Successfully reported this slideshow.
JUDUL ESAI : 
MENUJU INDONESIA CERDAS MENGGLOBAL

Karya Ini Disusun untuk Mengikuti Lomba Esai Mahasiswa

Pekan Ilmiah Aku...
Menuju Indonesia Cerdas Mengglobal
Annisa Sekar Kasih /  FMIPA UB /  201 l

Pemuda memiliki peran yang sangat besar untuk ...
l.  Jadikan kampus “melek” teknologi

Sejak Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan mulai disahkan,  semua
perguruan tinggi d...
a Penyelenggaraan kuis atau ujian secara online (bagi mata kuliah yang
memungkinkan).  Hal ini juga sebagai solusi atas ti...
5. Membangun jaringan

Pekerjaan dengan target kesuksesan skala nasional seperti ini tentunya
merupakan pekerjaan yang tak...
untuk membawa HP ke sekolah.  Padahal,  bila dicermati,  anak yang pandai
menggunakan komputer akan mendukung keberhasilan...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

"Menuju Indonesia Cerdas Mengglobal"oleh Annisa Sekar Kasih | Pekan Ilmiah Akuntansi XVII 2014

1,631 views

Published on

Juara III Lomba Esai Nasional PIA XVII 2014

Nama: Annisa Sekar Kasih
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 28 September 1993
Email : annisasekarkasih@gmail.com
Asal Universitas : Universitas Brawijaya
Judul Esai : Menuju Indonesia Cerdas Mengglobal

Published in: Education

"Menuju Indonesia Cerdas Mengglobal"oleh Annisa Sekar Kasih | Pekan Ilmiah Akuntansi XVII 2014

  1. 1. JUDUL ESAI : MENUJU INDONESIA CERDAS MENGGLOBAL Karya Ini Disusun untuk Mengikuti Lomba Esai Mahasiswa Pekan Ilmiah Akuntansi 2014 Disusun oleh: ANNISA SEKAR KASIH 115090507111015 Angkatan 2011 FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014
  2. 2. Menuju Indonesia Cerdas Mengglobal Annisa Sekar Kasih / FMIPA UB / 201 l Pemuda memiliki peran yang sangat besar untuk melakukan suatu perubahan. Sudah menjadi kewajiban bagi setiap pemuda untuk memperjuangkan pembangunan negerinya. Beberapa peristiwa penting di Indonesia, sebut saja Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda, tak lain dan tak bukan merupakan hasil karya pemuda dengan semangat kepemudaannya yang menggebu. Generasi muda pun kembali menorehkan tinta emas dalam perjuangan memerdekakan Indonesia. Pemuda sudah menjadi bagian dan akan selalu menjadi bagian dalam perubahan. Mahasiswa adalah pemuda. Di lingkup kehidupannya, kampus, mahasiswa memiliki peran yang strategis sebagai agen perubahan (agent of change). Mahasiswa adalah mitra birokrat. Di kesempatan yang lain, mahasiswa bisa menjadi oposisi. Setiap dinamika yang terjadi di kampus, termasuk di dalamnya ranah berbagai kebijakan yang dibuat oleh pihak birokrat, selalu mengundang mahasiswa untuk menjadi bagian darinya. Apapun kebijakan yang ada dalam kampus pasti memiliki hubungan dengan apa yang terjadi di negeri ini, pun akan berpengaruh dengan kondisi Indonesia selanjutnya. Sudah sejak lama Indonesia memasuki era globalisasi, era di mana jarak antar negara tak lagi menjadi sebuah kendala. Justru di era ini semakin gencar transaksi yang mendunia, seperti perdagangan, perjalanan, investasi, bahkan budaya. Teknologi yang berkembang dengan pesatnya akan mendukung globalisasi berjalan sesuai yang diharapkan. Masyarakat Indonesia dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Namun ada satu pertanyaan besar. Apakah seluruh lapisan masyarakat Indonesia sudah bisa menyesuaikan diri dengan teknologi yang terus berkembang? Mengusung visi “Mahasiswa Cerdas Untuk Indonesia Cerdas Mengglobal”, menurut penulis ada beberapa hal yang bisa dilakukan mahasiswa untuk menyambut tantangan global, antara lain :
  3. 3. l. Jadikan kampus “melek” teknologi Sejak Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan mulai disahkan, semua perguruan tinggi di Indonesia berlomba mendapatkan peringkat universitas kelas dunia. Program World Class University (WCU) pun dicanangkan. Salah satu langkah awal bagi kampus untuk menuju universitas kelas dunia adalah membentuk kelas internasional di setiap fakultas, kemudian dikembangkan lagi di setiap jurusan. Kelas internasional mendukung berjalannya kegiatan perkuliahan dalam lingkup yang lebih luas, salah satunya melalui distance learning. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi adalah satu hal mutlak yang diperlukan. Mahasiswa, sebagai pihak yang akan merasakan efeknya, bisa menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait (dekanat atau rektorat) untuk sedari awal mengondisikan kampus agar siap menjalani perkuliahan kelas dunia, termasuk di dalamnya segala fasilitas dan tenaga pengajar. Melalui aksi atau organisasi yang dikelola pun mahasiswa bisa menggerakkan mahasiswa lainnya untuk “melek” teknologi. Bersama menyiapkan diri dan lingkungan untuk hidup di world class university. 2. Pemanfaatan teknologi secara optimal di perkuliahan Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini turut mempengaruhi struktur sosial masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Penggunaan teknologi di perkuliahan berpengaruh membentuk kebiasaan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi di bidang lain dalam kesehariarmya. Saat ini bahkan pemanfaatan teknologi di kampus bisa menjadi parameter penilaian keefektifan suatu proses belajar- mengajar. Beberapa contoh pemanfaatan teknologi di perkuliahan antara lain : e Penggunaan fasilitas digital w Pendistribusian materi dan tugas kuliah melalui blog dosen e Perekaman materi perkuliahan dan diarsipkan di website Fakultas atau Universitas, sehingga memungkinkan mahasiswa untuk mengakses kembali a Pengadaan fasilitas Wi-Fi (Wireless Fidelity) dengan kapasitas bandwidth yang besar o Penyelenggaraan kuliah dan diskusi melalui teleconference
  4. 4. a Penyelenggaraan kuis atau ujian secara online (bagi mata kuliah yang memungkinkan). Hal ini juga sebagai solusi atas tingginya kebutuhan kertas yang berbanding lurus pada tingginya penebangan pohon n Pengembangan software atau aplikasi sesuai bidang keilmuan 3. Pencerdasan masyarakat Banyaknya permasalahan atau gap sosial yang terjadi di masyarakat sebenamya dapat diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi yang sudah pesat berkembang. Perkembangan teknologi mempersilakan siapa saja untuk bisa berinteraksi dengan siapa saja asalkan terhubung dengan suatu media. Saat ini pun hampir semua urusan kehidupan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, baik di rumah, di sekolah, di kantor, di tempat ibadah, maupun di tempat umum. Permasalahannya, sudahkah seluruh lapisan masyarakat siap untuk hidup di era serba canggih seperti saat ini? Butuh peran mahasiswa selaku agent of change untuk turut mensukseskan perkembangan sekaligus pemanfaatan teknologi, yaitu dengan melakukan pencerdasan pada masyarakat. Tantangan terbesamya adalah menggalakkan misi tersebut di daerah pedesaan, atau di daerah yang masih tertinggal pembangunannya. Mahasiswa diharapkan bisa terus memberikan inovasi dalam rangka pencerdasan masyarakat agar perkembangan teknologi yang sudah sebegitu canggihnya tak hanya bisa dinikmati oleh sedikit orang. Perkembangan teknologi harus bisa dirasakan oleh setiap diri manusia, di seluruh nusantara. 4. Pengembangan yang berkelanjutan Perubahan zaman menyebabkan beragam kebutuhan yang berbeda di banyak aspek kehidupan. Hal tersebut menjadi tantangan bagi manusia untuk terus mengembangkan kreativitasnya. Hukum rimba "siapa yang kuat, dia yang bertahan " berlaku juga dalam hal teknologi. "Apa yang paling terbaru, itu yang digunakan", kira-kira seperti itu. Betapa banyak ide kreatif yang meramaikan berbagai lomba hanya menjadi tumpukan paper yang kemudian dibuang. Beberapa hal yang bisa dilakukan misalnya membuat aplikasi catatan keuangan di Android, kalkulator pajak, dan lain sebagainya.
  5. 5. 5. Membangun jaringan Pekerjaan dengan target kesuksesan skala nasional seperti ini tentunya merupakan pekerjaan yang tak mudah. Banyak sekali peran berbagai lapisan masyarakat yang terlibat di dalamnya. Apalagi tentang perkembangan teknologi. Butuh networking (jaringan) perseorangan maupun lembaga lain. Selain mengondisikan masyarakat agar siap “hidup” di era serba canggih, mahasiswa juga dituntut perannya untuk mampu mengajak pemerintah turut serta. Harapannya, pemerintah akan mendukung dengan kebijakan-kebij akan yang dibuatnya. Cara yang ditempuh mahasiswa bisa dengan mengajukan hasil kajian seputar teknologi beserta solusinya ke pemerintah untuk kemudian ditindaklanjuti. Bisa juga dengan menawarkan proposal program bersama ke KEMENKOMINFO (Kementerian Komunikasi dan Informasi) atau perusahaan yang bergerak di bidang teknologi (Samsung, Panasonic, Telkom, Indosat, dan sebagainya). Jangan lupa juga untuk mengajak pihak-pihak seperti Ketua RT, Kepala Desa, bahkan orang-orang yang dominan di suatu lingkungan. Semua ini bertujuan untuk menghimpun kekuatan agar program besar bisa terealisasi dan berdampak seperti yang diharapkan. 6. Menjadi teladan dan bukti nyata Hal yang sering menjadi penghambat perubahan adalah “penolakan” dari masyarakat, khususnya dari yang memiliki pandangan negatif tentang hal tertentu. Seperti yang sudah diketahui, perkembangan teknologi memiliki banyak sekali dampak positif, namun tak sedikit juga dampak negatif yang ditimbulkan. Contoh sederhana, misalnya teknologi handphone (HP). Saat ini HP tak lagi hanya bisa digunakan sebatas berkirim pesan teks ataupun melakukan panggilan, tetapi juga bisa untuk hiburan, seperti bermain game, memutar lagu, memotret gambar, akses internet, social media, bahkan mengunggah dan mengunduh dokumen. Fungsinya berkembang secara pesat. Bila digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, maka terjadilah penyalahgunaan yang berdampak sosial. Banyak orang tua yang khawatir anaknya menjadi “korban” teknologi, akhimya anak sama sekali tidak diperkenankan menggunakan komputer. Banyak guru yang khawatir terjadi transaksi gambar atau video porno di kalangan siswa, akhimya muncul larangan bagi siswa
  6. 6. untuk membawa HP ke sekolah. Padahal, bila dicermati, anak yang pandai menggunakan komputer akan mendukung keberhasilan proses belajar, pun akan mudah beradaptasi dengan segala metode pembelajaran. Membawa HP ke sekolah juga merupakan suatu kebutuhan urgent bagi sebagian siswa. Mengutip peribahasa "karena nila setitik, rusak susu sebelanga Dikarenakan perbuatan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, efeknya berimbas ke banyak pihak. Oleh karena itu, tugas kita sebagai mahasiswa untuk menjadi teladan dan bukti nyata bahwasanya perkembangan teknologi bisa membawa banyak kemudahan dan kebermanfaatan. Tunjukkan bahwa penggunaan blog, Photoshop, dan berbagai aplikasi lain justru mendukung kita mewujudkan pendidikan yang kreatif dan bermoral. Jadilah bukti bahwa penggunaan iPhone, tab, dan portable gadget lainnya justru memudahkan untuk bisa belajar di mana saja. Teknologi yang berkembang pesat tak akan optimal manfaatnya apabila hanya segelintir masyarakat Indonesia yang menikmati. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk mendukung inovasi teknologi. Selain menginovasikan, mahasiswa harus mampu dalam “mensukseskan”. Caranya dengan “mengondisikan” lingkungan, baik lingkungan kampus maupun lingkungan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, wajib bagi mahasiswa untuk turut menjadi bagian dari perjuangan ini. Inovasi teknologi untuk Indonesia yang lebih bermartabat. Mahasiswa cerdas untuk Indonesia cerdas mengglobal.

×