Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Revisi ITE (RDPU DPR RI)

578 views

Published on

Flyer "Revisi UU ITE" ini adalah salah satu materi yang disampaikan kepada Komisi I DPR RI ketika Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) perdana tentang Revisi UU ITE, Rabu 3 Februari 2016. 6 (enam) narasumber yang diundang untuk memberikan pendapat adalah (urut abjad): Bayu Wardhana (Sahabat untuk Informasi dan Komunikasi yang Adil / SIKA), Danrivanto Budhijanto (Staf Khusus Menkominfo) - tidak hadir, Donny B.U. (ICT Watch), Firdaus Cahyadi (Yayasan Satu Dunia), Sigid Suseno (FH UNPAD) dan Teddy Sukardi (Federasi Teknologi Informasi Indonesia / FTII). Turut hadir pula sejumlah perwakilan elemen masyarakat sipil antara lain (urut abjad): Amir Effendi Siregar (PR2Media), Anggara Suwahju (ICJR), Asep Komarudin (LBH Pers), Blandina Lintang Setiati (ELSAM), Damar Juniarto (SAFEnet) dan Paulus Widiyanto (Mantan Anggota Komisi I DPR RI). Acara dimulai pukul 10.45 WIB dan selesai pukul 11.45 WIB. RDPU akan dilanjutkan dengan menghadirkan sejumlah pihak untuk memberikan masukan. Adapun naskah Revisi UU ITE dapat didownload di http://www.slideshare.net/internetsehat/draft-revisi-uu-informasi-dan-transaksi-elektronik-ite

Published in: Internet
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Revisi ITE (RDPU DPR RI)

  1. 1. 'á . u Ienuwiwš; F- E IIInHE-iiñt www h Q^åNllvllH>šH-š'? -( f Miuam mu. › namn I; vnANLuP ? " » vwjjjfj I » a ' f E! [IELV A m ; Ajaa : W 'Wzngrt Il. minut: Hui owrixiåzlnllrñonyl: '-"(: '.-1L: «“ I V ”I” nziol: *:1 "Na: ny i? vf-sutsšanvvzxsi "JT-I, iizll urcnw: m r : Hi: elivzu 015:: : C'›^'”Dn: :x »km šuulazgmsusyn mun. «ua; :§: I:<II. o:u. Junnu-m »Hu : zuioclilcxu: lnxzlunzlwcliL-izll muna, mmll; uralmnxp_ II: :HN! :L: _*: l.1I| U:. Iaq: l§; l.1!| lr: ||. uuni'nzpt: ) i” ; :1 I : [mu, ;Ic; .yI1:u: ;ur: _›. -, ; ›;, »(; ;n: ;; : aina: Iikñilny- tunnu: tai. : Ung-a suu, IIIIII; huku* unit: : : musta (:4 . ›:i : xzxšllvç: . . : zur mi: I . :mu: Hzuntzsaltclrhlu i. 1IIIII. -I1I'§2›:1 »zu In? Ianmill: n cIIuI:1:-): t›: l:l. "r: |a m-r: tshm- l" H. : auim- namn iixiäullt Immi-z cxäwfnur: iISHLrHI h IsI1"›:1 léltuišzn Lagus (Hsiuli '3[:4u[; ):| s ammu : namn: -z-'n :4 : w v: I > : n “ : .«. ' : › " . ntlvh I l: M-:1:3-'N| :ain: nnnnnagjtün . nfšz *kl: nlzlinluluktay: u-uu: :1:›:1:: _|: I': III= I'L_I. .|& : JIH: t-ç" vzirzrizlr: :IZI: *P: 'ÄÄ*. ':›C1II›CVI: I 02mm. IIIIPLLIIITH_ 'wiki l a -"<: 'I'L* I - : mn| e;; [,›: p= Ilrzrjgz! ! : sumu: ol ; Mi gnu : namn auminlt; itki? cizlrzm nmgrt: namn: nuscmhmgiirza Inttvltzrf 24:* Irwin: >I 11:' f. :mu: muul- . zxclhliatugrålñ ”m Niš-“iliüñyk aus! ! »audi a: azmiácql : Maunula: max: rtslnctlhl* (: Ir: |r| sami [Lam Illll I: IIIHIVIGFIFIHVIV 'Hugh : lajin: m r mznü: uuwn: : I' - : man: "I i' mua : mxm: x-. I 'mm »Izun-nli Iltilwwnullvrállåšlll Iüluillrzleülu . me , v)^- ›- nz<1<: ›:x;1Isu. -aI-Ir: I-. ::: ›.*1»: I:: u:1:; :ns1 E1""; .› Inilwgijlllinuištl* Inltaevr: :: :*ux: Ii': C1v^1'= #-“1 JH* 4,. : m: : arnjnn: un; guni; g|ui= nl. «:cla oma: .z:4.= '|: |iI. «na. ›:. ›:1 : ülšrüghfluunlln onilnrvlalcxg Jlur lsannm; ,1:u: |«. :uIr: I.'-| I : mm: :nii: H nuunuu? "Wñläiä "V-*iiüš ”m” I' l ' L' 'WÅV- 7-*35751 'PH' mm_ . -;: ::Mess_| g›. i šfwwznsr: la! urzmzl 'Ö . '77 l T ar Inllerm iIL«_1:IIy: rL: H iha: nuunuu using Iu;1I| |IHL( Suuret: ". ..Setiap orang berhak UHtUk wécwknznr : tuun : :4 mu: m zi* : um nm: - ammuin berkomunikasi dan memperoleh nam; (Clilil luumu, ;WCIHCLIIIIIIISIIH »h-: Inl NHH: informasi untuk mengembangkan n: ;= aznnnulbzl: ;nuunuu . .naugnuonzszz : n ›I . f dan Iingkungan sosialnya, serta berhak m I maun_ crzuuzyç m . mm_ mer-r: :pannaan: unruk mencari, memperoleh, memiliki, v: vaa; zum. - menyimpan, mengolah, dan aina! 1v. . 3:; aga; Jun: : zmua" (: l»': w:l-: :| umu menyampaikan informasi dengan »ctsrttnl : mut: In: I›: IIa: I|: «,: |.1 mu: : mun. . : nu: menggunakan Sega/ a jenis saluran yang s. ;:; =I_vr: un1.r: Ikv= :sziil: :Hugin llšngw: :wzmglkáxázu: tersedia. .." K IIS] P1, Ainäciåš: k?: ys&š 'nl-Li : (;*l'| v:*› z,
  2. 2. "Revisi UU ITE Harus Selaras dengan Pembahasan Rancangan KUHP" Pada 22 Desember 2015. Presiden meIaIui surat bernomor R«79/Pres/12/2015 tertanggal 21 Desember 2015 resmi menyampaikan naskah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (RUU Revisi UU ITE) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), SeIasa(22/12). Menurut pemerintah, RUU Revisi UU ITE salah satunya difokuskan untuk menghindari muIti-tafsir terhadap penerapan Pasal 27 ayat (3) yang mengatur mengenai penghinaan dan/ atau pencemaran nama baik meIaIui sistem elektronik. Karena itu pemerintah mengusulkan pengurangan ancaman pidana dari semuIa 6 (enam) tahun menjadi 4 (empat) tahun seraya menegaskan bahwa pasaI tersebut merupakan delik aduan merujuk kepada pasaI 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur prinsip-prinsip pencemaran nama baik. Selain itu. RUU Revisi UU ITE juga mengatur mengenai perubahan ketentuan mengenai penggeledahan, penyitaan, penangkapan dan penahanan yang disesuaikan KUHAP. Adapun masukan dari sejumlah praktisi hukum yang tergabung daIam Institute for Criminal Justice Reform (ICJR). Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers dan Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (ELSAM) pada 23 Desember 2015 memberikan rekomendasi alternatif untuk revisi UU ITE tersebut sebagaimana berikutini: "Se/ uruh delik atau aturan pidana yang ada dalam UU ITE sebaiknya dicabut dan melakukan harmonisasi dengan Rancangan KUHP yang ada di DPR. Secara umum tidak ada pengaturan baru dalam UU ITE bag/ tu juga dalam RUU Perubahan UU ITE, semua aturan pidana atau delik tersebut te/ ah termuat dalam KUHP dan juga dalam Rancangan KUHP Hanya melakukan perubahan parsia/ terhadap ancaman pidana (pada UU ITE) akan berdampak pada ketidakkonsistenan atas upa ya kodifikasi total hukum pidana Indonesia. " Penghapusan seIuruh ketentuan pidana di dalam UU ITE. khususnya ketentuan mengenai pidana penghinaan dan pencemaran nama baik, turut disuarakan oleh Jaringan Akademisi untuk Kebebasan Berekspresi yang terdiri atas sejumlah dosen fakultas hukum dari UNAIR - Surabaya, UGM - Yogyakarta, UNPAD - Bandung, UI - Depok. UNAND - Padang, melalui siaran pers 4 Oktober 201 5. Agartidak ada kekosongan hukum, jaringan akademisi ini pun meminta agar ketentuan pidana yang di dalam UU ITE tersebut dikembalikan pengaturannya dalam KUHP Karena hal tersebut, menurut mereka. sejalan dengan rencana pemerintah dan DPR untuk melakukan koditikasi total seIuruh ketentuan pidana (generic crime) yang ada dalam semua peraturan perundang- undangan di Indonesia. ke daIam KUHP baru yang saat ini tengah dibahas pula di DPR. A s [Sasi masyarakat sipil menggelar diskusi déngán media untuk mendorong pqmerintah dan DPR menyegerakan pembahgsan revisi UU ITE, di Bakoel Koffie Cikini - 4 * arta, 30 November 2015. Diskusi diikgni olehjAliansi Jurnalis Independen (AJ/ ), Forum mokrasi Digital (FDD), Indonesia Cggggrfor Deradicalization and Wisdom (ICDW), ICT Watch, Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), LBH Pers, ELSAM, SAFEnet, dan Satu Duxnia. Ri/ is media hasi/ diskusi dapat diakses di http: //bi t. /y/ r// is-cso-i te
  3. 3. Catatan Kasus UU ITE sumber : wwwsafenetvoicaorg YANG DIADUKAN: 38 Anis, Aktivis, Pegawai Negeri Sipil, Ibu 38mm _ Tek ; das Rumah Tangga, Mahasiswa, Advokat, 1 Budayawan. Sosiolog. Karyawan_ Politisi, kasus 000 Penulis, Sastrawan. Perawat. Wartawan. Ustad, Tukan Sate, Pen amat, Jurnalis. seiak UU ITE bedaku N g g 000852016) STATUS I YANG MENGADU: KASUS UU ITE o Pejabat publik (Kepala daerah, kepala 20030015 instansi / departemem 62 I ' ' Kalangan profesi (dokter, jaksa. politisi) . 46 o Ka| angan berpunya (pemilik kasus Ieriodi di 2015 Ntecñasi perusahaan, pimpinan/ manajer) - Sesama warga (statusnya setara) Rincian Kasus per Tahun 70 60 t en 28 'n š 30 1 " 20 j 10 j' 0 , _ _ 2003 2009 2010 2011 2012 * 2013 2014 2015 Psl31 N 0 0 0 0 0 0 0 1 Psl29 I 0 0 0 0 0 f] 1 0 1 PsI23(2)I 0 0 0 0 1 I 1 2 5 PsI27(3)I 2 2 1 3 6 13 33 43 PsI27(1)I 0 0 o 0 0 U] 0 0 2 Somasi ; 0 0 0 0 0 ; 1 1 3 Dampak Pasal Pidana dalam UU ITE EtekJeri *IEJQYI Mulai umum ditemui sejumlah pengguna Internet di Indonesia yang mengalami efek jeri (chi/ /ing effect), Iantaran maraknya penggunaan pasal pidana dalam UU ITE. Mereka menjadi takut atau sangat khawatir untuk menyampaikan kebenaran, kritik sosial ataupun menyampaikan pendapat / ekspresi di Internet. Memilih untuk diam, akhirnya dirasa Iebih baik. Krisis Narasumber KriIis Setidaknya terjadi di Makassar. menurut LBH Pers, Sejak 2013 kuat Ierindikasi media mulai mengalami krisis narasumber kritis (vokal / berani). Narasumber tak Iagi berani melakukan kritik atau berbeda pendapat, karena mudah menjadi sasaran penuntutan menggunakan UU ITE, ketika Me"ul0"<'v's'00"f nuiwhxtxan oleh pendapatnya di media apapun kemudian muncul di Internet. ICT Watch Indonesša II Yrae! Savu! B11301- Gh Nu IEÅ Jukan: Miran 0012193493110 IIa10.i-u1w«| :h us I www mwmh m
  4. 4. k Furqan E. (Rudi Lombok) Terdakwa : Pekerjaan: Agen Wisata Ditahan . 12 hari + tahanan kota 6 bulan Dakwaan : Pasal 27 ayat 3 UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE Putusan : Bersa| ah (PN Mataram) Setelah memper- tanyakan tentang transparansi dan akuntablitas ” perjalanan dinas K e p a I a B a d a n . Promosi Pariwisata D a e r a h N u s a Tenggara Barat (BPPD NTB) melalui Facebook, Rudi Lombok kemudian dilaporkan atas dasar tuduhan pencemaran nama baik. Rudi, pencari nafkah untuk untuk istri dan ketiga anaknya tersebut, Iangsung mendekam di tahanan Mapolda NTB pada 11 Mei2015. Ervani Emi Handayani Terdakwa : Ervani Emi Handayani Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga Ditahan : 20 hari Dakwaan : Pasal 27 ayat 3 UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE Putusan Bebas (PN Bantui) Melalui Facebook. Ervani dianggap melakukan pencemaran nama baik terhadap pimpinan Jolie Jogja Jewelery. Status Facebook Ervani: "Kami rasa dia (Ayas - Red. ) nggak pantas dijadikan pimpinan Jolie Jogja Jewellery. Banyak yang lebay dan masih Iabil sepertl anak kecil! " Suami Ervani, petugas keamanan pada perusahaan tersebut, terpaksa harus mengundurkan diri karena harus membela hak dan kehormatan istrinya. Fadhli Rahim Terdakwa : FadhliRahim Pekerjaan: PNS Oinas Kebudayaan dan Padwisata KabmmsnGowa Ditahan : Bbulan Dakwaan : PasaI27ayut3UUNo11 tahunZOOB tentanglTE Putusan : BersaIaMPN Sungwmšnasa) Fadhli dituduh melakukan g ponoemarkan nama baik Bupan Gowa, b e r d a a a r k a n POBUNGGMVB 0808 @NP tertutup dI LINE. Fadhli menulls bahwa “com tldak Inovatlt dan (hupun) mngutlp fu dari Investor. Ibu karmung Fadhli yang barprofesi sebagai guru SMA, juga “dihukum” barupa mutasI lokasI kerinnyt hingga aejauh 40 km dari rumahnya.

×