Ssk sebagai dasar pendanaan pembangunan sanitasi di buleleng bali

375 views

Published on

Ssk sebagai dasar pendanaan pembangunan sanitasi di buleleng bali

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
375
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ssk sebagai dasar pendanaan pembangunan sanitasi di buleleng bali

  1. 1. MAINSTREAMING SSK: SSK SEBAGAI DASAR PENDANAAN PEMBANGUNAN SANITASI DI INDONESIA (PPSP KABUPATEN BULELENG) Ir. Nyoman Genep, MT (Pokja Sanitasi Kabupaten Buleleng) PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG (POKJA SANITASI KABUPATEN BULELENG) Disampaikan pada : Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional 2013 Jakarta, 30 Oktober 2013
  2. 2. GAMBARAN UMUM KABUPATEN BULELENG Kabupaten Buleleng terletak pada posisi 80 03'40"- 80 23'00" LS dan 1140 25‘ 55" – 1150 27‘ 28" BT Topografinya : Nyegara – Gunung Berbatasan : Utara : Selat Bali dan Laut Jawa. Timur : Kabupaten Karangasem. Selatan : Kab. Jembrana, Tabanan, Badung dan Bangli. Barat : Kab. Jembrana Luas Wilayah 1.365,88 Km2 ( 24,25 % dari luas Propinsi Bali) dan panjang pantai 157,05 Km. Terdiri dari : 9 Kecamatan 129 Desa 19 Kelurahan 166 Desa Pakraman  Di Bagian Selatan sebagian besar pegunungan dan perbukitan  Di Bagian Utara merupakan dataran di sepanjang pantai. Penggunaan Lahan Tahun 2011
  3. 3. AREA BERESIKO SANITASI KEC. GEROKGAK 3 KEC. BULELENG Kel. Kp. Bugis, Kp. Anyar, Kp. Baru: Resiko sanitasi tinggi Desa Celukanbawang : resiko sanitasi sedang
  4. 4. AREA BERESIKO SANITASI Desa Pengastulan : resiko tinggi 4 Desa Kerobokan : resiko sanitasi sedang Desa Sangsit : resiko sanitasi sedang Kel. Seririt : resiko sedang Desa Bubunan : resiko sanitasi sedang KEC. SERIRIT KEC. SAWAN
  5. 5. KONDISI PELAYANAN AIR LIMBAH (2011) KEC. GEROKGAK: KEC. SAWAN: - Kepemilikan Jamban: 73,34% -Jamban sehat : 83,93% -Capaian thd MDGs : sdh + - Kepemilikan Jamban: 64,57% - Jamban sehat : 84,82% - Capaian thd MDGs : sdh + KEC. BULELENG: - Kepemilikan Jamban: 80,81% KAB. BULELENG: - Kepemilikan Jamban : 71,15% - Jamban Sehat : 69,92% - Target MDGs thd Sanitasi Layak : 62,41% KEC. KUBUTAMBAHAN: - Kepemilikan Jamban: 64,50% -Jamban sehat : 91,54% - Capaian thd MDGs : sdh + -Jamban sehat : 73,96% -Sanimas : 4 -Capaian thd MDGs : sdh + KEC. TEJAKULA: - Kepemilikan Jamban: 67,16% -Jamban sehat : 93,30% - Capaian thd MDGs : sdh + KEC. SERIRIT: - Kepemilikan Jamban: 67,01% -Jamban sehat : 54,59% - Capaian thd MDGs : masih - KEC. BANJAR: KEC. BUSUNGBIU: - Kepemilikan Jamban: 67,15% -Jamban sehat : 71,13% - Capaian thd MDGs : sdh + - Kepemilikan Jamban: 70,49 % -Jamban sehat : 82,85% - Capaian thd MDGs : sdh + KEC. SUKASADA: - Kepemilikan Jamban: 75,54% -Jamban sehat : 54,80% - Capaian thd MDGs : masih -
  6. 6. KONDISI PELAYANAN PERSAMPAHAN (2013) KEC. GEROKGAK: -Pelayanan Angkutan DKP: 1 Desa (7,14%) -TPST Banyupoh (2010), Sumberkima (2013), Sanggalangit (2013) KEC. SAWAN: - Pelayanan Angkutan DKP: 6 Desa (42,86%) -TPST Jagaraga (2013) KEC. BULELENG: -Pelayanan Persampahan DKP: 24 Desa/Kel (82,6%) -TPST Tukad Mungga (2010), Pemaron (2013) KAB. BULELENG: -Pelayanan Angkutan DKP: 48 Desa/Kel (32,43) -Pelayanan TPST : 19 unit -Pelayanan di Perkotaan Singaraja: 100% KEC. KUBUTAMBAHAN: -Pelayanan Angkutan DKP: 3 Desa (23,08%) -TPST Kubutambahan (2009), Tajun (2012), Bulian (2013) KEC. TEJAKULA: -Pelayanan Angkutan DKP: 0 (0%) -TPST Bondalem (2009) dan Tejakula (2010), Tembok (2013), Sambirenteng (2013), Bondalem (2013) KEC. SERIRIT: -Pelayanan Angkutan DKP : 6 Desa/Kel (28,57%) - TPST Petemon (2012) KEC. BANJAR: KEC. BUSUNGBIU: -Pelayanan Angkutan DKP : 1 Desa (6,67%) -TPST Busungbiu (2012), Kedis (2013) -Pelayanan Angkutan DKP : 3 Desa (17,65%) -TPST Banyuatis (2013) KEC. SUKASADA: -Pelayanan Angkutan DKP: 4 Desa/Kel (26,67%) -TPST Selat (2012)
  7. 7. KONDISI DRAINASE KAB. BULELENG: -saluran drainase primer : 338.237 m, -saluran drainase sekunder :499.245 m -saluran drainase tersier : 345.802 m. -beberapa sungai yang berfungsi sebagai pembuang utama dari sistem drainase. -Terdapat beberapa wilayah yang berpotensi banjir/genangan dg Luas 408,68 Ha. KEC. GEROKGAK: -Luas Genangan: 51 Ha -Daerah : Desa Sumber Klampok, Pejarakan, Sumberkima, Pemuteran, Penyabangan, Tinga-Tinga dan Celukanbawang KEC. SAWAN: -Luas Genangan: 55,70 Ha -Daerah : Desa Galungan, Bebetin, Sudaji, Sawan, Menyali, Suwug, Jagaraga, Kerobokan, dan Bungkulan KEC. KUBUTAMBAHAN: -Luas Genangan: 17,80 Ha -Daerah : Desa Tambakan, Pakisan, Tajun, Tunjung, Depeha dan Mengening KEC. BULELENG: -Luas Genangan: 28,95 Ha -Daerah : Kel. Banjar Tegal, Kendran, Banyuning, Kampung Baru, Baktiseraga, Banyuasri KEC. TEJAKULA: -Luas Genangan: 14,00 Ha -Daerah : Desa Sembiran, Julah, Bondalem, Les dan Sambirenteng KEC. SERIRIT: -Luas Genangan: 116,48 Ha -Daerah : Desa Bestala, Kalianget, Tangguwisia, Sulanyah, Bubunan, Kelurahan Seririt, Desa Patemon, Banjar Asem dan Kalisada KEC. BANJAR: KEC. BUSUNGBIU: -Luas Genangan: 14,70 Ha -Daerah : Pelapuan, Titab, Sepang dan Subuk -Luas Genangan: 10,05 Ha -Daerah : Desa Tirta Sari, Sidatapa, Banjar Tegeha, Banjar dan Temukus KEC. SUKASADA: -Luas Genangan: 114,00 Ha -Daerah : Desa Pancasari, Wanagiri, Ambengan, Silangjana, Kelurahan Sukasada, Desa Panji Anom dan Desa Tegallinggah
  8. 8. KONDISI AIR BERSIH/AIR MINUM KEC. GEROKGAK: KEC. SAWAN: -Pelayanan Air Perpipaan: 52,52 % - PDAM : 8,73% - PAM Desa : 43,79 % - Pelayanan Air Non Perpipaan: 47,59% - Capaian thd Target MDGs : - 16,15% -Pelayanan Air Perpipaan : 76,99% - PDAM : 20,80 % - PAM Desa : 56,20% - Pelayanan Air Non Perpipaan: 23,01% - Capaian thd Target MDGs : - 16,15% KEC. BULELENG: -Pelayanan Air Perpipaan : 97,25% - PDAM : 80,17% - PAM Desa : 18,15% - Pelayanan Air Non Perpipaan: 7,81% - Capaian thd Target MDGs : + 28,38% KEC. KUBUTAMBAHAN: -Pelayanan Air Perpipaan : 74,66% - PDAM : 15,64% - PAM Desa : 59,01% - Pelayanan Air Non Perpipaan: 25,34% - Capaian thd Target MDGs : + 5,79% -Pelayanan Air Perpipaan : 60,25% - PDAM : 9,06% - PAM Desa : 51,19% - Pelayanan Air Non Perpipaan: 39,75% -Capaian thd Target MDGs : - 8,62% -Pelayanan Air Perpipaan : 58,77 % - PDAM : 31,34 % - PAM Desa : 27,44 % - Pelayanan Air Non Perpipaan: 44,44 % -Capaian thd Target MDGs : - 10,00% -Pelayanan Air Perpipaan : 74,97 % - PDAM : 22,81 % - PAM Desa : 52,16 % - Pelayanan Air Non Perpipaan: 25,03 % -Capaian thd Target MDGs : + 6,10% -Pelayanan Air Perpipaan : 71,74% - PDAM : 28,75 % - PAM Desa : 43,19% - Pelayanan Air Non Perpipaan: 29,58% -Target MDGs (2015) : 68,87%2,87% KEC. TEJAKULA: KEC. SERIRIT: KEC. BUSUNGBIU: KAB. BULELENG: KEC. BANJAR: -Pelayanan Air Perpipaan : 61,83% - PDAM : 10,98 % - PAM Desa : 50,85 % - Pelayanan Air Non Perpipaan: 38,17 % -Capaian thd Target MDGs : - 7,04% KEC. SUKASADA: -Pelayanan Air Perpipaan : 74,83% - PDAM : 19,08% - PAM Desa : 55,75% - Pelayanan Air Non Perpipaan: 25,17 % -Capaian thd Target MDGs : + 5,96%
  9. 9. KONDISI RUMAH TANGGA BER-PHBS (2011) KAB. BULELENG: -RT ber-PHBS : 63,11% -Target SPM : 65%  belum mencapai KEC. SAWAN: -RT ber-PHBS : 63,74% - Capaian thd Target SPM : - 1,26% KEC. GEROKGAK: -RT ber-PHBS : 72,92% - Capaian thd Target SPM : +7,92% KEC. KUBUTAMBAHAN: KEC. BULELENG: -RT ber-PHBS : 58,00% - Capaian thd Target SPM : -7% -RT ber-PHBS : 59,78% - Capaian thd Target SPM : - 5,22% KEC. TEJAKULA: -RT ber-PHBS : 60,98% - Capaian thd Target SPM : - 4,02% KEC. SERIRIT: -RT ber-PHBS : 61,62% - Capaian thd Target SPM : -3,38% KEC. BANJAR: KEC. BUSUNGBIU: -RT ber-PHBS : 65,35% - Capaian thd Target SPM : +0,35% -RT ber-PHBS : 62,64% -Capaian thd Target SPM : - 2,36% KEC. SUKASADA: -RT ber-PHBS : 60,32% - Capaian thd Target SPM : - 4,68%
  10. 10. KEBUTUHAN PENDANAAN SANITASI 2012-2016 2012- Kebutuhan Pembangunan Sanitasi 2012 – 2016: Rp. 227 M Sumber: Dok. MPS ppsp.nawasis.info
  11. 11. PERBANDINGAN INVESTASI SANITASI 11,458 12,270 Dalam jutaan Rupiah 11,431 7,481 5,956 Nilai investasi rata-rata sebelum SSK Nilai investasi rata-rata sesudah SSK Peningkatan investasi sesudah SSK Sumber: Buku Putih Sanitasi ppsp.nawasis.info
  12. 12. PERBANDINGAN INVESTASI AIR LIMBAH 3,007 Dalam Jutaan Rupiah 2,140 760 1,052 187 Nilai investasi rata-rata sebelum SSK Nilai investasi rata-rata sesudah SSK Peningkatan investasi sesudah SSK Sumber: Buku Putih Sanitasi ppsp.nawasis.info
  13. 13. PERBANDINGAN INVESTASI PERSAMPAHAN 7,782 Dalam Jutaan Rupiah 7,432 5,257 4,766 Nilai investasi rata-rata sebelum SSK Nilai investasi rata-rata sesudah SSK Peningkatan investasi sesudah SSK 4,572 Sumber: Buku Putih Sanitasi ppsp.nawasis.info
  14. 14. PERBANDINGAN INVESTASI DRAINASE 5,558 Dalam Jutaan Rupiah 3,239 1,172 1,003 Nilai investasi rata-rata sebelum SSK Nilai investasi rata-rata sesudah SSK Peningkatan investasi sesudah SSK 669 Sumber: Buku Putih Sanitasi ppsp.nawasis.info
  15. 15. INVESTASI SANITASI 2012-2013 20122012 PENINGKATAN AKSES 2013 Total INVESTASI (JUTA) INVESTASI (JUTA) INVESTASI (JUTA) ke fasilitas pengolahan air limbah 2,140 3,007 5,147 ke fasilitas pengolahan sampah 4,572 7,782 12,354 ke fasilitas drainase 5,558 669 6,227
  16. 16. PEMBELAJARAN (sebagai kekuatan internal) POKJA SANITASI  Selalu diupdate tiap tahun  SK direvisi tiap tahun  Dana Operasional Pokja Kuat  disiapkan melalui dana APBD Kab setiap tahun  Koordinasi/Komunikasi Rutin Rapat Pokja rutin minimal setiap bulan  Penugasan Personal Jelas  ada person yang ditugaskan untuk updating database sanitasi di Nawasis SSK/MPSS SEBAGAI ACUAN  Penyusunan RKA selalu memprioritaskan program dan kegiatan dalam SSK/MPSS DUKUNGAN PEMDA  Disusunnya Perbup tentang Gerakan Kebersihan (Perbup No. 5 Tahun 2013)
  17. 17. TERIMA KASIH

×