SlideShare a Scribd company logo
1 of 5
Download to read offline
Anamnesis
• Identitas Pribadi : Sering terjadi pada ibu usia dibawah 20 tahun dan
diatas 35 tahun
• KU : Perdarahan dari jalan lahir, badan lemah, limbung, keluar
keringat dingin, kesulitan nafas, pusing, pandangan berkunang-
kunang.
• Riwayat Obstetri : Preeklamsia / eklamsia, bayi besar,
gamelli, hidroamnion, grandmulti gravida, primimuda, perdarahan
saat hamil. Persalinan dengan tindakan, robekan jalan lahir, partus
precipitatus, partus lama/kasep, chorioamnionitis, induksi persalinan,
manipulasi kala II dan III.
• RPT : Kelainan darah dan hipertensi
Pemeriksaan Fisik
Vital Sign
• Pemeriksaan suhu badan
• Suhu biasanya meningkat sampai 380C dianggap normal. Setelah satu hari suhu
akan kembali normal (36 – 37°C), terjadi penurunan akibat hipovolemia.
• Nadi
• Denyut nadi akan meningkat cepat karena nyeri, biasanya terjadi hipovolemia
yang semakin berat.
• Tekanan darah
• Tekanan darah biasanya stabil, memperingan hipovolemia.
• Pernafasan
• Bila suhu dan nadi tidak normal pernafasan juga menjadi tidak normal.
Pemeriksaan Fisik Umum
• Inspeksi : Wajah pucat dan tampak darah keluar melalui vagina terus menerus.
• Palpasi : Ekstremitas dingin
Pemeriksaan Obstetri
• Mungkin kontraksi usus lembek, uterus membesar bila ada atonia uteri. Bila
kontraksi uterus baik, perdarahan mungkin karena luka jalan lahir.
Pemeriksaan Penunjang
• Pemeriksaan darah lengkap/ Complete blood counts (CBC)
• Coagulation Laboratory Studies
• Fibrinogen Level
• Pemeriksaan Elektrolit
• BUN/Kreatinin
• Ultrasonografi
• CT-Scan
• MRI
• Pemeriksaan darah lengkap/ Complete blood counts (CBC)
Pemeriksaan Hb dan Ht sangat membantu dalam menentukan jumlah kehilangan
darah,namun pada pasien dengan perdarahan akut, ukuran Hb dan Ht memerlukan
waktusehingga beberapa jam untuk menunjukkan jumlah kehilangan darah dan platelet
count.
Mengetahui jumlah leukosit dan trombosit.
Pemeriksaan golongan darah dan tes antibodi (crossmatch) harus dilakukan sejak
periodeantenatal yang sangat membantu sekiranya transfusi darah diperlukan.
• Coagulation Laboratory Studies :
Peningkatan PT , aPTT dan INR (International Normalized Ratio) dapat
menunjukkanadanya kelainan pembekuan darah atau koagulopati.
• Fibrinogen Level :
Kadar fibrinogen sering meningkat sehingga 300-600 mg/dl pada kehamilan. Nilainormal
atau kadar yang rendah memungkinkan sesuatu koagulopati.
• Pemeriksaan Elektrolit.
Memeriksa apakah ada gangguan pada elektrolit seperti hipokalsemia, hipokalemia,
danhipomagnesemia. Pemeriksaan diperlukan sebagai dasar untuk membandingkan
antarasebelum dan setelah dilakukan resusitasi cairan atau resusitasi darah.
• BUN/Kreatinin
Pemeriksaan ini dapat membantu untuk mengidentifikasi apakah ada
kegagalan padaginjal sebagai suatu komplikasi syok. Jika nilai BUN
meningkat selama atau setelahresusitasi cairan, pertimbangkan suatu
hemolisis yang terjadi dari komplikasi.
• Ultrasonografi
Secara umum, ultrasonografi pelvik (transabdominal/transvaginal) sangat
membantuuntuk melihat adanya sisaplasenta yang besar, hematoma, atau
abnormalitas intrauterinyang lainnya.
• CT-Scan
Memperlihatkan gambaran detail terhadap hematoma pelvis, luka
persalinan sectioCaesarea, dan sisa plasenta.
• MRI
Membantu mengidentifikasi hematoma dan abses pada intrauterin atau
ekstrauterinyang tidak dapat dilihat jelas oleh USG atau CT-scan.

More Related Content

Similar to Anamnesis dan Pemeriksaan Ibu Hamil dengan Perdarahan

Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.
Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.
Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.Aprita Ma'ruf
 
penyakit pada masa kehamilan.pptx
penyakit pada masa kehamilan.pptxpenyakit pada masa kehamilan.pptx
penyakit pada masa kehamilan.pptxFebiRatnasari2
 
Dengue Haemorragic Fever.pptx
Dengue Haemorragic Fever.pptxDengue Haemorragic Fever.pptx
Dengue Haemorragic Fever.pptxMethaKemala
 
12 PP Shock Ponek new.ppt
12 PP Shock Ponek new.ppt12 PP Shock Ponek new.ppt
12 PP Shock Ponek new.pptkartika700246
 
Perubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologi
Perubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologiPerubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologi
Perubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologiMuhammad Kurniawan
 
Pre Eklampsia & Eklampsia
Pre Eklampsia & EklampsiaPre Eklampsia & Eklampsia
Pre Eklampsia & EklampsiaErlina Wati
 
Gagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malariaGagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malariasoroylardo1
 
Gagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malariaGagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malariaSoroy Lardo
 
Pre ecclampsia in nefrology
Pre ecclampsia in nefrologyPre ecclampsia in nefrology
Pre ecclampsia in nefrologyMulkan Fadhli
 
hipertensi dalam kehamilan
hipertensi dalam kehamilanhipertensi dalam kehamilan
hipertensi dalam kehamilanRahayu Pratiwi
 
Asuhan Keperawatan HIPERBILIRUBIN
Asuhan Keperawatan HIPERBILIRUBINAsuhan Keperawatan HIPERBILIRUBIN
Asuhan Keperawatan HIPERBILIRUBINFatin Cassie
 
206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt
206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt
206328315-Hipertensi-Power-Point.pptadindaknt
 
Kelompok 6 (kardiovaskuler)
Kelompok 6 (kardiovaskuler)Kelompok 6 (kardiovaskuler)
Kelompok 6 (kardiovaskuler)Rahayu Pratiwi
 
komplikasi penyulit kehamilan trimester III
komplikasi penyulit kehamilan trimester IIIkomplikasi penyulit kehamilan trimester III
komplikasi penyulit kehamilan trimester IIItita_chubie
 

Similar to Anamnesis dan Pemeriksaan Ibu Hamil dengan Perdarahan (20)

Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.
Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.
Penyakit pada sistem peredaran darah. By : Aprita Ma'ruf. 2 Ipa 2.
 
8 Shock Manajemen
8 Shock Manajemen8 Shock Manajemen
8 Shock Manajemen
 
penyakit pada masa kehamilan.pptx
penyakit pada masa kehamilan.pptxpenyakit pada masa kehamilan.pptx
penyakit pada masa kehamilan.pptx
 
Impending yetti .ppt
Impending yetti .pptImpending yetti .ppt
Impending yetti .ppt
 
Dengue Haemorragic Fever.pptx
Dengue Haemorragic Fever.pptxDengue Haemorragic Fever.pptx
Dengue Haemorragic Fever.pptx
 
12 PP Shock Ponek new.ppt
12 PP Shock Ponek new.ppt12 PP Shock Ponek new.ppt
12 PP Shock Ponek new.ppt
 
Perubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologi
Perubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologiPerubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologi
Perubahan fisiologis masa nifas pada sistem hematologi
 
Gagal hati akut
Gagal hati akutGagal hati akut
Gagal hati akut
 
Pre Eklampsia & Eklampsia
Pre Eklampsia & EklampsiaPre Eklampsia & Eklampsia
Pre Eklampsia & Eklampsia
 
Gagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malariaGagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malaria
 
Gagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malariaGagal ginjal akut pada malaria
Gagal ginjal akut pada malaria
 
Pemeriksaan Dasar - Copy.pptx
Pemeriksaan Dasar - Copy.pptxPemeriksaan Dasar - Copy.pptx
Pemeriksaan Dasar - Copy.pptx
 
Obstetric_Emergencies
Obstetric_EmergenciesObstetric_Emergencies
Obstetric_Emergencies
 
Pre ecclampsia in nefrology
Pre ecclampsia in nefrologyPre ecclampsia in nefrology
Pre ecclampsia in nefrology
 
hipertensi dalam kehamilan
hipertensi dalam kehamilanhipertensi dalam kehamilan
hipertensi dalam kehamilan
 
Asuhan Keperawatan HIPERBILIRUBIN
Asuhan Keperawatan HIPERBILIRUBINAsuhan Keperawatan HIPERBILIRUBIN
Asuhan Keperawatan HIPERBILIRUBIN
 
206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt
206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt
206328315-Hipertensi-Power-Point.ppt
 
Kelompok 6 (kardiovaskuler)
Kelompok 6 (kardiovaskuler)Kelompok 6 (kardiovaskuler)
Kelompok 6 (kardiovaskuler)
 
komplikasi penyulit kehamilan trimester III
komplikasi penyulit kehamilan trimester IIIkomplikasi penyulit kehamilan trimester III
komplikasi penyulit kehamilan trimester III
 
TRANSFUSI DARAH .pptx
TRANSFUSI DARAH .pptxTRANSFUSI DARAH .pptx
TRANSFUSI DARAH .pptx
 

More from ikhsan1611

Placentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptx
Placentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptxPlacentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptx
Placentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptxikhsan1611
 
Cara Mediagnosa HNP.pptx
Cara Mediagnosa HNP.pptxCara Mediagnosa HNP.pptx
Cara Mediagnosa HNP.pptxikhsan1611
 
PPT DD VVK.pptx
PPT DD VVK.pptxPPT DD VVK.pptx
PPT DD VVK.pptxikhsan1611
 
Education dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptxEducation dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptxikhsan1611
 
Education dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptxEducation dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptxikhsan1611
 
dokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptx
dokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptxdokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptx
dokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptxikhsan1611
 
MANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.ppt
MANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.pptMANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.ppt
MANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.pptikhsan1611
 
doku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdf
doku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdfdoku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdf
doku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdfikhsan1611
 

More from ikhsan1611 (9)

PPT
PPT PPT
PPT
 
Placentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptx
Placentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptxPlacentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptx
Placentation, Placental Hormone and Amniotic Fluid-1.pptx
 
Cara Mediagnosa HNP.pptx
Cara Mediagnosa HNP.pptxCara Mediagnosa HNP.pptx
Cara Mediagnosa HNP.pptx
 
PPT DD VVK.pptx
PPT DD VVK.pptxPPT DD VVK.pptx
PPT DD VVK.pptx
 
Education dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptxEducation dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptx
 
Education dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptxEducation dan Pencegahan Meningitis.pptx
Education dan Pencegahan Meningitis.pptx
 
dokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptx
dokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptxdokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptx
dokumen.tips_ppt-crs-meningioma.pptx
 
MANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.ppt
MANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.pptMANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.ppt
MANAJEMEN_RUMAH_SAKIT.ppt
 
doku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdf
doku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdfdoku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdf
doku.pub_trauma-kepala-ppt-presentasi-fixpptx.pdf
 

Anamnesis dan Pemeriksaan Ibu Hamil dengan Perdarahan

  • 1. Anamnesis • Identitas Pribadi : Sering terjadi pada ibu usia dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun • KU : Perdarahan dari jalan lahir, badan lemah, limbung, keluar keringat dingin, kesulitan nafas, pusing, pandangan berkunang- kunang. • Riwayat Obstetri : Preeklamsia / eklamsia, bayi besar, gamelli, hidroamnion, grandmulti gravida, primimuda, perdarahan saat hamil. Persalinan dengan tindakan, robekan jalan lahir, partus precipitatus, partus lama/kasep, chorioamnionitis, induksi persalinan, manipulasi kala II dan III. • RPT : Kelainan darah dan hipertensi
  • 2. Pemeriksaan Fisik Vital Sign • Pemeriksaan suhu badan • Suhu biasanya meningkat sampai 380C dianggap normal. Setelah satu hari suhu akan kembali normal (36 – 37°C), terjadi penurunan akibat hipovolemia. • Nadi • Denyut nadi akan meningkat cepat karena nyeri, biasanya terjadi hipovolemia yang semakin berat. • Tekanan darah • Tekanan darah biasanya stabil, memperingan hipovolemia. • Pernafasan • Bila suhu dan nadi tidak normal pernafasan juga menjadi tidak normal.
  • 3. Pemeriksaan Fisik Umum • Inspeksi : Wajah pucat dan tampak darah keluar melalui vagina terus menerus. • Palpasi : Ekstremitas dingin Pemeriksaan Obstetri • Mungkin kontraksi usus lembek, uterus membesar bila ada atonia uteri. Bila kontraksi uterus baik, perdarahan mungkin karena luka jalan lahir. Pemeriksaan Penunjang • Pemeriksaan darah lengkap/ Complete blood counts (CBC) • Coagulation Laboratory Studies • Fibrinogen Level • Pemeriksaan Elektrolit • BUN/Kreatinin • Ultrasonografi • CT-Scan • MRI
  • 4. • Pemeriksaan darah lengkap/ Complete blood counts (CBC) Pemeriksaan Hb dan Ht sangat membantu dalam menentukan jumlah kehilangan darah,namun pada pasien dengan perdarahan akut, ukuran Hb dan Ht memerlukan waktusehingga beberapa jam untuk menunjukkan jumlah kehilangan darah dan platelet count. Mengetahui jumlah leukosit dan trombosit. Pemeriksaan golongan darah dan tes antibodi (crossmatch) harus dilakukan sejak periodeantenatal yang sangat membantu sekiranya transfusi darah diperlukan. • Coagulation Laboratory Studies : Peningkatan PT , aPTT dan INR (International Normalized Ratio) dapat menunjukkanadanya kelainan pembekuan darah atau koagulopati. • Fibrinogen Level : Kadar fibrinogen sering meningkat sehingga 300-600 mg/dl pada kehamilan. Nilainormal atau kadar yang rendah memungkinkan sesuatu koagulopati. • Pemeriksaan Elektrolit. Memeriksa apakah ada gangguan pada elektrolit seperti hipokalsemia, hipokalemia, danhipomagnesemia. Pemeriksaan diperlukan sebagai dasar untuk membandingkan antarasebelum dan setelah dilakukan resusitasi cairan atau resusitasi darah.
  • 5. • BUN/Kreatinin Pemeriksaan ini dapat membantu untuk mengidentifikasi apakah ada kegagalan padaginjal sebagai suatu komplikasi syok. Jika nilai BUN meningkat selama atau setelahresusitasi cairan, pertimbangkan suatu hemolisis yang terjadi dari komplikasi. • Ultrasonografi Secara umum, ultrasonografi pelvik (transabdominal/transvaginal) sangat membantuuntuk melihat adanya sisaplasenta yang besar, hematoma, atau abnormalitas intrauterinyang lainnya. • CT-Scan Memperlihatkan gambaran detail terhadap hematoma pelvis, luka persalinan sectioCaesarea, dan sisa plasenta. • MRI Membantu mengidentifikasi hematoma dan abses pada intrauterin atau ekstrauterinyang tidak dapat dilihat jelas oleh USG atau CT-scan.