Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Gejala pasang dan drainase daerah rendah

3,228 views

Published on

Gejala pasang dan drainase daerah rendah

Published in: Business
  • Sex in your area is here: ♥♥♥ http://bit.ly/2F4cEJi ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Follow the link, new dating source: ❶❶❶ http://bit.ly/2F4cEJi ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dapatkan juga berita, informasi, pedoman dan manual, bahan presentasi dan pelatihan di www.nawasis.com - water inspiration, www.sanitasi.net - the spirit of water, dan www. tekniklingkungan.com - engineered by nature.. Selamat mencoba, happy browsing!
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Gejala pasang dan drainase daerah rendah

  1. 1. GEJALA PASANG DAN DRAINASE DARI DAERAH RENDAH1. TERJADINYA PASANG1.1 PenyebabPasang adalah perubahan aras air laut yang berdaur ulang, yang disebabkan terutama oleh gayatarik dan gaya sentrifugal yang berkaitan dengan gerakan relatif dari bumi, bulan dan matahari.Pengaruh bulan pada timbulnya pasang itu dua kali lebih besar dari pada pengaruh matahari.Hal ini disebabkan oleh karena massa matahari jauh lebih besar namun jaraknya ke bumi relatiflebih jauh.Dengan mengacu pada Gambar 1, nyatalah bahwa pada saat bulan baru dan bulan purnama:pengaruh bulan dan matahari pada timbulnya pasang akan saling memperkuat, sehingga akanterjadi pasang paling besar; pasang tersebut dinamakan pasang purnama. Sebaliknya, pada saatawal dan akhir perempatan bulan, pengaruh dari matahari dan bulan akan saling bertolaksehingga tinggi pasang akan minimum. Buaian pasang minimum ini dinamakan pasangperbani.1.2 Pola PasangDi daerah lintang rendah, maka pasang akan berlangsung selama 12,4 jam, sehingga akanmempunyai 2 air tinggi dan 2 air rendai dalam 1 hari. Pasang seperti ini dinamakan semi-diurnal. Di daerah lintang yang lebih tinggi, yang lebih menonjol adalah diurnal (yang mem-punyai periode lebih ukuran 24,6 jam besarnya).Daur pasang purnama dan perbani yang direkam pada bulan Oktober di bagian keluar sebelahbarat Segara Tuahan, yang terletak di dekat laut terbuka diperlihatkan di Gambar 2. SegaraAnakan itu adalah lagun pasang yang besar di bagian Selatan Pantai Jawa kira-kira 20 km disebelah barat Cilacap. Badan air itu luas permukaannya 27 km2 pada ketinggian pasangpurnama rata-rata dan berhubungan dengan laut pada dua tempat pasang keluar.Tahap bulan yang bersangkutan juga diperlihatkan di Gambar 2. 1
  2. 2. 22
  3. 3. Gambar 2. Daur pasang purnama dan perbani yang direkam pada bulan Oktober3 3
  4. 4. 2. PERAMALAN PASANG2.1 Teori KeseimbanganHubungan antara gejala astronomi dan pasang telah diketahui selama berabad-abad. Gagasanmodern yang ada bisa dirumit sampai Teori Keseimbangan yang dikemukakan oleh Darwinpada tahun 1898.Teori keseimbangan mengasumsikan bahwa bumi itu bulatan seragam yang berotasi padasumbunya dan mempunyai selimut air yang menutupi permukaannya. Selain itu diasumsikanbahwa selimut air tersebut tetap diam sementara bumi berotasi. Akibat gaya sentrifugal dangaya tarik (gravitasi) yang berkaitan dengan berputarnya bumi dan bulan pada satu sumbu yangsama, serta bumi dan matahari pada satu sumbu yang sama pula, maka penutup air yang bulatitu diubah bentuknya menjadi ellipsoid, sehingga seorang pengamat di seberang titik dipermukaan bumi (yang berotasi), akan mengalami perubahan aras laut yang menanggapipasang, ketika ia bergerak, melalui permukaan air diam yang mengairi bentuk (deformed).Dalam praktek, pasang itu tidak persis serupa dengan skema ideal yang diusulkan oleh teorikeseimbangan, terutama karena: 1. Nyatanya massa air itu tidak mencapai keseimbangan, akan tetapi kecepatan tempuhnya dikendalikan oleh kedalaman air. Hal ini menerangkan mengapa selama pengamatan pasang purnama, pasang tinggi adalah dalam kondisi rata-rata 180° diluar fase dengan gaya maksimum penuntul pasang pada tengah hari dan tengah malam. 2. Pengaruh gaya coriolis itu penting untuk gerak pasang berskala besar, karena gaya-gaya yang tersangkut yang lain itu relatif kecil. 3. Pengaruh geser memperkeras atau memperkuat akibat yang disebabkan oleh bentuk dasar laut. (untuk bentuk matematika detail dari pokok masalah ini, harap diacu Ippen, Arthur T. 1986. Estuary and Coastline Hydrodynamics, (Bab 4) Mc Grawhill Book Company, Inc.) 4. Pengaruh massa lahan. 5. Studi mengenai peta pasang (yang memperlihatkan garis-garis yang tiap titiknya menggambarkan pemindahan maksimum yang terjadi secara bersamaan), memperlihatkan bahwa gaya yang meningkatkan pasang itu menimbulkan osilasi diam dan bukan gelombang pasang di seluruh dunia. 6. Kemungkinan beresonansinya teluk dan masukan yang berhubungan dengan laut yang kekerapan osilasi diamnya di cekungan lautan mendekati osilasi alami dari masa air di4
  5. 5. dalam teluk dan masukan itu. Resonansi itu pokoknya bertanggung jawab atas adanya jarak pasang yang sangat besar yang terjadi di beberapa tempat di dunia ini.Sebagai akibat dari faktor di atas maka Teori Keseimbangan tidak dapat dipakai untukmeramalkan amplitudo maupun fase dari pasang. Namun Teori Keseimbangan itu pentingkarena bisa memperlihatkan bagaimana gejala pasang dapat dipecah menjadi komponen-komponennya, yang masing-masing dihubungkan dengan daur matahari maupun bulan.2.2 Analisis HarmonikMetode Analisis Harmonik adalah metode yang biasanya dipakai untuk meramalkan keragamanpasang di seberang lokasi yang ditentukan. Metode ini menyangkut penganalisaan pengukuranpasang sebelumnya di lokasi tersebut yang dilakukan dalam selang waktu yang lama. Selangwaktu minimum yang diperlukan untuk analisis harmonik adalah 1 (satu) tahun, meskipunperiode selama 19 tahun itu lebih baik. Metode ini didasarkan pada suatu premis (dari teoriKeseimbangan) bahwa resultan pasang di seberang titik itu terdiri atas bagian-bagian yangmasing-masing berhubungan dengan suatu daur bulan dan matahari yang khusus. Di hampirsemua kasus, pasang yang terukur bisa diwakili dengan ketepatan yang lumayan, apabila kira-kira 10 komponennya dipertimbangkan. Selang waktu untuk masing-masing komponen ituditentukan dari pemahaman sistem matahari, bumi dan bulan, dan bersilang antara 12,4 jam-jaman sampai 19 tahunan.Peramalan pasang melalui analisis harmonik bisa dipisah menjadi dua tahapan: (i) Pengukuran data dianalisis untuk menentukan fase yang tidak diketahui dan karakteristik amplitudo dari setiap pembentuk pasang di suatu lokasi yang ditentukan. (ii) Hasilnya (i), dipakai untuk meramal keragaman pasang yang akan datang di lokasi tersebut.2.3 Faktor Penyebab Perbedaan antara Pasang Ramalan dan KenyataanAda beberapa faktor yang bisa menyebabkan pasang yang aktual secara kentara berbeda daritinggi ramalannya. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah a) Geseran angin yang menyebabkan permukaan laut mengambil kelerengan yang secara inverse sebanding dengan kedalaman air. b) Tekanan barometrik yang beragam yang bisa mengubah aras air sampai 10 mm per milibar perubahan tekanan. Ragam tekanan barometer juga bisa menimbulkan osilasi sementara yang agak besar yang ditambahkan secara super impase pada pasang. c) Kerapatan air. d) Arus. e) Aliran sungai pada muara yang dipengaruhi pasang. 5
  6. 6. f) Faktor jangka menengah atau jangka panjang seperti naiknya aras air di dunia yang disebabkan oleh mencairnya penutup es di kutub (pengaruh rumah kaca) dan dorongan gaya geologi.3. PENGARUH PASANG PADA PERILAKU BANJIR DAN DRAINASEPengaruh pasang di dalam sungai bisa cukup jauh. Pola pasang itu ketika bergerak, masuksungai atau saluran akan ditahan dan akhirnya mengecil dan hilang. Penetrasi pasang inidibarengi dengan penggagasan air laut asin.Menurut perkiraan Dr. Walter Jewman di City University of New York dan Dr. RhodesFairbridge of Columbia University, menulis dalam jurnal ’Natural’, aras laut rata-rata telah naikkira-kira 100 mm sejak 1982, meskipun secara potensial naiknya 130 mm bila diperhitungkanjumlah waduk yang telah dibangun manusia sejak 1982.Besar dan jauhnya penggerusan pasang dan air asin terutama tergantung pada aliran sungai.Penggerusan tersebut akan selalu lebih besar pada sungai dengan aliran yang mempunyai debitrendah daripada yang debitnya tinggi. Morfologi sungai juga mempunyai pengaruh. Di beberapasungai buaian pasang dan penggogosan air asin masih bisa dilihat sampai 100 - 200 km masukke daratan.Pola pasang yang direkam selama tahun 1980 dan 1982 di Tidareja di Kali Cibeureum kira-kira20 km di sebelah hulu masuknya ke Segara Anakan dapat dilihat di Gambar 4. Gambar tersebutmemperlihatkan bagaimana kentaranya perubahan pasang di Sidareja pada saat aliran rendahnamun mempunyai pengaruh yang bisa diabaikan selama aliran tinggi.Keragaman pasang pada aras air di pantai biasanya bisa diramalkan dengan tingkat kepercayaancukup baik, bila digunakan suatu program pengukuran dan atau tebal pasang yang ada. Namunperamalan tersebut akan lebih sukar untuk sungai-sungai pasang. Metode komputasi banyaktersedia untuk menghitung aras air pada jarak yang berlainan, yang masuk semakin ke hulusungai, dan untuk berbagai kondisi luahnya. Contoh dari metode yang diutarakan tadi adalahModel komputasi "BRANCH" yang dibuat oleh USGS. Program ini telah diadaptasikan untukIBM - Compatible PC (1986) dan dengan sukses telah digunakan di Proyek Centading, untukmemodelkan hidrodinamika dari Lagun Segara Anakan dan sungai pasang yang mengalir kelagun tersebut.6
  7. 7. 4. DRAINASE DAERAH YANG RENDAH4.1 Teknik yang DipakaiDrainase dari daerah yang rendah bisa dilakukan dengan salah satu atau lebih cara-cara berikutini : 1) Pembangunan tanggul pasang di sekeliling daerah rendah tersebut. 2) Pembangunan tanggul sepanjang sungai dan saluran drainase yang melewati daerah rendah tersebut. 3) Pembangunan polder (atau kompartemen) yang masing masing ditangguli dan mempunyai keluaran individual ke sistem drainasenya (lihat gambar 3). Bila suatu tanggul merentas suatu jalan drainase alam, maka suatu saluran pengumpul harus diupayakan untuk mengumpulkan aliran drainasenya yang kalau tidak akan melimpas sepanjang tanggul saluran pengumpul tersebut pengumpul tersebut didesain untuk menyalurkan aliran semacam itu ke keluaran dari kompartemen. Tidak diperbolehkan ada aliran dari satu kompartemen lainnya. 4) Penggunaan pintu pengendali di keluaran dari kompartemen untuk mencegah aliran balik pada saat pasang naik dan/atau saat luah air tinggi. Pintu pengendali bisa otomatis atau yang dioperasikan secara manual, yakni pintu geser. 5) Penggunaan peralatan pompa. 6) penyediaan suatu cekungan penahan yang volumenya cukup dan kapasitas pintu keluar di setiap keluaran kompartemen untuk menyimpan sementara air limpasan dari hujan badai yang kritis sampai air tersebut dapat diluahkan pada suatu periode yang cocok dari daur pasang. 7
  8. 8. Gambar 3. Denah Polder Pada Umumnya8
  9. 9. Gambar 4. Pola pasang surut di daerah Sidareja9 9
  10. 10. 4.2 Pentingnya SurveyPerlu ditekankan bahwa pengukuran tanah yang detil adalah kunci bagi pembuatan denahdrainase yang berhasil terutama untuk daerah lahan yang rendah seluruh survei dapat dengantepat diikatkan ke suatu bidang persamaan yang berhubungan dengan air laut rata rata.4.3 Contoh MasalahPolder (atau kompartemen) yang diperlihatkan dalam gambar 5a meluahkan airnya ke suatusungai yang dipengaruhi pasang yang terletak di dekat di hilir keluaran polder untuk kondisipasang purnama dan aliran musim hujan yang umumnya di berikan di gambar 5b.Ada cekungan penahan dekat di hulu keluaran polder karakteristik hubungan volume denganketinggiannya diberikan di gambar 5c. Suatu penampang yang dipotong melalui keluarandiperlihatkan di gambar 5.d.Penelitian Hidrologi memperlihatkan bahwa banjir di sungai tidak terjadi pada saat yang samadengan banjir di daerah perkotaan karena banjir sungai mempunyai waktu pemusatan ataukonsentrasi yang lebih lama. Pintu pengendali yang ada di pengeluaran polder terdiri atas 2 pipabeton berdiameter 1200 mm yang dipasangi dengan pintu gerak yang disetimbangkan olehpegas.Aras dasar bagian dalam pipa diletakkan pada + 0,5 m BPP (Bidang Persamaan Peta). Apakahstruktur pintu pengendali yang ada cukup untuk menahan banjir di perumahan yang ada disekeliling cekungan penahan selama pasang purnama? Aras lantai dari perumahan terendah didekat cekungan tersebut adalah + 2,7 m BPP.Suatu hidrograf aliran di cekungan penahan telah disediakan untuk hujan badai 1 dalam 20tahunan dengan jujuh 1 jam, 6 jam, 12 jam dengan menggunakan Metode Rational. Grafiktersebut diberikan di Gambar 6.10
  11. 11. Gambar 5. Layout dan perhitungan polder 11
  12. 12. Gambar 6. Macam-macam bentuk inflow hidrograf12

×