Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

36 buletin rabithah-09-juli2010_slide

948 views

Published on

  • Be the first to comment

36 buletin rabithah-09-juli2010_slide

  1. 1. 36 021 m. Persiapan Menyambut Ramadhan Isla jian Ka Sebentar lagi umat Islam berjumpa dengan tamu mulia yang dinanti-nantikannya: Ramadhan. Rasulullah dan para shahabatnya telah menyiapkan diri jauh-jauh hari untuk men- yambut Ramadhan Al-Mubarak ini. Mereka bahkan telah menyambut ramadhan sejak bulan ra- jab. Diantara doa yang populer mereka panjatkan adalah: ‫ر ن‬ ‫ر بو نو‬ ‫ا م رك‬ Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramad- han (HR. At-Thabrani, Al-Baihaqi, dan Ibnu Asakir) Ada empat persiapan yang kita perlukan dalam menyambut bulan Ramadhan ini: 1. Persiapan Ruhiyah Persiapan ruhiyah yang kita perlukan adalah dengan cara membersihkan hati dari penyakit aqi- dah sehingga melahirkan niat yang ikhlas. Allah SWT menegaskan pentingnya membersihkan hati (tazkiyatun nafs) dalam firman-Nya: [9/‫َد أَ ْ َ َ َ نْ ز ھ ]ا س‬ َ َ ْ Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya (QS. Asy-Syams : 9) Maka kita perlu melakukan evaluasi diri (muhasabah) apakah penyakit-penyakit aqidah masih menjangkiti diri kita. Selanjutnya kita bermujahadah untuk menghilangkan penyakit-penyakit itu. Alangkah indahnya saat Ramadhan tiba dan kita benar-benar dalam kondisi ikhlas menapaki hari -hari istimewa yang dibawa oleh tamu mulia itu. Saat-saat keikhlasan bersenyawa dalam diri kita sepanjang Ramadhan merupakan saat-saat terbaik yang akan menjamin kita memperoleh ampunan Allah SWT. ‫دم ن ذ‬ ‫ر‬ ‫وا‬ ‫ن مر نإ‬ Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa- dosanya yang telah lalu. (Muttafaq 'Alaih). 2. Persiapan Fikriyah Sebaiknya kita membekali diri dengan ilmu agama terutama yang terkait secara langsung den- 4 Sya’ban 1431 / 16 juli 2010 gan amaliyah di bulan Ramadhan. Tentang kewajiban puasa, keutamaan puasa, hikmah puasa, syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta sunnah-sunnah puasa. Juga tarawih, I'tikaf, zakat, dan sebagainya. Inilah rahasia mengapa Imam Bukhari membuat bab khusus dalam Shahih-nya dengan judul Al-Ilmu Qabla Al-Qaul wa Al-Amal (Ilmu sebelum Ucapan dan Amal). Tanpa ilmu bagaimana kita bisa beramal selama bulan Ramadhan dengan benar? 1
  2. 2. Pemahaman ilmu syar'i ini juga merupakan tanda kebaikan yang dikehendaki Allah terhadap 021 seseorang. Karenanya Rasulullah SAW bersabda : ‫ادن‬ ‫را‬ ‫ن رد‬ Barangsiapa yang dikehendaki Allah akan kebaikan maka ia difahamkan tentang (ilmu) agama (Muttafaq 'Alaih) 3. Persiapan Jasadiyah Ramadhan membutuhkan persiapan jasadiyah yang baik. Tanpa persiapan memadai kita bisa terkaget-kaget bahkan ibadah kita tidak bisa berjalan normal. Ini karena Ramadhan menciptakan siklus keseharian yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Kita diharapkan tetap produktif dengan pekerjaan kita masing-masing meskipun dalam kondisi berpuasa. Kita juga akan melaku- kan ibadah dalam porsi yang lebih lama dari sebelumnya. Shalat tarawih, misalnya. Karenanya kita perlu mempersiapkan jasadiyah kita dengan berolah raga secara teratur, menjaga kesehatan badan, dan kebersihan lingkungan. Di sini, logika akal bertemu dengan keutamaan syar'i dalam hadits Nabi SAW. : ‫ف‬ ‫نا ؤ نا‬ ‫ا ؤ ن ا وي ر وأ ب إ‬ Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim, Ibnu Majah, Al-Baihaqi, dll) 4. Persiapan Maliyah Persiapan maliyah yang diperlukan dalam menyambut bulan Ramdhan bukanlah untuk membeli baju baru, menyediakan kue-kue lezat untuk Idul Fitri, dan lain-lain. Kita justru memerlukan sejumlah dana untuk memperbanyak infaq, memberi ifthar (buka puasa) orang lain dan mem- bantu orang yang membutuhkan. Tentu saja bagi yang memiliki harta yang mencapai nishab dan haul wajib mempersiapkan zakatnya. Bahkan, jika kita mampu berumrah di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang bernilai luar biasa; seperti nilai haji bersama Rasulullah SAW. [185/‫َ ْ ر رَ َ َ نَ ا ذِي أُ ْ زل ِ ِ ا ْ ُرْ آَنُ ھُدى ِ س و َ َ ت ِنَ ا ْ ُدَى وا ْ ُرْ َ ن َ َ نْ َ ِ د ِ ْ ُ م ا ْ رَ َ ْ َ ُ ْ ُ ]ا رة‬ ُ َ ِ َ ٍ َ ِ ً َ ِ ُ Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Krena itu, barang siapa diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah… (QS. Al-Baqarah : 185) Sumber : Muchlisin.blogspot.com s a dit aH Keutamaan Puasa : ar M u ti 1. Amal mulia yang pahalanya akan dibalas langsung dari Allah SWT. 4 Sya’ban 1431 / 16 juli 2010 ِ ِ ‫َ ل ُ ُ ل َ َل ا ْن آدم َ ُ إِ ا َ م ، َ ِ ُ ِ ، وأَ َ أَ ْ زى‬ ِ َ َ ََ ِ ِ َ Allah berfirman: "Setiap amal anak Adam untuknya kecuali puasa, maka itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya…" (Muttafaq 'Alaih) 2. Bau mulut orang yang puasa lebih baik di sisi Allah daripada minyak misik Nabi SAW bersabda : ِ‫ِم أَط َبُ ِ ْ دَ ِ َ َ َ ِنْ ر ِ ا ْ ِ ْ ك‬ ِ ْ ِ ‫وا ذِى َ ْ ِ ِ َ ده َ ُ ُوفُ َ م ا‬ ِ ِِ َ 2
  3. 3. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada harumnya minyak misik… (Muttafaq 'Alaih) 3. Orang yang puasa akan mendapat dua kegembiraan Rasulullah SAW bersabda : ِ ِ ‫ِم َرْ َ َ ن َ ْ رَ ُ ُ َ إِذا أَ ْ طرَ َرح ، وإِذا َ ِ َ رَ ُ َرح ِ َو‬ ْ َ ِ َ َ َ ِ َ َ ِ ِ ِ Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan; ketika berbuka dia gembira dengan bukanya dan ketika bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya. (Muttafaq 'Alaih) 4. Memasukkan pelakunya ke dalam surga Suatu hari Abu Umamah datang kepada Nabi SAW dan bertanya tentang amal yang bisa mema- sukkannya ke surga. Imam Ahmad, Nasa'i dan Hakim meriwayatkan dalam hadits berikut ini: ‫و م- َ ُ ْ ت ُرْ ِ ِ َ َل ُد ِ ُ ِ ا ْ َ َ . َ ل‬ َ ْ ٍ ُ - ِ ‫َ َ ْ ك ِ وم َ ِ ُ َ ِ دل « َ نْ أَ ِ أ ُ َ َ َ َ ل أَ َ ْت رَ ُول‬ َ ُ َ َ ْ ِ ْ َ ُ َ ». ‫َ م « ُم أَ َ ْ ُ ُ ا ِ َ َ َ َ ل‬ َ ِ ِ ‫» َ َ ْك‬ َ Dari Abu Umamah berkata: Saya datang kepada Rasulullah SAW, maka saya berkata: "Perintahkan kepada saya dengan sebuah amal yang dapat memasukkan saya ke dalam surga!" Rasulullah SAW men- jawab: "Berpuasalah, sesungguhnya tiada tandingan baginya" Kemudian saya datang untuk kedua kalinya, maka Beliau berkata: "Berpuasalah" (HR. Ahmad, Nasa'i dan Hakim dan dia menshahihkannya) 5. Puasa sehari di jalan Allah menjauhkan pelakunya dari neraka sejauh tujuh puluh musim ً ‫َ ِنْ َ ْ د َ ُوم َو ً ِ َ ِ ل ِ إِ َ َ د ُ ِذ ِك ا ْ َوم و ْ َ ُ َ ن ا ر َ ْ ِ نَ َ ر‬ ِ ِ ِ َ ِ ْ َ َ َ ِ ْ ُ ٍ Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah kecuali Allah menjauhkan wajahnya dengan hari itu dari api neraka tujuh puluh musim. (HR. Jama'ah kecuali Abu Dawud) o ’a aD t iar Mu َ َ ُ‫ا ُم إِ أَ ُوذ ِك ِنْ ِ ْم َ َ ْ َ ُ و ِنْ َ ْب َ َ ْ َ ُ و ِنْ َ ْ س َ َ ْ َ ُ و ِنْ د ْ وة َ ُ ْ َ َ ب‬ ٍ َ َ َ َ ٍ َ َ ُ ٍ ٍ Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan. (HR. Muslim). isah aK Bercermin Pada Metafora Bunga tiar Mu Tak ada seorang pun yang tidak mengenal bunga dan menyukainya. Sejak dahulu hingga sekarang, banyak orang mengenalnya sebagai lambang kelembutan, kecantikan, kasih sayang, dan lainnya. Hingga banyak judul lagu yang dihasilkan para penggubah, bersumber dari 4 Sya’ban 1431 / 16 juli 2010 bunga. Misalnya, “Melati di Tapal Batas”, “Melati dari Jaya Giri”, “Bunga Seroja”, “Sekuntum Mawar Merah”, dan “Bunga Nirwana”. Sayangnya, orang hanya mengenal bunga dari sisi keindahan, kelembutan, aroma yang ditebarkan, dan nilai ekonomi yang relatif tinggi. Padahal, bunga mengandung man- faat lain yang luar biasa, yaitu metafora agung yang sarat nilai untuk dijadikan pedoman dalam mengarungi biduk kehidupan. 3
  4. 4. Allah berfirman dalam QS Ali Imran [3]: 191, “… (seraya berkata), 'Ya, tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'” Berikut beberapa nilai kehidupan pada bunga itu. Pertama, bunga selalu memberikan manfaat buat banyak orang. Ia memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Itu dibuktikan dengan pasar bunga dan toko bunga yang tak pernah sepi. Tak hanya orang, kupu-kupu pun senantiasa menari kegirangan ketika hinggap mengharap madunya. Kedua, bunga selalu siap menyapa siapa pun dalam setiap keadaan. Mulai dari keadaan suka saat pesta pernikahan sampai keadaan duka dalam suasana kematian. Ketiga, bunga selalu menebarkan aroma wangi dan menyegarkan siapa pun. Kendati suatu saat ia dicampakkan, bunga tetap saja konsisten dan istiqomah menebarkan wanginya sampai batas akhir kekuatannya. Keempat, bunga rela mekar sekalipun untuk layu dan siap digantikan dengan generasi bunga segar berikutnya. Demikian antara lain metafora bunga yang tak pernah bosan menawarkan arahan kebijakan dalam berkehidupan. Metafora bunga sudah seharusnya diteladani. Setiap orang harus selalu memberikan manfaat bagi orang lain sekecil apa pun. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang paling baik adalah orang yang panjang umurnya dan banyak memberikan manfaat (hasuna 'amaluh). Sebali- knya, orang yang paling buruk adalah orang yang panjang umurnya dan buruk perilakunya (sa’a ‘amaluh). Pelajaran yang diajarkan bunga menyadarkan kita untuk siap digantikan oleh yang lain dan baru dengan aromanya yang lebih wangi. Regenerasi dan kaderisasi harus berlanjut secara cepat. Kader-kader muda yang mumpuni harus dihargai dan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mendarmabaktikan dirinya dalam memajukan masyarakat dan bangsa. Sebab, jika keraku- san berkuasa terus berlanjut, berarti ia takabur dengan dirinya dan menutup rapat roda perputaran generasi berikutnya. Walhasil, seharusnya memang siapa pun layak banyak belajar dari kehidupan sang bunga. Wallahualam Sumber : Dra.Hj.Lily Musfirah N., MA. t eha ok S Kiat Bijak Makan Telur Poj 1. Masaklah sampai matang sempurna, jangan takut proteinnya rusak karena ketika dimasak protein telor hanya menggumpal saja, dan kalaupun tidak masak proteinnya juga akan mengumpal karena asam lambung dan enzim dilambung, lagian protein juga diserap dalam bentuk pecahannya so masih agak sulit dicari alasan kalau telur setengah ma- tang lebih baik dari telur matang sempurna. 2. Masaklah sampai matang karena telur mentah atau setengah mentah bisa mengand- 4 Sya’ban 1431 / 16 juli 2010 ung bakteri. Seperti kita fahami telur berdekatan dengan kotoran bisa menempel di cangkang bahkan bisa juga masuk kedalam sehingga dengan memasak yang sempurna kuman2 tersebut diharapkan mati dan tidak menimbulkan bahaya. To be continued…..don’t missed it. Sumber : Dr Supangat Salam Redaksi Buletin Rabithoh Saran & Kritik kirirm ke: imuska@ymail.com www.imuska.org / radio.imuska.org 4

×