1.bahan ajar

4,126 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,126
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
30
Actions
Shares
0
Downloads
80
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1.bahan ajar

  1. 1. NemathelminthesA. Definisi Nemathelminthes atau Aschelminthes adalah filum yang pernah dipakai pada Kerajaan Hewan (Animalia). Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi karena polifiletik. Meskipun demikian, pengelompokannya kadang- kadang masih dipakai untuk kemudahan.Anggota-anggotanya mencakup berbagai cacing yang dikenal sebagai cacing gilig: hewan dengan tubuh berbentuk silinder memanjang, bahkan sangat panjang sehingga muncullah nama Nemathelminthes, yang berarti "cacing berkas" (dari bahasa Yunani).Tubuhnya tidak beruas- ruas.Nemathelminthes (dalam bahasa yunani, nema= benang, helminthes= cacing)disebut sebagai cacing gilig karena tubuhnya berbentuk bulat panjang atau seperti benang. Nemathelminthes sudah memiliki rongga tubuh meskipun bukan ronggatubuh sejati.Cacing dewasa memiliki pseudocoelom (tabung dalam tabung), sebuah ruangtertutup yang berisi cairan berfungsi sebagai rangka hidrostatik, membantu dalam peredaran dan penyebaran sari makanan. Oleh karena memiliki rongga tubuhsemu, Nemathelminthes disebut sebagai hewan Pseudoselomata.Filum Nemathelminthes terdiri dari bebrapa ratus ribu spesies, kebanyakanhidup bebas meskipun beberapa ada yang parasit. Nematoda kurang dalam sistem peredaran darah namun memiliki sistem pencernaan yang berkembang dengan baik.Struktur tubuh Nemathelminthes umumnya berukuran mikroskopis, meskipunada yang panjang nya sampai 1 meter. Individu betina berukuran lebih besar daripada individu jantan. Tubuh berbentuk bulat panjang atau seperti benangdengan ujung-ujung yang meruncing. Permukaan tubuh Nemathelminthes dilapisikutikula untuk melindungi diri. Kutikula ini lebih kuat pada cacing parasit yanghidup di inang daripada yang hidup bebas. Kutikula berfungsi untuk melindungidari dari enzim pencernaan inang. Nemathelminthes memiliki sistem percenaan yang lengkap terdiri dari mulut,faring, usus, dan anus. Mulut terdapat pada ujung anterior, sedangkan anusterdapat pada ujung posterior. Beberapa Nemathelminthes memiliki kait padamulutnya.Nemathelminthes tidak memiliki pembuluh darah. Makanan diedarkanke seluruh tubuh melalui cairan pada pseudoselom. Nemathelminthes tidak memiliki sistem respirasi, pernapasan dilakukan secaradifusi melalui permukaan tubuh. Organ reproduksi jantan dan betina terpisahdalam individu berbeda. Nemathelminthes hidup bebas atau parasit pada manusia, hewan, dantumbuhan. Nemathelminthes yang hidup bebas berperan sebagai pengurai sampahorganik, sedangkan yang parasit memperoleh makanan berupa sari makanan dandarah dari tubuh inangnya. Habitat cacing ini berada di tanah becek dan di dasar perairan tawar atau laut. Nemathelminthes parasit hidup dalam inangnya.Perkembang biakan Nemathelminthes umumnya melakukan reproduksisecara seksual. Sistem
  2. 2. reproduksi bersifat gonokoris, yaitu organ kelamin jantandan betina terpisah pada individu yang berbeda. Fertilisasi terjadi secara internal.Telur hasil fertilisasi dapat membentuk kista dan kista dapat bertahan hidup padalingkungan yang tidak menguntungkan..B. Ciri Tubuh CIRI-CIRI NEMATHELMINTHES Ciri-Ciri dari filum Nemathelminthes sendiri antara lain adalah sebagai berikut : • Memiliki tubuh yang berbentuk bulat panjang seperti benang dengan ujung-ujung yang meruncing, berbentuk gilig/silindris memanjang , tidak beruas-ruas, tidak bersilia, dan simetris bilateral • Merupakan anggota dari kelompok hewan pseudoselomata ( Hewan yang memiliki rongga tubuh (selom) yang bersifat semu ) • Tergolong triploblastik karena tubuhnya terdiri dari 3 lapisan yaitu ektoderm , mesoderm dan endoderm denga rongga tubuh / selom yang masih bersifat semu • Nemathelminthes sudah memiliki sistem pencernaan tubuh yang lengkap mulai dari mulut, faring, usus, dan anus • Alat ekskresi berupa protonefridia (Tubulus/pembuluh bercabang-cabang yang memanjang pada bagian samping kiri dan kanan disepanjang tubuh Sel ) • Belum memiliki sistem peredaran darah, jantung, dan sistem pernafasan • Pertukaran gas pada filum Nemathelminthes ini berlangsung di seluruh permukaan tubuh • Dalam tubuhnya terdapat cairan tubuh yang mirip dengan darah • Habitat cacing ini berada di tanah becek dan di dasar perairan tawar atau laut • Hidupnya ada yang bebas dan ada pula yang bersifat parasit pada manusia, hewan, dan tumbuhan lain. Nemathelminthes yang hidup secara bebas berperan sebagai pengurai sampah organik, sedangkan yang hidup secara parasit memperoleh makanan berupa sari makanan dan darah dari tubuh inangnya.
  3. 3. • Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi, mulai dari yang bersifat mikroskopis hingga yang panjangnya 1 meter. Umumnya, Individu betina berukuran lebih besar daripada individu jantan • Permukaan tubuh pada Nemathelminthes dilapisi oleh lapisan kutikula yang berfungsi untuk melindungi diri dari enzim pencernaan inang Sistem Pencernaan Makanan Sistem pencernaanya sudah lengkap dan memiliki cairan pseudoselom yangmembantu sirkulasi makanan ke seluruh tubuh. Saluran pencernaan berupa pipa lurus yangdimulai dari kerongkongan (esofagus) dilanjutkan ke usus (intestinum) dan berakhir di anus. Sistem Ekskresi Sistem ekskresi hewan ini terdiri atas 2 saluran lateral yang bermuara di sebuah lubang dibagian ventral. Sistem Pernapasan Pernapasan dengan pertukaran gas secara difusi melalui permukaan tubuh. Sistem Syaraf Sistem syaraf berupa cincin syaraf yang menelilingi esofagus yang dihubungkan 6serabut syaraf ke bagian anterior dan posterior. Sistem Reproduksi bereproduksi secara seksual. Umumnya cacing betina lebih besar daripada cacingjantan. Perbedaan lain terdapat pada bagian ekor. Pada hewan jantan, di dekat lubang analterdapat tonjolan yang disebut penial setae yang digunakan untuk kopulasi, sedangkan padabetina tidak ada. Fertilisasi berlangsung secara internal
  4. 4. II. STRUKTUR TUBUH NEMATHELMINTHES Seperti yang telah disebutkan di atas, cacing Nemathelminthes sudah memiliki sistem pencernaan sempurna, artinya telah memiliki alat pecernaan yang lengkap mulai dari mulut, faring, usus, hingga anus dengan cairan pseudoselom dalam membantu sirkulasi makanan. Ukuran tubuh Nemathelminthes sendiri pada umumnya kecil dan banyak yang mikroskopik.Akan tetapi ada pula anggota dari filum Nemathelminthes ini yang berukuran hingga 1 meter.Tubuh bagian luar ditutupi oleh lapisan kutikula yang berfungsi untuk melindungi diri dari enzim pencernaan inang. Cacing ini tidak mempunyai sistem sirkulasi (pembuluh darah) dan sistem pernapasan sehingga kegiatan respirasi dan peredaran darahnya dilakukan secara difusi melalui permukaan tubuhnya.Sistem ekskresi pada Nemathelminthes sendiri dilakukan melalui nefridium, yaitu tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata.Cacing betina pada umumnya lebih besar daripada cacing jantan.Antara jenis betina dan jantan juga dapat dibedakan dilihat dari ekornya.Pada cacing jantan, di dekat lubang anusnya, terdapat suatu tonjolan yang disebut dengan penial setae yang digunakan sebagai alat kopulasi, sedangkan pada betina tidak ditemukan penial setae di dekat lubang anusnya.Organ reproduksi jantan dan betina terpisah dalam individu berbeda. Ukuran tubuh Nemathelminthes beragam, mulai dari kecil sampai besar.Kebanyakan spesies yang hidup di tanah berukuran kecil dengan kisaran panjang 1 – 2 mm, dan lebar 1/20 mm atau kurang.Bentuk tubuh Nemathelminthes pada ujung anterior dan posterior adalah meruncing. Pada ujung anterior terdapat suatu cekungan yang disebut dengan Amphid dan pada bagian posterior terdapat bentuk yang sama, dan dinamakan Phasmid. Amphid dan Phasmid berfungsi sebagai Chemoreceptor. Bentuk dasar tubuh Nemathelminthes ada dua macam, antara lain : 1. Fusiform, yaitu bagian tengah tubuh mempunyai diameter yang paling besar, jadi bentuk tubuhnya seperti gelondong. 2. Filiform, yaitu diameter tubuh dari anterior – posterior sama besar, jadi bentuk tubuhnya seperti benang. Ada juga bentuk tubuh yang merupakan kombinasi dari kedua bentuk tersebut.Secara morfologi, bentuk tubuh Nemathelminthes jantan dan betina adalah longitudinal. Di daratan, cacing ini bergerak dengan merayap seperti ular, sedangkan di air dengan cara berenang seperti belut. Sistem Ekskresi pada Nemathelminthes berupa protonefridia yang terdiri dari 2 saluran lateral yang bermuara di lubang bagian ventral.
  5. 5. Nemathelminthes dewasa tersusun oleh ribuan sel somatik, ratusan diantaranya membentuk sistem reproduksi.Kutikula merupakan dinding tubuh bagian luar untuk pelindung bagian bawahnya. Ciriciri morfologi pada Nemathelminthes/Nemathelminthes antara lain adalah sebagai berikut : Tubuh tidak bersegmen Bentuk silindris memanjang, kecuali pada beberapa genera yang berjenis kelamin betina Simetris bilateral Binatang yang mempunyai tiga lapisan (tripoblastik) atau terdiri dari tiga lapis blastula Mempunyai rongga tubuh semu ( Pseudoselomata ) Tubuhnya transparan Nemathelminthes parasit tanaman biasanya memiliki stilet Karena Nemathelminthes merupakan hewan tripoblastik, maka filum ini memilki tiga lapisa tubuh, antara lain : Ektoderm Dinding Tubuh Nemathelminthes (ektoderm) terdiri atas 3 lapis, yaitu : 1. Kuticula disebelah luar, tersusun atas protein dan diseksresikan oleh hypodermis. Protein yang menyusun kuticula berupa kallogen, sama dengan penyusun otot pada manusia. Berfungsi sebagai alat untuk mengambil oksigen dan lokomosi (pergerakan). 2. Hypodermis bagian tengah (epidermis), merupakan lapisan yang terletak dibawah kutikula. Berfungsi untuk mensekresikan kutikula dan untuk tempat penyimpanan lemak dan glikogen. 3. Otot longitudinal, terletak dibawah lapisan hypodermis. Kontraksi dari otot ini menyebabkan cacing tersebut dapat bergerak seperti ular.Mesoderm Pada Nemathelminthes ini, mesodermnya belum membentuk rongga yang sesungguhnya karena mesodermnya belum terbagi menjadi lapisan dalam dan lapisan luar.Rongga yang
  6. 6. terbentuk berisi cairan yang memisahkan alat pencernaan dengan dinding tubuh bagianluar. EndodermPada lapisan endoderm ini, terdapat berbagai macam saluran dan alat pencernaanNemathelminthes seperti faring, esophagus/kerongkongan, usus, septuh, empela,tembolok, dll.Struktur tubuh Nemathelminthes secara garis besar merupakan gambaran dua tabung,yaitu :1. Struktur tubuh luar merupakan dinding tubuh2. Struktur tubuh dalam merupakan alat pencernaanNemathelminthes memiliki tubuh berbentuk bulat panjang seperti benang dengan ujung-ujung yang meruncing. Cacing ini memiliki rongga tubuh semu, sehingga disebut sebagaihewan pseudoselomata.Nemathelminthes umumnya memiliki ukuran tubuh yangmikroskopis, namun ada pula yang mencapai panjang 1 meter. Individu betina berukuranlebih besar daripada individu jantan.Permukaan tubuh Nemathelminthes dilapisi kutikula untuk melindungi diri dari enzimpencernaan yang berasal dari inangnya. Kutikula ini akan semakin menguat apabilacacing ini hidup parasit pada usus inang daripada hidup bebas.Sistem pencernaan cacing ini telah lengkap, terdiri dari mulut, faring, usus, dan anus.Mulut terdapat pada ujung anterior, sedangkan anus terdapat pada ujung posterior.Beberapa jenis ada yang memiliki kait pada mulutnya. Nemathelminthes tidak memilikipembuluh darah dan sistem respirasi. Cairan pseudoselom yang akan mengalirkanmakanan ke seluruh tubuh dan pernapasan akan berlangsung secara difusi melaluipermukaan tubuh.Ukuran tubuh cacing Nemathelminthes pada umumnya kecil dan banyak yangmikroskopik.Tubuh bagian luar ditutupi oleh lapisan kutikula.Cacing ini tidakmempunyai sistem sirkulasi (pembuluh darah) dan sistem pernapasan.Cacing betina padaumumnya lebih besar daripada cacing jantan.Di antara hewan multiseluler, mungkin hewan ini mempunyai jenis dan individuterbanyak setelah insekta.Cacing Nemathelminthes dapat ditemukan di mana saja.Mungkin, tidak ada kelompok lain yang dapat ditemukan pada semua habitat, sepertihalnya cacing ini. Kebanyakan dari cacing Nemathelminthes hidup bebas di air dan di
  7. 7. tanah.Cacing yang hidup di tanah kadang-kadang dapat merusak akar tumbuhan.Sebagian jenis lainnya hidup sebagai parasit, baik pada jaringan atau cairan tubuh manusia, hewan, dan tumbuhan.Pada tumbuhan, cacing Nemathelminthes dapat hidup pada akar, biji gandum, getah pohon yang luka. Pada hewan atau manusia, cacing ini dapat hidup di usus, darah, dan organ-organ lain. Telur cacing ini berukuran mikroskopik dan tahan terhadap lingkungan yang kurang baik.Nemathelminthes merupakan hewan triploblastik yang mempunyai selom semu.Oleh karena itu, digolongkan dalam hewan triploblastik pseudoselomata.cacing Nemathelminthes sudah mempunyai pencernaan sempurna, artinya mempunyai mulut dan anus. Gambar 8.18 Bagan Ascaris jantan dan betinaSemua Nemathelminthes tidak melakukan perkembangbiakan aseksual.Jadi,perkembangbiakannya dilakukan secara seksual.Alat kelamin jantan dan betina terpisah(dioecius).Cacing betina umumnya berukuran lebih besar daripada cacing jantan.Betina danjantan juga dapat dibedakan dari ekornya.Pada cacing jantan, bagian ekornya (posterior), didekat lubang anus, terdapat tonjolan yang disebut penial setae yang digunakan untuk kopulasi,sedangkan pada betina tidak ada.Beberapa jenis Nemathelminthes yang hidup parasit padasaluran pencernaan manusia, di antaranya Ascaris, Ankylostoma/Necator, Trichiuris, danEnterobius. Contoh spesies dari phylum Nematoda, yaitu (a) Cacing kremi (Oxyuris vermicularis) dan (b) cacing rambut (Wuchereria brancofti).
  8. 8. Selain itu, banyak pula yang hidup parasit pada saluran pencernaan kuda, kambing, biri-biri,babi, anjing, dan ayam.Cacing Trichinella larvanya membuat kista di otot babi, kuda, danmanusia.Cacing Wuchereria bancrofti hidup pada pembuluh darah yang dapat menyebabkanpenyakit kaki gajah.Berikut ini contoh daur hidup cacing parasit Ascaris lumbricoides padamanusia.Ascaris lumbricoides merupakan cacing yang menyebabkan penyakitascariasis.Stadium dewasanya ada pada usus halus manusia.Telur cacing yang telah membentukembrio, mula-mula keluar bersama feses, kemudian termakan oleh inang (manusia) dan menetasdi usus halus menjadi larva kecil.Larva kemudian menembus dinding usus masuk ke peredarandarah dan sampai ke paru-paru. Dari paru-paru, larva sampai ke trakea lalu ke faring. Dari sinilarva tersebut dapat tertelan kembali sampai ke usus halus dan menjadi dewasa di sana.Peranan Secara EkonomiPeranan nemathelminthes bagi kehidupan manusia secara ekonomi tidak ada yangmenguntungkan bahkan merugikan. Nemathelminthes kebanyakan adalah parasit pada manusia,tanaman, dan hewan. C. Cara Hidup dan Habitat Nemathelminthes ada yang hidup bebas, ada pula yang parasit pada manusia. Nemathelminthes yang hidup bebas terdapat di tanah becek dan di dasar perairan, berperan untuk menguraikan sampah organik, sedangkan yang parasit akan hidup di tubuh inangnya dan memperoleh makanan dengan menyerap nutrisi dan darah dari inangnya. Hampr seluruh hewan dapat menjadi inang bagi Nemathelminthes.Contoh spesies yang hidup
  9. 9. parasit pada manusia adalah Ascaris lumbricoides (cacing perut), Wuchereria brancofti (cacing rambut), Ancylostoma duodenale (cacing tambang), Oxyuris vermicularis (cacing kremi), dan Trichinella spiralis.Semua spesies tersebut menyebabkan penyakit pada manusia.D. Reproduksi Nemathelminthes umumnya bereproduksi secara seksual karena sistem reproduksinya bersifat gonokoris, yaitu alat kelamin jantan dan betinanya terpisah pada individu yang berbeda. Fertilisasi dilakukan secara internal. Hasil fertilisasi dapat mencapai lebih dari 100.000 telur per hari. Saat berada di lingkungan yang tidak menguntungkan, maka telur dapat membentuk kista untuk perlindungan dirinya Reproduksi cacing gilig secara seksual, ovipar, dan jenis kelamin terpisah (gonochoris).Cacing jantan berukuran lebih kecil daripada cacing betina.Hewan ini ditemukan di habitat air, tanah lembap, jaringan tumbuhan serta pada cairan dan jaringan hewan lainnya. Menurut Campbell (1998: 602), sekitar 80.000 spesies Nematoda telah diketahui. Nematoda yang ada, jumlahnya 10 kali lipat dari nematoda yang telah diketahui.Fertilisasi terjadi secara internal dan betina mampu menghasilkan telur sebanyak 100.000 butir atau lebih setiap harinya.E. Klasifikasi Terdapat sekitar 80 ribu spesies Nemthelminthes yang telah diidentifikasi, dan yang belum teridentifikasi juga sangat banyak. Nemathelminthes dibagi menjadi dua kelas yaitu nematoda, dan nematophora. 1.Kelas Nematoda Kelas Nematoda Nematoda atau cacing gelang ( filum Nematoda) yang paling beragam filumdari pseudocoelomates , dan salah satu yang paling beragam dari semua binatang. Nematoda spesies sangat sulit untuk membedakan; lebih dari 28.000 telahdiuraikan, yang lebih dari 16.000 adalah parasit . Telah diperkirakan bahwa jumlah spesies nematoda mungkin sekitar 1.000.000. Tidak seperti cnidaria ataucacing pipih , cacing gelang memiliki sistem pencernaan yang seperti tabungdengan bukaan di kedua ujungnya. Nematoda telah berhasil beradaptasi dengan hampir setiap ekosistem dari lautke air tawar, dari daerah kutub ke daerah tropis, serta yang tertinggi sampai yangterendah elevasi. Mereka di mana-mana di air tawar, laut, dan lingkungan darat,di mana mereka
  10. 10. sering melebihi hewan lain pada kedua individu dan spesies jumlah, dan ditemukan di lokasi yang beragam seperti gunung, padang pasir dan palung samudera . Mereka mewakili, misalnya, 90% dari semua bentuk kehidupan di dasar laut . parasit berbagai bentuk mereka termasuk patogen padatumbuhan paling dan hewan (termasuk manusia ). Beberapa nematoda dapatmenjalani cryptobiosis.. Beberapa nematoda yang menjadi parasit pada manusia adalah: Ascaris lumbricoides (cacing perut), penyebab penyakit ascariasis Ancylostoma duodenale (cacing tambang), banyak di daerah pertambangan Oxyuris vermicularis (cacing kremi), dapat melakukan autoinfeksi Wuchereria bancrofti (cacing rambut), penyebab penyakit kaki gajah Trichinella spiralis, penyebab penyakit trikhinosis.1. Ascaris lumbricoides (cacing perut) Klasifikasi: Phylum :Nematoda Kelas :Secernentea Ordo :Ascaridida Family :Ascarididae Genus :Ascaris Species :Ascarislumbricoides Cacing ini hidup di dalam usus halus manusia sehingga sering kali disebut cacing perut.Ascaris lumbricoides merupakan hewan dioseus, yaitu hewan dengan jenis kelamin berbeda, bukan hemafrodit.Ascaris lumbricoides hanya berkembang biak secara seksual.Ascaris lumbricoides jantan memiliki sepasang alat berbentuk kait yang menyembul dari anus disebut spikula.Spikula berfungsi untuk membuka pori kelamin cacing bretina dan memindahkan sperma saat kawin.Infeksi cacing ini menyebabkan penyakit askariasis atau cacingan, umumnya pada anak-anak.Infeksi ini terjadi pada saat mengkonsumsi makanan atau minuman yang tercemar telur ascaris.
  11. 11. 2. Ancylostoma duodenale (cacing tambang) Klasifikasi Phylum : Nematoda Kelas : Secernentea Ordo : Strongylida Family : Ancylostomatidae Genus : Ancylostoma
  12. 12. Species :Ancylostomaduodenale Cacing ini dinamakan cacing tambang karena ditemukan di pertambangan daerah tropis.Cacing tambang dapat hidup sebagai parasit dengan menyerap darah dan cairan tubuh pada usus halus manusia.Cacing ini memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari cacing perut.Cacing tambang Ancylostoma memiliki ujung anterior melengkung membentuk kapsul mulut dengan 1 -4 pasang kait kitin atau gigi pada sisi ventralnya.Kait kitin berfungsi untuk menempel pada usus inangnnya.Pada ujung posterior cacing tambang jantan terdapat bursa kopulasi.Alat ini digunakan untuk menangkap dan memegang cacing betina saat kawin.Cacing betina memiliki vulva (organ kelamin luar) yang terdapat didekat bagian tengah tubuhnya.3. Oxyuris Vermicularis(cacing kremi) Klasifikasi Phylum : Nematoda Kelas : Secernentea Ordo : Strongylida Family : Oxyuridae Genus : Oxyuris Species :Oxyuris Vermicularis Cacing ini disebut cacing kremi karena ukurannya yang sangat kecil.sekitar 10 -15 mm. Cacing kremi hidup di dalam usus besar manusia.Cacing kremi tidak menyebabkan penyakit yang berbahaya namun cukup mengganggu.Infeksi cacing kremi tidak memerlukan perantara.Telur cacing dapat tertelan bila kita memakan makanan yangterkontaminasi telur cacing ini.Pengulangan daur infeksi cacing kremi secara autoinfeksi, yaitu dilakukan ole penderita sendiri.Cacing ini bertelur pada anus penderita dan menyebabkan rasa gatal.Jika penderita sering menggaruk pada bagian anus dan tidak menjaga kebersihan tangan, maka infeksi cacing kremi akan terjadi kembali. Memiliki dua siklus yaitu :
  13. 13. 1) Autoinfection: Anak menggaruk anus, Tangan yang terkontaminasi memegang akanan kemudian telu cacing masuk lagi kedalam tubuh 2) Retroinfection : Cacing bertelur dicelana dalam kemudian cacing masuk lagi kedalam anus. 4. Wuchereria bancrofti (cacing rambut) Cacing rambut dinamakan pula cacing filaria.Tempat hidupnya di dalam pembuluh limfa.Cacing ini menyebabkan penyakit kaki gajah ( elefantiasis ),yaitu pembengkakan tubuh.Pembengkakan terjadi karena akumulasi cairan dalam pembuluh limfa yang tersumbat oleh cacing filaria dalam jumlah banyak.Cacing filaria masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Culex yang banyak terdapat di daerah tropis.penyakit kaki gajah yang disebabkan oleh Wuchereria bancrofti
  14. 14. 5. Trichinella spiralis Klasifikasi Phylum : Nematoda Kelas : Adenophorea Ordo : Trichinellida Family : Trichinellidae Genus : Trichinella Species : Trichinellaspiralis Trichinella spiralis hidup pada usus kecil manusia. Ukuran cacing jantan 1,4-1,6 mm sedangkan cacing betina berukuran 2,8-3-2 mm. Cacing ini menyebabkan trichinosis atau trichinelosis. Penyakit ini banyak terdapat di daerah yang mengkonsumsi daging tidak masak yang mengandung kistaTrichinella. Trichinellosis diperoleh oleh menelan daging yang mengandung kista (larva kista). Setelah paparan asam lambung dan pepsin, larva dilepaskan dari kista dan menginvasi mukosa usus kecil di mana mereka berkembang menjadi cacing dewasa (Betina 2,2 mm, laki-laki 1,2 mm; umur panjang dalam usus kecil: 4 minggu). Setelah 1 minggu, larva betina rilis.yang bermigrasi ke otot lurik di mana mereka encyst. Encystment selesai dalam 4 sampai 5 minggu dan larva kista dapat bertahan hidup selama beberapa tahun Menelan kista larva melanggengkan siklus.Tikus dan binatang pengerat terutama bertanggung jawab untuk menjaga endemisitas infeksi ini. Karnivora / omnivora binatang, seperti babi atau beruang, pakan pada tikus yang terinfeksi atau daging dari hewan lain.. host hewan yang berbeda terlibat dalam siklus kehidupan dari spesies yang
  15. 15. berbeda Trichinella.Manusia sengaja terinfeksi ketika makan tidak benar daging olahan dari hewan karnivora (atau makan makanan yang terkontaminasi dengan daging tersebut).F. Pencegahan Infeksi NematodaUntuk mencegah infeksi nematoda parasit berikut adalah langkah-langkah yang perludilakukan :1. Mengobati penderita dan massa.2. Pendidikan kesehatan pribadi dan lingkungan.3. Menjaga kebersihan makanan atau memasak makanan dengan baik.4. Memakai alas kaki bila berjalan di tanah (untuk mencegah infeksi cacing tambangdan strongiloidiasis).5. Pembuatan MCK yang sehat dan teratur.
  16. 16. 2.Kelas Nematomorpha Kelas NematomorphaCacing ini memiliki tubuh yang panjang dan ramping, hewan kelasini sangat parasit terhadap insekta dan krustasea, ukuran hewan ini berfariasi antara 10-700mm,dengan diameter 1,3-2,5, hewan betina lebih panjang daripada yang jantan.Tubuh dilapisikutikula yang polos Hidup bebas di air tawar , air laut atau parasit. Semua hewan ini hidup di airtawar kecuali nectonema yang hidup diair laut. Secara umum cirri-ciri nematomorpha adalahsebagai berikut, tubuhnya berbentuk silindris, salah ujungnyaa tumpul dan membulat, tidakbersgmen,simetri tubuhnya bilateral. Permukaan tubuh yang dilapisi kutikula terdiridarilempeng-lempeng atau papilla, tubuhnya dilapisi dengan lapisan otot longitudinaltapi tidakpenuh sampai keujung tubuhnya.Seluruh pencernaan makanannya mengalami degenerasi, karenacacing mudamengabsorbsi makanan dari inang, sedangkan yang dewasa tidak makan.Organsirkulasi.respirasi, dan ekskresi tidak ada. System sarafnya terdiri atas cincinsaraf yang mengelilingi esophagus, cincin tersebutberhubungan bengan tali saraf midfentral. Pada nectonema, cincin saraf itu juga berhubungandengan tali saraf dorsal, dan mempunyai lat kelamin yang terpisah. Nematomorpha (kadang-kadang disebut Gordiacea, dan umumnya dikenalsebagai cacing bulu kuda atau cacing Gordian)adalah sebuah filum dari parasithewan yang dangkal morfologis mirip dengan nematoda cacing,maka nama itu.Mereka berkisar ukuran pada sebagian besar spesies antara 50 sampai 100 cm(20hingga 39 di) panjang dan dapat mencapai dalam kasus yang ekstrim hingga 2meter, dan 1sampai 3 milimeter (0,039-0,12 in) dengan diameter.Bulu kuda cacing dapat ditemukan ditempat yang lembab seperti menyiram palung, sungai, genangan air, dan tangki air. Cacingdewasa hidup bebas, tetapilarva adalah parasit pada kumbang , kecoa , Orthoptera , dan krustasea. Sekitar 326 spesies yang diketahui dan perkiraan konservatif menunjukkan bahwamungkin adasekitar 2000 spesies di seluruh dunia. Nama " Gordian "berasal darilegendaris simpul Gordian.Hal ini berkaitan dengan fakta yang seringnematomorpha mengikat diri dalam knot.
  17. 17. Contoh klasifikasi ilmiah dari kelas Nematomorpha:kingdom: AnimaliaFilum : NematomorphaClassis : NectonematoidaOrdo : tidak dibagiFamilia : tidak dibagiGenus :NectonemaSpesies : N. TangkasGAMBAR STUKTUR ANATOMI DAN MORFOLOGI
  18. 18. Daftar pustakahttp://budisma.web.id/materi/sma/kelas-x-biologi/struktur-jaringan-tubuh-cacing-gilig-nemathelminthes/http://makeyousmarter.blogspot.com/2012/06/nemathelminthes-make-you-smarter-blog.htmlhttp://id.scribd.com/doc/60007936/7-filum-nemathelminthes
  19. 19. BAHAN AJAR PHYLUM NEMATHELMINTHESDiajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Zoologi Invertebrata Dosen : Disusun Oleh Kelompok 5 Moch. Alda Rifirdaus 115040146 Erika Agni Fitria 115040159 Fitriyani Rahmah 115040163 Hani Pebrianti 115040171 Abdul Basith 115040172 Ega Heryanti 115040189 Indah Ciptaningsari 115040198FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2011 / 2012

×