MENINGKATKAN KEMAMPUAN VOCABULARY DENGAN
MENGGUNAKAN MEDIA WORD WALL SISWA KELAS VII
SMPN 2 CILAMAYA KULON
KARAWANG
PROPOS...
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi
(dihasilkan oleh ala...
Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah mencakup komponen-komponen
bahasa

yang

berupa

keterampilan

mendengarkan

(liste...
kosakata, siswa tidak dapat mengkomunikasikan pikiran dan idenya dengan jelas
seperti yang diinginkan seperti lisan maupun...
tunjukan pada siswa kelas VII SMPN 2 Cilamaya Kulon- Karawang dengan
judul “ Meningkatkan Kemampuan Vocabulary dengan Meng...
a. Penggunaan

media

Daftar

Kata

(wordwall)

akan

meningkatkan

kemampuan vocabulary siswa.
b. Adanya kesulitan dalam ...
E. Kegunaan Penelitian
Penelitian ini di harapkan dapat berguna bagi semua pihak, yaitu:
1. Manfaat Teoritis
Secara umum h...
F. Penjelasan Istilah
Untuk menghindari kesalah pahaman pembahasan istilah dalam penelitian ini,
maka penulis akan menjela...
G. Kerangka Berpikir

siklus 1

preparation
siklus 2

Action
siklus 3

Replection

Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus...
Meningkatkan kemampuan vocabulary dengan menggunakan media word wall siswa kelas vii smpn 2 cilamaya kulon
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Meningkatkan kemampuan vocabulary dengan menggunakan media word wall siswa kelas vii smpn 2 cilamaya kulon

30,622 views

Published on

Published in: Education
1 Comment
16 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
30,622
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
13
Actions
Shares
0
Downloads
1,085
Comments
1
Likes
16
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Meningkatkan kemampuan vocabulary dengan menggunakan media word wall siswa kelas vii smpn 2 cilamaya kulon

  1. 1. MENINGKATKAN KEMAMPUAN VOCABULARY DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA WORD WALL SISWA KELAS VII SMPN 2 CILAMAYA KULON KARAWANG PROPOSAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Menempuh Gelar Sarjana (S-1) pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP-UNSIKA Disusun Oleh: Irma Nurmayanti NPM: 1041172106026 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG 2013
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran. Bahasa inggris memegang kunci sebagai bahasa internasional. Bahasa inggris adalah alat komunikasi antar orang- orang di dunia untuk perdagangan, social-budaya, ilmu pengetahuan dan tujuan teknologi. Apabila dikaji lebih jauh peranan bahasa tidak lain adalah sebagai penghubung antar Negara. Selain itu penguasaan bahasa adalah sebagai salah satu aspek tolak ukur seberapa berkembang potensi suatu bangsa dalam mengembangkan sistem pendidikan di negara tersebut. Di era globalisasi ini, bahasa Inggris memiliki peranan penting dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dituntut untuk memiliki keandalan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, yang di Indonesia merupakan bahasa asing. Mengingat hal tersebut, pemerintah menetapkan pembelajaran bahasa Inggris mulai diajarkan di tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK.
  3. 3. Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah mencakup komponen-komponen bahasa yang berupa keterampilan mendengarkan (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing). Dari keempat keterampilan tersebut, Untuk bisa meningkatkan 4 kemampuan tersebut maka harus memperbanyak kosakata atau meningkatkan vocabulary. Kosa kata (vocabulary) adalah kata-kata yang dipahami orang baik maknanya maupun penggunaannya. Penguasaan kosa kata merupakan hal terpenting yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa inggris, karena pembelajaran bahasa inggris tidak mungkin siswa untuk membaca, menulis, dan berbicara bahasa inggris atau bahasa asing tanpa mempunyai pengetahuan kosa kata yang cukup. Mempelajari kosa kata baru tidak hanya mengingat bentuk kata tapi juga mengerti arti dari kosa kata baru tersebut. Menurut Juhendi (2011: 4) dalam penelitiannya mengatakan bahwa “vocabulary is a vital aspect in language, because it appears in every skill of language including listening, speaking, reading and writing skills. Many people realize that their vocabulary is limited so that they have difficulties in expressing their idea”. Kosakata adalah aspek utama dalam bahasa inggris, karena kosa kata ada dalam setiap kemampuan dalam bahasa inggris termasuk kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Banyak orang sadar bahwa kosa kata mereka terbatas jadi mereka mereka mempunyai kesulitan dalam mengekspresikan ide mereka. Jadi jika seorang siswa lemah dalam penguasaan
  4. 4. kosakata, siswa tidak dapat mengkomunikasikan pikiran dan idenya dengan jelas seperti yang diinginkan seperti lisan maupun tulisan. Kurangnya kosakata yang didapat oleh siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya seperti kurangnya membaca karena tidak ada ketertarikan dalam membaca tersebut, maka dari itu untuk meningkatkan vocabulary siswa guru harus menggunakan media yang tepat dan menarik seperti media Daftar Kata (wordwall). Agar pembelajaran vocabulary di kelas lebih bermakna dan menyenangkan buat para siswa maka penulis mencoba menggunakan pendekatan dan media pembelajaran vocabulary yang dinamakan dengan wordwall, dengan menggunakan media pembelajaran Daftar Kata (wordwall) maka siswa akan lebih bersemangat dalam belajarnya, karena Wordwall adalah kumpulan kosakata yang terorganisir secara sistematis yang ditampilkan dengan hurup yang besar dan ditempelkan pada dinding suatu kelas. Jadi siswa akan merasa tertarik untuk mempelajari vocabulary melalui media Daftar Kata (wordwall) karena dengan adanya media yang bervariasi maka siswa akan lebih termotivasi semangat belajarnya seperti menggunakan media daftar kata (wordwall) ini. Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas, maka penelitian ini di laksanakan untuk mengetahui peningkatan dalam kemampuan vocabulary siswa dengan menggunakan media Daftar Kata (wordwall). Penelitian ini di
  5. 5. tunjukan pada siswa kelas VII SMPN 2 Cilamaya Kulon- Karawang dengan judul “ Meningkatkan Kemampuan Vocabulary dengan Menggunakan Media Daftar Kata (wordwall)”. B. Identifikasi Masalah 1. Apakah dengan menggunakan media Daftar Kata (wordwall) bisa meningkatkan kemampuan vocabulary? 2. Adakah perbedaan yang signifikan menggunakan media Daftar Kata (wordwall) dengan media- media yang lainnya dalam meningkatnya kemampuan vocabulary siswa? 3. Adakah kesulitan dalam menerapkan media pembelajaran Daftar Kata (wordwall) dalam berlangsungnya proses pembelajaran? 4. Apakah dengan media Daftar Kata (wordwall) bisa membuat siswa lebih tertarik untuk mempelajari vocabulary? 5. Bagaimana peningkatan kemampuan vocabulary siswa setelah di terapkan media Daftar Kata (wordwall)? C. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Pembatasan Masalah Agar dalam pembahasan masalah tidak meluas dan hasil yang dicapai lebih akurat, peneliti membatasi masalah sebagai berikut.
  6. 6. a. Penggunaan media Daftar Kata (wordwall) akan meningkatkan kemampuan vocabulary siswa. b. Adanya kesulitan dalam menerapkan pembelajaran Vocabulary dengan mengunakan media Wordwall 2. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah tersebut maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah: a. Apakah penggunaan media Daftar Kata (wordwall) akan meningkatkan kemampuan vocabulary siswa? b. Apa sajakah kesulitan dalam menerapkan pembelajaran Vocabulary dengan menggunakan media wordwall? D. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan yang telah dirumuskan, penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peningkatan dalam kemampuan vocabulary siswa dengan menggunakan media Daftar Kata (wordwall) serta untuk mengetahui kesulitan dalam menerapkan kemampuan vocabulary dengan menggunakan media wordwall.
  7. 7. E. Kegunaan Penelitian Penelitian ini di harapkan dapat berguna bagi semua pihak, yaitu: 1. Manfaat Teoritis Secara umum hasil penelitian ini di harapkan dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan tentang bahasa Inggris, terutama pada penguasaan vocabulary melalui media Daftar Kata (Wordwall). Hasil penelitian ini di harapkan dapat memberikan konstribusi sebagai salah satu pemecahan masalah pemebelajaran dalam kelas. 2. Manfaat Praktis 1. Bagi Guru: a. Sebagi bahan masukan guru bahwa media Daftar Kata (Wordwall) dapat digunakan dalam proses pembelajaran sebagai alternatif dari pembelajaran biasa. b. meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran agar lebih menarik. 2. Bagi Siswa: a. Membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan vocabulary b. Dapat meningkatkan motivasi dalam pembelajaran di kelas. 3. Bagi Peneliti Hasil penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan vocabulary dengan menggunakan media wordwall
  8. 8. F. Penjelasan Istilah Untuk menghindari kesalah pahaman pembahasan istilah dalam penelitian ini, maka penulis akan menjelaskan beberapa definisi dari istilah berikut ini: 1. Vocabulary: Menurut Juhendi (2011: 4) dalam penelitiannya mengatakan bahwa “vocabulary is a vital aspect in language, because it appears in every skill of language including listening, speaking, reading and writing skills. Many people realize that their vocabulary is limited so that they have difficulties in expressing their idea”. Kosakata adalah aspek utama dalam bahasa inggris, karena kosa kata ada dalam setiap kemampuan dalam bahasa inggris termasuk kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Banyak orang sadar bahwa kosa kata mereka terbatas jadi mereka mereka mempunyai kesulitan dalam mengekspresikan ide mereka. 2. Media: Menurut Gerlach & Ely (1971) dalam Arsyad (2007: 3) mengatakan bahwa Media berasal dari bahasa latin medius yang asecara harfiah berarti tengah, perantara, atau pengantar. 3. Wordwall adalah kumpulan kosakata yang terorganisir secara sistematis yang ditampilkan dengan hurup yang besar dan ditempelkan pada dinding suatu kelas.
  9. 9. G. Kerangka Berpikir siklus 1 preparation siklus 2 Action siklus 3 Replection Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus. 1. Siklus Pertama Yaitu mencari materi, merancang RPP. Pre-test, kegiatan ini boleh ada boleh tidak. Memberi tindakan atau perlakuan, kemudian mengadakan pengujian. 2. Siklus Kedua. Yaitu Menganalisa hasil, refleksi dan memberikan tindakan. 3. Siklus Ketiga Menganalisa hasil dan refleksi

×