Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Alat reproduksi wanita

1,081 views

Published on

Alat Reproduksi Wanita

Published in: Science
  • Be the first to comment

Alat reproduksi wanita

  1. 1. Alat Reproduksi Wanita
  2. 2. Alat Reproduksi Wanita Organ reproduksi luar Organ reproduksi dalam
  3. 3. Organ reproduksi luar Vulva Labia mayora Labia minora Klitoris Orificium erethrae Selaput dara atau himen
  4. 4. Vulva Vulva merupakan bagian paling luar organ kelamin wanita yang bentuknya berupa celah. Pada bagian atas dan terluar vulva terdapat bagian yang tersusun atas jaringan lemak. Bagian ini dinamakan mons pubis.
  5. 5. Labia mayora (Bibir besar) Labia mayora merupakan lipatan kulit yang berfungsi melindungi vagina (dapat disamakan dengan skrotum pada pria). Labia mayora terdiri dari kelenjar keringat dan kelenjar sebasea ( penghasil minyak). Setelah puber labium mayor akan ditumbuhi rambut. Di bagian depan labia minora terdapat tonjolan yang disebut klitoris.
  6. 6. Labia Minora (Bibir kecil) Labia minora merupakan lipatan kulit di antara labia mayora. Labia minora terletak tepat di sebelah dalam dari labium mayor dan mengelilingi lubang vagina dan uretra. Labia minora berupa lipatan berkelenjar, tipis, tidak berlemak, dan berjumlah sepasang. Fungsi Labia Mayora dan Minora adalah sebagai pelindung vagina.
  7. 7. Klitoris Klitoris, adalah organ erektil yang dapat disamakan dengan penis pada pria. Banyak terkandung pembuluh darah dan ujung-ujung saraf perasa. Klitoris merupakan pertemuan antara labium minor kiri dan kanan yang bertemu di depan. Klitoris dibungkus oleh sebuah lipatan kulit yang disebut preputium (sama dengan kulit depan pada ujung penis pria). Klitoris sangat sensitif terhadap rangsangan dan bisa mengalami ereksi.
  8. 8. Orificium erethrae Orificium erethrae, yakni muara saluran kencing.
  9. 9. Selaput dara atau himen Selaput dara terletak di bawah klitoris mengelilingi tepi ujung vagina. Himen berselaput mukosa dan mengandung banyak pembuluh darah.
  10. 10. Organ reproduksi dalam Ovarium Saluran tuba fallopii Uterus (rahim) Vagina (liang peranakan)
  11. 11. Ovarium • Ovarium atau indung telur merupakan organ reproduksi dalam wanita yang berbentuk seperti telur dan berjumlah sepasang. Letaknya berada di sisi kanan dan kiri rahim serta berukuran sama besar, yaitu sebesar kacang kecil. Ovarium ini secara bergantian memiliki tugas memproduksi telur setiap bulan. • Dalam ovarium terdapat folikel de Graaf yang akan berkembang menjadi sel telur (ovum). Dalam ovarium terdapat kelenjar endokrin dan jaringan tubuh yang membuat sel telur (ovum) yang disebut folikel. Sel folikel akan memproduksi sel telur pada ovarium wanita. Peristiwa pelepasan sel telur (ovum) dari ovarium setelah folikel masak disebut ovulasi.
  12. 12. • Ovulasi pada wanita berlangsung sebulan sekali. Pada saat folikel telur tumbuh, ovarium menghasilkan hormon estrogen, dan setelah ovulasi menghasilkan hormon progesteron. Ovarium memproduksi juga dua hormon penting dalam kehidupan perempuan. Kedua hormon tersebut adalah estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini berpengaruh besar pada pertumbuhan, pembangunan, dan berfungsi untuk semua organ tubuh perempuan terutama alat-alat reproduksi.
  13. 13. Saluran Tuba Fallopi • Saluran tuba fallopii atau oviduk berjumlah sepasang, di kanan dan di kiri. Saluran ini menghubungkan ovarium dengan rahim. • Bagian pangkalnya berbentuk corong disebut tuba infundibulum. Tuba infundibulum ini dilengkapi dengan jumbai-jumbai yang dinamakan fimbriae. Fimbriae berfungsi menangkap sel telur yang telah masak dan lepas dari ovarium. • Tuba fallopii berfungsi untuk menggerakkan ovum ke arah rahim dengan gerak peristaltik dan dengan bantuan silia.
  14. 14. Uterus (Rahim) • Uterus (rahim) merupakan suatu rongga pertemuan dari dua saluran tuba falopi bagian kiri dan kanan. Uterus berbentuk seperti buah pir. • Bagian bawahnya mengecil dan disebut leher rahim atau serviks uteri, bagian ujung yang besar disebut badan rahim atau corpus uteri. Lapisan terdalam yang membatasi rongga rahim terdiri atas jaringan epitel yang disebut endometrium atau selaput rahim. Lapisan ini menghasilkan banyak lendir dan pembuluh darah. Sebulan sekali, pada saat menstruasi (haid) lapisan ini dilepaskan diikuti dengan pendarahan. • Fungsi uterus (rahim) ini adalah sebagai tempat menempelnya janin. Di sinilah janin akan tumbuh besar yang kemudian kehidupannya ditopang oleh plasenta. Plasenta akan mencukupi kebutuhan janin yang berupa O2 dan makanan yang diperoleh dari ibunya.
  15. 15. Dinding pada rahim selalu mengalami perubahan ketebalan, peristiwa ini dipengaruhi hormon, di antaranya adalah: a) Menjelang ovulasi dinding menebal, karena pengaruh hormon estrogen. b) Dinding rahim akan semakin menebal setelah ovulasi, karena pengaruh hormon progesteron. c) Pada saat menstruasi dinding rahim tipis kembali, karena dinding endometrium mengelupas. Setelah menstruasi, dinding dibentuk kembali, peristiwa ini disebut siklus menstruasi. d) Uterus atau rahim merupakan ruangan tempat janin menempel, tumbuh dan berkembang.
  16. 16. Vagina (liang peranakan) • Vagina (dari bahasa Latin yang makna literalnya pelindung atau selongsong) merupakan saluran dengan dinding dalam berlipat-lipat dan memanjang dari leher rahim ke arah vulva. Panjang saluran ini sekitar 7-10 cm. • Bagian luar vagina berupa selaput yang menghasilkan lendir. Lendir ini sebenarnya dihasilkan oleh kelenjar Bartholini. • Bagi wanita, vagina berfungsi sebagai saluran kelahiran yang dilalui bayi saat lahir. Selain itu, vagina juga berfungsi sebagai tempat kopulasi yaitu pertemuan antara dua alat kelamin.
  17. 17. • Vagina terdiri atas bagian-bagian berikut. a) Selaput lendir (membran mukosa) Selaput lendir merupakan bagian terluar dari vagina yang dapat mensekresikan lendir pada saat terjadi rangsangan seksual. Lendir tersebut dihasilkan oleh kelenjar bartholin. b) Jaringan otot Vagina tersusun dari otot-otot polos yang dapat berkontraksi untuk memperlebar saluran dan uterus serta mengembalikan ke bentuk semula. Ini sangat penting dalam proses persalinan. c) Jaringan ikat Jaringan otot dan ikat ini juga sangat berperan dalam melebarkan uterus ketika janin akan dilahirkan. Pada saat janin sudah dilahirkan maka kedua jaringan ini akan mengembalikan uterus ke bentuk semula.

×