Profesi Penyelidik KejahatanCyber dan Keterkaitannyadengan Kasus Cyber BullyingPrizka Maulidya Airianiain18208019
Latar Belakang Kejahatan cyber  luas Isu yang marak & menarik : cyber  bullying Dampak negatif yang timbul
Fokus kejahatan cyber cyber bullying keprofesian penyelidik kejahatan  cyber peranan penyelidik kejahatan cyber
Kejahatan cyber pelanggaran kriminal teknologi komputer atau jaringan kejahatan tradisional  penggunaan  komputer
Jenis Kejahatan Cyber   Komputer sebagai fasilitas utama    ◦ Perusakan komputer, perubahan      data, virus   Komputer ...
StatistikPerbandingan tahunan komplain pada website ic3
StatistikPerubahan kejahatan cyber selama 5 tahun (HTCIA)
StatistikTop 10 Laporan Cybercrime (IC3)
Kasus di Indonesia   Pencurian dan penggunaan account Internet    milik orang lain   Membajak situs web   Probing dan p...
Cyber bullying   penggunaan informasi dan teknologi    ◦ e-mail, pesan instan, blog, chat      rooms, pagers, telepon gen...
Karakteristik Cyber bullying Anonim Sulit dilacak Tidak perlu berhadapan langsung Dapat diakses (oleh pelaku dan  korb...
Bentuk Cyber Bullying Flaming          Happy slapping Denigration      Text wars or Bash boards       attacts Impers...
Cyber Crime Investigator   mengumpulkan, menganalisa, dan menyelidiki bukti    digital dan jejak cyber   Asia Pacific Co...
pekerjaan terkait penyelidikkejahatan cyber anggota HTCIA
Potensi jalur karir   Konsultan cyber dalam firma    IT, departemen kepolisisan, atau bank   Asisten penelitian dalam fi...
Proses Penyelidikan Reverse email tracking IP Address Log statistikKakas di Indonesia Encase versi 4 CETS COFE GSM-...
Pencapaian Penyelidikan Halaman “Cohoes Flame”, Marquan  Mackay-Meggs Situs “Loranger’s Biggest Queer”
Kesimpulan Profesi yang mendalami kejahatan cyber  terutama cyber bullying sangat krusial   dampak negatif Masih diperl...
Prospek Rangkuman statistik keberhasilan  penyelidikan Penelitian metode serta kakas terbaru  dan paling efektif Pengka...
Referensi   http://www.ic3.gov/media/annualreports.aspx   http://www.htcia.org/pdfs/2011survey_report.pdf   http://idsi...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Profesi Penyelidik Kejahaan Cyber dan Keterkaitannya dengan Kasus Cyber Bullying

1,665 views

Published on

A perception on cyber crime investigator

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,665
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Profesi Penyelidik Kejahaan Cyber dan Keterkaitannya dengan Kasus Cyber Bullying

  1. 1. Profesi Penyelidik KejahatanCyber dan Keterkaitannyadengan Kasus Cyber BullyingPrizka Maulidya Airianiain18208019
  2. 2. Latar Belakang Kejahatan cyber  luas Isu yang marak & menarik : cyber bullying Dampak negatif yang timbul
  3. 3. Fokus kejahatan cyber cyber bullying keprofesian penyelidik kejahatan cyber peranan penyelidik kejahatan cyber
  4. 4. Kejahatan cyber pelanggaran kriminal teknologi komputer atau jaringan kejahatan tradisional  penggunaan komputer
  5. 5. Jenis Kejahatan Cyber Komputer sebagai fasilitas utama ◦ Perusakan komputer, perubahan data, virus Komputer untuk melakukan kejahatan/tempat penyimpanan bukti ◦ Kepemilikan bukti pornografik, rekaman distribusi narkotik Penggunaan internet untuk memfasilitasi ◦ Pembelian online, ancaman, spam
  6. 6. StatistikPerbandingan tahunan komplain pada website ic3
  7. 7. StatistikPerubahan kejahatan cyber selama 5 tahun (HTCIA)
  8. 8. StatistikTop 10 Laporan Cybercrime (IC3)
  9. 9. Kasus di Indonesia Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain Membajak situs web Probing dan port scanning Virus Denial of Service (DoS) dan Distributed DoS (DDos) attack Kejahatan yang berhubungan dengan nama domain. Proposal bisnis plasu Penipuan perbankan Insiden terkait jaringan selular dan keamanan gadget dll
  10. 10. Cyber bullying penggunaan informasi dan teknologi ◦ e-mail, pesan instan, blog, chat rooms, pagers, telepon genggam, dan sistem permainan Menimbulkan gangguan ◦ mempermalukan, mengancam, atau mengintimidasi orang lain
  11. 11. Karakteristik Cyber bullying Anonim Sulit dilacak Tidak perlu berhadapan langsung Dapat diakses (oleh pelaku dan korban) di mana saja, kapan saja Menimbulkan tekanan fisik dan mental
  12. 12. Bentuk Cyber Bullying Flaming  Happy slapping Denigration  Text wars or Bash boards attacts Impersonation  Online polls Outing  Sending Trickery malicious code Exclusion  Images and videos Harassment  griefing
  13. 13. Cyber Crime Investigator mengumpulkan, menganalisa, dan menyelidiki bukti digital dan jejak cyber Asia Pacific Computer Emergency Response Team - APCERT Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure. UNIT V IT/CYBERCRIME Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Computer Crime and Intellectual Property Section (CCIPS) of the Criminal Division of the U.S. Departement of Justice. National Infrastructure Protection Center (NIPC) The National Information Infrastructure Protection Act of 1996 CERT yang memberikan advisory tentang adanya lubang keamanan (Security holes)
  14. 14. pekerjaan terkait penyelidikkejahatan cyber anggota HTCIA
  15. 15. Potensi jalur karir Konsultan cyber dalam firma IT, departemen kepolisisan, atau bank Asisten penelitian dalam firma hukum Asisten penelitian alam firma teknologi Penasehat pada pembangunan web Penasehat saran pada kementrian informasi dan teknologi atau dalam korporat Auditor keamanan dan administasi jaringan dalam firma teknologi Pelatih dalam sekolah hukum dan korporasi multinasional
  16. 16. Proses Penyelidikan Reverse email tracking IP Address Log statistikKakas di Indonesia Encase versi 4 CETS COFE GSM-Interceptor GI 2
  17. 17. Pencapaian Penyelidikan Halaman “Cohoes Flame”, Marquan Mackay-Meggs Situs “Loranger’s Biggest Queer”
  18. 18. Kesimpulan Profesi yang mendalami kejahatan cyber terutama cyber bullying sangat krusial  dampak negatif Masih diperlukan satuan penyelidik serta pengkajian pasal hukum terkait kejahatan cyber Masih diperlukan metode yang lebih efektif terhadap penyelidikan kejahatan cyber Diperlukan dukungan orang terdekat dari korban
  19. 19. Prospek Rangkuman statistik keberhasilan penyelidikan Penelitian metode serta kakas terbaru dan paling efektif Pengkajian pasal hukum terkait kejahatan cyber terutama cyber bullying
  20. 20. Referensi http://www.ic3.gov/media/annualreports.aspx http://www.htcia.org/pdfs/2011survey_report.pdf http://idsirtii.or.id/content/files/artikel/TREN%20KEAMANAN% 20INTERNET%20INDONESIA%202011.pdf Raharjo, Budi. Cybercrime. PPAU Mikroelektronika ITB. IDCERT Indonesia Computer EMergency Response Team. 2001. http://criminaljustice.state.ny.us/missing/i_safety/cyberbullying .html Butler Des, Kift Sally, dan Campbell Marlyn. Cyber Bullying In Schools and the Law: Is There an Effective Means of Addressing the Power Imbalance? eLaw Journal: Murdoch University Electronic Journal of Law. 2009. http://cyberbullying.us/blog/law-enforcement-perspectives-on- cyberbullying.html http://www.careerage.com/resources/career_choices/law/cl.s html http://www.ehow.com/info_8696070_job-description- cybercrime-investigator.html

×