TEKNIK SAMPLING<br /><ul><li> Ukuran sampel
 Teknik pengambilan sampel</li></li></ul><li>Permasalahanmendasartentangsampel<br />Berapajumlahsampel yang akandiambil<br...
PedomanMenentukanJumlahSampel<br />PendapatSlovin<br />n	= ukuransampel<br />N	= ukuranpopulasi<br />e	= persentasekelongg...
Pendapat Gay<br /><ul><li>Metodedeskriptif, minimal 10% daripopulasisedangkanuntukpopulasirelatifkecil minimal 20% daripop...
Metodedeskriptif – korelasional minimal 30 subyek
Metode ex post facto, minimal 15 subyek per kelompok
MetodeEksprimental, minimal 15 subyek per kelompok.</li></li></ul><li>PendapatKracjiedan Harry king<br />Keduapendapatinim...
4. Interval Penaksiran<br />Untukmenaksir parameter rata-rata <br />n 	= besarnyasampel<br />Zα/2	= Niaitabel<br />δ 	= s...
Untukmenaksir parameter proporsi  P<br />Kita akanmemperkirakanproporsimahasiswa yang menggunakansepeda motor waktupergiku...
3. PendekatanIsac Michael<br />a.    Untuk menentukan sampel untuk menaksir parameter rata-rata <br />N	= Populasi<br />Z...
By Suliyanto<br />	B.  Untukmenentukansampeluntukmenaksir parameter proporsi  P<br />Kita akanmeperkirakanproporsimahasisw...
Teknik Pengambilan Sampel<br />Teknik Sampling<br />Probability Sampling<br />Non Probability Sampling<br /><ul><li>Simple...
Stratified Sampling
Propotional
Disproportional
Cluster Sampling
Double  Sampling
Convenience Sampling
Purposive sampling
Judgement Sampling
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teknik sampling

9,379 views

Published on

Published in: Education, Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,379
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
240
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teknik sampling

  1. 1. TEKNIK SAMPLING<br /><ul><li> Ukuran sampel
  2. 2. Teknik pengambilan sampel</li></li></ul><li>Permasalahanmendasartentangsampel<br />Berapajumlahsampel yang akandiambil<br />Bagaimanateknikpengambilansampel<br />
  3. 3. PedomanMenentukanJumlahSampel<br />PendapatSlovin<br />n = ukuransampel<br />N = ukuranpopulasi<br />e = persentasekelonggaranketidaktelitiankarenakesalahanpengambilansampel yang masihdapatditolerir.<br />Contohkasus:<br />Kita akanmenelitipengaruhupahterhadapsemangatkerjapadakaryawan PT. RangkaianBerlian. Di dalam PT tersebutterdapat 130 orangkaryawan. Dengantingkatkesalahanpengambilansampelsebesar 5%, berapajumlahsampel minimal yang harusdiambil ?<br />
  4. 4. Pendapat Gay<br /><ul><li>Metodedeskriptif, minimal 10% daripopulasisedangkanuntukpopulasirelatifkecil minimal 20% daripopulasi.
  5. 5. Metodedeskriptif – korelasional minimal 30 subyek
  6. 6. Metode ex post facto, minimal 15 subyek per kelompok
  7. 7. MetodeEksprimental, minimal 15 subyek per kelompok.</li></li></ul><li>PendapatKracjiedan Harry king<br />Keduapendapatinimembentukcara yang sama<br />denganpendapatSlovinakantetapiKracjie<br />menetapkansecarapastinilaiα = 5% danjumlah<br />populasi 10 sampai 10000 sedangkanHarry king <br />menggunakannomogramdengansampeldan<br />popuasimaksimum 2000 denganαbervariasisampai<br />dengan 15%. <br />
  8. 8. 4. Interval Penaksiran<br />Untukmenaksir parameter rata-rata <br />n = besarnyasampel<br />Zα/2 = Niaitabel<br />δ = standardeviasi<br />δ = R/4<br />R = Range data<br />Seorangmahasiswaakanmengujisuatuhipotesis yang menyatakanbahwaIndekPrestasiMahasiswaJurusanManajemenSTIE KBP adalah 2,7. dari 30 sampelpercobaandapatdiperolehinformasibahwastandardeviasiindekPrestasimahasiswaadalah 0,25 Untukmengujihipotesisiiniberapajumlahsampel yang diperlukanjikakitamenginginkantingkatkeyakinansebesar 95% dan error estimasikurangdari 0,05,?<br />
  9. 9. Untukmenaksir parameter proporsi P<br />Kita akanmemperkirakanproporsimahasiswa yang menggunakansepeda motor waktupergikuliah. Berapasampel yang diperlukanjikadengantingkatkepercayaan 95% dankesalahan yang mungkinterjadi10% ?<br />
  10. 10. 3. PendekatanIsac Michael<br />a. Untuk menentukan sampel untuk menaksir parameter rata-rata <br />N = Populasi<br />Z = nilaitabel<br />S = standardeviasi<br />d = erorr<br />Seorangmahasiswaakanmengujisuatuhipotesis yang menyatakanbahwaIndekPrestasiMahasiswaJurusanManajemenSTIE KBP yang berjumlah 175 mahasiswaadalah 2,7. Dari 30 sampelpercobaandapatdiperolehinformasibahwastandardeviasiIndekPrestasimahasiswaadalah 0,25 Untukmengujihipotesisiiniberapajumlahsampel yang diperlukanjikakitamenginginkantingkatkeyakinansebesar 95% dan error estimasikurangdari 5 persen?<br />
  11. 11. By Suliyanto<br /> B. Untukmenentukansampeluntukmenaksir parameter proporsi P<br />Kita akanmeperkirakanproporsimahasiswajurusanmanajemenSTIE KBP yang berjumlah 175 orang. BrdasarkanpenelitianpendahuluandiperolEhdata proporsimahasiswamanajemenSTIE KBP menggunakanangkutankotawaktupergikuliahadalah 40%. Berapasampel yang diperlukanjikadengantingkatkepercayaan 95% danderajatpenyimpangansebesar 0,10.?<br />
  12. 12. Teknik Pengambilan Sampel<br />Teknik Sampling<br />Probability Sampling<br />Non Probability Sampling<br /><ul><li>Simple Random Sampling
  13. 13. Stratified Sampling
  14. 14. Propotional
  15. 15. Disproportional
  16. 16. Cluster Sampling
  17. 17. Double Sampling
  18. 18. Convenience Sampling
  19. 19. Purposive sampling
  20. 20. Judgement Sampling
  21. 21. Quota Sampling
  22. 22. Snowball Sampling</li></li></ul><li>Simple Random Sampling<br />Simple random sampling merupakanteknikpengambilansampel yang memberikankesempatan yang samakepadapopulasiuntukdijadikansampel.<br />Syaratuntukdapatdilakukanteknik simple random sampling adalah:<br />Anggotapopulasitidakmemiliki strata sehinggarelatifhomogen<br />Adanyakerangkasampelyaitumerupakandaftarelemen-elemenpopulasi yang dijadikandasaruntukpengambilansampel.<br /><ul><li>Undian (Fox : 196), tabelbilangan random, ordinal/sistematis (Vockel : 1983).</li></ul>Populasi<br />Sampel<br />
  23. 23. Sistematis Random Sampling<br />Merupakan cara pengambilan sampel dimana sampel pertama ditentukan secara acak sedangkan sampel berikutnya diambil berdasarkan satu interval tertentu <br />
  24. 24. Stratified Random Sampling<br />Adakalanya populasi yang ada memiliki strata atau tingkatan dan setiap tingkatan memiliki karakteristik sendiri <br />
  25. 25. Disproposional Random Sampling<br />
  26. 26. Cluster Sampling<br />Padaprinsipnyateknik cluster sampling hampirsamadenganteknik stratified. Hanya yang membedakanadalahjikapada stratified anggorapopulasidalamsatu strata relatifhomogensedangkanpada cluster sampling anggotadalamsatu cluster bersifatheterogen<br />Purwokerto<br /><ul><li>Purwokertoutara
  27. 27. Purwokertoselatan
  28. 28. Purwokertobarata
  29. 29. Purwokertotimur
  30. 30. Baturaden
  31. 31. Sokaraja</li></ul>Purwokerto<br /><ul><li>Purwokertoutara
  32. 32. Baturaren</li></li></ul><li>Double Sampng/Multyphase Sampling<br />Double sample (sampel ganda) sering juga disebut dengan istilah sequential sampling (sampel berjenjang, multiphase-sampling (sampel multi tahap).<br />Purwokerto<br /><ul><li>Pwt-Utara
  33. 33. Pwt-Selatan
  34. 34. Pwt-Barat
  35. 35. Pwt-Timur
  36. 36. Baturaden
  37. 37. Sokaraja</li></ul>Pwt-Utara<br /><ul><li>Grendeng
  38. 38. Sumampir
  39. 39. Bancatkembar
  40. 40. Buaran
  41. 41. Kararangwangkal
  42. 42. karanggintung</li></ul>Sumampir<br /><ul><li>Rw I
  43. 43. Rw II
  44. 44. Rw III
  45. 45. Rw IV</li></li></ul><li>Convenience Sampling<br />Sampel convenience adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan saja, anggota populasi yang ditemui peneliti dan bersedia menjadi responden di jadikan sampel.<br />
  46. 46. Purposive Sampling<br />Merupakan metode penetapan sampel dengan berdasarkan pada kriteria-kriteria tertentu <br />
  47. 47. Quota Sampling<br />Merupakan metode penetapan sampel dengan menentukan quota terlebih dahulu pada masing-masing kelompok, sebelum quata masing-masing kelompok terpenuhi maka peneltian beluam dianggap selesai.<br />
  48. 48. Snow Ball Sampling<br />Adalah teknik pengambilan sampel yang pada mulanya jumlahnya kecil tetapi makin lama makin banyak berhenti sampai informasi yang didapatkan dinilai telah cukup. Teknik ini baik untuk diterapkan jika calon responden sulit untuk identifikasi.<br />A<br />B1<br />B2<br />B3<br />C1<br />C2<br />C3<br />C4<br />C5<br />C6<br />

×