Perbedaan Individual       Setiap manusia adalah unik. Tidak ada orang yang benar-benar sama, sepasang kembarsekali pun. P...
namun harus hati-hati saat menangkap fakta dengan inderanya, karena kurang jeli dan kadang-kadang keliru. Kerjasama antar ...
ESTJ ISTJ ESFJ ISFJ. Kaum Sensors percaya pada fakta, data yang telah terbukti,pengalaman masa lalu, serta informasi yang ...
(T) Thinking/Feeling (F) merupakan dimensi ini berkaitan dengan pengambilan keputusan.Individu yang memiliki kecenderungan...
sasaran bila mendapat informasi baru. Judgers lebih suka mengetahui apa yang akan dihadapinyaterlebih dahulu baru bertinda...
ESTJ ISTJ ESFJ ISFJESTP ISTP ESFP ISFPENFJ INFJ ENFP INFPENTJ INTJ ENTP INTPKeenambelas tipe ini memiliki ciri yang berbed...
Kekuatan, mereka adalah orang-orang yang praktis dan terorganisasi, teliti serta sistematis.Mereka sangat memperhatikan pe...
Kelemahan, mereka sering sulit ditebak oleh orang lain, dan kadang-kadang tidak berpikirsecara cermat sebelum bertindak, m...
harmoni. Kelemahan terbesar adalah mereka bisa angin-anginan, tidak bisa diterka dan terlaluemosional.Rasional/Konseptuali...
mereka tidak merasa bisa unggul di sana. Yang paling parah, Rasional/Konseptualis bisa arogan,menarik diri, dan asyik dala...
Untuk dimensi perbedaan sekunder mencakup faktor-faktor sebagai berikut   a. Pendidikan       Seseorang yang memiliki pend...
3. Perbedaan inteligensi dan kemampuan dasar   4. Perbedaan kecakapan atau kepandaian di sekolah   5. Perbedaan kepribadia...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Perbedaan individual

5,584 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,584
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
119
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Perbedaan individual

  1. 1. Perbedaan Individual Setiap manusia adalah unik. Tidak ada orang yang benar-benar sama, sepasang kembarsekali pun. Perbedaan-perbedaan membawa pada keaneka ragaman cara dalam memandangsesuatu, dalam bertindak pada berbagai situasi, dalam menentukan sasaran, dalam menilai danlain sebagainya Ada berbagai teori kepribadian yang berusaha membantu kita memahamikeanekaragaman individu. Salah satunya adalah teori kepribadian Myers-Briggs. Teorikepribadian Myers-Brigs merupakan hasil pemikiran sepasang psikolog, ibu dan anak, yaituKatherine Briggs dan Isabella Myers Briggs. Mereka mengembangkan sebuah Model yangdisebut Myers-Briggs Type Indicator (MBTI®), yang dikembangkan berdasarkan teorikepribadian Carl Jung. MBTI ini mengidentifikasi dan mengkategorisasi kecenderungan perilakuindividu dalam empat demensi. Keempat dimensi ini tidak merupakan sesuatu yang mutlak (yang ini atau yang itu),melainkan mengestimasikan suatu titik dalam sebuah garis kontinum. (E) Exstraverts ____________________I___________________ Introverts (I) (S) Sensors _______________________I___________________ Intuitives(N) (T) Thinkers ____________________I___________________ Feelers(F) (J) Judgers ________________________I___________________ Perceivers(P) Seorang dengan tipe Extravert lebih tertarik dengan objek di luar dirinya. Umumnyamereka senang bergaul, bekerja dalam kelompok, dan berada dalam keramaian. Adanya orang-orang lain memberi semangat bagi dirinya, seperti energi yang membuatnya bersemangat danbergairah. Seorang yang introvert lebih tertarik melakukan kegiatan-kegiatannya sendiri dalamketenangan. Tetapi sebagaimana orang ekstravert mampu bekerja sendiri, maka orang-orangintrovert walaupun lebih suka sendiri, bisa saja mempunyai kemampuan kerjasama yang baik.Namun, jika terlalu lama berada diantara orang banyak membuat energinya terkuras dan merekamerasa lelah. Seorang yang lebih mudah menangkap informasi melalui pancaindera biasanya cukupcermat dengan fakta-fakta, namun harus berusaha keras saat menggunakan mencari makna dibelakang fakta tersebut. Sebaliknya seorang intuitif cepat menangkap makna dari sebuah fakta,
  2. 2. namun harus hati-hati saat menangkap fakta dengan inderanya, karena kurang jeli dan kadang-kadang keliru. Kerjasama antar keduanya sebenarnya adalah yang terbaik, walaupun ada hal-halyang lebih mudah dipelajari dengan menggunakan indera dan yang lain lebih mudah dipelajarimelalui intuisi. Orang-orang yang memiliki kecenderungan sensing disebut sensors dan dalamMBTI ditulis dengan inisial S, dan yang intuisi disebut intuitives dengan inisial N (huruf keduadari intuitif karena inisial I sudah mewakili Introvert). Individu yang cenderung feeling disebut Feelers, dan mereka sangat peka terhadapperasaan orang lain. Sebuah keputusan diambil setelah memperhitungkan dampaknya bagi oranglain dan mengikuti suara hatinya. Oleh karena itu Feelers bisa menerima kekecualian perlakuan,berbeda dari Thinkers yang bersikukuh dengan satu hukum atau aturan berlaku bagi semua. Orang yang termasuk judging disebut judger. Mereka cenderung hidup secara teratur danlebih suka bila kehidupannya terstruktur dengan jelas. Mereka senang mengambil keputusan.Judgers mencari keteraturan dan senang mengendalikan hidupnya, sedangkan mereka yangmemiliki kecenderungan perceiving, yang biasa disebut perceivers lebih suka hidup secaraspontan dan lebih menyukai kehidupan yang luwes. Mereka menyukai berbagai kemungkinan,dan lebih suka mencari apa makna dari kehidupan daripada mengendalikannya. Setelah mengetahui keempat dasar kecenderungan, dapat ditemukan temperamen darisetiap individu. Temperamen dapat dijelaskan sebagai sebuah pola dariperilaku karakteristikyang merefleksikan kecenderungan-kecenderungan alamiah dari individu (Baron, 1998).Temperamen adalah gaya berperilaku, cara dan karakteristik yang ditampilkan oleh individudalam merespon (King, 2011). Temperamen dapat juga diartikan sebagai sifat kepribadian yangdapat diamati. Keempat Temperamen tersebut diberikan nama yang disarikan dari kesamaannya.Penamaan keempat kelompok berdasarkan temperamen adalah sebagaimana disebutkan berikutiini.Guardians/Tradisionalists (SJ): ESTJ ISTJ ESFJ ISFJArtisans/Experiencers (SP): ESTP ISTP ESFP ISFPIdealists (NF): ENFJ INFJ ENFP INFPRationals/Conceptualizers (NT): ENTJ INTJ ENTP INTP
  3. 3. ESTJ ISTJ ESFJ ISFJ. Kaum Sensors percaya pada fakta, data yang telah terbukti,pengalaman masa lalu, serta informasi yang ditangkap oleh pancainderanya; sedangkan Judgersmenyukai struktur serta keteraturan, dan ini akan mempengaruhinya saat mengambilkeputusannya. Bila digabung, kedua preferensi ini menghasilkan Sensing Judger, sebuah tipepribadi yang menapak bumi dan tegas, yang disebut sebagai “Pembimbing/Tradisionalis.” ESTJ ISTJ ESFJ ISFJ. Kaum Sensors percaya pada fakta, data yang telah terbukti,pengalaman masa lalu, serta informasi yang ditangkap oleh pancainderanya; sedangkan Judgersmenyukai struktur serta keteraturan, dan ini akan mempengaruhinya saat mengambilkeputusannya. Bila digabung, kedua preferensi ini menghasilkan Sensing Judger, sebuah tipepribadi yang menapak bumi dan tegas, yang disebut sebagai “Pembimbing/Tradisionalis.” ENFJ INFJ ENFP INFP. Kaum Intuitif adalah orang-orang yang tertarik pada arti,hubungan dan kemungkinan-kemungkinan, dan Feelers cenderung membuat keputusanberdasarkan nilai pribadi. Bila digabung, kedua preferensi ini menghasilkan “Intuitive Feeler”,tipe yang peduli akan tumbuh kembang orang lain dan memahami dirinya maupun orang lain.Mereka biasa disebut sebagai Idealis. Mottonya “Jujurlah pada diri sendiri.” ENTJ INTJ ENTP INTP. Intuitive cenderung mencari arti dari segala sesuatu dan fokuspada implikasinya, sedangkan Thinkers mengambil keputusan secara impersonal dan logis. Biladisatukan, kedua preferensi ini menghasilkan “Intuitive Thinker,” sebuah tipe yang intelektualdan kompeten, yang disebut “Rasional/Konseptualis.” Motto kaum “Conceptualizer” adalah“Unggullah dalam segala sesuatu.”Setiap manusia yang diciptakan Tuhan di muka bumi ini, tak ada satupun yang benar-benarsama. Perbedaan-perbedaan itu membawa keanekaragaman dalam berbagai hal dalam dinamikakehidupan. Myers dan Briggs membangun sebuah instrument tes MBTI (Myers Briggs TypeIndicator) yang mengidentifikasi dan mengkategorisasi kecenderungan perilaku individu dalamempat demensi, yaitu (E) Ekstraversion/Introversion (I), (S) Sensing/Intuition (N), (T)Thinking/Feeling (F), (J) Judging/Perceiving (P). Pada kesempatan kali ini hanya akan dibahasmengenasi dimensi (T) Thinking/Feeling (F), (J) Judging/Perceiving (P).
  4. 4. (T) Thinking/Feeling (F) merupakan dimensi ini berkaitan dengan pengambilan keputusan.Individu yang memiliki kecenderungan thinking disebut Thinkers, biasanya mereka berpikirsungguh-sungguh dalam waktu yang lama sebelum mengambil keputusan. Benar salahnya, baikburuknya, aturan-aturannya, hal yang sekecil-kecilnya, semua dianalisis dengan cermat. Setelahpasti, baru menetapkan keputusannya. Ini berbeda dengan mereka yang memiliki kecenderunganFeeling. Individu yang cenderung feeling disebut Feelers, dan mereka sangat peka terhadapperasaan orang lain. Sebuah keputusan diambil setelah memperhitungkan dampaknya bagi oranglain dan mengikuti suara hatinya. Berbeda dari Thinkers yang bersikukuh dengan, satu hukumatau aturan berlaku bagi semua. Ada beberapa ciri-ciri yang dapat membedakan antara Thinkersdan Feelers seperti Thinkers lebih mengutamakan logika berpikir, sedangkan Feelers lebihmengutamakan dalam menggunakan perasaan. Thinkers menganggap lebih penting kebenarandaripada memikirkan cara menyampaikannya, berkebalikan dengan Feelers yang menganggapcara menyampaikan sesuatu sama pentingnya dengan kebenaran itu sendiri. Kemudian Thinkersdimotivasi oleh keinginan berprestasi dan berhasil, sedangkan Feelers dimotivasi oleh keinginanuntuk dihargai, dan lain sebagainya. Dengan melihat ciri-ciri orang tipe Thinkers maupunFeelers, kita bisa mengenali kecenderungan yang ada pada diri kita (kita bisa mengira-ngira tipekepribadian kita apakah kita termasuk dalam kepribadian Thinkers atau Feelers).Dimensi selanjutnya adalah (J) Judging/Perceiving (P). Dimensi ini membahas mengenai gayahidup. Ada orang yang lebih suka hidup dengan cara yang teratur, ada pula yang lebih spontan.Orang yang termasuk judging disebut Judgers. Mereka cenderung hidup secara teratur dan lebihsuka bila kehidupannya terstruktur dengan jelas. Mereka senang mengambil keputusan. Judgersmencari keteraturan dan senang mengendalikan hidupnya, sedangkan mereka yang memilikikecenderungan perceiving, yang biasa disebut Perceivers lebih suka hidup secara spontan danlebih menyukai kehidupan yang luwes. Mereka menyukai berbagai kemungkinan, dan lebih sukamencari apa makna dari kehidupan daripada mengendalikannya. Ada beberapa ciri-ciri yangdapat membedakan antara Judgers dan Perceivers seperti Judgers akan paling bahagia bilakeputusan sudah dibuat, hal ini berbeda dengan Perceivers yang lebih senang meninggalkanpilihan terbuka. Lalu Judgers yang memiliki „etika kerja‟ kerja dulu, bermain kemudian (itupunkalau sempat), berkebalikan dengan Perceivers yang memiliki „etika bermain‟ nikmati hidupsekarang, menyelesaikan tugas nanti (itupun kalau masih ada waktu). Judgers menetapkansasaran dan berusaha untuk mencapainya, sedangkan Perceivers lebih suka mengganti-ganti
  5. 5. sasaran bila mendapat informasi baru. Judgers lebih suka mengetahui apa yang akan dihadapinyaterlebih dahulu baru bertindak, lebih berorientasi pada produk, mendapatkan kepuasan dalammenyelesaikan proyek dan melihat waktu sebagai sumberdaya yang pasti dan serius menanggapitenggang waktu. Hal ini berbeda dengan Perceivers yang suka beradaptasi pada situasi baru,bertindak sambil mempelajari situasi, lebih berorientasi pada proses, mendapatkan kepuasan darimemulai proyek, melihat waktu sebagai sumberdaya yang bisa diperbaharui dan melihattenggang waktu sebagai elastik atau di Indonesia terkenal dengan istilah jam karet. Dari beberapaperbedaan itu pula kita dapat mengenali kecenderungan yang ada pada diri kita apakah kita lebihcenderung kepada Judgers ataukah Perceivers. Kita pula dapat mengenali perbedaan masing-masing individu melalui dimensi ini.Dengan mempelajari dimensi kepribadian juga dapat membantu kita memahami orang lain,terutama orang yang berhubungan dan bekerjasama dengan kita. Memahami orang-orangdisekitar dan yang bekerjasama dengan kita akan membantu melancarkan hubungan dankerjasama tersebut. Manusia memiliki banyak perbedaan dan keunikan karena tidak ada yang sama semuaberbeda. Perbedaan-perbedaan membawa pada keaneka ragaman cara dalam memandangsesuatu, dalam bertindak pada berbagai situasi, dalam menentukan sasaran, dalam menilai danlain sebagainya. Yang saya bahas pada LTM saya ini ialah sub bab pada bab 3 mengenaitempramen.TemperamenTempramen adalah sebuah pola dari perilaku karakteristik yang merefleksikan kecenderungan-kecenderungan alamiah dari individu (Baron, 1998). Mengenai bagaimana individu melihatdunia, apa nilai dan keyakinannya, bagaimana pikiran, tindakan dan perasaannya. Individu-individu dengan temperamen yang sama memiliki nilai utama yang sama, dan mereka memilikibanyak karakteristik yang sama. Karena temperamen merupakan bawaan, bukan dipelajari, makatindakan dan perilaku konsisten sudah tampak sejak individu masih sangat muda.Dengan menetapkan mana ciri dominan dari masing-masing dimensi, akan didapatkan tipetemperamen dari individu, Ada 16 kombinasi, yaitu :
  6. 6. ESTJ ISTJ ESFJ ISFJESTP ISTP ESFP ISFPENFJ INFJ ENFP INFPENTJ INTJ ENTP INTPKeenambelas tipe ini memiliki ciri yang berbeda satu sama lain, namun berdasarkan penelitianbertahun-tahun pada berbagai budaya, David Keirsey (Tieger dan Barron-Tieger, 2001) berhasilmengelompokkan tipe-tipe dari Myers-Briggs ke dalam empat temperamen yang berbeda.Keempat Temperamen tersebut diberikan nama yang disarikan dari kesamaannya. Penamaankeempat kelompok berdasarkan temperamen adalah sebagaimana disebutkan berikuti ini.Guardians/Tradisionalists (SJ) : ESTJ ISTJ ESFJ ISFJArtisans/Experiencers (SP) : ESTP ISTP ESFP ISFPIdealists (NF) : ENFJ INFJ ENFP INFPRationals/Conceptualizers (NT) : ENTJ INTJ ENTP INTPPembimbing/Tradisionalis (Sensing Judgers)Para kaum Sensors percaya pada fakta, data yang telah terbukti, pengalaman masa lalu, sertainformasi yang ditangkap oleh pancainderanya. sedangkan Judgers menyukai struktur sertaketeraturan, dan ini akan mempengaruhinya saat mengambil keputusannya. Jadi Sensing Judger,adalah sebuah tipe pribadi yang menapak bumi dan tegas, yang disebut sebagai“Pembimbing/Tradisionalis.” Individu yang tradisionalis memiliki motto “tidur cepat” dan“bangun pagi”, karena tipe ini adalah orang-orang yang paling tradisional dari empat kelompoktemperamen Keirsey. Mereka sangat menghargai hukum dan keteraturan, jaminan, sopan santun,aturan, serta mudah menyesuaikan diri. Meskipun sama-sama tergolong pada temperamenPembimbing/Tradisionalis, kelompok Thinking (STJ) maupun Feeling (SFJ), sangat berbeda.Mereka yang ESFJ dan ISFJ, dalam ciri Pembimbing/Tradisionalis, tidak sekuat ciri ESTJ danISTJ. Bagi ESFJ dan ISFJ hubungan dengan orang lain dan kriteria orientasi pada manusia dalampengambilan keputusan sangatlah penting.Kekuatan dan Kelemahan Pembimbing/Tradisionalis
  7. 7. Kekuatan, mereka adalah orang-orang yang praktis dan terorganisasi, teliti serta sistematis.Mereka sangat memperhatikan peraturan, kebijakan, kontrak, ritual, maupun jadwal. Merekasangat hebat dalam memandu, memonitor, dan menjalankan aturan. Mereka selalumelaksanakannya dengan teliti. Dalam keadaan terbaiknya, mereka adalah orang-orang yangsolid, bisa dipercaya dan diandalkan.Kelemahan, mereka kadang-kadang terlalu cepat dalam mengambil keputusan. Mereka jugacenderung melihat hitam putih, sulit melihat area abu-abu. Ada risiko mereka sulit menghadapiperubahan dan lambat dalam menyesuaikan diri, cenderung enggan mencobakan pendekatanbaru yang berbeda, apalagi yang belum teruji. Kemungkinan besar mereka akan minta buktibahwa solusi baru itu bisa jalan, sebelum mereka bisa mempertimbangkan untukmenggunakannya.Artis/Experiencers (Sensing, Perceivers)ESTP ISTP ESFP ISFPSensing Perceiver adalah sebuah tipe individu yang responsive dan spontan, yang disebuttemperamen Artis/Experiencers. Individu ini mrmiliki motto, yaitu “Makan, minum, danbrgembiralah!”. Mereka hidup untuk bertindak, mengikuti kata hati, dan demi masa ini.Fokusnya adalah pada situasi sesaat dan kemampuan untuk menetapkan apa yang harusdilakukan sekarang. Seperti Pembimbing/Tradisionalis, Artis/Experiencers juga ada dua macam,yaitu STP dan SFP. SFP tidak sepenuhnya sesuai dengan gambaran temperamenArtis/Experiencers yang penuh dengan kebebasan, Experiencer yang SFP terutama inginberespons pada kebutuhan orang lain dan ingin hasil kerjanya bisa membawa perubahan segerapada orang lain.Kekuatan dan Kelemahan Artis/ExperiencersKekuatan, mereka bisa melihat dengan jelas apa yang sedang terjadi dan tangkas mengangkapkesempatan. Mereka sangat unggul dalam mengenali masalah praktis dan melakukan pendekatanpada masalah ini secara luwes, berani, dan banyak akal.
  8. 8. Kelemahan, mereka sering sulit ditebak oleh orang lain, dan kadang-kadang tidak berpikirsecara cermat sebelum bertindak, mereka juga cenderung kehilangan antusiasmenya begitu fasekrisis dari situasi telah berlalu. Dan karena mereka menyukai pilihan-pilihan yang terbuka,mereka tidak selalu mengikuti aturan yang baku dan terkadang mengindari komitmen danrencana.Idealis (Intuitive Feelers)ENFJ INFJ ENFP INFPIdealis merupakan temperamen yang ketiga setelah pembimbing/tradisional (sensing judgers).Bangsa Intuitif adalah orang-orang yang tertarik pada arti, hubungan dan kemungkinan-kemungkinan, dan Feelers cenderung membuat keputusan berdasarkan nilai pribadi. Biladigabung, kedua preferensi ini menghasilkan “Intuitive Feeler”, tipe yang peduli akan tumbuhkembang orang lain dan memahami dirinya maupun orang lain. Mereka biasa disebut sebagaiIdealis.Kekuatan Bangsa IdealisIdealis umumnya adalah orang yang karismatik, mau menerima gagasan baru dan bisa menerimaorang lain apa adanya. Kekuatan yang lainnya antara lain :  Tahu bagaimana mengeluarkan potensi dan cara memotivasi orang lain.  Ahli dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan suatu masalah.  Dapat membangun tim yang bisa bekerjasama dengan efektif.  Pandai membuat orang percaya diri.  Dapat berkomunikasi dengan baik, secara lisan maupun tulisan yang membangkitkan gairah dari gagasannya.Kemungkinan kelemahanIdealis memiliki kecenderungan mengambil keputusan berdasarkan perasaannya dan mudah larutpada masalah orang lain sehingga membuatnya kewalahan. Walaupun mereka memilikikemampuan untuk mencela dirinya sendiri, Idealis kurang mampu mendisiplin ataupunmengkritik orang lain. Kadang-kadang mereka akan mengorbankan pendapatnya demi hubungan
  9. 9. harmoni. Kelemahan terbesar adalah mereka bisa angin-anginan, tidak bisa diterka dan terlaluemosional.Rasional/Konseptualis (Intuitive Thinkers)ENTJ INTJ ENTP INTPIntuitive cenderung mencari arti dari segala sesuatu dan fokus pada implikasinya, sedangkanThinkers mengambil keputusan secara impersonal dan logis. Bila disatukan, kedua preferensi inimenghasilkan “Intuitive Thinker”, sebuah tipe yang intelektual dan kompeten, yang disebut“Rasional/Konseptualis.”Kekuatan Bangsa Konseptualis  Dalam keadaannya yang terbaik Rasional/Konseptualis itu penuh percaya diri, tangkas, dan imajinatif.  Memiliki visi dan bisa menjadi innovator yang hebat.  Mudah mengkonseptualisasi perubahan-perubahan yang perlu di lingkungannya.  Mudah dalam memahami gagasan yang kompleks dan teoretikal.  Senang akan tantangan dan menuntut dirinya sendiri maupun orang lain untuk mencapai standar yang tinggi.  Mampu menerima kritikan yang konstruktif tanpa merasa diserang secara pribadi.Kemungkinan kelemahanKadang-kadang Rasional/Konseptualis bisa terlalu rumit untuk dipahami oleh orang lain. Merekajuga memiliki kecenderungan yang untuk mengabaikan detail-detail yang penting. Mereka bisamenjadi sangat skeptis dan sering menantang aturan-aturan, asumsi, atau adat istiadat yangberlaku. Rasional/Konseptualis juga kadang-kadang mengalami masalah dengan otoritas dan bisatampil sebagai elitis. Mereka sering kali mengalami kesulitan melihat dampak tindakannya padaorang lain. Mereka bisa tidak menganggap penting hubungan yang harmoni, maupun pentingnyaperasaan. Mereka juga sangat kompetitif dan kadang-kadang tidak peduli dengan suatu tugas bila
  10. 10. mereka tidak merasa bisa unggul di sana. Yang paling parah, Rasional/Konseptualis bisa arogan,menarik diri, dan asyik dalam dunianya sendiri.Dalam bekerjasama Rasional/Konseptualis membutuhkan banyak kebebasan, keaneka-ragaman,banyak rangsangan intelektual, dan kesempatan untuk menghasilkan gagasan, dan harus melihatbahwa pekerjaannya menantang. Manusia di muka bumi ini diciptakan sangat unik oleh Tuhan YME. Meskipun populasimanusia begitu banyak, tidak ada satupun yang sama. Bahkan, sepasang anak kembar yangidentikpun, tidak akan pernah sama. Setiap manusia memiliki ciri khas masing-masing yangmenyebabkan manusia satu dengan yang lainya dikatakan individu yang berbeda. Menurut beberapa ahli, ada dua dimensi yang membedakan manusia, yakni dimensiperbedaan primer dan dimensi perbedaan sekunder. Dimensi perbedaan primer merupakan faktorpenyebab perbedaan yang dibawa sejak lahir, nantinya faktor-faktor ini akan mempengruhiproses sosialisasi manusia ke depannya. Sedangkan dimensi perbedaan sekunder adalah faktoryang didapat dan dipelajari seseorang dari lingkungannya. Faktor-faktor yang termasuk dalamdimensi perbedaan primer adalah sebagai berikut a. Suku dan Ras Dua orang yang berasal dari dua suku dan ras berbeda pasti akan memiliki kebiasaan serta kebudayaan yang berbeda pula, semuanya tergantung pada kebiasaan dan kebudayaan yang ada di setiap ras dan suku masing-masing. Hal ini akan menyebabkan individu yang dilahirkan juga berbeda. b. Gender Laki-laki dan perempuan diciptakan berbeda baik secara emosi, fisik, maupun sikap dan prilaku c. Fisik Faktor fisik ini merupakan faktor yang paling dapat diketahui secara mudah, karena di dunia ini tidak ada manusia yang benar-benar sama 100%. d. Usia
  11. 11. Untuk dimensi perbedaan sekunder mencakup faktor-faktor sebagai berikut a. Pendidikan Seseorang yang memiliki pendidikan baik tentunya akan berbeda dengan seseorang yang pendidikannya kurang. Perbedaannya dapat dilihat dari cara berfikir, sikap dan prilaku. Pendidikan baik akan melahirkan orang-orang terpelajar dan terdidik. b. Pekerjaan Lingkungan pekerjaan akan juga mempengaruhi karakter seseorang yang ada di dalamnya. Karakter yang berbeda ini akan memicu pada lahirnya individu-individu yang berbeda sesuai dengan lingkungan kerjanya masing-masing. c. Penghasilan Penghasilan akan berpengaruh pada daya konsumenisme dan gaya hidup seseorang. Orang yang berpenghasilan tinggi tentunya akan memiliki perbedaan daya konsumerisme dan gaya hidup dengan orang yang penghasilannya rendah. d. Keyakinan Setiap keyakinan memiliki aturan yang berbeda. Manusia yang terbentukpun akan berbeda sesuai dengan keyakinan yang dianut oleh masing-masing. e. Lokasi geografis f. Pengalaman Hidup Pengalaman dapat membuat kita lebih bijaksana. Setiap orang memiliki jalan hidup dan pengalaman yang berbeda-beda. Pengalaman inilah yang menyebabkan manusia pakan berbeda dalam menjalani kehidupannya. Selain pendapat ahli diatas ada pula Garry 1963(Oxendine, 1984 : 317) yangmengkategorikan perbedaan individu ke dalam bidang-bidang berikut: 1. Perbedaan fisik Usia, tingkat dan berat badan, jenis kelamin, pendengaran, penghelitan dan kemampuan bertindak. 2. Perbedaan sosial Termasuk status ekonomi, agama, hubungan keluarga dan suku
  12. 12. 3. Perbedaan inteligensi dan kemampuan dasar 4. Perbedaan kecakapan atau kepandaian di sekolah 5. Perbedaan kepribadian Termasuk watak, motif, minat, dan sikapFaktor-faktor tersebut mendorong lahirnya perbedaan-perbedaan pada setiap kelompok.Perbedaan dalam masyarakat harus disikapi dengan sikap saling menghargai, mengerti danmemahami individu lain, agar tercipta tatanan masyarakat yang harmonis.

×