Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Sindrom Hepatorenal (Hepatorenal Syndrome)

1,514 views

Published on

Sindrom hepatorenal adalah kelainan ginjal pada penderita dengan penyakit hati berat baik akut maupun kronik

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

Sindrom Hepatorenal (Hepatorenal Syndrome)

  1. 1. SINDROM HEPATORENAL 21 Juli 2013 Ferdy Ferdian, dr Lukas Mulyono, dr., SpPD
  2. 2. Outline… Pendahuluan Apa itu SHR? Apakah SHR hanya pada cirrhosis? Epidemilogi Seberapa sering SHR? Patofisiologi Vasodilatasi a splangnik Gejala klinis Oliguria Penunjang Peningkatan kreatinin Urinalisa minim kelainan Urin tampung 24 jam Diagnosis Perekslusionam Kriteria mayor terpenuhi Tatalaksana Nonfarmakologis Farmakologis Intervensi Prognosis
  3. 3. Apa yang dimaksud dengan Sindrom Hepatorenal (SHR)? Sindrom gangguan fungsi ginjal akibat penyakit hati tingkat berat (akut/kronis) SHR merupakan AKI (Acute Kidney Injury) tipe prerenal atas dasar hipoperfusi ginjal Bersifat fungsional, tanpa kelainan histopatologi ginjal SHR tidak berespon dengan perbaikan volume plasma saja Prognosis buruk Pendahuluan… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  4. 4. Apa SHR hanya terjadi pada kasus cirrhosis saja? SHR dapat terjadi pada kondisi kelainan hati akut seperti hepatitis fulminan, hepatitis karena alkohol atau pada kasus metastasis tumor hati Pendahuluan… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  5. 5. Seberapa sering SHR terjadi pada kasus cirrhosis? Sebuah studi prospektif, insidensi SHR pada 229 penderita cirrhosis dgn ascites dan nonazotemia Sekitar 20% pasien akan mengalami SHR setelah satu tahun, dan 39% setelah 5 tahun perjalanan penyakit Epidemilogi… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  6. 6. Apa saja faktor resiko SHR pada penderita cirrhosis? 1) Malnutrisi 2) Infeksi 3) Perdarahan saluran cerna 4) Adanya varises esofagus 5) Terapi diuretika 6) Gangguan elektrolit 7) Menggunakan obat nefrotoksis 8) Peningkatan tekanan intraabdominal krn ascites Epidemilogi… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  7. 7. Patogenesis comnepsated… N Engl J Med 2009;361:1279-90, Renal Failure in Cirrhosis
  8. 8. Patogenesis uncompensated… N Engl J Med 2009;361:1279-90, Renal Failure in Cirrhosis
  9. 9. Pembesaran perut (80% SHR disertai ascites) Bicara meracau (75% disertai ensefalopati hepatikum) Mata kuning (40% disertai ikterus) BAK menjadi sedikit (Volume urin<500 ml/hari) Gejala klinis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  10. 10. SHR tipe 1 Merupakan manifestasi SHR yang sangat progresif Terjadi penurunan LFG >50 persen hingga dibawah 20 ml/menit. Disertai peningkatan kreatinin serum dua kali lipat hingga 2.5 mg/dL dalam waktu kurang dari 2 minggu Penurunan urin output tidak selalu terjadi Gejala klinis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  11. 11. SHR tipe 2 merupakan bentuk kronis SHR yg ditandai dengan penurunan LFG yang lebih lambat Kondisi klinis pasien biasanya lebih baik dibanding SHR tipe 1 dengan angka harapan hidup yang lebih lama Sering ditemukan pada penderita cirrhosis dengan ascites yang resisten terhadap pemberian diuretik Gejala klinis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  12. 12. Ureum dan Kreatinin serum Peningkatan kadar kreatinin serum Ureum dan kreatinin dapat tidak mewakili LFG sesungguhnya Urinalisa Biasanya tidak ada kelainan Natrium urin tampung 24 jam Natrium urin 24 jam <10 meq/hari Penunjang… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  13. 13. Penegakan diagnosis SHR bersifat per ekslusionam Kriteria mayor 1) Penyakit hati akut / kronis dengan kegagalan hati tahap lanjut 2) LFG yang rendah (kreatinin serum >1.5mg/dL atau bersihan kreatinin <40 ml/menit) 3) Tidak ada perbaikan fungsi ginjal sesudah pemberian cairan isotonis salin 1.5 liter Diagnosis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  14. 14. 4) Tidak ada perbaikan dari kreatinin serum setelah dua hari penghentian diuretik dan pemberian albumin 5) Tidak ada syok, sepsis, kehilangan cairan, maupun pemakaian obat obat nefrotoksisi (NSAID atau aminoglikosida) 6) Tidak ada kelainan parenkim ginjal yang ditandai dengan proteinuria >500 mg/hari, mikrohematuria (>50 eritrosit/LPB) dan atau kelainan ginjal pada USG Diagnosis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  15. 15. Kriteria minor 1) Volume urin >500 ml/hari 2) Natrium urin <10 mEq/liter 3) Osmolaritas urin >osmolaritas plasma 4) Eritrosit urin <50/lapang pandang 5) Natrium serum <130 mEq/liter Diagnosis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  16. 16. Pseudohepatorenal syndrome Suatu keadaan terdapatnya kelainan fungsi ginjal bersama dengan gangguan fungsi hati yang tidak mempunyai hubungan satu sama lain 1) Penyakit kongenital (misalnya penyakit polikista ginjal dan hati) 2) Penyakit metabolik (diabetes mellitus, amyloidosis, penyakit Wilson) 3) Penyakit sistemik (SLE, arthritis rematoid, sarkoidosis) 4) Penyakit infeksi (leptospirosis, sepsis, malaria, hepatitis virus) 5) Gangguan sirkulasi (syok, insufisiensi jantung) 6) Intoksinasi (endotoksin, bahan kimia, gigitan ular, luka bakar dan lain lain) 7) Medikamentosa (metoksifluran, halotan, sulfonamid, parasetamol, tetrasiklin, iproniazid) 8) Tumor (hipernefroma, metastasis) Diagnosis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  17. 17. Nonfarmakologis •Hindari penggunaan diuretika yang agresif •Hindari parasentesis ascites berlebihan •Hindari restriksi cairan berlebihan •Diet tinggi kalori rendah protein •Hindari obat NSAID dan nefrotoksis •Atasi SBP •Cegah ensefalopati hepatikum Tatalaksana… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  18. 18. Farmakologis KOMBINASI MIDODRINE DAN OCTREOTIDE •Midodrine merupakan agonis adrenergik alpha 1 selektif yang berperan sebagai vasokonstriktor •Octreotide merupakan analog somatostatin, berperan sebagai inhibitor vasodilator endogen. Pemberian octreotide sendiri tidak bermanfaat Tatalaksana… Runyon BA, Sterns RH, Forman JP.Hepatorenal Syndrome. Uptodate [serial online] Version 19.3. Nov 2011 (diunduh 12 Juli 2013) Tersedia dari: URL:HYPERLINX http://www.uptodate.com/contents/hepatorenal-syndrome
  19. 19. Farmakologis KOMBINASI NOREPHINEFRIN & ALBUMIN Albumin infusion plus administration of norepinephrine should also be considered i n the treatment of type I hepatorenal syndrome, when the patient is in the intensive care unit Tatalaksana… Runyon BA, Sterns RH, Forman JP.Hepatorenal Syndrome. Uptodate [serial online] Version 19.3. Nov 2011 (diunduh 12 Juli 2013) Tersedia dari: URL:HYPERLINX http://www.uptodate.com/contents/hepatorenal-syndrome
  20. 20. Farmakologis KOMBINASI ANALOG VASOPRESIN & ALBUMIN •Ornipresin & Terlipressin •Kombinasi dengan pemberian albumin atau TIPS •Memperbaiki kelainan hemodinamik sistemik dan renal Tatalaksana… Runyon BA, Sterns RH, Forman JP.Hepatorenal Syndrome. Uptodate [serial online] Version 19.3. Nov 2011 (diunduh 12 Juli 2013) Tersedia dari: URL:HYPERLINX http://www.uptodate.com/contents/hepatorenal-syndrome
  21. 21. Intervensi Transplantasi hati TIPS (Transjugular Intrahepatic Portosystemic Shunt) Pada 75% kasus TIPS akan memperbaiki perfusi ginjal dan menurunkan aktivitas RAAS Hemodialisa Hemodialisa sering dilakukan untuk mengontrol gejala azotemia dan menjaga keseimbangan elektrolit sebelum dilakukan transplantasi hati Tatalaksana… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  22. 22. SHR Tipe 1 Prognosis buruk bila tanpa intervensi 80% meninggal dalam 2 minggu 10% bertahan hingga 3 bulan SHR Tipe 2 50% bertahan hingga 5 bulan 20% bertahan hingga 1 tahun Prognosis… Setiawan PB, Kusumobroto H. Sindrom Hepatorenal. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S, editor. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia; 2006.h.681
  23. 23. Sindrom gangguan fungsi ginjal akibat penyakit hati tingkat berat (akut/kronis) yang bersifat fungsional Dapat terjadi pada kasus penyakit hati bukan cirrhosis AKI tipe prerenal yang menyebabkan hipoperfusi ginjal Dasarnya adalah hipertensi portal dan vasodilatasi a. splangnik SHR diklasifikasikan menjadi SHR tipe 1 dan 2 SHR bisa tanpa disertai kenaikan kreatinin serum Diagnosis bersifat peresklusionam Tatalaksana nonfarmakologis, farmakologis dan intervensional Prognosis buruk Take home messege…
  24. 24. Final

×