2012       Software Testing Life Cycle for       SDLC evolution modeling       Tahapan software testing adalah tahapan akh...
terpilih nantinya akan menempuh tahapanPendahuluan                                    akhir yaitu software testing.       ...
Ketika tahapan requirement sudah selesai      node R1 merupakan tahapan requirementsdan berlanjut ke tahapan desain ternya...
Metode     SDLC     model    evolusi          Pada fig.3 dalam metode softwaremengharapkan modifikasi terjadi hanya       ...
Ketika satu tahap metode SDLC                 Jika   tahapan      test  executionmodel evolusi sudah menyelesaikan        ...
skenario design, test case development, testKesimpulan                                    execution, test cycle closure, d...
Tomer, A., & Schach, S. (2000). TheEvolution Tree: A Maintenance-OrientedSoftware Development Model. Zurich:McGrawHill.Van...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Software testing for sdlc evolution modeling

1,481 views

Published on

Tahapan software testing adalah tahapan akhir dari tahapan pengembangan software ( SDLC ). Beragam metode SDLC yang tersedia, pada pelaksanaannya dipilih dengan mempertimbangkan kerumitan yang akan ditempuh termasuk mempertimbangkan kerumitan dalam metode STLC. Pada journal IT ilmiah ini akan dijelaskan bagaimana metode STLC konvensional ( secara manual maupun otomatis ) menyesuaikan terhadap metode SDLC yang sudah ditentukan, dalam hal ini metode SDLC dipilih adalah metode SDLC model evolusi ( SDLC evolution modeling ). Author : Herwin Anggeriana, S.Kom, M.Kom

Published in: Technology, Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,481
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
69
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Software testing for sdlc evolution modeling

  1. 1. 2012 Software Testing Life Cycle for SDLC evolution modeling Tahapan software testing adalah tahapan akhir dari tahapan pengembangan software ( SDLC ). Beragam metode SDLC yang tersedia, pada pelaksanaannya dipilih dengan mempertimbangkan kerumitan yang akan ditempuh termasuk mempertimbangkan kerumitan dalam metode STLC. Pada journal IT ilmiah ini akan dijelaskan bagaimana metode STLC konvensional ( secara manual maupun otomatis ) menyesuaikan terhadap metode SDLC yang sudah ditentukan, dalam hal ini metode SDLC dipilih adalah metode SDLC model evolusi ( SDLC evolution modeling ). Follow Twitter | @aherwin Fan Page | http://www.facebook.com/ITlinks.co.id Herwin Anggeriana, S.Kom, M.Kom
  2. 2. terpilih nantinya akan menempuh tahapanPendahuluan akhir yaitu software testing. Tahapan ( Phase ) testing software Dalam journal IT ilmiah ini,merupakan tahap akhir dari keseluruhan membahas bagaimana metode SDLC modelpengembangan software. Tahapan dimana evolution dibangun dan metode softwaretingginya aktifitas team pengembangan testing menyesuaikan dengan metodesoftware, membutuhkan konsentrasi serta tersebut sehingga menghasilkan kualitasakurasi karena tahapan ini meminimalkan software seperti yang diharapkan.tingkat resiko dari kesalahan dan menuntutkualitas software seperti yang diharapkan SDLC Model Evolutiondan kelengkapan software yang dibangun. Metode software development life Sepanjang sejarah, fungsional dari cycle ( SDLC ) model evolution merupakantahapan software testing menjadi tantangan metode gabungan antara SDLC modeltersendiri bagi organisasi atau perusahaan waterfall dengan SDLC model spiral.dalam memenuhi kompleksitas fungsional,mencapai maksimum fungsional source Pada Fig.1 merupakan metodecode software, serta tingginya biaya yang software development life cycle ( SDLC )harus dikeluarkan organisasi atau model evolusi ( Scach and Tomer, 2000 ).perusahaan untuk mensimulasikan fungsisoftware dan keamanan dari software. Seiring berjalan waktu dengan makintingginya tingkat kompleksitas aplikasi yangdibangun serta kompleksitas teknologi yangdipergunakan, menjadikan suatu kesulitantersendiri. Terkadang dalam metodepengembangan software terpilih denganmempertimbangkan sulitnya tahapansoftware testing yang akan dihadapinya. Fig.1. Metode software development life Pada dasarnya, tahapan software cycle ( SDLC ) model evolusi.testing memiliki metode tersendiri yang Tahapan requirement, tahapanbertujuan untuk melengkapi metode desain serta tahapan spesifikasi dilakukanpengembangan software ( SDLC ) yang akan simultant tahap demi tahap seperti yangberjalan. Jadi apapun metode SDLC yang dilakukan dalam metode SDLC waterfall.
  3. 3. Ketika tahapan requirement sudah selesai node R1 merupakan tahapan requirementsdan berlanjut ke tahapan desain ternyata ke 1, dan seterusnya.terdapat kebutuhan baru ( new Pada Fig.2 ketika langkah awalrequirements ) yang dibutuhkan dalam pengembangan software ( node start )pengembangan sistem. Maka tahapan dimulai, maka dikumpulkan beberapadesain tidak bisa kembali ke tahapan awal variabel kebutuhan ( requirements ).yaitu tahapan requirements tetapi tahapanrequirements yang akan mencari dan Ketika memasuki tahapanmenghasilkan kembali kebutuhan ( Fig.2 ). requirements dan variabel sedang diformulasikan ternyata berjalannya waktu dibutuhkan variabel baru ( new requirements ), maka variabel baru tersebut tidak dapat ditambahkan ke dalam variabel yang sedang diformulasikan karena variabel sebelumnya memiliki dimensi kebutuhan tersendiri. Oleh karena itu, dari node start dapat bercabang dan menghasilkan requirement baru ( new requirements R2 ) ketika node start sedang berlanjut ke tahapan requirement ( node R1 ).Fig.2. Tahapan implementasi dari metodeSDLC model evolusi. Variabel requirement baru ( new requirements R2 ) tersebut akan Pada Fig.2 terdapat node – node yang diformulasikan kembali setelah variabelmenjadi simbolisasi dari setiap tahapan. requirement berlanjut ke tahapan spesifikasiNode R merupakan tahapan requirements, dan tahapan desain. Secara prosesnode S merupakan tahapan spesifikasi implementasinya, tahapan ini dilakukanrequirements, node D merupakan tahapan secara paralel ( Fig.2 ).desain dari spesifikasi, node C merupakantahapan coding ( programming ). Dengan metode SDLC model evolusi maka perubahan atas kebutuhan sistem Sedangkan penomoran yang terdapat akan mudah untuk mencari danpada masing – masing node merupakan menemukan arsitektur yang berubah karenapenomoran yang dilakukan, sebagai contoh ; perubahan tersebut.
  4. 4. Metode SDLC model evolusi Pada fig.3 dalam metode softwaremengharapkan modifikasi terjadi hanya testing life cycle ( STLC ) terdapat beberapapada arsitektur sistem yang berhubungan tahapan dalam pelaksanaannya yaitudengan perubahan kebutuhan ( tahapan requirements, tahapan analysis,requirements ), arsitektur sistem yang lain tahapan test planning and scenario design,yang tidak berhubungan dengan perubahan tahapan test development, tahapan testkebutuhan dapat dibiarkan dan tidak execution, tahapan detect fixing cycle,mengalami modifikasi. tahapan test cycle closure, dan tahapan test result analysis.Software Testing Life Ketika metode SDLC model evolusiCycle diimplementasikan dan source code program sudah selesai dibangun, maka Metode SDLC model evolusi dilanjutkan ke metode software testingtermasuk metode pengembangan software terhadap kinerja source code dan fungsionalkategori rumit, dan berulang. Tahapan ( functional ) dari program tersebut.software testing life cycle ( STLC ) harus Penyesuaian metode software testingdapat menyesuaikan dengan metode SDLC life cycle ( STLC ) terhadap SDLC modeltersebut. evolusi berdasarkan fig.2, maka Secara konvensional, teknik software penyesuaiannya seperti pada ( Fig.4 ).testing dilakukan secara dua konsep yaitu(1) manual testing, (2) automatic testingmenggunakan tools. Fig.4. Penyesuaian metode software testing life cycle ( STLC ) terhadap SDLC model evolusi.Fig.3. Metode software testing life cycle (STLC ).
  5. 5. Ketika satu tahap metode SDLC Jika tahapan test executionmodel evolusi sudah menyelesaikan menghasilkan masalah teknis secaratahapan pemograman ( coding node C1 ) fungsional maupun ketidak sesuaianmaka hasil source code ( node C1 ) akan software seperti yang diharapkan olehberlanjut ke metode penyesuaian software requirements ( node R1 ), maka metodetesting life cycle. software testing ( STLC ) akan berlanjut ke tahapan detect fixing cycle. Pada fig.4, node C1 source code darihasil pengembangan sistem dilakukan Pada tahapan detect fixing cycle,tahapan software testing. Sebelumnya semua error maupun masalah teknis akanmetode software testing dimulai dari dikumpulkan dan di-recek kembalirequirements ( node R1 ) yang akan kesesuaian tahapan test case development.dijadikan acuan. Hal ini dilakukan karena Secara paralel terlepas darirequirements untuk pengetestan software ditemukan masalah teknis secara fungsionalharus disesuaikan dengan keadaan dan maupun ketidak sesuaian tujuan sertatujuan dari software tersebut didevelop. harapan dari software yang dibangun. Dari tahapan requirements Tahapan akan berlanjut ke test case closure.dilanjutkan ke tahapan analysis dan Tahapan test case closure akanselanjutnya ke tahapan test planning & berlanjut ke tahapan test case analysis.skenario design. Pada tahapan test case analysis akan Pada tahapan test case development, menghasilkan laporan hasil pengetestannode S1 dan D1 akan dijadikan acuan dalam kualitas software serta rekomendasi yangmenjalankan tahapan test case dapat dilakukan ( node R2 ).development, hal ini dilakukan karena Pada nantinya node R2 ini akandisesuaikan dengan desain dan spesifikasi menjadi bahan masukan untuk melengkapiketika software tersebut didevelop. proses pengembangan software tahapan Tahapan test execution akan selanjutnya.dijalankan ketika semua tahapan sudah Pada fig.4 terdapat beberapa nodediselesaikan. Tahapan test execution akan dengan penomoran. Penomoran nodememproses pengetestan software, dalam tersebut dapat diganti dengan nodehal ini pengetestan software dilakukan dari selanjutnya.sisi manual maupun sisi automatic testingtergantung pada keadaan dan kebutuhansaat itu terjadi.
  6. 6. skenario design, test case development, testKesimpulan execution, test cycle closure, dan test result analysis. Metode SDLC model evolusimerupakan gabungan dari SDLC model Ketika coding sudah selesaiwaterfall dan SDLC model spiral. Perpaduan melakukan tahapan testing dandari dua metode ini memiliki keunikan menghasilkan kualitas coding yangdalam implementasinya sehingga dalam diharapkan, maka coding berikutnya darimelakukan tahapan software testing hasil SDLC model evolusi akan dilakukan daridiperlukan modifikasi sesuai dengan kondisi tahapan awal STLC ( tahapan requirements )SDLC model evolusi yang sedang berjalan. yang ditentukan SDLC model evolusi termasuk tahapan test case development. Dalam beberapa studi kasus yangterjadi, metode SDLC model evolusi memilikidimensi yang berbeda – beda tergantung Daftar Pustakapada tingkat kompleksitas sistem yang Boehm, B. (1988). Spiral Model of Evolution.dibangun. Dalam journal ini metode SDLC In A Spiral Model of Software Developmentmodel evolusi menggunakan dua dimensi and Enhancement (pp. 61 - 72). CA: IEEEdalam proses pengembangan software. Computer Society. Ketika proses pengembangan David, B., William, D., Leonard, G., Charles,software sudah menyelesaikan pada H., Raghu, K., & Lynne, R. (1998).tahapan pemograman ( coding ) maka Preliminary Success Estimates fortahapan akan berlanjut ke metode software Approaches based on Binomial Models,testing life cycle ( STLC ). Coverage Designs, Mutation Testing, and Dalam journal ini metode SDLC model Usage Models. Software Testing byevolusi menggunakan dua dimensi, dan Statistical Methods , 31.proses pengembangan software yang Jitendra S, K., & Mahendra S, Y. (n.d.).berulang – ulang, hal ini dikarenakan untuk TESTING FOR OBJECT ORIENTED SOFTWARE.memenuhi kebutuhan sistem yang terus Indian Journal of Computer Science andmenerus terjadi seiring perkembangan Engineering , 4.bisnis dan waktu. Metode STLC harusmenyesuaikan dan beradaptasi terhadap Schach, S. R., & Tomer, A. (2002). evolution.SDLC model evolusi yang dijalankannya. Development/Maintenance/Reuse : Software Evolution in Product Lines , 11. Metode STLC dimulai dari tahapanrequirements, analysis, test planning &
  7. 7. Tomer, A., & Schach, S. (2000). TheEvolution Tree: A Maintenance-OrientedSoftware Development Model. Zurich:McGrawHill.Vanitha, K., & Dr. K, A. (2012). ConventionalSoftware Testing Vs Cloud Testing.International Journal Of Scientific &Engineering Research, Volume 3, Issue 9 , 5.Web Application Testing Checklist. (n.d.).Retrieved from Guru99:http://www.guru99.com/web-application-testing.html Author : Herwin Anggeriana, S.Kom, M.Kom Twitter : @aherwinhttp://www.facebook.com/ITlinks.co.id

×