Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Sistem peredaran darah 2

397 views

Published on

Bagian 2

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Sistem peredaran darah 2

  1. 1. SISTEM PEREDARAN DARAH
  2. 2. Alat peredaran darah manusia berupa jantung dan pembuluh darah.
  3. 3. a. Jantung Jantung berperan sebagai pemompa dalam sistem peredaran darah. Besarnya sekepalan tangan pemiliknya. Jantung terdiri dari empat ruangan, yaitu dua rongga atas yang disebut dengan serambi (atrium) dan dua rongga bawah yang disebut bilik (ventrikel).
  4. 4. Kemampuan jantung dalam memompa darah dapat ditunjukkan dengan tekanan darah. Tekanan darah pada orang dewasa yang normal adalah 120/80 mmHg. Nilai 120 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel berkontraksi (disebut tekanan sistol). Nilai 80 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel relaksasi (disebut tekanan diastol)
  5. 5. b. Pembuluh Darah Pembuluh darah terdiri dari pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena),dan kapiler. 1) Arteri Arah aliran darah dalam arteri meninggalkan jantung. Ciri-ciri : dinding tebal dan elastis, tekanan darah di dalamnya kuat, darah kaya akan oksigen kecuali arteri paru-paru, letak agak dalam dari permukaan kulit
  6. 6. 2) Kapiler, berupa saluran tipis yang memungkinkan terjadi pertukaran zat antara darah dengan sel jaringan tubuh.
  7. 7. 3) Vena, berfungsi untuk mengalirkan darah dari kapiler menuju jantung. Ciri-ciri : dindingnya tipis dan kurang elastis. tekanan darah lemah, darah kaya akan CO2 kecuali vena paru- paru, letak dekat dengan permukaan kulit, dan memiliki banyak katup untuk mencegah darah mengalir kembali ke tubuh.
  8. 8. Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda. Peredaran darah tertutup : dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah. Peredaran darah ganda : dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.
  9. 9. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah yang dimulai dari bilik kanan jantung menuju ke paru- paru, kemudian kembali ke serambi kiri jantung. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke serambi kanan jantung.
  10. 10. Gangguan Sistem Peredaran Darah 1. Hemofili Hemofili adalah penyakit kekurangan atau tidak adanya zat antihemofili sehingga darah si penderita sulit membeku. Akibatnya jika si penderita hemofili mengalami luka pendarahan, darah akan terus mengalir dan sulit membeku. 2. Anemia Anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah atau eritrosit.
  11. 11. 3. Penyakit Kuning pada Bayi Terjadi karena rusaknya sel-sel darah merah pada bayi tersebut. 4. Leukimia Leukimia atau kanker darah terjadi karena sel darah putih (sel limfosit B) mengalami kelainan sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
  12. 12. 5. Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) Terjadi karena penyempitan pembuluh darah arteri sehingga tekanan darah menjadi meningkat. 6. Tekanan Darah Rendah Tekanan darah rendah atau hipotensi dapat disebabkan oleh keletihan. Gejala tekanan darah rendah antara lain pusing, pingsan, dan tubuh lemah atau letih.
  13. 13. 7. Varises Varises merupakan penyakit pelebaran pembuluh darah yang terjadi pada bagian tertentu, misalnya pada betis. 8.Ambeien atau Hemoroid Ambeien terjadi karena adanya pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah pada ujung rektum atau anus.

×