figure dari Radial yang dibentuk
Setelah membuat desain baseline control dari GCP, kita melakukan
penghitungan Strength of Fogure dengan kaidah- kaidah yang berlaku
sehingga bisa didapatkan kekuatan jaringan GCP tersebut, apakah bisa
digunakan dalam pemetaan atau kurang kuat.
b). SURVEY GEODETIC
1). Umum
Pengukuran Geodetic adalah proses kegiatan pengumpulan data
koordinat dengan menggunakan alat GPS Geodetic agar mendapatkan
ketelitan hingga satuan centimeter.
Pengukuran Geodetic dilakukan pada GCP yang lokasinya sudah
ditentukan pada tahap pendahuluan. Dan tersebar di lokasi pengukuran.
Pekerjaan pengukuran Geodetic ini terdiri dari:
(1) Melakukan pengukuran titik-titik tersebut dengan GPS Geodetic.
(2) Pengolahan data pengukuran.
(3) Analisis data dan rektifikasi citra beserta koreksinya
(4) Overlay data pengukuran dan citra beserta data vektor yang
dipunyai.
(5) Subsetting peta untuk penyajian data.
2). Melakukan pengukuran titik-titik tersebut dengan GPS Geodetik.
Sebelum dilakukan pengamatan dengan GPS geodetik, terlebih dahulu
kami mengambil data koordinat pendekatan ground control point
menggunakan GPS Navigasi. Beberapa titik diantaranya digunakan pula
untuk titik ikat poligon. Koordinat ini didapatkan menggunakan GPS
navigasi. Kemudian pengamatan dilakukan dengan GPS geodetik secara
radial yang menggunakan 2 GPS Geodetik yang dipinjam dari
Laboratorium Geodesy dan Surveying Teknik Geomatika ITS, dengan
rincian sebagai berikut :
a. 2 GPS Geodetik Merk Topcon
3). Pengolahan Data Pengukuran
Data pengamatan GPS dengan metode radial ini diolah di software
Topcon Tools v.8.2.3. Pengamatan menggunakan 4 receiver. Dimana
terdapat 25 titik GPS yang tersebar pada 4 desa dengan patok kotak
masing masing desa sebagai titik tetapmasing masing desa. Hasil
pengolahan data ini berbentuk panjang dari setiap baseline yang nantinya
digunakan untuk mencari koordinat titik- titik yang menjadi titik GCP.
4). Analisis data dan rektifikasi citra beserta koreksinya
Rektifikasi dilakukan dengan tujuan mengoreksi citra satelit dari segi
geometriknya dengan cara memasukkan koordinat GCP yang didapat dari
pengamatan GPS dengan metode tertentu agar dapat diproses lebih lanjut
untuk keperluan pemetaan digital.Kami menggunakan software ErMapper
7.1. untuk koreksi geometrik citra satelit GeoEye.
5.) Subsetting Citra Satelit
Setelah citra berhasil melalui rektifikasi, maka selanjutnya adalah
proses subsetting citra satelit tersebut sesuai data hasil survei batas Desa.
Subsetting bertujuan untuk membatasi wilayah cakupan citra yang akan
disajikan nantinya dalam bentuk peta. Sebelum memulainya, terlebih
dahulu diperlukan data vektor batas desa yang kami terima dari tim
Navigasi.
c. ). Tahap Pengolahan Data
Pada survei GPS Geodetik ini, pemrosesan data dalam penentuan
koordinat dari titik-titik adalah Pengolahan data dari setiap baseline.
Pengolahan data dari setiap baseline GPS pada dasarnya adalah bertujuan
menentukan nilai estimasi vektor baseline atau koordinat relatif
(dX,dY,dZ). Proses estimasi yang digunakan untuk pengolahan baseline
berbasiskan metode kuadrat terkecil (least-squares).
7. ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai
berikut :
Tabel 1. Alat dan Bahan Kegiatan
NO Nama Alat Merk Jumlah Keterangan
Receiver GPS
1
GPS Geodetic, Dual
Frequency
Topcon 2 ...
2
Kabel Download
Receiver GPS
Geodetic
Sesuai Spesifikasi
GPS Geodetic
2 ...
3
Kabel Charger GPS
Geodetic
Sesuai Spesifikasi
GPS Geodetic
2 ...
4
Accu Untuk Charge
GPS
.... 2 ...
5 Statif .... 2 ...
6
Form Pengamatan
GPS
.... .... Seperlunya
7
Petunjuk
Pengoprasian GPS
Topcon dan
Trimble
2 Seperlunya
8 GPS Hand Held ... .... Seperlunya
Patok GPS
8 Palu ... Secukupnya
9 Sekop/Cangkul ... Secukupnya
10 Ember ... Secukupnya
11 Linggis ... Secukupnya
12 Semen ...
Sesuai
Perbandingan
13 Pasir ...
Sesuai
Perbandingan
14 Kerikil ...
Sesuai
Perbandingan
Ad

Recommended

Kerangka acuan kerja survey pemetaan topografi
Kerangka acuan kerja survey pemetaan topografiKerangka acuan kerja survey pemetaan topografi
Kerangka acuan kerja survey pemetaan topografiAnindya N. Rafitricia
 
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi GeospasialRangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi GeospasialFaisal Widodo Bancin
 
Makalah Geodesi Geometri II terkait Jaring Kontrol dan datum Geodesi
Makalah Geodesi Geometri II terkait Jaring Kontrol dan datum GeodesiMakalah Geodesi Geometri II terkait Jaring Kontrol dan datum Geodesi
Makalah Geodesi Geometri II terkait Jaring Kontrol dan datum GeodesiMega Yasma Adha
 
Gd fisik2013 lab2_jawaban 10 soal
Gd fisik2013 lab2_jawaban 10 soalGd fisik2013 lab2_jawaban 10 soal
Gd fisik2013 lab2_jawaban 10 soalTaufiq Rifai
 
Peranan teknologi geospasial dalam inventarisasi dan pengelolaan sumberdaya w...
Peranan teknologi geospasial dalam inventarisasi dan pengelolaan sumberdaya w...Peranan teknologi geospasial dalam inventarisasi dan pengelolaan sumberdaya w...
Peranan teknologi geospasial dalam inventarisasi dan pengelolaan sumberdaya w...Instansi
 
Contoh hitung perataan lanjut teknik geodesi
Contoh hitung perataan lanjut teknik geodesiContoh hitung perataan lanjut teknik geodesi
Contoh hitung perataan lanjut teknik geodesiMega Yasma Adha
 

More Related Content

What's hot

SOF Jaring Kontrol Geodesi
SOF Jaring Kontrol GeodesiSOF Jaring Kontrol Geodesi
SOF Jaring Kontrol GeodesiAvrilina Hadi
 
Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...
Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...
Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...bramantiyo marjuki
 
Kerangka Kontrol Horisontal
Kerangka Kontrol HorisontalKerangka Kontrol Horisontal
Kerangka Kontrol HorisontalBayu Aristi
 
geodesi satelit survey
geodesi satelit surveygeodesi satelit survey
geodesi satelit surveyAbdul Jalil
 
koordinat CIS, transformasikan ke CTS.
koordinat CIS, transformasikan ke  CTS.koordinat CIS, transformasikan ke  CTS.
koordinat CIS, transformasikan ke CTS.masykurgeospasia
 
Survey Hidrografi (Ganes permata)
Survey Hidrografi (Ganes permata)Survey Hidrografi (Ganes permata)
Survey Hidrografi (Ganes permata)afifsalim12
 
Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8
Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8
Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8Wachidatin N C
 
Penginderaan Jauh : Klasifikasi Terselia
Penginderaan Jauh : Klasifikasi TerseliaPenginderaan Jauh : Klasifikasi Terselia
Penginderaan Jauh : Klasifikasi TerseliaWachidatin N C
 
Contok kerangka acuan kerja
Contok kerangka acuan kerjaContok kerangka acuan kerja
Contok kerangka acuan kerjaagus prapto
 
STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...
STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...
STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...National Cheng Kung University
 
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPSSurvei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPSbramantiyo marjuki
 
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruangPeran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruangArya Pinandita
 
KALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNER
KALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNERKALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNER
KALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNERaulia rachmawati
 
Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016
Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016
Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016hadiarnowo
 

What's hot (20)

Transformasi Datum
Transformasi DatumTransformasi Datum
Transformasi Datum
 
SOF Jaring Kontrol Geodesi
SOF Jaring Kontrol GeodesiSOF Jaring Kontrol Geodesi
SOF Jaring Kontrol Geodesi
 
Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...
Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...
Remote Sensing For Geomorphology, Image Processing, Short Tutorial Using ArcG...
 
Kerangka Kontrol Horisontal
Kerangka Kontrol HorisontalKerangka Kontrol Horisontal
Kerangka Kontrol Horisontal
 
Pemodelan 3 d photo modeler scanner
Pemodelan 3 d   photo modeler scannerPemodelan 3 d   photo modeler scanner
Pemodelan 3 d photo modeler scanner
 
Transformasi Koordinat dari DGN 95 ke SRGI 2013
Transformasi Koordinat dari DGN 95 ke SRGI 2013Transformasi Koordinat dari DGN 95 ke SRGI 2013
Transformasi Koordinat dari DGN 95 ke SRGI 2013
 
geodesi satelit survey
geodesi satelit surveygeodesi satelit survey
geodesi satelit survey
 
koordinat CIS, transformasikan ke CTS.
koordinat CIS, transformasikan ke  CTS.koordinat CIS, transformasikan ke  CTS.
koordinat CIS, transformasikan ke CTS.
 
Survey Hidrografi (Ganes permata)
Survey Hidrografi (Ganes permata)Survey Hidrografi (Ganes permata)
Survey Hidrografi (Ganes permata)
 
Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8
Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8
Penginderaan Jauh : Koreksi Geometrik Citra Landsat 8
 
Penginderaan Jauh : Klasifikasi Terselia
Penginderaan Jauh : Klasifikasi TerseliaPenginderaan Jauh : Klasifikasi Terselia
Penginderaan Jauh : Klasifikasi Terselia
 
Contok kerangka acuan kerja
Contok kerangka acuan kerjaContok kerangka acuan kerja
Contok kerangka acuan kerja
 
STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...
STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...
STUDI TENTANG PENGUKURAN DAN PEMETAAN KADASTRAL PADA PELAKSANAAN PRONA TAHUN ...
 
Pemetaan digital
Pemetaan digital Pemetaan digital
Pemetaan digital
 
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPSSurvei dan Pemetaan Menggunakan GPS
Survei dan Pemetaan Menggunakan GPS
 
Metadata Dalam GIS
Metadata Dalam GISMetadata Dalam GIS
Metadata Dalam GIS
 
TRANSFORMASI KOORDINAT UTM KE TM3º
TRANSFORMASI KOORDINAT UTM KE TM3ºTRANSFORMASI KOORDINAT UTM KE TM3º
TRANSFORMASI KOORDINAT UTM KE TM3º
 
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruangPeran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
 
KALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNER
KALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNERKALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNER
KALIBRASI KAMERA MENGGUNAKAN SOFTWARE PHOTOMODELLER SCANNER
 
Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016
Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016
Bahan tayang pemetaan tematik-ddrtp 2016
 

Similar to Kak tim gps

7307-20465-1-SM.pptx
7307-20465-1-SM.pptx7307-20465-1-SM.pptx
7307-20465-1-SM.pptxRoni568572
 
Dasar penentuan geometri titik batas
Dasar penentuan geometri titik batasDasar penentuan geometri titik batas
Dasar penentuan geometri titik batassyafrilr
 
Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2
Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2
Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2Ivul Varel Fu
 
Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...
Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...
Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...bramantiyo marjuki
 
Tutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI Software
Tutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI SoftwareTutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI Software
Tutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI Softwarebramantiyo marjuki
 
Proposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptx
Proposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptxProposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptx
Proposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptxgeodetgis
 
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
Sistem informasi geografis dan pengolahan data spasial
Sistem informasi geografis dan pengolahan data spasialSistem informasi geografis dan pengolahan data spasial
Sistem informasi geografis dan pengolahan data spasialNashriyah Tsabitah
 
Dasar dasar perpetaan
Dasar dasar perpetaanDasar dasar perpetaan
Dasar dasar perpetaanZia Ul Maksum
 
Digital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluan
Digital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluanDigital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluan
Digital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluanherry1433
 
Ringkasan spesifikasi satelit
Ringkasan spesifikasi satelitRingkasan spesifikasi satelit
Ringkasan spesifikasi satelitRetno Pratiwi
 
171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gps171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gpsssuserf8e577
 

Similar to Kak tim gps (20)

Laporan gps jatijejer
Laporan gps jatijejerLaporan gps jatijejer
Laporan gps jatijejer
 
7307-20465-1-SM.pptx
7307-20465-1-SM.pptx7307-20465-1-SM.pptx
7307-20465-1-SM.pptx
 
Metode peta
Metode petaMetode peta
Metode peta
 
Dasar penentuan geometri titik batas
Dasar penentuan geometri titik batasDasar penentuan geometri titik batas
Dasar penentuan geometri titik batas
 
Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2
Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2
Pengambilan Citra Desa Gis .. Tugas 2
 
Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...
Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...
Summary of Final Report Lubuklinggau Orthoimagery Creation Project, 2012, BAP...
 
Bab 8: Pemetaan dengan Alat GPS
Bab 8:   Pemetaan dengan Alat GPSBab 8:   Pemetaan dengan Alat GPS
Bab 8: Pemetaan dengan Alat GPS
 
Tutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI Software
Tutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI SoftwareTutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI Software
Tutorial ASTER Imagery Orthorectification Using ENVI Software
 
Proposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptx
Proposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptxProposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptx
Proposal Teknis_Pengukuran Stakeout Lahan Menggunakan GNSS RTK.pptx
 
FCN 2205 S5.pdf.pdf
FCN 2205 S5.pdf.pdfFCN 2205 S5.pdf.pdf
FCN 2205 S5.pdf.pdf
 
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
 
Sistem informasi geografis dan pengolahan data spasial
Sistem informasi geografis dan pengolahan data spasialSistem informasi geografis dan pengolahan data spasial
Sistem informasi geografis dan pengolahan data spasial
 
Dasar dasar perpetaan
Dasar dasar perpetaanDasar dasar perpetaan
Dasar dasar perpetaan
 
Sistem informasi geografi
Sistem informasi geografiSistem informasi geografi
Sistem informasi geografi
 
Pengenalan alat gps
Pengenalan alat gpsPengenalan alat gps
Pengenalan alat gps
 
Digital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluan
Digital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluanDigital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluan
Digital 126635 r0308118- sistem navigasi-pendahuluan
 
Ringkasan spesifikasi satelit
Ringkasan spesifikasi satelitRingkasan spesifikasi satelit
Ringkasan spesifikasi satelit
 
Modul 3-geodesi-satelit
Modul 3-geodesi-satelitModul 3-geodesi-satelit
Modul 3-geodesi-satelit
 
Makalah geomatika
Makalah geomatika Makalah geomatika
Makalah geomatika
 
171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gps171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gps
 

More from National Cheng Kung University

Accuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical Camera
Accuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical CameraAccuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical Camera
Accuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical CameraNational Cheng Kung University
 
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...National Cheng Kung University
 
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...National Cheng Kung University
 
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical CameraNational Cheng Kung University
 
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical CameraNational Cheng Kung University
 
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest NeighborSatellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest NeighborNational Cheng Kung University
 
Optimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU Data
Optimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU DataOptimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU Data
Optimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU DataNational Cheng Kung University
 
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest NeighborSatellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest NeighborNational Cheng Kung University
 
A Method of Mining Association Rules for Geographical Points of Interest
A Method of Mining Association Rules for Geographical Points of InterestA Method of Mining Association Rules for Geographical Points of Interest
A Method of Mining Association Rules for Geographical Points of InterestNational Cheng Kung University
 
Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...
Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...
Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...National Cheng Kung University
 
Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...
Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...
Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...National Cheng Kung University
 
Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...
Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...
Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...National Cheng Kung University
 
The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...
The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...
The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...National Cheng Kung University
 
SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...
SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...
SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...National Cheng Kung University
 

More from National Cheng Kung University (20)

Accuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical Camera
Accuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical CameraAccuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical Camera
Accuracy assessment and 3D Mapping by Consumer Grade Spherical Camera
 
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
 
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
3D Rekonstruksi Bangunan Menggunakan Gambar Panorama Sebagai Upaya Untuk Miti...
 
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
 
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
3D Indoor and Outdoor Mapping from Point Cloud Generated by Spherical Camera
 
Handbook PPI Tainan Taiwan 2018
Handbook PPI Tainan Taiwan 2018Handbook PPI Tainan Taiwan 2018
Handbook PPI Tainan Taiwan 2018
 
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest NeighborSatellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
 
Optimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU Data
Optimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU DataOptimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU Data
Optimal Filtering with Kalman Filters and Smoothers Using AndroSensor IMU Data
 
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest NeighborSatellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
Satellite Image Classification using Decision Tree, SVM and k-Nearest Neighbor
 
EKF and RTS smoother toolbox
EKF and RTS smoother toolboxEKF and RTS smoother toolbox
EKF and RTS smoother toolbox
 
Kalman Filter Basic
Kalman Filter BasicKalman Filter Basic
Kalman Filter Basic
 
A Method of Mining Association Rules for Geographical Points of Interest
A Method of Mining Association Rules for Geographical Points of InterestA Method of Mining Association Rules for Geographical Points of Interest
A Method of Mining Association Rules for Geographical Points of Interest
 
DSM Extraction from Pleiades Images Using RSP
DSM Extraction from Pleiades Images Using RSPDSM Extraction from Pleiades Images Using RSP
DSM Extraction from Pleiades Images Using RSP
 
Calibration of Inertial Sensor within Smartphone
Calibration of Inertial Sensor within SmartphoneCalibration of Inertial Sensor within Smartphone
Calibration of Inertial Sensor within Smartphone
 
Pengukuran GPS Menggunakan Trimble Secara Manual
Pengukuran GPS Menggunakan Trimble Secara ManualPengukuran GPS Menggunakan Trimble Secara Manual
Pengukuran GPS Menggunakan Trimble Secara Manual
 
Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...
Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...
Building classification model, tree model, confusion matrix and prediction ac...
 
Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...
Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...
Accuracy Analysis of Three-Dimensional Model Reconstructed by Spherical Video...
 
Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...
Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...
Association Rule (Data Mining) - Frequent Itemset Generation, Closed Frequent...
 
The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...
The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...
The rotation matrix (DCM) and quaternion in Inertial Survey and Navigation Sy...
 
SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...
SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...
SIFT/SURF can achieve scale, rotation and illumination invariant during image...
 

Kak tim gps

  • 1. KERANGKA ACUAN KERJA KEGIATAN PEMBUATAN RADIAL KONTROL HORISONTAL GPS FIELD CAMP TEKNIK GEOMATIKA ITS 2015 DESA CEMBOR KECAMATAN PACET, SERTA DESA SOKOSARI, JATIJEJER , SUGENG, KECAMATAN TRAWAS, KABUPATEN MOJOKERTO JURUSAN TEKNIK GEOMATIKA FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2014 Persetujuan ACC KAK Perwakilan Mahasiswa Dosen Pembimbing Tim
  • 2. A. KERANGKA ACUAN KERJA 1. LATAR BELAKANG Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer. Istilah peta berasal dari bahasa Yunani mappa yang berarti taplak atau kain penutup meja. Namun secara umum pengertian peta adalah lembaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu.Sebuah peta adalah representasi dua dimensi dari suatu ruang tiga dimensi. Kegiatan pemetaan merupakan solusi yang nyata untuk menyediakan informasi spasial yang akurat dan terpercaya dalam jumlah yang cukup mengenai suatu daerah tertentu. Selain itu, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pemutakhiran informasi spasial yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan manfaat secara maksimal untuk berbagai kepentingan. Untuk itu, Jurusan Teknik Geomatika ITS secara berkala menyelenggarakan mata kuliah Kemah Kerja di mana peserta mata kuliah akan membuat sebuah peta suatu wilayah. Mata kuliah ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam pemetaan. Dalam rangka pemetaan, diperlukan beberapa titik ikat yang mempunyai koordinat yang berketilitian tinggi, oleh karena itu dibutuhkan adanya sebuah perencanaan tentang penentuan titik- titik ikat tersebut. 2. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud : Maksud dari kegiatan ini adalah untuk menentukan koordinat dari titik- titik ikat yang selanjutnya akan digunakan dalam rangka pemetaan dengan ketelitian yang tinggi, dimana titik ikat yang ada digunakan sebagai titik referensi dalam kegiatan pemetaan. Tujuan : Tujuan dari Kegiatan Penentuan koordinat Titik Ikat ini adalah menyediakan titik- titik ikat yang mempunyai koordinat berketelitian tinggi serta lokasi titik tersebut di lapangan sesuai dengan ketentuan dan kaidah yang berlaku. Produk dari kegiatan penentuan titik ikat ini merupakan referensi dalam kegiatan pemetaan Field Camp Teknik Geomatika ITS 2015, baik dalam proses pengukuran, pengolahan data maupun penyajian data yang berbentuk peta.
  • 3. 3. SASARAN Sasaran dari kegiatan pengukuran ini adalah memperoleh titik ikat yang mempunyai ketelitian tinggi dan sesuai kaidah- kaidah yang berlaku. 4. NAMA DAN ORGANISASI PELAKU DAN PENGGUNA JASA Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa Teknik Geomatika ITS yang sedang menempuh Mata Kuliah Kemah Kerja dan hasil dari kegiatan pemetaan ini akan diberikan kepada penduduk Desa Cembor, Sokosari, Jatijejer dan Sugeng serta Jurusan Teknik Geomatika ITS. 5. LINGKUP DAN LOKASI KEGIATAN a. Lingkup Kegiatan Lingkup Kegiatan ini, adalah : a) Membuat peta pendahuluan b) Melakukan survey Geodetik menggunakan Metode Radial c) Menentukan dan mengukur Ground Control Point (GCP) d) Pengolahan data e) Penyajian data dalam bentuk koordinat b. Lokasi Kegiatan Lokasi kegiatan ini, adalah: a) Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto b) Desa Sokosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto c) Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto d) Desa Sugeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto 6. METODOLOGI Pada dasarnya tahapan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut : a) RECONNAISSANCE SURVEY (Survei Pendahuluan) 1). Umum Reconnaissance Survey atau Survei Pendahuluan bertujuan mengumpulkan data pendukung yang dibutuhkan berdasarkan kondisi yang ada untuk menetapkan letak GCP, baik yang permanen maupun yang non-permanen. Sebelum ke lokasi kegiatan, Mahasiswa harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan Dosen penanggung jawab kegiatan. Mengenai segala hal yang berkaitan dengan rencana teknis kegiatan yang akan dilakukan. Mahasiswa wajib mengumpulkan data-data yang diperlukan selengkap-lengkapnya mengenai kondisi lokasi tempat perencanaan pemasangan titik GCP untuk menunjang langkah-langkah proses perencanaan lebih lanjut.
  • 4. Survei pendahuluan ini meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut : a. Menyiapkan Citra satelit lokasi yang akan di survey. b. Mempelajari lokasi rencana pemasangan GCP. c. Penghitungan Strength of Figure dari baseline radial yang dibentuk Yang dapat dijabarkan sebagai berikut : a. Menyiapkan Citra Satelit Lokasi yang Akan di Survey Citra Satelit lokasi dibutuhkan untuk melihat keadaan lokasi dengan mudah. Karena dengan mengetahui keadaan lokasi, maka dapat diketahui lokasi mana saja yang dapat dijadikan lokasi pemasangan GCP beserta perencanaan awal. b. Mempelajari lokasi rencana pemasangan GCP Mempelajari lokasi rencana pemasangan GCP dibutuhkan untuk mengetahui apakah lokasi GCP dapat terlihat dari citra satelit atau tidak serta mobilisasi titik GCP tersebut apakah mudah atau tidak. c. Penghitungan Strength of Figure dari Radial yang dibentuk Setelah membuat desain baseline control dari GCP, kita melakukan penghitungan Strength of Fogure dengan kaidah- kaidah yang berlaku sehingga bisa didapatkan kekuatan jaringan GCP tersebut, apakah bisa digunakan dalam pemetaan atau kurang kuat. b). SURVEY GEODETIC 1). Umum Pengukuran Geodetic adalah proses kegiatan pengumpulan data koordinat dengan menggunakan alat GPS Geodetic agar mendapatkan ketelitan hingga satuan centimeter. Pengukuran Geodetic dilakukan pada GCP yang lokasinya sudah ditentukan pada tahap pendahuluan. Dan tersebar di lokasi pengukuran. Pekerjaan pengukuran Geodetic ini terdiri dari: (1) Melakukan pengukuran titik-titik tersebut dengan GPS Geodetic. (2) Pengolahan data pengukuran. (3) Analisis data dan rektifikasi citra beserta koreksinya (4) Overlay data pengukuran dan citra beserta data vektor yang dipunyai. (5) Subsetting peta untuk penyajian data. 2). Melakukan pengukuran titik-titik tersebut dengan GPS Geodetik. Sebelum dilakukan pengamatan dengan GPS geodetik, terlebih dahulu kami mengambil data koordinat pendekatan ground control point menggunakan GPS Navigasi. Beberapa titik diantaranya digunakan pula
  • 5. untuk titik ikat poligon. Koordinat ini didapatkan menggunakan GPS navigasi. Kemudian pengamatan dilakukan dengan GPS geodetik secara radial yang menggunakan 2 GPS Geodetik yang dipinjam dari Laboratorium Geodesy dan Surveying Teknik Geomatika ITS, dengan rincian sebagai berikut : a. 2 GPS Geodetik Merk Topcon 3). Pengolahan Data Pengukuran Data pengamatan GPS dengan metode radial ini diolah di software Topcon Tools v.8.2.3. Pengamatan menggunakan 4 receiver. Dimana terdapat 25 titik GPS yang tersebar pada 4 desa dengan patok kotak masing masing desa sebagai titik tetapmasing masing desa. Hasil pengolahan data ini berbentuk panjang dari setiap baseline yang nantinya digunakan untuk mencari koordinat titik- titik yang menjadi titik GCP. 4). Analisis data dan rektifikasi citra beserta koreksinya Rektifikasi dilakukan dengan tujuan mengoreksi citra satelit dari segi geometriknya dengan cara memasukkan koordinat GCP yang didapat dari pengamatan GPS dengan metode tertentu agar dapat diproses lebih lanjut untuk keperluan pemetaan digital.Kami menggunakan software ErMapper 7.1. untuk koreksi geometrik citra satelit GeoEye. 5.) Subsetting Citra Satelit Setelah citra berhasil melalui rektifikasi, maka selanjutnya adalah proses subsetting citra satelit tersebut sesuai data hasil survei batas Desa. Subsetting bertujuan untuk membatasi wilayah cakupan citra yang akan disajikan nantinya dalam bentuk peta. Sebelum memulainya, terlebih dahulu diperlukan data vektor batas desa yang kami terima dari tim Navigasi.
  • 6. c. ). Tahap Pengolahan Data Pada survei GPS Geodetik ini, pemrosesan data dalam penentuan koordinat dari titik-titik adalah Pengolahan data dari setiap baseline. Pengolahan data dari setiap baseline GPS pada dasarnya adalah bertujuan menentukan nilai estimasi vektor baseline atau koordinat relatif (dX,dY,dZ). Proses estimasi yang digunakan untuk pengolahan baseline berbasiskan metode kuadrat terkecil (least-squares). 7. ALAT DAN BAHAN Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut : Tabel 1. Alat dan Bahan Kegiatan NO Nama Alat Merk Jumlah Keterangan Receiver GPS 1 GPS Geodetic, Dual Frequency Topcon 2 ... 2 Kabel Download Receiver GPS Geodetic Sesuai Spesifikasi GPS Geodetic 2 ... 3 Kabel Charger GPS Geodetic Sesuai Spesifikasi GPS Geodetic 2 ... 4 Accu Untuk Charge GPS .... 2 ... 5 Statif .... 2 ... 6 Form Pengamatan GPS .... .... Seperlunya 7 Petunjuk Pengoprasian GPS Topcon dan Trimble 2 Seperlunya 8 GPS Hand Held ... .... Seperlunya Patok GPS 8 Palu ... Secukupnya 9 Sekop/Cangkul ... Secukupnya 10 Ember ... Secukupnya 11 Linggis ... Secukupnya 12 Semen ... Sesuai Perbandingan 13 Pasir ... Sesuai Perbandingan 14 Kerikil ... Sesuai Perbandingan
  • 7. 15 Betoneser ... Secukupnya 16 Air ... Sesuai Perbandingan 17 Plat Patok ... 4 Kotak dan Lingkaran 18 Cetakan Patok .... Secukupnya Pengolahan 19 Citra Satelit GeoEye Google ... Mencakup 4 Desa 20 Peta Rupa Bumi Lembar Trawas dan Mojosari ... Mencakup 4 Desa 21 Program Bawaan GPS Geodetic Topcon .... ... ... 22 Program Bawaan GPS Geodetic Trimble ... ... ... 23 MatLab ... ... Minimal R2010A 24 Microsoft Excel ... ... Minimal Office 2010 25 ErMapper ... ... Minimal 7.1 26 AutoDesk Land Desktop ... ... Minimal Land Desktop 2004 27 Envi ... ... ... Lain Lain 28 Plastik Penutup GPS ... .... Sebagai Persiapan Jika Terjadi Hujan 8. TENAGA AHLI Tenaga ahli yang melakukan pekerjaan ini berjumlah 24 orang yang merupakan mahasiswa Teknik Geomatika ITS 2012. 9. KELUARAN Output dari kegiatan ini adalah titik- titik ikat sebagai kerangka kontrol horisontal, sehingga bisa digunakan dalam kegiatan pemetaan selanjutnya, baik pengukuran, pengolahan data maupun penyajian data.
  • 8. Lampiran 1. Desain Patok Pengamatan Spesifikasi Bras Tablet dan Plat Tugu sebagai berikut a. Patok Landmark GPS Field Camp 2015, 1 Perdesa sebagai landmark hasil Kemah kerja pada masing masing desa Ukuran Dalam cm Brass tablet Plat Tugu
  • 9. b. Patok Lain GPS Field Camp 2015 Ukuran Dalam cm Titik dengan Moer