Balai Besar Peramalan OPTJatisari, Karawang,Jatisari, Karawang, 18 Maret 2013     Ekspose Kegiatan KemitraanPTISDA – BPPT ...
AgendaWaktu           Acara                                   Pelaksana10:00 – 10:10   Sambutan dan Pembukaan             ...
PTISDA Kerjasama Kajian Peramalan danPengamatan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) berbasis Spasial        PTISDA BPPT da...
Perjanjian Kerjasama 10 April 2012   Aplikasi teknologi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi   Geografis dalam mendukung...
Jenis Kerjasama/Kajian      Kerjasama/1. Peramalan Sebaran serangan BLB pada tanaman padi     berbasis spasial dengan meng...
Tahapan Kajian “PeramalanSebaran”Sebaran”   2008      Kajian korelasi data Radar Cuaca dan sebaran BLB dengan menggunakan ...
Tahapan Kajian “PengamatanSebaran”   2009      Identifikasi OPT (BLB dan BRS) pada tanaman padi menggunakan      spectrome...
Kegiatan Tahun 2012   Program Insentif PKPP Kemenristek      Judul Kegiatan:         Aplikasi Remote Sensing Hyperspectral...
Hasil Kegiatan Tahun 2012   Pustaka Spektral untuk daun tanaman padi pada varietas   Ciherang:      Kondisi sehat      Kon...
Pembangunan Peta Daring OPT 2010   Pembangunan Peta Daring (online) OPT Nasional   OPT pada tanaman:     Padi, jagung, dan...
Peta Daring OPTEkspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 189Maret 2013
KOORDINASI DAN DISKUSI                         Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18   10                    Maret 2013
PENETAPAN LOKASI PENGAMATAN                              Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18    11                   ...
KOREKSI LOKASI PENGAMATAN                            Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18   12                       M...
Pelatihan GPS di BBPOPT                           Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1813                         Maret...
Pelatihan GPS di BBPOPT                           Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1814                         Maret...
Terima Kasih
PTISDA  Paket Penelitian Pada PKPP KNRT 2012:Aplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalamMengamati Sebaran Serangan OPT BLB...
Tentang PKPP KNRT       Program Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa (PKPP)       Pemberian dukungan insentif pen...
Tolak Ukur Keberhasilan PKPP       Meningkatnya pemanfaatan hasil litbang yang terterapkan sesuai kebutuhan       teknolog...
Paket Penelitian    293 Paket Penelitian di Koridor-2 Jawa                            Koridor-4
Paket “Hyperspectral – OPT”       Aplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalam       Mengamati Sebaran Serangan Organisme  ...
MITRA KEGIATAN       Mitra Kegiatan          Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BB          POPT), Kemen...
METODOLOGI       Ruang Lingkup Kegiatan:          Pembangunan pustaka spektral daun tanaman padi ber-OPT BLB          Peme...
Alur Kerja                                                              Data                                              ...
Perekaman data Spektral9   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
Akusisi dan pembangunan pustaka     spektral10   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
FOTO KEGIATAN            Koordinasi tim                                  Survey Lapangan                                  ...
Peta Sebaran Risiko12   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
PEMANFAATAN HASIL KEGIATAN        Pihak yang memanfaatkan hasil kegiatan :          • Pihak yang memanfaatkan adalah insta...
POTENSI PENGEMBANGAN     KE DEPAN        Rancangan Pengembangan ke depan           Membangun pustaka spektral untuk OPT ta...
Struktur Tim                                                  Team Leader                    WP-1 Leader           WP-2 Le...
TERIMA KASIHPTISDA BPPT: Hartanto Sanjaya, Fauziah AlHasanah, LajuGandharum, Mubekti, Azalea Eugenie, Diana EmiliaBB POPT ...
PTISDAAplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalamMengamati Sebaran Serangan OPT BLB pada               Tanaman Padi      {...
Latar Belakang       Organisme PenggangguTumbuhan (OPT) sebagai salah satu       faktor penting yang memengaruhi tingkat p...
Obyek dan lokasi pengamatan    Organisme Pengganggu Tumbuhan(OPT)    pada tanaman padi:        Bacterial Leaf Blight (BLB)...
Tujuan           Pembangunan pustaka spektral dari daun padi ber-OPT.          Penggunaan metode hyperspectral pada citra ...
Outcome dan Kegunaan/manfaat       • Terbangunnya pustaka spektral untuk daun tanaman         padi ber-OPT.       •      P...
Alur Kerja                                                             Perekaman         Data citra                       ...
ALAT UNTUK PENGUKURAN    •USB 4000 + Colimating Lens + Perangkat Lainnya    •USB 4000 + Light Source + Probe + Perangkat  ...
Alat untuk Pengukuran               Light source                                                                      USB4...
Setting Alat9     Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
2                                    3                     4                                    510   Ekspose Kegiatan "Hy...
6                                7                                                     811   Ekspose Kegiatan "Hyperspectr...
Hitung Jarak Obyek dan Sudut12   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
Rekayasa Holder13     Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
KETERANGAN KELAS UNTUK VARIETAS CIHERANG     (sampel daun padi yang terdampak oleh BLB)        1      : Daun Padi Sehat   ...
Jumlah sampel VARIETAS CIHERANG           No                    Stadia                          Sehat (1)   BLB (2)       ...
Endmember yang TerpilihTotal Endmember Rata-rata: 2598 / Stadia   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013   16
17   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
18   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
19   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
20   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
21   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
22   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
23   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
perbedaan nilai   reflektansi terkait dengan kandungan Klorofil     yang menyerap pada panjang gelombang biru dan hijau. M...
Struktur sel daun padi reflektan                                          tidak terserap dengan baik            Kandungan ...
Spectral reflectance                                                          http://rst.gsfc.nasa.gov/26   Ekspose Kegiat...
Dokumentasi Survai27     Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
28   Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
Edi Suwardiwijaya Ekspose Kegiatan Penelitian “Hyperspectral-OPT”Balai Besar POPT, Jatisari, Karawang, 18 Maret 2013
Pemilihan Lokasi• Lokasi sawah yang  terdampak oleh BLB  intensitas tinggi• Kemudahan akses lokasi  obyek sampel dengan  p...
Umur / Stadia Tanaman Padi• S1 : Stadia-1, tanam  sampai dengan anakan  maksimum (umur < 40  hari setelah tanam)• S2 : Sta...
Umur / Stadia Tanaman Padi             • S3 : Stadia-3, masak               susu sampai dengan               pemasakan (um...
Pengambilan sampel   Dalam pengambilan sampel daun padi yang terdampak     serangan BLB dengan memperhatikan hal berikut:1...
Pengambilan sampel   Dalam pengambilan sampel daun padi yang terdampak     serangan BLB dengan memperhatikan hal berikut:2...
Pengambilan sampel (lanjutan)4. Pengukuran dilakukan sesaat   setelah sampel daun padi   diambil.5. Lebar daun paling keci...
Kurva Pantulan Spektral Daun PadiPantulan (%)                   Sehat dan Terserang BLB                        Padi vegeta...
PTISDAAplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalamMengamati Sebaran Serangan OPT BLB pada               Tanaman Padi { Peng...
Risalah Presentasi WP-2       Tujuan kegiatan di WP-2       Skup kegiatan       Data dan Perangkat lunak          Jenis da...
Tujuan kegiatan di WP-2       Tujuan dari kegiatan adalah menghasilkan peta sebaran       serangan OPT BLB dari citra sate...
Skup kegiatan       Finalisasi data endmember hasil survai lapang untuk inputan       (spectral reference) pemrosesan citr...
Data dan Perangkat lunak    Data:      Citra Landsat 5 TM tanggal 19 Juli 2009 (path-row 122-64)      Vektor batas adminis...
Metoda       Menggunakan LSU (Linear Spectral Unimixing)           untuk mengetahui seberapa bagian (fraksi) suatu objek  ...
Proporsi Obyek                                                Digital Number               Tanah Terbuka                  ...
LSU di perangkat lunak ENVI     Jumlah endmember yang digunakan sebagai input harus kurang dari     jumlah band spektral c...
PENGOLAHAN ENDMEMBER                  PENGOLAHAN CITRAPengolahan                                 Endmember final hasil dar...
HASIL: Peta fraksi endmember padi s2-BLB, s2-sehat                 S2-BLB                             S2-Sehat            ...
HASIL: Clustering Peta fraksi endmember S2-BLB, S2-                                             S2-     S2-     Sehat     ...
HASIL: Peta fraksi endmember padi s3-BLB, s-3sehat              S3-BLB                             S3-Sehat               ...
HASIL: Clustering peta fraksi endmember S3-BLB, S3-Sehat                                             S3-     S3-          ...
HASIL: Peta fraksi endmember padi s4-BLB, s4-sehat             S4-BLB                             S4-Sehat                ...
HASIL: Clustering peta fraksi endmember S4-BLB, S4-Sehat                                             S4-     S4-          ...
HASIL: Peta fraksi endmember padi s2-BLB, s3-BLB, s4-BLBBLB-2                   BLB-3                      BLB-4          ...
HASIL: Clustering peta fraksi endmember S2-BLB, S3-BLB, S4-BLB                                         S2-     S3-     S4-...
Matriks Tingkat Risiko                        SKOR        Stadia    Kondisi-1    Stadia   Kondisi-2       Sangat Tinggi   ...
Peta Risiko Tanaman Padi Terdampak BLB                                               Resiko Terdampak BLB19   Ekspose Kegi...
Kesimpulan dan Saran     Metoda analisa citra Linear Spekral Unmixing pada citra multispektral Landsat 5     TM sukses dim...
Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1821   Maret 2013
SKOR KERUSAKAN BLBUNTUK PENGINDERAAN JAUH                  Baskoro SugengWibowo  Balai Besar Peramalan OPT (BB POPT) – KEM...
Skoring Pelangi       Pengamatan spectral dilakukan oleh Tim WP-1 adalah       membagi dalam 4 stadia yaitu       S1 : pan...
Proporsi         PROPORSI DALAM 1 SUB PIXEL (%)          KETERANGAN    S1+S S3     S4    S3   S4    S3     S4       S1 dan...
Kelas (skor) berdasar proporsi             PROPORSI DALAM 1 SUB    No       PIXEL (%)                         SKOR      WA...
Skor pada Peta Risiko                          SKOR      Stadia     Kondisi-1   Stadia   Kondisi-2          Sangat Tinggi ...
Peta Risiko Tanaman Padi Terdampak BLB                                               Resiko Terdampak BLB    Ekspose Kegia...
Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT"
Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT"
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT"

1,253 views

Published on

Materi presentasi ekspose kegiatan bersama PTISDA (BPPT) dan BB POPT (Kementan) mengenai "Hyperspectral-OPT" pada 18 Maret 2013 di Jatisari, Karawang, Jawa Barat.
Untuk pengunduhan silakan ke http://goo.gl/IeHS4.

Published in: Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,253
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
253
Actions
Shares
0
Downloads
104
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT"

  1. 1. Balai Besar Peramalan OPTJatisari, Karawang,Jatisari, Karawang, 18 Maret 2013 Ekspose Kegiatan KemitraanPTISDA – BPPT dan BB POPT – Kementan
  2. 2. AgendaWaktu Acara Pelaksana10:00 – 10:10 Sambutan dan Pembukaan Kepala Balai Besar POPT10:10 – 10:20 Overview Kerjasama PTISDA dan BB POPT Direktur Pusat TISDA10:20 – 10:30 Pemaparan Program PKPP KNRT Paket Hartanto Sanjaya Program “Hyperspectral-OPT”10:30 – 10:45 Pembangunan Pustaka Spektral Fauziah AlHasanah10:45 – 11:00 Pemilihan Lokasi Perekaman Sampel Edi Suwardiwijaya11:00 – 11:15 Pemetaan Sebaran Serangan OPT Hartanto Sanjaya11:15 – 11:30 Klasifikasi Peta Serangan OPT Baskoro Sugeng Wibowo11:30 – 12:00 Diskusi dan penutup
  3. 3. PTISDA Kerjasama Kajian Peramalan danPengamatan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) berbasis Spasial PTISDA BPPT dan BBPOPT Kementan Dipresentasikan pada ekspose hasil di Balai Besar Peramalan OPT 18 Maret 2013
  4. 4. Perjanjian Kerjasama 10 April 2012 Aplikasi teknologi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis dalam mendukung peramalan dan pemantauan organisme pengganggu tumbuhan pada tanaman pangan 2Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  5. 5. Jenis Kerjasama/Kajian Kerjasama/1. Peramalan Sebaran serangan BLB pada tanaman padi berbasis spasial dengan menggunakan data Radar Cuaca Harimau.2. Pengamatan keberadaan serangan BLB dan BRS pada tanaman padi dengan menggunakan teknologi remote sensing hyperspectral.3. Pembangunan peta daring (online) sebaran nasional OPT tanaman pangan. 3Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  6. 6. Tahapan Kajian “PeramalanSebaran”Sebaran” 2008 Kajian korelasi data Radar Cuaca dan sebaran BLB dengan menggunakan metoda keruangan (GIS) (Karawang) Workshop Radar dan GIS di BBPOPT 2009 Kajian korelasi iklim mikro, Curah Hujan, dan sebaran serangan BLB (Karawang) Pembangunan model spasial serangan BLB Workshop Nasional Aplikasi Radar Cuaca untuk OPT di Jakarta 2010 Pembangunan algoritma model peramalan berdasar CH (Karawang) Pendekatan luasan: hamparan 2011 Validasi model peramalan sebaran BLB berlokasi di Sukabumi Pendekatan luasan: hamparan 4Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  7. 7. Tahapan Kajian “PengamatanSebaran” 2009 Identifikasi OPT (BLB dan BRS) pada tanaman padi menggunakan spectrometer Karawang, Subang, Indramayu Membangun “spectral library” (Pustaka Spektral) tanaman padi ber- OPT (berdasar stadia tanaman padi) 2010 Pembangunan pustaka spektral tanaman padi ber-OPT BLB dan BRS Karawang, Indramayu Hasil: Varietas: Ciherang, Muncul, IR (64 & 42) Stadia: vegetative, generative, rapening Kondisi: Sehat, BLB, BRS 2011 Pembangunan pustaka spektral sampel di wilayah Sukabumi 5Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  8. 8. Kegiatan Tahun 2012 Program Insentif PKPP Kemenristek Judul Kegiatan: Aplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalam Mengamati Sebaran Serangan Organisme PenggangguTumbuhan Bacterial Leaf Blight pada Tanaman Padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Lokasi penelitian: Kab. Karawang Keterlibatan Mitra: BB POPT Kementan Keterlibatan personal: Perekayasa dari PTISDA Peneliti dari BB POPT 6Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  9. 9. Hasil Kegiatan Tahun 2012 Pustaka Spektral untuk daun tanaman padi pada varietas Ciherang: Kondisi sehat Kondisi terserang BLB Peta sebaran serangan hasil olahan dari citra satelit 7Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  10. 10. Pembangunan Peta Daring OPT 2010 Pembangunan Peta Daring (online) OPT Nasional OPT pada tanaman: Padi, jagung, dan kedelai Dapat ter-update sesuai dengan pemasukan data dari BB POPT secara langsung. 2011 Perbaikan sistem Peta Daring OPT Nasional Alamat peta daring OPT: 8 http://neonet.bppt.go.id/opt/
  11. 11. Peta Daring OPTEkspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 189Maret 2013
  12. 12. KOORDINASI DAN DISKUSI Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 10 Maret 2013
  13. 13. PENETAPAN LOKASI PENGAMATAN Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 11 Maret 2013
  14. 14. KOREKSI LOKASI PENGAMATAN Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 12 Maret 2013
  15. 15. Pelatihan GPS di BBPOPT Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1813 Maret 2013
  16. 16. Pelatihan GPS di BBPOPT Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1814 Maret 2013
  17. 17. Terima Kasih
  18. 18. PTISDA Paket Penelitian Pada PKPP KNRT 2012:Aplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalamMengamati Sebaran Serangan OPT BLB pada Tanaman Padi PusatTeknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA) – BPPT Presentasi pada ekspose hasil Kegiatan PKPP KNRT 2012 di Balai Besar Peramalan OPT – Kementerian Pertanian 18 Maret 2013
  19. 19. Tentang PKPP KNRT Program Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa (PKPP) Pemberian dukungan insentif peningkatan kemampuan peneliti dan perekayasa kepada para peneliti dan perekayasa merupakan program strategis yang mempunyai fungsi utama, yaitu: 1. meningkatkan pemanfaatan hasil litbangyasa yang selama ini dihasilkan dari proses penelitian, pengembangan dan rekayasa, 2. meningkatkan pemenuhan kebutuhan teknologi yang dibutuhkan masyarakat dan daerah, dan 3. meningkatkan dukungan pengembangan SIDa, SINAS dan pelaksanaan MP3EI yang terbagi ke dalam 6 (enam) koridor ekonomi dalam rangka meningkatkan perekonomian dan daya saing bangsa.2 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013 http://pkpp.ristek.go.id
  20. 20. Tolak Ukur Keberhasilan PKPP Meningkatnya pemanfaatan hasil litbang yang terterapkan sesuai kebutuhan teknologi di masyarakat dan daerah: Menguatnya interaksi sinergi antar actor inovasi baik dalam kapasitas di kelembagaan litbangyasa dengan kelembagaan pendukung intermediasi dan pendayagunaan Iptek di daerah; Meningkatnya kapasitas absorbs dan adopsi masyarakat dan daerah terhadap perkembangan teknologi sesuai kebutuhannya, sehingga mendorong bagi tumbuhkembangnya inovasi yang implementatif; Meningkatnya produktivitas produk hasil litbangyasa yang didukung dengan menguatnya tatanan komersialisasi sehingga mendorong tumbuhnya industri kecil baru yang inovatif produktif. Meningkatnya iklim inovasi yang berujung pada penciptaan nilai ekonomi produk hasil litbangyasa, dan Menguatnya dukungan bagi upaya peningkatan daya saing perekonomian daerah sejalan dengan upaya pengembagan MP3EI.3 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013 http://pkpp.ristek.go.id
  21. 21. Paket Penelitian 293 Paket Penelitian di Koridor-2 Jawa Koridor-4
  22. 22. Paket “Hyperspectral – OPT” Aplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalam Mengamati Sebaran Serangan Organisme PenggangguTumbuhan (OPT) Bacterial Leaf Blight pada Tanaman Padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat untuk mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan5 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  23. 23. MITRA KEGIATAN Mitra Kegiatan Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BB POPT), Kementerian Pertanian Sinergi Tim BPPT Pengembangan metode pengukuran lapangan, pengolahan dan pemetaan dengan citra satelit. Tim BB POPT Penentuan lokasi dan obyek tanaman padi di hamparan sawah6 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  24. 24. METODOLOGI Ruang Lingkup Kegiatan: Pembangunan pustaka spektral daun tanaman padi ber-OPT BLB Pemetaan sebaran serangan OPT BLB pada hamparan sawah dengan citra satelit dan metode hyperspectral. Desain Penelitian Pembangunan pustaka spektral Pemrosesan citra satelit Tahapan – Metode Pelaksanaan Kegiatan Survey lapang pengambilan sampel Pembangunan pustaka spektral Pengolahan data satelit7 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  25. 25. Alur Kerja Data Perekaman citra spektral satelitWP-1:WP-Akuisisi data dan DataPembangunan Pustaka spektralSpektral daun padi Pemrosesan data satelit PembangunanWP-2:WP- PustakaPengolahan dan Analisis data SpektralSpektrometer dan CitraSatelit Pustaka Peta Spektral Sebaran daun padi serangan8 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  26. 26. Perekaman data Spektral9 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  27. 27. Akusisi dan pembangunan pustaka spektral10 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  28. 28. FOTO KEGIATAN Koordinasi tim Survey Lapangan Pemetaan sebaran serangan OPT BLB dari citra satelit. A. Proses awal, D. Hasil pemetaan sebaran serangan. Pustaka Spektral11 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  29. 29. Peta Sebaran Risiko12 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  30. 30. PEMANFAATAN HASIL KEGIATAN Pihak yang memanfaatkan hasil kegiatan : • Pihak yang memanfaatkan adalah instansi yang mempunyai kewenangan dalam pengendalian OPT secara nasional, dalam hal ini adalah BB POPT dan perangkat kerjanya. Signifikansi pemanfaatan hasil kegiatan: • Mempercepat diketahuinya sebaran serangan OPT BLB, berupa lokasi dan intensitas serangan, yang berakibat pada lebih cepatnya aksi penanggulangan/ aplikasi yang diperlukan.13 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  31. 31. POTENSI PENGEMBANGAN KE DEPAN Rancangan Pengembangan ke depan Membangun pustaka spektral untuk OPT tanaman padi pada varietas berbeda dan juga jenis OPT lainnya. Pengembangan metode dalam memetakan sebaran serangan menggunakan beragam citra satelit. Tahapan Pengembangan ke depan Bekerjasama dengan mitra (pengguna) dalam membangun pustaka spektral dan uji penerapan metode pada instansi mitra dengan melakukan validasi lapangan sekala detil. Penerapan pada daerah lumbung padi Nasional, dan sentra tanaman pangan di seluruh Indonesia.14 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  32. 32. Struktur Tim Team Leader WP-1 Leader WP-2 Leader15 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  33. 33. TERIMA KASIHPTISDA BPPT: Hartanto Sanjaya, Fauziah AlHasanah, LajuGandharum, Mubekti, Azalea Eugenie, Diana EmiliaBB POPT KEMENTAN: Edi Suwardiwijaya, Baskoro Sugeng Wibowo,Dewi Nirwati, Rahmad Gunawan
  34. 34. PTISDAAplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalamMengamati Sebaran Serangan OPT BLB pada Tanaman Padi { Pembangunan Pustaka Spektral } Fauziah AlHasanah, S.Pd., M.Si. PusatTeknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA) – BPPT Presentasi pada ekspose hasil Kegiatan PKPP KNRT 2012 di Balai Besar Peramalan OPT – Kementerian Pertanian 18 Maret 2013
  35. 35. Latar Belakang Organisme PenggangguTumbuhan (OPT) sebagai salah satu faktor penting yang memengaruhi tingkat produksi tanaman padi. Pentingnya pemantauan serangan OPT pada hamparan sawah secara cepat dan lebih akurat Teknologi Remote Sensing dengan metode hyperspectral dapat digunakan sebagai salah satu alternative penting dalam pengamatan sebaran OPT2 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  36. 36. Obyek dan lokasi pengamatan Organisme Pengganggu Tumbuhan(OPT) pada tanaman padi: Bacterial Leaf Blight (BLB) / Hawar Daun Bakteri (HDB) / penyakit kresek (nama lokal) Lokasi: Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat3 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  37. 37. Tujuan Pembangunan pustaka spektral dari daun padi ber-OPT. Penggunaan metode hyperspectral pada citra satelit multispectral untuk mendapatkan sebaran keberadaan serangan OPT BLB pada hamparan tanaman padi. Membangun prosedur dan algoritma standar dalam pengolahan data lapangan dan data satelit.4 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  38. 38. Outcome dan Kegunaan/manfaat • Terbangunnya pustaka spektral untuk daun tanaman padi ber-OPT. • Peta sebaran yang dihasilkan dapat memudahkan pengamat OPT dalam memantau keberadaan serangan dan akan mempercepat aksi dalam penanggulangan sebaran OPT.5 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  39. 39. Alur Kerja Perekaman Data citra spektral satelitWP-1:WP-Akuisisi data dan PembangunanPustaka Spektral Data spektral daun padi Pemrosesan dataWP-2:WP- satelitPengolahan dan Analisis data PembangunanSpektrometer dan Citra Satelit Pustaka Spektral Pustaka Peta Sebaran Spektral daun serangan padi6 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  40. 40. ALAT UNTUK PENGUKURAN •USB 4000 + Colimating Lens + Perangkat Lainnya •USB 4000 + Light Source + Probe + Perangkat Lainnya7 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  41. 41. Alat untuk Pengukuran Light source USB4000 FL Light source Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013 USB4000 FL8
  42. 42. Setting Alat9 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  43. 43. 2 3 4 510 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  44. 44. 6 7 811 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  45. 45. Hitung Jarak Obyek dan Sudut12 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  46. 46. Rekayasa Holder13 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  47. 47. KETERANGAN KELAS UNTUK VARIETAS CIHERANG (sampel daun padi yang terdampak oleh BLB) 1 : Daun Padi Sehat 2 : Daun Padi Terdampak BLB STADIA TANAMAN PADI S1 : Stadia 1, vegetatif 1 - anakan maksimum(< 40 hst) S2 : Stadia 2, primordia - pengisian malai (40 – 60 hst) S3 : Stadia 3, masak susu - pemasakan (60 – 90 hst) S4 : Stadia 4, panen (90 – 110 hst)14 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  48. 48. Jumlah sampel VARIETAS CIHERANG No Stadia Sehat (1) BLB (2) 1 Stadia 2 110 50 2. Stadia 3 157 120 3. Stadia 4 59 116 Sampel Daun Padi Sehat (lokasi: Lahan Percobaan BBPOPT) No. Varietas Stadia 2 Stadia 3 1. Inpari 13 52 57 2. IR 64 53 57 3. Mekongga 51 5515 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  49. 49. Endmember yang TerpilihTotal Endmember Rata-rata: 2598 / Stadia Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013 16
  50. 50. 17 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  51. 51. 18 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  52. 52. 19 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  53. 53. 20 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  54. 54. 21 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  55. 55. 22 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  56. 56. 23 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  57. 57. perbedaan nilai reflektansi terkait dengan kandungan Klorofil yang menyerap pada panjang gelombang biru dan hijau. Masing- masing stadia mempunyai kandungan Klorofil yang berbeda-beda.24 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  58. 58. Struktur sel daun padi reflektan tidak terserap dengan baik Kandungan klorofil yang semakin berkurang Panjang Gelombang (Nm)25 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  59. 59. Spectral reflectance http://rst.gsfc.nasa.gov/26 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  60. 60. Dokumentasi Survai27 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  61. 61. 28 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT" 18 Maret 2013
  62. 62. Edi Suwardiwijaya Ekspose Kegiatan Penelitian “Hyperspectral-OPT”Balai Besar POPT, Jatisari, Karawang, 18 Maret 2013
  63. 63. Pemilihan Lokasi• Lokasi sawah yang terdampak oleh BLB intensitas tinggi• Kemudahan akses lokasi obyek sampel dengan pertimbangan waktu dalam pengukuran spektral padi• Kondisi tanaman sesuai target obyek yang akan diukur – Umur/stadia, varietas, gejala serangan
  64. 64. Umur / Stadia Tanaman Padi• S1 : Stadia-1, tanam sampai dengan anakan maksimum (umur < 40 hari setelah tanam)• S2 : Stadia-2, primordia sampai dengan pengisian malai (umur 40 – 60 hst)
  65. 65. Umur / Stadia Tanaman Padi • S3 : Stadia-3, masak susu sampai dengan pemasakan (umur 60 – 90 hst) • S4 : Stadia-4, panen (umur 90 – 110 hst)
  66. 66. Pengambilan sampel Dalam pengambilan sampel daun padi yang terdampak serangan BLB dengan memperhatikan hal berikut:1. Pengambilan daun padi sehat: • Satu rumpun tanaman padi dicabut beserta akar dan media. • Masukan ke Ember dan berikan air secukupnya, agar daun padi tetap segar pada saat pengukuran.
  67. 67. Pengambilan sampel Dalam pengambilan sampel daun padi yang terdampak serangan BLB dengan memperhatikan hal berikut:2. Pengambilan daun padi yang terdampak BLB: • Daun sakit dipotong. • Masukkan ke dalam wadah yang berisi air, agar daun tidak cepat menggulung.
  68. 68. Pengambilan sampel (lanjutan)4. Pengukuran dilakukan sesaat setelah sampel daun padi diambil.5. Lebar daun paling kecil adalah 1 (satu) cm.6. Area yang direkam adalah yang terlihat pada sampel sepenuh dari lebar daun, dan mempunyai radius minimal 1 (satu) cm.
  69. 69. Kurva Pantulan Spektral Daun PadiPantulan (%) Sehat dan Terserang BLB Padi vegetatif sehat Padi vegetatif terserang BLB Panjang gelombang (nanometer)
  70. 70. PTISDAAplikasi Remote Sensing Hyperspectral dalamMengamati Sebaran Serangan OPT BLB pada Tanaman Padi { Pengolahan Data Satelit dan Pemetaan Sebaran } Laju Gandharum, S.Si., M.Sc. PusatTeknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA) – BPPT Presentasi pada ekspose hasil Kegiatan PKPP KNRT 2012 di Balai Besar Peramalan OPT – Kementerian Pertanian 18 Maret 2013
  71. 71. Risalah Presentasi WP-2 Tujuan kegiatan di WP-2 Skup kegiatan Data dan Perangkat lunak Jenis dan fungsinya Metoda Pengertian dan fungsinya Pengolahan hasil survey Ringkasan pengolahan Hasil pemetaan Hasil dari proses sebaran Matriks tingkat risiko Matriks risiko Pemetaan hasil matriks2 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  72. 72. Tujuan kegiatan di WP-2 Tujuan dari kegiatan adalah menghasilkan peta sebaran serangan OPT BLB dari citra satelit Landsat TM dengan metode pengolahan data hyperspectral, dan dihasilkannya prosedur standar pengolahan dan analisis spektral daun padi ber-OPT dan citra satelit.3 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  73. 73. Skup kegiatan Finalisasi data endmember hasil survai lapang untuk inputan (spectral reference) pemrosesan citra satelit Landsat Melakukan pemrosesan Citra Landsat 5 TM yang fokus pada wilayah studi (Kabupaten Karawang) menggunakan pendekatan analisa hiperspektral Menghasilkan peta sebaran padi (persawahan) terdampak BLB4 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  74. 74. Data dan Perangkat lunak Data: Citra Landsat 5 TM tanggal 19 Juli 2009 (path-row 122-64) Vektor batas administrasi Kabupaten Karawang (SHP) Spectral reflektan hasil pengukuran di lapangan untuk padi sehat dan sakit (terdampak BLB) pada stadia 2, 3 dan 4 Menggunakan alat spektrometer Ocean Optics USB 4000 plus light source Perangkat lunak SAM ENVI5 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013 Citra Landsat 5 TM Cakupan 1 scene Landsat = 185 km x 185 km Sumber data: GISDA, Thailand
  75. 75. Metoda Menggunakan LSU (Linear Spectral Unimixing) untuk mengetahui seberapa bagian (fraksi) suatu objek (endmember) pada piksel-campuran (mixed-pixel). Hasil luaran LSU adalah peta fraksi (abundance map) untuk setiap objek yang diidentifikasi dan tingkat kesalahanya (RMS Error) LSU dalam studi ini digunakan untuk mengetahui sebaran padi terdampak BLB Digital Number Tanah Terbuka (25%) 46 Air Vegetasi (25%) 0 - 255 (50%) Akankah piksel tunggal di atas diklasifikasi sebagai air karena ia dominan? Bukankah sebaiknya lebih baik diketahui nilai proporsi dari ‘pure pixel’6 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Citra satelit (1 band) Maret 2013 endmember yang ada dalam piksel tersebut?
  76. 76. Proporsi Obyek Digital Number Tanah Terbuka (25%) 460 - 255 Air (50%) Vegetasi (25%) Akankah piksel tunggal di atas Citra satelit (1 band) diklasifikasi sebagai air karena ia dominan? Bukankah sebaiknya lebih baik diketahui nilai proporsi dari ‘pure pixel’ endmember yang ada dalam piksel tersebut?7 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  77. 77. LSU di perangkat lunak ENVI Jumlah endmember yang digunakan sebagai input harus kurang dari jumlah band spektral citra. Semua endmember pada citra harus digunakan. Hasil unmixing spektral sangat tergantung pada input endmember, mengubah endmember berarti mengubah hasil. Memilih Batasan Fraksi (Contraint) atau Tanpa Batasan Fraksi (unconstraint) . LSU dalam studi ini Kombinasi endmember yang dipilih adalah 1. Padi S2 BLB dan S2 Sehat 2. Padi S3 BLB dan S3 Sehat 3. Padi S4 BLB dan S4 Sehat 4. Padi S2 BLB, S3 BLB dan S4 BLB8 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  78. 78. PENGOLAHAN ENDMEMBER PENGOLAHAN CITRAPengolahan Endmember final hasil dari spectrometer format TXT Citra Landsat TM dalam Digital Number (DN) (dalam absolute reflektan)hasil survey Geokoreksi Konversi ke nilai absolut reflektan Impor & ekspor spectral library di SAMS Koreksi Atmosferik (Dark Subtraction) Alur Kerja Konversi ke ENVI spectral Cropping ke batas Kab. library Kerawang Menghilangkan wilayah Resample ke Landsat TM non sawah (Landuse) band Menghilangkan wil sawah non vegetasi (NDVI) Endmember siap diproses Citra Landsat TM siap LSU diproses LSU Running LSU Citra hasil LSU (Skoring)9 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013 Uji akurasi
  79. 79. HASIL: Peta fraksi endmember padi s2-BLB, s2-sehat S2-BLB S2-Sehat RMSE Basic Stats Min Max Mean Stdev Band 1 -0.205637 1.055433 0.009763 0.037288 R = 0.845 R = 0.963 Band 2 -0.114460 0.966085 0.074039 0.226479 R^2 = 0.715 R^2 = 0.929 Band 3 0.000000 0.227657 0.012580 0.038708 10 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  80. 80. HASIL: Clustering Peta fraksi endmember S2-BLB, S2- S2- S2- Sehat S2-BLB S2-Sehat11 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  81. 81. HASIL: Peta fraksi endmember padi s3-BLB, s-3sehat S3-BLB S3-Sehat RMSE R = 0.886 R = 0.958 Basic Stats Min Max Mean Stdev R^2 = 0.786 R^2 = 0.918 Band 1 -0.142411 1.090671 0.012853 0.046590 Band 2 -0.149855 0.969724 0.071194 0.218316 Band 3 0.000000 0.227952 0.012332 0.03794912 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  82. 82. HASIL: Clustering peta fraksi endmember S3-BLB, S3-Sehat S3- S3- S3-BLB S3-Sehat13 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  83. 83. HASIL: Peta fraksi endmember padi s4-BLB, s4-sehat S4-BLB S4-Sehat RMSE Basic Stats Min Max Mean Stdev Band 1 -0.318036 0.927366 -0.000569 0.021028 Band 2 0.000000 1.066191 0.084663 0.258352 Band 3 0.000000 0.224430 0.012495 0.038478 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1814 Maret 2013
  84. 84. HASIL: Clustering peta fraksi endmember S4-BLB, S4-Sehat S4- S4- S4-BLB S4-Sehat15 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  85. 85. HASIL: Peta fraksi endmember padi s2-BLB, s3-BLB, s4-BLBBLB-2 BLB-3 BLB-4 RMSE Basic Stats Min Max Mean Stdev s2BLB -12.167186 4.163597 -0.239964 1.011557 s3BLB 0.000000 16.305250 0.902281 2.804255 s4BLB -8.193381 1.044001 -0.564320 1.718981 RMSE 0.000000 0.046339 0.000930 0.003317 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1816 Maret 2013
  86. 86. HASIL: Clustering peta fraksi endmember S2-BLB, S3-BLB, S4-BLB S2- S3- S4- S2-BLB S3-BLB S4-BLB17 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  87. 87. Matriks Tingkat Risiko SKOR Stadia Kondisi-1 Stadia Kondisi-2 Sangat Tinggi 4 S2 75 – 100 Tinggi 3 S2 50 – 75 S3 75 – 100 Sedang 2 S2 25 – 50 S3 50 – 75 Rendah 1 S2 0 – 25 S3 0 – 5018 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  88. 88. Peta Risiko Tanaman Padi Terdampak BLB Resiko Terdampak BLB19 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  89. 89. Kesimpulan dan Saran Metoda analisa citra Linear Spekral Unmixing pada citra multispektral Landsat 5 TM sukses dimanfaatkan untuk mengidentifikasi antara padi yang terserang OPT BLB dengan padi sehat. Metode analisa LSU dalam studi ini hasilnya kurang baik jika diterapkan untuk kombinasi endmember ‘sesama jenis’ yakni yang sama-sama endmembernya terserang OPT BLB. Semua stadia padi baik terserang BLB maupun Sehat (S1 s/d S4) perlu dikumpulkan lengkap data spektral reflektannya. Terlebih pada S1 dan S2 karena serangan BLB pada stadia-stadia ini berpengaruh besar pada memburuknya hasil panen. Untuk validasi hasil analisa LSU OPT BLB perlu data ‘ground truth’ yang tepat yakni data survai lapang yang bereferensi geografis. Untuk aplikasi citra multispektral, LSU memiliki keterbatasan dalam suplai jumlah kanal citra. Sehingga jumlah endmember yang dijalankan dalam satu proses LSU juga terbatas. Untuk itu perlu dipertimbangkan mengembangkan metode LSU yang dapat mengakomodir hal ini.20 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 18 Maret 2013
  90. 90. Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 1821 Maret 2013
  91. 91. SKOR KERUSAKAN BLBUNTUK PENGINDERAAN JAUH Baskoro SugengWibowo Balai Besar Peramalan OPT (BB POPT) – KEMENTANPresentasi pada ekspose hasil Kegiatan PKPP KNRT 2012 di Balai Besar Peramalan OPT – Kementerian Pertanian 18 Maret 2013
  92. 92. Skoring Pelangi Pengamatan spectral dilakukan oleh Tim WP-1 adalah membagi dalam 4 stadia yaitu S1 : pangamatan spectral daun bergejala BLB pada 1 - < 40 hst S2 : Pengamatan spectral daun bergejala BLB pada > 40 – < 60 hst S3 : Pengamatan spectral daun bergejala BLB pada >60 - <80 hst S4 : Pengamatan spectral daun bergejala BLB > 80 – panen Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 182 Maret 2013
  93. 93. Proporsi PROPORSI DALAM 1 SUB PIXEL (%) KETERANGAN S1+S S3 S4 S3 S4 S3 S4 S1 dan S2 2 digabung oleh 100 0 0 0 0 karena secara 75 25 0 0 25 epidemic jarang 50 50 0 25 25 dijumpai infeksi 25 75 0 50 25 25 50 penyakit BLB <40 0 100 0 50 50 0 100 hst 0 0 0 0 0 0 0 Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 183 Maret 2013
  94. 94. Kelas (skor) berdasar proporsi PROPORSI DALAM 1 SUB No PIXEL (%) SKOR WARNA S1+S2 S3 S4 1 >75-100 25 0 6 MERAH 2 >50-<75 >25 0 5 JINGGA 3 >25-<50 50 0 4 KUNING 4 >0-<25 75 0 3 HIJAU 5 >0-<25 50 25 2 BIRU 6 0 100/50 0/50 1 NILA 7 0 0 0 0 UNGU Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 184 Maret 2013
  95. 95. Skor pada Peta Risiko SKOR Stadia Kondisi-1 Stadia Kondisi-2 Sangat Tinggi 4 S2 75 – 100 Tinggi 3 S2 50 – 75 S3 75 – 100 Sedang 2 S2 25 – 50 S3 50 – 75 Rendah 1 S2 0 – 25 S3 0 – 50 */ Digunakan pada kelas peta sebaran risiko serangan. Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 185 Maret 2013
  96. 96. Peta Risiko Tanaman Padi Terdampak BLB Resiko Terdampak BLB Ekspose Kegiatan "Hyperspectral-OPT", 186 Maret 2013

×