Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Renja 2016 inspektorat

153 views

Published on

Renja 2016

Published in: Government & Nonprofit
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Renja 2016 inspektorat

  1. 1. PEMERINTAH KABUPATEN BANJAR INSPEKTORAT Jl. A. Yani No. 21 A Km. 37,900 Telp. (0511) 4772500 Martapura – Kalimantan Selatan www.inspektorat.banjarkab.go.id; email : inspektoratbanjar@gmail.com
  2. 2. 1 BAB I PENDAHULUAN Inspektorat Kabupaten Banjar dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 09 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjar yang kemudian dilakukan perubahan Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 20 12 tentang perubahan kedua, Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2012 tentang perubahan ketiga dan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2014 tentang perubahan keempat atas Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 09 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjar. Inspektorat Kabupaten Banjar adalah Aparat Pengawasan Fungsional merupakan salah satu Perangkat Daerah dalam bidang Pengawasan yang berada dan bertanggung jawab kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah Berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Banjar Nomor 32 Tahun 2009 disebutkan bahwa Tugas Pokok Inspektorat adalah ”Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintah di daerah kabupaten, pelaksanaan pembinaan atas penyelenggaraan pemerintah desa dan pelaksanaan urusan pemerintahan desa” Untuk menyelenggarakan tugas pokok diatas, Inspektorat Kabupaten Banjar dalam mempunyai fungsi : a. Perencanaan program pengawasan ; b. Perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Bupati ; c. Pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan bidang pemerintaha, perekonomian, pendapatan, kekayaan,
  3. 3. 2 kesejahteraan sosial, aparatur, kesatuan bangsa dan perlindungan masyarakat ; d. Penyelenggaraan urusan kesekretariatan ; e. Pembinaan terhadap Kelompok Jabatan Fungsional
  4. 4. 3 BAB II PERENCANAAN STRATEJIK A. RENCANA STRATEJIK 1. VISI Seiring dan sejalan dengan visi pemerintah Kabupaten Banjar serta sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Inspektorat Kabupaten Banjar mempunyai visi : ““Terwujudnya Pemerintahan Yang Baik Di Kabupaten Banjar Melalui Pengawasan Yang Profesional “. Pemahaman atas pernyataan visi tersebut mengandung makna terjalinnya sinergi yang dinamis antara Inspektorat dan seluruh stakeholder’s dalam memantapkan Penyelenggaraan kepemerintahan yang baik di Kabupaten Banjar secara terpadu. Sementara Pengawasan yang Profesional mengandung arti bahwa Aparat Pengawas Internal Pemerintah di lingkungan Inspektorat Kabupaten Banjar harus selalu meningkatkan kapasitas dan integritasnya. 2. M I S I Misi, adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai organisasi dalam mencapai visi, mencerminkan segala sesuatu yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Dengan pengertian ini pernyataan misi harus: (1) menunjukan secara jelas apa yang hendak dicapai oleh organisasi; (2) secara eksplisit mengandung apa yang harus dilakukan untuk mencapainya; dan (3) mengandung partisipasi masyarakat terhadap perkembangan bidang yang digeluti
  5. 5. 4 Misi Inspektorat Kabupaten Banjar merupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi inspektorat serta sebagai pemersatu gerak, langkah dan tindakan nyata bagi segenap komponen penyelenggara pemerintahan tanpa mengabaikan mandat yang diberikannya. Adapun Misi Inspektorat Kabupaten Banjar adalah : 1. Meningkatkan peranan pengawasan untuk mendorong terwujudnya akuntabilitas instansi Pemerintah Daerah serta terciptanya aparatur yang bersih. 2. Meningkatkan kualitas pengawasan dalam rangka meningkatkan kinerja instansi Pemerintah. 3. Menumbuh kembangkan sinergi pengawasan di lingkungan Aparatur Pengawasan Fungsional Pemerintah. 4. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Pemerintahan yang baik (Good Governance). 3. TUJUAN Tujuan organisasi pada dasarnya jangka panjang, yang harus diselesaikan selama waktu itu, dan akan mengarahkan kinerja tahunan organisasi. Tujuan mencerminkan pernyataan kondisi yang diinginkan dan bukan merupakan proses atau aktivitas. Untuk merealisasikan pelaksanaan Misi Inspektorat, perlu ditetapkan tujuan pengawasan Inspektorat Kabupaten Banjar (goal) yang akan dicapai dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Tujuan ini ditetapkan untuk memberikan arah terhadap program SKPD secara umum. Disamping itu juga dalam rangka memberikan kepastian operasionalisasi dan keterkaitan terhadap peran misi serta program yang telah ditetapkan.
  6. 6. 5 Dengan memperhatikan faktor kunci keberhasilan dari faktor internal yaitu adanya motovasi kerja aparatur yang tinggi namun belum didukung oleh kualitas aparatur serta faktor eksternal adanya program bimbingan teknis maupun pendidikan / pelatihan yang berorientasi kompetensi serta dukungan Bupati Banjar melalui kebijakan dan tersedianya peraturan perundang-undangan, maka tujuan pertama yang ingin dicapai oleh Inspektorat Kabupaten Banjar adalah : 1. Mewujudkan Aparat Pengawas Internal Pemerintah yang profesional. 2. Mewujudkan proses Pengawasan yang efektif obyektif, profesional dan proporsinal guna dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat, sehingga mampu meningkatkan kinerja instansi pemerintah dalam rangka memantapkan penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan prima.. 3. Mewujudkan peran Inspektorat sebagai APIP yang efektif, responsive dalam penanganan pengaduan masyarakat, antisipatif dan mampu menjadi solusi. Dari ketiga tujuan tersebut dirangkum menjadi tujuan utama Inspektorat Kabupaten Banjar yaitu Mewujudkan peran Inspektorat Kabupaten Banjar sebagai APIP yang efektif dan efisien, responsif, antisipatif dan menjadi solusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan prima di Kabupaten Banjar. 4. SASARAN Sasaran menggambarkan kegiatan atau upaya perbaikan atau penyempurnaan yang berkelanjutan yang harus dilaksanakan dengan berhasil. Sasaran yang baik melalui rumusan berorientasi
  7. 7. 6 pada kegiatan (action oriented) yang mudah dipahami dan dilaksanakan. Sasaran ingin dicapai dalam jangka waktu pendek biasanya satu tahun yang merupakan penjabaran dari tujuan (goal) yang telah ditetapkan. Sasaran yang ingin dicapai oleh Inspektorat Kabupaten Banjar selama kurun waktu jangka menengah lima tahun sesuai tujuan yang ingin dicapai dengan melalui : 1. Terwujudnya Aparat Pengawas Internal Pemerintah yang profesional. 2. Adanya Proses Pengawasan yang efektif obyektif, profesional dan proporsinal guna dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat, sehingga mampu meningkatkan kinerja instansi pemerintah dalam rangka memantapkan penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan prima. 3. Terwujudnya peran Inspektorat sebagai APIP yang efektif, responsive dalam penanganan pengaduan masyarakat, antisipatif dan mampu menjadi solusi. 5. STRAGTEGI DAN KEBIJAKAN INSPEKTORAT A. Strategi Strategi yang baik hendaknya memenuhi kriteria diantaranya ; 1. Gambaran atau rumusan yang sederhana sebagai bagian dari renstra, 2. Pengelompokan strategi berdasarkan perspektif yang bersangkutan yang merupakan rumusan paling dekat dengan tujuan organisasi 3. Penjelasan tentang hubungan kausal antar strategi. Strategi menggambarkan perspektif dengan beberapa komponen utama atau penting dalam yang dapat dijelaskan sebagai berikut :
  8. 8. 7 1. Perspektif keuangan/finansial Perspektif keuangan tetap menjadi perhatian karena ukuran keuangan merupakan iktisar dari konsekuensi ekonomi yang terjadi akibat keputusan dan kebijakan.Tujuan pencapaian kinerja keuangan yang baik merupakan fokus dari tujuan- tujuan yang ada dalam tiga perspektif lainnya. 2. Perspektif pelanggan/pengguna Pelanggan atau pengguna Inspektorat adalah Bupati Banjar dan para stakeholder lain yang berkepentingan atas kinerja inspektorat 3. Perspektif Proses Bisnis Internal Tahapan dalam proses bisnis internal meliputi inovasi, proses kegiatan operasional, serta proses pembangunan kapasitas aparat untuk memenuhi tuntutan tugas 4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan Perspektif ini untuk mendorong organisasi atau unit kerja agar dapat belajar dan tumbuh. Tujuan dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah menyediakan infrastruktur untuk saling mendukung pencapaian ketiga perspektif lainnya sesuai dengan urusan hubungan kausalnya.Adapun faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam perspektif ini berkaitan dengan kemampuan karyawan dan system informasi. Memperhatikan ke empat perspektif tersebut, maka Inspektorat Kabupaten Banjar menetapkan strategi untuk mencapai tujuan dan sasarannya yaitu : 1. Tetapkan aturan tentang Kode Etik dan Standart Operating Procedured (SOP)
  9. 9. 8 2. Tingkatkan kapasitas Aparatur di lingkungan Inspektorat Kabupaten Banjar 3. Laksanakan pengawasan dan pengendalian Kebijakan Kepala Daerah secara regular 4. Laksanakan reviu per semester atas Kinerja keuangan SKPD dan Pemerintah Kabupaten Banjar 5. Laksanakan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Banjar 6. Laksanakan pengawasan atas penyelenggaraan pembinaan pemerintahan desa 7. Data Temuan Hasil Pemeriksaan (THP) dan penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) 8. Bentuk Tim Penanganan Pengaduan Masyarakat B. Kebijakan Menurut Mustopadidjaja, A.R (2001), kebijakan adalah suatu keputusan yang dimaksudkan untuk mengatasi permasalahan tertentu, untuk melakukan kegiatan tertentu atau untuk mencapai tujuan tertentu, yang dilakukan oleh instansi yang berkewenangan dalam rangka penyelenggaraan pemerintah negara dan pembangunan. Dalam merumuskan atau menetapkan suatu kebijakan-kebijakan dikenal adanya sistem kebijakan, yang terdiri dari : 1. Lingkungan kebijakan, adalah keadaan yang melatarbelakangi atau peristiwa yang menyebabkan timbulnya masalah kebijaksanaan, yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh para pelaku kebijakan dan oleh suatu kebijakan.
  10. 10. 9 2. Pembuat dan Pelaksana Kebijakan, adalah orang atau sekelompok orang atau organisasi yang mempunyai ”peranan tertentu” dalam sistem dan proses kebijaksanaan, sebab mereka berada dalam posisi menentukan ataupun mempengaruhi baik dalam pembuatan kebijaksanaan ataupun dalam tahap pelaksanaannya, dalam arti pengawasan, pengendalian dan pelatihan atas hasil-hasil yang dicapai dalam perkembangan pelaksanaan kebijakan. 3. Kebijakan itu sendiri, yaitu keputusan atau serangkaian pilihan yang kurang lebih berhubungan satu sama lain yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu. 4. Kelompok Sasaran Kebijakan, yaitu orang atau sekelompok orang, atau organisasi-organisasi dalam masyarakat yang perilaku atau keadaannya ingin dipenuhi oleh kebijakan bersangkutan. Memperhatikan ke empat sistem kebijakan diatas, maka untuk mengimplementasikan strategi yang telah ditetapkan, Inspektorat Kabupaten Banjar merumuskan kebijakan yang akan dijadikan landasan dalam menentukan program dan kegiatan yaitu : 1. Melaksanakan efektivitas pengawasan melalui dukungan administrasi serta penyediaan sarana dan prasarana kantor. 2. Menetapkan dan menerbitkan Peraturan tentang Kode Etik dan Standart Operating Procedured (SOP) 3. Mengirimkan Aparatur di lingkungan Inspektorat Kabupaten Banjar untuk mengikuti Bimbingan Teknis sera Pendidikan dan Latihan Teknis maupun Fungsional 4. Melaksanakan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS)
  11. 11. 10 5. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian Kebijakan Kepala Daerah secara regular melalui Program Kerja Pemeriksaan Tahunan (PKPT) 6. Melaksanakan Pemeriksaan untuk tujuan tertentu 7. Melaksanakan reviu per semester atas Kinerja keuangan SKPD dan Pemerintah Kabupaten Banjar 8. Melaksanakan evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Banjar 9. Melaksanakan pengawasan atas penyelenggaraan pembinaan pemerintahan desa 10.Inventarisasi Temuan Hasil Pemeriksaan (THP) dan menyelesaikan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) 11.Membentuk Tim Penanganan Pengaduan Masyarakat 12.Melaksanakan penanganan pengaduan masyarakat
  12. 12. 11 BAB III RENCANA KERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Kebijakan dan Program serta kegiatan yang telah ditetapkan pada Renstra, maka Rencana Kinerja Tahun 2016 adalah sebagai berikut :
  13. 13. PROGRAM/KEGIATAN INPUT (Rp) OUTPUT KEGIATAN OUT COME KEGIATAN INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 01 Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal pada Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH 2.462.200.000 1.1 Pelaksanaan Pengawasan Internal secara berkala 2.370.000.000 Terlaksananya pengawasan internal kali 180 Terpenuhinya pengawasan internal kali 180 1.2 Inventarisasi Temuan Pengawasan 30.400.000 Terinventarisasi hasil temuan pengawasan APIP triwulan 4 Terdatanya temuan hasil pemeriksaan triwulan 4 1,3 Tindak Lanjut Hasil Temuan Pengawasan 10.600.000 Terlaksananya tindak lanjut hasil pemeriksaan APIP 4 Terlaksananya monitoring tindaklanjut hasil pemeriksaan APIP 4 1.4 Koordinasi Pengawasan yang lebih komprehensif 51.200.000 Peningkatan kapabilitas APIP semester 2 Meningkatnya kapabilitas APIP semester 2 02 Program Mengintensifkan Penanganan Pengaduan Masyarakat 100.300.000 2.1 Pembentukan Unit Khusus Penanganan Pengaduan Masyarakat 100.300.000 Intensifnya penanganan pengaduan masyarakat tahun 1 Tertanganinya pengaduan masyarakat tahun 1 03 Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksan dan Aparatur Pengawasan 405.500.000 3.1 Pelatihan Pengembangan Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan 405.500.000 Peningkatan sumber daya manusia kantor orang 30 Terlaksananya pelatihan tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan orang 30 04 Program Penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan 40.400.000 4.1 Penyusunan kebijakan sistem dan prosedur pengawasan 40.400.000 Tersusunya kebijakan sistem dan prosedur pengawasan % 100 Tersusunya sistem dan prosedur pengawasan % 100 05 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 583.017.000 5.1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 3.500.000 Tepenuhinya penyediaan materai dan perangko tahun 1 Tepenuhinya materai dan perangko tahun 1.000 5.2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 48.000.000 Terpenuhinya jasa komunikasi dan listrik tahun 1 Terpenuhinya penerangan kantor tahun 1.000 5.3 Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor 22.860.000 Terlaksananya perbaikan peralatan kantor tahun 1 Terpenuhinya perbaikan peralatan kantor tahun 1.000
  14. 14. PROGRAM/KEGIATAN INPUT (Rp) OUTPUT KEGIATAN OUT COME KEGIATAN INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 5.4 Penyediaan Alat Tulis Kantor 18.744.000 Terpenuhinya penyediaan ATK tahun 1 Terpenuhinya prosentasi pekerjaan tahun 1 5.5 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 35.525.000 Terpenuhinya penyediaan barang cetakan dan penggandaan bulan 1 Terlaksananya pengadaan blanko LP2P dan surat penyurat tahun 1 5.6 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan Bangunan Kantor 6.000.000 Terpenuhinya penyediaan komponen instalasi listrik kantor tahun 1 Terpenuuhinya penerangan kantor tahun 1 5.7 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 3.600.000 Terpenuhinya penyediaan peralatan rumah tangga tahun 1 Terpenuhinya peralatan kebersihan kantor tahun 1 5.8 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan 9.600.000 Tersedianya penyediaan bahan bacaan & peraturan perundang- undangan tahun 1 Terpenuhinya penyediaan koran dan majalah tahun 1 5.9 Penyediaan Makanan dan Minuman 79.988.000 Terpenuhinya penyediaan pendukung rapat intern tahun 1 Terpenuhinya konsulsi rapat tahun 1 5.10 Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultansi ke Luar daerah 250.000.000 Terlaksananya rapat koordinasi program tahun 1 Terpenuhinya rapat koordinasi program tahun 1 5.11 Penyedia Pendukung Administrasi/teknis Perkantoran 105.200.000 Terpenuhinya penyediaan jasa dan sarana pendukung adm/teknis perkantoran tahun 1 Terpenuhinnya jasa pendukung adm/teknis perkantoran tahun 1 06 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 158.950.000 6.1 Pemeliharaan Rutin/berkala gedung kantor 81.950.000 Terlaksananya pemeliharaan gedung kantor paket 1 Terpenuhinya pemeliharaan gedung kantor paket 1 6.2 Pemeliharaan Rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 77.000.000 Tersedianya kendaraan yanglayak pakai tahun 1 Terpenuhinya kendaraan yang layak pakai tahun 1
  15. 15. PROGRAM/KEGIATAN INPUT (Rp) OUTPUT KEGIATAN OUT COME KEGIATAN INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET 07 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 87.100.000 7.1 Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kineja SKPD 21.700.000 Tersusunya laporan kinerja SKPD tahun 1 Terlaksananya pembuatan laporan tahun 1 7.2 Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran 65.400.000 Tersusunya laporan keuangan SKPD semester 2 Laporan yang akurat tahun 1 Jumlah 3.837.467.000
  16. 16. 14 BAB IV P E N U T U P Dengan tersusunnya Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2016 ini diharapkan dapat menjadi bahan atau acuan bagi segenap aparat Inspektorat Kabupaten Banjar untuk lebih meningkatkan peran aktif dalam mencapai visi dan melaksanakan misi yang telah ditetapkan. Martapura, Mei 2015 INSPEKTUR KABUPATEN Ir.H.IMAM SUHARJO,MT Pembina Utama Muda NIP. 19650119 199003 1 006

×