Estimasi biaya

9,995 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
9,995
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
54
Actions
Shares
0
Downloads
301
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Estimasi biaya

  1. 1. ESTIMASI BIAYAbab I<br />Oleh Tim ManajemenKonstruksi<br />
  2. 2. ESTIMASI BIAYA<br />PengertianEstimasiBiaya<br />Estimasibiayamemilikisifat yang sangatluastergantungsudutpandang yang digunakan. secaraharafiahestimasibiayaterdiridarikata:<br />Estimasi= Perkiraan<br />Biaya = Pengorbanansumber<br />ekonomisyang diukurdalam<br />satuanuang, yang terjadi<br />ataukemungkinanterjadiuntuk<br />mencapaitujuantertentu<br />
  3. 3. ESTIMASI BIAYA<br />Dalamindustrikostruksiestimasibiayaadalahistilah yang seringdigunakanuntukmenggambarkanperkiraanbiaya yang akandigunakanuntukmerealesasikansuatuproyekkonstruksi.Proyekkonstruksidilakukanmelaluibeberapatahapan yang membutuhkanrentangwaktutertentusehinggaestimasibiayasangatdibutuhkan. <br />
  4. 4. ESTIMASI BIAYA<br />Adanyarentangwaktutersebutmenyebabkankemungkinan<br />terjadinyaperubahanbesarnyabiaya yang dapatdiakibatkanoleh<br />beberapahal yang antaralain<br />Perubahan harga material, peralatan dan upah karena adanya kenaikan<br />Adanya perubahan kondisi lapangan yang berbeda saat direncanakan dengan pada saat dilaksanakan<br />Pelaksanaan pekerjaan proyek yang berlangsung cukup lama <br />Penerapan metode pelaksanaan yang berubah dari yang direncanakan<br />Terjadi sesuatu yang tidak dapat diperkirakan sebelumya (kecelakaan/musibah ) <br />Informasi dan data yang kurang akurat sehingga perkiraan estimasi yang dibuat kurang jauh menyimpang <br />
  5. 5. ESTIMASI BIAYA<br />Kegunaan estimasi biaya bagi pihak pihak terkait<br />(pemilik proyek): <br />Sebagaidasaruntukmeyediakanbiayauntukmewujutkankeinginanyauntukmembangun<br />Sebagaidasaruntukmenyediakanbiayaproyek/ investasi<br />Sebagaidasaruntukmenetpkanbesarnyabiayabagijasaperencanaan<br />Sebagaidasardalammenentukanmengevaluasibiayapenawarancalonkontraktor yang mengajukanpenawaran<br />
  6. 6. ESTIMASI BIAYA<br />Kegunaan estimasi biaya bagi pihak pihak terkait <br />(konsultan): <br />Sebagaidasardalammembuatperencanaanproyeksesuaidengankeinginanpemilik<br />Sebagaidasarmenetapkanperkiraanbiayaproyekdalammerealesasikan<br />Sebagaidasardalammengevaluasibiayapenawaranolehcalonkontraktor<br />
  7. 7. ESTIMASI BIAYA<br />Kegunaan estimasi biaya bagi pihak pihak terkait<br />(kontraktor): <br />Sebagai dasar dalam menetapkan besarnya biaya penawaran dalam pelelangan<br />Sebagai acuan dalam menetapkan besarnya biaya pelaksanan pekerjaan<br />Sebagai dasar dalam negosiasi dengan sub kontraktor yang akan ikut serta dalam pelaksanaan pekerjaan <br />Sebagaidasardalammenetapkankeuntungan<br />
  8. 8. ESTIMASI BIAYA<br />Gambar Bestek<br />Dalam perencanaan proyek konstruksi gambar bestek merupakan gambar rencana yang memuat lokasi proyek, denah, bentuk bangunan, potongan dan dimensi dengan suatu ukuran pada skala tertentu.<br />Gambar Bestek selain digunakan untuk menentukan jenis pekerjaan, kuantitas dari komponen bahan yang perlu disediakan, juga dapat digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan <br />Gambar bestek digunakan sebagai acuan untuk mewujudkan letak, ketinggian, bentuk, dimensi dan ukuran bangunan, sedangkan spesifikasi sebagai acuan untuk mewujudkan cara mengerjakan, dan kualitas bahan bangunan yang digunakan. <br />
  9. 9. ESTIMASI BIAYA<br />Untuk konstruksi bangunan sipil pada umumnya gambar<br />bestek akan meliputi:<br />Gambarpetalokasi.<br /> Digunakan untuk menjelaskan lokasi proyek/letak bangunan akan didirikan. Didalam gambar lokasi proyek biasanya ditunjukan pada suatu gambar pada tempat tertentu yang secara umum dikenal kemudian berangsur –angsur ketempat dimana lokasi proyek berada. Misalnya lokasi proyek ditempatkan berurutan pada gambar peta Pulau, Propinsi, Kota/Kabupaten, dan kemudian jalan utama yang mudah oleh masyarkat secara umum.<br />
  10. 10. ESTIMASI BIAYA<br />Lay out <br />Adalahgambardariperencanaanbangunan yang akandibuat yang dapatterdiridarigambardenah, pandangan, potonganpenampangsertatitikdugaketinggianpadabagiantertentudaribangunan. Melalui lay out inidapatdiperolehgambaranyang agakjelasmengenailetak , bentuk, pandangansertaukurandaribangunanyang akandibuat. Olehkarenaituumumnya lay out dibuatdenganskala1 : 100. <br />
  11. 11. ESTIMASI BIAYA<br />Gambar detail <br />Merupakangambar yang dibuatdenganlebihjelaslagijikadibandingandengangambar lay out. Gambar detail dibuatdenganukuranskala yang relatifagakkecildenganperbandinganukurandenganbentukbangunan yang akandibuattidakterlalubesar. Gambar detail biasanyadibuatdenganskala 1: 10 sampai 1: 20.<br />
  12. 12. ESTIMASI BIAYA<br />Gambardetail dapatmenjelaskanbagian-bagian<br />tertentusepertibentuk, letak, ukurandaribagiankonstruksi<br />yang direncanakan. Gambardetail memilikibeberapa<br />tujuanantara lain :<br />Untukmemudahkandalampelaksanaan<br />Untuk memudahkan bagi pekerja dalam merealesasikan perencanaan <br />Untukmemudahkandalampengawasanpekerjaan<br />Untukmemudahkandalammenyiapkankebutuhanbahan<br />Untukmemudahkandalammenghitungbiaya<br />
  13. 13. ESTIMASI BIAYA<br />Bestek<br />BestekdisebutjugasebagaiRencanaKerjadanSyarat.yangkemudianseringdisingkatsebagai RKS, merupakandokumenpentingselaingambarbestek. Keberadaanyaakansangatpentingbagipihak yang akanterlibatdalamrealesasisuatuperencanaanproyekkonstruksi.<br />
  14. 14. ESTIMASI BIAYA<br />Umumnya isi dari Rencana kerja dan Syarat ini terdiri <br />dari lima bagian yaitu, <br />1.Keterangan, dalam bagian ini dipaparkan mengenai pihak-pihak yang telibat didalamnya, seperti : Pemberi Tugas, Konsultan Perencana,Konsultan Pengawas, termasuh hak an kewajiban dari setiap pihak yang terlibat<br />2.Penjelasan umum, dalam bagian ini dijelaskan mengenai: (a) Jenis pekerjan, (b) Peraturan peraturan yang digunakan baik yang bersifat nasional maupun lokal, penjelasan mengenai berita acara penjelasan pekerjaan dan keputusan akhir yang digunakan,(c) Status dan batas batas lokasi pekerjaan beserta patok duga yang digunakan.<br />
  15. 15. ESTIMASI BIAYA<br />3.Peraturan Teknis, adalah rincian dari setiap pekerjaan yang akan dilasanakan mulai dari pekerjaan persiapan sampai dengan pekerjaan penyelesaian.<br />4.Syarat Pelaksanaan, yaitu penjelasan lengkap mengenai: (a) Rencana pelaksanaan pekerjaan, (b) Peryaratan dan pemeriksaan bahan yang akan digunakan baik secara visual maupun laboratorium beserta jumlah sampel yang harus diuji, (c) Rencana pengaturan pengaturan ditempat pekerjan.<br />
  16. 16. ESTIMASI BIAYA<br />5. Peraturan Administrasi, menjelaskan te4ntang teknik dan tatacara yang harus dilakukan selama pelaksanan pekerjaan sesuai dengan pemilik proyek. <br />Pada umumnya rencana kerja dan syarat akan terdiri dari :<br />Bagian A : Persyaratan Umum<br />Bagian B : Persyaratan Adiministrasi <br />Bagian C : Persyaratan Teknis<br /> Isi dari masing-masing bagian tidak bersifat kaku, namun lebih ditekankan pada kesesuaian dengan jenis pekerjan di lapangan.<br />
  17. 17. ESTIMASI BIAYA<br />Kesimpulan<br />Dalam suatu proyek konstruksi, estimasi biaya adalah salah satu bagian yang akan digunakan sebagai dasar dalam menentukan apakah suatu proyek konstruksi layak untuk direalesasikan atau tidak. Estimasi biaya memiliki peranan yang sangat penting bagi pihak-pihak yang terkait seeperti Pemilik Proyek, Konsultan perencana, maupun Kontraktor.<br />

×