analisis data kualitatif

5,088 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,088
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
55
Actions
Shares
0
Downloads
267
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

analisis data kualitatif

  1. 1. ANALISIS DATA Penelitian Kualitatif Anggun Nadia Fatimah (0706282163); Arina Hidayatul Chasanah (0706164933); Fiska Bellania (0706282440); Ginazty A.A. (0706282472); Yussi Yunita (0706283014)
  2. 2. Comparing Method <ul><li>Similarities </li></ul><ul><li>Differences </li></ul><ul><li>Explanations and Qualitative Data </li></ul>
  3. 3. Coding & Concept Formation <ul><li>Conceptualization </li></ul><ul><li>Coding Qualitative Data </li></ul><ul><li>Analytic Memo Writing </li></ul><ul><li>Outcroppings </li></ul>
  4. 4. Analisis Strategy <ul><li>The Narrative </li></ul><ul><li>Ideal Types </li></ul><ul><li>Successive Approximation </li></ul><ul><li>The Illustrative Method </li></ul><ul><li>Path Dependency & Contingency </li></ul><ul><li>Domain Analysis </li></ul><ul><li>Analytic Comparison </li></ul>
  5. 5. Analytic Comparison <ul><li>John Stuart Mill : </li></ul><ul><li>metode logis untuk membuat perbandingan </li></ul><ul><li>nominal comparison </li></ul><ul><li> data berada pada tingkat pengukuran nominal </li></ul><ul><li>mengidentifikasi berbagai karakteristik dan hasil utama yang diperoleh ( key outcome ) kemudian membandingkan persamaan dan perbedaan di antara karakteristik tersebut untuk mempelajari atau menemukan mana yang sesuai dengan hasil yang diperoleh. </li></ul><ul><li>Perbedaan dengan metode ilustratif </li></ul>
  6. 6. Analytic Comparison (2) <ul><li>Metode yang digunakan: </li></ul><ul><li>  method of agreement  (eliminasi) </li></ul><ul><ul><li>mencoba untuk menemukan penyebab umum </li></ul></ul><ul><ul><li>merupakan proses eliminasi ciri-ciri yang tidak mempunyai hasil yang sama. </li></ul></ul><ul><li>method of difference  (konjungsi) </li></ul><ul><ul><li>“ double application ” dari  method of agreement </li></ul></ul><ul><ul><li>memperkuat informasi dari kasus positif dengan kasus negatif </li></ul></ul><ul><ul><li>peneliti mencari kasus yang memiliki banyak ciri-ciri penyebab dari kasus positif tetapi tidak memiliki atau kekurangan beberapa ciri-ciri utama dan memiliki hasil yang berbeda. </li></ul></ul>
  7. 7. Apa yang tak terlihat? <ul><li>Negative Evidence </li></ul><ul><li>Limitation by Omission </li></ul>
  8. 8. Negative Evidence <ul><li>Lewis and Lewis (1980) </li></ul><ul><li>7 macam negative evidence : </li></ul><ul><ul><li>Events that do not occur </li></ul></ul><ul><ul><li>Events of which the population is unaware </li></ul></ul><ul><ul><li>Events the population wants to hide </li></ul></ul><ul><ul><li>Overlooked commonplace events </li></ul></ul><ul><ul><li>Effects of a researcher’s preconceived notions </li></ul></ul><ul><ul><li>Unconscious non-reporting </li></ul></ul><ul><ul><li>Conscious non-reporting </li></ul></ul>
  9. 9. Limitation by Omission <ul><li>pengelompokan sosial yang sensitif </li></ul><ul><li>Gender, kategori sosial yang paling penting </li></ul><ul><li>Eichler (1988:160), kategori gender: </li></ul><ul><ul><li>Bentuk interpretasi yang menolak jenis kelamin sebagai variabel signifikan yang bersifat sosial  </li></ul></ul><ul><ul><li>Bentuk interpretasi yang menolak perbedaan jenis kelamin dalam konteks sosial </li></ul></ul>
  10. 10. Limitation by Omission (2) <ul><li>Ketika penelitian menginterpretasikan data, peneliti harus menyadari pandangan alternatif dari data dan tidak membatasi pada satu spesifik kelompok sosial yang diteliti. </li></ul><ul><li>Metode penelitian negatif ( negatif care method ) </li></ul><ul><ul><li>kompleksitas dari keadaan dan kejadian dimana pengartian sistem secara alternatif dapat di terapkan dalam satu keadaan </li></ul></ul>
  11. 11. Teknik Lainnya <ul><li>Network Analysis </li></ul><ul><li>Time Allocation Analysis </li></ul><ul><li>Flowchart & Time Sequence </li></ul><ul><li>Multiple Sorting Procedure </li></ul><ul><li>Diagrams </li></ul><ul><li>Software for Qualitative Data </li></ul><ul><li>Event-Structure Analysis </li></ul>
  12. 12. Network Analysis <ul><li>menggunakan sosiograms atau teknik pemetaan sejenisnya </li></ul><ul><li>menelusuri, menganalisis, memperlihatkan bentuk-bentuk dari suatu hubungan yang saling terkait. </li></ul><ul><li>memetakan hubungan pada tiap manusia, organisasi, event, atau tempat </li></ul>
  13. 13. Time Allocation Analysis <ul><li>peneliti memeriksa cara tiap orang atau organisasi dalam menghabiskan atau memanfaatkan waktu pada kehidupan bermasyarakat atau pada prioritasnya </li></ul><ul><li>menganalisis bagaimana tiap orang, kelompok, atau organisasi menempatkan sumber nilai yang mereka miliki (seperti waktu, ruang, uang, prestige) sehingga dapat menunjukkan prioritas mereka </li></ul>
  14. 14. Flow Chart & Time Sequence <ul><li>peneliti menganalisis kegiatan atau keputusan dalam tindakan yang dilakukan tiap orang pada satu kurun waktu tertentu </li></ul><ul><li>Penelitian berdasarkan sejarah kegiatan : mendokumentasikan kejadian </li></ul><ul><li>Penelitan komparatif dan wilayah : </li></ul><ul><ul><li>melihat pada alur dari kejadian </li></ul></ul><ul><ul><li>bagaimana suatu kejadian atau keputusan atas tindakan saling berhubungan dengan kejadian atau tindakan keputusan atas tindakan lainnya </li></ul></ul>
  15. 15. Multiple Sorting Procedure <ul><li>peneliti dapat menggunakan penelitian wilayah atau penelitian sejarah secara oral </li></ul><ul><li>menelusuri bagaimana tiap orang mengkategorisasikan pengalaman mereka ke dalam sistem kategori yang sama atau berbeda </li></ul><ul><li>pengumpulan, verifikasi, atau analis data </li></ul>
  16. 16. Diagrams <ul><li>membantu peneliti untuk mengorganisasikan ide dan menemukan fakta dari hubungan yang </li></ul><ul><li>peta temporal atau spasial, tipologi, atau menggunakan sosiogram </li></ul>
  17. 17. Software for Qualitative Data <ul><li>peneliti kualitatif baru memanfaatkan komputer sebagai alat bantu analisa data selama 5-10 tahun terakhir saja </li></ul><ul><li>pendekatan utama yang digunakan software untuk menganalisa data kualitatif: </li></ul><ul><ul><li>Text Retrieval </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>pencarian kata pada software  word processing </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Text retrieval memungkinkan pencarian sinonim suatu kata, kata lain dari sebuah kata (thesaurus), kata yang memiliki arti dekat dengan sebuah kata, serta mendeteksi kesalahan ejaan pada sebuah kata </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Boolean searches : memungkinkan pencarian berdasarkan kombinasi kata atau frasa dengan menggunakan  logical terms  ( and,or,not ) </li></ul></ul></ul>
  18. 18. Software for Qualitative Data (2) <ul><ul><li>Textbase Managers </li></ul></ul><ul><ul><li>menyeleksi informasi berdasarkan konsep serta menambah informasi faktual lain yang terkait </li></ul></ul><ul><ul><li>program Hypertext : menghubungkan satu informasi dengan informasi lain yang berkaitan, dengan menggunakan link </li></ul></ul><ul><ul><li>cross tabulation  atau  scatterplot cross-classification </li></ul></ul><ul><ul><li>program : askSam dan Folio VIEWS </li></ul></ul><ul><li>Code-and-Retrieve Programs </li></ul><ul><ul><li>melampirkan kode-kode ke dalam barisan kalimat, paragraph, dan juga text dan membuat outline baru penelitiannya berdasarkan kode-kode yang telah dibuatnya </li></ul></ul><ul><ul><li>Program: Kwalitan dan Ethnograph </li></ul></ul>
  19. 19. Software for Qualitative Data (3) <ul><ul><li>Code-Based Theory Builders </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>cara untuk membuat perbandingan di antara kode-kode yang ada dan melihat apakah ada hubungan antar kode-kode itu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Hubungan antara satu kode dengan kode lainnya akan menjadi dasar bagi peneliti untuk mengeneralisasi teori </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Jenis relasi yang terjalin antar kode sangat bervariasi, salah satunya adalah  if-then type  dari hubungan logis </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>memiliki potensi untuk memanipulasi kode-kode untuk membentuk suatu pola tertentu </li></ul></ul></ul>
  20. 20. Software for Qualitative Data (4) <ul><ul><li>Conceptual Network Builder </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>membangun dan melakukan tes terhadap sebuah teori dengan menampilkan display grafik yang membantu peneliti mengorganisasi konsep </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>menggunakan konsep kunci dan menampilkan relasi antar konsep </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Hasil yang ditampilkan hampir menyerupai diagram flowchart </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Event-Structure Analysis (ESA) </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>metode analisis data baru untuk membantu peneliti mengorganisasi satu seri peristiwa dengan melihat hubungan kasusalnya </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>peneliti pertama kali mengorganisasi data ke dalam urutan peristiwa-peristiwa, kemudian meletakkan peristiwa-peristiwa tersebut ke dalam  temporal sequences . </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Peneliti menjelaskaan hubungan kausal antarperistiwa </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kekurangannya adalah program ini tidak menyediakan logika kausal </li></ul></ul></ul>
  21. 21. Event-Structure Analysis
  22. 22. kesimpulan <ul><li>Banyak pihak beranggapan bahwa menganalisa data kualitatif lebih sulit dibandingkan menganalisa data numerik. </li></ul><ul><li>Menganalisa angka dapat menggunakan prosedur statistic, sedangkan menganalisa data kualitatif yang berupa teks membutuhkan usaha yang lebih keras untuk membaca dengan cermat, merefleksi apa yang telah dibaca, dan membuat perbandingan anatara logika dan judgment. </li></ul><ul><li>Analisis data kualitatif mencakup coding dan memo analisis. Keduanya merupakan cara bagi peneliti untuk membaca data secara cermat dan memikirkannya secara seksama. </li></ul>

×