Pendanaan 2

2,777 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,777
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
156
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pendanaan 2

  1. 1. PENDANAAN Vii<br />BY:<br />IrfalIrwant<br />
  2. 2. MENERBITKAN SAHAM : (lanjutan)<br />MASUK BURSA :<br />Jika “masuk bursa” (going public) perusahaan harus melakukan penawaran saham perdana (initial public offering-IPO) yaitu penerbitan saham kepada publik untuk pertama kalinya --- tujuan menjadi perusahaan terbuka dan punya modal kuat untuk ekspansi usaha tanpa harus melakukan hutang.<br />Beberapa kelemahan IPO :<br />Menginformasikan kondisi keuangan kepada masyarakat investasi, laporan berkala kepada Securities Exchange Commision (SEC) --- biaya mahal.<br />Bisnis kecil kesulitan meyakinkan investor, harga cenderung rendah --- menyerahkan sebagian perusahaan scr cuma-Cuma<br />Terdilusinya struktur kepemilikan, kendali pemilik awal terhadap perusahaan lebih kecil, deviden dialokasikan kepada lebih banyak pemilik<br />Biaya tinggi : jasa pelayanan bank investasi (penasehat & penempatan saham bagi para investor) : biaya hukum : akuntansi : percetakan --- bisa mencapai 10 % dari harga IPO.<br />IrfalIrwant, Introduction To Business, 2010<br />
  3. 3. MENERBITKAN SAHAM : (lanjutan)<br />MASUK BURSA :<br />Setelah menerbitkan saham ke publik, perusahaan wajib mendaftarkan sahamnya pada bursa saham shg memungkinkan investor menjual saham yang dibeli kepada investor lain dari waktu ke waktu.<br />Bursa saham akan bertindak sebagai pasar sekunder dimana sekuritas yang ada bisa diperdagangkan di kalangan para investor. Investor memiliki fleksibilitas menjual saham yang tidak ingin dimiliki lagi.<br />NYSE, AMEX, NIKKEI, Hangseng, dll<br />Perusahaan yang umumnya membeli sejumlah besar saham :<br />Perusahaan asuransi dan dana pensiun --- premi nasabah diinvestasikan pada sekuritas untuk membiayai operasi perusahaan dan klaim.<br />Reksa dana saham (stock mutual funds) --- menginvestasikan kumpulan dana dari investor perorangan kedalam saham.<br />
  4. 4. Perbandingan metode pendanaan melalui hutang danpendanaan melalui ekuitas perusahaan<br />Kreditor<br />(bank komersial,<br />Lembaga simpan pinjam,<br />Perusahaan pendanaan)<br />Pinjaman<br />Pembayaran bunga & pinjaman pokok<br />Pembayaran Obligasi Korporat<br />Kreditor<br />(dana pensiun, asuransi<br />Reksa dana obligasi),<br />Operasi<br />Perusahaan<br />Laba<br />Perusahaan<br />Pembayaran Kupon & Pinjaman pokok<br />Saldo Laba<br />Investor<br />(dana pensiun, asuransi,<br />Reksa dana saham,<br />Investor perorangan)<br />Pembelian saham perusahaan<br />Pembayaran dividen<br />IrfalIrwant, Introduction To Business, 2010<br />
  5. 5. Bagaimana perusahaan menerbitkan sekuritas ?<br />Penawaran publik (public offering) : Menunjukkan penjualan sekuritas kepada publik(IPO untuk go publik dan penawaran sekuritas tambahan untuk perusahaan yang telah go publik)<br />Persiapan :<br />Bank Investasi memberikan saran kepada perusahaan mengenai jumlah saham atau obligasi yang dapat diterbitkan.<br />Jumlah saham berlebihan --- harga pasar turun<br />Obligasi --- tanggal jatuh tempo, tarif kupon, jaminan, etc<br />Penjaminan<br />Penawaransekuritas dijamin (underwritten) : bank investasi menjamin harga diterima emiten --- menanggung resiko apabila terjual harga rendah.<br />Basis usaha terbaik (best-efforts basis) : bank investasi tidak menjamin harga diterima emiten <br />Sindikat penjaminan (underwriting syndicate) : Sekelompok bank investasi berbagi tanggungjawab menjaminkan sekuritas (setiap bank diberi alokasi penjaminan tertentu) --- penerbitan sekuritas jumlah banyak.<br />
  6. 6. Bagaimana perusahaan menerbitkan sekuritas ?<br />Distribusi : <br />Mendaftarkan perusahaan emiten kepada Securities and Exchange Commision (SEC) dengan memberikan prospektus (prospectus) : dokumen yang mengungkapkan informasi keuangan yang relevan mengenai sekuritas dan perusahaan yang menerbitkannya.<br />Setelah SEC menyetujui pendaftaran kemudian propektus didistribusikan kepada investor. (mis. perusahaan asuransi, dana pensiun, dll)<br />Alternaif penempatan langsung (private placement) : sekuritas hanya dijual kepada satu atau sekelompok investort Bank investasi sebagai penasehat (mengenali calon invsetor, dll) --- biaya lebih murah, resiko lebih tinggi (saham mungkin tidak habis terjual)<br />Biaya emisi (floating costs) : biaya menerbitkan sekuritas; termasuk biaya jasa konsultasi dan penjualan untuk bank investasi, beban percetakan dan biaya pendaftaran.<br />IrfalIrwant, Introduction To Business, 2010<br />
  7. 7. Pendanaan dari suplier<br />Kemudahan pembayaran dalam jangka waktu tertentu yang diberikan pemasok untuk melunasi tagihannya. Beberapa hal perlu diperhatikan :<br />Perusahaan harus bisa mengatur penjadwalan dengan baik sehingga pada saat jatuh tempo pembayaran sudah ada dana masuk dari pendapatan.<br />Menghemat beban bunga<br />Likuiditas dana difokuskan pada beban SDM<br />Pendanaan oleh pemasok<br />Perusahaan menerima persediaan dari pemasok<br />Perusahaan menjual dan menbayar pemasok untuk persediaan<br />Persediaan digunakan perusahaan memproduksi produk<br />1 Maret<br />1 April<br />1 Mei<br />1 Juni<br />1 Juli<br />1 Agst<br />Perusahaan melunasi hutangnya kepada pemberi penjaman<br />Perusahaan meminjam dana untuk membayar pemasok<br />Tidak ada pendanaan oleh pemasok<br />
  8. 8. Sewa Guna Usaha<br />Beberapa perusahaan memilih untuk mendanai penggunaan aktiva dengan melakukan sewa guna usaha (leasing) yaitu menyewa aktiva selama jangka waktu tertentu.<br />Memiliki kendali penuh atas aktiva yang disewa tersebut.<br />Mengembalikan aktiva pada waktu yang telah ditentukan dalam kontrak sewa. <br />
  9. 9. MENENTUKAN STRUKTUR MODAL<br />Perusahaan harus menentukan struktur modal (capital structure)-nya yaitu jumlah pendanaan melalui hutang dibandingkan melalui ekuitas. Pertimbangan didasarkan pada kondisi masing-masing perusahaan :<br />Hutang kadang lebih disukai karena bunga dihitung sebagai beban sehingga mengurangi laba dan tidak dihitung pajak<br />Terlalu banyak hutang akan menimbulkan gagal bayar karena beban bunga tinggi<br />Jika pendanaan melalui ekuitas perusahaan bisa menahan sebagian labanya atau menerbitkan saham baru untuk mendapatkan tambahan modal<br />
  10. 10. MENGUBAH STRUKTUR MODAL<br />Beberapa alasan :<br />Respons atas perubahan kondisi perekonomian misal pertumbuhan ekonomi dan suku bunga.<br />Pertumbuhan ekonomi lambat, laba menurun, perusahaan cenderung mengurangi hutang<br />Suku bunga menurun bila perlu layak menambah hutang<br />Mengubah jumlah saham yang beredar<br />Menerbitkan lembar saham tambahan --- menambah jumlah<br />Menambah modal ekspansi perusahaan, dll<br />Membeli kembali saham yang beredar --- mengurangi jumlah<br />Meningkatkan nilai perusahaan (membeli saat harga rendah untuk menaikkan harga jual)<br />Keputusan struktur modal akan secara signifikan mempengaruhi pengembalian atas ekuitas<br />
  11. 11. PENYELESAIAN MASALAH HUTANG<br />Bahaya utama meminjam terlalu banyak adalah tidak mampu melunasi. Konsekuensi ekstrem adalah kegagalan bisnis yang memaksa menjual aktiva untuk melunasi hutang.<br />Antisipasi kondisi tsb dengan terlebih dahulu mempertimbangkan penyelesaian informal dengan kreditor sebelum terjadi konsekuensi hukum. Penyelesain yang umum dilakukan :<br />Perpanjangan waktu (ekstension)<br />Komposisi<br />Likuidasi langsung (private liquidation)<br />Penyelesaian formal<br />IrfalIrwant, Introduction To Business, 2010<br />
  12. 12. Penyelesaian hutang (lanjutan)<br />Perpanjangan waktu (extension) : Pemberian tambahan waktu bagi sebuah perusahaan untuk memperoleh kas yang dibutuhkan guna melunasi hutangnya pada para kreditor.<br />Masalah keuangan sementara<br />Kreditor kadang memberikan beberapa persyaratan<br />Komposisi (composition) : Kesepakatan yang menyatakan bahwa perusahaan akan membayar sebagian hutangnya kepada kreditor.<br />Membayar sebagian dari hutang, mengangsur secara parsial.<br />
  13. 13. Penyelesaian hutang (lanjutan)<br />Likuidasi langsung (private liquidation) : Kreditor secara informal meminta perusahaan yang gagal melakukan pembayaran dengan melikuidasi (menjual) aktivanya untuk melunasi hutangnya.<br />Jika perpanjangan atau komposisi sudah tidak mungkin dilakukan.<br />Waktu dan biaya yang digunakan lebih cepat karena tanpa melalui proses peradilan formal (cukup melalui notaris)<br />Penyelesaian formal : Penyelesaian masalah keuangan perusahaan secara formal dalam sistem peradilan.<br />Dapat dilakukan reorganisasi atau likudasi atas kepailitan tergantung estimasi nilai dari masing-masing pilihan oleh tim apraisal.<br />Nilai likuidasi : jumlah dana yang akan diterima sebagai hasil dari likuidasi sebuah perusahaan.<br />
  14. 14. Penyelesaian hutang (lanjutan)<br />Penyelesaian formal ….. Lanjutan<br />Reorganisasi :<br />Penghentian sebagian bisnis perusahan, penempatan fokus pada bisnis perusahaan yang lain, perubahan struktur organisasi dan perampingan.<br />Pengadilan akan menunjuk komite kreditor yang akan bekerjasama dengan perusahaan merestrukturisasi perusahaan.<br />Restrukturisasi dibawa ke pengadilan untuk diawasi pelaksanaannya dengan persetujuan para kreditor <br />Likuidasi atas kepailitan<br />Perusahaan dinyatakan pailit oleh putusan pengadilan<br />Perusahaan diminta menyerahkan daftar kreditor dan laporan keuangan terakhirnya<br />Likuidasi dilkukan secara terbuka hasilnya diprioritaskan untuk melunasi semua hutangnya.<br />

×