Analisis data kuantitatif (rendra)

27,370 views

Published on

file dosen tentang metpen kuantitatif FIA UB

Published in: Education
2 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
27,370
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
835
Comments
2
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Analisis data kuantitatif (rendra)

  1. 1. ANALISIS DATA KUANTITATIF RENDRA EKO WISMANU, SAP.,MAP
  2. 2. BACKGROUND ANALISIS DATA KUANTITATIF O Dalam suatu penelitian seringkali peneliti membutuhkan proses analisis data hasil penelitian untuk menarik suatu kesimpulan dari hipotesis penelitiannya. O Analisis data kuantitatif merupakan proses analisis data dengan bentuk data angka atau data kuantitatif (data yang countable). O Terdapat berbagai jenis analisis data kuantitatif antara lain uji perbandingan tstudent,analisis varians, analisis korelasi, analisis regresi, uji chi kuadrat dan lain-lain.
  3. 3. PENDEKATAN DAN FORMAT RESEARCH DALAM PENELITIAN SOSIAL Deskriptif Qualitative Case Study Grounded Social Research approach Survey Descriptive Quantitative Case Study Survey Explanation Experiment
  4. 4. FORMAT DESCRIPTIVE O Bertujuan menggambarkan, meringkaskan berbagai kondisi, situasi atau berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi obyek penelitian. O Deskriptif studi kasus O Deskriptif survey
  5. 5. DESKRIPTIF STUDI KASUS O Memusatkan diri pada suatu unit tertentu O O O O dari suatu variabel Mengutamakan kedalaman data (langsung sasaran penelitian) Biasanya membutuhkan waktu lebih lama Merupakan penelitian eksplorasi Memainkan peranan penting dalam menciptakan hipotesis atau pemahaman tentang berbagai variabel sosial
  6. 6. DESKRIPTIF SURVEY O Memiliki ciri penyebaran yang luas, tidak O O O O memusatkan diri pada pada satu unit tertentu dari berbagai variabel Tidak mampu mencapai kedalaman data seperti dalam studi kasus Memungkinkan menggeneralisasikan suatu gejala sosial atau variabel sosial tertentu yang memiliki populasi lebih besar Karena populasi yang besar, memungkinkan penggunaan sampel Sehingga survei tidak mempertahankan keutuhan obyek yang diteliti (karena bukan wajah per kasus, tetapi wajah keseluruhan populasi)
  7. 7. FORMAT EKSPLANASI O O O Bermaksud menjelaskan hubungan satu variabel dengan variabel yang lain, karena itu menggunakan hipotesis dan untuk menguji hipotesis tersebut menggunakan statistik inferensial. Dalam pengembangan teori ada yang menganggap bahwa penelitian ini memiliki kredibilitas lebih baik dari deskriptif, yaitu kredibilitas dalam mengukur, menguji hubungan sebab-akibat dari dua atau beberapa variabel, melalui statistik. Eksplanasi Survey Eksplanasi Eksperimental
  8. 8. EKSPLANASI SURVEY O hipotesis merupakan keharusan penggunaannya, karena bertujuan mencari hubungan kausal dari variabelvariabel yang diteliti
  9. 9. EKSPLANASI EKSPERIMENTAL O memiliki sifat eksplanasi survei, namun lebih laboratoris/eksperimental, dalam arti mengandung cara-cara kerja manipulasi obyek penelitian sedemikian rupa sesuai dengan keperluan penelitian O ada dua variabel; var. yang dimanipulasi dan var. eksperiment serta di tambah satu var. lagi yakni var.kontrol
  10. 10. ANALISIS DATA KUANTITATIF DAN STATISTIK O Karena data kuantitatif adalah informasi yang diungkapkan melalui angka-angka bukan kata-kata seperti halnya data yang terdapat pada penelitian kualitatif, maka analisis data kuantitatif selalu berkenaan dengan prosedur statistik (statistical procedure). Oleh sebab itu, analisis data kuantitatif tidak lain adalah prosedur statistik (statistical procedure) atau analisis statistic (statistical analysis) itu sendiri.
  11. 11. TEORI, KONSEP, VARIABEL dan INDIKATOR
  12. 12. TEORI O Menghubungkan konsep-konsep. O Fakta yg telah digeneralisir. KONSEP O Generalisasi dari karakteristik2 yang sama. O Definisi yg dipakai menggambarkan scr abstrak O Generalisasi fenomena, utk menggambarkan fenomena yg sama VARIABEL O Konsep yang memiliki variasi nilai. O Konsep yg telah dioperasionalkan.
  13. 13. ANALISIS DATA PADA PENELITIAN KUANTITATIF Dilakukan dengan perhitungan statistik O Statistik Diskriptif (Descriptive Statistics) O Statistitik Inferential (Inferential Statistics) - Parametrik (untuk data interval dan rasio) - Non-parametrik (untuk data nominal dan ordinal)
  14. 14. Variabel Penelitian
  15. 15. Variabel Bebas (independent variable) O Data penyebab O Faktor yang mempengaruhi O Dilambangkan dengan simbol “X”, X1, X2, X3, ... Xn (tergantung banyaknya variabel bebas)
  16. 16. Variabel Terikat (dependent variable) O Data akibat O Faktor yang dipengaruhi O Variabel terikat biasanya dilambangkan dengan huruf Y
  17. 17. Perhatikan contoh berikut: O Hubungan antara kemiskinan dengan kebodohan Kalimat ini dapat dijelaskan bahwa orang yang bodoh dapat menyebabkan dirinya miskin, atau sebaliknya yaitu orang yang miskin dapat menyebabkan dirinya bodoh. Dengan demikian pada contoh kalimat yang pertama tidak jelas mana yang menjadi penyebab dan mana yang menjadi akibat. O Hubungan antara tinggi badan dan berat badan Kalimat ini dapat dijelaskan bahwa tinggi badan seseorang menyebabkan berat badannya bertambah, tetapi dengan berat badan yang bertambah maka belum tentu menyebabkan tinggi badannya bertambah pula.
  18. 18. Diskusi Tentukan mana variabel Bebas dan mana variabel Terikat! O Gaya Kepemimpinan --- Motivasi Kerja O Kinerja --- Disiplin O Minat Baca Anak --- Keterlibatan Orang tua O Kecepatan Mesin --- Jumlah cetakan O Motivasi belajar mahasiswa --- Kinerja Dosen O Sistem Perpajakan --- Keputusan Investasi O Peningkatan Penjualan --- Promosi
  19. 19. DATA DISKRIT DAN DATA KONTINYU O Data Diskrit adalah data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli, tidak berbentuk pecahan. Misalnya, data untuk orang, pohon, bola, dll. O Data Kontinyu adalah data yg satuannya dapat berupa bilangan bulat dan atau pecahan. Misalnya untuk ukuran minyak, panjang, berat, dsb.
  20. 20. Statistik Diskriptif O memungkinkan seorang peneliti untuk mengorganisir, merangkum, dan menggambarkan observasi yang dia lakukan
  21. 21. O Statistik diskriptif digunakan untuk memberi gambaran dan menyajikan ringkasan data dari populasi sehingga informasi apa adanya dari data tersebut bisa diperoleh dengan sistematis dan jelas. Gambaran informasi itu bisa berupa: 1) distribusi frekuensi, 2) presentasi grafik, 3) measure of central tendency (mean-nilai rerata, median-nilai tengah, mode-nilai paling sering muncul), atau 4) measure of variability (Range-perbedaan nilai tertinggi dan terendah, standar deviasi). Selain itu, statistik diskriptif bisa digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk tabel (tabulasi) yang pada dasarnya adalah menghitung data dan memasukkan data ke dalam tabel berdasarkan kategori tertentu.
  22. 22. PERTANYAAN PENELITIAN YG MENGGUNAKAN STATISTIK DISKRIPTIF O Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi X? O Bagaimana pemahaman X tentang Y? O Bagaimana Sikap X terhadap Y? O Descriptive Statistics - Frequency - rerata - grafik - dll
  23. 23. Statistik Inferensial O Statistik inferensial adalah metode statistik yang berguna untuk membuat inferensi tentang populasi dari probibilitas sampel. Metode ini digunakan untuk menggambarkan populasi hanya dengan menggunakan informasi dari observasi yang dilakukan terhadap probibilitas sampel dari kasus yang diambil dari populasi. Statistik inferensial memiliki dua metode, yaitu: 1) statistik nonparametrik, dan 2) statistik parametrik.
  24. 24. DATA Normal STATISTIK PARAMETRIK DISTRIBUSI Tidak Normal STATISTIK NON-PARAMETRIK
  25. 25. Statistik Parametrik O The Comparison of Groups (Compare Mean) t-test Anova Manova O Measure of Association between Two or more Variables (Correlate) Pearson’s Product Moment Regression Canonical Correlation Analysis
  26. 26. COMPARE MEAN O t-test =alat untuk menguji hipotesis untuk dua mean. O t-test untuk independent sample artinya t-test untuk mean dari dua kelompok yang berbeda yang memperoleh perlakuan O t-test untuk dependent sample artinya t-test untuk mean dari kelompok yang sama dari dua perlakuan yang berbeda.
  27. 27. Lanjutan O Analysis of Variance (ANOVA) adalah alat menguji hipotesis untuk mean lebih dari dua. O Multifactor Analysis of variance/ Factorial Analysis adalah alat untuk menganalisis efek interaksi lebih dari dua variabel.
  28. 28. CORRELATE O Pearson’s Product Moment adalah untuk mencari koefisien korelasi dari variabel data interval atau rasio O Regression adalah untuk mengetahui bagaimana variabel dependent dapat diprediksi melalui veriabel independent, secara individu atau bersama. O Canonical Correlation Analysis digunakan untuk tujuan menganalisis beberapa variabel terikat (dependent variable) dan beberapa variabel bebas (independent variable). .
  29. 29. EXPERIMENTAL/EX POST FACTO O Apakah ada perbedaan signifikan antara X dan Y? O Apakah ada perbedaan antara X, Y, and Z? O Apakah ada perbedaan antara X dan A, X dan B, X dan C; Y dan A, Ydan B, Y dan C? O T-test O ANOVA O MANOVA/Factorial
  30. 30. O Correlational Moment Apakah terdapat hubungan Pearson Product O antara X dan Y? O Apakah terdapat hubungan Correlation O Regression antara X1 dan Y? X2 dan Y, atau X1 dan X2 dengan Y secara bersama-sama? O Apakah terdapat hubungan antara X1 dan Y1? X2 dan Y1, atau X1 dan Y2 atau X2 dan Y2, atau X2 dan Y1, X2 dan Y2? O Canonical Correlation Analysis
  31. 31. STATISTIK NON-PARAMETRIK O Dua sampel saling berhubungan (two dependent samples) O O O Sign test Wilcoxon Signed-Rank Mc Nemar Change test O Dua sampel tidak berhubungan (two independent samples) O O O O O Mann-Whitney U test Moses Extreme reactions Chi-Square test Kolmogorov-Smirnov test Walt-Wolfowitz runs O Beberapa sampel berhubungan (several dependent samples) O O O Friedman test Kendall W test Cochran’s Q O Beberapa sampel tidak berhubungan (several independent samples) O O O Kruskal-Wallis test Chi-Square test Median test

×