Membuat animasi alam dengan corel bryce

780 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
780
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Membuat animasi alam dengan corel bryce

  1. 1. Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 480 hlm Harga: Rp 59.800 Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat: Buku ini akan memandu Anda dalam tahap demi tahap pembuatan animasi dengan Bryce. Sebagai seorang pemula, Anda tidak perlu khawatir karena penjelasan dalam buku inidituliskan secara gamblang dan banyak disertai gambar-gambar keterangan yang tentunyamemudahkan Anda untuk mengikutinya. Pembaca yang sudah pernah menggunakan Bryce juga dapat menemukan trik-trik pembuatan efek di Bryce. Singkat kata, buku ini dapatmenjadi pegangan Anda semua, tidak hanya untuk belajar, tapi juga untuk mencoba mencari ide-ide kreatif baru.
  2. 2. BAB 14RENDERRender adalah proses akhir dari keseluruhan kegiatan membuatobjek 3D di program grafis 3D, baik citra diam maupun animasi.Dalam proses ini Bryce melakukan penyusunan piksel-pikselsesuai informasi di dalam dokumen menjadi satu citra grafis 3Dyang utuh dalam dunia 2D yang tampak melalui monitor. Prosesinilah yang menentukan kualitas citra grafis yang dihasilkan, baikmelalui pilihan antialiasing, optimasi kualitas, dan format file.Menurut Wartmann (2004), render adalah konversi data 3Dmenjadi gambar atau animasi. Bryce menawarkan berbagaimacam teknik render. Anda boleh mencoba satu per satu danmenimbang-nimbang kelebihan serta kekurangan yang dimilikiteknik tersebut.14.1 Menggunakan Kontrol RenderKontrol Render dapat Anda temui di sisi kiri tepat di bawahTrackball berupa tombol-tombol berbentuk bola. Anda cukupmengklik tombol-tombol itu untuk menerapkan fungsinya.Gambar di bawah ini menggambarkan fungsi-fungsi tombol-tombol pada kontrol render.Menggunakan kontrol render adalah cara yang cepat dan mudahuntuk melakukan proses render walaupun sebenarnya jugabergantung pada pemilihan tombol lan pada kontrol render, 293
  3. 3. pengaturan dokumen awal, dan pengaturan render yang dilakukansebelumnya.Dengan Render Control, proses render dilakukan secara realtime(langsung) di dalam jendela kerja yang direpresentasikan dengangerakan garis horisontal berkali-kali dari atas ke bawah. Gambar 14.1 Kontrol Render:: Render All berfungsi untuk menjalankan proses render sesuaiperintah dan pilihan yang diterapkan sebelumnya. Klik hinggatombol berubah menjadi warna biru. Tombol pintas: Ctrl+R.:: Textures On/Off berfungsi untuk mengaktifkan/menonaktifkanrender pada tekstur material objek. Ketika Anda mengklik padatombol ini dan tombol berubah menjadi berwarna biru, Andamenonaktifkan render terhadap tekstur. Pada kondisi Texture Off,kualitas render yang dihasilkan adalah 35,4%. Gambar di bawahini adalah ketika tombol Textures On/Off sedang aktif (on). Gambar 14.2 Tombol Texture On/Off aktif:: Fast Preview Mode: Kualitas citra grafis yang dihasilkan jenisrender ini adalah sebesar 41,7%, sedangkan jika Andamengaktifkan Fast Preview Mode dan Texture Off maka kualitascitra grafis yang dihasilkan adalah 8,3%.294
  4. 4. Gambar 14.3 Tombol Fast Preview Mode dan tombol Texture On/Off aktif:: Resume Render akan melanjutkan proses render yang terhenti.:: Clear and Render akan menghentikan hasil render terakhir lalumelanjutkan proses render.Untuk menghentikan proses render, klik sembarang tempat padaBryce atau tekan sembarang tombol keyboard. Setelah prosesrender selesai, Bryce secara otomatis menyimpannya ke lokasiharddisk yang sama dengan dokumen Bryce yang telah Andasimpan. Bryce menyimpannya dalam format Windows Bitmap(BMP).Tanda panah di sisi bawah Render Control adalah Render Optionsdi mana opsi-opsi tambahan dalam proses render bisa diakses,misalnya mengenai kualitas dan ukuran dokumen. Gambar 14.4 Render Options 295
  5. 5. Penulis tidak akan membahas satu per satu fungsi menu-menuRender Options ini, tetapi akan menyinggungnya padasubbahasan Mengatur Render dengan Kotak Dialog RenderOptions menggunakan kotak dialog Render Options yangmemang menawarkan pilihan-pilihan dengan fungsi yang samadengan menu-menu pada Render Options.14.2 Spray RenderingTeknik yang satu ini memperbolehkan Anda melakukan renderpada bagian tertentu. Pada dokumen Bryce yang siap untuk di-render, klik ikon kedua pada pada Advanced Display Palette. Gambar 14.5 Spray Rendering pada Advanced Display PaletteDengan kursor yang baru, sapu wilayah yang ingin di-render didalam jendela kerja sambil memperhatikan Nano Preview. Lihatcontohnya di bawah ini. Untuk menghentikan proses, klik disembarang tempat. Gambar 14.6 Penerapan Spray Rendering296
  6. 6. 14.3 Render to DiskPenulis lebih suka menggunakan teknik yang satu ini untuklangsung menyimpan hasil render dalam format berkas citra grafisyang penulis inginkan. Untuk kebutuhan percetakan, gunakansaja format TIFF yang memang didukung oleh Bryce. Sebelummengggunakan teknik ini, disarankan Anda sudah yakin dulubahwa hasil akhirnya sama seperti yang Anda inginkan, sebabdengan tampilan Nano Preview yang kecil maka objek-objek yangkecil dan kompleks tidak terlihat sama sekali. Selain itu, teknik inimenghemat tenaga komputer karena tidak menggunakan dayagrafis komputer yang terlalu besar untuk ditampilkan ke monitorseperti ketika melakukan render biasa.Untuk menggunakannya, klik menu File*Render to Disk padahasil kerja yang hendak di-render, maka Anda akan disuguhikotak dialog seperti di bawah ini. Gambar 14.7 Penerapan Spray Rendering:: Output Size in Pixels: di dalamnya, isi dimensi piksel yangAnda inginkan. Setiap kali Anda mengisikan angka di dalamkotak tersebut maka kotak di sisi kanannya juga berubahtermasuk pada bagian Output Size in Inches dan Aspect ratioconstrained serta Estimated size on disk. Itu terjadi secaraproporsional dalam rasio tertentu, dalam hal ini 4:3. Jadi, nilairasio bergantung pada pengaturan Document Aspect Ratio padakotak dialog Document Setup. 297
  7. 7. :: Print Resolution adalah resolusi (kerapatan/jumlah titik perinci).:: Output Size in Inches adalah ukuran/dimensi (tinggi danpanjang) hasil akhir. Untuk melihat perkiraan ukuran berkas citragrafis, lihat pada Estimated size on disk (di bagian paling bawah).Setelah itu tekan tombol Enter dan berilah nama dan formatberkas yang Anda inginkan, lalu klik Save. Gambar 14.8 Menyimpan berkasAnda tinggal menunggu hingga proses render selesai dengantampilan seperti di bawah ini. Gambar 14.9 Proses render menggunakan Render to Disk298
  8. 8. Untuk membatalkan proses, tekan tombol Esc atau klik tandasilang dalam kotak dialog tersebut. Jika muncul kotak pesan(message box): Stop rendering to disk?, pilihlah Stop atau klikResume untuk meneruskan proses render. Gambar 14.10 Kotak pesan14.4 Plop RenderPlop Render juga berfungsi untuk me-render bagian-bagiantertentu, namun bentuk representasinya tidak menggunakanteknik “menyemprot” seperti pada Spray Rendering. Padadokumen Bryce yang hendak di-render, klik tombol Render Allpada kontrol render. Setelah mencapai seperempat proses render,klik mouse untuk menghentikannya. Klik ikon Plop Render padaAdvanced Display Palette hingga kotak berwarna merah muncul.Gambar 14.11 Mengakses Plop Render dari Advanced Display PaletteKemudian, drag pada jendela kerja yang belum menampilkanhasil render untuk membentuk kotak. Caranya adalah denganmenggeser mouse secara diagonal. 299
  9. 9. Gambar 14.12 Contoh penerapan Plop RenderKlik tombol paling atas di sisi kiri jendela Plop Render untuk me-render. Untuk menghentikan proses render, klik mouse disembarang tempat. Tombol kedua berfungsi untuk melanjutkankembali proses render jika proses render yang sedang berjalanterhenti. Tanda panah di bawah kedua tombol bermanfaat untukmengakses tiga menu tambahan untuk memperbesar tampilandan menghilangkan jendela Plop Render. Gambar 14.13 Contoh penerapan Plop Render14.5 Mengatur Render dengan Kotak Dialog Render OptionsMateri mengatur render perlu penulis ketengahkan agar pembacalebih optimal dan bebas menentukan berbagai kontrol terhadaprender. Bahasan ini mengacu pada kotak dialog Render Options300
  10. 10. yang dapat diakses Render Control. Untuk masuk ke dalamnya,klik tanda panah pada Render Control, kemudian pilih RenderOptions…. Gambar 14.14 Kotak dialog Render Options14.5.1 Quality ModeUntuk menghasilkan kualitas citra grafis yang terbaik, Bryce akanmenerapkan proses antialiasing pada setiap piksel. Antialiasingmerupakan teknik untuk menghaluskan piksel-piksel di wilayahtepi sebuah citra bitmap yang bertangga-tangga (jagged). Secaravisual, kita melihatnya tampak kasar. Bryce melakukanantialising setelah proses render awal selesai dilakukan. Lihatindikator proses antialiasing di Text Display Area. Gambar 14.15 Antialiasing dalam proses render 301
  11. 11. Bagian Quality Mode ini terdiri atas empat pilihan mode kualitashasil akhir render yang didasarkan pada tingkatan mekanismeantialiasing.:: Default (No AntiAliasing): Tidak ada antialiasing yangditerapkan.:: Regular (Normal AntiAliasing): Setelah render tahap awaldilakukan, Bryce kemudian memindai keseluruhan piksel citragrafis agar wilayah yang membutuhkan antialiasing diketahui.Mode ini hanya memilih wilayah-wilayah yang memilikikonsentrasi yang tinggi atau dengan kata lain warna-warna,kontras, dan kedalaman yang cukup mencolok saja yang di-render. Wilayah di luar itu akan tetap jagged.:: Super (Fine Art AntiAliasing): Mode ini lebih baik ketimbangRegular, sebab kita bisa menentukan jumlah ray (atau rays untukjamak) untuk memindai setiap piksel di dalam citra grafis. Rayatau juga disebut raytracing adalah metode render yang me-render citra grafis fotorealistik dan melakukan penyimulasianpantulan dan pembiasan cahaya yang bagus (Wartmann, 2004).Namun demikian, nilai ray yang tinggi akan mengakibatkanproses render semakin lamban karena teknik ini memakanbanyak sekali tenaga komputer. Raytracing dipakai untuk me-render refleksi realistis dan difraksi cahaya (seperti di objekkaca).Untuk menggunakannya, ketika pilihan Super (FineArtAntialiasing) aktif maka bagian Rays per Pixel (di bagianbawah pilihan terakhir Quality Mode ini) juga akan aktif.Kemudian, klik tanda panah di sisi kanannya dan pilih nilai Rays(1 hingga 256) yang diinginkan.:: Premium (Effect AntiAliasing): Mode ini memiliki lima opsiyang merupakan efek yang bisa diterapkan dalam proses render.Mode ini juga mengizinkan Anda menentukan Rays per Pixel.Efek Premium terdiri atas:þ Soft Shadows untuk melembutkan pinggiran bayangan.þ Blurry Reflections utnuk menghasilkan efek blur (kabur) pada refleksi.302
  12. 12. Gambar 14.16 Memilih nilai Rays per Pixelþ Blurry Transmissions untuk menghasilkan efek blur pada citra grafis di mana cahaya ada yang ditransmisikan, misalnya cahaya yang melewati batu es.þ True Ambience untuk menghasilkan cahaya ambien untuk permukaan dengan warna dan intensitas permukaan yang terdekat. Akhirnya akan didapatkan campuran warna dari satu permukaan ke permukaan lainnya.þ Depth of Field atau yang diartikan sebagai efek ruang tajam. Dunia fotografi dan sinematografi mengenal ini sebagai teknik untuk memfokuskan objek tertentu agar terlihat lebih tajam ketimbang objek atau area gambar yang lain. Bryce memiliki kemampuan ini dengan menentukan fokus kamera melalui variabel Lens Radius (lebar lensa kamera) dan Focal Length (panjang fokal) secara numerik.Perintah-perintah dalam Quality Mode ini juga dapat Anda aksesdengan mengklik tanda panah di sisi kanan kontrol render,kemudian menyorot Quality (posisinya di bagian atas menu)hingga muncul menu tambahan dan pilih salah satu opsi. 303
  13. 13. Gambar 14.17 Mengakses Quality Mode melalui menu Render Options14.5.2 GeneralKalau Anda masih ingat penggunaan kontrol render untukmemilih Fast Preview Render, maka di dalam kotak dialog RenderOptions di bagian General Anda bisa memilih opsi yang sama.:: Full Render: Sama dengan tombol Render All (dengan tombolFast Preview tidak diaktifkan).:: Preview Render: Sama dengan tombol Fast Preview padakontrol render.:: Render With Textures: Pilihan apakah tekstur akan di-renderatau tidak, sama seperti pilihan Texture On/Off pada kontrolrender.14.5.3 OptimizationsBryce juga mempertimbangkan berbagai optimasi untukmenghasilkan citra grafis seperti yang Anda inginkan. Optimasidalam Bryce terdiri atas 2 teknik dan 3 tingkatan optimasi.:: For Clustered Scenes (BSP): teknik ini adalah adalah teknikyang efisien di mana Bryce me-render objek yang terikat atautumpang tindih.:: For Uniform Scene (Grid): gunakan pilihan ini jika objek yangAnda miliki tidak ada yang tumpah tindih atau dengan kata lainruang kosongnya lebih besar.304
  14. 14. :: Minimal: pilihan ini akan menentukan posisi dan keberadaanobjek dan melakukan raytracing terhadap area di mana objek ituberada.:: Normal: dengan mode ini Bryce menentukan di mana objekberada dan kemudian menguji konsentrasi objek dengan lingkupwilayah lebih besar. Hal ini akan menghindarkan perhitungan bagiray/rays yang tidak diperlukan.:: Aggressive: Gunakan ini jika dokumen Bryce Anda terdiri atasbanyak objek yang kompleks. Mode ini akan melakukan renderdengan mengonsentrasikan pada objek-objek sehingga lebihmempercepat prosesnya.Hal yang sama dapat Anda akses melalui menu dari kontrolrender* Optimizations.Gambar 14.18 Mengakses Optimization melalui menu Render Options14.5.4 Post-ProcessingPilih salah satu dari dua pilihan di dalamnya sebagai teknikpasca-proses render. 305
  15. 15. :: 48-bit Dithering: dengan daya tampil komputer yang terbatas,citra grafis Anda akan ditampilkan lebih terang dan warnanyalebih alami.:: Gamma Correction: pilihan ini membantu jika daya tampilkomputer Anda sangat terbatas. Dengan teknik ini Bryce akanmenghindari wana-warna yang bertumpuk denganmenghaluskannya.Untuk cara yang lebih cepat, lakukan dari menu Render Options. Gambar 14.19 Mengakses Post-Processing melalui menu Render Options14.5.5 Projection & MaskingDua pilihan render ini memungkinkan citra grafis yang dihasilkanmendapatkan efek yang lebih beragam. Projection akanmenentukan efek sudut pandang yang dihasilkan, sedangkanMasking menghasilkan gambar dalam distribusi warna hitam-putihdan pola abu-abu.:: Perspective Projection: citra grafis yang dihasilkan didasarkanpada sudut pandang yang sedang diberlakukan pada jendela kerja(default).:: 360 Panorama Projection: menghasilkan efek seakan-akanAnda memandang melalui lensa 360° di mana pinggiran kanandan kiri terlihat bersatu tanpa batas. Dengan demikian objek yangdihasilkan tampak lebih kecil dan jauh. Lihat contohnya di bawahini.306
  16. 16. Gambar 14.20 Penerapan 360 Panorama Projection:: No Mask: tidak ada mask yang diberlakukan.:: Object Mask: pilihan ini akan menghasilkan warna putih padasetiap objek dan warna hitam untuk latar belakang. Untukmelakukannya: klik Render Options di sisi kanan kontrol renderobjek yang ada di dalam jendela kerja (Ground Plane defaultharus tetap ada), lalu pilih Object Mask melalui menu atau pilihterlebih dahulu Render Options…, kemudian pilih Object Maskpada bagian Projection & Masking dan klik tanda centang. Setelahitu, klik tombol Render All.Pada contoh di bawah ini, penulis memiliki dua objek di dalamjendela kerja dan me-render-nya secara normal tanpa pilihanmask (No Mask). Gambar 14.21 Dua objek di dalam jendela kerja 307
  17. 17. Gambar 14.22 Hasil renderSetelah penulis menerapkan pilihan Object Mask, yang penulisdapatkan adalah seperti di bawah ini. Gambar 14.23 Hasil render dengan Object Mask:: Distance Mask: menghasilkan pola abu-abu yangmerepresentasikan jauhnya objek dari kamera. Objek yang dekatberwarna hitam, yang jauh diberi warna putih, dan objek di antarajarak itu diberi warna abu-abu. Gambar 14.24 Hasil render dengan Distance Mask308
  18. 18. :: Altitude Mask: merepresentasikan ketinggian objek dalam polaabu-abu. Gambar 14.25 Hasil render dengan Altitude MaskAnda juga dapat mencoba mengaksesnya dari menu RenderOptions. Gambar 14.26 Mengakses Projection dan Masking dari menu Render Options 309
  19. 19. 14.5.6 OpticsPilihan-pilihan Optics dapat menghasilan efek-efek optikal padacitra grafis Anda.:: Reflections: jika Anda ingin me-render pantulan (refleksi), pilihReflections.:: Transmissions: jika dokumen Bryce Anda memiliki citra grafisdi mana cahaya terlihat melewati objek yang transparan(transmisi), aktifkan pilihan ini.:: Refractions: ketika cahaya mengenai objek transparan sepertiair ataupun gelas maka objek tersebut akan membiaskan cahaya(terdistorsi). Agar efek ini bisa terlihat, pilihan Refractions harusaktif.:: Shadows: jika Anda tidak ingin bayangan di-render, nonaktifkanpilihan ini. Jika pilihan ini aktif, pilihan Anda bisa memasukkannilai rays pada Maximum Ray Depth di bawahnya.:: Total Internal Reflection (TIR): TIR adalah nilai total efekpercerminan objek. Pilihan ini sangat berguna untuk mempercepatproses render dengan objek seperti prisma atau cermin. Di bagianMaximum TIR Depth, bisa ditentukan nilai maksimal kedalamanTIR.Selain teknik yang dijelaskan sebelumnya, ada teknik lain yangbisa digunakan, yaitu Network Render Client. Jika objek 3D atauanimasi Anda cukup kompleks maka proses render pada satukomputer membutuhkan waktu yang lama, bahkan bisa sampaiberjam-jam. Solusinya, Bryce memperbolehkan Anda membagipekerjaan render ini kepada komputer-komputer yang lain melaluijaringan komputer. Inilah yang disebut sebagai Network RenderClient.310

×