Mengelola kegiatan memproduksi barang dan jasa

6,545 views

Published on

Published in: Education
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
6,545
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
276
Actions
Shares
0
Downloads
64
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • C:\\SA17\\Cost Leadership 2006
  • Mengelola kegiatan memproduksi barang dan jasa

    1. 1. MENGELOLAKEGIATAN MEMPRODUKSIBARANG DAN JASABy Hendie Cahya Maladewa 1
    2. 2. FUNGSI KEGIATAN MEMPRODUKSI Kelangsungan hidup perusahaan Sangat tergantung pada kemampuan bagian produksi dalam menghasilkan barang dan jasa sesuai keinginan konsumen atau masyarakat. Kegiatan proses produksi barang dan jasa sangat memer lukan faktor-faktor produksi : bahan baku utama, bahan setengah jadi, bahan pembantu. Aktivitas proses produksi dikelola oleh departemen pro duksi & operasi dan dibawah tanggung-jawab manajemen produksi & operasi. 2
    3. 3. FUNGSI KEGIATAN MEMPRODUKSI Efektiktivitas departemen ini diukur dari : a. Mampu menghasilkan jumlah produksi sesuai target yg menguntungkan perusahaan ( protas tinggi ) b. Hasil produksi barang & jasa sesuai selera konsumen ( berkualitas dan sesuai selera ) c. Biaya proses produksi terkendali secara efisien ( harga kompetitif = lebih murah ) d. Mampu mengembangkan hasil produksi barang & jasa dalam jangka panjang sesuai perkembangan selera konsumen. 3
    4. 4. C:SA17Cost Leadership 2006 4
    5. 5. UNITUSAHA 5
    6. 6. BENTUK PROSES PRODUKSI1. Berdasarkan penggunaan bahan mentah tertentu diproses menjadi hasil produksi : a. Proses analytic Bahan mentah tertentu diproses menjadi beberapa barang jadi atau setengah jadi. Misal : Minyak mentah menjadi pelumas, bensin, solar. b. Proses synthetic Beberapa bahan mentah menjadi satu barang jadi. Misal : pembuatan sepatu, mobil, pakaian dll.2. Berdasarkan sifat pemrosesannya a. Proses pabrikasi Bahan diproses menjadi barang jadi yang baru Misal : pembuatan pakaian, perabot dll. 6
    7. 7. BENTUK PROSES PRODUKSI2. Berdasarkan sifat pemrosesannya b. Proses assembling Proses perakitan beberapa komponen menjadi barang jadi yang baru Misal : perakitan sepeda motor, mobil dll.3. Berdasarkan penggunaan alat produksi di tempat ter tentu a. Bersifat continuous Apabila beroperasi secara terus-menerus, tanpa me rubah susunan peralatan produksi yg digunakan. Misal : pabrik gula tebu, pabrik gelas, paku dll. b. Bersifat intermittent Tidak beroperasi secara terus-menerus dan alat pro duksi disesuaikan dgn perubahan barang yg akan di produksi. Misal : perabot, pakaian dll. 7
    8. 8. PERKEMBANGAN PROSES PRODUKSI REVOLUSI INDUSTRI Masa peralihan dari penggunaan tenaga manusia diganti dengan tenega mesin ( tahap efisiensi proses ) PERIODE MANAJEMEN ILMIAH Pada periode ini tenaga kerja mampu bekerja secara lebih efisian dan efektif, karena pekerja terseleksi, terla tih dan peralatan/perlengkapan kerja di desaign dgn ukur an yg standar. PRODUKSI MASAL Melalui penemuan rancangan arus kerja ke seluruh area kerja, maka sistim produksi masal mampu meningkatkan protas secara berlipat. OTOMATISASI & ROBOTISASI Proses produksi dikerjakan dgn mesin-2 yg bekerja scr otomatis dan tenaga manusia diganti dgn robot PERIODE KOMPUTERISASI Melalui inovasi proses produksi sistim komputerisasi, mampu memproduksi dgn biaya yg sangat efisien, krn tng 8 kerja digantikan dgn software , misal e-commerce dll.
    9. 9. MERANCANG KEGIATAN MEMPRODUKSI1. Meramalkan Permintaan Manajer produksi menentukan jumlah produksi yg dibutuh kan pasar dalam periode waktu tertentu2. Merencanakan Kapasitas Produksi Berdasarkan riset potensi pasar dan persaingan yg ada, ma najer produksi menentukan kapasitas mesin3. Memilih Lokasi Usaha Sangat tergantung jenis produksinya. Akses transportasi yg murah dan pertimbangan efisiensi biaya harus menjadi acuan utama serta sumber pasokan bahan baku.4. Mendesain Lay-out Pabrik Pengusaha harus menetapkan ruang produksi, proses pro duksi, mesin-2, fungsi pendukung dan aktivitas lain secara efisien dan sistimatis. 9
    10. 10. MENGELOLA danMENGENDALIKAN PROSES PRODUKSIMeliputi Dua Kegiatan Utama, sbb :1. Menentukan Jadwal Kerja Setiap proses produksi, manajer produksi menetapkan Master Production Schedule ( MPS ) yaitu merupakan pen jadwalan waktu dan tahapan pekerjan yang telah direnca nakan dan akan dilaksanakan. Misal : Praktek kerja dokter, Pabrik Gula Madukismo dll.2. Menentukan Persediaan Barang Meliputi : a. Persediaan Bahan Baku b. Persediaan Barang Setengah Jadi c. Persediaan Barang Jadi ( belum dijual ) d. Persediaan Bahan/Barang MaterialResiko persediaan barang yg dihadapi perusahaan : biaya, 10kerusakan dan cost of money.
    11. 11. SISTIM PENGENDALIAN PERSEDIAANTerdapat 3 Sistim yang dapat diterapkan :a. Perencanaan Kegiatan Material ( PKM ) atau MRP  Manufacturing Resource Planning adalah jadwal peren canaan jumlah kebutuhan bahan baku, tenaga kerja, per alatan dan bahan/barang perlengkapan yg diperlukan dalam proses produksi sesuai target yg telah ditetapkanb. Sistim Just In-Time ( JIT ) Sistim untuk mengendalikan persediaan berdasarkan asumsi bahwa material yg dibutuhkan telah tersedia di tempat produksi pada saat dibutuhkan, tanpa harus di simpan di gudang ( stock )c. Sistim Production Research Planning / Perencanaan Sumber Produksi ( PRP = PSP ) Sistim yg menyatukan data dari bidang keuangan, pema saran, produksi, teknik dan akuntansi untuk menentu 11 kan jumlah barang persediaan.

    ×