Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Respon hipersensivitas tipe ii

1,931 views

Published on

Published in: Health & Medicine, Technology
  • Be the first to like this

Respon hipersensivitas tipe ii

  1. 1. ^ Yusni Yuspita ^ Indira Nur Hanifa ^ Arwati Dwi Kristanti ^ Annisa Nurul Chaerani ^ Nita Purwanti ^ Cahyani ^ Dendi Fachrurrozi ^ Rianita Puspa Oktarisa ^ Indriati Widianingrum ^ Nur Fitriani
  2. 2. Hipersensivitas adalah respon imun yang merusak jaringan tubuh sendiri. Mereka terbagi menjadi empat kelas (tipe I – IV) berdasarkan mekanisme yang ikut serta dan lama waktu reaksi hipersensitif.
  3. 3. Tipe Manisfestasi Mekanisme I Reaksi hipersensitivitas cepat Biasanya Ig E II Antibodi terhadap sel Ig G dan Ig M III Kompleks antibodi-antigen Ig G (terbanyak) atau Ig M IV Reaksi hipersensitivitas lambat Sel T yang disensitisasi
  4. 4. Respon hipersensitivitas tipe II Respon hipersensitivitas tipe II disebabkan oleh pengikatan antibodi yang diikuti salah satu dari tiga mekanisme bergantung antibodi, yaitu: A. Respon yang bergantung komplemen B. Sitotoksisitas Selular Bergantung Antibodi C. Disfungsi sel yang diperantarai oleh antibodi
  5. 5. Gambar 3. 1 tergantung komplemen
  6. 6. Gambar 3.2 ADCC
  7. 7. Gambar 3. 3 antibodi antireseptor
  8. 8. Patofisiologi Penyakit Antigen target Mekanisme Manifestasi klinopatologi Protein membran eritrosit (antigen Anemia hemolitik autoimun Opsonisasi dan fagositosis eritrosit Hemolisis, anemia golongan darah Rh) Purpura trombositopenia Protein membran platelet (gpIIb:integrin Opsonisasi dan fagositosis platelet Perdarahan autoimun (idiopatik) IIIa) Protein pada hubungan interseluler pada Aktivasi protease diperantarai Pemfigus vulgaris Vesikel kulit (bula) sel epidermal (epidemal cadherin) antibodi, gangguan adhesi interseluler Protein non-kolagen pada membran dasar Inflamasi yang diperantarai Sindrom Goodpasture Nefritis, perdarahan paru glomerulus ginjal dan alveolus paru komplemen dan reseptor Fc Antigen dinding sel streptokokus, antibodi Demam reumatik akut bereaksi silang dengan antigen Inflamasi, aktivasi makrofag Artritis, miokarditis miokardium Antibodi menghambat ikatan Miastenia gravis Reseptor asetilkolin Kelemahan otot, paralisis asetilkolin, modulasi reseptor Stimulasi reseptor TSH diperantarai Penyakit Graves Reseptor hormon TSH Hipertiroidisme antibodi Netralisasi faktor intrinsik, penurunan Eritropoesis abnormal, Anemia pernisiosa Faktor intrinsik dari sel parietal gaster absorpsi vitamin B12 anemia

×