Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Diskusi dialog-debat

19,397 views

Published on

  • Dating direct: ❶❶❶ http://bit.ly/36cXjBY ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ❤❤❤ http://bit.ly/36cXjBY ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Diskusi dialog-debat

  1. 1. DISKUSIPENGERTIAN* Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanyakomunikasi antara mereka/kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasaryang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar. Diskusi bisa berupaapa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi berkembang dandiperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topiktersebut.(Sumber : wikipedia.org)* Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanyakomunikasi antara mereka/kelompok tersebut berupa salah satu ilmu atau pengetahuan dasaryang akhirnya akan memberikan rasa pemahaman yang baik dan benar.(sumber:dajal007.bedeng.com) selain itu Diskusi juga dapat diartikan sebagai sebuah proses tukarmenukar informasi, pendapat, dan unsur unsur pengalaman secara teratur dengan maksuduntuk mendapatkan pengertian bersama yang lebih jelas, lebih teliti tentang sesuatu atauuntuk mempersiapkan dan merampungkan.(sumber: dajal007.bedeng.com)* Diskusi adalah suatu cara bertukar pikiran antara 2 orang atau lebih mengenai suatu topiktertentu. Yang terjadi dalam suatu diskusi adalah keadaan yang cukup menyenangkan, dimana para peserta mengutarakan pendapatnya masing-masing mengenai suatu subjektertentu. Sifatnya berbentuk intelektual dan emosi tidak banyak berperan dalam bentukbertukar pikiran ini.(sumber : krishnamurti.or.id)* Diskusi adalah percakapan yang komunikatif antara dua orang atau lebih tentangmenyepakati “make a deal” mengenai suatu topik pembicaraan.( Sumber :wordnet.princeton.edu )* Diskusi adalah sebuah perdebatan yang bersifat informal (sumber :inspection.gc.ca/english/corpaffr/publications/riscomm/riscomm_appe.shtm)* A discussion is an oral exploration of a topic, object, concept or experience. All learners needfrequent opportunities to generate and share their questions and ideas in small and wholeclass settings. Teachers who encourage and accept students‟ questions and comments withoutjudgement and clarify understandings by paraphrasing difficult terms stimulate the exchangeof ideas.(sumber : olc.spsd.sk.ca/DE/PD/instr/strats/discussion)* Menurut saya diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang ataulebih/kelompok dalam proses tukar menukar informasi, pendapat, dan unsur unsurpengalaman secara teratur dengan maksud untuk mendapatkan pengertian bersama yanglebih jelas.Persyaratan Diskusi• Berkomunikasi dalam kelompok dengan catatan :1. Tata tertib tidak ketat.2. Setiap orang diberi kesempatan berbicara.3. Kesediaan untuk berkompromi.• Bagi peserta diskusi :1. Pengertian yang menyeluruh tentang pokok pembicaraan.2. Sanggup berpikir bebas dan lugas.3. Pandai mendengar, menjabarkan dan menganalisa.4. Mau menerima pendapat orang lain yang benar.5. Pandai bertanya dan menolak secara halus pendapat lain.
  2. 2. • Bagi pemimpin diskusi :1. Sikap hati-hati,cerdas,tanggap.2. Pandai menyimpulkan.3. Sikap tidak memihak.Pola-Pola DiskusiPrasarana1. Penyajian bahan pokok oleh satu atau beberapa orang pembicara dengan prasaran tertulis(makalah, kertas kerja).2. Tanggapan terhadap bahan pokok oleh pembicara lain (penyanggah / pembahas).3. Tanggapan peserta diskusi (forum) terhadap bahan pokok.Ceramah1. Seorang / lebih penceramah menguraikan bahan pokok.2. Tanggapan, sanggahan atau pertanyaan dari forum untuk meminta penjelasan yang lebihteliti.Diskusi Panel1. Bahan pokok disajikan oleh beberapa panelis. Panelis meninjau masalah dari segi tertentu.2. Tanggapan, sanggahan atau pertanyaan forum untuk meminta penjelasan dari panelis.Brainstorming1. Bahan pokok yang dipersiapkan ditawarkan kepada peserta diskusi oleh pimpinan.2. Tiap peserta diminta pendapat dan gagasannya. Sebanyak mungkin orang diajak bicara dansetiap ide dicatat.3. Berbagai ide disimpulkan dan ditarik benang merahnya. Kesimpulan ini kemudian dijadikankerangkan pembicaraan dan pembahasan lebih lanjut.
  3. 3. DIALOGPENGERTIAN* Dialog secara etimologi terdiri dari dua kata yang berasl dari bahasa yunani διά (dia)yangartinya jalan batu cara dan λόγος (logos) yang berarti kata sehingga dialog dapat diartikansebagai bagimana cara manusia dalm mengunakan sebuah kata. .( sumber:en.wikipedia.org)* Pemikiran David Bohm (1917-1992), seorang fisikawan yang mengembangkan teorikomunikasi yang berbasis pada teori kuantum dan teori relativitas, patut dipertimbangkan.Menurutnya, dialog bukan diskusi. Bahkan, dialog berlawanan dengan diskusi yang punyakecenderungan menuju sebuah goal tertentu, mencapai sebuah persetujuan, memecahkanpersoalan atau memenangkan opini seseorang. Dialog bukan sebuah teknik untukmemecahkan persoalan atau sarana resolusi konflik.(sumber:kaosblog.com)* Dialog juga dapat diartikan sebagi sebuah percakapan timbal balik antara dua orang ataulebih.(sumber: merriam-webster.com)* Hans-Georg Gadamer melukiskan dialog sebagai proses dua pihak yang saling memahamisatu dengan yang lain dimana setiap orang membuka dirinya untuk menerima cara pandangorang lain sebagai hal yang layak dipertimbangkan. (Gadamer 1979:347)(sumber:kaosblog.com)* Dialog sebenarnya menyatakan proses berpikir dan perubahan cara berpikir menjadi prosesberpikir yang kolektif. Pada proses dialog saat orag lain berkata sesuatu, pihak lainmendengarkan dan memberikan respon yang menyatakan bahwa ia sependapat dengan orangyang sebelumnya.(sumber : wikipedia.org/bohm_dialogue)* Menurut saya Dialog adalah proses dua pihak yang saling memahami satu dengan yang laindalam bertukar informasi.DESKRIPSI DIALOG1. Banyak orang terjebak pada penyamarataan dialog dan diskusi. Lebih parah lagi, meskipunjudulnya dialog, yang terjadi adalah debat, baik debat terbuka maupun debat intern dalam dirikita sendiri.Bagi Bohm, tujuan dialog adalah menyingkap ketidaklogisan dalam pemikiran kita.Dengan melakukan itu, sangat mungkin untuk menemukan atau membangun kembali sebuahkesadaran kolektif yang original dan kreatif. Proses dialog adalah proses penyadaran.Dalam dialog, sekelompok orang dapat mengeksplorasi prasangka-prasangka (apriori, pre-judgments) yang secara halus mengontrol suatu proses komunikasi.Prasangka (ide, keyakinan, perasaan) inilah yang sebenarnya berperan penting dalammenentukan suatu komunikasi sukses atau gagal. Dialog dengan demikian menjadisarana observasi secara kolektif untuk menyingkap nilai-nilai dan intensi-intensitersembunyi yang mengontrol perilaku kita. Dalam bahasa Bohm, dialog adalah suatuarena dimana „collective learning‟ terjadi yang memunculkan perasaan harmoni,persahabatan dan kreatifitas.Karena kondisi alamiah dialog yang eksploratif, maka menurut Bohm, tidak ada suatumetode yang tetap dan aturan yang baku untuk ditetapkan sebagai dasar dialog. BagiBohm, esensi dialog adalah belajar, “….not as the result of (consuming a body ofinformation or doctrine imparted by an authority, nor as a means of examining orcriticising a particular theory or programme, but rather as part an unfoldingprocess of creative participation between peers”.Dalam pemikiran Bohm, beban terberat dalam memulai dialog adalah mengenalpikiran, dorongan dan prasangka yang ada di dalam diri kita. Karenanya, selain
  4. 4. mendengarkan orang lain, hal yang tak kalah penting dalam dialog adalahmendengarkan diri kita sendiri (menurut Bohm, mendengar sama pentingnya denganberbicara). Dalam proses ini kita harus membawa ke permukaan segala reaksi,dorongan, perasaan dan opini sehingga hal-hal tersebut bisa dilihat dan dirasakan danjuga direfleksikan oleh orang lain. Dengan menaruh perhatian pada dorongan danperasaan yang selama ini begitu kuat mendeterminasi secara bawah sadar bagaimanakita melihat dan bersikap terhadap orang lain maka perasaan itu, layaknya pencuri,akan merasa malu dan melepaskan cengkramannya.Jika tahapan ini sudah bisa dicapai, maka kita akan bisa melihat makna yang lebihdalam yang terbentang dalam proses pemikiran kita dan merasakan struktur yangtidak koheren dari setiap tindakan kita yang secara otomatis selalu kita lakukan. Jikasetiap kelompok masyarakat yang berdialog mampu mengungkap setiap prasangkayang tersembunyi itu maka seluruh proses yang mengalir dari pikiran, ke perasaan,ketindakan dapat menyingkapkan sesuatu yang lebih dalam, makna yang lebih halus,yang membawa ke suatu koherensi baru atau dalam istilah Bohm, collectiveintelligence.Secara teknis Bohm menyarankan agar peserta dalam proses dialog itu berkisar antara20 sampai 40 orang yang duduk saling berhadapan satu dengan yang lain dalam suatulingkaran. Sementara untuk lamanya berdialog, Bohm melihat durasi dua jam adalahbatas maksimal. Jika waktu berdialog terlalu lama, akan beresiko terjadi kebosananyang berakibat pada berkurangnya kualitas dialog. (sumber: kaosblog.com)2. Hubungan dialog mempunyai ciri yang alamiah , hal tersebut dapat mengurangi danmenyempurnakaan logika tidak hanya dari segi tata bahasa. Mereka juga dapatmembicarakan subjek yang berfariasi., dimana tidak ada bahasa ataupun kata – kata yangtidak mereka mengerti. (sumber : Philosophical, theological, and social concept dari wikipedia)
  5. 5. DEBATPENGERTIAN* Debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara peroranganmaupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan. Secaraformal, debat banyak dilakukan dalam institusi legislatif seperti parlemen, terutama di negara-negara yang menggunakan sistem oposisi. Dalam hal ini, debat dilakukan menuruti aturan-aturan yang jelas dan hasil dari debat dapat dihasilkan melalui voting atau keputusanjuri.(sumber: id.wikipedia.org)* Debat adalah suatu diskusi antara dua orang atau laebih yang berbeda pandangan , dimanaantara satu pihak dan pihak yang lain saling menyerang.(sumber : eduscpes.com)* Debat terjadi di mana unsur emosi banyak berperan. Para peserta di sini lebih banyak hanyahendak mempertahankan pendapatnya dan hanya ada sedikit ruangan dalam batinnya, kalauada, untuk mendengar dengan baik pendapat orang lain. Suasana menjadi „ramai‟ dan sifatdiskusi yang damai tidak terjadi. Masing-masing peserta hanya mau „mendengar‟ pendapatnyasendiri-sendiri dan berkehendak agar supaya peserta lain menyetujui pendapatnya. Jadi adaunsur pemaksaan kehendak. (sumber : krishnamurti.or.id)* Debat adalah aktivitas utama dari masyarakat yang demonstratic(sumber : pbs.org)* Debat adalah sebuah kontes antara dua orang atau grup yang mempresentasikan tentangargument mereka dan berusaha untuk menunmngkan argument dari lawan mereka.(sumber:triviumpursuit.com)* Debat adalah sebuah metode formal untuk mempresentasikan argument yang terdiri darirgumen yang menyuport issue dan yang menentang issue yang diangkat(sumber: thepeoplespeaks.org)* Menurut saya Debat adalah adu argumentasi antara dua pihak atau lebih dalammendiskusikan yang berbeda pandangan dalam menanggapi suatu informasi.Deskripsi Tentang Debattipe – tipe debat memiliki empat tipe antara lain :• Parliamentary Debate. Debat yang terjadi di universitas – universitas• Lincoln-Douglas Debate (also called value debate) is modeled after the namesake forthe activity. In an Illinois election of the mid-1800s, Abe Lincoln and Stephen A. Douglasdebated the slavery issue before audiences in different towns around the state. In LD debatetwo contestants will debate topics centered around moral issues or propositions of value orpreference. Here are some examples of topics appropriate for LD debate: capital punishment;abortion; or euthanasia. Typically, all public and private schools will debate the same topic. Anew topic is chosen every two months (the topics are chosen by some public school debateorganization). The public/private school topic for November and December of 1996 was:Resolved, when in conflict, a business‟ responsibility to itself ought to be valued above itsresponsibility to society. The topic for January and February of 1997 is: Resolved, In UnitedState‟s policy, the principle of universal human rights ought to take precedence overconflicting national interest• Cross Examination Debate (also called policy debate or team debate). In this type ofdebate two teams (two students each ), one representing the affirmative position and onerepresenting the negative position, will debate topics of public or government policy. Here aresome examples: Resolved, that chain stores are detrimental to the best interests of theAmerican public (1931); Resolved, that all electric utilities should be governmentally ownedand operated (1937); Resolved, that the federal government should own and operate therailroads (1940); and, Resolved, that a federal world government should be established
  6. 6. (1943). Typically, all public and private schools will debate the same topic all year long (somepublic school debate organization picks a new topic each year). The public/private school topicfor the 1996-1997 school year is: Resolved, that the federal government should establish aprogram to substantially reduce juvenile crime in the United States.• Academic Debate. These are debates of a purely academic nature. An example of this typeof debate would be creation/evolution debates.(sumber : triviumpursuit.com)Debat mensyaratkan kedewasaan untuk berbeda pendapat. Dengan Debat permasalahan bisadicari solusinya dengan tepat atau justru memperkaya masalah tertentu dengan masalahbaru. Makanya tidak heran, bagi orang yang tidak menyukai masalah, dia sangat enganberdebat. Baginya Diam itu Emas, sedangkan Debat bisa menimbukan Konflik atau minimaldebat kusir yang tidak ada juntrungannya. Perlu dicatat, bahwa Dunia ini selamanya adalahkonflik. Debat juga proses manajemen konflik antara yang pro dan kontra.debat adalah sebuah proses yang menyatakan bagaimana merubah sesuatu yang ada. Debatmerubah bagaimana cara berpikir kita. Didunia nyata debat terjadi setiap hari bahkan tapasadarpun qta bias melakukan sebuah perdebatan. Prosedur dari berdebat mungkin sama sajayang membedakan hanya sisi berpikirnya saja, berad pada sisi yang baik atau sisi yang buruk.(sumber :debate.uvm.edu)Kata „debat‟ dalam pengertian umum dapat dikatakan sebagai „pembahasa mengenaisuatu masalah yang dilakukan secara langsung atau tatap muka dua orang atau lebihyang mengandung adanya pertentangan atau perbedaanpendapat‟. Perdebatan itu sendiri bisa dilengkapi dengan panelis dalam bentuk regu. Ataukalau panelis tidak dilibatkan, seorang moderator selain bertindak mengatur lalu lintaspembicaraan, namun juga bisa ikut mendalami masalah atas isu yang sedang dikembangkan.(sumber : waspada .co.id) Belajar tanpa berfikir tidak ada gunanya, berfikir tanpa belajar adalah berbahaya (KONG FU TSE)

×