laporan kegiatan training-imron-01

6,127 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
6,127
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
73
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

laporan kegiatan training-imron-01

  1. 1. Laporan Program Training ∑ngineering Performance© No : 02/A/Training-01/∑P/VIII/2008 Laporan Kegiatan Training Motivasi : Training Tim Inti Ranting Pendahuluan Training motivasi merupakan sebuah salah satu tujuan training yang diperuntukkan untuk menimbulkan motivasi dan atau untuk menyegarkan kembali kinerja organisasi dan orang-orang yang berada di dalamnya. Kami dari ∑ngineering Performance© telah memberikan sebuah training motivasi seperti yang di harapkan oleh pihak klien dalam hal ini adalah ketua DPC Partai Amanat Nasional kecamatan Bojonggede. Sesuai dengan tujuan pengajuan proposal, kami juga mencantumkan tujuan lain sebagai hidden curriculum sebagai berikut : Tujuan Umum : Meningkatkan Kinerja Peserta dalam Mengelola Ranting Tujuan Khusus : Peserta dapat merancang bentuk dan indikasi kinerja diri maupun 'ranting'. Peserta dapat membuat visi-misi sebagai 'ketua ranting' sebuah partai politik. Peserta dapat membuat rancangan komunikasi merekrut anggota secara langsung. Waktu Pelaksanaan : Selasa, 5 Agustus 2008 pkl 08.00-16.45 wib Tempat Pelaksanaan: Rumah PAN Pabuaran
  2. 2. Materi Training : Merancang Kinerja Diri dan Organisasi. Merancang Visi-Misi Diri dan Organisasi. Promosi dan Rekrut Keanggotaan. Berita Acara Kegiatan Training Kegiatan dimulai pada pukul delapan pagi. Kegiatan awal adalah penyampaian sambutan dari Ketua DPC PAN Bojonggede, Bapak Maryono, Amd. Sambutan berikutnya sekaligus membuka acara training oleh Bapak Fansyurullah (Keynote speaker). Hadir di depan audiens training Ibu Sulistyowati yang akan mencalonkan diri menjadi calon legislatif dari PAN. Sesi awal pengumpulan kebutuhan training dilakukan selama 30 menit sejak pukul 10. Sesi pertama tentang Kinerja disampaikan untuk membuka pemahaman peserta tentang dasar kinerja. Apa pekerjaan yagn akan dikerjakan, bagaimana caranya dan apa kriteria keterukuran pencapaiannya. Sudahkah kinerja peserta dan atau ranting di evaluasi ? Sesi ini memberikan hal mendasar dalam membuat/ merancang pencapaian kinerja. Sesi Visi-misi dilakukan secara sinergis setelah gambaran dasar tentang kinerja, efek gunung es dan membaca konsep diri disampaikan.sejak pukul 10.30 sampai dengan jam 11.45. Kegiatan berikutnya dari fasilitator traning adalah temu calon legislatif sampai dengan pukul 12.15. Istirahat siang dilakukan oleh peserta dengan makan siang, sholat dan kegiatan penyegaran lainnya. Sesi Komunikasi dilakukan dengan simulasi promosi partai dan merekrut anggota. Dimulai pada pukul 13.30 wib. Kendala utama dalam mempromosikan partai adalah ketika kader tidak biasa untuk menyiapkan rancangan apa yang akan disampaikan. Hal ini terkait dengan data fakta kontribusi partai terhadap masyarakat. Hal berikutnya adalah teknik membaca sikap lawan bicara dan bagaimana menarik perhatian warga tentang partai.
  3. 3. Sesi akhir adalah sesi evaluasi peserta tentang keseluruhan training sejak sesi pertama sampai sesi komunikasi. Terlihat untuk sebuah Training Motivasi, hasil evaluasi tertulis cukup menunjukkan ketercapaian tujuan training secara keseluruhan. Namun, untuk evaluasi tiap sesi terutama sesi merancang visi-misi diri dan ranting, masih diperlukan training lanjutan terutama dalam hal pembuatan indikasi kinerja. Penutup Demikian laporan ini dibuat. Untuk para peserta training, akan diberikan sertifikat partisipasi dalam training. Hal-hal lain yang berkaitan dengan kelanjutan training diserahkan sepenuhnya kepada klien. Dengan laporan ini juga kami lampirkan saran untuk mendukung kinerja ranting dan cabang partai yang Bapak kelola. Wassalam Senin, Agustus 2008 Hormat kami ∑ngineering Performance© Imraan Muslim Lampiran Kegiatan Training Waktu Sesi Metode TOR Perlengkapan 08.00- 09.30 Sambutan Ketua DPC PAN Bojonggede
  4. 4. Bpk Fansyurullah (Keynote speaker) 09.30- 10.0 Diskusi dan perkenalan caleg Ceramah dan tanya jawab Ibu Sulistyowati 10.00- 10.30 Perkenalan (30') Ceramah, diskusi, brainstorming 1. Membangun iklim dan aturan training, 2. Mengumpulkan data identifikasi kebutuhan peserta 3. Membangun team building tiap individu Name tag, Markerboard, whiteboard, metaplan 10.30- 11.00 Kinerja Diri Ceramah, diskusi, brainstorming 1. Membangun pemahaman, tentang “Kinerja” 2. Dinamika kinerja, dan Efek Gunung Es, 3. Diskusi analisis kinerja peserta Markerboard, whiteboard, metaplan, paperone/HVS 11.00- 11.45. Visi-Misi (60') Ceramah, diskusi, brainstorming 1. Membangun pemahaman tentang visi-misi, sebagai anggota organisasi/pribadi 2. Membuat visi 3. Membuat misi Markerboard, whiteboard, metaplan, paperone/HVS 11.45- 12.15 Temu Caleg 12.15- 13.30 istirahat 13.30- 14.30 Komunikasi Interpersonal (60') Ceramah, diskusi, brainstorming simulasi wawancara 1. Dasar-dasar komunikasi, 2. Peserta dapat melakukan direct selling 3.Merancang komunikasi perekrutan anggota Markerboard, whiteboard, metaplan, paperone/HVS
  5. 5. 14.30- 15.15 Sesi Akhir Refleksi, evaluasi, Menuliskan pencapaian training pada hari ini 15.150- 16.45 Penutupan Temu caleg dan pembacaan doa Lampiran Saran Dalam pengembangan kinerja berikutnya, keterukuran pencapaian pekerjaan adalah sebuah keharusan. Karenanya, sebaiknya DPC PAN memiliki indikator pencapaian pekerjaan secara umum dan khusus yang harus dicapai tiap ranting. Berikan kesempatan kekuasaan bagi tiap ketua ranting untuk membuat jabaran keterukuran kinerjanya. DPC PAN sebagai pimpinan para ranting, memfasilitasi kebutuhan para ranting seperti buku jurnal pimpinan ranting untuk memantau terus perkembangan kinerja ranting dan agar DPC terasa bagi tiap ranting. Rumah PAN akan lebih baik dengan pengadaan pojok buku atau perpustakaan kantor yang memuat buku-buku tentang kepartaian atau hal lain keorganisasia dan atau pengetahuan umum. Sehingga keberadaanya lebih terasa bagi orang-orang yang datang. Tersedianya pusat informasi bagi sebuah kantor partai politik penting. Memberikan insentif bagi seorang kader untuk tinggal menetap di Rumah PAN dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat cukup penting. Keberadaan sekretariatan yang 24 jam harus direalisasikan. Tidak hanya untuk kader partai dan atau anggota tapi juga masyarakat yang bersimpati pada PAN. Siapkan juga jaringan komunikasi dan perlengkapan kantor seperti komputer untuk memudahkan pendataan dan pengarsipan kemajuan partai. Imron : 021-337.440.87
  6. 6. 14.30- 15.15 Sesi Akhir Refleksi, evaluasi, Menuliskan pencapaian training pada hari ini 15.150- 16.45 Penutupan Temu caleg dan pembacaan doa Lampiran Saran Dalam pengembangan kinerja berikutnya, keterukuran pencapaian pekerjaan adalah sebuah keharusan. Karenanya, sebaiknya DPC PAN memiliki indikator pencapaian pekerjaan secara umum dan khusus yang harus dicapai tiap ranting. Berikan kesempatan kekuasaan bagi tiap ketua ranting untuk membuat jabaran keterukuran kinerjanya. DPC PAN sebagai pimpinan para ranting, memfasilitasi kebutuhan para ranting seperti buku jurnal pimpinan ranting untuk memantau terus perkembangan kinerja ranting dan agar DPC terasa bagi tiap ranting. Rumah PAN akan lebih baik dengan pengadaan pojok buku atau perpustakaan kantor yang memuat buku-buku tentang kepartaian atau hal lain keorganisasia dan atau pengetahuan umum. Sehingga keberadaanya lebih terasa bagi orang-orang yang datang. Tersedianya pusat informasi bagi sebuah kantor partai politik penting. Memberikan insentif bagi seorang kader untuk tinggal menetap di Rumah PAN dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat cukup penting. Keberadaan sekretariatan yang 24 jam harus direalisasikan. Tidak hanya untuk kader partai dan atau anggota tapi juga masyarakat yang bersimpati pada PAN. Siapkan juga jaringan komunikasi dan perlengkapan kantor seperti komputer untuk memudahkan pendataan dan pengarsipan kemajuan partai. Imron : 021-337.440.87

×