Buku Putih Sanitasi - 3-3 Kelembagaan dan Keuangan

649 views

Published on

Buku Putih Sanitasi - 3-3 Kelembagaan dan Keuangan merupakan salah satu modul pelatihan PPSP bagi fasilitator dan Pokja Sanitasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten /kota

Published in: Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
649
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
210
Actions
Shares
0
Downloads
28
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Buku Putih Sanitasi - 3-3 Kelembagaan dan Keuangan

  1. 1. disampaikan dalam pelatihan fasilitator PPSP 2014, Jakarta 2014
  2. 2. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 Gambaran pengelolaan sanitasi eksisting oleh pemangku kepentingan, kebijakan terkait pengelolaan sanitasi, dan pendanaan sanitasi bersama sama dengan gambaran teknis akan menghasilkan profil sanitasi yang lengkap
  3. 3. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 esensi • Gambaran kondisi kelembagaan & kebijakan sanitasi saat ini tujuan • Identifikasi stakeholder pembangunan & pengelolaan sanitasi • Identifikasi tugas & fungsi masing-masing stakeholder • Identifikasi kondisi ketersediaan & pelaksanaan kebijakan sanitasi
  4. 4. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah Kab/Kota  Peraturan KDH tentang Tupoksi SKPD  RPJMD, RKPD, Renstra SKPD  Kebijakan / Aturan yang terkait dengan : – Pengelolaan layanan sanitasi – Retribusi layanan sanitasi – Kerjasama daerah terkait sanitasi
  5. 5. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Tabel pemangku kepentingan  Tabel Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sanitasi
  6. 6. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014
  7. 7. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014
  8. 8. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 No. Langkah Pemetaan Kelembagaan Output Proses 1 Pengumpulan data sekunder 2 Pengkajian Perda ttg Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Daerah a. Struktur pengelolaan sanitasi saat ini b. Informasi ttg regulator dan operator : • Nomenklatur organisasi regulator & operator • Bentuk unit organisasi regulator & operator 3 Pengkajian Perda /PerKDH ttg Tupoksi SKPD a. Tabel pemangku kepentingan pengelolaan sanitasi saat ini b. Daftar fungsi pengelolaan sanitasi yang belum ditangani oleh kab/kota 4 Pengkajian Perda, Per KDH ttg pengelolaan sanitasi di kab/kota a. Tabel peraturan / kebijakan sanitasi kab/kota b. Informasi kesediaan peraturan sanitasi (yang ada & belum ada) c. Informasi efektifitas pelaksanaan peraturan 5 Identifikasi SWOT kelembagaan Informasi SWOT dalam masing-masing komponen sanitasi
  9. 9. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014
  10. 10. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  UU 32/2004 ttg Pemerintah Daerah  PP 41/2007 ttg Organisasi Perangkat Daerah  Permendagri 57/2007 ttg Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah  Permendagri 56/2010 ttg Perubahan Permendagri 57/2007 ttg Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah
  11. 11. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Justifikasi tingkat layanan sanitasi eksisting  Justifikasi alokasi anggaran sanitasi ke depan  Justifikasi sinkronisasi program sanitasi antar SKPD  Justifikasi permintaan pendanaan dari sumber selain APBD Kab/Kota
  12. 12. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Realisasi APBD (5 tahun terakhir)  Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (5 tahun terakhir)  LAKIP  DPA-SKPD  PERATURAN MENTERI KEUANGAN (KMK tentang Kapasitas Fiskal Daerah setiap tahunnya) Pilih salah satu…
  13. 13. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Struktur umum APBD kabupaten/kota  Belanja sanitasi per-SKPD  Belanja sanitasi per-subsektor  Belanja sanitasi per-penduduk  Realisasi retribusi sanitasi per-subsektor  DSCR-Ruang Fiskal-Public Saving  Isu-isu keuangan
  14. 14. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 DSCR =((PAD+DBH+DBH Prov.+DAU) – Blj.Wajib ) / (Pokok Pinjaman + Bunga + Biaya Lain2) Merupakan Indikator kemampuan Pemda Dalam Memenuhi Kewajiban keuangannya Ruang Fiskal =Total Pendap – (DAK + Pendap.Hibah + Dana Darurat + Dana Peny./Otsus) – Belanja Pegawai Tdk. Langsung Ruang fiskal dapat didefinisikan sebagai : ketersediaan ruang yang cukup pada anggaran pemerintah, untuk menyediakan sumber daya tertentu tanpa mengancam kesinambungan posisi keuangan pemerintah. (Ruang fiskal diperoleh dari pendapatan umum setelah dikurang pendapatan yang sudah ditentukan penggunaannya (earmarked) serta belanja yang sifatnya mengikat seperti belanja pegawai dan belanja bunga). Stephen S. Heller (IMF Policy Discussion Paper, 2005) Public Saving = Penerimaan – Belanja Wajib Merupakan Tabungan Masyarakat (Pendanaan yang tersedia di APBD yang dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat
  15. 15. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 2007 2008 2009 2010 20011 DSCR PAD 9,778 10,674 11,781 13,226 15,172 DBH 32,250 34,790 37,803 41,406 46,219 DBHD DAU 261,174 273,514 287,084 302,039 318,560 Blj.Wajib : Blj. Pegawai 203,687 220,797 240,735 264,647 293,826 Angs.Pokok Pinj. 23,830 Angs.Bunga Pinj. By. Lain Pokok Pinjaman - - - - - Bunga By. Lain-lain 5,749 6,414 7,247 8,330 9,793 DSCR 13.16 15.31 13.24 11.05 8.80 RUANG FISKAL Total Pendapatan 418,043 440,886 466,924 497,126 533,213 DAK 37,060 40,321 44,313 49,358 55,961 Pendap. Hibah Dana Darurat Dana Peny./Otsus 68,344 71,214 74,414 78,093 82,339 Blj. Pegawai Tdk. Lgs 203,687 220,797 240,735 264,647 293,826 R.Fiskal 108,953 108,554 107,462 105,028 101,087 PUBLIC SAVING Penerimaan PAD 9,778 10,674 11,781 13,226 15,172 DBH Pajak & DBH bkn. Pajak 32,250,000 34,789,688 37,803,344 41,405,530 46,218,954 DAU 261,173,715 273,514,173 287,083,895 302,038,992 318,559,855 DAK 37,060,200 40,321,498 44,313,326 49,358,398 55,961,256 DBH Pajak - Provinsi 9,438,310 10,372,703 11,527,962 13,004,478 14,961,593 Belanja Wajib Belanja Mengikat 203,686,903 220,796,602 240,734,536 264,646,697 293,825,663 Kewajiban Daerah Public Saving 136,245,100 138,212,132 140,005,773 141,173,928 141,891,168
  16. 16. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Fasilitasi setiap anggota Pokja untuk merekap anggaran terkait sanitasi di SKPD masing-masing 5 tahun terakhir  Arahkan data sesuai tabel keuangan yang akan disusun  Hitung rata2 pertumbuhan persentase masing-masing struktur pendapatan dan belanja APBD  Hitung total anggaran sanitasi per-SKPD dan per-subsektor sanitasi  Hitung rata2 pertumbuhan dan komparasi anggaran sanitasi terhadap total belanja APBD tahun bersangkutan  Hitung total anggaran per-jumlah penduduk untuk memperlihatkan posisi investasi sanitasi kab/kota terkait terhadap investasi sanitasi ideal  Tampilkan perhitungan ekonomi untuk memperlihatkan kemungkinan peningkatan anggaran sanitasi
  17. 17. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  Konvensional  CAGR  Regresi sederhana – Regresi dengan model ekonometrika  Moving Average  Exponential Smoothing  dll Compound Annual Growth Rate (CAGR) What Does Compound Annual Growth Rate (CAGR) Mean? The year-over-year growth rate of an investment over a specified period; calculated by taking the (N)th root of the total percentage growth rate, where (N) is the number of years in the period being considered. It is expressed as follows: Investopedia explains Compound Annual Growth Rate (CAGR) In reality, CAGR is not the actual return but an imaginary number that describes the rate at which an investment would have grown if it had grown at a steady rate. CAGR can be thought of as a way to smooth out returns. This concept may seem fuzzy, and CAGR is better defined by example. Suppose you invest $10,000 in a portfolio on January 1, 2005, and it grows to $13,000 by January 1, 2006, then to $14,000 by 2007, and finally to $19,500 by 2008. Your CAGR would be the ratio of your ending value to your beginning value ($19,500/$10,000 = 1.95) raised to the power of 1/3 (since 1/number of years = 1/3). Then 1 is subtracted from the resulting number: 1.95 raised to 1/3 power = 1.2493. (This could be written as 1.95^0.3333.) 1.2493 - 1 = 0.2493. Another way of writing 0.2493 is 24.93%. The CAGR for your three-year investment is equal to 24.93%, representing the smoothed-out annualized gain earned over the time frame of the investment.
  18. 18. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014
  19. 19. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014
  20. 20. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 “ Interpretasi terhadap perhitungan yang dilakukan : apakah alokasi anggaran selama ini cukup/tidak…??? Isu apa saja yang muncul dari pemetaan keuangan tersebut…??? ”
  21. 21. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 KEKUATAN (STRENGTH) Pendanaan sanitasi telah dilakukan di setiap SKPD terkait KELEMAHAN (WEAKNESS) Pendanaan sanitasi seringkali kalah dari pembangunan sektor lain PELUANG (OPPORTUNITY) Pendanaan DAK Sanitasi yang diterima setiap tahun Program RPIJM untuk sanitasi TANTANGAN (THREAT) 20% pendanaan untuk pendidikan 10% pendanaan untuk kesehatan
  22. 22. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014  UU 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah  PP 58/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah  PERMENDAGRI 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
  23. 23. Profilsanitasi:kelembagaan&keuangan Pelatihan fasilitator PPSP 2014 TERIMAKASIH

×