Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Demografi ideologi

807 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Demografi ideologi

  1. 1. “PENDUDUK DAN IDEOLOGI POLITIK”Oleh :Doddy Rochadi 7416120190Zakaria 7416120198
  2. 2. Latar BelakangDemografi (kependudukan) berasaldari bahasa Yunani, yaitu demos –penduduk dan Grafien – tulisanatau dapat diartikan sebagai studiilmiah tentang jumlah, persebaran dankomposisi kependudukan sertabagaimana ketiga faktor tersebutberubah dari waktu ke waktu.
  3. 3. Tiga komponen perubahan• cacah kelahiran (fertilitas),• kematian (mortalitas)• migrasi.Sedangkan dua faktor penunjang lainnyamobilitas sosial dan tingkat perkawinan
  4. 4. Apakah terdapat hubungan antarapenduduk dengan ideologi politik?• Penduduk atau warga suatu negara ataudaerah, orang yang secara hukum berhaktinggal di daerah tersebut• Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulanmanusia yang menempatiwilayah geografi dan ruang tertentu.• Dr. KARTOMOPenduduk adalah semua orang yang mendiamisuatu wilayah tertentu pada waktutertentu, terlepas dari warga negara atau bukanwarga negara
  5. 5. Unsur Suatu Negara• Rakyat,• Wilayah,• Pemerintahan yang berdaulat, dan• Pengakuan dari negara lainPenduduk = rakyat adalah komponen pembentukan negara.
  6. 6. PERAN PENDUDUK SUATU NEGARA• Rakyat suatu negara meliputi penduduk danbukan penduduk (orang asing)• Penduduk mempunyai peran yang strategissebagai SDM dalam pembangunan sebuahnegara.• Kualitas sumber daya manusia (human capital)menentukan kemajuan dan kemakmuransuatu negara.
  7. 7. PENDUDUK DAN POLITIK NEGARA• Penduduk adalah objek sekaligus subjek dari pembangunandalam sebuah negara.• Sebagai objek pembangunan artinya bahwa tujuan ideologipembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraanmasyarakat• Sebagai subyek Penduduk mempunyai peranan dalam bidangpolitik yakni penduduk dapat menentukan seorang pemimpinnegara, penduduk dapat mencalonkan diri sebagai pemimpinnegara,• Negara dalam hal ini adalah “payung” tempat manusia diaturmelalui kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan kepribadianbangsa
  8. 8. PENDUDUK SEBAGAI KEKUATAN POLITIK• Dapat menggulingkanseorang pemimpinnegara. (peristiwa Mei1998)• Dapat merubah ideologipolitik sebuah negara(sejarah Eropa saat ituperubahan negarakerajaan berubah menjadinegara demokrasi)
  9. 9. Konsep Ideologi Politik• Sebagai suatu sistem kepercayaan yangmenjelaskan dan menjastifikasikan tatananpoitik yang dipilih suatu masyarakatChristenson, dalam bukunya “Ideologies and Modern Politics”
  10. 10. Fungsi Ideologi Politik• Fungsi ideologi untukmenuntun, mendukung, mendorong danmembatasi tindakan-tindakan politikperseorangan, kelompok maupunnegara.Menurut Christenson, et.al.
  11. 11. Prinsip Ideologi Politik• Perceptual Selectivity• Rationality (alasan pembenar/ legitimasi )• Scriptualisme (pertentangan ideologi )• Normative Certitude (untuk moral sense dansebagai landasan aktivitas politik(fundamentalisme politik)• Trancendentalism (visi transendetal misalnyamewujudkan ketertiban masyarakat)
  12. 12. PRINSIP PAHAM DEMOKRASI• Filosofis demokratis tergantung padakonsensus sosial dengan pandangan padaperkembangan, didasarkan ataskebebasan, persamaan dan partisipasi politik.• Suatu sistem perwakilan dengan sistempemilihan kekuasaan mayoritas
  13. 13. PRINSIP PAHAM KOMUNIS• Tidak mengenal kelas-kelas sosial• Ekonomi komando dikelola oleh ikatan produsenyang sama dan bersifat bebas• Kesadaran sosial yang tinggi, orang bekerja tanpainsentif• Produktivitas sangat tinggi,sehingga hasil yang adacukup memenuhi kebutuhan• Meluasnya persamaan tetapi bukan persamaanmutlak
  14. 14. Bentuk Ideologi Politik• Kapitalisme• Liberalisme• Sosialisme• Posmodernisme danposmarsisme• Faham Keagamaan• Ideologi Pancasila
  15. 15. DEMOKRASI POLITIK DI INDONESIASebagai pelaksanaan nilaidemokrasi, partisipasi masyarakat dalampolitik memiliki peran penting. Karenadalam Negara demokrasi semuabersumber pada rakyat, oleh rakyat, danuntuk rakyat
  16. 16. PARTISIPASI BERPOLITIK DIINDONESIATercantum dalam UUD 1945 pasal 28, diaturdalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005mengenai jaminan hak-hak sipil danpolitik, dimana poin-poin hak yang harusdilindungi oleh Negara mengenai hakberpendapat, hak berserikat, hak memilih dandipilih, hak sama dihadapan hukum danpemerintahan, hak mendapatkan keadilan, dll.
  17. 17. KESIMPULANPenduduk dan politik merupakan komunitashidup, yakni komunitas negara, karena keduanyaada tatanan kehidupan yang akan salingmembutuhkan, saling terkait, dan salingmenentukan

×