Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Pembacaan Jurnal PLoS ONE 10(4): e0122918. doi:10.1371
Selasa, 16 Juni 2015
Ferdy Ferdian
Metamizole-Associated Adverse Ev...
CRITICAL APPRAISAL
ARE THE RESULTS OF THIS META-ANALYSIS VALID?
• Is this a meta-analysis of randomized trials? Ya, peneli...
Metamizole-Associated Adverse Events: A Systematic Review and Meta-Analysis
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Metamizole-Associated Adverse Events: A Systematic Review and Meta-Analysis

241 views

Published on

Metamizole-Associated Adverse Events: A Systematic Review and Meta-Analysis
Metaanalisis ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan efek samping obat metamizol bila dibandingkan dengan plasebo atau analgesia lain. Metamizol memiliki efek 6samping lebih sedikit bila dibandingkan opioid

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Metamizole-Associated Adverse Events: A Systematic Review and Meta-Analysis

  1. 1. Pembacaan Jurnal PLoS ONE 10(4): e0122918. doi:10.1371 Selasa, 16 Juni 2015 Ferdy Ferdian Metamizole-Associated Adverse Events: A Systematic Review and Meta- Analysis Kötter T, Costa BR, Fässler M, Blozik E, Linde K, Jüni P, et al Abstrak Metamizol atau antalgin merupakan suatu obat analgetik yang dipakai secara luas di seluruh dunia. Obat ini digunakan untuk mengatasi nyeri post operasi, nyeri kolik, nyeri kanker dan migrain, Informasi mengenai efek samping penggunaan metamizol sangat jarang. Metaanalisis ini bertujuan untuk memberikan informasi terkini tentang keamanan metamizol dalam penggunaannya sebagai analgetika Data penelitian ini diambil dari publikasi jurnal MEDLINE, Embase database, Cochrane, dan CINAHL. Peneliti hanya memasukan randomized controlled trials (RCT) yang membandingkan metamizol dengan analgetika lain atau plasebo, terkait dengan keamanannya sebagai analgetika. Keluaran primer yang ditentukan adalah efek samping selama penelitian. Keluaran sekunder adalah efek samping serius dan penghentian obat karena efek samping serius Terdapat 79 penelitian yang melibatkan 3716 pasien dengan terapi metimazol. Terapi metimazole bila dibandingkan dengan plasebo, terapi metimazol tidak berbeda bermakna dalam hal efek samping RR 0.96 (95% confidence interval (CI) 0.73-1.25))(p=0.75), kejadian efek samping serius RR 1.93 (95% CI 0.18-20.6)(p=0.59), angka dropout dan efek samping per organ. Terapi metimazol juga tidak berbeda bermakna dengan parasetamol, aspirin dan NSAID dalam hal kejadian efek samping sebagai keluaran primer ataupun keluaran sekunder. Penggunaan metimazole bila dibandingkan dengan opioid, metimazole berbeda secara bermakna dengan opioid dalam hal kejadian efek samping RR 0.79 (95% CI 0.65-0.96) (p=0.016) Dalam metaanalisis ini tidak ditemukan adanya laporan agranulositosis Metaanalisis ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan efek samping obat metamizol bila dibandingkan dengan plasebo atau analgesia lain. Metamizol memiliki efek 6samping lebih sedikit bila dibandingkan opioid. Metamizol memiliki efek samping neurologis yang lebih sedikit bila dibandingkan NSAID. Tidak terdapat perbedaan bermakna dalam hal efek samping gastrointestinal dan kardiovaskular pada metamizol bila dibandingkan dengan NSAID. Metaanalisis ini merupakan metaanalisis terbaru yang melibatkan RCT dalam jumlah paling banyak dan sampel terbesar, bila dibandingkan dengan tiga studi cochrane sebelumnya yang tidak mengidentifikasi dan menganalisis efek samping obat metamizol. Hasil dari metaanalisis ini menunjukan bahwa metamizol merupakan analgetika yang aman untuk digunakan dalam setting rumah sakit / jangka pendek, masih terdapat keterbatasan informasi keamanan untuk penggunaan jangka menengah dan jangka panjang metimazol, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk meneliti keamanan pemberian obat dalam setting rawat jalan
  2. 2. CRITICAL APPRAISAL ARE THE RESULTS OF THIS META-ANALYSIS VALID? • Is this a meta-analysis of randomized trials? Ya, peneliti hanya memasukan randomized controlled trials (RCT) • Does it describe a comprehensive and detailed search for relevant trials? Ya, peneliti melakukan pencarian dari MEDLINE, Embase, CENTRAL, CINAHL database. Tidak ada batasan bahasa dalam pencarian. Pencarian dilakukan dari awal sampai Februari 2014. Pencarian juga dilakukan terhadap referensi artikel dan review-review sebelumnya • Were the individual studies assessed for validity? Ya Studi ini valid IS THE VALID RESULTS OF THIS STUDY IMPORTANT? • Are the results consistent across studies? Ya Metaanalisis ini secara konsisten menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan efek samping obat metamizol bila dibandingkan dengan plasebo atau analgesia lain. Metamizol memiliki efek samping lebih sedikit bila dibandingkan opioid • What is the magnitude of the treatment effect? Penggunaan metimazole bila dibandingkan dengan opioid. Metimazole berbeda secara bermakna dengan opioid dalam hal efek samping RR 0.79 (p=0.016). Penggunaan metimazol mempunyai risiko 0.79 kali lebih besar terkena efek samping bila dibandingkan dengan opioid • How precise is the treatment effect? 95% confidence interval (CI) 0.65 to 0.96 Studi ini penting ARE THE VALID, IMPORTANT RESULT OF THIS STUDY APPLICABLE TO OUR PATIENTS? • Is our patient so different from those in the study that its results cannot apply? Tidak, pasien kita serupa dengan pasien pasien penelitian ini, yaitu pasien pasien dengan penggunaan metamizol untuk indikasi nyeri • Is the treatment feasible in our setting? Ya, pemberian metimazole ada di Indonesia • What are our patient’s potential benefits and harms from the therapy? Pemberian metimazol aman untuk penggunaannya Studi ini dapat diaplikasikan

×