Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
DIAGNOSIS TB TUBERKULIS vs T SPOT-TB      Kel.3 tutorial 21         IQNU S.B.      RHAUDATUL Z.      MAKHFUDZ D.S.
RESUME KASUS PEMICUSeorang laki-laki 30 tahun datang ke puskesmas dengankeluhan batuk berdahak yang bercampur darah. Batuk...
STEP I : Menentukan Masalah              (Problem) Pasien•   Problem diagnosis.•   Problem terapi.•   Problem harm.•   Pro...
STEP II : Analisis PICO.•   Patient/Problem (P)•   Intervention (I)•   Comparison (C)•   Outcome (O)
STEP III : Menyusun Good Clinical         Answerable Question• 1. Bagaimana cara diagnosis TB yang memiliki  sensitifitas ...
STEP IV : Penelusuran Evidence.• Melalui website EBSCO :  http://www.search.ebscohost.com ,• Menggunakan keyword : TB Diag...
Dipilih artikel :TB :T. Meier, H.-P. Eulenbruch, P. Wrighton-Smith, G.   Enders, T. Regnath Sensitivity of a new   commerc...
STEP V : Jawaban Pertanyaan Klinik. – mudah dilakukan, hasilnya sangat jelas terlihat,   terukur, tepat, objektif, dan leb...
STEP VI : Menentukan Level of               Evidence• Hasil penelititan penegakan diagnosis TB  dengan ditemukannya 1 daft...
STEP VII : Critical Appraisal• Menggunakan ‘CONSORT CHECKLIST’
STEP VIII : Penerapan pada praktek.• Dengan memperhatikan beberapa kriteria kesamaan  kasus atau problem, dan variable ind...
Step IX : Evaluasi
KESAN DAN PESAN• Selama mengerjakan tugas ini kami mempunyai beberapa  kesan dan pesan. Kesan yang kami dapatkan adalah,  ...
TRIMAKASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Diagnosis tb

1,392 views

Published on

Published in: Health & Medicine, Technology
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Diagnosis tb

  1. 1. DIAGNOSIS TB TUBERKULIS vs T SPOT-TB Kel.3 tutorial 21 IQNU S.B. RHAUDATUL Z. MAKHFUDZ D.S.
  2. 2. RESUME KASUS PEMICUSeorang laki-laki 30 tahun datang ke puskesmas dengankeluhan batuk berdahak yang bercampur darah. Batukdirasakan sejak 3 bulan yang lalu dan selama ini hanyaminum obat batuk yang dibeli di warung namun tidakmembaik. Pasien menyatakan sejak batuk ini beratbadannya menurun, merasa lesu, sering demam, dantidak nafsu makan. Ayah pasien yang tinggal serumahdengannya juga memiliki batuk lama dan berobat tidakrutin. Dokter menduga pasien tersebut menderita TBdan berencana melakukan pemeriksaan lebih lanjut.TUGAS : Carilah bukti bersadarkan EBM tentang diagnosis TB!
  3. 3. STEP I : Menentukan Masalah (Problem) Pasien• Problem diagnosis.• Problem terapi.• Problem harm.• Problem prognosis.• Problem ekonomi/cost-effective.
  4. 4. STEP II : Analisis PICO.• Patient/Problem (P)• Intervention (I)• Comparison (C)• Outcome (O)
  5. 5. STEP III : Menyusun Good Clinical Answerable Question• 1. Bagaimana cara diagnosis TB yang memiliki sensitifitas dan spesifisitas tinggi, dan efektif?• 2. Apakah “enzyme-linked immunospot assay (T SPOT-TB)” merupakan cara mendiagnosis (pemeriksaan penunjang) yang memiliki sensitifitas dan spesifisitas tinggi, dan efektif?
  6. 6. STEP IV : Penelusuran Evidence.• Melalui website EBSCO : http://www.search.ebscohost.com ,• Menggunakan keyword : TB Diagnose didapatkan 645 hits.• Menggunakan keyword : TB Diagnose New didapatkan 4 hits.• Menggunakan keyword : TB Diagnose Easy didapatkan 8361 hits.• Menggunakan keyword : TB Diagnose Cheaper diddapatkan 561 hits.
  7. 7. Dipilih artikel :TB :T. Meier, H.-P. Eulenbruch, P. Wrighton-Smith, G. Enders, T. Regnath Sensitivity of a new commercial enzyme-linked immunospot assay (T SPOT-TB) for diagnosis of tuberculosis in clinical practice, 19 August 2005; 24: 529 –536.
  8. 8. STEP V : Jawaban Pertanyaan Klinik. – mudah dilakukan, hasilnya sangat jelas terlihat, terukur, tepat, objektif, dan lebih cepat – Penelitian ini (T SPOT-TB) merupakan salah satu cara yang mudah dilakukan, dan hasilnya sangat jelas terlihat dan terukur. Tes T SPOT-TB adalah cara yang lebih baik, tepat, objektif, dan lebih cepat dari pada TST dan jauh lebih berguna untuk algoritma diagnosis bagi seseorang yang diduga menderita TB.
  9. 9. STEP VI : Menentukan Level of Evidence• Hasil penelititan penegakan diagnosis TB dengan ditemukannya 1 daftar dari level 1, maka penelitian ini termasuk level 4.
  10. 10. STEP VII : Critical Appraisal• Menggunakan ‘CONSORT CHECKLIST’
  11. 11. STEP VIII : Penerapan pada praktek.• Dengan memperhatikan beberapa kriteria kesamaan kasus atau problem, dan variable individual pasien dapat disimpulkan bahwa hasil pencarian evidence ini dapat diterapkan pada kasus pasien. – umur – jenis kelamin, – riwayat BCG vaksinasi – Pasien yang terdiagnosis TB pulmonal 73 pasien dan TB extrapulmonal sebanyak 8 pasien, sehingga menguatkan kecocokan dan bisa diterapkannya penelitian berdasarkan fakta-fakta ini pada pasien di skenario.
  12. 12. Step IX : Evaluasi
  13. 13. KESAN DAN PESAN• Selama mengerjakan tugas ini kami mempunyai beberapa kesan dan pesan. Kesan yang kami dapatkan adalah, penugasan ini sangat berguna dalam menunjang proses pembelajaran blok Respirasi. Seperti pada umumnya, metode pembelajaran mandiri lebih bisa diserap karena cara belajar masing-masing mahasiswa bebeda.• Pesan yang ingin kami sampaikan adalah semoga dengan terselesaikannya penugasan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Sejujurnya kami mendapat sedikit mendapatkan beberapa kesulitan, namun kami terus berusaha untuk memecahkannya. Akhirnya kami bisa menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Semoga hasil yang kami capai bisa maksimal. Amin.
  14. 14. TRIMAKASIH

×