SlideShare a Scribd company logo
1 of 32
Download to read offline
PROTISTA MIRIP TUMBUHAN


          ANGGOTA:
HANIFA SETYAWAN   (15)
INNA NUR AFIATI   (16)
M.NAAFI’UL HAQ    (21)
ZULFATUN A.S.     (32)
No.   Ciri - ciri         Keterangan
1.    Struktur sel        Eukariotik, uniseluler, multiseluler
2.    Habitat             Air, di dalam tanah, tempat – tempat di darat yang
                          lembab, bersimbiosis di dalam tubuh organisme
                          inang.
4.    Alat Gerak          flagellum
5.    Berkembang biak     Sexual dan Asexual



No.   Protista       Penjelasan                      Contoh

1.    Autotrof       Memiliki klorofil sehingga      Alga, (filum Euglenophyta,
                     mampu berfotosintesis           Chrysophyta, Pyyrophyta dan
                                                     Phaeophyta
2.    Heterotrof     menelan makanan, dengan         Protozoa,(filum Mastigophora,
                     cara fagositosis melalui        Sarcodina, Ciliophora, dan Sporozoa)
                     membran sel
3.    Parasit dan    mencerna makanan di luar sel Jamur lendir dan jamur air
      Saprofit       dan menyerap sari-sari
                     makanannya
Protista dibedakan menjadi tiga, yaitu
1. Protista mirip hewan (protozoa)
2. Protista mirip tumbuhan
3. Protista mirip jamur
 Ciri protista mirip tumbuhan
No.   Ciri - ciri
1.    Bentuk tubuh         Uniseluler (soliter dan berkoloni), multiseluler (benang, lembaran)


2.    Alat gerak           Flagellum (bulu cambuk)

3.    Inti sel (nukleus)   Merupakan jenis eukarion

4..   Di dalam sel         Terdapat berbagai plastida,

5.    Habitat              Air tawar, laut, menempel pada tempat-tempat yang basah atau
                           lembab

6.    Cara makan           Bersifat autotrof
7.    Berkembang biak      Sexual dan Asexual
1.   Bentuk Tubuh
     a. ganggang uniseluler
            hidup dengan soliter dan berkoloni
        Gangang uniseluler soliter ada yang berbentuk bulat, oval, atau seperti
         buah pir. Contohnya adalah Chlorella yang tidak berflagelum.
        Ganggang uniseluler berkoloni adalah ganggang yang hidup berkelompok.
         Sel-sel dalam koloni saling bergantung satu sama lain sehingga tidak
         dapat bertahan hidup jika sendiri.
           memiliki flagelum (bulu cambuk)
        berfungsi untuk pergerakan. Umumnya flagelum berjumlah 2-4 yang
         terdapat pada salah satu ujung selnya.
     b. Ganggang multiseluler
           bentuknya benang dan lembaran
        Ganggang berbentuk lembaran memiliki struktur
         tubuh sederhana sehingga tidak dapat dibedakan
         antara akar, batang dan daun. Struktur yang
         tidak dapat dibedakan akar, batang dan daun
         disebut talus
        Contoh ganggang yang berbentuk benang atau
         filamen adalah Spirogyra. Contoh ganggang
         yang berbentuk lembaran adalah Macrocystis.
   Struktur dan Fungsi Tubuh
       Ganggang uniseluler maupun ganggang multiseluler merupakan organisme
        eukariot. Sel ganggang memiliki kloroplas. Kloroplas adalah organel yang
        mengandung zat warna (pigmen) yang digunakan untuk fotosintesis
       Bentuk kloroplas ganggang bervariasi, ada yang berbentuk bulat (misalnya
        Chlorococcum), sepert mangkuk (misalnya Chlorella), sabuk (misalnya
        Ulothrix), cakram atau diskoid (misalnya Chara), jala (misalnya Oedogonium),
        serta spiral (misalnya Spirogyra).
       pigmen tambahan pada ganggang adalah karoten dan fikobilin. Pigmen karoten
        dapat berupa santofil (keemasan) atau fukosantin (cokelat). Pigmen fikobilin
        dapat berupa fikosianin (biru) atau fikoeritrin (merah). Jenis pigmen yang
        dominan menentukan warna ganggang
       Ganggang memiliki suatu struktur didalam kloroplas yang disebut pirenoid..
        Cadangan makanan dapat berupa amilum dan minyak (ganggang hijau),
        leukosin dan minyak (ganggang keemasan), laminarin (ganggang cokelat),
        tepung florid (ganggang merah).jenis cadangan makanan ini juga dapat
        digunakan sebagai dasar pengelompokan ganggang.
 Pada ganggang berbentuk talus, penyerapan air, mineral serta proses fotosintesis
   dilakukan oleh sel-sel seluruh tubuhnya. Kemampuan fotosintesis menjadikan
   ganggang tergolong organisme fotoautotrof. Umumnya ganggang hidup bebas
   pada habitat yang berair maupun mengandung air (lembab).
 Dihabitatnya ganggang berperan sebagai produsen yang menyediakan makanan dan oksigen
  bagi organisme heterotrof.




       Ganggang melakukan reproduksi secara aseksual (vegetatif) dan seksual (generatif). Pada
   beberapa jenis ganggang terutama yang berbentuk talus, dalam daur (siklus) hidupnya
   terjadi metagenesis (pergiliran keturunan). Metagenesis terjadi antara generasi penghasil
   spora (sporofit/vegetatif) dan generasi penghasil gamet (gametofit/generatif ). Ganggang
   yang mengalami metagenesis antara lain Ulva, Chlamydomonas.
Reproduksi Aseksual

 Pembelahan Biner
  Pembelahan biner hanya terjadi pada gangang uniseluler.
    Pada pembelahan biner, sel induk ganggang membelah menjadi dua
    bagian yang sama kemudian tumbuh menjadi ganggang baru. Contohnya
    Chlorella, Euglena.

 Fragmentasi
  Fragmentasi terjadi pada ganggang multiseluler berbentuk filamen dan
   talus. Pada fragmentasi, filamen atau talus yang putus dapat tumbuh
   menjadi ganggang baru. Contohnya Spirogyra, Laminaria.

 Pembentukan spora
   Pembentukan spora terjadi pada ganggang uniseluler maupun ganggang
    multiseluler. Spora dihasilkan dengan cara pembelahan dinding sel
    induk. Spora akan keluar setelah dinding sel induk pecah dan kemudian
    tumbuh menjadi ganggang baru yang haploid. contohnya
    Chlamydomonas dan Ulothrix.
Reproduksi Seksual
 Reproduksi secara seksual pada ganggang terjadi dengan penyatuan dua gamet
  yang berbeda jenis.
 Gamet mengandung kromosom yang tak berpasangn (haploid=n).
 Penyatuan dua gamet terjadi dengan perantaraan air dan akan menghasilkan zigot.
  Zigot memiliki kromosom berpasangan (diploid=2n).
 Pada ganggang berbentuk talus, zigot tumbuh menjadi ganggang baru yang
  diploid. Ganggang diploid itu disebut sporofit.
 Pada ganggang uniseluler dan ganggang berbentuk filamen, zigot membentuk
  zigospora yang berdinding tebal. Zigospora kemudian membelah menghasilkan
  empat sel anakan haploid berflagelum yang disebut zoospora. Jika dinding
  zigospora hancur, zoospora lepas dan selanjutnya tumbuh menjadi sel ganggang
  baru yang haploid. Sel ganggang baru hasil reproduksi seksual disebut sel
  vegetatif.
   Pada ganggang uniseluler dan ganggang berbentuk filamen, tahap
    diploid hanya ada pada zigot.
   Pada ganggang uniseluler, sel ganggangnya dapat berperan sebagai
    gamet.
   Pada ganggang berbentuk benang, setiap sel pada benang yang
    berbeda jenis dapat berperan sebagai gamet.
   Pada ganggang berbentuk talus, gamet dihasilkan oleh alat
    perkembangbiakan (gametangium).
   Alat perkembangbiakan terdapat pada jenis ganggang penghasil gamet
    (gametofit/ganggang generatif).
   Alat perkembangbiakan yang menghasilkan gamet betina (sel
    telur/ovum) disebut oogonium. Sedangkan alat perkembangbiakkan
    yang menghasilkan gamet jantan (spermatozoid) disebut anteridium.
   Spermatozoid bergerak menuju telur karena adanya zat kimia yang
    dihasilkan sel telur.
Filum Euglenophyta
   Organisme bersel satu yang memperlihatkan
    ciri ciri yang mirip hewan dan sekaligus mirip
    tumbuhan.
    1. ciri ciri mirip tumbuhan
        Memiliki klorofil
        Memiliki klorofil a dan b
        Mengandung karoten
    2. Ciri ciri mirip hewan
         Sel nya tidak berdinding
         Dapat bergerak bebas
         Berbintik mata.

    Habitat                                         Struktur sel euglena
     Euglenophyta hidup di air tawar, di dalam
    tanah, dan di tempat tempat yang lembab.

 Euglena
  Bentuk selnya oval memanjang Terdapat
  bintik mata yang berguna untuk membedakan
  gelap dan terang.
Cara makan: Dengan fotosintesis dan dengan
memakan zat zat organik
Cara berkembang biak: Dengan pembelahan biner
Filum Chrysophyta (Ganggang Keemasan)
   Ciri-ciri :




 Tipe Flagella yang dimiliki alga emas
Filum Chrysophyta dibagi menjadi 3 kelas yaitu :
a.    Kelas ganggang hijau – Kuning (Xanthophyceae)
      contoh : vaucheria
     Ciri ciri vaucheria :
     1.     Multiseluler, berbentuk benang (filamen)
     2.     Filamen tersebut memiliki banyak inti(senosit)        Anteridium dan Oogonium
     3.     Filamen ini memiliki alat kelamin anteridium
     4.     dan oogonium
     Perkembang biakan
     a.   Reproduksi secara seksual.
          Anteridium menghasilkan spermatozoid dan oogenium menghasilkan ovum.
          Hasil fertilisasi berupa zigot. Kemudian zigot tumbuh menjadi filamen baru.
     b.   Reproduksi secara aseksual
          reproduksi secara aseksual dengan membentuk zoospora. Zoospora terlepas
          dari induknya, mengembara dan apabila jatuh di tempat yang cocok akan
          tumbuh menjadi filamen baru.
b. Kelas Ganggang coklat-keemasan (chrysophyceae)
   ciri – ciri :
  1.    Memiliki pigmen klorofil dan karoten
  2.    Tubuhnya ada yang uniseluler misal Ochromonas, ada
        pula yang berkoloni misal Synura
  3.    hasil fotosintesis ganggang ini disimpan sebagai
        karbohidrat dan minyak




                  Gambar : Synura
d. Kelas Diatom (Bacillariophyta)
   Ciri-ciri :
    1. Mengandung klorofil a dan c, karotenoid, fukosatin, diatoksantin,
        diadinoksatin.
    2. Talus bersel satu.
    3. Inti sel berada dipusat sitoplasma.
    4. Sebagian besar bersifat uniselular, atau berkoloni.
    5. Hidup diair tawar, laut, dan daratan yang lembab sebagai plankton
    6. Diatom bersifat autotrof.
    7. Reproduksi secara aseksual, melalui mitosis, pembelahan hipoteka
        dan epiteka. Sedangkan secara seksual, menghasilkan sperma dan
        telur, lalu membentuk zigot.




Macam – macam bentuk diatom
Filum Ganggang Api (Pyrrophyta)
  Anggota ganggang api adalah organisme yang tubuhnya tersusun atas
satu sel, dapat bergerak aktif, selnya berdinding. Ciri utamannya adalah di
sebelah luar sel terdapat celah dan alur, masing – masing mengandung
suatu flagel. Dinding sel berupa lempengan selulosa berbentuk polygonal
yang bersambungan sangat rapat. Di dalam sel terdapat plastid yang
mengandung klorofil dan pigmen cokelat kekuning – kuningan.
  Ganggang api berkembang biak dengan membelah diri. Ganggang api
yang hidup di laut bersifat fosforesensi, yaitu memiliki fosfor untuk
memendarkan cahaya. Contoh ganggang api : gonyaulax




                                     Gonyaulax
Alga Hijau (Chorophyta)

   Ciri-ciri :
                                      Alga hijau
    1.   Mengandung klorifil a dan b, karoten, xantofil.
    2.   Ada yang bersel satu, ada yang membentuk koloni.
    3.   Bentuk tubuh bulat, filamen, lembaran.
    4.   Habitat hidup 90 % di air tawar dan 10% di laut.
    5.   Hidup secara autrotof.
    6.   Reproduksi secara aseksual, pembentukan zoospora
         yaitu spora yang dapat bergerak.
    7.   Secara seksual, berlangsung dengan konjugasi yaitu
         bersatunya zigospora.
Reproduksi Ganggang Hijau
1. Reproduksi secara aseksual
   reproduksi secara aseksual dilakukan dengan pembelahan biner, membentuk
   zoospora, dan fragmentasi.
a. Pembelahan biner dilakukan oleh ganggang hijau bersel satu
b. Fragmentasi dilakukan oleh ganggang berbentuk benang atau ganggang
   berkoloni.
c. Pembentukan zoospora (spora kembara) : ganngang hijau dapat menghasilkan
   zoospora.

2. Reproduksi secara seksual
   reproduksi seksual pada ganggang hijau dilakukan dengan konjugasi. Beberapa
   ganggang hijau ada yang dapat menghasilkan gamet jantan yang disebut
   spermatozoid dan gamet betina yang disebut ovum. Pertemuan sperma dan
   ovum menghasilkan zigot yang dapat tumbuh menjadi ganggang baru.
Contoh contoh ganggang hijau yang sering ditemukan dikolam sekitar

a. Chlorophyta bersel tunggal tidak bergerak
   1. Chlorella
      Organisme ini banyak ditemukan sebagai plankton air tawar.
   Ukuran tubuh mikroskopis, bentuk bulat, berkembang biak dengan
   pembelahan sel. Peranannya bagi kehidupan manusia antara lain,
   digunakan dalam penyelidikan metabolisme di laboratorium. Juga
   dimanfaatkan sebagai bahan untuk obat-obatan, bahan kosmetik dan
   bahan makanan. Serbuk Chlorella dalam industri obat-obatan
   dimasukkan dalam kapsul dan dijual sebagai suplemen makanan
   dikenal dengan “Sun Chlorella”. Pengembangannya saat ini di kolam-
   kolam (contohnya di Pasuruan)




                          chlorella
2. Chlorococcum
   Ganggang ini banyak ditemukan di air tawar dan ditanah yang basah. Tubuhnya
bersel satu dan ukurannya mikroskopis. Selnya berbentuk bulat telur. Setiap sel
memiliki satu kloroplas berbentuk mangkuk dengan sebuah parenoid. Reproduksi
aseksual dengan membentuk zoospora. Zoosporanya bergerak dengan 2 flagela.

b. Chlorophyta bersel tunggal dapat bergerak
    1. Chlamidomonas
    Bentuk sel bulat telur, memiliki 2 flagel sebagai alat gerak, terdapat 1 vacuola, satu
nukleus dan kloroplas. Pada kloroplas yang bentuknya seperti mangkuk terdapat
stigma (bintik mata) dan pirenoid. Reproduksi aseksual dengan membentuk zoospora
dan reproduksi seksual dengan konjugasi.




                  Bentuk sel Chlamydomonas dan Daur hidup
                                 Chlamydomonas
c. Chlorophyta berbentuk koloni tidak bergerak
   Contoh: Hydrodictyon
      Hydrodictyon banyak ditemukan di dalam air tawar dan koloninya berbentuk
  seperti jala. Ukuran cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang.
  Reproduksi vegetatif dengan zoospora dan fragmentasi. Fragmentasi dilakukan
  dengan cara melepas sebagian koloninya dan membentuk koloni baru. Sedangkan
  reproduksi generatif dengan konjugasi.

d. Chlorophyta berbentuk koloni dapat bergerak
   Contoh: Volvox
   Volvox ditemukan di air tawar, koloninya berbentuk bola dengan jumlah sel
   antara 500 – 50.000 buah. Ukurannya mikroskopis sehingga hanya dapat
   diamati dengan mikroskop. Tiap sel memiliki 2 flagel dan sebuah bintik mata.
   Reproduksi aseksual dengan fragmentasi dan seksual dengan konjugasi
   sel-sel gamet.




                          Konjugasi sel – sel gamet Volvox
e. Chlorophyta berbentuk benang
  Contoh: 1. Spyrogyra
  Ganggang ini mudah didapatkan di perairan sekitar kita. Bentuk tubuh
  seperti benang, dalam tiap sel terdapat kloroplas berbentuk spiral dan
  sebuah inti. Reproduksi vegetatif dengan fragmentasi,
  sedangkan reproduksi seksual dengan konjugasi.
  Adapun langkah-langkah konjugasi antara lain
  Dua benang saling berdekatan, sel yang
  berdekatan saling membentuk tonjolan. Ujung kedua tonjolan
  yangbersentuhan saling melebur membentuk
  saluran konjugasi. Lewat saluran itu terjadilah aliran
  protoplasma dari satu sel ke sel yang lain.
  Kedua plasma melebur, disebut peristiwa
  plasmogami dan segera diikuti oleh peleburan inti
  yang disebut kariogami. Hasil peleburan membentuk
  zigospora diploid. Zigospora mengalami meiosis dan
  ditempat yang sesuai berkembang menjadi benang
  Spirogyrabaru yang haploid.                      Konjugasi pada Spirogyra
Siklus hidup Ulva
2. CHARA
     Chara hidup di air tawar terutama melekat pada batu-batuan. Bentuk talusnya
seperti tumbuhan tinggi, menyerupai batang, yang beruas-ruas dan bercabang-cabang,
berukuran kecil. Pada ruasnya terdapat nukula dan globula. Di dalam nukula terdapat
arkegonium dan menghasilkan ovum. Di dalam globula terdapat anteridium yang
memproduksi spermatozoid. Spermatozoid akan membuahi ovum dan menghasilkan
zigospora yang berdinding sel. Pada reproduksi secara vegetatif dilakukan dengan cara
fragmentasi.




             Chara Braunii
Filum Ganggang Cokelat (Phaeophyta)
 Bentuk tubuh ganggang cokelat
 menyerupai tumbuhan tinggi, dengan
 panjang sampai beberapa meter.
 Memiliki organ yang bentuknya mirip
 akar, batang dan daun. Sebagian
 besar hidup di air laut, tetapi
 seringkali terdampar di pantai.
 Tubuhnya melekat pada batu batuan
 dengan alat pelekat, sedangkan
 talusnya terapung di air laut.
 Ganggang ini memiliki pigmen
 fikosantin dan klorofil. Contoh :fucus,
 sargassum. Reproduksi aseksual
 dengan fragmentasi. Reproduksi
 seksual dengan cara membentuk alat
 kelamin yang disebut sebagai
 konseptekel jantan dan konsptekel
 betina.
Ganggang merah hidup di laut. Bentuk
tubuhnya seperti rumput. Tubuhnya bersel
banyak dan berbentuk seperti lembaran.
Mengandung          pigmen       fikoeritrin.
                                                Filum Ganggang Merah
Reproduksi seksual dengan cara peleburan            (Rhodophyta)
antara spermatozoid dan ovum. Peleburan
tersebut menghasilkan zigot. Zigot tumbuh
menjadi ganggang yang diploid. Contoh
penghasil agar agar di Indonesia :
Eucheuma spinosum dan Gelidium,
Kallimenia dan Scinata. Membentuk
tepung     floridean.   Memiliki     pigmen
fikobilin. Di dalam laut , ganggang ini
tampak berwarna merah tetapi saat
terdampar ke pantai atau dekat permukaan,
cahaya akan merusak pigmen merah
sehingga ganggang tampak biru, cokelat
atau hijau tua
Manfaat Protist Mirip Tumbuhan
 Sebagai suplemen makanan.           1.   Bidang Perikanan
    (Chlorella).                           ganggang merupakan
   Sebagai bahan sayur (Ulva,             fitoplankton maupun
    Enteromorpha)                          zooplankton yang berfungsi
   Bahan baku agar-agar                   sebagai makanan ikan.
    (Eucheuma, Gelidium)              2.   Ekosistem Perairan
   Bahan peledak, (endapan                ganggang merupakan produser
    Diatomae di dasar laut )               primer, yaitu sebagai penyedia
   Penghasil Yodium (Laminaria            bahan organik dan oksigen bagi
    digitalis )                            hewan air.
   Penghasil asam alginat untuk      3.   Bidang Industri
    industri es krim, kosmetik,            dinding sel diatom banyak
    tekstil, dan plastik (Laminaria        mengandung silikat. Sisa sisa
    dan Macrocistis ).                     dinding sel diatom yang hidup di
   Macrocytsis Pyrifera                   jaman lampau membentuk
    ,menghasilkan iodine yaitu             lapisan tanah diatom. Tanah
    unsur yang dapat digunakan             diatom dapat dimanfaatkan
    untuk mencegah penyakit                sebagai dasar industri kaca, dan
    gondok                                 penyaring (karena berpori)
PROTISTA MIRIP TUMBUHAN

More Related Content

What's hot

Perbedaan Annelida,Plathyhelminthes,Nemathelminthes
Perbedaan Annelida,Plathyhelminthes,NemathelminthesPerbedaan Annelida,Plathyhelminthes,Nemathelminthes
Perbedaan Annelida,Plathyhelminthes,NemathelminthesNurIndahS3
 
Fisiologi hewan
Fisiologi hewanFisiologi hewan
Fisiologi hewanlombkTBK
 
Laporan genetika bab awal
Laporan genetika bab awalLaporan genetika bab awal
Laporan genetika bab awalimat lisnawati
 
Power Point Protozoa
Power Point ProtozoaPower Point Protozoa
Power Point ProtozoaImawaty Yulia
 
Asal usul kehidupan Biologi
Asal usul kehidupan BiologiAsal usul kehidupan Biologi
Asal usul kehidupan BiologiLoloanes
 
BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI
 BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI
BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XISalma Maulida
 
Presentasi lumut-fix
Presentasi lumut-fixPresentasi lumut-fix
Presentasi lumut-fixRian Maulana
 
Laporan sistematika invertebrata
Laporan sistematika invertebrataLaporan sistematika invertebrata
Laporan sistematika invertebrataYunita Sari
 
Arachnida dan latihan soal
Arachnida dan latihan soalArachnida dan latihan soal
Arachnida dan latihan soalAliya Mahda
 
Perkawinan trihibrid
Perkawinan trihibridPerkawinan trihibrid
Perkawinan trihibridJeneng Omega
 
prediksi soal olimpiade biologi
prediksi soal olimpiade biologiprediksi soal olimpiade biologi
prediksi soal olimpiade biologiLyEnha Cjdw
 

What's hot (20)

Evolusi.ppt.pptx
Evolusi.ppt.pptxEvolusi.ppt.pptx
Evolusi.ppt.pptx
 
Perbedaan Annelida,Plathyhelminthes,Nemathelminthes
Perbedaan Annelida,Plathyhelminthes,NemathelminthesPerbedaan Annelida,Plathyhelminthes,Nemathelminthes
Perbedaan Annelida,Plathyhelminthes,Nemathelminthes
 
Phaeophyta
PhaeophytaPhaeophyta
Phaeophyta
 
Zygomycota
ZygomycotaZygomycota
Zygomycota
 
Fisiologi hewan
Fisiologi hewanFisiologi hewan
Fisiologi hewan
 
Laporan genetika bab awal
Laporan genetika bab awalLaporan genetika bab awal
Laporan genetika bab awal
 
Power Point Protozoa
Power Point ProtozoaPower Point Protozoa
Power Point Protozoa
 
Asal usul kehidupan Biologi
Asal usul kehidupan BiologiAsal usul kehidupan Biologi
Asal usul kehidupan Biologi
 
Protista mirip
Protista miripProtista mirip
Protista mirip
 
PPT Embriologi Tumbuhan - Gnetum gnemon
PPT Embriologi Tumbuhan - Gnetum gnemonPPT Embriologi Tumbuhan - Gnetum gnemon
PPT Embriologi Tumbuhan - Gnetum gnemon
 
Protozoa volvox globator
Protozoa  volvox globatorProtozoa  volvox globator
Protozoa volvox globator
 
BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI
 BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI
BIOLOGI Sistem ekskresi pada Hewan kelas XI
 
Rhizopoda
RhizopodaRhizopoda
Rhizopoda
 
Presentasi lumut-fix
Presentasi lumut-fixPresentasi lumut-fix
Presentasi lumut-fix
 
Stomata
StomataStomata
Stomata
 
Laporan sistematika invertebrata
Laporan sistematika invertebrataLaporan sistematika invertebrata
Laporan sistematika invertebrata
 
Arachnida dan latihan soal
Arachnida dan latihan soalArachnida dan latihan soal
Arachnida dan latihan soal
 
Rodentia&lagomorpha
Rodentia&lagomorphaRodentia&lagomorpha
Rodentia&lagomorpha
 
Perkawinan trihibrid
Perkawinan trihibridPerkawinan trihibrid
Perkawinan trihibrid
 
prediksi soal olimpiade biologi
prediksi soal olimpiade biologiprediksi soal olimpiade biologi
prediksi soal olimpiade biologi
 

Viewers also liked (9)

Protista Mirip Tumbuhan( Alga )
Protista Mirip Tumbuhan( Alga )Protista Mirip Tumbuhan( Alga )
Protista Mirip Tumbuhan( Alga )
 
Ciri ciri protista mirip tumbuhan alga
Ciri ciri protista mirip tumbuhan algaCiri ciri protista mirip tumbuhan alga
Ciri ciri protista mirip tumbuhan alga
 
Rpp protista untuk ppl mahasiswa
Rpp protista untuk ppl mahasiswaRpp protista untuk ppl mahasiswa
Rpp protista untuk ppl mahasiswa
 
Protists
ProtistsProtists
Protists
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Aula completa reino protista
Aula completa reino protistaAula completa reino protista
Aula completa reino protista
 
Kingdom Protista
Kingdom ProtistaKingdom Protista
Kingdom Protista
 
Kingdom Protista
Kingdom ProtistaKingdom Protista
Kingdom Protista
 
10 facts about jobs in the future
10 facts about jobs in the future10 facts about jobs in the future
10 facts about jobs in the future
 

Similar to PROTISTA MIRIP TUMBUHAN (20)

Protista
ProtistaProtista
Protista
 
MATERI Protista KELAS X SMA
MATERI Protista KELAS X SMAMATERI Protista KELAS X SMA
MATERI Protista KELAS X SMA
 
Algae ( ganggang )
Algae ( ganggang )Algae ( ganggang )
Algae ( ganggang )
 
Ppt protista
Ppt protistaPpt protista
Ppt protista
 
Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"
Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"
Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Pembahasan ganggang1
Pembahasan ganggang1Pembahasan ganggang1
Pembahasan ganggang1
 
Tumbuhan air materi alga
Tumbuhan air materi algaTumbuhan air materi alga
Tumbuhan air materi alga
 
Protista SMA Negeri 6 Samarinda
Protista SMA Negeri 6 SamarindaProtista SMA Negeri 6 Samarinda
Protista SMA Negeri 6 Samarinda
 
Protista mirip hewan, jamur dan tumbuhan
Protista mirip hewan, jamur dan tumbuhanProtista mirip hewan, jamur dan tumbuhan
Protista mirip hewan, jamur dan tumbuhan
 
Thallophyta(tumbuhan talus)
Thallophyta(tumbuhan talus)Thallophyta(tumbuhan talus)
Thallophyta(tumbuhan talus)
 
Protista
Protista Protista
Protista
 
Thallophyta
ThallophytaThallophyta
Thallophyta
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Bab 4 protista
Bab 4 protista Bab 4 protista
Bab 4 protista
 
Ppt protista mirip hewan
Ppt protista mirip hewanPpt protista mirip hewan
Ppt protista mirip hewan
 
Kingdom protista
Kingdom protistaKingdom protista
Kingdom protista
 
Biologi
BiologiBiologi
Biologi
 
Laporan praktikum
Laporan praktikumLaporan praktikum
Laporan praktikum
 

Recently uploaded

Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Kanaidi ken
 
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfPerbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfAgungNugroho932694
 
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptxAksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptxdonny761155
 
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaAbdiera
 
Modul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaAbdiera
 
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxbahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxvincentptk17
 
Estetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdf
Estetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdfEstetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdf
Estetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdfHendroGunawan8
 
PPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi Online
PPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi OnlinePPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi Online
PPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi OnlineMMario4
 
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxSKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxg66527130
 
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdfProgram Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdfwaktinisayunw93
 
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...Riyan Hidayatullah
 
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxMATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxwulandaritirsa
 
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.docSilabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.docNurulAiniFirdasari1
 
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...NiswatuzZahroh
 
PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024
PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024
PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024MALISAAININOORBINTIA
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaruSilvanaAyu
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxFranxisca Kurniawati
 
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimAsi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimNodd Nittong
 
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxMateri Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxc9fhbm7gzj
 
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdfAminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdfAminullah Assagaf
 

Recently uploaded (20)

Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
 
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfPerbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
 
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptxAksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
 
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
Modul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar IPA Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
 
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxbahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
 
Estetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdf
Estetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdfEstetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdf
Estetika Humanisme Diskusi Video Sesi Ke-1.pdf
 
PPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi Online
PPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi OnlinePPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi Online
PPT PERLINDUNGAN KONSUMEN .Pengertian Transaksi Online
 
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxSKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
 
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdfProgram Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
 
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...
 
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxMATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
 
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.docSilabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
 
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
 
PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024
PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024
PAMPHLET PENGAKAP aktiviti pengakap 2024
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
 
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimAsi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
 
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxMateri Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
 
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdfAminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
 

PROTISTA MIRIP TUMBUHAN

  • 1. PROTISTA MIRIP TUMBUHAN ANGGOTA: HANIFA SETYAWAN (15) INNA NUR AFIATI (16) M.NAAFI’UL HAQ (21) ZULFATUN A.S. (32)
  • 2.
  • 3. No. Ciri - ciri Keterangan 1. Struktur sel Eukariotik, uniseluler, multiseluler 2. Habitat Air, di dalam tanah, tempat – tempat di darat yang lembab, bersimbiosis di dalam tubuh organisme inang. 4. Alat Gerak flagellum 5. Berkembang biak Sexual dan Asexual No. Protista Penjelasan Contoh 1. Autotrof Memiliki klorofil sehingga Alga, (filum Euglenophyta, mampu berfotosintesis Chrysophyta, Pyyrophyta dan Phaeophyta 2. Heterotrof menelan makanan, dengan Protozoa,(filum Mastigophora, cara fagositosis melalui Sarcodina, Ciliophora, dan Sporozoa) membran sel 3. Parasit dan mencerna makanan di luar sel Jamur lendir dan jamur air Saprofit dan menyerap sari-sari makanannya
  • 4.
  • 5. Protista dibedakan menjadi tiga, yaitu 1. Protista mirip hewan (protozoa) 2. Protista mirip tumbuhan 3. Protista mirip jamur
  • 6.  Ciri protista mirip tumbuhan No. Ciri - ciri 1. Bentuk tubuh Uniseluler (soliter dan berkoloni), multiseluler (benang, lembaran) 2. Alat gerak Flagellum (bulu cambuk) 3. Inti sel (nukleus) Merupakan jenis eukarion 4.. Di dalam sel Terdapat berbagai plastida, 5. Habitat Air tawar, laut, menempel pada tempat-tempat yang basah atau lembab 6. Cara makan Bersifat autotrof 7. Berkembang biak Sexual dan Asexual
  • 7. 1. Bentuk Tubuh a. ganggang uniseluler hidup dengan soliter dan berkoloni Gangang uniseluler soliter ada yang berbentuk bulat, oval, atau seperti buah pir. Contohnya adalah Chlorella yang tidak berflagelum. Ganggang uniseluler berkoloni adalah ganggang yang hidup berkelompok. Sel-sel dalam koloni saling bergantung satu sama lain sehingga tidak dapat bertahan hidup jika sendiri. memiliki flagelum (bulu cambuk)  berfungsi untuk pergerakan. Umumnya flagelum berjumlah 2-4 yang terdapat pada salah satu ujung selnya. b. Ganggang multiseluler bentuknya benang dan lembaran Ganggang berbentuk lembaran memiliki struktur tubuh sederhana sehingga tidak dapat dibedakan antara akar, batang dan daun. Struktur yang tidak dapat dibedakan akar, batang dan daun disebut talus Contoh ganggang yang berbentuk benang atau filamen adalah Spirogyra. Contoh ganggang yang berbentuk lembaran adalah Macrocystis.
  • 8. Struktur dan Fungsi Tubuh  Ganggang uniseluler maupun ganggang multiseluler merupakan organisme eukariot. Sel ganggang memiliki kloroplas. Kloroplas adalah organel yang mengandung zat warna (pigmen) yang digunakan untuk fotosintesis  Bentuk kloroplas ganggang bervariasi, ada yang berbentuk bulat (misalnya Chlorococcum), sepert mangkuk (misalnya Chlorella), sabuk (misalnya Ulothrix), cakram atau diskoid (misalnya Chara), jala (misalnya Oedogonium), serta spiral (misalnya Spirogyra).  pigmen tambahan pada ganggang adalah karoten dan fikobilin. Pigmen karoten dapat berupa santofil (keemasan) atau fukosantin (cokelat). Pigmen fikobilin dapat berupa fikosianin (biru) atau fikoeritrin (merah). Jenis pigmen yang dominan menentukan warna ganggang  Ganggang memiliki suatu struktur didalam kloroplas yang disebut pirenoid.. Cadangan makanan dapat berupa amilum dan minyak (ganggang hijau), leukosin dan minyak (ganggang keemasan), laminarin (ganggang cokelat), tepung florid (ganggang merah).jenis cadangan makanan ini juga dapat digunakan sebagai dasar pengelompokan ganggang.
  • 9.  Pada ganggang berbentuk talus, penyerapan air, mineral serta proses fotosintesis dilakukan oleh sel-sel seluruh tubuhnya. Kemampuan fotosintesis menjadikan ganggang tergolong organisme fotoautotrof. Umumnya ganggang hidup bebas pada habitat yang berair maupun mengandung air (lembab).  Dihabitatnya ganggang berperan sebagai produsen yang menyediakan makanan dan oksigen bagi organisme heterotrof. Ganggang melakukan reproduksi secara aseksual (vegetatif) dan seksual (generatif). Pada beberapa jenis ganggang terutama yang berbentuk talus, dalam daur (siklus) hidupnya terjadi metagenesis (pergiliran keturunan). Metagenesis terjadi antara generasi penghasil spora (sporofit/vegetatif) dan generasi penghasil gamet (gametofit/generatif ). Ganggang yang mengalami metagenesis antara lain Ulva, Chlamydomonas.
  • 10. Reproduksi Aseksual  Pembelahan Biner  Pembelahan biner hanya terjadi pada gangang uniseluler. Pada pembelahan biner, sel induk ganggang membelah menjadi dua bagian yang sama kemudian tumbuh menjadi ganggang baru. Contohnya Chlorella, Euglena.  Fragmentasi  Fragmentasi terjadi pada ganggang multiseluler berbentuk filamen dan talus. Pada fragmentasi, filamen atau talus yang putus dapat tumbuh menjadi ganggang baru. Contohnya Spirogyra, Laminaria.  Pembentukan spora  Pembentukan spora terjadi pada ganggang uniseluler maupun ganggang multiseluler. Spora dihasilkan dengan cara pembelahan dinding sel induk. Spora akan keluar setelah dinding sel induk pecah dan kemudian tumbuh menjadi ganggang baru yang haploid. contohnya Chlamydomonas dan Ulothrix.
  • 11. Reproduksi Seksual  Reproduksi secara seksual pada ganggang terjadi dengan penyatuan dua gamet yang berbeda jenis.  Gamet mengandung kromosom yang tak berpasangn (haploid=n).  Penyatuan dua gamet terjadi dengan perantaraan air dan akan menghasilkan zigot. Zigot memiliki kromosom berpasangan (diploid=2n).  Pada ganggang berbentuk talus, zigot tumbuh menjadi ganggang baru yang diploid. Ganggang diploid itu disebut sporofit.  Pada ganggang uniseluler dan ganggang berbentuk filamen, zigot membentuk zigospora yang berdinding tebal. Zigospora kemudian membelah menghasilkan empat sel anakan haploid berflagelum yang disebut zoospora. Jika dinding zigospora hancur, zoospora lepas dan selanjutnya tumbuh menjadi sel ganggang baru yang haploid. Sel ganggang baru hasil reproduksi seksual disebut sel vegetatif.
  • 12. Pada ganggang uniseluler dan ganggang berbentuk filamen, tahap diploid hanya ada pada zigot.  Pada ganggang uniseluler, sel ganggangnya dapat berperan sebagai gamet.  Pada ganggang berbentuk benang, setiap sel pada benang yang berbeda jenis dapat berperan sebagai gamet.  Pada ganggang berbentuk talus, gamet dihasilkan oleh alat perkembangbiakan (gametangium).  Alat perkembangbiakan terdapat pada jenis ganggang penghasil gamet (gametofit/ganggang generatif).  Alat perkembangbiakan yang menghasilkan gamet betina (sel telur/ovum) disebut oogonium. Sedangkan alat perkembangbiakkan yang menghasilkan gamet jantan (spermatozoid) disebut anteridium.  Spermatozoid bergerak menuju telur karena adanya zat kimia yang dihasilkan sel telur.
  • 13.
  • 14. Filum Euglenophyta  Organisme bersel satu yang memperlihatkan ciri ciri yang mirip hewan dan sekaligus mirip tumbuhan. 1. ciri ciri mirip tumbuhan  Memiliki klorofil  Memiliki klorofil a dan b  Mengandung karoten 2. Ciri ciri mirip hewan  Sel nya tidak berdinding  Dapat bergerak bebas  Berbintik mata.  Habitat Struktur sel euglena Euglenophyta hidup di air tawar, di dalam tanah, dan di tempat tempat yang lembab.  Euglena Bentuk selnya oval memanjang Terdapat bintik mata yang berguna untuk membedakan gelap dan terang. Cara makan: Dengan fotosintesis dan dengan memakan zat zat organik Cara berkembang biak: Dengan pembelahan biner
  • 15. Filum Chrysophyta (Ganggang Keemasan) Ciri-ciri : Tipe Flagella yang dimiliki alga emas
  • 16. Filum Chrysophyta dibagi menjadi 3 kelas yaitu : a. Kelas ganggang hijau – Kuning (Xanthophyceae) contoh : vaucheria Ciri ciri vaucheria : 1. Multiseluler, berbentuk benang (filamen) 2. Filamen tersebut memiliki banyak inti(senosit) Anteridium dan Oogonium 3. Filamen ini memiliki alat kelamin anteridium 4. dan oogonium Perkembang biakan a. Reproduksi secara seksual. Anteridium menghasilkan spermatozoid dan oogenium menghasilkan ovum. Hasil fertilisasi berupa zigot. Kemudian zigot tumbuh menjadi filamen baru. b. Reproduksi secara aseksual reproduksi secara aseksual dengan membentuk zoospora. Zoospora terlepas dari induknya, mengembara dan apabila jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi filamen baru.
  • 17. b. Kelas Ganggang coklat-keemasan (chrysophyceae) ciri – ciri : 1. Memiliki pigmen klorofil dan karoten 2. Tubuhnya ada yang uniseluler misal Ochromonas, ada pula yang berkoloni misal Synura 3. hasil fotosintesis ganggang ini disimpan sebagai karbohidrat dan minyak Gambar : Synura
  • 18. d. Kelas Diatom (Bacillariophyta)  Ciri-ciri : 1. Mengandung klorofil a dan c, karotenoid, fukosatin, diatoksantin, diadinoksatin. 2. Talus bersel satu. 3. Inti sel berada dipusat sitoplasma. 4. Sebagian besar bersifat uniselular, atau berkoloni. 5. Hidup diair tawar, laut, dan daratan yang lembab sebagai plankton 6. Diatom bersifat autotrof. 7. Reproduksi secara aseksual, melalui mitosis, pembelahan hipoteka dan epiteka. Sedangkan secara seksual, menghasilkan sperma dan telur, lalu membentuk zigot. Macam – macam bentuk diatom
  • 19. Filum Ganggang Api (Pyrrophyta) Anggota ganggang api adalah organisme yang tubuhnya tersusun atas satu sel, dapat bergerak aktif, selnya berdinding. Ciri utamannya adalah di sebelah luar sel terdapat celah dan alur, masing – masing mengandung suatu flagel. Dinding sel berupa lempengan selulosa berbentuk polygonal yang bersambungan sangat rapat. Di dalam sel terdapat plastid yang mengandung klorofil dan pigmen cokelat kekuning – kuningan. Ganggang api berkembang biak dengan membelah diri. Ganggang api yang hidup di laut bersifat fosforesensi, yaitu memiliki fosfor untuk memendarkan cahaya. Contoh ganggang api : gonyaulax Gonyaulax
  • 20. Alga Hijau (Chorophyta)  Ciri-ciri : Alga hijau 1. Mengandung klorifil a dan b, karoten, xantofil. 2. Ada yang bersel satu, ada yang membentuk koloni. 3. Bentuk tubuh bulat, filamen, lembaran. 4. Habitat hidup 90 % di air tawar dan 10% di laut. 5. Hidup secara autrotof. 6. Reproduksi secara aseksual, pembentukan zoospora yaitu spora yang dapat bergerak. 7. Secara seksual, berlangsung dengan konjugasi yaitu bersatunya zigospora.
  • 21. Reproduksi Ganggang Hijau 1. Reproduksi secara aseksual reproduksi secara aseksual dilakukan dengan pembelahan biner, membentuk zoospora, dan fragmentasi. a. Pembelahan biner dilakukan oleh ganggang hijau bersel satu b. Fragmentasi dilakukan oleh ganggang berbentuk benang atau ganggang berkoloni. c. Pembentukan zoospora (spora kembara) : ganngang hijau dapat menghasilkan zoospora. 2. Reproduksi secara seksual reproduksi seksual pada ganggang hijau dilakukan dengan konjugasi. Beberapa ganggang hijau ada yang dapat menghasilkan gamet jantan yang disebut spermatozoid dan gamet betina yang disebut ovum. Pertemuan sperma dan ovum menghasilkan zigot yang dapat tumbuh menjadi ganggang baru.
  • 22. Contoh contoh ganggang hijau yang sering ditemukan dikolam sekitar a. Chlorophyta bersel tunggal tidak bergerak 1. Chlorella Organisme ini banyak ditemukan sebagai plankton air tawar. Ukuran tubuh mikroskopis, bentuk bulat, berkembang biak dengan pembelahan sel. Peranannya bagi kehidupan manusia antara lain, digunakan dalam penyelidikan metabolisme di laboratorium. Juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk obat-obatan, bahan kosmetik dan bahan makanan. Serbuk Chlorella dalam industri obat-obatan dimasukkan dalam kapsul dan dijual sebagai suplemen makanan dikenal dengan “Sun Chlorella”. Pengembangannya saat ini di kolam- kolam (contohnya di Pasuruan) chlorella
  • 23. 2. Chlorococcum Ganggang ini banyak ditemukan di air tawar dan ditanah yang basah. Tubuhnya bersel satu dan ukurannya mikroskopis. Selnya berbentuk bulat telur. Setiap sel memiliki satu kloroplas berbentuk mangkuk dengan sebuah parenoid. Reproduksi aseksual dengan membentuk zoospora. Zoosporanya bergerak dengan 2 flagela. b. Chlorophyta bersel tunggal dapat bergerak 1. Chlamidomonas Bentuk sel bulat telur, memiliki 2 flagel sebagai alat gerak, terdapat 1 vacuola, satu nukleus dan kloroplas. Pada kloroplas yang bentuknya seperti mangkuk terdapat stigma (bintik mata) dan pirenoid. Reproduksi aseksual dengan membentuk zoospora dan reproduksi seksual dengan konjugasi. Bentuk sel Chlamydomonas dan Daur hidup Chlamydomonas
  • 24. c. Chlorophyta berbentuk koloni tidak bergerak Contoh: Hydrodictyon Hydrodictyon banyak ditemukan di dalam air tawar dan koloninya berbentuk seperti jala. Ukuran cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Reproduksi vegetatif dengan zoospora dan fragmentasi. Fragmentasi dilakukan dengan cara melepas sebagian koloninya dan membentuk koloni baru. Sedangkan reproduksi generatif dengan konjugasi. d. Chlorophyta berbentuk koloni dapat bergerak Contoh: Volvox Volvox ditemukan di air tawar, koloninya berbentuk bola dengan jumlah sel antara 500 – 50.000 buah. Ukurannya mikroskopis sehingga hanya dapat diamati dengan mikroskop. Tiap sel memiliki 2 flagel dan sebuah bintik mata. Reproduksi aseksual dengan fragmentasi dan seksual dengan konjugasi sel-sel gamet. Konjugasi sel – sel gamet Volvox
  • 25. e. Chlorophyta berbentuk benang Contoh: 1. Spyrogyra Ganggang ini mudah didapatkan di perairan sekitar kita. Bentuk tubuh seperti benang, dalam tiap sel terdapat kloroplas berbentuk spiral dan sebuah inti. Reproduksi vegetatif dengan fragmentasi, sedangkan reproduksi seksual dengan konjugasi. Adapun langkah-langkah konjugasi antara lain Dua benang saling berdekatan, sel yang berdekatan saling membentuk tonjolan. Ujung kedua tonjolan yangbersentuhan saling melebur membentuk saluran konjugasi. Lewat saluran itu terjadilah aliran protoplasma dari satu sel ke sel yang lain. Kedua plasma melebur, disebut peristiwa plasmogami dan segera diikuti oleh peleburan inti yang disebut kariogami. Hasil peleburan membentuk zigospora diploid. Zigospora mengalami meiosis dan ditempat yang sesuai berkembang menjadi benang Spirogyrabaru yang haploid. Konjugasi pada Spirogyra
  • 27.
  • 28. 2. CHARA Chara hidup di air tawar terutama melekat pada batu-batuan. Bentuk talusnya seperti tumbuhan tinggi, menyerupai batang, yang beruas-ruas dan bercabang-cabang, berukuran kecil. Pada ruasnya terdapat nukula dan globula. Di dalam nukula terdapat arkegonium dan menghasilkan ovum. Di dalam globula terdapat anteridium yang memproduksi spermatozoid. Spermatozoid akan membuahi ovum dan menghasilkan zigospora yang berdinding sel. Pada reproduksi secara vegetatif dilakukan dengan cara fragmentasi. Chara Braunii
  • 29. Filum Ganggang Cokelat (Phaeophyta) Bentuk tubuh ganggang cokelat menyerupai tumbuhan tinggi, dengan panjang sampai beberapa meter. Memiliki organ yang bentuknya mirip akar, batang dan daun. Sebagian besar hidup di air laut, tetapi seringkali terdampar di pantai. Tubuhnya melekat pada batu batuan dengan alat pelekat, sedangkan talusnya terapung di air laut. Ganggang ini memiliki pigmen fikosantin dan klorofil. Contoh :fucus, sargassum. Reproduksi aseksual dengan fragmentasi. Reproduksi seksual dengan cara membentuk alat kelamin yang disebut sebagai konseptekel jantan dan konsptekel betina.
  • 30. Ganggang merah hidup di laut. Bentuk tubuhnya seperti rumput. Tubuhnya bersel banyak dan berbentuk seperti lembaran. Mengandung pigmen fikoeritrin. Filum Ganggang Merah Reproduksi seksual dengan cara peleburan (Rhodophyta) antara spermatozoid dan ovum. Peleburan tersebut menghasilkan zigot. Zigot tumbuh menjadi ganggang yang diploid. Contoh penghasil agar agar di Indonesia : Eucheuma spinosum dan Gelidium, Kallimenia dan Scinata. Membentuk tepung floridean. Memiliki pigmen fikobilin. Di dalam laut , ganggang ini tampak berwarna merah tetapi saat terdampar ke pantai atau dekat permukaan, cahaya akan merusak pigmen merah sehingga ganggang tampak biru, cokelat atau hijau tua
  • 31. Manfaat Protist Mirip Tumbuhan  Sebagai suplemen makanan. 1. Bidang Perikanan (Chlorella). ganggang merupakan  Sebagai bahan sayur (Ulva, fitoplankton maupun Enteromorpha) zooplankton yang berfungsi  Bahan baku agar-agar sebagai makanan ikan. (Eucheuma, Gelidium) 2. Ekosistem Perairan  Bahan peledak, (endapan ganggang merupakan produser Diatomae di dasar laut ) primer, yaitu sebagai penyedia  Penghasil Yodium (Laminaria bahan organik dan oksigen bagi digitalis ) hewan air.  Penghasil asam alginat untuk 3. Bidang Industri industri es krim, kosmetik, dinding sel diatom banyak tekstil, dan plastik (Laminaria mengandung silikat. Sisa sisa dan Macrocistis ). dinding sel diatom yang hidup di  Macrocytsis Pyrifera jaman lampau membentuk ,menghasilkan iodine yaitu lapisan tanah diatom. Tanah unsur yang dapat digunakan diatom dapat dimanfaatkan untuk mencegah penyakit sebagai dasar industri kaca, dan gondok penyaring (karena berpori)