Atmosfer ok

1,552 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,552
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
61
Actions
Shares
0
Downloads
246
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Er
  • Atmosfer ok

    1. 1. ATMOSFER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN
    2. 2. Lapisan-lapisan atmosfer • • • • • Troposfer Terjadi peristiwa cuaca dan iklim Stratosfer Terdapat lapisan ozon yang berfungsi menyerap radiasi ultraviolet dari pancaran matahari sehingga sebagian besar tidak akan mencapai bumi Mesosfer Lapisan tempat terbakarnya meteor Thermosfer Pada lapisan ini gas-gas mengalami ionisasi. Sehingga disebut lapisan ionosfer. Di lapisan ini terjadi proses pemecahan molekul oksigen menjadi oksigen atomik dan menghasilkan panas yang dapat meningkatkan suhu thermosfer. Dan terjadi proses pemantulan gelombang radio Eksosfer
    3. 3. Komposisi Udara Kering (Atmosfer 0-25 Km) Volume (%) Macam gas Simbol Berat molekul Nitrogen N2 78.08 28.02 Oksigen O2 20.94 32.00 Argon Ar 0.93 39.88 C02 0,03 44,00 Karbondioksida Neon N 0.0018 20.18 Helium H 0.0005 4.00 Ozon O3 0,00006 40,00 Hidrogen H 0,000005 2,02 Kripton K Sangat kecil - Xenon X Sangat kecil - Methan M Sangat kecil -
    4. 4. Cuaca dan IKlim
    5. 5. Cuaca dan Iklim Cuaca Merupakan keadaan udara di suatu tempat pada suatu saat Cuaca meliputi daerah yang sempit Waktunya berlangsung singkat Iklim Merupakan ratarata cuaca dalam satu tahun Iklim meliputi daerah yang luas Waktunya berlangsung lama
    6. 6. Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim Suhu Udara Kelembapan udara Angin Awan Curah Hujan Tekanan udara
    7. 7. • Suhu udara merupakan keadaan panas atau dinginnya udara pada suatu tempat • Kelembapan udara yaitu banyak sedikitnya uap air yang ada di dalam udara • Angin adalah gerakan udara dari satu tempat ke tempat yang lain • Tekanan udara adalan beratnya udara di atas suatu satuan areal • Awan merupakan kumpulan titik-titik air atau juga bisa berupa kristal-kristal es yang terjadi karena adanya kondensasi dari uap air yang ada • Hujan merupakan peristiwa jatuhnya titik titik air atau es ke permukaan bumi
    8. 8. Jenis Kelembapan Udara • Kelembapan udara absolut atau mutlak • Yaitu banyaknya uap air yang terdapat dalam satu meter kubik udara • Kelembapan udara absolut dinyatakan dalam gram per meter kubik (gr/m3) • Kelembapan udara relatif/nisbi • Yaitu perbandingan jumlah uap air di dalam udara (kelembapan mutlak) dengan jumlah uap air maksimum yang dapat dikandung dalam udara • Kelembapan udara relatif dinyatakan dalam persen Kelembapan relatif = kelembapan udara absolut dalam suhu T x 100% Kelembapan jenuh udara tiap m3 dalam suhu T
    9. 9. Jenis Angin Angin Tetap Angin Muson Angin Lokal
    10. 10. Angin Tetap Angin Angin Angin Angin pasat antipasat barat timur
    11. 11. Angin pasat Angin pasat yaitu angin yang bertiup dari daerah maksimum subtropis sekitar 30o LU-40o LU dan 30oLS-40oLS ke daerah minimum tropis antara 23,5oLU-23,5oLS atau daeran minimum khatulistiwa (sekitar0o) Contoh: angin pasat timur laut dan angin pasat tenggara Angin anti pasat Angin yang berada jauh dari permukaan bumi dan bertiup dari daerah maksimum tropis ke daerah minimum subtropis Angin barat Angin barat yaitu angin yang bertiup dari arah barat ke timur yang terjadi di daerah lintang 40oLU-60oLU-40oLS-60oLS Angin timur Angin timur yaitu angin yang bertiup dari arah timur ke barat yang terjadi di sekitar lintang 60oLU dan 60oLS
    12. 12. Angin Pasat dan Angin Anti Pasat
    13. 13. Angin LOkal Angin yang bertiup di dalam suatu tempat atau wilayah karena adanya perbedaan tekanan udara Angin laut Angin lembah Angin darat Angin gunung
    14. 14. Angin Laut
    15. 15. Angin Darat
    16. 16. Angin Gunung Angin Lembah
    17. 17. Angin Darat Angin laut yaitu angin yang bertiup dari darat menuju lautdan terjadi pada malam hari Angin laut Angin laut yaitu angin yang bertiup dari laut menuju ke daratan dan terjadi pada siang hari Angin Lembah Angin laut yaitu angin yang bertiup dari lembah menuju puncak gunung dan terjadi pada siang hari Angin gunung Angin gunung yaitu angin yang bertiup dari puncak gunung menuju ke lembah dan terjadi pada malam hari
    18. 18. Angin jatuh, yaitu angin yang bertiup dari puncak gunung yang sifatnya panas dan kering karena sudah tidak mengandung uap air Beberapa contoh angin jatuh Angin Bohorok, terdapat di Tanah Karo dan Deli (Sumatera Utara) Angin kumbang, terdapat di Cirebon (Jawa Barat) Angin gending, terdapat di Pasuruan dan Probolinggo (Jawa Timur) Angin Brubu, terdapat di Makassar (Sulawesi Selatan) Angin Wambrau, terdapat di Biak (Papua)
    19. 19. Angin Muson Angin muson merupakan angin yang bertiupnya berganti arah setiap enam bulan sekali
    20. 20. Macam-Macam Angin Muson Angin Muson Barat Angin Muson Timur
    21. 21. Angin Muson Barat Angin muson barat di Indonesia bertiup sekitar bulan Oktober sampai dengan bulan April, karena bulan tersebut Matahari berada di belahan bumi selatan, sehingga di belahan bumi selatan banyak mendapat sinar matahari, akibatnya belahan bumi selatan suhunya lebih tinggi. Tingginya suhu di belahan bumi selatan mengakibatkan tekanan udara di belahan bumi selatan minimum. Sedangkan di belahan bumi utara kurang mendapatkan sinar matahari yang cukup, akibatnya suhunya lebih dingin dan tekanan udaranya maksimum Menurut hukum Buys Ballot, angin akan bertiup dari tekanan udara maksimum ke tekanan udara minimum. Akibat keadaan tersebut, angin akan bertiup dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan melalui Indonesia. Karena letak Indonesia sebagian besar berada di belahan bumi selatan dan adanya pengaruh rotasi bumi, maka angin ini berbelok arah dan sampai di Indonesia menjadi angin muson barat. Angin muson barat ini banyak membawa uap air karena berasal dari samudra Pasifik, sehingga angin muson barat ini di Indonesia banyak menimbulkan hujan, dan pada bulan-bulan tersebut Indonesia mengalami musim penghujan
    22. 22. Angin Muson Timur Angin muson timur terjadi bulan April sampai dengan bulan Oktober, karena pada bulan tersebut matahari berada di belahan bumi utara, sehingga di belahan bumi utara banyak mendapatkan sinar matahari, akibatnya belahan bumi utara suhunya lebih tinggi. Tingginya suhu di belahan bumi utara mengakibatkan tekanan udara di belahan bumi utara minimum. Sedangkan di belahan bumi selatan kurang mendapatkan sinar matahari yang cukup, akibatnya suhunya lebih dingin dan tekanan udaranya maksimum Menurut Hukum Buys Ballot, angin akan bertiup dari tekanan udara maksimum ke tekanan udara minimum. Akibat keadaan tersebut, angin akan bertiup dari belahan bumi selatan ke belahan bumi utara melalui negara Indonesia. Karena pengaruh rotasi bumi, maka angin ini berbelok arah dan sampai di Indonesia menjadi angin muson timur. Angin muson timur ini bersifat kering dan tidak banyak membawa uap air karena berasal dari benua Australia yang kering maka pada bulan-bulan tersebut Indonesia mengalami musim kemarau
    23. 23. Awan Awan merupakan kumpulan titik-titik air atau juga bisa berupa kristal-kristal es
    24. 24. Jika dilihat dari ketinggiannya, awan dapat dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut: • Awan tinggi (Cirrus) Yaitu awan yang mempunyai ketinggian 6 sampai 12 km Contoh : awan Cirrostratus (Cs), Awan cirrus (Ci), Awan Cirrocumulus (Ce) • Awan sedang (Alto) Awan yang mempunyai ketinggian 3 sampai 6 km Contoh: Awan Altostratus (As), Awan Altocumulus(Ac) • Awan rendah (Stratus) Awan yang mempunyai ketinggian kurang dari 3 km. • Awan stratokumulus (Sc), Awan stratus (St), Awan Cumulonimbus (Cb)
    25. 25. Stratocumulus Alto Stratus Alto cumulus Cirrocumulus Cirrus Cirrostratus
    26. 26. Hujan Hujan merupakan peristiwa jatuhnya titik titik air atau es ke permukaan bumi.
    27. 27. Macam-macam hujan Hujan frontal Hujan orografis Hujan zenithal
    28. 28. Hujan Frontal • Terjadi jika massa udara panas bertemu dengan massa udara dingin. • Massa udara panas yang bertemu dengan massa udara dingin akan naik ke atas karena berat jenisnya lebih ringan jika dibandingkan dengnga massa udara dingin • Massa udara panas yang naik, suhunya akan semakin turun dan menjadi semakin dingin, ketika mencapai ketinggian tertentu akan terjadi kondensasi dan terbentuklah awan yang turunnya sebagai hujan
    29. 29. Hujan Frontal
    30. 30. Hujan orografis • Terjadi akibat udara yang membawa uap air naik ke atas lereng pegunungan sehingga suhunya semakin turun dan pada ketinggian tertentu akan terjadi kondensasi yang akhirnya menjadi awan dan turunlah sebagai hujan. • Contoh: hujan di lereng sebelah barat Gunung Slamet, daerah Kranggan (Tenjo) Jawa Tengah
    31. 31. Hujan Zenithal • Terjadi akibat massa udara naik secara vertikal (konveksi) akibat pemanasan matahari. Naiknya udara ini semakin ke atas menjadi semakin dingin dan pada ketinggian tertentu akan terjadi kondensasi membentuk awan dan terjadilah hujan. Hujan zenithal banyak terjadi di daerah tropis atau daerah sekitar khatulistiwa
    32. 32. Iklim
    33. 33. Klasifikasi Iklim Iklim Iklim Iklim Iklim Matahari Junghuhn Koppen Schmidt Ferguson
    34. 34. Iklim Matahari • Iklim tropis, terletak pada garis lintang o0LU/LS-23,5oLU/LS • Iklim subtropis, terletak antara 23,5oLU/LS-40oLU/LS • Iklim sedang, terletak antara 40oLU/LS – 66,5oLU dan/LS • Iklim kutub, terletak antara 66,5o LU/LS -90oLU/LS
    35. 35. Iklim Koppen Pembagian iklim didasarkan rata-rata curah hujan dan suhu Iklim Iklim Iklim Iklim Iklim A B C D E (Iklim Hujan Tropis) (Kering) (Sedang) (Dingin) (Kutub)
    36. 36. Iklim Hujan Tropis Ciri-ciri Iklim A yaitu daerah yang temperatur bulan terdinginnya lebih dari 8o C. Iklim A dapat dibagi lagi menjadi tiga, yaitu Af (iklim hujan tropis dengan hujan sepanjang tahun), Am (Iklim monsun tropis), dan Aw (iklim sabana ) Iklim Kering Curah hujan sangat berkurang, penguapan tinggi, dan tidak ada cadangan air . Iklim B, dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Bs (iklim stepa), dan Bw (iklim gurun) Iklim Sedang Pada musim panas suhunya lebih tinggi 10o C, dan pada musim dingin suhunya -3o C sampai 18oC. Iklim C dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu Cf (Iklim sedang yang lembap), Cw(Iklim sedang dengan musim dingin yang kerang), dan Cs, (Iklim sedang dengan musim panas yang kering) Iklim Dingin Suhu rata-rata bulan terdingin kurang dari -3oC, dan suhu rata-rata bulan terpanas lebih dari 10oC. Iklim D dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Df (Iklim dingin tanpa peride siang), dan Dw (iklim dingin dengan musim dingin yang kering) Iklim Kutub Suhu rata-rata bulanan terpanas kurang dari 10o C, dan suhunnya dingin sepanjang tahun. Iklim E dapat dibagi menjadi dua, yaitu ET (iklim tundra) dan EF (iklim es abadi)
    37. 37. Iklim Schmidt Iklim Schmidt Ferguson Ferguson perbandingan bulan basah dan bulan kering
    38. 38. Iklim Junghuhn Iklim berdasarkan ketinggian tempat dan jenis tumbuh-tumbuhan yang tumbuh dengan baik di tempat tersebut
    39. 39. Iklim panas, terdapat pada daerah yang mempunyai ketinggian 0700 meter. Tumbuh-tumbuhan yang dapat tumbuh dengan baik yaitu: padi, jagung, cokelat, tebu, dan kelapa Iklim sedang. Terdapat pada daerah yang mempunyai ketinggian antara 700-1500 meter. Tumbuh-tumbuhan yang dapat tumbuh dengan baik yaitu teh, kopi, kina, dan sayuran Iklim sejuk, terdapat pada daerah yang mempunyai ketinggian 1500-2500 meter. Tumbuh tumbuhan yang dapat tumbuh dengan baik yaitu cemara, pinus, dan sayuran Iklim dingin, terdapat pada daerah yang mempunyai ketinggian di atas 2500 meter. Tidak terdapat tumbuh-tumbuhan kecuali lumut dan semacamnya
    40. 40. Iklim di Indonesia
    41. 41. Sifat dasar iklim di Indonesia • Suhu rata-rata tahunan tinggi karena letak wilayah Indonesia di khatulistiwa • Adanya musim hujan dan musim kemarau yang dibawa oleh angin musim • Bebas dari embusan taifun karena secara astronomis wilayah Kepulauan Indonesia letaknya tidak lebih dari 10o Lu/LS • Kelembapan udara tinggi karena pengaruh wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan. Kondisi perairan, laut yang luas dan banyaknya selat serta suhu yang selalu tinggi menyebabkan jumlah penguapan juga tinggi
    42. 42. PERSEBARAN VEGETASI
    43. 43. Hutan Hujan Tropis Tumbuh di Afrika, Amerika Selatan, Semenanjung Amerika Tengah, Madagaskar, Australia bagian utara, Indonesia, dan Malaysia. Rata-rata curah hujan di atas 2000 mm/ tahun. Bernagai jenis tumbuhan dapat hidup dan memiliki ketinggian 20-40 m dan cabang-cabang berdaun lebat Hutan Gugur Terdapat di daerah beriklim sedang, antara lain Amerika Serikat bagian timur, Kepulauan Inggris, Australia, dan di ujung selatan benua Amerika. Rata-rata Curah hujannya 750-1.000 mm/tahun. Pohonnya tidak terlalu rapat dan jumlah tumbuhannya relatif sedikit Savana Savana yaitu padang rumput yang ditumbuhi pepohonan. Curah hujannya yaitu 250500 mm/tahun. Dijumpai di Afrika, Amerika Serikat bagian barat, Amerika Selatan, Siberia, Argentina, dan Australia Padang Lumut Jenis vegetasi yang banyak dijumpai di sekitar Arktik dan pulau-pulau kecil di dekat Antartika. Daerah itu mempunyai musim dingin yang panjang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang. Jenis tumbuhan yang khas yaitu lumut, rumput, dan semak.
    44. 44. Bulan Jan Fe b Kota A 288 235 Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des 268 110 46 33 18 5 10 134 36 234
    45. 45. Tipe Q Sifat A 0-14,3 % Sangat Basah B 14,3-33,3% Basah C 33,3-60 % Agak Basah D 60-100 % Sedang E 100-167 % Agak Kering F 167-300 % Kering G 300-700 % Sangat Kering H > 700 % Ekstrim
    46. 46. 1. Data curah hujan Kota A tahun 2006 menunjukkan jumlah bulan basah adalah 2 bulan dan dan bulan kering 10 bulan. Iklim di Kota A yang sesuai kriteria pembagian iklim Schmidt Ferguson adalah …. 2. Selama 30 tahun, jumlah rata-rata bulan kering =2 dan jumlah rata-rata bulan basah=8. Iklim yang sesuai dengan kriteria pembagian iklim Schmidt Ferguson adalah ….
    47. 47. PERUBAHAN IKLIM GLOBAL
    48. 48. Pemanasan global Pemanasan global adalah kenaikan suhu permukaan bumi akibat peningkatan emisi karbon dioksida dan gas-gas lain yang dikenal sebagai gas rumah kaca
    49. 49. Gas rumah kaca antara lain; karbon dioksida (CO2), Karbon monoksida (CO), metana (CH4), nitroksida (Nox), dan gas-gas perusak ozon seperti Chloro-Floro-Carbon (CFC) Penyebab peningkatan gas rumah kaca antara lain: Penggunaan bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batu bara) pada pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor, dan penyejuk ruangan (AC) Fenomena ini menyebabkan suhu di permukaan bumi selalu meningkat. Peningkatan gas rumah kaca akan meningkatkan efek rumah kaca yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global
    50. 50. Penyebab Pemanasan Global
    51. 51. Akibat Pemanasan Global • Suhu rata-rata bumi semakin naik • Jika rata-rata suhu bumi naik, maka aktivitas mikroorganisme semakin meningkat dan penderita penyakit semakin bertambah • Debit dan penguapan berubah, iklim menjadi kacau • Es di kutub akan mencair sehingga banyak wilayah tenggelam • Penyakit menular terus menyebar,kolera, malaria, disentri, dan demam berdarah semakin luas tersebar. Nyamuk dan binatang lain yang termasuk inang penyakit semakin bertambah • Terjadinya hujan asam yang mengakibatkan tumbuhan dan ikan mati serta beton dan warisan kebudayaan rusak
    52. 52. El nino dan La nina
    53. 53. El nino adalah peristiwa penyimpangan suhu permukaan laut El nino adalah peristiwa penyimpangan suhu permukaan laut di kawasan equator (( Pantai barat Peru equador) samudera di kawasan equator Pantai barat Peru equador) samudera pasifik bagian tengah dan timur dengan kenaikan suhu di atas pasifik bagian tengah dan timur dengan kenaikan suhu di atas 1 o C dari rata-rata dalam kurun waktu tertentu 1 o C dari rata-rata dalam kurun waktu tertentu
    54. 54. La nina adalah mendinginnya suhu muka laut di bawah rataLa nina adalah mendinginnya suhu muka laut di bawah rataratanya di daerah Pasifik Timur dan Tengah sekitar ratanya di daerah Pasifik Timur dan Tengah sekitar khatulistiwa khatulistiwa

    ×