PURWOKERTO (KR) -
Sampai saat ini aktivitas vul-
kanik Gunung Slamet di
Jawa Tengah tetap tinggi.
Meski begitu status gunu...
YOGYA (KR) - Menyema-
rakkan lustrum ke-5,Yayasan
Pendidikan Mutiara Persada
Yogyakarta mengadakan ber-
bagai kegiatan dan...
WONOSARI (KR) - Bupati
Gunungkidul Hj Badingah
SSos membuka Festival Anak
Sholeh Indonesia (FASI) IX se-
Gunungkidul di ha...
SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4BANTUL
BANGUN EMBUNG DAN WAHANAAIR
Menuju Ma...
SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5KULONPROGO
Embung Tonogoro Jadi Wisata ’Tiba...
HINGGA kini, progres
pembangunan Villa Mesari
yang berlokasi di Ubud Bali
mencapai 40 persen. Diper-
kirakan, pembangunann...
Minggu sekitar pukul 08.30 ada beberapa
orang yang berada di ATM Bank BRI terse-
but. Dari beberapa orang tersebut, ada 2 ...
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014

9,501 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
9,501
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kedaulatan Rakyat 24 Maret 2014

  1. 1. PURWOKERTO (KR) - Sampai saat ini aktivitas vul- kanik Gunung Slamet di Jawa Tengah tetap tinggi. Meski begitu status gunung di Provinsi Jawa Tengah itu masih berada di level 2 atau di level Waspada. "Aktivitas Gunung Slamet memang naik, ini dari indika- tor tremor dan gempa vulka- nik," ujar Humas BNPB Su- topo Purwo Nugroho, Minggu (23/3). Menurut Sutopo, pihaknya juga sudah berkoordinasi de- ngan 5 BPBD di 5 kabupaten * Bersambung hal 7 kol 1 KR-Driyanto Gunung Slamet mulai terlihat setelah beberapa hari tertutup abu vulkanik, gambar diambil dari Desa Karangsalam, Baturaden. JAKARTA (KR) - Kebera- daan calon anggota legislatif yang akan dipilih dalam pe- milihan legislatif (pileg) 2014 mendapat perhatian serius Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekeras- an (Kontras). Karena itu, Kon- tras menyediakan informasi tentang caleg yang dinilai ber- kualitas di laman Bersih2014. "Sejumlah nama yang kami tampilkan ini tidak semua da- ri daerah pemilihan. Tapi, ha- nya mereka yang punya pe- ngalaman, keterampilan, ko- mitmen dan dedikasi ter- hadap masalah-masalah pen- ting yang terjadi di masya- rakat," kata Ketua Kontras Harry Azhar di Jakarta, Minggu (23/3). Ia menjelaskan, daftar caleg Bersih2014 itu mencakup ca- lon-calon anggota legislatif yang berkomitmen membe- rantas korupsi. Mereka juga memiliki komitmen mene- gakkan hukum, menjaga ke- lestarian lingkungan serta membela hak perempuan dan kelompok marjinal. "Namun, dalam situs tersebut tidak ada satupun caleg yang meru- pakan petahana," tutur Harry. Harry menuturkan demi- kian karena kalau mayoritas petahana kembali lolos ke parlemen maka kualitas ki- nerja DPR tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya. Karena itu Kontras mendo- rong peningkatan porsi keter- pilihan orang-orang baru un- tuk masuk ke parlemen. Harry mengemukakan, pi- haknya menjamin lembaga- nya tidak melakukan negosi- asi dan tawar menawar de- ngan orang-orang yang na- manya masuk dalam daftar caleg Bersih2014. Namun, un- tuk hal ini Kontras memiliki pertimbangan tersendiri. "Jadi, kami tidak ada nego- siasi dengan caleg-caleg terse- but. Tapi, caleg yang namanya * Bersambung hal 7 kol 3 MAGELANG (KR) - Aksi pembobolan mesin ATM mi- lik Bank BRI Magelang ber- hasil digagalkan anggota Kodim 0705/Magelang, Ming- gu (23/3). Satu orang, yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan ini berhasil dibe- kuk saat melarikan diri. Da- lam aksinya, ada pelaku yang sengaja menutup CCTV di dalam ruang ATM menggu- nakan salah satu tangannya. Kasdim 0705/Magelang Mayor Arm Edy Suparjo me- ngatakan, lokasi ATM terse- but berada di Jalan RST dr Soedjono Magelang, samping Kodim 0705/Magelang. * Bersambung hal 7 kol 1 Besok,ÕKRÕUmumkan CalonMahasiswaUMY SKH Kedaulatan Rakyat edisi Selasa (25/3) besok akan mengumumkan na- ma-nama calon mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang di- terima melalui jalur PMDK, PSB, dan PBUP Tahap II. Pembaca harap maklum. (Red)-f @krjogjadotcom Senin Pahing 24 Maret 2014 22 Jumadilawal 1947 Tahun LXIX No. 173 Harian Pagi 28 Halaman Harga Eceran Rp. 3.000 http://www.krjogja.com Suara Hati Nurani Rakyat Terbit Sejak 27 September 1945 KAMPANYE terbuka atau rapat umum untuk pemilu legislatif sudah dimulai sejak Minggu (16/3). Namun demikian banyak loka- si yang mestinya diperuntukkan bagi kegiatan kampanye justru ter- lihat lengang. Stadion maupun lapangan luas yang biasanya me- riah oleh gegap gempitanya kampanye malah banyak yang sunyi karena tidak digunakan. Kesempatan kampanye terbuka yang telah dijadwalkan oleh KPU sebagian besar tidak dimanfaatkan oleh partai politik. Adapun partai-partai yang menggunakan jadwal kampanyenya mengalami fenomena sepi peserta. Padahal partai telah menghadirkan ketua umum atau calon presiden yang di- gadangnya untuk hadir secara langsung sebagai juru kampanye. Secara umum, kemeriahan kampanye tak lagi terasa jika diban- dingkan dengan suasana pada pemilu legislatif sebelumnya. Mengapa banyak partai tidak memanfaatkan kesempatan kam- panye terbuka? Sangat boleh jadi karena partai-partai tersebut memang tidak siap untuk menjalankannya. Sebetulnya ini cukup ironis sebab merekalah yang merumuskan dan memasukkan ke- tentuan tentang rapat umum ini dalam UU Pemilu. Ternyata mere- ka sendiri malah tidak mampu melakukannya. Memang jika dihi- tung dari sisi pembiayaan, kampanye terbuka memerlukan dana besar, baik untuk memeriahkan acara maupun untuk men- datangkan massa. Sementara itu, para calon legislatif (caleg) ba- nyak yang enggan menyumbang dana bagi pelaksanaannya. Padahal merekalah yang diharapkan oleh partai untuk menjadi tu- lang punggung pendanaan kampanye. Bagi para caleg, kampanye terbuka dinilai tidak berdampak langsung terhadap perolehan suara atas nama mereka. Padahal penentuan caleg terpilih nantinya menggunakan suara terbanyak. Oleh karena itu saat ini mereka lebih memilih metode kampanye simpatik, door to door, berjumpa langsung dengan para pemilih. Metode ini dianggap lebih mampu meninggalkan kesan mendalam di benak warga daripada orasi di panggung kampanye terbuka * Bersambung hal 7 kol 1 WASPADAI HUJAN ABU DAN LELEHAN LAVA Gunung Slamet Sulit Diprediksi BERDASARKAN KOMITMEN DAN DEDIKASI KontrasInfokanCalegBerkualitas KR-M Thoha Petugas dari Bank BRI dan Kodim 0705/Magelang saat melihat bagian mesin ATM. PembobolanATM Digagalkan, Pelaku Dibekuk q ADA wartawan datang ke rumah. Dia tertarik baca SST saya KR 23-12-2013. Dia menanyakan masih adakah bukti karcis bioskop 6600 lembar tersebut. Tentu saja sudah raib entah ke mana. Tapi betul-betul pernah ada karena sudah pernah dimuat KR tahun 1964. Ketika itu sa- ya kos dekat Kauman Rp 40 dan biaya makan Rp 400 per bulan. Dari ayah wesel Rp 500 per bulan. Dari Paman di Kepri dikirim tiap 3 bulan, uang dolar Singapura. Di- kurs-kan di bank terima Rp 10.000. Lebih dari cukup un- tuk nonton bioskop di Yogya waktu itu!--(Kiriman: CM Mar- doesin, Vila Tanah Mas C.4 Denggung, Tridadi, Sleman, DIY 55511)-b 463 Tuparman Paten Trimurti Srandakan Bantul 200,000.00 464 Bp. Haryantono Kalasan Sleman . . . . . . . . . 100,000.00 465 Ibu Mujiarti Kalasan Sleman . . . . . . . . . . . . . 100,000.00 466 Arini Kalasan Sleman . . . . . . . . . . . . . . . . . . 100,000.00 467 Hamba Alloh . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 100,000.00 468 Hamba Alloh Jogoyudan . . . . . . . . . . . . . . . . 100,000.00 469 Bp. Sadermo Kradenan Banyuraden Sleman 1,000,000.00 470 SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta Purbayan RT. 53 RW. 13 Kotagede Yogyakarta . . . . . 2,269,000.00 471 Bp. Acep Sumantri BLTI Yogyakarta Jl. Mayjend Sutoyo No. 79 Yogyakarta . . . . . . . . . . . . . . 500,000.00 472 TK An Nur I Jl. Solo Km. 9 Kembang Maguwoharjo Depok Sleman . . . . . . . . . . . . 1,500,000.00 473 M. Suseno Pohrubuh, Condong Catur . . . . 100,000.00 474 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1,220,000.00 * Bersambung hal 7 kol 1 NO NAMA ALAMAT RUPIAH YOGYA (KR) - Sepanjang petang hingga malam, Ming- gu (23/3), warga Yogya dan sekitarnya dibuat resah de- ngan cahaya kilat yang terli- hat di langit. Banyak warga yang menduga cahaya kilat tersebut terkait dengan ak- tivitas Gunung Merapi. Saat dikonfirmasi, Kepala Balai Penyelidikan dan Pe- ngembangan Teknologi Ke- bencanaan Geologi (BPP- TKG) Subandriyo mene- gaskan, cahaya kilat di langit yang terlihat di wilayah DIY tidak ada kaitannya dengan aktivitas di Gunung Merapi. Selain tidak terdeteksi ada- nya peningkatan aktivitas vulkanik, kilat tersebut lebih dikarenakan adanya awan- awan comulonimbus. "Memang pada Minggu (23/3) sempat terlihat adanya kilat di langit DIY ke arah Merapi. Tapi kilat tersebut tidak ada kaitannya dengan aktivitas di Gunung Merapi, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," jelasnya, tadi ma- lam. Subandriyo menyatakan, kilat yang terlihat di wilayah DIY lebih dikarenakan faktor cuaca, bukan aktivitas vulka- nik. Mengingat saat ini wila- yah DIY sudah mulai masuk dalam musim pancaroba (pe- ralihan). Untuk itu pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak mempercayai adanya isu-isu yang menyesatkan. Komentar serupa disam- paikan Kepala Badan Meteo- rologi Klimatologi dan Geo- fisika (BMKG) Stasiun Geo- fisika Yogyakarta Bambang Suryo Santoso. * Bersambung hal 7 kol 5
  2. 2. YOGYA (KR) - Menyema- rakkan lustrum ke-5,Yayasan Pendidikan Mutiara Persada Yogyakarta mengadakan ber- bagai kegiatan dan pertun- jukan di Atrium Ground Floor Plaza Ambarrukmo. Di antaranya drum band, me- nyanyi, menari, dance dan opera. Kegiatan lustrum itu semakin menarik karena dis- ampaikan dalam 4 bahasa (Mandarin, Inggris, Jawa, Indonesia). Koordinator Acara Asih Mulyani SPd dalam keterang- an persnya yang diterima KR,Sabtu (22/3) menyatakan, lewat kegiatan tersebut selain bakat dan kreativitas bisa berkembang, wawasan siswa diharapkan menjadi semakin luas. Hal itu penting, karena tantangan dalam dunia pen- didikan yang semakin kom- petitif. Sementara itu Pendidikan Yayasan Pendidikan Mutiara Persada, Drs Soegiarto me- nyatakan, lustrum meru- pakan momentum refleksi li- ma tahunan yang menggam- barkan siklus produktivitas sekolah dalam menghasilkan lulusan. Dengan Lustrum ke V ini KB-TK-SD Mutiara Persada Yogyakarta diharap- kan dapat memacu diri untuk meningkatkan kualitas dan prestasi. "Lustrum V KB-TK-SD Mutiara Persada ini di- lakukan dengan menggelar serangkaian kegiatan pe- ringatan dan perayaan yang diharapkan ikut menandai berbagai keberhasilan yang telah dicapai KB-TK-SD Mutiara Persada selama ini," ujarnya. (Ria)-a YOGYA (KR) - Helen Keller School di Wirobrajan Yogyakarta merupakansekolahtempatbelajaranak-anakberkebutuhankhu- sus, yang menurut pandangan manajemen Hotel Horison Ultima Riss Yogyakarta belum banyak mendapat perhatian masyarakat. Oleh karena itu Horison Ultima Riss terpanggil untuk berbagi de- ngan memberikan bingkisan kepada siswa yang belajar di sana. Penyerahan bingkisan dilakukan oleh GM Horison Ultima Riss Berri Naurika di sekolah luar biasa tersebut, Sabtu (22/3). Menurut Public Relation Officer Dita Retno selama ini Hotel Horison sudah mengundang siswa tersebut untuk meramaikan acara hotel. Kali ini pihak hotel yang berkunjung ke sekolah dan bermain dengan anak-anak di sana sambil memotivasi dalam be- lajar. "kalau kegiatan yang dilakukan Hotel Horison diketahui pi- hak lain, harapannya kemudian pihak lain ikut pula melakukan hal yang sama,"katanya. Kepala Helen Keller School, Suster Magdalena Putri MariaYosef mengatakan, saat ini sekolahnya mengasuh 28 siswa. Sistem pen- didikan mengadopsi dari sekolah luar biasa (SLB) tempat Helen Keller belajar diAmerika Serikat. "Tujuan pendirian Helen Keller SchoolYogyakarta adalah untuk mengembangkan pendidikan bagi penyandangtunagandameliputitunarungu,tunanetra,tunarungu- lowvisiondantunarungusertatunawicara,"katanya. Helen Keller School merupakan SLB/G-AB. Siswanya dari ber- bagai daerah di Indonesia. Biaya operasional menurut Suster Magdalana bergantung dari donatur yang jumlahnya tiap bulan tidak sama. Maka sekolah yang dipimpinnya memang masih bu- tuh bantuan. (War) -a YOGYA (KR) - Dukungan ter- hadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mengalir. Setelah jajaran pengurus Tan- fidiyah dan Syuriah PC NU Kota Yogyakarta, kini giliran PAC GP Ansor Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta memberikan dukungan terhadap partai berlambang bola dunia yang dideklarasikan KHAbdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan para alim ulama lainnya. "Sebagai generasi muda NU, sudah sepantasnya jika pada Pemilu 2014 warga NU Umbul- harjo memberikan dukungan suara untuk PKB, karena PKB merupakan partai yang menjadi wadah untuk menyampaikan as- pirasi warga NU. PKB meru- pakan partai bersih tidak terlibat korupsi," kata Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) NU Keca- matan Umbulharjo, Kota Yogya- karta, Drs Zubaidi, Sabtu (22/3). Pernyataan dukungan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Umbulharjo, Drs Zubaidi yang di- dampingi Panitia Pelaksana Konferensi Anak Cabang Ge- rakan PemudaAnsor (GPAnsor) Kecamatan Umbulharjo, Sofwan SSos. Dukungan itu, disam- paikankepadaWakilKetuaDPW PKB DIY Joni Seherman SHI yang kini menjadi calon legislatif (Caleg) untuk DPRD Provinsi DIYdari Dapil 1 KotaYogyakarta. Sebagaimana diberitakan, Wakil Ketua Tanfidiyah PC NU Kota Yogyakarta, KH Yubaidi SH SPd CN, mengimbau kepada wargaNUKotaYogyakartauntuk memberikan dukungan suara PKB pada Pemilu tanggal 9April 2014. Dukungan PC NU Kota Yogyakarta itu, disampaikan usai pelatihan kader penggerak NU se Kota Yogyakarta, di Ponpes Lintangsongo, Piyungan, Kabu- paten Bantul, Yogyakarta, ke- marin. Menurut Zubaidi, aspirasi poli- tik warga NU yang paling tepat adalah memberikan dukungan kePKB.JikaadawargaNUyang mendukung partai selain PKB, merupakan salah besar. "Aspi- rasi warga NU yang paling tepat ya mendukung dan mencoblos PKB. Ini penting agar warga NU mempunyai perwakilan di par- lemen," ujarnya. Lebih lanjut Zubaidi menje- laskan, GPAnsor sebagai organ- isasi kemasyarakatan pemuda yang didirikan pada 24April 1934 di Banyuwangi, Jatim. Keber- adaannya tidak bisa lepas dari Jam'iyah Nahdlatul Ulama (NU). Oleh karena itu, dalam kiprah perjuangannya senantiasa bersandar kepada tiga komitmen kebangsaan negara kesatuan Republik Indonesia (RI) dan komitmen kepemudaan. Bagi GP Ansor, peran dan keterlibatannya telah terbukti, baik dalam sejarah perjuangan bangsa, proses national bullding dalam proses mengisi kemer- dekaan, proses reformasi mau- pun dalam transisi demokrasi. Maka regenerasi ditubuh GP Ansor Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, sangatlah pen- ting untuk menggerakkan roda kehidupan organisasi, maupun kehidupanberbangsadanberne- gara. (*)-a SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2KOTAYOGYA ANTUSIAS GUNAKAN HAK PILIH WargaPatehanInisiatifSosialisasiPencoblosan KR-Bambang Nurcahya LEPAS APK: Sejumlah aktivis lingkungan menyusuri sepanjang jalan protokol Kota Yogyakarta dengan bersepeda untuk mendata serta melepas alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2014 dan media reklame yang menempel di pepohonan. Aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan dan upaya penyelamatan pohon perin- dang. Hasil pendataan selanjutnya dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tampak proses pelepasan salah satu APK di Jalan Lowanu. Minggu (23/3) kemarin, masyarakat setempat meng- undang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kraton serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) Patehan guna mensosialisasikan pen- coblosan kepada warga. Menurut Ketua RT 30 RW 08 Patehan, M Mitan, war- ganya sudah sepakat untuk menggunakan hak pilih de- ngan baik dan tidak golput. Namun pemahaman terkait tahapan serta mekanisme pencoblosan sangat penting untuk diketahui warga. "Warga kami antusias meng- gunakan hak pilih. Makanya kami inisiatif mengundang PPK dan PPS untuk membe- rikan sosialisasi," terangnya. Mitan menambahkan, warganya yang terdaftar da- lam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 mencapai 228 pemilih. Sebanyak 35 di- antaranya ialah para pemilih pemula yang sama sekali belum pernah mengikuti pemilu. Oleh karena itu, de- ngan sosialisasi yang be- rangkat dari kebutuhan war- ga tersebut, harapannya da- pat mendongkrak partisipasi pemilih di tempat lain. Sementara PPK Kraton, Bintarto memberikan apresi- asi atas inisiatif masyarakat tersebut. Dirinya meminta tokoh masyarakat setempat mengecek kembali DPT yang sudah dikeluarkan oleh KPU. Jika ada warganya yang memiliki hak pilih namun belum terdaftar dalam DPT, masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan ke PPS. Selain itu, selama masa kampanye terbuka hingga 5 April 2014 mendatang, war- ga diminta mengenali para caleg dengan baik. "Kenali orangnya, sepak terjangnya dan visi misinya. Sehingga bisa menentukan pilihan secara mantab," tan- dasnya. (R-9)-a PROLEGDA2014 PESIMIS SESUAI TARGET TriwulanPertamaTanpaPembahasanRaperda YOGYA (KR) - Fungsi legislasi di DPRD Kota Yogyakarta kini tengah benar-benar diuji. Target mengesahkan raperda tiap triwulan meleset lan- tarankesibukananggotadewanyangkampanye. Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2014 pun pesimis bisa dirampungkan. Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kota Yogyakarta, Ervian Parmunadi mengakui, hing- gatriwulanpertamainibelumadasatupunpem- bahasan raperda yang dilakukan. "Sekarang su- dah di akhir triwulan pertama. Kami meman- dang, kondisinya terbengkalai," tandasnya, Minggu (23/3). Banyaknya anggota dewan yang disibukkan dengan kegiatan kampanye sebenarnya tidak bisa disalahkan. Pasalnya hal itu merupakan salah satu bagian dari tugas partai dalam meng- hadapi pemilu. Namun, imbuh Ervian, anggota dewan seharusnya mampu bersikap profesional dengan membagi waktu dengan baik. Oleh karena itu, Baleg meminta konsekuensi seluruh anggota dewan. Terutama percepatan pembahasanpadatriwulankeduaatauusaiPileg 2014. Jika tidak ada percepatan maka target 22 Prolegda pada tahun ini pun pesimis dapat ter- lampaui. "Tergantung dari semua anggota de- wan. Jika memang semua berniat menyele- saikan, tentu saya optimis. Tapi jika ada bebera- pa anggota yang tidak menganggap hal ini pen- ting, maka saya jadi pesimis," paparnya. Meski begitu, keputusan Pimpinan Dewan terkait mekanisme pembahasan juga menjadi unsur penting. Hingga saat ini, belum ada kepu- tusan apakah raperda akan dibahas dalam ben- tukpanitiakhusus(pansus)ataudiserahkantiap komisi seperti tahun 2013 lalu. Tanpa ada kepu- tusandariPimpinanDewan,makaBalegkesulit- an membagi pola pembahasan. Sementara Kepala Bagian Hukum Kota Yogyakarta, Basuki Hari Saksono sebelumnya mengungkapkan, pihaknya sudah menyerahkan tujuh draf raperda ke dewan. Proses pemba- hasan itu pun kini menunggu kesiapan dewan. "Raperda yang menjadi inisiatif kami ada 12 pro- duk. Kapanpun kami siap membahas, tinggal menunggudewansaja,"tandasnya. (R-9)-a YOGYA (KR) - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan Presiden Pertama Indonesia yang dipilih langsung oleh rakyat dalam dua periode. Selama pemerintahannya pun, stabilitas baik ekonomi dan politik berjalan dengan baik. "Kemajuan Indonesia pun terli- hat nyata selama 10 tahun ter- akhir. SBY telah berhasil me- ngantarkanIndonesiamenujune- gara yang maju," ungkap Jemmy Setiawan,mantanaktivis'98yang juga Caleg DPR RI Partai Demokrat dari Dapil DIY dengan nomor urut 7, nomor yang sama dengannomorPartaiDemokrat. Menurut Jemmy, keberhasilan yang diraih SBY tersebut tidak le- pas dari dukungan rakyat Indo- nesia. Ini tercermin dari Pemilu 2004 dan 2009, SBY beserta Partai Demokrat mendapatkan dukungan luar biasa dari rakyat. "Saya yakin dalam Pemilu 2014 ini, Partai Demokrat men- dapat dukungan yang besar. Partai Demokrat akan meme- nangi Pileg 9April mendatang. Ini tidaklainkarenaselama10tahun terakhir telah terbukti dirasakan manfaatnyaolehrakyat,"ujarnya. Ia mengakui keberhasilan SBY inilah yang terus dijadikan bahan ketika berdialog dengan rakyat. Banyak masukan dan du- kungan yang disampaikan oleh rakyat, namun secara umum, masyarakat mengharapkan pro- gram-program selama masa pe- merintahan SBY yang telah ter- laksana dengan baik dapat terus dilanjutkan. "Keterbukaan informasi dan semakin tingginya tingkat pen- didikan masyarakat telah mem- bawa semakin cerdas dan menentukan pilihan politiknya. Politik mengumbar janji telah menjadi masa lalu. Masyarakat saat ini lebih memilih yang telah membuktikan," pungkas SBY. Sejumlah program pro rakyat dari SBY yang telah dirasakan manfaatnya, yakni Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan beasiswa untuk siswa miskin (BSM), beras murah untuk ru- mah tangga miskin (Raskin), Program Keluarga Harapan (PKH), diberikan kepada rumah tangga sangat miskin, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). SBY juga memiliki program pro rakyat lainnya, seperti Bedah Rumah dan Rumah Murah, bantuan sosial untuk penyandang cacat, bantuan untuk para lanjut usia (Lansia). Ditambahkan Jemmy, pro- gram pro rakyat lainnya yang ju- ga telah dirasakan manfaatnya seperti Program Nasional Pem- berdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM), Program Peningkatan Kehidupan Masyarakat Miskin Perkotaan, Program Peningkat- anKehidupanMasyarakatMiskin Perkotaan, Bantuan Sosial untuk Pengungsi dan Korban Bencana Alam, Kredit Usaha Rakyat (KUR). (*)-a YOGYA(KR) - Sosialisasi mekanisme pencoblosan biasanya selalu dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Namun hal berbeda justru dilakukan oleh warga RT 30 RW 08 Patehan KratonYogyakarta. Lustrumke-5KB-TK-SDMutiaraPersadaHotelHorisonBerbagidenganSiswaHelenKeller JEMMY SETIAWAN SBYSuksesKarenaKebijakanProRakyat AGUS SULISTIYONO Dukungan TerhadapPKBTerusMengalir KR-Istimewa Kegembiraan anak-anak dalam lustrum Yayasan Pendidikan Mutiara Persada.
  3. 3. WONOSARI (KR) - Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) IX se- Gunungkidul di halaman Masjid Al Ikhlas Wonosari, Minggu (23/3). Seluruh pihak diminta untuk mensukseskan FASI, sehingga terpilih peser- ta terbaik untuk maju ke ting- kat DIY. "Kalau dulu FASI 2011 juara II semoga tahun 2014 dapat menjadi juara I se- DIY. Kegiatan ini juga untuk menciptakan peningkatan iman dan takwa (imtak)," ujar Bupati Hj Badingah SSos. Kegiatan dihadiri Kepala Kemenag Gunungkidul Drs H NurAbadi SAg MAdan un- dangan. Dalam laporannya Ketua Bakdo TKA-TPA Gu- nungkidul H Aam Sugasto menuturkan, FASI IX diikuti 612 anak dari 12 rayon. Bagi peserta yang mengikuti lom- ba akan mewakili Gunung- kidul bertarung ke tingkat DIY. Sementara Ketua Batko TKA/TPAProvinsi DIY HAri- fin Hafid SPd, mendorong pe- serta FASI IX di Gunung- kidul, terus berprestasi sam- pai ke tingkat Nasional, dulu tahun 2011 mengirimkan 3 santri ke tingkat nasional, untuk tahun ini (2014) santri yang dikirim ke Jakarta lebih banyak lagi. (*-3)-f Menurut Aris Suryanto, Petugas Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari, Minggu (23/3), hingga saat ini pi- haknya tidak mengetahui secara pasti maksud keda- tangan beberapa oknum dari lembaga itu. Untuk meya- kinkan banyak orang dan pi- hak yang didatangi, oknum LPPNRI itu mengaku berna- ma Dedi Irawan menjabat sebagai sekjen dan Rus- manto selaku intelejen in- vestigasi. Ironisnya dalam surat tugas tertulis bernama Dedi dan Sudibyo SPd. Kepada instansi yang di- datangi, oknum tersebut mengaku mendapat tugas KPK untuk menginvestigasi pelaksanaan proyek peme- rintah dan mengaku punya kewenangan menangani ber- bagai perkara korupsi. Dari pengakuan ini pihaknya langsung mengkonfirmasi kepada Komisi Pemberan- tasan Korupsi dan diperoleh keterangan KPK tidak me- miliki lembaga seperti itu dan jika sepakterjangnya su- dah menimbulkan keresah- an dan merugikan masya- rakat agar diusut. "Kami sudah mengkon- firmasi ke sejumlah institusi hukum, tetapi tidak ada lembaga seperti itu," ucap- nya. Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen SIK terpisah meminta ma- syarakat tidak mudah per- caya dengan pengakuan se- seorang. Jika didatangi sia- papun dan mengatasnama- kan jajaran kepolisian agar secepatnya menginformasi- kan kepada polisi. "Dengan menginformasi- kan secara cepat kita bisa mengambil tindakan. Bagi masyarakat yang pernah di- datangi seseorang yang mengaku dari KPK maupun Polres Gunungkidul agar se- cepatnya melapor." katanya. (Ded/Bmp)-f SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3GUNUNGKIDUL BERDALIH INVESTIGASI PROYEK KPK-PolriGadunganDatangiPerkantoran WONOSARI (KR) - Jena- zah Dwi Supriyanto (17), sis- wa SMK Tanjungsari, Gu- nungkidul yang meninggal dunia di atas kapal Bandar Nelayan 2011 saat menja- lankan tugas Praktik Kerja Industri (Prakerin) di per- airan Kupang pekan lalu tiba di kediamannya Desa Bana- ran, Playen, Minggu (23/3). Sesaat setelah disembahyang- kan jenazah siswa kelas XI itu langsung dimakamkan di de- sanya dengan dihadiri teman- teman almarhum. Pemakaman siswa kelas XI jurusan Tehnika Kapal Pe- nangkap Ikan (TKPI) tersebut dilaksanakan dengan upacara kedinasan dipimpin Kepala Sekolah Sudiarto diwarnai isak tangis dari teman-teman korban. Sedangkan ayah Dwi, Sunarto terlihat tegar melepas kepergian anaknya dan langsung berdoa di atas pusara mendiang. Kepala SMK Tanjungsari, Sudiyanto mengungkapkan kepastian penyebab kematian siswanya saat menjalankan prakerin ini diperoleh dari pi- hak kapten kapal dan teman- teman almarhum, perkem- bangan kondisi kesehatan saat berlayar di tengah laut memburuh. Akhirnya menga- lami sakit. "Dari keterangan teman-te- mannya, sebelum meninggal dia sempat muntah-muntah," terangnya. Dari keterangan teman-te- mannya, almarhum meng- hembuskan napas terakhir Sabtu (15/3) di perairan Sula- wesi dan jenazahnya sampai di Pantai Sanglah,Denpasar, Bali Sabtu (22/3). Sampai di RS Sanglah, Denpasar men- jalani visum et repertum. Visum ini dilakukan atas da- sar keterangan dari sejumlah saksi termasuk dari perusa- haan tempat korban men- jalani praktik kerja. "Usai di- visum jenazah langsung diter- bangkan menuju Yogya dan diserahkan pihak keluar- ganya untuk dimakamkan sekaligus juga diberikan san- tunan untuk keluarganya." ucapnya. (Bmp)-f JENAZAH SISWASMK TANJUNGSARI DIMAKAMKAN Meninggal di Kapal Tak Diotopsi WONOSARI (KR) - Meskipun sebagian be- sar anggota DPRD Gunungkidul tengah disi- bukkan dengan kegiatan partai politik menje- lang Pemilu 2014, namun masih sempat untuk menyelesaikan pembahasan rancangan per- aturan daerah inisiatif DPRD. Dari tiga raperda inisiatif yang diajukan DPRD, sudah dua yang ditetapkan masing-masing raperda tantang pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah (PD) Handayani Agro Utama dan raperda tentang BUMD PD Pesona Bukit Seribu, yang bergerak di bidang kepariwisataan. Dua raperda inisiatif ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (22/3) dipimpin ketua- nya Drs Budi Utama MPd. "Ternyata para ang- gota dewan tetap konsisten pada tanggung- jawabnya sebagai wakil rakyat untuk menyele- saikan tugasnya sebagai legislator," ujarnya. Setelah ditetapkan raperda segera dikirim ke pemerintah eksekutif untuk dibahas. Budi Utama menjelaskan, PD Handayani Agro Utama menangani masalah pertanian, baik sektor tanaman pangan, perikanan, kelau- tan, peternakan dan kehutanan. Sektor pertani- an di Kabupaten Gunungkidul merupakan an- dalan dan banyak memberikan kontribusi baik dalam pendapatan perkapita penduduk, mau- pun sebagai pemasok hasil pertanian untuk wilayah DIY. Sedangkan PD Pesona Bukit Se- ribu, bertugas menangani masalah kepariwisa- taan yang saat ini sedang berkembang, bahkan daerah ini menjadi tujuan utama para wisa- tawan yang datang ke DIY. Pendirian BUMD tersebut diharapkan mam- pu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melindungi masyarakat dan meningkatkan daya saing masyarakat Kabupaten Gunung- kidul terutama dibidang pertanian dan kepari- wisataan. Modal ditetapkan untuk PD Han- dayani Agro Utama Rp 5 miliar sedangkan PD Pesona Bukit Seribu Rp 20 miliar. (Awa)-f DibentukBUMDPertaniandanPariwisata KARANGMOJO (KR) - Bayi berusia 11 bu- lan, Widia Nur Safira warga Gatak, Karangmojo keadaannya cukup memprihatinkan. Wajah Wi- dia muncul benjolan, bahkan semakin membe- sar. Dokter menyarankan dilakukan operasi, na- mun keluarga tidak memiliki biaya. "Memang dokter memberikan alternatif operasi, tetapi ke- luarga kebingungan masalah dana. Mudah-mu- dahan ada pihak yang rela memberikan uluran tangan," harap ibu Widia, Dwi Niawati didam- pingi Giyatno, Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Lestari Widodo Karangmojo, Minggu (23/3). Selain kebingungan masalah biaya, Widia ju- ga tidak memiliki kartu Jamkesmas. Pihak keluarga kini hanya bisa pasrah, sebab peng- hasilan dari buruh srabutan tak sanggup men- gobati hingga tuntas. Semula keluarga sempat membawa Widia ke rumah sakit, namun ter- paksa kembali dibawa pulang ke rumah. "Semoga Tuhan memberikan jalan keluar, sebab keluarga sudah tidak tahu harus men- cari dana kemana lagi," ujar Dwi sambil terba- ta-bata. Giyatno menuturkan, keluarga Widia me- mang berasal dari keluarga miskin. Sangat membutuhkan bantuan para dermawan. Ter- lebih kini yang mengurus hanya ibu kan- dungnya sendiri, sehingga tidak mampu untuk melanjutkan perawatan hingga operasi. "Jika nantinya ada bantuan para dermawan, se- baiknya segera dipergunakan berobat." jelas- nya. (Ded)-f BUTUH ULURAN TANGAN Di Wajah Widia Muncul Benjolan WONOSARI (KR) - Sejumlah Puskesmas dan RSUD Wonosari, Gunungkidul resah adanya sa- lah satu pihak mengaku dari Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPP- NRI) dan binaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengatasnamakan Polres Gunungki- dul. Lembaga itu mendatangi RSUD dan Pus- kesmas dengan berdalih melakukan investigasi sejumlah proyek, oknum tersebut nekat menda- tangi Puskesmas, RSUD Wonosari dan sejumlah kepala desa. WONOSARI (KR) - Bu- pati Gunungkidul Hj Badi- ngah SSos dengan tegas akan memberikan sanksi te- gas sesuai dengan perun- dang-undangan yang ber- laku, jika ada Pegawai Ne- geri Sipil (PNS) dan pe- rangkat desa yang mendu- kung salah satu partai poli- tik maupun caleg dalam Pe- milu 2014 ini. "Ini tidak main-main jika ada PNS dan pamong desa yang tidak netral jelas saya tindak," ujarnya kepada KR usai senam pagi di Alun-alun Wonosari, Minggu (23/3). Ancaman sanksi bagi PNS yang membelot dengan pi- dana penjara satu tahun dan denda Rp 2 juta. Dalam seti- ap pertemuan dan apel pagi bupati meminta agar selu- ruh PNS diminta tetap ne- tral dalam pemilu baik legis- latif maupun pemilu presi- den. Demikian juga dalam seti- ap rapat koordinasi pejabat, bupati meminta kepada pe- jabat untuk tidak terlibat dalam dukung mendukung parpol maupun celeg, mes- kipun ada kedekatan baik pengurus parpol maupun de- ngan caleg. Bupati minta kepada selu- ruh masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proses pemilu terutama pada saat masa kampanye terbuka ini, jika mengetahui disertai de- ngan bukti-bukti, ada PNS atau perangkat desa yang terlibat baik sebagai peserta bahkan menjadi pendukung salah satu caleg, agar dila- porkan dan akan ditindak tegas. Apalagi ada pejabat yang terlibat dalam kampa- nye dan menggunakan fasili- tas pemerintah baik mobil dinas, anggaran dan lain- nya, bupati tidak akan ting- gal diam. Bupati dan Ir Budi Mar- tono MSi Sekda Gunung- kidul menjalin kerja sama dengan Panitia Pengawas Pemilu untuk mengawasi ji- ka ada PNS dan perangkat desa terlibat dalam kampa- nye. Diakui sudah ada la- poran adanya perangkat de- sa yang terlibat dalam kam- panye dan sudah ditindak- lanjuti. Sementara PNS yang me- langgar belum ada laporan. Meski demikian, bukan be- rarti PNS hanya diam dalam pemilu ini, tetapi diminta membantu pemerintah da- lam mensukseskan pemilu seperti menjadi anggota Ke- lompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di desa dan dusun, asalkan tetap netral. (Awa)-f BUPATI INGATKAN PNS TIDAK NETRAL Diancam Pidana dan Denda Rp 2 Juta KR-Agus Waluyo Hj Badingah SSos KR-Bambang Purwanto Pemakaman Dwi Supriyanto pelajar SMK Tanjungsari. KR-Dedy EW Widia Nur Safira TINGKATKAN IMTAK 612 Peserta Ikuti FASI
  4. 4. SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4BANTUL BANGUN EMBUNG DAN WAHANAAIR Menuju Masyarakat Bedukan Sejahtera BANTUL (KR) - Pembangunan em- bung dan pusat pemancingan di Dusun Bedukan Desa Pleret Bantul, sebagai permulaan menuju kesejahteraan ma- syarakat secara menyeluruh. Dalam program pengembangan kawasan itu, diproyeksikan mampu menyerap ba- nyak tenaga kerja. Tidak kalah penting, konsep itu sebagai media menggali po- tensi ekonomi di masyarakat. Dikatakan Ketua Panitia Pemba- ngunan Suwarsono, Minggu (23/3) usai peresmian embung oleh Drs HM Idham Samawi, didampingi Yoeke IndraAgung Laksana serta Hanung Raharjo ST, em- bung yang pengelolaannya di bawah pe- merintah Desa Pleret ke depannya di- yakini bisa berkembang. Selain pusat pemancingan, di ling- kungan tersebut akan dibangun pusat perekonomian masyarakat. Keberada- an gazebo di atas kolam, sebagai pusat wisata air. Dalam pembangunan tersebut juga melibatkan Kelompok Swadaya Ma- syarakat (KSM) Gajah Wong. Orientasi kedepannya, tidak sekadar embung dan pemancingan. Tetapi sebagai pusat in- dustri kreatif di wilayah itu, akan dibu- atkan lokasi untuk ajang pemasaran. "Tidak sebatas gazebo dan pemancing- an, tetapi menggali semua potensi kera- jinan di Bedukan ini," ujarnya. Area yang mencapai luas 1.000 meter persegi itu, kesempatan untuk mela- kukan pengembangan masih terbuka. Semetara Yoeke Indra Agung Laksana yang hadir membuka acara mancing bersama di embung Bedukan, yakin kedepannya potensi ekonomi di wi- layah itu akan tumbuh dengan sen- dirinya. Dengan pertumbuhan per- ekonomian itu menjadi jembatan me- nuju kesejahteraan masyarakat. Kare- na dalam mewujudkan kesejahteraan, sangat dibutuhkan kerja keras semua pihak dengan dukungan dari pemerin- tah. Sementara dalam mancing bersa- ma itu melibatkan ratusan peserta, me- reka datang dari Pleret dan sekitarnya. (Roy)-m BANTUL (KR) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, pada 2014 ini memasuki usia 11 tahun. Dengan ini RSUD Panembahan Senopati berusaha mengutamakan peningkatan mutu pelayanan dan kesela- matan pasien. Dikatakan Direktur RSUD Panembahan Seno- pati Bantul, dr Wayan Sudana kepada KR, di Bantul, Minggu (23/3), keberadaan RSUD di Bantul, sebenarnya sudah pu- luhan tahun silam. Tetapi pemberian nama Panembahan Senopati baru 11 tahun ini, dan guna menyemangati kerja pegawai, pada peringatan hari jadi ke-11 ini mengambil tema "Dengan HUT ke-11 RSUD Panembahan Senopati, kita bangun komitmen dan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan akreditasi un- tuk meningkatkan mutu pelayanan dan kesehatan pasien". "Tema ini harus dipegang oleh semua pegawai di RSUD Panembahan Senopati," kata dr Wayan. Puncak peringatan hari jadi RSUD Panembahan Senopati akan dilaksanakan Sabtu (29/3) mendatang, dengan deklarasi Sapa Ramah,pemberiancenderamatakepada5pegawaiyangpurnatu- gas, pemberian bingkisan kepada mitra kerja dan pasien, serta launching Rumah Sakit RamahAnak oleh Bupati Bantul. Minggu (23/3) pagi kemarin diadakan senam sehat, lomba memasak telur, lomba ketangkasan anak-anak keluarga RSUD Panembahan Senopati dan pentas seni, serta pemba- gian hadiah kepada pemenang lomba hari jadi RSUD Pa- nembahan Senopati. Kegiatan lain berupa bakti sosial, an- jangsana ke panti asuhan, pemeriksaan tulang, papsmear, gu- la darah serta donor darah, dan pembagian sembako kepada warga sekitar rumah sakit. (Jdm)-m HUT KE-11 RSUD PANEMBAHAN SENOPATI Tingkatkan Mutu Pelayanan BANTUL (KR) - Menyambut Nyepi Tahun Saka 1936 (2014 M) dan HUT ke-55 Parisada Hindu Dharma DIY, umat Hindu Yogyakarta, Minggu (23/3) menyelenggarakan bebera- pa kegiatan, di Pura Jagadnata Banguntapan Bantul. Diantaranya, jalan sehat, bakti sosial pengobatan gratis, donor darah, pembagian sembako dan lomba pengetahuan agama Hindu. Menurut Ketua Parisada Hindu Dharma DIY, Ida Bagus Agung didampingi ketua panitia Drs I Nyoman Warta MHum, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pencera- han sebagai implementasi dari ajaran Tat Twam Asi, serta menjunjung nilai humanisme dan kerukunan antarumat maupun antarwarga. Jalan sehat yang diikuti lebih dari 200 peserta kemarin memperebutkan puluhan hadiah dan doorprize, diantaranya sepeda gunung sumbangan dari mantan Bupati Bantul, Drs HM Idham Samawi. Selain menyumbang 1 unit sepeda, Idham Samawi juga menyumbang biaya pemeriksaan gula darah untuk 100 orang. Sebelumnya, Sabtu (15/3) silam juga diselenggarakan Melasti, di pantai Ngobaran Gunungkidul. Menurut Ida Bagus Agung, ritual melasti atau labuhan ini dimaksudkan untuk membuang segala kotoran batin, agar menjadi suci sudhanirmala. Dilanjutkan dengan melasti di Pantai Parangtritis para Jumat (28/3) mendatang, yang tujuannya untuk membersihkan diri lahir dan batin, serta mengambil air kehidupan. Sedangkan Minggu (30/3) bertepatan dengan Bulan Mati, dalam kepercayaan Hindu disebut dengan Tilem Kesanga dan sasih kesangan. Upacara Tawur Agung Kesanga, pelak- sanaannya dimulai dari masing-masing rumah tangga mem- buat upacara tawur di setiap Pura, untuk tingkat kecamatan. Sedangkan untuk tingkat kabupaten dan provinsi, terutama umat Hindu DIY, dipusatkan di pelataran Candi Prambanan, sebagai realisasi ajaran tiga penyebab harmoni (Tri Hita Karana). (Jdm)-m SAMBUT NYEPI DAN HUT KE-55 PARISADA Umat Hindu DIY Bakti Sosial MAHA DEWI HADIR DI YOGYA Bisnis Kecantikan Kian Cerah BANTUL (KR) - Tingginya semangat kaum hawa untuk tetap tampil cantik saat ini, memicu tumbuhnya bisnis salon kecantikan. Para pelaku bisnis itu juga termotivasi untuk meningkatkan pelayanan. "Wanita harus tetap cantik. Kecantikan adalah anugerah Tuhan yang wajib dipertahankan. Kami hadir di Yogya- karta, berusaha membantu khusus bagi para ibu dan maha- siswi dalam perawatan kecantikan," tutur Brigita Ratna Nurmawati, pemilik Maha Dewi Salon dan Day Spa di sela peresmian usahanya, Minggu (23/3), di Sonosewu Kasihan Bantul. Maha Dewi Salon ini untuk pertama kalinya dibuka di Yogyakarta, dan selanjutnya 2 bulan ke depan akan hadir di Solo, Purwokerto dan Banjarnegara. Ratna mengaku, bisnis salon kecantikan makin cerah dijalani mengingat kebutuhan para wanita sangat tinggi dalam perawatan tubuh, wajah, rambut dan lainnya. Lebih rinci Ratna memaparkan, layanan Maha Dewi di- antaranya, hair masker, hair spa, hair energy, facial, body bleaching, message scrab, smoothing, tanam bulu mata, po- tong rambut, pewarnaan rambut, make up dan sanggul, re- fleksi dan lulur kaki, totok wajah dan lainnya. Keberadaan usahanya juga telah membuka lapangan kerja bagi sejumlah warga sekitar. Untuk saat ini Ratna memiliki 12 karyawan, terdiri 10 perawat kecantikan dan 2 bagian ke- bersihan. (*-2)-m KR-Bambang Nurcahya Salah satu pelayanan di Maha Dewi Salon & Day Spa. BANTUL (KR) - Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Senin (24/3) hari ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rekernas) II, di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Jalan Raya Janti Bangun- tapan Bantul. Dikatakan Wakil Ketua Panitia Rakernas II, M Sukro Nurharjono kepada KR, Minggu (23/3), Rakernas di Yogyakarta ini akan dihadiri Presiden RI Susilo Bambang Yudho- yono, sekaligus mengukuhkan kepengurusan Apdesi masa bakti 2014-2017. Awalnya Rakernas Apdesi akan digelar di Aceh atau Surakarta, tetapi akhirnya memilih di Yogyakarta. Rakernas II Apdesi hari ini, juga akan dirangkai dengan seminar nasional "Dari Desa Untuk Indonesia", materinya sosialisasi Undang Undang RI No 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Undang-Undang RI No 24 Tahun 2013 tentangAdministrasi Kependudukan. Ditambahkan oleh Sukro Nurharjono, dengan disahkannya Undang-Undang No 6 Tahun 2014, tentang Desa, perlu adanya pemahaman dan sosialisasi kepada semua lurah desa. So- sialisasi bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintah desa, dalam menjalankan tugas sesuai UU No 6 Tahun 2014. Agar lurah desa lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan desa, yang rencananya se- tiap tahun akan mendapatkan bantuan lang- sung dari pemerintah pusat senilai Rp 1,5 mi- liar. "Jika pengelolaannya tidak hati-hati, bisa mencelakakan lurah desa," kata Sukro Nur- harjono. (Jdm)-m DIHADIRI PRESIDEN SBY Apdesi Pilih Rakernas diYogyakarta BANTUL (KR) - Rencana Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Samas, sempat menda- pat penolakan petani, karena dinilai merusak la- han pertanian warga yang sudah produktif. Se- mula petani berharap, agar TPI baru dibangun dekat Pantai Samas. Tetapi kebuntuan musya- warah terurai, setelah dilakukan mediasi Peme- rintah Bantul yang diwakili Sekda Bantul Ri- yantonodanjajaran,perwakilanpetanidannela- yan, yang digelar Sabtu (22/3) lalu, di Samas. Ketua Kelompok Tani Pasir Makmur, Su- marno mengungkapkan, petani sebenarnya tidak menolak pembangunan TPI bagi nelayan Pantai Samas. Permintaan petani sederhana, ji- ka masih bisa lokasinya dipindah saja. Karena lokasi pembangunan TPI baru berada di atas la- han garapan petani. Tetapi jika keputusan su- dah ditetapkan pemerintah, pihaknya menye- rahkan semuanya. Bahkan dalam pertemuan tersebut Kasi Sa- rana Prasarana DKP Bantul, Istriyani sempat diminta menjelaskan desain pembangunan TPI. Sehingga petani mengetahui dengan rinci rencana pemerintah itu. Sementara Mugari, se- orang nelayan Samas mengungkapkan, pem- bangunan TPI tersebut sangat mendesak. Karena TPI lama ambruk tergerus abrasi, nela- yan hanya memanfaatkan bangunan semi per- manen yang ada. Dalam pembangunan TPI sebenarnya meru- pakan awal membuka lapangan kerja bagi ma- syarakat. "Ada pendorong, ada nelayan dan pengurus koperasi serta anggotanya. Jumlah- nya tidak sedikit, sehingga nasib mereka harus diperhatikan," ujar Mugari. Perbedaan pendapat tersebut cair, setelah Ketua Kelompok Tani Manunggal Srigading Sanden Bantul, Subandi menengahi dengan mengatakan, jika keberadaan TPI untuk saat ini sangat dibutuhkan nelayan. Artinya sama saja dengan menyejahterakan masyarakatnya, sehingga pembangunan TPI harus dilakukan sesuai dengan rencana awal. Riyantono mengungkapkan, karena petani sudah tidak mempermasalahkan lokasi pemba- ngunan TPI, DKP akan melajutkan prosesnya di tempat yang sudah ditentukan. (Roy)-m PEMBANGUNAN TPI DILANJUTKAN Petani Samas Sempat Keberatan Sutardi pengurus Kelom- pok Tani Pasir Makmur, Minggu (23/3) kepada KR mengungkapkan, jika pem- buatan tambak udang di- biarkan terus berjalan. Pe- tani lahan pasir sekitar tam- bak menjadi pihak paling dirugikan. Otomatis uap yang ditimbulkan akan me- matikan tanaman di sekitar- nya. Dampak lebih menge- rikan lagi adalah, pasca dibu- ka tambak ketika akan di- kembalikan ke lahan pertani- an sulit sekali. Hasil dari tambak udang memang sa- ngat menjanjikan ketimbang usaha lainnya. Tetapi yang perlu digaris- bawahi, hasil tambak itu tidak akan berlangsung sela- manya. "Lihat saja, mungkin dua tiga kali panen saja hasilnya bagus, setelah itu selesai," ujarnya. Sebelum membuat tambak secara besar-besaran, mesti- nya melakukan kunjungan ke pusat tambak udang di da- erah lain. Sehingga menge- tahui betul bagaimana sebe- narnya tambak udang di- kembangkan. Apalagi jika pengelolaan limbahnya tidak secara profesional, itu sangat merugikan. Ketua Kelompok Tani Pa- sir Makmur, Sumarno me- nambahkan, adanya tambak dinilai merugikan pertanian warga yang sudah mapan. Kecemasan Sumarno cukup beralasan, karena lokasi tam- bak mayoritas bersebelahan dengan lahan pertanian. Se- hingga ketika tingkat ke- asaman meningkat, akan mematikan tanaman. Sekda Bantul Riyantono mengungkapkan, sejauh ini Pemerintah Bantul mengin- ventarisir keberadaan tam- bak di sepanjang pantai sela- tan Bantul, mulai Sranda- kan, Sanden hingga Kretek. Langkah tersebut diambil se- bagai pijakan untuk meng- ambil langkah selanjutnya. Termasuk memudahkan pe- mantauan lokasi-lokasi pem- buatan tambak yang tidak sesuai aturan. Ketika di lapangan dite- mukan tambak melanggar ketentuan, tentu dilakukan penindakan. Karena tidak se- mua kawasan pantai selatan diizinkan untuk tambak udang. "Kami sebatas melakukan inventarisir jumlah dan loka- si, ketika ada pembuatan tambak di lokasi yang tidak sesuai kami ingatkan," ujar Riyantono. (Roy)-m PEMKAB INVENTARISASI PembuatanTambakUdangMendapatTentangan BANTUL (KR) - Maraknya pembuatan tambak udang di pesisir selatan Bantul, banyak mendapat tentangan masyarakat. Karena keuntungan berli- pat dari tambak dinilai bersifat sesaat, sementara dampak dari keberadaannya jauh lebih merugikan, khususnya pada sektor pertanian. Tentangan masyarakat diwujudkan dengan pemasangan se- jumlah papan bertuliskan menolak pembuatan tambak udang. KR-Judiman I Nyoman Warta (merah), menyerahkan sepeda sumbang- an dari Drs HM Idham Samawi kepada ketua panitia. KR-Judiman Lomba masak telur dalam rangka HUT RSUD Panem- bahan Senopati Bantul. KR-Sukro Riyadi Drs HM Idham Samawi meresmikan embung di Bedukan Pleret.
  5. 5. SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5KULONPROGO Embung Tonogoro Jadi Wisata ’Tiban’ KALIBAWANG (KR) - Embung Tonogoro di Desa Banjaroyo yang diresmikan sekitar satu setengah bulan lalu menjadi wisata 'tiban' wisatawan dari berbagai da- erah. Ratusan wisatawan setiap hari mengunjungi pe- nampungan air untuk pertanian di atas salah satu bukit di Pedukuhan Tonogoro itu. Embung yang akan menjadi kawasan pusat pengem- bangan durian menoreh kuning di Kabupaten Ku- lonprogo ini memiliki pemandangan yang cukup indah. Di sebelah timur dapat melihat panorama lembah kota Yogyakarta, jajaran pegunungan Merapi. Sebelah sela- tan panorama lembah laut selatan dan sebelah utara perbukitan Menoreh. Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke embung tersebut menjadi pekerjaan ekstra bagi petugas Kebun Sentra Pemberdayaan Tani (SPT) pengembangan duri- an menoreh kuning. Wisatawan dapat mengunjungi kawasan Embung Tonogoro menikmati keindahan panorama alam dengan leluasa. "Setiap sore sampai malam hari banyak yang me- ngunjungi kawasan embung. Sebagian besar pengun- jung anak-anak muda berasal dari daerah sekitar dan Yogyakarta. Tempat parkir dipenuhi ratusan motor di- tinggal jalan-jalan di kawasan embung," kata Bambang Maryoto, Pimpinan Kebun SPT di Embung Tonogoro. Menurutnya, tujuan pembangunan Embung Tonogo- ro untuk persediaan air pengembangan durian menoreh kuning. Letak embung di lokasi strategis antara objek wisata Puncak Suroloyo dan wisata religi Sendangsono. Rekan Bambang Maryoto,Ahmad Djamzari mengata- kan penampungan air hujan di embung tersebut untuk pengairan tanaman durian menoreh kuning yang dikembangkan di sekitar embung. Terdapat sekitar 3.084 batang tanaman durian yang ditanam di areal seluas kurang lebih 23 hektare. Bibit durian yang ditanam selama dalam perawatan pertumbuhannya cukup menggembirakan. "Sejak di- tanam sekitar tiga bulan lalu, sudah dua kali menga- lami pertumbuhan daun muda," kataAhmad. Persediaan air hujan di embung diperkirakan menja- di kendala untuk mencukupi kebutuhan musim kema- rau mendatang. Kapasitas embung mampu menam- pung air sekitar 9.000 meter kubik. Kebutuhan air untuk menyirami tanaman durian se- lama musim kemarau diperkirakan 6.500 meter kubik. Sedangkan persediaan air yang ada baru 5.500 meter kubik. "Kalau tidak ada hujan lagi untuk persediaan di musim kemarau belum cukup," tambahnya. (Ras)-e KR - Agussutata Wisatawan menikmati keindahan kawasan sekitar Embung Tonogoro di Desa Banjaroyo Kalibawang. KAMPUS UNY WATES DIRESMIKAN Menpora:PemudaJanganBerpikirPas-pasan Roy Suryo mengatakan hal itu ketika meresmikan pem- bangunan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Kampus Wates, Sabtu (22/3), di kampus setempat. Yang diresmikan terdiri Gedung Layanan Aka- demik, kolam renang dan Ge- dung Pembinaan Karakter. Menpora sekaligus memberi- kan materi pada seminar na- sional "Membangun Generasi Emas Berkarakter". Acara dihadiri Dirjen Dikti Prof Dr Ir Djoko Santoso MSc, Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K), Rektor UNY Dr Rochmat Wahab MPd MA, sejumlah tamu undangan dan mahasiswa. Acara terse- but merupakan rangkaian per- ayaan Dies Natalis ke-50 UNY. Lebih lanjut Menpora me- ngatakan pemuda tidak cukup asal berani saja, tapi harus diperhitungkan kekuatan dan kelemahannya agar dapat mencapai target yang optimal. "Pemuda tidak waton wani, waton sulaya, namun harus di- analisa SWOT-nya yakni strengths (kekuatan), weak- nesses (kelemahan), opportu- nities (peluang) dan threats (ancaman)," kata Roy. Sedang Dirjen Dikti Prof Dr Ir Djoko Santoso MSc menga- takan saat ini UNY sudah se- makin maju dengan dibu- kanya Kampus Wates. Karena itu, UNY tidak hanya me- ngembangkan program studi kependidikan saja, melainkan mengembangkan prodi yang sesuai dengan kondisi Ku- lonprogo dan menyejahtera- kan masyarakatnya. Sementara Rektor UNY Dr Rochmat Wahab MPd MA menjelaskan, pembangunan yang diresmikan terdiri Ge- dung Layanan Akademik luas bangunan 2.517 m2 dengan empat lantai, pembangunan kolam renang dengan tribun seluas 1.286 m2 dua lantai, Gedung Pembinaan Karakter seluas 527 m2 berlantai dua serta pembangunan penun- jang seluas 59,50 m2. "Dengan makin lengkapnya bangunan di UNY Kampus Wates diharapkan semakin memantapkan posisinya seba- gai pusat pendidikan terbaik di Kulonprogo. Ke depan UNY masih terus menyempurna- kan diri sebagai wujud akun- tabilitasnya," kata Rochmat. (Wid)-b PENGASIH (KR) - Menteri Pemuda dan Olah- raga (Menpora), Roy Suryo mengatakan pemuda ti- dak boleh memiliki pikiran yang pas-pasan, namun harus memiliki mimpi-mimpi besar agar bisa mem- punyai kehidupan yang lebih maju. WATES (KR) - Dapur ru- mah Raliyam Adi Wiyono (49) di RT 14 RW 7 Pedukuhan Dobangsan Giripeni, Wates, Minggu (23/3) pagi terbakar. Kebakaran terjadi gara-gara Raliyam menuangkan bensin dekat dengan nyala lilin. Meski sempat membakar se- peda motor, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir sekitar Rp 15 juta. Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) langsung ke lokasi kejadian bersama Badan Amil Zakat Daerah (Bazda). Pemkab memberikan bantuan berupa logistik dan alat dapur, se- dangkan Bazda Kulonprogo melalui Wakil Ketua H Jumanto SH menyerahkan uang Rp 2 juta. Kebakaran berawal Rali- yam yang penjual bensin ecer- an menuangkan bensin de- ngan gayung dari drum ke da- lam ember kecil di dapur. Tidak disadari bila didekat- nya ada lilin penerang aru- man (tradisi kubur plasenta) cucunya. Bensin yang dituang di- perkirakan memercik dan menyambar nyala lilin me- nyebabkan kobaran api. Ia ju- ga sudah berusaha menyiram api, tapi malah makin mem- besar dan melalap alat dapur. Berkat bantuan masyarakat, api akhirnya bisa dipadam- kan. "Jaraknya sekitar satu me- ter dari lilin aruman. Biasa- nya seperti itu tidak masalah. Tapi ini malah terbakar. Ber- untung saya bisa selamat," ujar Raliyam yang betis ka- nannya juga terkena api. (Wid)-e WATES (KR) - Sebanyak 125 calon jemaah haji (calhaj) Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Aisyiyah Kulon- progo mengikuti cek awal kebugaran di Alun-alun Wates, Minggu (23/3). Tes kebugaran tersebut merupakan awal, kare- na para calhaj masih akan melakukan lagi pada 22 Juni men- datang. Tim Kesehatan Mandiri dr Maria Ulfah menyatakan pi- haknya bekerja sama dengan KBIH Aisyiyah melakukan pe- meriksaan kesehatan meliputi tekanan darah dan nadi, ke- siapan tes yakni mengisi formulir kelayakan terkait penyakit yang diderita dan keluhannya, kemudian dilakukan pema- nasan lima menit dan tes kebugaran dengan jalan atau jalan cepat 1,6 km keliling alun-alun dua kali, diakhiri pendinginan. "Ini untuk mengukur kebugaran calhaj dan kesiapan fisik- nya. Agar nantinya dalam pelaksanaan ibadah haji dapat lan- car," katanya. Zaini (72) calhaj dari Sentolo mengaku senang terhadap tes kebugaran ini. "Saya sakit pinggang, pinggul, lulut sakit serta tensi tinggi 150/90. Saat keliling alun-alun ya jalan pelan saja, tidak memaksakan diri mengingat kondisi masih sakit," katanya. (Wid)-e 125CalhajKBIHAisyiyahTesKebugaran KALIBAWANG (KR) - Siswa kelas IV dan V SD Kanisius Kenalan, Desa Wonolelo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang diajak blusukan 'Tilik Belik 2014' di Daerah Aliran Sungai (DAS) Banjing dan Padonan di Pedukuhan Duren Sawit, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang. Dalam pembelajaran tematik di luar kelas yang berlangsung, Sabtu (22/3), para siswa yang dibagi dua kelompok diajak meli- hat kondisi mata air, kualitas air, mengumpulkan sampah sum- ber pencemaran lingkungan, mendata tanaman penyangga sumber air dan bebatuan. Guru mata pelajaran Agraria SD Kanisius Kenalan, Fran- siskus Wiharno mengungkapkan, pembelajaran dengan pen- dekatan tematik 'Tilik Belik 2014' dalam rangka memperingati hariAir Sedunia, mengajak siswa melihat lingkungan sekitar se- cara mendalam. Menurutnya, sumber air yang dibutuhkan dalam kehidupan semakin berkurang. Dengan mengetahui kondisi tersebut meng- ajak siswa sebagai generasi penerus untuk menjaga kelestarian- nya. "Anak-anak menjadi tahu pentingnya sumber air dalam ke- hidupan manusia," tutur Fransiskus. Pembelajaran tematik 'Tilik Belik 2014' termasuk dalam mata pelajaran muatan lokalAgraria di SD Kanisius Kenalan. Dalam kegiatan tersebut terintegrasi dengan pelajaran IPA, Bahasa Indonesia, IPS, Matematika, Pertanian dan PendidikanAgama. Kegiatan tersebut, katanya dinilai cukup penting bagi siswa yang sebagian besar pekerjaan orangtuanya sebagai petani. Kegiatan itu diselenggarakan setiap satu tahun sekali. Pada kegiatan yang sudah berlangsung tiga kali, siswa menjadi tahu kondisi sumber air yang pernah dikunjungi sebelumnya. Di setiap sumber air yang dikunjungi, siswa mengisi lembar kerja tentang sumber air dan lingkungannya. Siswa mengidenti- fikasi debit air, luasan sumber air, tingkat keasaman air, meng- gambar sketsa sumber air, mencatat tumbuhan penyangga, membersihkan sampah dan menyediakan siwur atau alat pengambil air dari tempurung kelapa. "Di internal sekolah, siswa tahu apa yang harus dilakukan setelah mengetahui kondisi sumber air terus berkurang. Man- faat di luar sekolah, masyarakat termotivasi untuk menjaga ke- lestarian sumber air," tambahnya. (Ras)-e BLUSUKAN TILIK BELIK 2014 AjakSiswaIdentifikasiSumberAir TEMON (KR) - Bu- pati Kulonprogo dr Has- to Wardoyo mengajak masyarakat mening- katkan semangat go- tong royong. Bentuk ke- giatan tidak sebatas membangun jalan, tapi bisa juga membuat atau memper- baiki saluran air untuk per- sawahan maupun bidang lain yang mampu meningkatkan produktivitas masyarakat. "Gotong royong terbukti mampu meringankan peker- jaan sekaligus hemat biaya," katanya saat menyerahkan bantuan uang Rp 10 juta un- tuk pembangunan Masjid Amalia Kalidengen, Syam Syahin al Jarous Giripeni dan biaya pengobatan, pem- bangunan Pondok Pesantren serta bantuan babon ayam kepada warga sekitar dua masjid tersebut, baru-baru ini. Sementara itu Ketua Ya- yasan Amalia dr Agus secara spontan menyerah- kan bantuan uang Rp 3 juta melalui Bupati. Para pihak yang mendapat bantuan Masjid Amalia, Mas- jid Syamah Al Jahin, Ponpes Roudhotul Banin, Difaura Caesaryanni (warga Gotakan, Panjatan), Muji- yanto, warga Desa Kulwaru, Wates dan anak yatim piatu. "Bantuan yang kami se- rahkan sebagai bentuk ke- pedulian terhadap warga ku- rang mampu sekaligus men- dukung Gerakan Gotong Royong Rakyat Bersatu yang dilaksanakan Pemkab Ku- lonprogo. Kegiatan tersebut sangat positif dalam upaya menggugah dan mengajak pi- hak yang mampu secara eko- nomi untuk peduli dengan warga miskin," jelasnya. Pe- nyerahan bantuan dihadiri Wakil Bupati Drs Sutedjo dan para Kepala SKPD serta unsur Muspika Temon. Terkait pemberian jaminan kesehatan, Bupati menegas- kan, masyarakat tidak perlu khawatir tidak dijamin da- lam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), kare- na Pemkab telah mengang- garkan dana untuk Jamkes- da. "Masyarakat cukup mem- bawa KTP atau Kartu Ke- luarga ketika memeriksakan ke puskesmas atau ke rumah sakit. Kalau ada masyarakat tidak dilayani dengan baik, silahkan mengadu ke BPJS yang kantornya di dekat RSUD Wates. Atau datang ke Rumah Dinas Bupati pada acara Kamis pagi," ucapnya, Minggu (23/3). Terpisah, Wabup Sutedjo menyerahkan bantuan bedah rumah kepada Paridi, warga Pedukuhan Tukharjo Desa Purwoharjo Kecamatan Sa- migaluh. Bantuan tersebut berasal dari Bazda, Badan Penanaman Modal dan Per- izinan Terpadu (BPMPT), DPU dan Bazcam setempat. Dalam kesempatan terse- but Wabup menyampaikan informasi perihal bantuan untuk daerah di tahun 2014. "Pemkab terus berupaya memberi semangat kepada warga untuk melakukan ak- tivitas baik di bidang pertani- an, peternakan dan sektor lainnya. Tidak bisa dipung- kiri bantuan-bantuan yang telah disalurkan memang belum merata untuk seluruh kelompok karena kemam- puan finansial Pemkab yang sangat terbatas," katanya. (Rul)-b BUPATI AJAK TINGKATKAN GOTONG ROYONG KetuaYayasanAmaliaBantuYatimPiatu TEMON (KR) - Lingkungan SMAN 1 Te- mon banyak mengalami perubahan diban- dingkan beberapa tahun lalu. Ruangan di lingkungan sekolah yang kosong mulai ber- ubah menjadi taman sekolah produktif. Kepala SMAN 1 Temon, Slamet Riyadi yang ditemui KR, Sabtu (20/3) mengungkapkan, in- gin menciptakan lingkungan sekolah yang in- dah. Hal ini agar saat proses belajar mengajar berlangsung, para siswa betah dan nyaman di sekolah. Halaman samping sekolah yang sebelum- nya kosong dimanfaatkan menjadi taman pro- duktif. Aneka jenis taman yang ditanam memiliki nilai jual sehingga keberadaan ta- man memiliki multi fungsi. "Selain membuat lingkungan sekolah lebih indah dan sejuk, mengajak siswa memiliki ke- trampilan yang diharapkan bermanfaat di ke- mudian hari," kata Kasek Slamet Riyadi. Menurutnya, pemanfaatan lingkungan se- kolah yang kosong dimanfaatkan sebagai ta- man, sebagai sekolah adi wiyata mandiri, se- kaligus mengajak siswa mengelola sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekono- mi. (Ras)-e DI SMAN 1 TEMON RuangKosonguntukTamanProduktif KR-Widiastuti Rektor menandatangani prasasti pembangunan Ge- dung UNY Kampus Wates disaksikan Menpora dan Dir- jen Dikti Kemdikbud. Tuang Bensin Dekat Lilin Dapur dan Motor Terbakar KR-Asrul Sani Ketua Yayasan Amalia dr Agus (belakang kiri) menyaksikan Bupati Hasto menyerahkan bantuan kepada Mujiyanto. KR-Widiastuti Para calhaj melaksanakan pemanasan dalam tes ke- bugaran.
  6. 6. HINGGA kini, progres pembangunan Villa Mesari yang berlokasi di Ubud Bali mencapai 40 persen. Diper- kirakan, pembangunannya selesai akhir Agustus 2014. Sehingga September dapat dilakukan acara opening. Konseptor Villa Mesari, Made Robert mengatakan, konsep kepemilikan villa tersebut menggunakan sis- tem C-BOS (Capitalism Based On Society) atau kapi- talis berbasis kerakyatan. "Dengan begitu, orang kecil bisa menjadi pemilik vila karena dibuat secara gotong- royong," ujarnya dalam re- lease yang diterima KR, Minggu (23/3). Menurutnya, keuntungan menjadi pemilik Villa Mesari sangat banyak. Di antaranya owner mendapat penghasilan pasif di 3 tahun pertama seni- lai 30 persen dan selanjutnya berubah-ubah berdasarkan keuntungan Villa Mesari. Selain itu, pemilik juga dapat surat bukti kepemilikan seni- lai Rp 13 juta, satu box kartu nama Villa Mesari dengan ja- batan owner sungguhan. "Tak hanya itu saja, pemi- lik juga dapat hak usaha 10 persen komisi jika membawa tamu menginap di Villa Mesari. Pemilik juga akan tergabung dalam komunitas 'Villa Mesari Investor Club' yang bisa punya jejaring bis- nis dari seluruh Indonesia karena akan diadakan ga- thering antara 2-4 kali se- tahun," jelasnya. Saat grand opening Villa Mesari para pemilik berpelu- ang mendapatkan grand prize Honda Jazz, emas batangan, sepeda motor, Ipad dan berlibur ke Singapura atau Umrah. Terkait hal itu, I Made Ayu selaku panitia pelaksana dari Team Mesari Land Bali akan mengadakan sebuah acara bernama 'Hanya 13 Juta Bisa Punya Villa di Ubud Bali' di Hotel POP Jalan AM Sangaji Yogyakarta, Kamis (27/3) pukul 17.00 WIB. Informasi lebih lan- jut dapat menghubungi 03612731133, 081353409888. "Untuk pendaftaran, Ketik Hadir spasi Nama, sms ke 081999077666. Pendaftaran Gratis namun terbatas untuk 100orang,"katanya. (*-1) -f SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6SLEMAN BANYAK YANG BERDEKATAN DENGAN PASAR TRADISIONAL DewanMintaTokoJejaringDitertibkan MulaiMei,SejumlahJembatanDiperbaiki Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sleman Huda Tri Yudiana mengatakan, dalam Perda ini toko jejaring dengan jarak pasar tradisional minimal 1 km. Namun kenyataannya, sam- pai sekarang masih banyak yang jaraknya berdekatan dengan pasar tradisional. "Kondisi demikian jelas me- langgar Perda. Dulu, toko-toko je- jaring pernah diingatkan. Tapi sampai sekarang juga belum berubah, tetap berdekatan, bahkan ada yang berhadapan de- ngan pasar tradisional," kata Huda kepada KR, Minggu (23/3). Penegakan Perda tersebut, lan- jutnya untuk melindungi terhadap para pedagang tradisional. Salah satunya mengatur jarak antara pasar tradisional dengan toko je- jaring. Jika berdekatan, pedagang tradisional bisa tersingkir. "Kami tidak melarang keber- adaan toko modern. Tapi kami ingin Perda itu ditegakkan. Salah satu tujuan dibuatnya Perda un- tuk melindungi pedagang tradisio- nal. Kalau mau tetap ingin dekat dengan pasar, harus berubah men- jadi toko non jejaring," ujarnya. Menurutnya, untuk mener- tibkan toko jejaring itu bukan hal yang sulit karena sudah ada data toko jejaring yang melanggar. Eksekutif bisa memanggil toko- toko jejaring yang melanggar. "Tegakkan sesuai aturan yang ada. Mungkin bisa dipanggil du- lu, kalau tidak mengindahkan bisa didatangi ke tokonya," te- rangnya. Terpisah Kabid Trantib Sat Pol PP Sleman Drs Fatoni Budi Prabowo mengaku akan berkoor- dinasi untuk melakukan pener- tiban terhadap toko berjejaring yang melanggar perda. "Nanti kami berkoordinasi dulu untuk menertibkan toko jejaring itu," katanya. (Sni)-f SLEMAN(KR) -DinasPekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Sleman segera merealisasikan per- baikan sejumlah jembatan yang kon- disinya rusak akibat faktor usia. Perbaikan beberapa jembatan yang tersebar di 5 kecamatan tersebut ren- cananya akan direalisasikan mulai pertengahanMeimendatang. Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan DPUP Sleman Warsono kepada KR di kan- tornya, Jumat (21/3) mengatakan, tahun ini ada 6 jembatan yang akan diperbaiki. Yaitu jembatan di Jaban (Minggir), Glondong (Kalasan), Turen (Pakem), Kendangan (Sleman), Pendulan (Moyudan) dan Cebongan (Sleman). Beberapa jembatan tersebut selain mengalami kerusakan konstruksi, se- bagian di antaranya dinilai sudah ti- dak layak karena terlalu sempit dan perlu peningkatan kapasitas jalan. "Diharapkan mulai awalApril ini su- dah memasuki tahap lelang sehingga pertengahan Mei seluruhnya sudah bisa dilaksanakan pembangunan- nya,"ujarWarsono. Upayapeningkatankapasitasjalan dengan perluasan jembatan diharap- kan dapat memudahkan akses tran- portasimasyarakat.Sepertijembatan Glondong Kalasan dan Cebongan Sleman dimana selama ini kapasitas jalan dinilai sudah semakin berku- rang. Selain itu ada pula beberapa jembatan yang konstruksinya masih menggunakan batu bata sehingga perlu dilakukan peningkatan. Seperti jembatan Pendulan secara fisik kon- struksinyaperluditingkatkan. "Jembatan tersebut memang perlu diganti bangunan baru, konstruk- sinya akan ditingkatkan dengan be- tonK300,"jelasnya. (R-1)-f SLEMAN (KR) - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman Arif Haryono SH mengemukakan, ada dua indikator sukses Ujian Nasional (UN) 2014. Pertama, pelaksanaannya harus sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) UN. Sedangkan terakhir, hasil atau prestasi dari UN itu tinggi. "Namun terpenting, UN yang dilaksanakan dengan penuh integritas, kejujuran, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan adalah poin utama UN yang sukses. Tentunya harus didukung semua pihak. Mulai dari dinas, seko- lah, siswa maupun para orangtua itu sendiri," ungkap Arif kepada KR di kantornya, Jumat (21/3). Menurutnya, sekolah juga berupaya agar pro- gram sukses UN itu berhasil. Di antaranya de- ngan penambahan waktu belajar siswa serta try- out (latihan ujian) yang sudah sering diseleng- garakan sekolah. Dari dinas juga membantu de- ngan mengadakan training motivasi bagi siswa maupun orangtua. "Kalau untuk guru, ada pelatihan bedah standar kompetensi lulus (SKL) serta latihan penyusunan soal untuk ujian yang diselenggarakan sekolah," imbuhnya. Meski demikian, keberhasilan siswa juga tak lepas hasil sinergi antara sekolah dengan orang- tua dalam mempersiapkan secara mental maupun akademik siswa. Karena selama ini UN masih dianggap sesuatu yang menakutkan. Padahal, ujian merupakan bagian tak ter- pisahkan yang harus dilalui oleh siswa. "Maka, semua harus dipersiapkan dengan baik. Seperti belajar dengan lebih giat lagi. Jangan malah takut atau stres," tuturArif. Adapun peserta UN di Kabupaten Sleman un- tuk SD atau setingkat SD sebanyak 518 sekolah dengan jumlah 14.590 siswa. Untuk SMPsedera- jat diikuti sebanyak 12.957 siswa dari 131 seko- lah. Sedangkan peserta SMA/MAdiikuti 56 seko- lah dengan jumlah 4.923 siswa. Kemudian peser- ta UN untuk SMK diikuti 54 sekolah dengan 6.492 siswa. Sementara itu, pelaksanaan UN SMA diselenggarakan mulai 14-16 April, UN SMP mulai 5-8 Mei dan UN SD pada 19-21 Mei 2014. Terpisah,KepalaSMAN1TuriSlemanKristya Mintarja MEd menyatakan, pihaknya juga ber- upaya agar SMAN 1 Turi sukses dalam meng- hadapi UN 2014. "Melihat hasil tryout kemarin belum maksimal, akhirnya kami membuat pro- gram bernama 'Gerakan Terpaksa Belajar' bagi siswa," katanya. Menurut Kristya, program itu antara lain de- ngan memberikan pendekatan personal (psikolo- gis) kepada siswa agar ujian tidak dijadikan be- ban, tetapi harus disyukuri. Kedua ialah pengu- atan mental (spiritual) yang dilakukan dengan pengajian keliling dari rumah ke rumah siswa. "Sedangkan terakhir, setiap siswa diwajibkan menulis ulang materi dari tiap mata pelajaran yang sudah disampaikan oleh guru, sebanyak li- ma kali. Jika semuanya berjalan dengan lancar, tentukamiberharapnantiadaperubahanpenca- paian prestasi yang lebih baik. Selain itu, SMAN 1 Turi bisa kembali lulus UN 100 persen," jelas- nya. (*-1)-f SLEMAN (KR) - DPRD Kabupaten Sleman meminta toko jejaring yang lokasinya berdekatan pasar tradisional harus ditertibkan. Padahal sebelumnya toko-toko jejaring sudah pernah diperingatkan karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 18 Tahun 2012 tentang Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. INTEGRITAS, JUJUR DAN AKUNTABEL Indikator Sukses UN 2014 Mudahnya Memiliki Villa di Bali PERINGATAN HARI AIR DUNIA Aliran dari Lereng Merapi Banyak Manfaat SLEMAN (KR)- Saat ini, air dari lereng Merapi banyak dimanfaatkan banyak orang. Tak hanya untuk pertanian dan perikanan saja, tapi juga dimanfaatkan untuk air mi- num dalam kemasan. Untuk itu, sumber daya air dari Yang Maha Kuasa tersebut perlu di- jaga agar kualitasnya tetap bersih. "Jika kita lihat, air yang mengalir dari lereng Merapi sampai ke Kota Yogya masih bersih. Sebab, tanah di Sle- man mengandung pasir yang mampu menyaring dengan baik. Namun, hal itu tak lepas dari peran serta masyarakat Sleman dalam menjaga keber- sihan lingkungan dengan ti- dak membuang sampah sem- barangan. Upaya itu terus ka- mi galakkan," ungkap Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSi pada peringatan ke-22 Hari Air Dunia yang digelar di Embung Kaliaji, Wonokerto, Turi, Sleman, Sabtu (22/3). Lebih lanjut, bupati meng- ajak pada seluruh masyarakat untuk mengatur serta menja- ga kualitas air sebaik mung- kin. "Dimanapun kita berada, hendaknya dapat memba- ngun budaya hidup bersih ser- ta mampu mengelola sampah dengan baik. Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga, memperbaiki dan melakukan konservasi lereng Merapi," je- las bupati. Momen peringatan HariAir Duniabertema'AirUntukKita Bersama' tersebut juga digu- nakan untuk mencanangkan gerakan air bersih di Sleman yang ditandai dengan pen- canangan 'Boyong Tirto Amartani' oleh Bupati Sleman. DidampingiDinasPUPESDM DIY, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak dan DinasSDAEMSleman,Bupati Sleman selanjutnya menebar benih ikan di Embung Kaliaji. Acara dilanjutkan penan- datanganan prasasti Boyong Tirto Amartani, penyerahan bor biopori kepada Kepala Desa Donokerto dan Wono- kerto, penanaman pohon di sekitarembung. (*-1)-f KR- Aditya Kurniawan Bupati saat menebar benih ikan. AUDISI L-MEN YOGYAKARTA 13 Finalis Maju ke Grand Final SLEMAN (KR) - Sebanyak 13 finalis lolos audisi L-Men of The Year 2014 yang diadakan di Hyatt Regency Yogyakarta, Minggu (23/3). Selanjutnya, mereka akan mengikuti karantina di Jakarta. Brand Manager L-Men dari PT Nutrifood Indonesia, Meir- za Hartoto mengungkapkan, L-Men of The Year merupakan even tahunan yang dilak- sanakan sejak 2004. Tujuan- nya untuk menginspirasi pria Indonesia dalam menjalankan gaya hidup sehat melalui nu- trisi yang tepat, olahraga ter- atur dan manajemen stres yang baik. "Sedangkan even ini sebagai penghargaan bagi konsumen L-Men yang telah berhasil membentuk tubuh- nya melalui gaya hidup sehat," katanya. Selain harus memiliki tubuh ideal atletis dan penampilan menarik,untukmenjadipeme- nang L-Men of The Year harus memenuhi beberapa kriteria. Di antaranya berkomitmen kuat dan secara berkala men- jalankan gaya hidup sehat bersama L-Men. "Nanti, yang terpilih menjadi Grand Fina- list juga harus memiliki karak- ter dan dedikasi tinggi untuk menginspirasi masyarakat dan komunitas L-Men untuk menjalankan gaya hidup sehat bersama L-Men. Baik secara langsung maupun aktif di so- sial media terutama facebook dan twitter," imbuh Meirza. Adapun rangkaian audisi L- Men of The Year 2014 di- adakan di 11 kota besar di Indonesia mulai Januari hing- ga April 2014. Rangkaian acara dilanjutkan proses karantina Grand Finalist pada Mei dan sebagai penutup yakni Malam Grand Final L- Men of The Year 2014 pada 6 Juni di Jakarta. (*-1)-f KR- Aditya Kurniawan Finalis L-Men of The Year saat audisi di Yogyakarta. Angin Kencang Masih Harus Diwaspadai SLEMAN (KR) - Mema- suki musim pancaroba, Ba- dan Penanggulangan Ben- cana Daerah (BPBD) Kabu- paten Sleman mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi ter- jadinya angin kencang. Bagi warga yang memiliki pohon besar diminta merapikan gu- na menghindari timbulnya korban. Imbauan tersebut disam- paikan Kepala BPBD Sleman Drs Julisetiono Dwi Wasito SH MM kepada KR, Jumat (21/3). Berdasarkan hasil identifikasi BPBD, ada tiga kecamatan di Kabupaten Sleman yang waspada angin kencang. "Ketiga kecamatan tere- but, yakni Kalasan, Pram- banan dan Mlati. Meski demikian tidak menutup ke- mungkinan di kecamatan lain juga bisa terjadi. Sebab, angin sangat sulit diprediksi dan itu tergantung dari tekanan udara. Warga kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaannya," katanya. Terkait antisipasi yang bisa dilakukan, menurut Juli dengan memotong sebagian ranting pohon terutama yang sudah berusia tua dan besar. Sebab untuk pohon yang demikian, potensi untuk tumbang lebih tinggi diban- ding pohon biasa. Seruan ju- ga terus dia lakukan, teruta- ma ketika bertemu langsung dengan masyarakat. Hal serupa juga telah diserukan Pemerintah Keca- matan Kalasan. Apalagi da- lam beberapa kasus terakhir, angin kencang paling sering terjadi di Kecamatan Ka- lasan. Camat Kalasan Samsul Bakri SSos MSi mengungkapkan, Kecamat- an Kalasan memiliki sejarah yang panjang terkait benca- na angin kencang. "Bencana angin kencang ti- dak hanya datang sekali atau dua kali. Namun sudah berkali-kali, sehingga kede- pan potensi angin kencang lagi selalu ada. Hal yang da- pat dilakukan masyarakat salah satunya dengan cara merapikan beberapa pohon yang sekiranya memba- hayakan. Jangan dibiarkan tumbuh terlalu tinggi. Sebab jika ada angin kencang, po- hon tersebut berpotensi un- tuk tumbang dan mengenai rumah," imbuhnya. Meski demikian diakui Samsul tidak mudah me- nyarankan masyarakat un- tuk memangkas pohon. Se- bab banyak di antaranya yang menjadikan pohon se- bagai tabungannya. Padahal imbauan yang dia sampaikan tidak menebang pohon. "Tapi cukup dirapikan saja dahan- nya. Jangan sampai terlalu tinggi," jelasnya. (Awh)-f Sleman Upayakan Motif Identitas Batik SLEMAN (KR) - Sebuah terobosan untuk melesta- rikan batik dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperin- dagkop) Sleman. Instansi ini membuka pelatihan teknis batik hasil lomba desain batik yang telah diadakan be- berapa waktu lalu. Pelatihan perdana dibuka Ketua Dekranasda Sleman Hj Kustini Sri Purnomo di Show Room Potensi Desa Margokaton Seyegan Sle- man. Pelatihan dibagi dalam 2 angkatan masing-masing selama 8 hari diikuti 15 pe- serta dengan instruktur dari Paguyuban Batik Sleman. Angkatan I di Wilayah Sleman Utara untuk warga Turi dan Pakem di Omah Batik Sekar Turi Gatak Donokerto Turi, dan Wilayah Barat untuk warga Seyegan dan Gamping di Shoow Room Potensi Desa Margokaton Seyegan. Menurut Sekretaris Disperindagkop Sleman Drs Pustopo, kegiatan tersebut dalam rangka pembinaan dan pengembangan usaha in- dustri kecil binaan Dekra- nasda Sleman sebagai tindak lanjut kegiatan lomba desain batik Sleman yang dilak- sanakan tahun 2012. "Harapannya, produk tersebut dapat dipakai seba- gai salah satu identitas atau ciri khas desain/motif dari Kabupaten Sleman," kata Pustopo kepada KR, Minggu (23/3). Sementara Ketua Dekra- nasda Sleman Hj Kustini Sri Purnomo mengatakan, pelatihan ini merupakan ke- sempatan yang sangat bergu- na untuk meningkatkan pengetahuan dan kemam- puan bagi para perajin batik. "Mengingat keterbatasan SDM yang dilatih, bagi peser- ta nantinya diharapkan da- pat menularkan ilmunya di lingkungan sekitar," ujarnya. Menurut istri Bupati Sleman ini, diperlukan se- mangat dan ketelitian dalam membatik sehingga memper- oleh hasil dengan kualitas yang tinggi. Mengingat nantinya akan tercipta hasil karya batik khas Sleman yang digunakan dalam ber- bagai kesempatan baik di kantor, perusahaan, sekolah di wilayah Sleman, sehingga menjadi kebanggaan warga Sleman sendiri. (Has)-f KR-Istimewa Hj Kustini Sri Purnomo menorehkan warna pada kain batik menandai dibukanya pelatihan teknis membatik.
  7. 7. Minggu sekitar pukul 08.30 ada beberapa orang yang berada di ATM Bank BRI terse- but. Dari beberapa orang tersebut, ada 2 di antaranya berada di dalam ATM. Mereka ini diketahui keluar masuk ruang ATM. Meski demikian tidak banyak orang yang menge- tahui hal ini, dan dikira orang tersebut sedang mengambil uang tabungannya lewat ATM tersebut. Bersamaan dengan itu ada anggota Kodim 0705/Magelang yang mendekat. Orang yang ada di dalam ATM mengatakan ATM-nya rusak dan tidak dapat dipakai. Bagian depan bawah mesin ATM terlihat sudah terbuka. Namun beberapa saat kemu- dian beberapa orang tersebut justru kabur, dan kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil menangkap SW (16) warga Sema- rang yang sekolah di sebuah SMP swasta di Magelang. Dari hasil penyelidikan sementara, aksi percobaan pembobolan ATM ini diduga tidak hanya dilakukan 1 orang. Informasi yang diperoleh KR menyebutkan kalau di perem- patan samping timur Kodim 0705/Magelang diduga ada orang yang menunggu di atas kendaraan sepeda motor. Mereka juga kabur ketika beberapa orang di sekitar ATM melarikan diri. Kepada petugas, SW mengatakan kalau saatberadadidalamruangATMada2orang, salah satunya menutupi CCTV dengan tangannya. Minggu siang kemarin SW lang- sung dibawa oleh beberapa anggota Polsek Magelang Utara untuk dimintai keterangan di Polsek Magelang Utara. (Tha)-b SENIN PAHING 24 MARET 2014 (22 JUMADILAWAL 1947) HALAMAN 7 Pembobolan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 yang berada di sekitaran Gunung Slamet. "Jika meletus diperkirakan tidak berbahaya karena dapur magmanya dangkal sehingga tidak eksplosif. Jika meletus hanya hujan abu dan lelehan lava pijar saja," ujarnya. Sementara Koordinator Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Slamet Kabupaten Banyumas Ir Didi Rudwianto menjelaskan, Sabtu (22/3) lalu sempat ada peningkatan ak- tivitas vulkanik. Empat desa di Kabupaten Banyumas diguyur hujan abu, yakni Dusun Semaya Desa Sinyalangu Kecamatan Karanglewas, Dusun Munggangsari Desa Karangsalam Kecamatan Baturaden, Desa Limpakuwus, serta Desa Sikapat Keca- matan Sumbang Namun hari Minggu kemarin, aktivitas Gunung Slamet cenderung menurun diban- ding hari sebelumnya. "Dari laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan Pemalang hingga Minggu (23/3) aktivitas vulkanik Gunung Slamet cendurung menurun atau landai dibanding hari sebelumnya," jelasnya. Didi, mengungkapkan dari laporan yang di- terima dari petugas Pos Pengamatan Gu- nung Slamet di Gambuhan Pemalang, sejak pukul 00 hingga 06.00 hanya terjadi empat kali letusan asap putih kelabu dengan keting- gian 300 hingga 400 meter dari kawah. Kemudian kegempaan 63 kali gempa. Sedang pada laporan enam jam kemudian pada Minggu (23/3) pukul 06.00 hingga 12.00, terjadi satu kali letusan asap putih ke- labu ketinggian 100 meter dari puncak con- dong ketimur, kegempaan 79 kali hembusan asap dan satu kali gempa letusan. Didi tetap meminta warga di lokasi rawan erupsi di delapan desa di tiga kecamatan yang ada di Banyumas untuk tetap waspada. Karena menurut ahli geologi Banyumas itu, Gunung Slamet sulit diprediksi dan sewaktu waktu berubah. Bahkan Pemkab Banyumas tetap meng- aktifkan dua PoskoAju PengamatanAktivitas Gunung Slamet di Desa Limpakuwus Sumbang, dan di Dusun Semaya Desa Sinyalangu Kecamatan Karanglewas. Kedua desa tersebut didirikan posko aju, karena merupakan desa paling dekat dengan aktivi- tas kawah Gunung Slamet. (Dri)-b Gunung Slamet . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 yang belum tentu semua caleg punya ke- sempatan untuk tampil. Sementara seba- gian besar biayanya merekalah yang harus menanggung. Dus yang mereka jalankan saat ini tidak ada bedanya de- ngan kampanye terbatas dan pertemuan tatap muka sebagaimana yang selama ini telah mereka lakukan. Adapun terkait dengan fenomena sepi peserta, tampaknya selain karena me- mang adanya kejenuhan masyarakat un- tuk mengikuti kampanye juga karena ikatan psikologis partai dengan massanya sudah semakin memudar. Jadi, meskipun sebagian partai telah berusaha men- datangkan jurkam yang populer maupun menggelar hiburan yang menghadirkan ar- tis-artis papan atas tetap saja tak bisa sesemarak yang diharapkan. Keengganan masyarakat mengikuti kampanye adalah bukti bahwa aspek kesukarelaan massa dalam mendukung suksesnya kampanye telah semakin hilang. Saat ini partai politik mengalami kesulitan untuk menghadirkan massanya secara sukarela. Untuk bisa mengerahkan massa, partai harus pula mengerahkan dana, minimal untuk meng- ganti ongkos transport dan uang makan bagi mereka yang dihadirkan. Tentu untuk mengerahkan massa dalam jumlah besar dibutuhkan pula biaya yang besar. Jika yang hadir hanya sedikit malah bisa kon- traproduktif, menjadi aib dan menurunkan citra partai. Hubungan yang tak lagi bercirikan ke- sukarelaan ini tentu sangatlah mempri- hatinkan.Apalagi jika tidak berhenti hanya pada saat kampanye dan terus berlanjut pada saat pemberian suara nanti. Sunyi senyap kampanye mestinya menjadi pelajaran bagi partai-partai untuk kembali mengakarkan dirinya di tengah masyara- kat. Partai perlu membina kembali ikatan identifikasinya dengan massa pemilih se- hingga terbangun kedekatan secara emo- sional antara partai dengan massanya. Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah aktualisasi fungsi-fungsi partai da- lam bentuk bukti-bukti nyata yang bisa di- lihat dan dirasakan oleh masyarakat. Melalui cara ini partai akan senantiasa siap menyelenggarakan kampanye mo- del apapun dengan dukungan sukarela massanya. Tanpa harus pusing-pusing la- gi menyewa. (Penulis adalah dosen Jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed-b Sunyi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Dompet . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 475 HIMPUNAN MAHASISWAILMU KOMUNIKASI UPN "V" YK (HIMAKUM) . . . . . . . . . . . . 200,000.00 476 JOGJAJAMMIN, ER-QOSS Production Sidomulyo, TR IV/354C Bener, Tegalrejo, Yogyakarta . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1,250,000.00 477 SD Giwangan Jalan Tegalturi No. 45 Yogyakarta 1,800,000.00 Jumlah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Rp. 10,539,000.00 s/d 22 Maret 2014 . . . . . . . . . . . . . . . . . . Rp. 565,612,800.00 s/d 23 Maret 2014 . . . . . . . . . . . . . . . . . Rp. 576,151,800.00 (Lima ratus tujuh puluh enam juta seratus lima puluh satu ribu dela- pan ratus rupiah) Kontras . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 terdaftar ini pertimbangannya adalah pengalaman dan kiprah mere- ka," jelasnya. Dalam situs www.bersih2014.net ini, menurutnya, Kontras mema- sukkan64namacalegdariberbagaidaerah.SelainituHarrymengata- kan, meski dedikasi dan rekam jejak para caleg dalam daftar Kontras sangat bagus, namun sebagian dari mereka memiliki keterbatasan sumber dana untuk mengkampanyekan dirinya. Untuk itu, lanjutnya, jika para caleg tersebut berhasil lolos ke par- lemen, Kontras akan mengawal dan mengawasi kinerja mereka. Gerakan Bersih2014 diinisiasi sejak Oktober 2013 oleh Kontras bersama Indonesia Corruption Watch (ICW). Selain itu juga meli- batkan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK),Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Transparency International Indonesia (TII) dan Konsorsium PembaruanAgraria (KPA). (Ful)-e Menurutnya, kilat yang terlihat di wilayah DIY dikarenakan pengumpulan awan. Karena ada mu- atan yang berbeda menimbulkan loncatan-lon- catan yang terlihat seperti kilat. Kendati demikian, fenomena tersebut tergolong wajar dan biasa terja- di pada musim pancaroba. "Karena adanya pengumpulan muatan dari bumi ke awan, menimbulkan kilat. Mungkin kalau kilat itu muncul bersamaan dengan hujan, masyarakat tidak akan khawatir, karena sudah biasa menyaksikan," jelas Bambang, seraya me- nambahkan, syarat terjadinya kilat adalah terjadi pengumpulan awan, jadi terkadang tak disertai hujan. Ditambahkan, saat ini wilayah DIY sedang memasuki musim pancaroba. Berdasarkan penga- laman, saat musim pancaroba sering terjadi per- ubahan cuaca yang mendadak dan bersifat lokal. Sehingga kemungkinan terjadinya angin kencang pada musim pancaroba masih ada. Untuk itu alangkah baiknya jika sejak awal masyarakat melakukan antisipasi. (Ria)-b Kilat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 BERAU (KR) - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengingatkan pihak-pihak yang mempunyai agenda me- ngacaukan pelaksanaan Pemi- lihan Umum 2014 agar tidak meneruskan niatnya. Pangli- ma juga menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk menjaga ne- tralitas selama Pemilu. "Saya berharap tidak ada pi- hak yang mengganggu Pemi- lu," kata Moeldoko usai menye- rahkan dana tangung jawab sosial perusahaan (CSR) per- dana perusahaan tambang Litha Group di Kampung Batu-Batu Berau Kalimantan Timur, Minggu (23/3), men- jawab pertanyaan wartawan mengenai spekulasi yang di- lempar sejumlah kalangan me- ngenai kemungkinan terjadi 'chaos' atau kerusuhan terkait Pemilu. Menurut Moeldoko, kondu- sivitas harus dijaga sepanjang penyelenggaraan pemilu legis- latif dan pemilu presiden. "Jangan sampai bangsa ini memasuki kondisi point of no return seperti Arab Spring," katanya seperti dikutip Anta- ra. Arab Spring adalah istilah yang disematkan pada pergo- lakan di dunia Arab di mana rakyat melakukan pembe- rontakan untuk menjatuhkan pemimpinnya. Panglima juga kembali me- negaskan kesiapan jajarannya untuk menjaga netralitas sela- ma pemilu. Netralitas TNI su- dah disosialisasikan hingga ja- jaran prajurit tingkat bawah. Terkait penyerahan dana tanggung jawab sosial perusa- haan (Corporate Social Res- ponsibility - CSR), Moeldoko mengaku bersedia melakukan karena dana itu diberikan kepada masyarakat di sekitar lokasi tambang batu bara di daerah yang termasuk wilayah perbatasan. Wilayah per- batasan perlu mendapat per- hatian lebih, terutama terkait kesejahteraan warga, karena berpengaruh terhadap keta- hanan nasional. "Ketahanan nasional sulit terwujud kalau masih ada ketimpangan," ka- tanya. (Has)-e JAMIN NETRALITAS TNI MoeldokoMintaJanganGangguPemilu YOGYA (KR) - Kontingen pelajar Kota Yogya tinggal menunggu pengesahan saja dari Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY sebagai juara umum ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY 2014. Setelah menyelesaikan per- tandingan dan perlombaan pada 16 cabang olahraga,daridatayangdidapatKRdilapangan, kontingen Yogya sementara ini mengemas 66 emas, 49 perak dan 54 perunggu. Jumlah tersebut tak mungkin lagi bisa dikejar pesaing terdekatnya, kontingen Bantul yang baru mengemas 54 emas, 42 perak dan 32 pe- runggu. Dengan hanya menyisakan dua cabor yakni sepakbola dan bolavoli yang laga finalnya akan digelar hari ini, maka hampir dipastikan Yogya menjadi juara umum karena sepakbola hanya memperebutkan 1 emas, dan bola voli ha- nya 2 emas. Tambahan medali terbanyak yang berhasil di- rebut kontingen Yogya berasal dari cabor taek- wondo dengan 8 emas, 5 perak dan 3 perunggu, serta cabor panahan dengan 8 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Selain itu, Yogya kemarin juga berhasil menambah medali di cabor basket de- ngan 1 emas, gulat dengan 1 emas, 3 perak, 4 pe- runggu, bulutangkis dengan 2 emas, 1 perak 2 perunggu dan tinju dengan 1 emas. Di cabor taekwondo yang berlangsung di GOR AMP YKPN, delapan medali emas yang berhasil direbut tim taekwondoYogya direbut olehAhmad Faiq (kelas -45 putra), Therisia M (-42 kg putri), Rafif A (- 48 kg putra), Devy P (-44 kg putri), Radhika P(-46 kg putri),Alvian (-55 kg putra), Rr. Lidwina (-49 kg putri), Lucky M (-63 kg putra). Sedangkan untuk kontingen Bantul, memasu- ki hari ketujuh kemarin, hanya mampu mendu- lang medali terbanyak dari cabor senam yakni dengan 5 emas, 1 perak, kemudian taekwondo dengan 2 emas, 2 perak 5 perunggu, tinju dengan 2 emas, 2 perak 1 perunggu bulutangkis dengan 1 emas, 1 perak 2 perunggu, gulat 1 emas, 3 per- ak 2 perunggu, panahan dengan 1 emas, 7 perak, 3 perunggu dan basket dengan 2 perak. Di posisi ketiga tetap ditempati kontingen Sleman dengan 25 emas, 49 perak dan 56 pe- runggu usai menambah 4 emas, 5 perak, 5 pe- runggu dari taekwondo, 1 emas, 3 perak 1 pe- runggu dari bulutangkis, 1 emas, 1 perak 2 pe- runggu dari tinju, kemudian basket, panahan dan gulat masing-masing menambah 1 emas, serta 1 perak dan 3 perunggu dari senam. Sedangkan untuk peringkat keempat ditem- pati kontingen Gunungkidul dengan 19 emas, 12 perak dan 43 perunggu. Tambahan medali Gunungkidul hingga kemarin didapat dari, tinju 1 emas, gulat 1 emas, 1 perak, 4 perunggu, taek- wondo 1 emas, 2 perak, 6 perunggu, basket 1 pe- runggu, panahan 1 perak 1 perunggu, dan bulu- tangkis 2 perunggu. Kemudian di peringkat kelima, kontingen Kulonprogo yang meraih 8 emas, 16 perak dan 49 perunggu usai berjaya di caborr gulat dengan raihan 4 emas, 1 perak 5 perunggu, tinju 2 emas, 3 perak, 3 perunggu, bulutangkis 1 emas, 3 pe- runggu, panahan 1 perak, 3 perunggu, taekwon- do 1 perak 9 perunggu, senam 2 perunggu dan basket 1 perunggu. (R-3)-b KUASAI TAEKWONDO DAN PANAHAN Yogya diAmbang Juara Umum Popda KR-Antara/Akbar Nugroho Gumay TOLAK POLITIK UANG: Aktivis menggelar aksi tolak politik uang di Solo, Jateng, Minggu (23/3). Dalam aksinya mereka mengajak masyarakat untuk tidak mencoblos caleg yang melakukan politik uang namun tetap meneri- ma pemberian mereka. CandiKalasan Tertutup Reklame Kepada Yth. Dinas Pariwisata. Mohon di- perhatikan Candi Ka- lasan yang berada di pinggir Jalan Yogya - Solo. Candi tidak ter- lihat pandangan ka- rena tertutup rim- bunan pohon dan pa- pan reklame. Mohon ada kepedulian. +628122712XXXX KR-Adhitya Asros Para pemenang cabor senam berfoto bersama usai menerima hadiah dari Anggota Pengda Persani DIY, Dra Endang Rini Sukamti MS (kiri) Klasemen Sementara Daerah Emas Perak Perunggu Yogya 66 49 54 Bantul 54 42 32 Sleman 25 49 56 Gunungkidul 19 12 43 Kulonprogo 8 16 49

×