SABTU, 22 MARET 2014 / NO. 12024 / TAHUN XLV / 28 HALAMAN
Pemasangan Iklan &
Customer Service: 021 5821303
No Bebas Pulsa:...
gurauan. Gurau, bagi bangsa
ini, adalah medium juga mo-
dus komunikasi yang pa-
ling efektif untuk melakukan
akulturasi, u...
SABTU, 22 MARET 2014 TIPIKOR 3
RAJA EBEN LUBIS
S
EUSAImenjalanipeme-
riksaan sekitar 9 jam,
mantan Ketua Umum
Partai Demok...
SABTU, 22 MARET 2014INDONESIA MEMILIH4
PEREMPUAN yang aktif di dunia politik ini,
Okky Asokawati, tetap memilih fokus di b...
SABTU, 22 MARET 2014 INDONESIA MEMILIH 5
Pemilih Muda tidak PercayaPemilih muda
dan pemula tidak
percaya Pemilu
2014 akan
...
SABTU, 22 MARET 2014INDONESIA MEMILIH6
Tinggalkan Pancasila
Korupsi pun Menggurita
CAHYA MULYANA
P
ARA pemimpin pas-
caref...
SEORANG pembantu rumah tangga
tewas akibat jatuh dari lantai 34
Apartemen Bellagio, Kuningan,
Jakarta Selatan, kemarin. Ja...
SABTU, 22 MARET 2014 LAHAN PARKIR 9
Teknologi Canggih
Turut Menunjang
AP/JUNJI KUROKAWA
SEPERTI membeli minuman
dingin di ...
SABTU, 22 MARET 2014BENCANA10
NelayanNTT
SuksesGugat
Australia
WAJAH Sahring terlihat gembira.
Maklum, nelayan berusia 43 ...
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati)
Nusa Tenggara Timur (NTT),
kemarin dini hari, menang-
kap Buyung Abdul Munaf
Rosna, pegawai nege...
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Media Indonesia 22 Maret 2014
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Media Indonesia 22 Maret 2014

2,903 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,903
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Media Indonesia 22 Maret 2014

  1. 1. SABTU, 22 MARET 2014 / NO. 12024 / TAHUN XLV / 28 HALAMAN Pemasangan Iklan & Customer Service: 021 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com Rp2.900/eks (di luar P. Jawa Rp3.100/eks) Rp67.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) Harian Umum Media Indonesia @ MIdotcom Persaingan Pembalap Moto-GP Kembali pulihnya sang juara dunia 2013 Marc Marquez juga memanaskan persaingan sesama pembalap pabrikan. Fokus Olahraga, Hlm 22-23 KONSTITUSI negeri ini telah memerintahkan kepada ne- gara untuk mengurus fakir miskin dan anak-anak telantar. Nyatanya, perintah itu tidak selamanya bisa diimplemen- tasikan dengan baik. Terungkapnya kasus Aisyah, seorang bocah di Medan, Sumatra Utara, yang harus menanggung beban hidup be- gitu berat di usianya yang masih delapan tahun menjadi fakta empiris paling nyata tentang diabaikannya perintah Undang-Undang Dasar 1945 tersebut. Siti Aisyah Pulungan, nama lengkap bocah perempuan itu, sudah lebih dari setahun menjalani hidup di gerobak becak bersama sang ayah, M Nawawi Pulungan, 56. Se- tiap hari Aisyah harus mengayuh pedal becak gerobak tempat ia tinggal bersama sang ayah yang tergolek lemah di atasnya. Sebelumnya, Nawawi berprofesi sebagai sopir. Namun, karena sakit, ia berhenti. Uang menipis, untuk mengontrak rumah pun tak sanggup, hingga akhirnya ia meniti hidup di gerobak dan Aisyah-lah yang kini menjadi tulang pung- gung keluarga. Aisyah mengayuh becak gerobak berpindah-pindah tempat sambil menunggu pemberian orang-orang yang lewat untuk mem- beli makanan dan obat sekadarnya bagi ayahnya yang mengidap komplikasi paru. Keinginan Aisyah ber- sekolah pun harus ditang- galkan demi merawat sang ayah. Ibunya telah pergi entah ke mana saat ia ber- usia setahun. Meski hidup dalam pen- deritaan, ia tak mau menunjukkan raut kesedihan. Aisyah bocah yang amat tegar. Ia terus memelihara harapan. Ia te- tap ingin ayahnya sembuh dan bisa bersekolah kembali. Kita miris, bahkan teramat miris, menyaksikan kehi- dupan Aisyah dan ayahnya. Yang lebih membuat kita miris, Aisyah hanyalah satu dari begitu banyak fakir miskin dan anak telantar yang semestinya dipelihara negara. Data statistik terakhir menunjukkan sedikitnya 5 juta anak ma- sih hidup telantar di negeri ini. Kisah yang dialami Aisyah menunjukkan kepada kita kondisi paling nyata dari derita anak-anak telantar dan fakir miskin tersebut. Kasus Aisyah juga menunjukkan ke- pada kita sisi kualitatif dari jutaan angka bisu kemiskinan dan ketelantaran. Pasti banyak anak telantar dan fakir miskin yang kondisinya lebih parah daripada Aisyah yang belum terungkap. Kita berharap datangnya respons cepat dari para pemilik otoritas untuk menangani kasus Aisyah. Dalam kaitan itu, kita mengapresiasi tindakan Plt Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, yang membawa Nawawi dan Aisyah ke RSU Pirngadi Medan, Rabu (19/3) malam, begitu kasus Aisyah diberitakan di media massa. Alangkah eloknya bila kepedulian dan pertolongan se- perti itu telah diberikan sebelum Aisyah menggenjot becak gerobak, sebelum kasusnya mencuat di media massa, sebe- lum ia menderita terlalu lama. Kasus Aisyah harus membuat seluruh penyelenggara ne- gara mencamkan kembali perintah Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak telan- tar. Perintah itu tegas dan jelas. Pengabaian dan pembiaran terhadap fakir miskin dan anak telantar bisa dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Pengabaian dan pembiaran terhadap fakir miskin dan anak telantar bisa dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Silakan tanggapi Editorial ini melalui: www.metrotvnews.com HORMON cinta membuat kaum pria menyukai per- saingan (kompetisi) jika dibandingkan dengan perempuan. Demi- kian hasil pengamat- an Profesor Simone Shamay-Tsoory dari Universitas Haifa, Israel. Shamay-Tsoory mengamati tingkat hor- mon oksitosi 62 pria dan perempuan berusia 20-37 tahun. Penelitikemudianmembagimerekadalamkelompokyang diberi dosis hormon oksitosin secara bergantian. Peneliti menampilkan video dengan macam-macam in- teraksi sosial kepada para partisipan. Setelah itu, partisipan diminta menjelaskan dan menjawab pernyataan seputar persahabatan, asmara, hingga kompetisi. Hasilnya hormon pada pria memiliki kemampuan mengi- dentifikasi persaingan, sedangkan perempuan persahabatan. Tingkat hormon oksitosin dalam tubuh manusia akan muncul ketika menghadapi situasi interaksi sosial tertentu. Shamay-Tsoory menerbitkan hasil penelitiannya lewat jurnal Social Cognitive and Affective Neuroscience. (Daily Mail/Kid/X-7) Memelihara Kaum Papa Cinta dan Persaingan AKHMAD MUSTAIN M ESKIPUN telah didesak berba- gai pihak agar pencairan dana bantuan sosial (bansos) di- tunda hingga Pemilu 2014 usai, pemerintah tetap berkukuh membuka keran bansos itu. Menteri Keuangan Chatib Basri menegaskan ia tidak bisa menahan pencairan anggaran tersebut karena akan membe- ratkan jaminan kesehatan bagi masyarakat di puskesmas. Ia juga mengatakan kenaikan anggaran dana bansos dari Rp55,9 triliun menjadi Rp73,2 triliun didominasi anggaran penerima bantuan iuran (PBI) jaminan kesehatan. “Sebenarnya belanja sosial di situ ialah PBI yang tamba- hannya sekitar Rp20 triliun, hampir semuanya dari PBI,” kata Chatib di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Ia pun me- negaskan anggaran untuk PBI oleh Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) itu sangat men- desak dan pencairannya tidak bisa ditahan. Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani bahkan menyebutkan pihaknya telah mencairkan anggaran bansos hingga a- khir Februari 2014 mencapai Rp7,4 triliun. Besaran alokasi itu terbilang besar jika diban- dingkan dengan periode yang sama pada 2012 dan 2013. Pengalokasian dana bansos itu secara berurutan Rp400 miliar dan Rp1,9 triliun. Sebelumnya, dalam Rapat ParipurnaDPRditetapkandana bansos Rp55,9 triliun, tetapi dalam UU APBN jumlahnya di- gariskan Rp73,2 triliun. Angka itu naik lagi menjadi Rp91,8 triliun dalam realisasi bujet Februari 2014. Perubahan itu memunculkan dugaan potensi penyalahgunaan terkait de- ngan politik. ICW dan Fitra pun mendesakpemerintahdanDPR membekukan dana itu. Dipisahkan Saat menanggapi pernyataan pemerintah, pengamat ekono- mi Indef Eny Sri Hartati Dana mengatakan jaminan kese- hatan seharusnya dipisahkan dari dana bansos karena itu merupakan dua hal yang ber- beda. Menurut dia, selama ini tidak ada transparansi menge- nai kategori dan penggunaan bansos oleh pemerintah. “Penggunaan dana bansos harus transparan dan hanya bersifat sementara sehingga target output-nya tidak jelas. Model bansos dan hibah ber- potensi menimbulkan moral hazard,” kata Eny. Secara alamiah sifat bansos seperti itu, tambah Eny, apa- bila dana itu digelontorkan bersamaan dengan pemilu, prosesnya akan sangat rawan meskipun di lapangan memang dibutuhkan untuk penanganan bencana. “Akan tetapi, pena- nganan bencana harusnya masuk ke program tanggap darurat dan untuk kebutuhan pemulihan bencana, (pen- cairan) dapat dijadwal ulang agar anggaran-anggaran itu dieksekusi setelah pemilu agar tidak ada conflict of interest.” Saat membantah pernyataan Menko Kesra Agung Laksono sebelumnya, anggota Badan Anggaran Dolfie OFP menegas- kan tidak ada pembintangan pos dalam belanja sosial APBN 2014. “Dalam rapat APBN 2014 terakhir antara pemerintah dan Banggar tidak ada pos anggaranyangdibintangi,”ujar Dolfie, kemarin. Menurutnya, pembintangan anggaran dapat dilakukan. Ia mencontohkan Kemenkeu da- pat menahan pencairan bansos kementerian jika output peng- alokasian dana itu tidak jelas. (Wes/Mus/X-6) mustain @mediaindonesia.com UNDIAN babak perempat final Liga Champions yang dilaku- kan di Markas UEFA kemarin melahirkan laga ulangan final 1999 saat Manchester United (MU) harus kembali meng- hadapi Bayern Muenchen. Dalam final 15 tahun silam di Stadion Nou Camp, Barcelona, ‘Setan Merah’ menang dengan skor 2-1. Namun, tahun ini MU dipasti- kan sulit untuk bisa mengatasi Muenchenmengingatperforma kedua tim bagai bumi dan la- ngit. MU butuh keajaiban untuk lolos dari 16 besar, sedangkan Muenchen yang merupakan juara bertahan melaju mulus dari hadangan Arsenal. Selain itu, penampilan ‘Setan Merah’ tidak cemerlang di Liga Primer Inggris. Meskipun demikian, kapten Muenchen Philipp Lahm ti- dak ingin timnya terkecoh dengan perolehan poin MU di Liga Primer. Comeback me- reka atas Olympiakos menjadi bukti bahwa anak-anak asuhan David Moyes itu masih bisa tampil mengejutkan. “Kami te- tap harus melawan Manchester (United) dengan sepak bola me- nyerang dan mencetak banyak gol,” tandas Lahm. United akan terlebih dahulu menjamu The Bavarians di Old Trafford, (1/4). Setelah itu, mereka akan bertemu lagi di Allianz Arena (9/4) untuk me- mainkan leg kedua. Wakil Inggris lainnya, Chel- sea, akan berhadapan dengan pemuncak Ligue 1 Paris Saint Germain. Di partai lain, Barce- lona akan menghadapi tim Spa- nyol lainnya, Atletico Madrid, sedangkan Real Madrid akan mengulangsemifinaltahunlalu kontra Borussia Dortmund. CEODortmundHans-Joachim Watzke berkelakar bahwa ia ingin ada pergantian lawan ka- rena klubnya sudah melawan El Real empat kali tahun lalu. Selain di semifinal, keduanya juga bertemu di fase grup de- ngan Dortmund menang sekali dan imbang sekali. “Kami ingin ganti lawan karena kami sudah mengha- dapi mereka (Real Madrid) empat kali. Namun, kami tetap menantikan reuni ini,” ujar Watzke. (UEFA.com/Ash/R-3) SetanMerahUlangiFinal1999 PemerintahKukuhsoalBansos Penggunaan dana bansos oleh pemerintah dinilai tidak transparan dan sarat moral hazard. Kirimkan tanggapan Anda atas berita ini melalui e-mail: interupsi@mediaindonesia.com Facebook: Harian Umum Media Indonesia Twitter: @MIdotcom Tanggapan Anda bisa diakses di metrotvnews.com IKUT KAMPANYE: Dua balita mengenakan kaus bergambar capres dan cawapres sambil membawa bendera partai saat kampanye terbuka Partai Hanura di Lapangan Kujon, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, kemarin. Meski ada larangan melibatkan anak, masih banyak orangtua yang mengajak anak mereka ikut kampanye. ANTARA/ANIS EFIZUDIN EBET SUARA RENDRA SUARA KAUM URAKAN Pergerakan batin membawa ‘si Burung Merak’itu menelurkan naskah drama realis Mastodon dan Burung Kondor pada 1973. JENDELA BUKU EKSIS Hanya ingin hidupku punya sedikit arti. CERPEN
  2. 2. gurauan. Gurau, bagi bangsa ini, adalah medium juga mo- dus komunikasi yang pa- ling efektif untuk melakukan akulturasi, untuk melakukan proses hibridasi--lebih tepat lagi osmosis--kebudayaan di antara keberagamaan kita. Persoalan kedewasaan Kalau sekadar sebutan kita memiliki masalah, apalagi besar, apalagi menjadi kon- flik fisik, tentu sudah ratusan bahkan ribuan tahun, pel- bagai etnik dan subetnik di wilayah Nusantara ini tidak dapat hidup bersama da- lam keharmonisan dan keda- maian. Secara kultural kita membuktikan kedewasaan adab itu. Secara politis, apa- lagi secara ekonomis, apalagi dalam paradigma mutakhir yang mendepankan demo- krasi dan kapitalisme, kede- wasaan itu sama sekali belum dicapai. Remaja sekali. Maka kekhawatiran peng- gunaan istilah ‘Cina’ sebenar- nya, mesti jujur diakui, ialah semacam kecemasan politis, yang bisa jadi berdampak ekonomi. Penggantiannya de- ngan Tionghoa itu bersangkut dengan sejarah di awal abad ketika gerakan rakyat yang dipimpin Sun Yat Sen meng- gunakan istilah (Tionghoa) itu. Begitu pun gerakan pendi- dikan yang juga politis, Tiong Hoa Hwe Koan di Indonesia. Yang sebenarnya lebih meru- juk ke etnik atau asal wilayah tertentu dari emigran Cina yang dominan di negeri ini, yakni wilayah Provinsi Fujian (Hokkian). Yang bahkan (isti- lah itu) tidaklah umum dike- nal sebelum abad ke-19. Sementara itu, Cina tentu saja ialah sebuah penamaan universal, historis juga arke- ologis, karena ia berasal dari wangsa pertama di daratan itu, Chin (Qin). Sebuah pe- nyebutan yang dipakai selu- ruh dunia sejak zaman dulu, termasuk dalam bahasa Arab (Shin), sehingga Nabi Muham- mad menyerukannya sebagai tempat utama untuk kita belajar (uthlubul ‘ilma walaw bishshiin). Proses integrasi Mengapa proses kebu- dayaan itu, yang luar biasa itu, yang melebur siapa pun menjadi warga yang terin- tegrasi secara kebudayaan itu, harus diputus hanya karena istilah? Lalu bagaimana kita memutus sebutan-sebutan yang begitu karib dengan kita selama ratusan tahun seperti Geger Cina, Lebaran Cina, petai cina, pecinan, pacar cina, kampung Cina, dan Laut Cina Selatan. Bukan hanya kerepotan pelisanan dan paralingual, pengubahan seperti itu se- perti rem mendadak bagi proses integrasi yang terjadi selama ribuan tahun di negeri ini. Tidak hanya bagi orang Cina, tapi juga India, Arab, Persia, Jepang, Belanda, dan seterusnya. Jika memang mau dipaksa- kan begitu, bagaimana misal- nya, dengan istilah Betawi? Mana yang benar: betawi, batav, batavia, betok, batavi, atau apa? Masak untuk menyebut Betawi saja harus pakai ke- putusan seperti Keppres No 12/2014 yang diteken 14 Maret yang memutuskan semua kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, penggunaan istilah orang dan atau komu- nitas Tjina/China/Cina diubah menjadi orang dan atau ko- munitas Tionghoa? Biarlah itu diurus masyara- kat lewat kebudayaannya. Ne- gara, kenapa, sih, selalu ingin ikut campur, bahkan sampai sejauh itu? (O-1) RADHAR PANCA DAHANA Budayawan T EMAN yang satu ini, sudah lebih 20 tahun bersama, benar-be- nar anak Betawi yang sungguh ulet. Sudah tahu kesenian bikin dia diomeli orangtuanya selalu, susah dapat istri, dan ketika dapat istri malah diomeli setiap hari, tetap saja ia berkesenian. Hidup susah, harapan tidak cerah, lingkungan bikin dia gerah. Betawi nekat ini, kalau enggak ‘bego’, ya, ‘gila’ kali, kata teman-teman Betawi-nya sendiri. Tapi, belakangan hari baru ketahuan kalau dia sebenar- nya enggak begitu asli Betawi. Ibunya ternyata Cina, totok alias tulen, dari kakek dan buyutnya. Busyet! Berarti dia Cina ‘gila’ dong? “Emang gua pikirin sebutan begituan?” tangkis dia sambil tertawa seenaknya. Memangnya ada yang namanya Betawi asli? Cina asli? Teman yang sutra- dara teater kontemporer Ja- karta itu nyerocos? Retoris me- mang pertanyaannya. Karena jawabannya jelas, “Enggak ada.” Benar-benar asyik dan bikin kangen Cina, eh Betawi, eh sutradara itu. Tidak ada yang namanya Betawi asli karena Betawi ada karena campuran dari berba- gai unsur etnik--lokal maupun asing--menjadi sebuah larutan baru, identitas baru, yang seolah menenggelamkan asal usul/identitas etnik asalnya, entah itu Banten, Sunda, Ban- jar, Melayu, Madura, Jawa, Cina, India, Arab, Portugis, semuanya. Nyampur udah jadi soto, namanya soto betawi, soto dengan ciri khas, karak- ter dan identitas tersendiri yang membuatnya berbeda dengan soto sokaraja, coto makasar, soto lamongan, atau sauto tegal. Apa ada masalah, gitu? Gak ada, kata sobatku yang ajaib dan lucu itu. Memang ke- nyataan ratusan tahun pem- budayaan bangsa ini kita tidak pernah punya masalah dengan sebutan. Bukan nama yang penting, melainkan esensi. What is in a name bukan cuma slogan (buat Shakespeare), me- lainkan sudah jadi praksis, jadi keniscayaan, bagi masyarakat bahari di negeri ini. Memang ada masalah di ka- langan kita mengatakan, “Da- sar Jawa kowek lu!”, “Sunda iprit lu!”, “Padang singkek lu!”, “Cina singkek lu!”, dan sebagainya. Semua hanya AKHMAD MUSTAIN K ETUA Mahkamah Konstitusi(MK)Ham- danZoelvamenegas- kan bahwa syarat ambang batas calon presiden (capres) dan calon wakil pre- siden (cawapres) merupakan kebijakan hukum terbuka yang menjadi kewenangan pembentuk undang-undang, yakni pemerintah dan DPR. Karena itulah, tegas dia, MK menolak gugatan Yusril Ihza Mahendra terkait ketentuan presidential threshold (PT) da- lam UU No 42/2008 tentang Pemilu Presiden dan Wapres. Dengan putusan MK yang dibacakan,Kamis(20/3),hanya parpol atau gabungan parpol yang meraih kursi minimal 20%diDPRatau25%suarasah nasional pada pemilu legislatif yang bisa mengusung capres dan cawapres. “Mahkamah konsisten saja denganputusan-putusansebe- lumnya yang menyatakan PT ituadalahopenlegalpolicydari pembentuk UU. Nanti silakan, bisasajadilakukanperubahan tidakperluadaPTpadaPemilu 2019. Itu terserah DPR dan pemerintah yang membentuk UU,” kata Hamdan di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Hamdan menyebutkan, da- lam uji materinya, Yusril yang juga bakal capres dari Partai Bulan Bintang antara lain mempersoalkan Pasal 9 UU No 42/2008 tentang PT. Pasal itu dianggap inkonstitusional ka- rena pada Pasal 6A UUD 1945 hanya disebutkan pasangan capres dan cawapres diusul- kanolehparpolataugabungan parpol peserta pemilu. “Pak Yusril menginginkan penafsiran mandiri terhadap suatu pasal dalam UUD. MK tidak berwenang.’’ Putusan MK pun ditanggapi beragam. Menurut pakar hu- kum tata negara Irman Putra Sidin, putusan tersebut me- miliki alasan rasional karena sebelumnya perkara yang sama sudah beberapa kali diajukan. ‘’Dengantetapdiberlakukan- nyaPT,parpolyangmendapat- kan suara sesuai atau di atas ambang batas mendapatkan hak eksklusif untuk menga- jukan capres dan cawapres secara mandiri. Yang gagal bisa bergabung atau melebur ke parpol yang memenuhi ambang batas.’’ Desain itu, lanjut Irman, sangat penting bagi parpol. “Oleh karena itu, parpol yang memenuhi PT tidak boleh menyia-nyiakan hak eksklusif itu. Jangan sia-siakan keper- cayaan konstitusional rakyat,’’ tandasnya. Pengamat politik dari LIPI Siti Zuhro menilai pember- lakuan PT hanya akan berlaku padaPemilu2014.Artinya,ma- sih ada waktu untuk menata ulang aturan itu pada Pemilu 2019 yang telah diputuskan MK dilakukan serentak. ‘’De- ngan pemilu serentak, PT kan tidak relevan lagi.’’ Memotivasi Kalangan parpol juga berbe- da sikap. Partai NasDem, PDIP, dan Partai Golkar menyambut baik putusan MK tersebut. Be- gitu juga Partai Gerindra yang menilaiputusanitumemotivasi untuk meraih suara signifikan di pemilu legislatif. “Kami menghargai dan mengapresiasi putusan MK. Tentunyainiakansemakinme- motivasi kami untuk meraih minimal 20% kursi dalam pemilu legislatif agar dapat mengajukan pasangan capres dan cawapres sendiri,’’ tandas WakilKetuaUmumPartaiGer- indra Fadli Zon, kemarin. Untuk capres, Gerindra mengusungPrabowoSubianto, sedangkan cawapres masih mencari figur, salah satunya Ketua KPK Abraham Samad. Di lain sisi, Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Syaifuddin menilai putusan MK menolak uji materi yang dimohonkan Yusril wajar lan- taran putusan yang sama su- dahbeberapakalidiketukpalu sebelumnya. Namun, ia tetap menganggap PT inkonstitu- sional. (Nov/AI/Her/X-8) mustain @mediaindonesia.com SABTU, 22 MARET 2014SELEKTA2 Parpol yang memenuhi presidential threshold tidak boleh menyia-nyiakan hak eksklusif itu. Jangan sia-siakan kepercayaan konstitusional rakyat. Ambang Batas Capres Wewenang PembentukUU Maka kekhawatiran penggunaan istilah ‘Cina’ sebenarnya, mesti jujur diakui, ialah semacam kecemasan politis, yang bisa jadi berdampak ekonomi. Anggota TNI Ikut Bakar Lahan JUMLAH tersangka pembakar hutan dan lahan bertambah menjadi 75. Dari total 46 la- poran, dua kasus dengan 14 tersangka pemberkasannya telah lengkap atau P21 oleh kejaksaan. Adapun tersangka anggota TNI Serka Sudigdo sudah dipecat dari kesatuan- nya. “Tersangka korporasi PT Na- sional Sagu Prima (NSP) masih terus kita kembangkan,” kata juru bicara Satgas Tanggap Darurat Bencana Asap Kolo- nel Inf Bernardus Robert, di Pekanbaru kemarin. Kepala Dinas Penerangan Umum Markas Besar TNI itu menambahkan dua laporan sudah lengkap P21 oleh ke- jaksaan dengan 14 tersangka pembakar hutan di Kabupa- ten Rokan Hilir. Tiga laporan dalam proses penyelidikan, 20 laporan dalam proses pe- nyidikan, dan 21 masih tahap satu. Satgas pemburu pembakar hutan terus memburu para pembakar hutan. Sebanyak 1.000 personel gabungan Pol- ri, TNI, dan penyidik PNS dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) disebar di 12 kabupaten/kota yang meng- alami kebakaran hutan dan lahan. Di sisi lain, Panglima Daerah Militer I Bukit Barisan Mayjen TNI Istu Hari Subagio meng- akui ada oknum prajurit TNI- AD yang diduga terlibat aksi pembakaran lahan dan hutan di Riau. “Saya berharap cepat bisa disidangkan Mahkamah Mili- ter sehingga dapat kepastian hukum,” ujarnya di sela-sela mendampingi Wakil Presiden Boediono di Padang. Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Data Infor- masi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hingga pukul 10.00 WIB ke- marin terlihat lima titik api bermunculan lagi di Riau. Di tempat terpisah, Deputi Penegakan Hukum Lingkung- an KLH Sudariyono mengata- kan nama perusahaan yang baru terindikasi pelaku pem- bakaran lahan ditargetkan muncul pekan depan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Kontras dalam siaran persnya men- desak pemerintah sungguh- sungguh menyelesaikan per- soalan kejahatan lingkungan oleh perusahaan pelaku pem- bakaran hutan dan lahan. (RK/ YH/Vei/X-7) “Nanti silakan, bisa saja dilakukan perubahan tidak perlu ada presidential threshold pada Pemilu 2019.” Hamdan Zoelva Ketua Mahkamah Konstitusi Puing itu Mungkin sudah Tenggelam DUA objek besar yang diduga puing pesawat Malaysia Air- lines MH 370 seperti terpantau oleh satelit berada di Samudra Hindia--sebelah barat daya Perth, Australia--hingga ke- marin gagal ditemukan. Wakil PM Australia Warren Truss menyatakan dua objek itu mungkin hilang karena armada maritim Australia tidak mendapati apa pun sete- lah menyapu kawasan dengan radius 2.500 km. “Sesuatu yang mengapung lama di laut mungkin tidak lagi mengapung. (Puing) itu mungkin sudah tenggelam,” kata Truss. Sebelumnya, informasi bahwa satelit telah menang- kap dua objek itu menguatkan harapan keluarga korban. Namun, mereka tidak ingin kecewa seperti diungkap Kak Hueng yang anaknya, Guan Hua Jin, menjadi korban. “Saya tidak mau terlalu berharap karena tidak mau kecewa dan hanya akan me- mercayai hal itu setelah ada konfirmasi,” keluh Hueng. Dalam jumpa pers kemarin, Plt Menteri Perhubungan Ma- laysia Hishammuddin Hussein mengatakan, “Ini menjadi in- vestigasi yang waktunya lama. Kami tetap fokus mencari.” Pencarian berlanjut ter- masuk di kawasan barat daya Perth, koridor utara, dan ko- ridor selatan dari mulai Laut Andaman. Namun, tim SAR harus berpacu dengan waktu. Kotak hitam hanya menyalur- kan sinyal elektronik sampai 30 hari. Di luar waktu itu, lan- jut Hisham, pencarian makin sulit dan butuh waktu lama. Di sisi lain, Hishammuddin juga menerangkan tidak ada informasi negatif dari manifes penumpang pesawat Boeing 777-200 ER yang hilang dalam penerbangan Kuala Lumpur- Beijing. Malaysia telah me- ngirim nota diplomatik ke negara asal para penumpang demi informasi latar belakang mereka. Hal itu dilakukan setelah diketahui pesawat mengubah jalur ke koridor utara atau selatan di Samudra Hindia dan sistem komunikasi diputus de- ngan sengaja. Kini, operasi pencarian di- fokuskan ke koridor utara dari perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan hingga utara Thailand, dan koridor selatan yang membentang dari In- donesia ke selatan Samudra Hindia. (Reuters/Bernama/ Kid/X-3) Si Cina yang Ajaib Itu TIYOK
  3. 3. SABTU, 22 MARET 2014 TIPIKOR 3 RAJA EBEN LUBIS S EUSAImenjalanipeme- riksaan sekitar 9 jam, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyampaikan informasi dan data hasil audit akuntan independen, terkait dana kampanye Pemilihan Presiden tahun 2009 pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Anas berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi men- dalami data tersebut. “Data itu tentang peneri- maan dan pengeluaran dana kampanye Pilpres 2009, yang menjelaskan siapa daftar pe- nyumbang, apakah itu perse- orang atau korporasi yang jumlah totalnya Rp232 miliar,” kata Anas di Gedung KPK, Ja- karta, kemarin. Menurutnya, dalam data ter- sebut dijelaskan sebagai data penyumbang perseorangan dan korporasi yang sesung- guhnya tidak menyumbang atau hanya dipakai namanya saja. Pemakaian nama terse- but, menurut Anas, menjelas- kan bahwa ada sumber dana lain yang tidak terungkap. “Karena itu patut diduga bahwa laporan itu layak untuk diselidik. Makanya saya in- formasikan data awalnya ke- pada KPK. Tinggal KPK tindak lanjuti, apakah ada kaitannya dengan kasus Century atau tidak,” jelas Anas. Kuasa hukum Anas, Firman Wijaya, mengatakan bahwa uang muka pembelian mobil Harrier yang diduga berasal dari PT Adhi Karya ternyata berasal dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Uang itu diberikansebagaihadiahterima kasih atas bantuan Anas pada Pilpres dan Pileg 2009 lalu. “SBY hadiahkan uang mu- kanya tunai. Ini ada di rangkai- an yang didalami KPK. Ada la- poran audit independen yang perlu didalami. Itu rangkaian hasil tugas khusus yang diberi- kan ke AU,” ungkap Firman. Saat menanggapi Firman, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha menegaskan bahwa Presiden Susilo Bam- bang Yudhoyono tidak akan mengurusi perihal uang muka Harrier milik Anas. “Sepengetahuan saya dan saya yakin, Presiden SBY ti- dak mengurusi sampai hal se- perti disebutkan,” kata Julian melalui pesan singkatnya di Jakarta, kemarin. Ia pun me- negaskan Presiden percaya dengan kredibilitas KPK untuk menuntaskan kasus tersebut. “Saya tidak dalam posisi mengomentari pernyataan pengacara dimaksud karena percaya KPK yang akan mem- buktikannya,” tuturnya. Saat menanggapi laporan Anas dan pernyataan Firman Wijaya, juru bicara KPK Johan Budi menyatakan setiap infor- masi atau data yang disampai- kan oleh tersangka atau saksi akan didalami oleh penyidik. “Apakah keterangan itu didukung fakta atau tidak, se- hingga bisa disimpulkan data dan informasi itu benar atau tidak, serta terkait dengan pe- nanganan kasus yang sedang disidik atau tidak.” Fitnah Kemarin, selain memeriksa Anas sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait proyek Pusdiklat Olahraga Hambalang, KPK juga meme- riksa ipar Anas, Dina ZAD, se- bagai saksi dalam kasus tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Anas. Anas yang tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB mengatakan bahwa perkataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin merupakan fitnah yang jahat. Nazaruddin me- ngatakan Anas memiliki aset berupa hotel di Bali dan bisnis tambang di Kepulauan Riau. Anas menyebutkan orang yang menggunakan fitnah dan melembagakan fitnah untuk mencelakakan orang juga jahat. (Mad/P-4) raja_eben @mediaindonesia.com Uang muka pembelian mobil Harrier yang diduga berasal dari PT Adhi Karya ternyata dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. AnasUngkapDana KampanyeSBY ANTARA/WIDODO S JUSUF MI/M IRFAN SUMPAH HAKIM KONSTITUSI: Dua hakim konstitusi Wahiduddin Adams (kanan) dan Aswanto mengikuti pengucapan sumpah jabatan hakim konstitusi di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Wahiduddin dan Aswanto resmi menjabat hakim konstitusi menggantikan Akil Mochtar yang terlibat kasus dugaan suap dan hakim Harjono yang akan pensiun. DANA KAMPANYE: Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tiba di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. Seusai diperiksa 9 jam, Anas menyampaikan informasi hasil audit akuntan independen terkait dengan dana kampanye Pilpres 2009 terhadap pasangan SBY-Boediono. Kemewahan Pesta Pak Sekretaris Berujung Keriuhan Tanya P ELAN tapi pasti, sejumlah pejabat mengembalikan suvenir Ipod (peranti musik) seharga Rp600 ribuan dalam resepsi pernikahan anak Nurhadi, Sekretaris Mahkamah Agung, di Hotel Mulya, Jakarta, Sabtu (15/3). Hal ini berbeda dengan sejumlah hakim agung yang tergabung dalam Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) cabang MA yang minta pendapat Komisi Pemberantasan Korupsi, apakah suvenir tersebut termasuk gratifikasi atau bukan. Manariknya, meski Ikahi cabang MA yang dipimpin oleh hakim agung Gayus T Lumbuun masih mikir-mikir, diam-diam beberapa hakim menyerahkan suvenir yang dibeli di Amerika Serikat itu ke lembaga rasywah. “Sembilan yang melaporkan Ipod kepada KPK, yaitu 1 dari Kadispora DKI, 1 hakim Pengadilan Tinggi, 1 Ketua PT DKI Jakarta, 2 dari hakim MA, 1 PPATK, 1 KY, dan 2 dari Ombudsman,” kata juru bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Komisioner Komisi Yudisial (KY) Taufiqurrahman Syahuri menyerahkan suvenir kontroversial itu ke KPK. KPK mengakui hingga kini belum bisa memastikan apakah suvenir itu gratifikasi atau bukan. “KPK akan mendalami itu gratifikasi atau tidak, dari nilai barang, proses pemberian dan kaitan pemberi dan penerima,” terang Johan. Namun, menurut Gayus T Lumbuun, Ipod itu tidak termasuk gratifikasi karena harganya di bawah Rp500 ribu. Meski begitu, kata Gayus, pihaknya dalam waktu dekat akan memutuskan status suvenir dari pernikahan anak perempuan Nurhadi, Rizki Aulia Rahmi, dengan lelaki pujaan hatinya, Rizky Wibowo, gratifikasi atau bukan. Sikap tersebut akan disampaikan secara tertulis kepada KPK. Berdasarkan temuan Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi, pernikahan pesta pernikahan yang digelar Nurhadi itu sangat mewah. Total dana resepsi di hotel Mulya itu sekitar Rp10 miliar. Itu belum termasuk resepsi yang digelar di Mega Mendung, Ciawi, Bogor. Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupi mendesak seluruh hakim serta pejabat termasuk Wakil Presiden Boediono yang datang di perhelatan tersebut segera melaporkan Ipod Shuffle milik Apple ke KPK. “MA tidak ada kewenangan untuk merasionalkan. Kewenangan itu ada pada KPK terkait gratifikasi,” ujar Wakil Ketua ICW Agus Sunaryanto. Setelah menggelar resepsi megah, Nurhadi jarang terlihat di kantornya. “Saya pun sampai hari ini tidak melihatnya. Beliau sering tidak ada di sini,” kata seorang petugas keamanan di gedung itu. (BEN/AI/SU/X-5) PELIMPAHAN berkas perkara dan tersangka kasus peng- adaan alat kesehatan buffer stock Kementerian Kesehatan dari Bareskrim Polri ke KPK demi kepentingan efektivitas penanganan kasus. “Untuk efektivitas saja. Yang ditangani KPK juga kan kasus alkes di Kemenkes, tapi untuk periode yang berbeda. Ini akan dilihat lagi, mungkin masih berkaitan,” ujar Wakil Direktur III/Tipikor Bareskrim Polri Kombes Ahmad Wiya- gus, di Jakarta, kemarin. Pertimbangan efektivitas penanganan kasus itu juga terlihatdariadanyapelimpah- an penanganan perkara pengadaan alat kesehatan lain, yang sebelumnya di- tangani KPK ke Bareskrim Polri. Wiyagus sendiri tak memerinci kasus pengadaan alkes di institusi apa yang dilimpahkan itu. “Kasus alkes yang di- limpahkan ke kita itu punya kaitan dengan kasus alkes juga yang sedang kita ta- ngani. Tapi berbeda dengan yang di Kemenkes itu. Yang jelas, biar nyambung saja pe- nanganannya,” ucapnya. Pelimpahan kasus di Ke- menkes ini, sambung Wiya- gus, sudah lama digarap an- tara Bareskrim Polri dan KPK, yakni sejak November 2013. Kepala Bareskrim Polri Komjen Suhardi Alius meng- ungkapkan pelimpahan ka- sus dugaan korupsi peng- adaan alat kesehatan di Ke- menkes pada 2005 dari Polri ke KPK tak dilakukan un- tuk keseluruhan tersangka. Menurutnya, hanya berkas perkara dengan tersangka Siti Fadillah Supari, mantan menkes, saja yang penangan- annya dialihkan ke KPK. “Kasus yang dilimpahkan itu supervisi KPK. Jadi yang ada tersangka Ibu Siti Fadillah. Tapi (berkas tersangka) yang lainnya tetap di Bareskrim.” Alasan pengambilalihan itu, lanjutnya, ialah adanya keterkaitandengankasusyang sedang ditangani KPK, yakni pengadaan alkes di Kemenkes di periode yang berbeda. Lantaran masih menangani berkas perkara untuk tersang- ka lainnya, Bareskrim masih mungkin memanggil Siti, wa- laupun kasusnya sudah di- ambil KPK. “Kalau sepanjang diperlukan keterangan, akan kita panggil.” (Kim/P-4) Berkas Siti Fadillah ke KPK “MA tidak ada kewenangan untuk merasionalkan. Kewenangan itu ada pada KPK.” Agus Sunaryanto Wakil Ketua ICW
  4. 4. SABTU, 22 MARET 2014INDONESIA MEMILIH4 PEREMPUAN yang aktif di dunia politik ini, Okky Asokawati, tetap memilih fokus di bidang pemberdayaan perempuan dalam pencalonan dirinya kembali sebagai calon anggota legisla- tif 2014-2019. Okky saat ini terdaftar sebagai caleg dari daerah pemilihan DKI Jakarta II. Dia mengaku baru terjun dan mengenal dunia politik setelah bergabung dengan Par- tai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 2008, dan terpilih menjadi angota DPR periode 2009-2014 Anggota Komisi IX DPR itu mengaku alas- an memilih PPP sebagai kendaraan berpolitiknya ialah karena ideologi partai berlambang Kabah itu sesuai dengan ideologi yang dianutnya. Menurut Okky, nilai-nilai yang diusung PPP sesuai dengan nilai- nilai yang ada di dalam dirinya, terutama nilai Islam yang menga- jarkan bahwa bekerja itu untuk beribadah, kemaslahatan umat, dan pelayanan kepada masyarakat. “Ideologi saya dan PPP klop lah,” ujarnya kepada Media Indo- nesia. Maka dari itu, Okky tidak ingin latar belakang pendidikannya sebagai lulusan S-2 psikologi U n i v e r s i t a s Indonesia ha- nya berman- faat bagi se- bagian ma- syarakat. Minatnya terutama di bidang perempu- an dan be- lajar meng- ajar mendo- rong Okky untuk bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. “Saya sering diminta menjadi pembicara da- lam seminar-seminar dalam perkembangan kepribadian khusus- nya perempuan. Seba- gai pembicara dalam sebuah seminar, il- mu yang diberikan kan hanya berdam- pak pada perempu- an yang hadir dalam seminar saja. Akan tetapi, jika saya masuk ke DPR, tempat pembuat kebijakan dan undang-undang, maka dam- paknya akan terasa dalam skala nasional,” paparnya. Selama menjabat sebagai anggota Komisi IX, Okky ikut terlibat aktif untuk terus menyuara- kan kepentingan masyarakat. Salah satunya masuk sebagai anggota panitia khusus saat membuat Undang-Undang BPJS. Tak hanya itu, dia juga terlibat dalam penggodokan RUU Keperawatan dan Kesehatan Jiwa. Keberhasilan lainnya, dia juga turut menyuarakan soal jangka waktu pemberian obat-obatan bagi penderita penyakit kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan jantung. Sebelumnya, sambungnya, puskesmas hanya memberikan waktu selama 10 hari. “Seharusnya pemberian obat- obatan tersebut harus berkelan- jutan, yaitu selama 30 hari,” jelasnya. Setelah itu, keluar surat edaran menteri ke- sehatan terkait dengan hal itu. Saat ditanya me- ngenaiposisinyajika terpilih kembali menjadi anggota DPR, Okky tetap konsisten ingin aktif di Komisi IX. “Saya ingin- nya tetap di sini karena harus ada kesinam- bungan antara periode sebe- lumnya dan periode ke de- pan,” akunya. Dia mengaku sudah menguasai isu-isu yang ber- kembang di dalam Komisi IX. Selain itu, dia juga ingin te- tap fokus terkait pemberdayaan perempuan di bi- dang kesehatan, ketenagakerja- an, serta peng- awasan obat dan makanan. (Nur/P-4) KonsistendiBidang PemberdayaanPerempuan CALEG PEREMPUAN BICARA RUDY POLYCARPUS M ENTERI Pember- dayaanPerempuan dan Perlindungan Anak Linda Gu- melar berharap masyarakat mau memberi amanah kepada perempuan sebagai wakil me- reka di parlemen. Linda mene- gaskan saat ini sudah banyak politikus perempuan yang ba- gus, tetapi belum mendapatkan porsi yang seimbang, baik di masyarakat maupun media. Dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Media Indonesia, di Kedoya, Jakarta Barat, kema- rin, Linda mengatakan partai politik kurang serius member- dayakan caleg perempuan. Kondisi ini dilihat dari mam- patnya saluran kaderisasi pe- rempuan pada tingkat parpol. Padahal, kaderisasi semestinya menjadi bagian integral dari program partai yang dijalan- kan secara serius. Jika hal ini berjalan lancar, niscaya perekrutan calon legis- lator--termasukcalonperempu- an--juga tak akan sulit. “Sehinggadiharapkanbanyak calon legislator perempuan yangmatangsecarapolitik,juga memiliki kapabilitas substan- sial,bukansekadarpemenuhan kuota saja,” ujar Linda. Ia mengutarakan UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu mengamanatkan keterwakilan perempuan dalam parlemen sebanyak 30%. Jumlah pemi- lih perempuan relatif seim- bang dengan laki-laki. Pemilih laki-laki berjumlah 93.439.610 orang, sedangkan perempuan berjumlah 93.172.645 orang. Namun, ungkapnya, data hasil Pileg 2009 yang menun- jukkan jumlah perempuan di Senayanhanyasekitar18%atau 82 orang dari 560 anggota DPR. Adapun pada kursi MPR, ada sebanyak 20% atau 80 orang, DPD 27% atau 73 orang, DPRD provinsi sebesar 16% atau 84 orang, serta DPRD kabupaten/ kota 12% atau 88 orang. Jumlah anggota legislatif perempuan yang paling minim ada di tingkat kabupaten kota. “Bahkan, ada kabupaten/kota yang perempuannya tidak ada,” imbuh Linda. Tentang minimnya jumlah pemilih perempuan mencob- los caleg perempuan, menurut Linda, penyebabnya antara lain karena pemberitaan ten- tang legislatif perempuan yang negatif. Selain itu, karena rata-rata pemilih perempuan tidak bersikap. “Perempuan memang belum banyak yang bersikap. Kebanyakan memi- lih selalu melihat faktor popu- laritas selebritas.’’ Keberpihakan Untuk mendorong, tidak ha- nya keterwakilan, tetapi juga kualitas caleg perempuan, ke- menterian yang dipimpinnya bersinergi dengan sejumlah stakeholder, seperti Bawaslu, KPU, Kemendagri. Swarga, sa- lah satu program Kementerian PP dan PA bekerja sama dengan United Nation Development Program. Program itu memberikan pembekalan kepada caleg perempuandi9provinsi.Dalam setahun terakhir, tak kurang dari 1900 caleg perempuan mendapatkan pembekalan yang diharapkan bisa mening- katkan kualitas mereka. Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemberitaaan Media Indonesia, Usman Kansong, me- ngatakan keterwakilan perem- puan dalam parlemen harus didukung oleh semua pihak. MediaIndonesiadalamberbagai kesempatan, ujarnya, berusaha memberi porsi yang seimbang bagi caleg perempuan. “Memang tidak bisa semua caleg.Selainmendorong,jangan lupa kita juga harus memilih caleg perempuan pada pemilu nanti,” kata Usman. (Pol/H-1) rudy@mediaindonesia.com PILIH CALEG PEREMPUAN: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar memberi paparan saat berkunjung ke kantor Media Group di Kedoya, Jakarta, kemarin. Dalam paparannya, Linda berharap masyarakat mau memberi amanah kepada perempuan sebagai wakil mereka di parlemen. MI/M IRFAN Perempuan pemilih hendaknya berani bersikap dengan memilih caleg perempuan agar kepentingannya lebih terakomodasi. Menteri PP-PA Dukung Caleg Perempuan MI/M IRFAN
  5. 5. SABTU, 22 MARET 2014 INDONESIA MEMILIH 5 Pemilih Muda tidak PercayaPemilih muda dan pemula tidak percaya Pemilu 2014 akan berlangsung jujur. FAISHOL TASELAN K OMISI Pemilihan Umum dinilai ku- rang optimal dalam menyosialisasikan konsep dan informasi teknis tentang pelaksanaan pemilu kepada pemilih muda dan pemilih pemula. “Itu berda- sarkan pantauan kita selama proses persiapan Pemilu 2014,” kata Kepala Sociology Centre Universitas Airlangga, Sura- baya, Novri Susan, di Surabaya, kemarin. Sociology Centre Unair mela- kukan jajak pendapat mengenai persepsi pemilih pemula dan muda terhadap jalannya Pemi- lihan Umum Legislatif 2014 di Surabaya. Pihaknya sengaja me- lakukansurveidikalanganmuda karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), populasi penduduk terbesar kedua ialah Surabaya, termasuk kategori pe- milih muda dan pemula. Dari hasil survei, kata Novri, pihaknya menemukan data yang memprihatinkan. Keper- cayaan terhadap pelaksanaan pemilu sangat buruk di kala- ngan pemilih muda. Hampir 81,6% menyatakan Pemilu 2014 tidak berlangsung secara bebas, jujur, dan adil. Hanya 18,4% yang merasa pemilu dapat ber- langsung jujur dan bebas. “Responden masih memer- cayai bahwa kecurangan dalam bentuk politik uang dari calon anggota legsilatif masih sangat dominan. Dan, ini tidak menda- pat perhatian serius, terutama dari KPU,” ungkapnya. Ketidakpercayaanjugamuncul daripersepsitentangadanyajual beli DPT antara calon pemimpin curang yang bersekongkol de- ngan petugas penyenggara pe- milu di lapangan. Oleh sebab itu, jelasnya, 61% pemilih muda menyatakan ha- sil pemilu tidak mengambarkan proses pemilu yang benar. Yang lebih memprihatinkan lagi, 54,5% pemilih muda mengaku pernah ditawari uang atau barang oleh parpol, caleg, dan calong anggota DPD. Hanya 45,5% yang mengaku tidak per- nah ditawari. “Mereka menyatakan ta- waran yang diberikan caleg, parpol, maupun DPD meru- pakan pelanggaran hukum. Hanya 10% yang menyatakan tindakan semacam itu tidak melanggar hukum,” ujarnya. Belum kenal Sebelumnya, sekitar 34,25% kelompok pemilih pemula di Denpasar masih mengaku be- lum mengenal parpol peserta Pemilu 2014. Hal itu terungkap dari hasil survei salah satu lembaga konsultan politik, Bali Institute of Research (BIR). “Survei yang kami lakukan ini ditujukan untuk memahami elektabilitas dan efektivitas kampanye partai politik dan calon anggota legislatif di ka- langan pemilih pemula, dan ternyata hasilnya banyak par- pol yang belum populer di kalangan generasi muda,” kata Direktur Eksekutif BIR I Made Gede Ray Misno. Survei tersebut dilaksana- kan dari 2-13 Desember 2013 dengan menyasar 838 siswa kelas XII di tujuh SMA/SMK di Denpasar. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan masing-masing memiliki pelu- ang terpilih yang sama. “Dari hasil survei kami ter- kait dengan popularitas parpol ternyata sebanyak 287 orang responden (34,25%) menjawab nihil atau tidak mengenal par- pol peserta Pemilu 2014. De- mikian juga ketika ditanya mengenai parpol mana yang akan dipilih jika pemilu dilaksa- nakan hari ini,” tukasnya. Menurut dia, KPU memang sudah menyosialisasikan pem- ilu ke sekolah-sekolah, namun sosialisasi dalam bentuk simu- lasinya masih kurang. Jika teori tidak dibarengi dengan simu- lasi, ketika ke TPS mereka akan bingung berha-dapan dengan empat jenis surat suara. Sementara itu, pengamat poli- tik Ngakan Made Giriyasa me- ngatakanpentingbagiparpolun- tuk memetakan pemilih pemula karena jumlah suara mereka cukup signifikan. (AT/Ant/P-3) faishol @mediaindonesia.com KAMPANYE MEMBERSIHKAN MAKAM: Caleg dari PAN bersama para simpatisan membersihkan makam saat mengikuti kampanye di TPU Pereng, Bekasi, Jawa Barat, kemarin. Kampanye dengan cara membersihkan makam menjadi salah satu cara caleg menarik perhatian masyarakat. ANTARA/HAFIDZ MUBARAK Keterlambatan itu hanya masalah administrasi. KPU harus bisa lebih tegas lagi dalam menghadapi masalah pemilu yang lebih substansial. KPUHarusPelihara Ketegasanterhadap PesertaPemilu KETEGASAN Komisi Pe- milihan Umum terhadap sembilan partai politik dan 35 caleg DPD yang terlambat menyampaikan laporan awal dana kampa- nye Pemilu 2014 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Namun, sikap tegas semacam itu juga harus diambil KPU terhadap ber- bagai jenis pelanggaran pemilu yang lain. Menurut peneliti In- donesia Public Institute, Karyono Wibowo, ke de- pan KPU harus konsisten dalam memberikan sanksi tegas terhadap peserta pe- milu agar lembaga itu tidak dicap diskriminatif. “Ini penting agar jangan sam- pai penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu, terseret pada kepentingan peserta pemilu,” tandas Karyono dalam diskusi publik di Media Center Ba- waslu, Jakarta, kemarin. Sebenarnya, imbuh Kar- yono, keterlambatan me- nyampaikan laporan dana kampanye bukanlah masa- lah subtansial, tetapi KPU bisa bersikap tegas. “Ini sebenarnya masalah ad- ministrasi saja. Yang lebih subtansial justru isi atau materi dari laporannya. Tapi KPU dalam hal ini bisa tegas. Kita harapkan dalam urusan yang lebih penting dari itu KPU bisa lebih tegas lagi,” paparnya. Sementara itu, Direktur LingkarMadaniuntukIndo- nesia (Lima) Ray Rangkuti menilai KPU diskriminatif dalam mendiskualifikasi sembilan parpol di 25 ka- bupaten/kota dan 35 calong anggota Dewan Perwakilan Daerah untuk mengikuti pemilu lagislatif. “Benar apa tidak semua- nya menyerahkan serentak pukul 18.00? Kalau ada yang serahkan melebihi jam yang sudah ditentukan, tapi berita acara dibuat pukul 18.00, berarti pem- berlakuan aturan sudah diskriminatif. Makanya, Bawaslu harus jeli dalam menyelesaikan sengketa ini,” tegas Ray. Menurutnya, penegakan peraturan dalam pemilu memang diperlukan, tapi perlakuan yang adil ter- hadap semua peserta pe- milu juga harus adil. Da- lam diskusi itu juga hadir Raymond Sahetapy, calon anggota DPD dari Provinsi Sulawesi Tengah, dan Tau- fiqurahman, calong ang- gota DPD dari Sumatera Selatan. Raymond Sahetapy alias Ray Sahetapy mengaku stafnya hanya terlambat 10 menit. Saat itu ia tengah shooting film karya Lola Amaria berjudul Negeri Tanpa Telinga, di Solo, Jawa Tengah. “Di lokasi shooting saat itu banyak gangguan cuaca, terutama debu aki- bat letusan Gunung Kelud sehingga komunikasi de- ngan stafnya di Sulawesi Tengah terganggu.” (AB/ P-3) SERANG POSKO PDIP: Sejumlah orang bersenjata tajam dan kayu merusak bendera dan umbul- umbul di depan posko PDI Perjuangan di Takengon, Aceh Tengah, Kamis (20/3). Aksi tersebut dipicu perselisihan di antara beberapa ormas setempat. ANTARA/RONI 1,5JutaSuratSuara DicetakUlang KOMISI Pemilihan Umum--un- tuk sementara--memutuskan untuk mencetak ulang seba- nyak 1.537.160 surat suara Pemilu Legislatif 2014. Kepu- tusan tersebut diambil setelah KPU menerima komplen dari sejumlah kabupaten/kota yang mengalami kekurangan surat suara. Menurut komisioner KPU, Arief Budiman, penyebab kekurangan surat suara antara lain karena jumlah yang dikirimkan dari pabrik kurang, juga karena setelah disortir ternyata ada yang rusak. “Tapi secara nasional kekuarangan sekitar 1,5 juta itu angkanya di bawah sete- ngah persen,” kata Arief di Jakarta, kemarin. Lebih lanjut, ia mengatakan laporan dari KPU kabupaten/ kota terkait kekurangan surat suara akan terus diterima KPU hingga paling lambat 25 Maret. Selanjutnya, pada 26 Maret KPU menentukan secara final jumlah surat suara tambahan yang akan dicetak. Proses produksi atau pencetakannya bisa dilaku- kan secara cepat karena me- sin percetak-an bisa mem- produksi 80 ribu surat suara per jam. “Produksi gampang, tapi distribusinya yang agak lama,” katanya. Ia menjelaskan saat ini pro- duksi dan distribusi sudah 100%, tapi yang diterima oleh KPU kabupaten/kota ada yang rusak dan kurang sehingga perlu ada tambahan surat su- ara agar sesuai jumlah dengan yang dibutuhkan. Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, menyatakan ratusan kabupaten/kota sudah selesai melakukan penyortiran, dan surat suara yang rusak dan kurang kini sedang dalam proses percetakan. Laporan yang masuk baru dari sekitar 200 kabupaten/kota. Sebelumnya, Kepala Bagian Inventarisasi Sarana dan Pra- sarana Biro Logistik KPU, Susila Hery Prabowo, meng- ungkapkan jumlah pencetak- an surat suara Pemilu Legis- latif 2014 masih berdasarkan adendum DPT per 15 Februari 2014 plus cadangan 2%. Jumlah DPT per 15 Februari 2014 sebanyak 187.847.512, terdiri dari 185.822.507 pemi- lih dalam negeri dan 2.025.005 pemilih luar negeri. Terkait dengan surat suara yang rusak, penggantiannya bisa dari perusahaan atau dari KPU. Jika kerusakan terjadi se- belum serah terima, tanggung jawab penggantian oleh perc- etakan. Tapi, bila kerusakan setelah serah terima, itu men- jadi tanggung jawab KPU. Sementara itu, Ketua KPU Kota Yogyakarta Wawan Bu- dianto mengaku menemukan 2.944 surat suara yang rusak. (AT/HK/HF/P-3)
  6. 6. SABTU, 22 MARET 2014INDONESIA MEMILIH6 Tinggalkan Pancasila Korupsi pun Menggurita CAHYA MULYANA P ARA pemimpin pas- careformasi dinilai belum menempat- kan Pancasila seba- gai nilai-nilai yang harus diteladani untuk kemudi- an dicontohkan ke masya- rakat. Alhasil, tak sedikit pemimpin yang mementing- kan kelompok dan bahkan menempatkan korupsi seba- gai sebuah perlombaan. Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latif saat me- luncurkan bukunya, Mata Air Keteladanan: Pancasila Dalam Perbuatan, di Gedung Nusan- tara IV kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. “Pemimpin sekarang se- dang menjual janji, mimpi, dan harapan kepada rakyat, tapi itu bukan demi kepen- tingan bersama, melainkan kepentingan kelompok dan golongannya. Itu sebagian ke- cil dari krisis keteladanan ni- lai Pancasila para pemimpin,” ungkap Yudi. Ikut hadir sejumlah tokoh untuk membedah buku itu, di antaranya Ketua MPR Sidarto Danusubroto, Ketua DPD Irman Gusman, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, anggota DPR Sis- wono Yudho Husodo, Try Sutrisno, Rais Am Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi, seni- man Butet Kartaredjasa, dan sastrawan Radhar Panca Da- hana. Menurut Yudi, krisis kete- ladanan pemimpin saat ini disebabkan Pancasila sudah ditinggalkan pemimpin. Pa- dahal, nilai-nilai yang terkan- dung dalam Pancasila disusun ‘Bapak Pendiri Bangsa’ Soe- karno untuk menjadi dasar kehidupan bernegara. “Pancasila itu bukan teori awang-awang. Jika dihayati dan dilaksanakan secara kon- sisten, itu akan membawa kemandirian dan kemajuan bangsa,” tegas Yudi. Pemimpin memulai Di diskusi yang sama, Sis- wono mengatakan bangsa Indonesia saat ini dihadap- kan pada kemerosotan moral, hilangnya semangat gotong royong, dan mengguritanya korupsi. Hal itu tak lepas dari hilangnya keteladanan pemimpin. “Kenyataan bahwa Pancasi- la tidak menjadi teladan para pemimpin terbukti dengan ketidakpastian arah bangsa dan tatanan masyarakat yang ambruk,” ungkapnya. Senada dengan Siswono, agamawanRomoBeniSusetyo mengatakan kepercayaan ma- syarakat terhadap pemimpin saat ini sudah berada di titik nadir karena hilangnya kete- ladanan itu. “Masyarakat saat ini te- ngah butuh inspirasi untuk membangun bangsa, tapi faktanya, inspirasi masya- rakat itu sekarang dirusak oleh pemimpin yang korup. Karena itu, mari kita kembali dengan inspirasi Pancasila dan keteladanan para pendiri bangsa,” ujarnya. Rais Am Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi menambah- kan, Pancasila sebagai norma harus direalisasikan dengan kepahaman atas agama se- cara utuh dan budaya ne- gara. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus ditegakkan dengan diawali pemimpin. “Pancasila sudah final seba- gai norma bangsa. Itu harus ditegakkan secara sistemis dan dimulai dari pemimpin,” ujarnya. Hasyim pun ber- harap buku karya Yudi Latif tersebut bisa menjadi in- spirasi para calon pemimpin yang akan berlaga di Pemilu 2014. Buku itu sendiri berisi ceri- ta-cerita tentang para pendiri bangsa dalam menjalankan Pancasila, di antaranya ceri- ta tentang Presiden Soekar- no yang berhasil membawa Indonesia yang baru saja merdeka langsung dihormati negara-negara internasio- nal karena Pancasila yang digaungkannya. (P-1) cahya@mediaindonesia.com Bangsa Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada kemerosotan moral, hilangnya semangat gotong royong, dan mengguritanya korupsi. Para calon pemimpin diingatkan untuk kembali membaca rekam jejak para pendiri bangsa dalam membangun Indonesia. PopularitasbukanSolusiMasalahBangsa PENGAJAR di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, Franz Magnis Suseno menilai Indonesia saat ini tidak memerlukan seorang yang populer untuk menjadi pemimpin. Ia mengingat, tiga kali pemilu pascareformasi sudah membuktikan popularitas pemimpin tidak menjadi jawaban dari permasalahan bangsa. Namun, kemampuan dalam memim- pin menjadi syarat utama sekalipun kurang populer. “Keinginan baik saja itu tidak cu- kup, popularitas juga tidak cukup. Popularitas itu tidak menunjukkan memiliki substansi kemampuan yang memberikan harapan,” ujar Franz di Jakarta, kemarin. Hal itu disampaikannya menang- gapi majunya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden (capres) dari PDIP. Menurutnya, popularitas telah mengantarkan Jokowi menjadi calon pemimpin yang banyak dielukan masyarakat. Namun, ia mengingat- kan, kemampuan mendulang popu- laritas bukan menjadi jawaban dari persoalan ekonomi, politik, hingga keamanan negara yang masih mende- ra bangsa ini. “Bangsa Indonesia tidak memer- lukan seseorang yang populer, tapi memerlukan seseorang yang membe- rikan kesejahteraan, keamanan, dan kemajuan ekonomi,” lanjutnya. Franz juga menyayangkan sejumlah calon pemimpin yang sudah mende- klarasikan diri menjadi capres, tetapi belum memiliki visi dan misi. Padahal visi dan misi itu menjadi salah satu barometer buat rakyat menentukan pilihan. “Bagaimana dia mau memimpin kalau dia tidak punya visi dan misi? Pemimpin yang tidak memiliki visi dan misi tidak akan memadai di tahun 2014,” tegasnya. Di kesempatan berbeda, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku sudah didatangi Jokowi. Namun, ia membantah pertemuan mereka itu membahas dukungan un- tuk Jokowi menjadi capres. “Peristiwa Kamis (20/3) itu sebenar- nya ritual politik biasa, silaturahim di antara anak-anak bangsa. Mu- hammadiyah sebagai ormas tertua memang sering didatangi oleh ber- bagai kalangan tokoh agama atau lintas agama ataupun politik,” ujar Din saat ditemui di kompleks parle- men Senayan, Jakarta, kemarin. (Ant/ Nov/P-1) PERNIK KAMPANYE PartaiDemokratPesimistisBerjayaLagi PARTAI Demokrat pesimistis bakal mengulangi kesuksesan sebagaimana yang dialami pada Pemilu 2004 dan 2009. Wakil Ketua Partai Demokrat Sutan Bhatoegana Siregar mengatakan di pemilu kali ini partainya tidak menargetkan perolehan suara yang besar. Menurut Sutan, sejumlah kasus korupsi yang mendera be- berapa kader Demokrat membuat partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tidak muluk-muluk memimpikan perolehan suara pada pemilu tahun ini. “Selama dua tahun berturut-turut, partai kami terus-menerus diberitakan media massa seputar isu korupsi, tidak dapat dimungkiri itu memberi dampak yang cukup serius terhadap hasil pada pemilu tahun ini,” ujar Sutan kepada Media Indo- nesia sesaat sebelum berangkat menunaikan salat Jumat di masjid dekat kediamannya di Jalan Kenanga Medan, Sumatra Utara, kemarin. Ia menambahkan, untuk pemilu kali ini Partai Demokrat ha- nya menargetkan perolehan suara nasional maksimal 15%. “Pa- dahal, ketika Pemilu 2009, target kami hanya 7,5% dan akhirnya tembus 21%. Namun, waktu itu kita diuntungkan dengan nama besar SBY sehingga perolehan suara kami melampaui jauh dari target,” tambah Sutan yang juga Ketua Komisi VII DPR itu. Untuk perolehan suara di wilayah Sumatra Utara, Sutan juga merasa tidak yakin Partai Demokrat di provinsi itu dapat men- capai 29% seperti 2009 lalu. (PS/P-1) AnakMenteriAgamaDiperiksaBawaslu PUTRI Menteri Agama Suryadharma Ali yang juga caleg DPR dari PPP Kartika Yudhisti kemarin memenuhi panggilan Bawaslu Banten, di Serang, untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran kampanye pemilu. Kartika Yudhisti dimintai keterangan oleh Bawaslu Banten kurang lebih sekitar satu jam. Ia didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PPP Kota Serang Agus Setiawan dan Humas DPW PPP Banten Rapih Herdiansyah. Kartika Yudhisti calon anggota DPR dari PPP daerah pemilihan (dapil) II meliputi Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang, dipanggil Bawaslu terkait dugaan kampanye di tempat ibadah di Masjid Al-Mussawa di Pejaten, lingkungan Kantor Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Banten di Ke- camatan Kramat Watu, Kabupaten Serang, Selasa (11/3) lalu. Usai dimintai keterangan, Kartika mengatakan kedatangan- nya ke Kantor Bawaslu Banten untuk mengklarifikasi acara di Masjid Al-Mussawa di Lingkungan Kantor LDII Provinsi Banten di Kecamatan Kramat Watu, Kabupaten Serang. “Saya ke sini hanya klarifikasi terkait acara pembinaan di LDII, nanti lebih lengkapnya tanya ke Bawaslu,” katanya. Dalam kesempatan itu, Kartika juga membantah kedatangan- nya ke acara tersebut menggunakan mobil dinas sedan Lexus bernomor polisi RI 44. Ia mengaku datang ke lokasi tersebut menggunakan mobil Fortuner putih miliknya. “Kalau ingin tahu lebih, tanya saja ke Bawaslu karena saya sudah berikan keterangan lengkap ke Bawaslu,” kata Kartika. Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Banten Pramono U Tantowi mengatakan Bawaslu mengajukan sebanyak 23 per- tanyaan kepada Kartika terkait acara di Kantor LDII Provinsi Banten yang dihadiri Menteri Agama Suryadharma Ali. Menurutnya, kegiatan di Kantor LDII itu ada dua indikasi du- gaan pelanggaran, yakni dugaan kampanye di luar jadwal dan dugaan kegiatan tersebut berbau kegiatan partai. (WB/P-1) AdaPKSdiSoalUjianPelajarSMA KEPALA Dinas Pendidikan Kota Tangerang Ahmad Lutfi dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dilaporkan ke Panwaslu Kota Tangerang terkait dugaan pelanggaran pemilu. Menurut pelapor, mereka diduga sengaja memasukkan salah satu partai politik peserta pemilu ke naskah soal ujian akhir semester (UAS) pelajar kelas tiga SMA di wilayah Tangerang. “Kami melaporkan ini karena panitia ujian sekolah SMA dan Pemda Kota Tangerang disinyalir telah melakukan upaya kam- panye terselubung atas kepentingan salah satu partai politik, terhadap para siswa SMA, yang notabenenya ialah pemilih pemula di pemilu nanti,” kata Ibnu Jandi, Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP), kemarin. Ia mencontohkan sebuah soal di ujian mata pelajaran pendi- dikan kewarganegaraan yang memberi pertanyaan, “Salah satu unsur suprastruktur politik yang keberadaannya mendukung pelaksanaan sistem politik di Indonesia adalah?” Di soal itu tertera pilihan jawaban (A) Ikatan Dokter Indone- sia, (B) Partai Keadilan Sejahtera, (C) Surat Kabar Kompas, (D) Mahkamah Konstitusi, dan (E) Stasiun Metro TV. “Itu tentu saja jawabannya adalah huruf B atau Partai Keadil- an Sejahtera. Ini kan sudah mengarahkan dan indikasinya ada- lah mengampanyekan PKS kepada pemilih pemula.” (SM/P-1) KETELADANAN PANCASILA: Penulis buku Yudi Latif (mengacungkan jempol) saat peluncuran buku Mata Air Keteladanan Pancasila dalam Perbuatan yang dihadiri sejumlah tokoh di Senayan, Jakarta, kemarin. Buku itu menyoroti pentingnya keteladanan dari para pemimpin bangsa yang diresapi dari nilai luhur Pancasila. ANTARA/ANDIKA WAHYU
  7. 7. SEORANG pembantu rumah tangga tewas akibat jatuh dari lantai 34 Apartemen Bellagio, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Jasad bedinde bernama Susi Susanti, 20, itu tersangkut di lantai 27. Kapolsek Setiabudi Ajun Komisa- ris Besar Tri Suhartanto menduga perempuan muda itu bunuh diri dengan cara terjun dari aparte- men majikannya, saat penghuni apartemen tertidur. “Diperkirakan dia terjun dini hari tadi (kemarin), sehingga jasadnya baru ditemukan pagi,” ujarnya. Ia menjelaskan jenazah ditemu- kan oleh salah seorang penghuni apartemen. Selanjutnya, petugas Polsek Setiabudi dan Polres Jakarta Selatan melakukan identifikasi dan jenazah dibawa ke Rumah Sa- kit Cipto Mangunkusumo (RSCM). “Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban diduga bunuh diri,” katanya. Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Komisaris Aswin mengung- kapkan Susi merupakan warga Desa Majalaya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.(Nel/J-4) S EDIKITNYA 129 anggota Polda Metro Jaya pemegang senjata api menjalani tes psikologi. Kebijakan itu dilakukan setelah terjadi insiden penembakan yang menewaskan Kepala Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Pamudji. Tes tersebut merupakan bentuk pengawasan terhadap anggota Pol- ri. Untuk tahap awal, ujian melibat- kan ratusan personel dari Subdit Ja- tanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. “Tes psikologi bagi pemegang senjata api ini merupakan rutin- itas. Tetapi kita lebih memperketat setelah kejadian (penembakan),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto, kemarin. Hal senada disampaikan Kasu- bdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar (AKB) Herry Heryawan. Menurutnya, tes telah dijadwalkan sepekan sebelum in- siden penembakan. Ia juga mengatakan tes psikologi merupakan rangkaian standard operating procedure (SOP) kepemi- likan senjata api dan langsung ditangani oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya. Tes berlangsung secara bertahap serta berlaku bagi seluruh personel lain di lingkup polda setempat. “Rata-rata masa berlaku surat kepemilikan senjata api akan habis mulai satu sampai dua bulan lagi. Namun, kami berencana akan se- kaligus memperbaruinya lagi,” jelas Herry. Susanto berbohong Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto secara terpisah meng- ungkapkan Brigadir Susanto, ter- sangka penembakan AKB Pamudji telah menyelesaikan tes kejiwaan. Hasilnya normal dan secara umum jawaban yang disampaikan lugas. Meski demikian, ujarnya, penguji melihat ada beberapa hal yang se- ngaja ditutupi tersangka. Misalnya, Susanto cenderung mengetahui fakta penembakan dan banyak memberikan keterangan bohong. “Dia masih pada keterangan semu- la, membantah menembak korban. Kita tetap menggali lagi,” katanya. Pamudji tewas dengan luka tem- bak pada Selasa (18/3) malam sete- lah menegur bawahannya, Susanto, yang tidak mengenakan seragam lengkap. Susanto membantah menembak atasannya, tetapi di tangannya ditemukan sisa pembakaran mesiu dan darah korban. (Gol/J-4) MI/ANGGA YUNIAR PELANTIKAN KEPALA SEKOLAH: Rohaniawan mengambil sumpah saat pelantikan kepala SMA dan SMK hasil lelang di Halaman Pemprov DKI Jakarta, kemarin. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melantik 180 kepala sekolah yang terdiri atas 117 kepala SMA dan 63 kepala SMK. Selain melantik kepala sekolah Jokowi juga melantik 44 kepala puskesmas. PENYELUNDUPAN SABU: Tiga tersangka penerima sabu ditangkap petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin. Ketiga tersangka menerima sabu dari Hong Kong yang disembunyikan dalam card reader seberat 546 gram. PEMUKIMAN LIAR: KRL melintas di antara permukiman liar di kawasan Senen, Jakarta, kemarin. Meski telah ditertibkan berkali- kali oleh petugas, sebagian besar warga nekat kembali menetap di area terlarang karena alasan ekonomi.PASANGAN suami istri asal Madura, Jawa Timur, yang baru pulang be- kerja dari Malaysia dibekuk petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno- Hatta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Termi- nal 2-E karena terbukti selundupkan 508 gram sabu. Selain itu, petugas juga menang- kap sembilan orang yang membawa dan menerima 5.182 gram sabu serta 20 butir tablet happy five se- nilai hampir Rp7 miliar. Menurut Kepala Kantor Penga- wasan dan Pelayanan Bea dan Cu- kai Bandara Soekarno-Hatta Ockto Irianto, kemarin, awalnya petugas menangkap mantan tenaga kerja wanita (TKW) berinisial SR, 38, Senin (17/3). Penumpang pesawat Garuda Indonesia (GA-821) rute Kuala Lumpur-Jakarta itu mem- bawa sabu yang disembunyikan di gagang tasnya. “SR yang bekerja di Malysia sela- ma 14 tahun mengaku barang terse- but adalah titipan teman suaminya, M, 41, yang pulang terlebih dahulu ke Madura,” kata Ockto Irianto. Atas informasi itu petugas lansung menangkap M dan seorang teman- nya J, 27. Selain itu, sembilan orang yang ditangkap karena menyelundupkan 5.182 gram sabu, dua di antaranya warga negara Thailand, dua warga negara Nigeria, dan lima WNI. Sementara itu, tiga tersangka pe- nerima 546 gram sabu dari Hong Kong yang disembunyikan dalam card reader juga ditangkap petugas Bea dan Cukai. (SM/J-4) WARGA Perumahan Taman Ga- laxy, Jakasetia, Bekasi Selatan, memenangi gugatan atas Peme- rintah Kota Bekasi di Pengadil- an Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jawa Barat. Warga menggugat pemkot terkait dengan pembongkaran paksa portal yang dibuat secara swadaya oleh warga. Penasihat hukum warga, Durakim, menjelaskan bahwa warga RW 14 sudah melayang- kan gugatan setelah pembong- karan paksa portal oleh pemkot padaOktoberlalu.Kemenangan warga tertuang dalam putusan majelis hakim PTUN dengan nomor 150/G/2013/PTUN.Bdg. “Alhamdulillah menang,” kata Durakim, kemarin. Durakim menjelaskan bahwa majelis hakim menilai tindakan bongkar paksa portal yang dilakukan Pemkot Bekasi ber- lebihan. Gugatan itu dilayang- kan karena warga menganggap jalan perumahan dijadikan jalan umum menganggu ke- nyamanan. Sebelumnya, aparat Satpol PP membongkar paksa enam por- tal. Alasan pembongkaran itu ialah untuk menghubungkan akses Jalan Raya Taman Galaxy dan Jalan Raya Boulevard. Pemerintah menganggap pembongkaran itu untuk me- ngurai kepadatan lalu lintas. Selain itu, untuk memudah- kan armada pemadam keba- karan lewat jika ada kondisi darurat. (Gan/J-1) ANITA Ambarwati, 18, siswi kelas 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Cibinong, Jawa Barat, tewas diduga akibat dibunuh. Mayatnya ditemukan di hutan sekitar Jalan Kali Mulya, Sukma Jaya, Kota De- pok. Jasad warga Perumahan Gri- ya Pondok Rajeg, Kota Depok, itu ditemukan pertama kali oleh Awaludin, 23, pekerja informal, dalam posisi tergeletak di bawah pohon besar dan telah membusuk, Kamis (20/3). Di samping korban terdapat sepeda motor Honda Beat dan telepon seluler. Kapolsek Sukma Jaya Komisaris Agus Widodo menduga pembunuh Anita ialah orang dekatnya. “Logi- ka kami mengarah ke sana. Sebab barang milik korban seperti sepeda motor, anting, dan ponsel tidak hilang. Bila pelakunya perampok, perhiasan, ponsel, dan Honda Beat milik korban akan lenyap,” jelas- nya, kemarin. Untuk mengungkap motif pem- bunuhan itu, ujar Agus, pihaknya masih mengembangkan kasus dan memeriksa teman-teman sekelas Anita. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Ja- karta Timur. (KG/J-4) SuamiIstriMantanTKI PenyelundupSabuDibekuk Pemkot BekasiKalah diPTUN PembantuJatuhdariLantai34Apartemen SiswiSMKCibinongDidugaDibunuh SABTU, 22 MARET 2014MEGAPOLITAN8 LINTAS BERITA 129 Anggota Polri Jalani Tes Kejiwaan KOTA TANGERANG POLDA METRO JAYA UlangTahundengan MengecatTrotoar SEBANYAK 800 personel Satuan Po- lisi Pamong Praja (Satpol PP) se-DKI Jakarta dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ramai-ramai mengecat trotoar di kawasan Tanah Abang, kemarin. “Kami mengecat dalam rangka ulang tahun Satpol PP ke-64 pada 3 Maret dan ulang tahun linmas pada 19 Maret. Kami ingin membersih- kan Tanah Abang,” ujar Kasatpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso. Kegiatan tersebut pun mendapat dukungan dari TNI, kepolisian, dan pemerintah kota setempat. Bahkan Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah dan Camat Tanah Abang Hidayatul- lah terlihat ikut mengoleskan kuas cat bersama-sama dengan personel Satpol PP. “Saya ingin kawasan Tanah Abang arus lalu lintasnya lancar dan harus hijau, bersih, nyaman, dan asri se- hingga warga yang ingin berbelanja menjadi cerah karena ada penghi- jauan dan kebersihan terjaga,” kata Saefullah. (Ver/J-1) BocahTewas diMuaraKaliKresek RYANSAH, 4, anak pasangan Desa Sani Wira, 38, dan Sumini, 33, yang terperosok ke Kali Kresek, Koja, Kamis (20/3), ditemukan tewas, ke- marin. Warga RT 17/07 Kelurahan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, itu ditemukan nelayan sudah mengam- bang di muara Kali Kresek. Sebelumnya, korban tengah ber- main dengan rekan-rekan seusia di tepi Kali Kresek dekat rumahnya. Entah bagaimana, korban bersama seorang rekannya, Adnan, 6, tiba- tiba terperosok ke dalam kali. Saat melihat hal itu, warga yang ada di dekat lokasi sempat mencoba menolong. Namun, nahas, Ryansah tidak dapat diselamatkan, sedang- kan temannya, Adnan, bisa disela- matkan warga. “Saya ikhlas dengan kejadian ini. Sudah merupakan takdir,” ujar Sumini, ibu korban. Menurut Sumini, semasa hidup, korban ialah anak yang pintar dan lucu. Walau hidup di tengah keter- batasan, diakuinya, selama ini adik Doni Ramdani, 11, dan Sana Wiran- ti, 7, itu tidak pernah menyusahkan kedua orangtuanya. (Ths/J-1) KOTA BEKASI JAKARTA SELATAN KOTA DEPOK ANTARA/LUCKY R MI/ATET “Tersangka penembakan AKB Pamudji telah menyelesaikan tes kejiwaan. Hasilnya normal dan secara umum jawaban yang disampaikan lugas.”
  8. 8. SABTU, 22 MARET 2014 LAHAN PARKIR 9 Teknologi Canggih Turut Menunjang AP/JUNJI KUROKAWA SEPERTI membeli minuman dingin di vending machine, itulah kesan pertama yang muncul di benak saat melihat cara kerja parkir bertingkat dalam simulasi yang dilaku- kan oleh Nippon Cable, salah satu perusahaan Jepang yang fokus pada teknologi sistem parkir otomatis. “Tinggal di-scan kartu parkir, lalu tekan nomor parkir Anda pada tombol, nanti mobil akan otomatis bergerak sendiri ke bawah. Cukup 2 menit maka mobil akan keluar,” kata Mr Oba, Marketing Manager Overseas Nippon Cable. M e n u r u t ny a , d e n g a n teknologi yang dimiliki pihaknya maka lahan parkir yang tersedia bisa dimaksi- malkan hingga sepuluh kali lipat. “Untuk lahan parkir yang muat tiga mobil, ka- lau dibangun tower parking (parkir bertingkat), bisa me- nampung 10 kali lipatnya, atau 30 mobil,” kata Oba. Ia pun menambahkan parkir bertingkat juga me- miliki sistem keamanan yang tinggi, baik dari segi konstruk- si yang tahan gempa maupun dari gangguan keamanan di luar. “Konstruksinya kuat sekali. Di Jepang sudah terbukti tahan gempa dan aman dari pencurian serta terproteksi dari keisengan coret-coret di jalanan. Tidak akan salah mobil karena kalau salah masukkan nomor parkir, sistem akan menolak perin- tah keluarkan mobil,” tutur Oba. Dikota-kotabesardiJepang, seperti Tokyo, Kyoto, Hiroshi- ma, dan Osaka, sistem parkir seperti ini memang marak. Bukan hanya di pusat kota yang menjadi sentra bisnis, di kawasan permukiman pun kendaraan diparkir di gedung parkir yang berteknologi canggih. Bahkan gedung-gedung parkir di kawasan permu- kiman itu tidak begitu besar. Cukup dengan lebar sekitar 5 meter saja bisa menampung belasan mobil dengan sis- tem ini. Ratna, dari Komunitas Ru- ang Publik Jakarta, menga- takan lahan parkir vertikal bisa menjadi solusi akan keterbatasan lahan parkir yang kerap dikeluhkan pe- merintah. “Kalau alasannya Jakarta tidak punya lahan, salah satu solusinya ialah bisa de- ngan lahan parkir vertikal. Sebenarnya kita punya cu- kup uang untuk membeli lahan parkir kalau peme- rintah membenahi sistem pengelolaan parkir. Setelah sistem benar, uang yang di- hasilkan dari pendapatan parkir bisa dikembalikan ke masyakarakat dalam bentuk peningkatan pelayanan,” tegas Ratna. (Ver/J-1) VERA TRIYANI P ERTUMBUHAN ken- daraan yang sangat pesat membuat ke- butuhan parkir pun terus meningkat. Pemerintah Provinsi DKI Ja- karta pun berupaya memfilter kendaraan yang beroperasi di DKI dengan menambah lokasi park and ride yang terhubung dengan transportasi massal. “Rencananya Terminal Kam- pung Rambutan, Kalideres, dan Lebak Bulus akan kami renovasi sekaligus disediakan park and ride dengan sistem parkir vertikal. Ragunan juga kita targetkan karena cu- kup potensial untuk park and ride,” kata Kasi Pelayanan Unit Pengelola Parkir Dinas Perhubungan DKI Hendrico Tampubolon dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, awal pekan ini. Dengan adanya lahan parkir yang selaras dengan pengem- bangan jaringan transportasi publik atau dikenal dengan istilah ToD (transit oriented development), diharapkan ken- daraan yang masuk ke Jakarta akan tersaring. Meski memiliki sejumlah ke- lebihan, keberadaan park and ride bukannya tanpa kendala. Persoalannya ialah bagaimana menarik masyarakat agar mau parkir di lokasi tersebut. Se- lain itu, tarifnya harus rendah. Hal itu membuat pihak swasta enggan berinvestasi dalam sektor tersebut. “Makanya pada tahun ini kami sudah ajukan subsidi untuk park and ride sehingga tarif pelayanan bisa flat ya- itu Rp3.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk motor,” kata Hedrico. Di samping itu, untuk me- nyelesaikan persoalan per- parkiran di dalam Kota Ja- karta, pihaknya telah meng- ajukan revisi SK Gubernur Nomor 64/2011 tentang Per- parkiran. Pada aturan baru itu akan dikaji kembali titik- titik mana saja yang diperbo- lehkan untuk parkir di badan jalan. “Targetnya di Jalan Jati- negara Barat, Matraman, Pramuka, Otista, dan Jalan Kelapa Gading akan dihapus- kan dari daftar yang diboleh- kan parkir di badan jalan,” katanya. Sejalan dengan pelarangan itu, gedung-gedung parkir yang merupakan aset Pem- prov DKI akan dioptimalkan sebagai pengganti. “Mau coba alihkan ke parkir bertingkat. Nanti Dinas P2B akan mengatur dan mereko- mendasikan mana-mana saja yang layak untuk dibangun parkir bertingkat. Kami juga berupaya optimalkan gedung parkir milik pemprov dan melakukan penataan parkir kawasan yang dikelola swasta sebagai alternatif lahan parkir untuk masyarakat,” kata Hen- drico. Terintegrasi Sementara itu, pengurus Ko- munitas Ruang Publik Jakarta, Ratna Yunita, mengatakan untuk mengatasi masalah per- parkiran Jakarta diperlukan solusi yang komprehensif de- ngan mengintegrasikan moda transportasi, mendorong efisiensi ruang parkir, seka- ligus menghapuskan parking on street yang kerap membuat kemacetan. “Saya mendorong parkir bertingkat untuk park and ride. Kalau lahan parkir dibuat terintegrasi dengan transpor- tasi massal, orang tidak perlu berbondong-bondong bawa mobil masuk ke kota. Cukup dititipkan, lalu perjalanan ke dalam kota dilanjutkan dengan transportasi massal. (J-1) triyani @mediaindonesia.com TERBATASNYA lahan yang bisa dijadikan gedung parkir jangan sampai membuat Pe- merintah Provinsi DKI Jakarta terlampau pusing. Pembangunan lahan parkir bisa dilakukan di mana saja asal terintegrasi dengan ang- kutan publik dan dibuat nya- man bagi pejalan kaki. Pakar tata ruang kota Nir- wono Joga mengatakan, ka- lau pemerintah berorientasi pada pembangunan trans- portasi yang berkelanjutan, tidak setiap ruang kota perlu ruang parkir. Menurutnya, dengan me- nerapkan orientasi pemba- ngunan, transportasi berke- lanjutan bakal turut serta mendorong Jakarta menjadi sebuah kota yang layak huni dan mengutamakan pejalan kaki, transportasi ramah lingkungan, dan transportasi massal. Agar tujuan itu tercapai, pe- merintah harus menyiapkan infrastukturnya. “Kota yang berbasis trans- portasi berkelanjutan intinya mendorong orang cukup ber- jalan kaki pada jarak dekat. Untuk jarak sedikit lebih jauh dapat menggunakan sepeda. Yang ketiga adalah semua berbasis pada transportasi massal,” kata Joga. Joga melanjutkan, sering kali paradigma yang dipakai dalam mengatasi kebutuhan lahan parkir itu salah. Ka- rena itu, masyarakat terlalu dimanjakan dengan parkir yang sangat dekat di tempat tujuannya. Padahal, masyarakat rela berjalan sedikit lebih jauh jika trotoar dibuat nyaman dan aman, seperti yang ter- jadi Orchad Road, Singapura, atau di kota-kota modern lainnya. “Sebenarnya, parkir tidak harus tepat di depan lokasi tujuan. Kalau paradigma ini yang dipakai, lahan parkir tidak akan pernah cukup. Yang perlu didorong adalah ketersediaan ruang bagi pe- jalan kaki. Alasan kenapa o- rang maunya parkiran dekat karena orang tidak punya pilihan. Berjalan di trotoar tidak aman, kepanasan, dan kehujanan. Mau sewa sepe- da, tidak ada orang yang berbisnis rental sepeda,” kata Joga. Adapun bagi tempat yang memang memerlukan lahan parkir, gedung parkir yang juga menampung kebutuhan parkir di kawasan sekitarnya sebaiknya dibuat. “Gedung parkir tidak cuma untuk kawasan tertentu, tapi juga sekaligus untuk kawasan sekitarnya, ditambah fasilitas lain yang mendukung seperti trotoar yang nyaman serta penyewaan sepeda,” tutur Joga. (Ver/J-1) PARK AND RIDE: Suasana park and ride di halte bus Trans-Jakarta Ragunan, Jakarta, pekan lalu. Tarif yang berlaku pada park and ride Ragunan ialah Rp4.500 untuk kendaraan roda empat atau lebih dan Rp1.500 untuk kendaraan roda dua. MI/ANGGA YUNIAR Saatnya Gunakan Sistem Vertikal Pemprov DKI berupaya menambah lokasi park and ride di pinggir kota untuk memfilter kendaraan yang masuk. ParkirantidakPerluDibangun DekatdenganTujuanPengendara PARKIR DI JEPANG: Dua pria berjalan melewati garasi parkir kecil di Tokyo, pekan lalu. Garasi parkir bertingkat di Jepang dibangun untuk menyiasati ruang parkir yang sempit.
  9. 9. SABTU, 22 MARET 2014BENCANA10 NelayanNTT SuksesGugat Australia WAJAH Sahring terlihat gembira. Maklum, nelayan berusia 43 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, itu akhirnya menerima ganti rugi A$ 44 ribu atau sekitar Rp450 juta dari pemerintah Australia setelah menang dalam sidang di pengadilan di Darwin, Australia Utara. Sahring dibawa ke pengadilan de- ngan tuduhan menangkap teripang di wilayah perairan Australia pada 2008. Padahal, ketika itu ia melaut di per- airan Indonesia. Kapal Sahring bersama tiga kapal nelayannya yang juga berasal dari Kupang kemudian digiring masuk ke perairan Australia oleh Kapal Patroli Angkatan Laut Australia kemudian dibakar. Sahring dan rekan-rekannya kemudian dibawa ke Australia dan menjalani hukuman. Pengacara Yayasan Peduli Timor Ba- rat (YPTB) Greg Phelps di Darwin men- dampingi Sharing untuk menggugat pemerintah Australia. Di pengadilan, Sahring mengatakan tuduhan bahwa mereka sedang mencari dan menang- kap teripang di dasar laut Australia adalah keliru. “Ketika itu, saya sedang memancing di daerah yang telah umum atau biasa digunakan nelayan lainnya dari Indo- nesia. Tetapi, kami kemudian digiring patroli Angkatan Laut Australia ke wilayah perairan Australia dan kapal- kapal kami dibakar,” ujarnya pada sidang Kamis (21/3) seperti disam- paikan Greg lewat surat elektronik, kemarin. Menurut Sahring, perahunya yang diberi nama Ekta Sakti, hanya menang- kap ikan, bukan menangkap teripang seperti tuduhan patroli Angkatan Laut Australia. Greg Phelps mengatakan ganti rugi sebesar itu terdiri dari kompensasi A$25 ribu untuk kehilangan pera- hunya, A$15 ribu untuk mengganti pendapatannya sebagai nelayan, serta A$4 ribu untuk tindakan penahanan yang tidak sah. Hakim John Mansfield, kata Greg Phelps, memutuskan Sahring tidak melakukan pelanggaran apa pun ter- hadap Undang-Undang Pengelolaan Perikanan, dan tidak ada alasan yang kuat bagi pemerintah federal Australia untuk menyita kemudian membakar perahunya. (PO/N-1) PuluhanRumah RusakBerat DiamukAngin HUJAN disertai angin puting beliung menerjang dan memorakporandakan puluhan rumah di pesisir selatan Kabu- paten Tulungagung, Jawa Timur. Tidak ada laporan korban jiwa ataupun luka-luka akibat kejadian tersebut. Sedikitnya 20 rumah penduduk di sekitar Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir dilaporkan rusak berat akibat tertimpa pohon-pohon yang roboh ataupun atap yang terke- lupas amuk angin. “Kami langsung gotong royong membersihkan pohon yang roboh serta membantu membetulkan rumah warga yang rusak,” kata salah seorang warga Desa Kalibatur, Sugeng. Perangkat desa dan kecamatan telah melakukan pendataan atas insiden yang membuat puluhan rumah di pesi- sir Pantai Sine menjadi porak-poranda tersebut. Musibah puting beliung terjadi seki- tar pukul 03.00 WIB, Kamis (20/3). Keja- dian diawali turunnya hujan lebat yang diiringi angin puting beliung di sekitar permukiman Desa Kalibatur. Warga yang sebagian besar terlelap sempat terkejut dan kalang kabut ka- rena pohon-pohon sengon dan aneka perdu lain roboh menimpa rumah mereka. Karena banyak yang rusak, sejum- lah keluarga terpaksa mengungsi ke musala maupun masjid terdekat. “Ada juga yang menumpang di rumah kelu- arga atau tetangga lain yang selamat,” kata Herlambang, warga lain. Di Nusa Tenggara Barat, Kepala Ba- dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, HM Kemal Islam, mengatakan jumlah kerusakan rumah akibat angin kencang yang ter- jadi pada Rabu (19/3) meningkat dari 58 menjadi 70 unit. “Penambahan data kerusakan itu kita terima dari laporan camat masing- masing di Kota Mataram dan hasil verifikasi tim yang kami turunkan di BPBD,” katanya, kemarin. Ia mengatakan setelah dilakukan verifikasi kembali jumlah rumah rusak berat menurun dari 32 unit menjadi 30 unit, karena dua unit rumah dinilai rusak ringan. Dengan begitu, rusak ri- ngan naik dari 26 unit menjadi 40 unit. Total kerusakan rumah warga di Kota Mataram saat ini sebanyak 70 unit dari 58 unit data sebelumnya. Selain 70 unit rumah rusak, katanya, sebanyak 22 pohon pada sejumlah titik di Kota Mataram juga tumbang dan mengakibatkan kerusakan satu mobil, dua unit sepeda motor, lima lapak pedagang kaki lima (PKL), dan empat unit toko di kawasan Cakra dan Am- penan. “Sehingga diprediksi kerugian sekitar Rp400 juta lebih,” katanya. (ST/ YR/Ant/N-1) LATIHAN EVAKUASI DI LAUT: Tim SAR mengevakuasi korban yang terapung di laut pascagempa disertai gelombang tsunami saat geladi lapangan Megathurst Direx 2014 di Pantai Purus, Padang, Sumatra Barat, kemarin. Sebanyak 3.649 personel meliputi sipil, militer, instansi pusat, dan instansi daerah dilibatkan dalam latihan evakuasi penanggulangan bencana yang diikuti belasan negara itu. Amplitudo Gempa Tremor di Slamet kian Menguat LILIEK DHARMAWAN G EMPA tremor yang terjadi di Gunung Slamet mulai menga- lami peningkatan. Hal itu menunjukkan gerakan flui- da dan gas semakin mendekati kawah permukaan. Berdasarkan data dari Pos Pe- mantau Gunung Slamet di Gam- buhan, Pemalang, Jawa Tengah, amplitudo gempa tremor yang terjadi pada pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 pada kisaran 0,5-50 mm dan rata-rata kisaran- nya 12-20 mm. Terjadi pula gempa hembusan sebanyak 14 kali. Enam jam berikutnya, atau pukul 06.00 hingga pukul 12.00 kemarin, am- plitudo gempa tremor mengalami kenaikan dengan 12-120 mm, atau rata-rata 20-40 mm. “Memang telah terjadi pening- katan amplitudo gempa tremor dari waktu-waktu sebelumnya. Dengan meningkatnya gempa tremor, gerakan fluida dan gas sudah akan sampai ke puncak atau kawah permukaan, tetapi seberapa besar massa fluida dan gas belum dapat diperkirakan,” jelas pengamat Gunung Slamet di Pos Pengamatan Gambuhan, Sukedi, kemarin. Menurutnya, gempa tremor memang masih terus-menerus terjadi dan semakin dangkal. Meski demikian, status Gunung Slamet masih tetap waspada. Zona larang masih tetap 2 kilo- meter dari arah puncak. “Meski gempa tremor sema- kin menguat dan terjadinya kian dangkal, statusnya masih tetap waspada. Nanti, Pusat Vul- kanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bakal melaku- kan evaluasi terhadap kondisi terakhir,” tambahnya. Kemarin, sejak tengah hari hingga petang, puncak Gunung Slamet tertutup oleh kabut. Hujan gerimis yang disertai abu mengguyur kawasan Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang jaraknya lebih kurang 6 ki- lometer dari puncak gunung. “Paginya cuaca lumayan cerah, tapi mulai tengah hari kami sudah tidak bisa melihat kese- luruhan bodi Gunung Slamet,” tutur Kepala Desa (Kades) Dawu- han, Iwan Budi. Hujan yang bercampur debu itu membuat para pengendara sepeda motor di kawasan Desa Dawuhan dan sekitarnya ter- ganggu. “Sepeda motor yang saya tumpangi setelah berhenti banyak abunya,” ujar Iwan. Namun, masyarakat masih da- lam kondisi tenang dan aman. “Masyarakat kami di sini bisa beraktivitas dengan normal, ti- dak ada gangguan sama sekali,” ungkapnya. Lemah Sebelumnya, Kepala Bidang Geologi Sumber Daya Mineral dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Banyumas, Jawa Te- ngah, Sigit Widiadi, mengatakan karakter erupsi Gunung Slamet cenderung eksplosif lemah. “Gunung Slamet yang men- cakup lima kabupaten, yakni Banyumas, Purbalingga, Pema- lang, Tegal, dan Brebes, dalam sejarah letusannya tidak pernah menunjukkan erupsi eksplosif kuat,” katanya, belum lama ini. Sigit mengatakan hal itu terkait dengan munculnya keresahan masyarakat terhadap kemung- kinan terjadinya bahaya letusan Gunung Slamet pascapeningkat- an status dari normal (level i) menjadi waspada (level ii) oleh PVMBG pada Senin (10/3), pukul 21.00. Lebih lanjut, ia mengatakan berdasarkan bentuknya, Gunung Slamet yang memiliki ketinggian 3.432 meter di atas permukaan laut (mdpl) merupakan gunung dengan tipe stratovolcano. “Untuk mengetahui seberapa besar tingkat bahaya Gunung Slamet, selayaknya kita dapat melihat sejarah dan kondisi Gu- nung Slamet secara lebih menye- luruh,” katanya. (JI/Ant/N-1) lilik@mediaindonesia.com Dengan meningkatnya gempa tremor, gerakan fluida dan gas sudah akan sampai ke puncak atau kawah permukaan. Hakim John Mansfield memutuskan Sahring tidak melakukan pelanggaran apa pun terhadap Undang-Undang Pengelolaan Perikanan. ANTARA/IGGOY EL FITRA. OPENS TODAY BLITZ NEWS VISIT OURWEBSITE MORE INFO : www.blitzmegaplex.com Advertise your product on the big screen with us. Contact: marketing@blitzmegaplex.com @blitzmegaplex 021-293.64.800 Available at blitz Grand Indonesia & Mall Of Indonesia D INDONESIAN / ACTIOND D ENGLISH / ACTION HINDI / DRAMADENGLISH / DRAMAINDONESIAN / HORROR R D ENGLISH / ACTIOND SCHEDULE SUBJECTTO CHANGE AT ANYTIME REMAJA[R] DEWASA[D] SEMUA UMUR[SU] Buy 1 get 1 Free tickets Reguler Class and 3D only. * BRI Prioritas, Gold & Platinum Debit Card Holder Sunday only. Buy 1 Get 1 Free ticket Regular Class (non 3D & Hindi Movie) * CIMB Credit Card (Platinum, World Card & Visa Infinite Card) Saturday - Sunday. 50% Velvet Class : * CIMB Niaga Credit Card (World Card), Saturday - Sunday. Buy 1 Get 1 Free Regular class with Mandiri Power Point Redemption * Mandiri Silver, Gold & Platinum credit card. All days. INFO & INSIGHT DD KOREAN / COMEDY 50% O FF ENGLISH / ACTIONKOREAN / ACTIOND 300: RISE OF AN EMPIRE THE MONUMENTS CPVELVET: 15:15 20:45 PPVELVET: 12:00 14:30 17:00 19:30 22:00 00:30 MOIVELVET: 11:30 16:35 19:05 CPVELVET: 12:30 18:00 23:30 PPVELVET: 12:25 15:00 17:35 20:10 22:45 MOIVELVET: 14:00 CPVELVET: 13:15 16:00 18:45 21:30 00:15 NEED FOR SPEED QUEEN MOIVELVET: 21:35 NEED FOR SPEED GI 4DX: 11:40 14:15 16:50 19:25 22:00 00:30 MOI 4DX: 10:30 13:05 15:40 18:15 20:50 23:25 SNEAK PREVIEW
  10. 10. KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), kemarin dini hari, menang- kap Buyung Abdul Munaf Rosna, pegawai negeri sipil (PNS) Politeknik Negeri Ku- pang, karena diduga terlibat kasus korupsi. Buyung tertangkap tangan oleh tim kejati di sebuah rumah di Kelurahan Oepura sekitar pukul 00.30 Wita. Dari tangan Buyung, jak- sa menyita uang sebanyak Rp300 juta yang dikemas dalam tiga ikatan. Uang ter- sebut disimpan di dalam mo- bil Izuzu DH 9047 AC, serta dua sepeda motor masing- masing Yahama Yupiter dan Kawasaki. Kepala Seksi Humas dan Penerangan Hukum Kejati NTT Ridwan Angsar menga- takan Buyung ditangkap atas laporan warga yang melihatnya datang ke rumah tersebut. Rumah itu diduga menjadi tempat penyim- panan kendaraan. “Penyergapan kita lakukan tanpa perlawanan,” kata Ridwan. Ia mengatakan Buyung langsung ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan dita- han. Ia melanggar Pasal 21 huruf i Undang-Undang Tin- dak Pidana Korupsi. Tersang- ka juga diketahui memiliki 12 mobil dan tujuh rumah serta sejumlah bangunan yang dijadikan kos-kosan. Total kekayaan tersangka menca- pai Rp30 miliar lebih. “Kita segera lakukan penyitaan se- mua barang hasil pencucian uang tersebut,” kata dia. Ridwan mengatakan ter- sangka Buyung bekerja se- bagai PNS sejak 2007 dan sudah melakukan praktik pengerjaan proyek dan mela- kukan pencucian uang sejak 2010 hingga 2013 silam. “Kita akan terus melacak semua aset dan harta kekayaannya untuk disita,” kata Ridwan. Di Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Bandung terus me- nyelidiki penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) dan hibah Pemerintah Kota Bandung tahun anggaran 2102, termasuk penerima. Kepala Seksi Pidana Khu- sus (Pidsus) Kejari Bandung Rinaldi Umar menyatakan, meski belum menetapkan tersangka penerima bansos dan hibah, dalam waktu dekat tim penyelidik dan penyidik akan meningkatkan kasus penyimpangan dana APBD itu dari penyelidikan ke penyidikan. (PO/EM/N-1) HAMA tikus di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, melahap 232 hektare tanaman padi di 18 wilayah kecamatan. Kon- disi kerusakan terparah di wilayah unit pelaksana teknis dinas (UPTD) II Dinas Perta- nian Klaten. Serbuan ganas tikus pada periode tengah bulanan (TB) I Maret itu, dikhawatirkan petani akan merambah ke wilayah lain yang masih ter- bebas dari serangan jika tidak ada upaya pengendalian se- cara terpadu. Tanaman padi yang dise- rang tikus fase generatif atau rata-rata berumur 55-75 hari. Kondisi yang terparah di Ke- camatan Delanggu, dengan luas serangan 52 hektare, dan Kecamatan Karanganom seba- nyak 39 hektare. Adapun, luas serangan tikus di wilayah kecamatan lain- nya seperti di Klaten Tengah, Jogonalan, Juwiring, Ceper, Wonosari, dan Polanharjo, berkisar antara 5 hektare dan 10 hektare. Walino, petani di Delanggu, mengeluh tanaman padinya ludes diobrak-abrik tikus. Aki- bat serangan organisme peng- ganggu tanaman (OPT) itu, ia memprediksi hasil panen turun sekitar 30%. “Serbuan tikus kali ini sa- ngat ganas dan eksplosif. Ha- nya dalam beberapa hari tanaman padi dua petak ludes diserang. Upaya pengendalian juga telah dilakukan, tapi populasinya masih tetap ba- nyak,” jelasnya, kemarin. Di sisi lain, Koordinator Petugas Pengendali OPT Dinas Pertanian Klaten, Sunarno, membenarkan hama tikus saat ini sedang merebak di Klaten. Hingga periode TB I Maret 2014, luas serangan tikus mencapai 232 hektare yang tersebar di 18 kecamatan. Agar serangan tidak meluas, upaya penegendalian telah dilakukan hingga mencapai 464 hektare. Di sisi lain, petani di Desa Pahonjean, Kabupaten Cila- cap, Jawa Tengah, mengeluh- kan mahalnya biaya penyem- protan hama wereng cokelat karena bisa mencapai Rp500 ribu per hektare. “Biaya sebesar Rp500 ribu per hektare itu meliputi biaya pembelian obat pembasmi hama dan ongkos pekerja,” kata salah seorang petani Sumarto di Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, Cilacap, kemarin. Sumarto mengatakan hal itu di sela-sela penyemprotan hama wereng batang cokelat secara massal bersama pu- luhan petani lainnya di Desa Pahonjean. (JS/LD/Ant/N-1) SABTU, 22 MARET 2014 NUSANTARA 11 LILIEK DHARMAWAN H ARGA beras di wi- layah Jawa Tengah (Jateng) bagian sela- tanyangmulaiturun membuat Bulog Subdivisi Re- gional (Subdivre) IV Banyumas sudah dapat menyerap 6.000 ton beras. Setiap harinya, mitra Bulog memasukkan sekitar 300 ton beras ke gudang-gudang milik Bulog. Humas Bulog Banyumas Pri- yono mengatakan saat ini harga beras di tingkat penggilingan sudah turun berkisar Rp6.700 hingga Rp6.800 per kilogram. Padahal, harga sebelumnya mencapailebihdariRp7.500per kg. “Meski harga pembelian pe- merintah (HPP) dipatok Rp6.600 per kg, penyerapan sudah dapat dilakukan. Setiap harinya, kini Bulog menerima suplai seba- nyak 300 ton,” jelas Priyono, kemarin. Menurutnya,mitraBulogyang ikut menyerap sekitar 40 orang dan usaha. Selain mitra, penye- rapan dilakukan empat unit pengolahan gabah dan beras (UPGB) serta Satuan Tugas (Sat- gas) Bulog. “Namun, karena masih awal panen,penyerapanbelumdapat dilaksanakan secara optimal. Baik beras maupun gabah di tingkat petani masih terbatas. Meski demikian, Bulog telah mampu menyerap hingga 6.000 ton,” katanya. Priyono mengakui jumlah penyerapan masih sedikit jika dibandingkan dengan target pe- nyerapantahuniniyangmenca- pai120ributonberas.“Memang penyerapannyamasihsedikitka- rena awal panen. Setelah panen rayatiba,kamiakanmenggenjot penyerapan dari hasil panen petani,” ujar dia. Hanya, kata Priyono, ken- dalanya ialah masalah kualitas. Ada sebagian hasil panen yang terserang hama seperti tikus, wereng,dankeongmas.“Karena Bulog hanya menyerap beras sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, tidak seluruh beras dapat diterima,” tambah Priyono. Di Pekalongan, Jateng, Badan UrusanLogistik(Bulog)DivisiRe- gionalIVPekalongan,menarget- kanpenyerapanberassebanyak 180.000 ton pada 2014. “Target penyerapan beras dari para petani ini mengalami kenaikan sekitar 5.000 ton jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Kepala Bulog Divre IV Pekalongan Iwan Nur- wansyah, Kamis (20/3). Menurut dia, pada 2013 Bulog mampu menyerap sekitar 120 ribu ton beras dari target yang ditentukan sebesar 175 ribu ton beras. Namun, kata dia, seiring de- ngan permintaan pasar yang cukup tinggi, Bulog juga akan berupaya melakukan serapan beras secara optimal. “Hingga Maret 2014, penye- rapan beras dari para petani yangsudahtersimpandigudang Bulog telah mencapai 5.000 ton beras,” katanya. Raskin Pada bagian lain, Pemerintah Kota Surakarta, Jateng, memas- tikan kesiapannya untuk mere- alisasikan program raskin pre- mium setelah sempat beberapa kali tertunda lantaran alotnya proses lelang pengadaan. Beras bantuan untuk warga miskin yang tidak terkover oleh program raskin dari pemerin- tah pusat itu dijadwalkan mu- lai didistribusikan pada April mendatang. Kepastian itu dikemukakan Kepala Kantor Ketahanan Pa- ngan (KKP) Kota Surakarta, KentisRatnawati,ketikaditemui di sela-sela kegiatan Mider Pro- jo, kemarin. “Sekarang sudah proses lelang ulang,” katanya. (JS/FR/N-1) lilik@mediaindonesia.com Bulog Mulai Serap Beras dari Petani Kendalanya ialah masalah kualitas sebab ada sebagian hasil panen yang terserang oleh hama. KEPALA DAERAH TERBAIK: Bupati Banjar Sultan Khairul Saleh (kanan) menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sebagai Kepala Daerah Terbaik Nasional Peduli Lingkungan 2014 oleh MNC Group di Jakarta, pekan lalu. Bupati BanjarTerima Government Award 2014 ANTARA/ANDIKA BETHA BUPATI Banjar, Sultan Khairul Saleh, menerima anugerah Ke- pala Daerah Terbaik Nasional Peduli Lingkungan 2014 oleh MNC Group. Penghargaan itu didasarkan pada dedikasi dan kegigihan Bupati Banjar da- lam upaya penyelamatan ling- kungan di wilayahnya. AnugerahPeduliLingkungan 2014 itu diserahkan di Jakarta beberapa waktu lalu oleh Men- teri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, didampingi Kepala Bap- penas Armida Salsyah, dan CEO MNC Group Hary Tanoe- soedibjo.“Pemberiananugerah bagi kepala daerah berprestasi merupakan bukti kepedulian pihak swasta untuk turut men- dorong dan mengapresiasi daerah yang dinilai berhasil dalam pembangunan,” tutur Mendagri Gamawan Fauzi. CEOMNCGroupHaryTanoe- soedibjomenambahkankepala daerah yang menerima peng- hargaan dalam event Govern- ment Award 2014 ini ialah me- reka yang telah bekerja keras memajukan daerah melalui berbagai program kreatif. “Me- reka layak meraih anugerah sebagai kepala daerah terbaik nasional atas kerja keras me- reka selama ini,” ucapnya. Menurutnya,MNCGroupme- laluimajalahSindoWeekly,turut terpanggil memberikan apre- siasidanpenghargaantinggike- padakepaladaerahyangselama ini berjasa memajukan daerah melalui program-program kre- atif dan inovatif. Untuk menja- ring kepala daerah berprestasi ini,MNCGroupmelaluimajalah Sindo Weekly bekerja sama dengan lembaga Indonesia Reaserch Center melakukan evaluasi dan kunjungan lang- sung ke daerah-daerah secara nasional untuk mengukur pro- gram-program pembangunan yang mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat. “Beberapa aspek pemba- ngunan daerah yang kami nilai, antara lain konsistensi program, kreativitas daerah, tingkat kepuasan masyarakat, dan pemberdayaan masyara- kat.” Bupati Banjar Sultan Khairul Saleh terpilih bersama 25 ke- pala daerah, bupati, wali kota, dan gubernur di Indonesia me- nerima penghargaan Govern- ment Award 2014. BupatiBanjarterpilihberda- sarkan kiprah dan banyaknya prestasi lingkungan tingkat nasional yang diraih Pemerin- tah Kabupaten Banjar selama ini. Daerah berjuluk Serambi Mekah ini berhasil meraih Anugerah Adipura selama dua tahun berturut-turut, yakni 2012dan2013.Sebelumnya,Sul- tan Khairul Saleh juga meraih penghargaan sebagai Daerah Terbaik I Nasional Bidang Per- ikanan awal Maret 2014. Sultan Khairul Saleh menga- takanpihaknyamerasabangga atas raihan prestasi nasional di bidang lingkungan ini. Menu- rutnya, masyarakat memiliki peran sentral dalam mendu- kung program pembangunan daerah, termasuk program lingkungan. “Peran swasta juga sangat penting mendukung keselaras- an pembangunan daerah,” tuturnya, kemarin. (DY/N-1) HamaTikus Mengganas diKlaten PINDAH PANGKALAN: Personel TNI-AU melakukan perawatan pesawat tempur T-50 Golden Eagle Skuadron 15 TNI-AU yang diparkir di apron Pangkalan Udara Adi Sumarmo, Boyolali, Jawa Tengah, kemarin. Basis operasi sembilan pesawat tempur Skuadron 14 dan 15 TNI-AU dipindahkan sementara ke Lanud Adi Sumarmo karena ada perbaikan landasan Pangkalan Udara Iswahyudi Madiun. KejatiTangkapPNSMiliarder MI/DENNY SUSANTO

×