Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Fiqih icha

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Fiqih icha

  1. 1. Nama : Allisya Kurnia Lella Kelas : IX Fiqih “PUASA”
  2. 2. Pengertia n Puasa H o m e Puasa merupakan terjemah dari shoum (bahasa Arab) yang berarti menahan diri dari sesuatu. Sedangkan menurut istilah puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar (subuh) sampai terbenam matahari (maghrib). Tentang cara melaksanakan puasa ini telah diterangkan dalam surat Al-Baqarah ayat 187: “Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam saat fajar, kemudian sempu-rnakanlah puasa hingga malam.” (QS. Al- Baqarah 187).
  3. 3. Kompet ensi Dasar H o m e 1. Menjelaskan ketentuan berbagai macam puasa wajib dan Sunnah 2. Menjelaskan hikmah puasa
  4. 4. evalua si 1. Tulislah pengalaman kalian tentang puasa ! 2. Hal - hal apa saja yang harus harus diperhatikan ketika berpuasa ? 3. Sebutkan macam-macam puasa yang pernah kalian jalani ! Kemudian kalian ceritakan di depan kelas ...... H o m e
  5. 5. Hikmah Puasa 1. Tanda terima kasih kepada Allah karena semua ibadah mengandung arti terima kasih kepada Allah atas nikmat pemberian-Nya 2. Didikan perasaan belas kasian terhadap fakir-miskin karena seseorang yang telah merasa sakit dan pedihnya perut lapar 3. Menjaga kesehatan karena dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya H o m e
  6. 6. Hal-hal yang membatalkan Puasa H o m e Memasukan sesuatu ke kerongkongan dengan sengaja (memasukan makanan, minuman, merokok dan lain-lain) Menyuntikkan obat melalui dubur atau kubul (agar tidak batal maka disuntikan ke badan seperti di pinggang, tangan atau anggota badan lain) Muntah disengaja Jima’ (ialah melakukan hubungan badan, kalau dilakukan pada waktu siang hari maka membatalkan puasa) Keluar mani dengan sengaja Haid Nifas (darah yang keluar ketika perempuan sehabis melahirkan. Ketika datangnya pada waktu siang hari) Gila Murtad (keluar dari agama Islam atau menyatakan masuk keagama lain, maka secara otomatis puasanya batal)
  7. 7. Macam-macam Puasa Puasa Sunnah : 1. Pada hari senin dan kamis Puasa Wajib : 2. Puasa 6 hari dibulan syawal 1. Puasa Kaffarat 3. Puasa 10 muharram 2. Puasa bulan Ramadhan 4. Puasa hari Arafah (setiap 9 dzulhijjah) 3. Puasa Nadzar 5. Puasa ‘Asyura (tanggal 10 muharram) 6. puasa bulan Sya’ban 7. Puasa tengah bulan (tanggal 13, 14, dan 15) dari tiap-tiap bulan qomariah (tahun hijriah) H o m e
  8. 8.  Puasa pada hari senin dan kamis : Nabi telah menyuruh ummatnya untuk puasa pada hari Senin dan Kamis. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi Shahih). Dari‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis.” (HR. An Nasai dan Ibnu Majah) b ac k
  9. 9.  Puasa 6 hari dibulan Syawal Baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak. b ac k Dari Abu Ayub, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawwal maka ia seperti puasa satu tahun. H.R. Ibnu Majah
  10. 10.  Puasa Muharram : Yang dimaksud adalah puasa di sembilan hari yang pertama dari bulan ini, tidak termasuk hari yang ke-10. Karena hari ke-10 adalah hari raya kurban dan diharamkan berpuasa. Keutamaan sepuluh hari pertama Dzulhijjah, dari Ibn Abbas radhiallahu ‘anhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada hari dimana suatu amal shaleh lebih dicintai Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan di hari-hari ini, yaitu sepuluh hari (pertama Dzulhijjah.).”Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Termasuk lebih utama dibanding jihad fisabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad tak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh).”HR. Al Bukhari, Ahmad,At Turmudzi) b ac k
  11. 11. b ac k  Puasa hari Arafah (setiap 9 dzulhijjah) Yaitu puasa pada hari ke-9 bulan Dzuhijjah. Keutamaannya, akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). “puasa hari ‘arafah, saya berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai kaffarah satu tahun sebe-lumnya satu tahun setelahnya..” (HR. Ahmad dan Muslim).
  12. 12. Puasa Asyura (tanggal 10 muharram) Yaitu puasa pada bulan Muharram terutama pada hari Assyuro’. (hari ke 10 bulan Muharram). Nabi shalallahu ‘alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuro’ ini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum (hari ke 9) atau sesudahnhya (hari ke11). Hal ini bertujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke. ‘Abdullah bin ‘Abbas yang menceritakan kisah ini kepada kita sebagaimana yang terdapat di dalam Shahih Bukhari : “Tatkala Nabi Saw datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa ‘alaihissalam berpuasa pada hari ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan untuk melakukannya”.(HRAl Bukhari) ba ck
  13. 13.  Puasa bulan Sya’ban : Yang dimaksud puasa Sya’ban adalah memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. b ac k Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam berpuasa sampai kami katakan beliau tidak pernah berbuka. Dan beliau berbuka sampai kami katakan beliau tidak pernah berpuasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari).
  14. 14.  Puasa tengah bulan (tanggal 13, 14, dan 15) dari tiap-tiap bulan qomariah (tahun hijriah). Disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari putih (Ayyaamul Bidh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan qamariyah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan shalat Dhuha, mengerjakan shalat witir sebelum tidur.”( HR. Bukhari). NE XT
  15. 15. Mu’adzah bertanya pada ‘Aisyah, NE XT “Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa tiga hari setiap bulannya?” ‘Aisyah menjawab,“Iya.” Mu’adzah lalu bertanya “Pada hari apa beliau melakukan puasa tersebut?” ‘Aisyah menjawab, “Beliau tidak peduli pada hari apa beliau puasa (artinya semau beliau).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah.)
  16. 16. b ac k Dalam hadits Abu Dzar yang diriwayatkan Imam Tirmizi dan Iman Nasa’I dijelaskan tentang waktu puasa tengah bulan Hijriyah: Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya, “Hai Abu Zar, Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi dan An Nasai.)
  17. 17. Puasa Kaffarat : Kafarat berasal dari kata dasar kafara yang artinya menutupi sesuatu. Puasa kafarat secara istilah artinya adalah puasa untuk mengganti denda yang wajib ditunaikan yang disebabkan oleh suatu perbuatan dosa, yang bertujuan menutup dosa tersebut sehingga tidak ada lagi pengaruh dosa yang diperbuat tersebut, baik di dunia maupun di akhirat. Ada beberapa macam puasa kaffarat, yakni sebagai berikut: 1) Puasa kafarat dalam ibadah haji Orang yang melakukan haji tamattuk dan qiran wajib membayar denda menyembelih seekor kambing yang sah untuk berkurban. Tetapi jika ia tidak mampu maka bisa diganti dengan melakukan puasa kafarat selama tiga hari di tanah suci dan tujuh hari di tanah asalnya. 2) Kafarat karena melanggar sumpah. Apabila seseorang berjanji maka wajib baginya untuk memenuhi janji itu. apabila janji itu dilanggar maka ia akan berdosa dan karenanya diwajibkan membayar kafarat di antara tiga pilihan berikut: a) Memberi amkan sepuluh orang miskin seperti yang biasa dimakan setiap harinya; b) Memberi pakaian kepada orang miskin; c) Memerdekakan budak; atau, d) Puasa kafarat selama tiga hari. b ac k
  18. 18. Puasa bulan Ramadhan : Puasa Ramadhan adalah puasa wajib yang dikerjakan bagi setiap muslim pada bulan Ramadhan selama sebulan penuh. Allah SWT berfirman: Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agara kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah183). b ac k
  19. 19. Puasa nadzar : Nadzar secara bahasa berarti janji. Puasa nadzar adalah puasa yang disebabkan karena janji seseorang untuk mengerjakan puasa. Misalkan, Rudi berjanji jika nanti naik kelas 9 ia akan berpuasa 3 hari berturut-turut, maka apabila Rudi benar-benar naik kelas ia wajib mengerjakan puasa 3 hari berturut-turut yang ia janjikan itu. Berkaitan dengan puasa nadzar, Rasulullah saw pernah bersabda: Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa yang bernazar untuk taat pada Allah, maka penuhilah nazar tersebut. Barangsiapa yang bernazar untuk bermaksiat pada Allah, maka janganlah memaksiati-Nya. ” (HR. Bukhari). b ac k
  20. 20. Terima Kasih 

×