Kedaulatan Rakyat 24 Februari 2014

3,377 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,377
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kedaulatan Rakyat 24 Februari 2014

  1. 1. Senin Wage 24 Februari 2014 23 Bakdamulud 1947 Tahun LXIX No. 145 Suara Hati Nurani Rakyat http://www.krjogja.com YOGYA (KR) - Konflik berkepanjangan di internal Kraton Kasunanan Surakarta akan segera berakhir. Penyelesaian konflik telah diambil alih negara dibawah komando langsung Harian Pagi 28 Halaman @krjogjadotcom Harga Eceran Rp. 3.000 Terbit Sejak 27 September 1945 Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden berjanji akan segera mengupayakan penyelesaian konflik setelah penyelenggaraan pemilu legislatif 9 April 2014 dan akan tuntas sebelum jumenengan Kraton Kasunanan Surakarta pada Juni 2014. * Bersambung hal 7 kol 1 KR-Sri Warsiti SDN Gaden 3 Trucuk tergenang banjir. DIKEPUNG BANJIR, EVAKUASI TUNGGU PERAHU KARET Ratusan Warga Klaten Terisolasi KLATEN (KR) - Sejumlah pemukiman penduduk di lima kecamatan di Kabupaten Klaten, hingga Minggu (23/2) malam masih tergenang banjir. Saat berita ini ditulis, tim BPBD Klaten bersama relawan masih melakukan evakuasi di sebuah dukuh yang terisolir, yakni Dukuh Muker RW 15 Desa Melikan Kecamatan Wedi yang masih terkurung banjir. Kepala BPBD Klaten Sri Winoto mengemukakan, dukuh tersebut dihuni sekitar 90 KK terdiri 350 jiwa. "Kami bersama SAR dan relawan sedang mengusahakan perahu karet," katanya. Hingga kemarin penduduk rentan yakni perempuan, anak-anak dan lansia masih bertahan di pengungsian. Hal sama juga dialami oleh warga di Desa Pacing Kecamatan Wedi. "Untuk di Pacing tinggal 37 orang yang masih di pengungsian, lainnya pulang bersih-bersih," ujar Sri Winoto. Menurutnya, banjir kali ini terbesar dalam sejarah banjir di Klaten, yakni serentak melanda enam kecamatan terdiri Kecamatan Wedi, Bayat, Cawas, Trucuk, dan Kecamatan Gantiwarno. Lebih lanjut dijelaskan, pada saat air bah melanda sejumlah pemukiman, ketinggian air di Bendung Talang menunjuk pada level 180 cm. Hal ini baru pertama terjadi, karena rata-rata hanya pada level 140 cm hingga 160 cm, itu pun sudah menyebabkan * Bersambung hal 7 kol 1 PEMBAHASAN RUU KUHP-KUHAP DPR Tuding Pemerintah Tak Kompak RISIKO atau dampak bencana erupsi gunungapi sebanding dengan level ancaman erupsi dan sebanding dengan kerentanan permukiman atau lingkungannya. Namun risiko ini berbanding terbalik dengan kapasitas permukimannya. Sebuah bangunan permukiman tidak akan rusak atau runtuh apabila pengaruh luar atau beban tidak melebihi dari pada kapasitas atau kemampuan bangunan tersebut. Perlu diketahui, bahwa tingkat kerentanan bangunan permukiman tergantung dari kedekatan dengan sumber ancaman bencana dan keringkihan fisik bangunan tersebut. Ketika material erupsi * Bersambung hal 7 kol 1 ERUPSI Gunung Kelud membuat puluhan ribu warga sekitar mengungsi, meninggalkan harta bendanya. Untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita tersebut, KR membuka dompet sumbangan pembaca. Sumbangan diharapkan berupa uang, tak berbentuk barang. Diberikan di bagian keuangan SKH KR, Jl P Mangkubumi 42 Yogyakarta atau melalui rekening Bank BRI Cabang Mlati, Yogyakarta No. 0409-01-000180-56-1 atas nama Dompet KR Peduli Bencana Gunung Kelud. NO NAMA ALAMAT RUPIAH 83 Paguyuban Ibu-ibu Perumahan Sidorejo Ngesti Harjo Kasihan Bantul . . . . . . . . . . . . 1,500,000.00 84 KB/TK Mutiara Persada Cemorojajar . . . . . . 392,500.00 85 Keluarga Sukadi Sanggrahan UH I/583 Yogya 250,000.00 * Bersambung hal 7 kol 2 KASUS PENYEKAPAN 17 PRT Istri Pensiunan Jenderal Tersangka JAKARTA (KR) - Revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang kini dibahas Dewan Perwakilan Rakyat adalah inisiatif pemerintah. Karena itu, jika pemerintah masih belum satu suara atau tak kompak, akan merevisi atau tidak, maka pihak DPR akan bersikap menunggu. Hal tersebut dikatakan Sarifuddin Sudding, anggota DPR Komisi III di Jakarta, Minggu (23/2). Seperti diketahui pembahasan tersebut mendapat sorotan dari masyarakat. Sebab, ada pasalpasal yang dianggap dapat melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, lembaga anti rasuah itu mengirim surat langsung kepada DPR dan Presiden untuk menarik kembali KR-Dokumen Abraham Samad pembahasan itu. "Saya ingatkan bahwa yang mengajukan revisi KUHAP dan KUHP adalah pemerintah sendiri. Karena itu, jika pemerintah masih belum satu suara akan merevisi atau tidak, maka pihak DPR akan bersikap menunggu," kata Sudding. Sudding juga mengakui ada beberapa masalah dalam revisi RUU KUHP itu. Misalnya menyangkut sinkron atau tidaknya beberapa pasal yang terdapat di RUU KUHP dengan UU Pidana yang sudah ada. "Yang termasuk dalam konteks ini misalnya pasal soal teroris, korupsi, dan suap," kata politisi dari Fraksi Partai Hanura itu. Sementara, hal yang lebih spesifik lainnya misalnya soal kewenangan penyelidikan yang dimiliki aparat penegak hukum. Dalam revisi UU KUHP memang ada klausul untuk melokalisir kewenangan penyelidikan. "Pasal-pasal yang melokalisir kewenangan ini berasal dari pemerintah sehingga tidak tepat jika dalam hal ini masyarakat menyalahkan DPR," ujarnya. Sementara itu KPK tegas meminta supaya pembahasan RUU KUHP dan KUHAP * Bersambung hal 7 kol 1 JAKARTA (KR) - Diduga melakukan penganiayaan dan penyekapan terhadap 17 pekerja rumah tangganya (PRT), Ny MS istri seorang pensiunan jenderal polisi resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polres Bogor yang menangani kasusnya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie memastikan, pemeriksaan terhadap istri Brigjen Pol (Purn) Mangisi Sitompul (MS) itu akan dilakukan secara objektif, tanpa intervensi. "Sementara ini kita fokus pada nyonya MS. Yang jelas kita lakukan penyidikan ini tidak berpihak, tidak ada diskriminasi, profesional, dan proporsional," katanya, di Jakarta, Minggu (23/2). Ronny memastikan, jajaran Polres Bogor akan bekerja profesional dalam me- nangani perkara istri Brigjen Pol (Purn) MS. "Kita tidak lihat siapa dia, tetapi ada pernyataan pidana atau tidak," tegasnya. Ronny mengungkapkan, hingga saat ini pihak Polri telah meminta keterangan sedikitnya 18 orang saksi. Mereka merupakan para korban dan yang mengetahui tindakan penyekapan. Mengenai penetapan status tersangka, Ronny menjelaskan, dilakukan setelah pemeriksaan saksi-saksi selesai. "Kemarin sore Kapolres Bogor sudah melapor ke Kapolda Jabar, dan Kapolda sudah melapor ke Polri, Kabareskrim. Saya dilaporkan (pelaku) sudah ditetapkan tersangka," katanya. Sementara itu, Brigjen Pol (Purn) Mangisi Sitompul membantah istrinya menyekap 17 PRT. (Imd)-b PAN, Tegas Bangun Integritas MENJADI gerbong reformasi bukan perkara mudah bagi Partai Amanat Nasional (PAN). Apalagi gejala korupsi yang melanda kalangan eksekutif maupun legislatif seakan merebak di berbagai daerah. Ini tentu menjadi tantangan bagi PAN untuk mengembalikan integritas pemimpin bangsa. "Tidak ada retorika pembelaan (bagi kader) jika sudah terjerat korupsi. Korupsi itu seolah kanker yang tentu membahayakan bangsa ini," tegas Ketua DPW PAN DIY, Immawan Wahyudi, saat bersilaturahmi dengan SKH Kedaulatan Rakyat, belum lama ini. Sikap tegas itu, ungkap Immawan, menjadi landasan bagi PAN dalam membangun integritas. Menurutnya, gejala korupsi harus dilihat secara utuh hingga ke akar masyarakat. Dicontohkannya sentilan demokrasi 'wani piro' jangan dilihat sebagai guyonan. Hal itu justru seolah menjadi realita di masyarakat. Bahkan tidak sedikit caleg yang berkualitas baik, akhirnya tidak dipilih lantaran tidak membawa apaapa saat melakukan sosialisasi ke warga. Sebaliknya, caleg berkualitas kurang baik seringkali menjadi pilihan karena selalu memberikan materi kepada warga. Kenyataan pahit semacam itu sepatutnya menjadi perhatian semua pihak. "Bisa jadi caleg yang memelihara integritas akhirnya mlethas karena warga sering menagih sesuatu," tandasnya. Bahkan dalam sebuah sur- Berita terkait PAN lainnya di halaman 26 vei, upaya pemberantasan korupsi masih mendapat dukungan yang rendah. Sedangkan isu kemiskinan dan kesejahteraan menjadi pilihan utama masyarakat. Realitas demikian biasanya terjadi lantaran idealisme pemerintah dengan harapan masyarakat tidak sejalan. Oleh karena itu, apa yang terjadi di permukaan dengan kenyataan di lapangan seringkali bertolak belakang. Pemerintah atau pemimpin terlihat jarang mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat. Sehingga, kebijakan yang diberikan akhirnya tak tepat sasaran. Atas dasar itulah, PAN berusaha menempatkan diri sebagai baris pendhem. Yakni sebuah istilah dalam pewayangan yang tidak hanya bicara di permukaan, melainkan juga jalin komunikasi intensif dengan masyarakat. "Kami ingin agar gerbong dengan lokomotifnya ini nyambung," tandasnya. Bendahara DPW PAN DIY, Tutiek Masria Widyo pun mengatakan demikian. Menurutnya, masyarakat yang mulai pragmatis itu KR-Franz Boedisukarnanto Immawan Wahyudi menjadi tantangan bagi setiap caleg. Sehingga caleg harus bisa menempatkan diri agar tidak menjadi bagian dari pragmatisme tersebut. (R-9)-b q DI tengah maraknya gambar baliho calon legislatif (caleg), di sebelah timur Sungai Logawa, Purwokerto, muncul gambar baliho tokoh sinetron Tukang Bubur Naik Haji H Muidin, berpose seperti Caleg, pakai jas hitam, berdasi dan berpeci. Saya kira mau nyaleg. Namun setelah saya dekati gambar tersebut, ternyata hanya iseng dari orang yang memasangnya, di bawah namanya tertulis: "Bergabunglah Bersama Kami, Calon Haji Ketiga!"--(Kiriman: Ekadila Kurniawan, Jalan Shanta No 17 RT 02 RW 03 Ajibarang, Banyumas, Jateng 53163).-b
  2. 2. SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDAMULUD 1947) KOTAYOGYA ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2 TUTUP KEKURANGAN SUARA DI 7 PROVINSI REGULASI MASIH LEMAH PDIP DIY Ditarget Peroleh 35 Persen Peredaran Miras Makin Merajalela YOGYA (KR) - Peredaran minuman keras (miras) di kalangan remaja perlu menjadi perhatian semua pihak. Ditengarai, regulasi yang masih lemah menjadi salah satu pemicu terhadap merebaknya miras tersebut. KR-Surya Adi Lesmana Rapat Koordinasi Pemenangan Pemilu 2014 PDIP DIY di Sport Hall Kridosono Yogya. YOGYA (KR) - Target perolehan suara 35 persen di DIY, menjadi tugas berat bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY pada Pemilu yang akan dihelat 9 April mendatang. Target yang diembankan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PDIP DIY Drs HM Idham Samawi saat berpidato di hadapan ribuan peserta "Rapat Koordinasi Pemenangan Pemilu 2014 PDIP DIY" di Sport Hall Kridosono Yogya, Minggu (23/2). Menurut Idham target tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh komponen partai mau berjuang keras mencapai target suara. "Target nasional perolehan suara PDIP adalah 27,2 persen. Dari seluruh provinsi, ada 7 provinsi yang lemah. DIY serta beberapa provinsi lain termasuk Jawa Tengah dan DKI diharapkan bisa jadi bandul untuk menutup kekurangan suara dari 7 provinsi itu," kata Idham saat ditemui KR di sela acara. Provinsi yang dimaksudkan Idham antara lain Aceh, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan. Provinsi-provinsi tersebut saat simulasi hanya memperoleh suara di bawah 15 persen. "Meski berat, kami bertekad perolehan suara 35 persen di DIY harus kita dapat dengan cara bersih dan santun. Bersih dalam arti kami tidak mengenal money politik, sedangkan santun dimaknai sesuai kultur Jawa yang adiluhung yaitu nglurug tanpo bolo menang tanpo ngasorake," urainya. Sementara itu dalam pidatonya, Idham juga menginstruksikan agar hingga 9 April mendatang, seluruh kader tanpa terkecuali harus menggerakkan semua komponen untuk memilih PDIP. Termasuk para kepala daerah yang merupakan kader PDIP. Dirinya juga mengimbau agar para kader juga bertarung untuk merebut suara dari partai lain agar bisa memenuhi target perolehan suara 35 persen di DIY. Selain target menang dalam pemilu legislatif, Idham juga mematok DIY harus bisa mengantarkan kader PDIP untuk bisa menjadi Presiden. "Para kader harus bekerja keras agar PDIP bisa menang pileg dan menang pilpres," tegas Idham. (Sal)-a PUK Pasar ’Sunmor’Nekat Rusak Portal YOGYA (KR) - Meskipun sudah ada spanduk larangan bagi pedagang usaha kecil (PUK) Pasar Sunday Morning (Sunmor) di Jl Notonagoro dan Olahraga, tetapi tetap nekat menerobos portal. Pelanggaran ini sangat memprihatinkan bagi sivitas akademika UGM. Saat ini UGM sedang melakukan penataan kampus, sehingga perlu dilakukan pemindahan lokasi Pasar Sunmor ke kawasan timur lembah. "Pemindahan itu masih di dalam UGM untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas. Untuk itu, berbagai hal dilakukan antara lain dengan penataan lingkungan kampus. Pembangunan Wisdom Park di kawasan lembah UGM menjadi satu program besar. Selain untuk meningkatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di DIY," ujar Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset UGM Prof Budi Wignyosukarto, Minggu (23/2). Menurut Prof Budi, Wisdom Park akan dioptimalkan pemanfaatannya untuk pendidikan dan penelitian, yang di dalamnya terdapat kolam tampungan (embung), lahan konservasi, perikanan, arboretum, penjernihan air, pengolahan limbah, serta area olahraga dan rekreasi bagi masyarakat luas. Sebagai rangkaian program penataan kampus, dilakukan pemindahan lokasi Pasar Sunday Morning (Sunmor) UGM. Pemindahan Sunmor efektif dilakukan mulai 5 Januari 2014. Dalam rangkaian pemindahan lokasi Sunmor, pimpinan UGM telah melakukan lebih dari 12 kali diskusi dengan perwakilan PUK dan melakukan sosialisasi kepada seluruh PUK termasuk beberapa kali diskusi di mediasi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY. Paralel dengan komunikasi tersebut. Juga dilakukan pelebaran wilayah berdagang di jalan Lingkar Timur UGM dan memperkerasnya, menyediakan mobil sanitasi dan fasilitas lainnya. "Namun ternyata upaya UGM untuk memberikan kemanfaatan lebih luas kepada masyarakat ini tidak dapat dipahami oleh sebagian Pedagang Usaha Kecil (PUK) Sunmor," kata Prof Budi. Pada 9 dan 23 Februari 2014, PUK Sunmor menerobos dan merusak portal UGM, memaksa berjualan di Jl Olahraga dan Notonagoro. Dalam kejadian ini, pihak keamanan UGM dan Muspika Kecamatan Depok tetap menjaga agar tidak terjadi bentrokan fisik. UGM sangat prihatin dengan peristiwa ini. Niat baik untuk dapat berkontribusi, memberikan manfaat bagi (Asp)-a masyarakat lebih luas terhambat. GPC DORONG PEMBERDAYAAN KAMPUNG UU Desa Harus Jadi Penggerak KR-Ardhi Wahdan HM Gandung Pardiman saat memperingati HUT ke-11 GPC di Purawisata Yogyakarta. YOGYA (KR) - Undang-undang (UU) Desa yang sudah disahkan akhir 2013 lalu diharapkan mampu menjadi penggerak bagi pemberdayaan kampung. Apalagi Peraturan Presiden (Perpres) sebagai pedoman pelaksanaan UU Desa akan segera dikeluarkan. Menurut Anggota Komisi V DPR RI, HM Gandung Pardiman, Perpres bagi UU Desa tersebut direncanakan akan terbit pada April mendatang. "Dalam koordinasi terakhir, Presiden siap menerbitkan Perpres pada April. Jika Perpres sudah ada, maka UU Desa bisa diimplementasikan," ungkapnya di sela peringatan HUT ke-11 Gandung Pardiman Centre (GPC), Minggu (23/2). Dengan demikian, imbuh Gandung, peran desa dalam pembangunan akan semakin diperhitungkan. Salah satunya melalui kucuran dana Rp 1 miliar lebih bagi tiap desa dari APBN. Sehingga kesiapan desa menjadi faktor utama. Oleh karena itu, imbuh Gandung, peran GPC dalam pemberdayaan kampung akan ditingkatkan. Menurutnya, sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat, maka GPC tidak hanya akan bergerak pada lingkup sosial saja. Pihaknya sudah membentuk petugas yang akan menangani masalah kebencanaan alam. "Bencana alam ini dampaknya juga ke sosial. Peran dan aksi GPC akan kami tingkatkan. Terutama untuk memperkuat desa, kelurahan serta perkampungan," tandas Presiden Direktur GPC ini. Pada kesempatan ini, Gandung juga melakukan sosialisasi menyongsong Pemilu 2014. Seluruh caleg yang diusung wajib turut serta memberdayakan masyarakat. Terutama dalam mengurai potensi yang dimiliki tiap kampung. Baik potensi ekonomi melalui UMKM, bu(R-9)-a daya maupun sektor pariwisata. Menurut Ketua Gerakan Nasional Anti Miras (Genam) Chapter Yogyakarta, Dra RR Wikan Widyastari, banyak kafe maupun minimarket yang bebas menjual miras. "Seharusnya ada aturan untuk membeli barang tertentu harus menunjukkan identitas. Jika belum cukup umur, maka jangan dilayani," tandasnya, Minggu (23/2). Dikhawatirkan jika tidak se- gera ada upaya preventif dengan memperkuat regulasi, maka generasi bangsa mendatang menjadi ancaman. Untuk itu, Genam Chapter Yogyakarta akan mendesak pemerintah daerah baik DIY maupun Kota Yogyakarta memiliki kebijakan khusus miras. Meski demikian, pengawasan dari orang tua maupun tokoh masyarakat juga jauh lebih penting. Tanpa ada ke- sadaran dan kontrol dari masyarakat, maka miras juga sulit diberantas. Apalagi pengedar yang berhasil terjaring, sanksinya masih rendah sehingga tidak menimbulkan efek jera. Sedangkan upaya penertiban miras terakhir kali digelar oleh Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta pada Januari 2014 lalu. Saat itu, petugas berhasil membongkar seorang pengdar di wilayah Jalan Veteran dan menyita sedikitnya 440 botol dari berbagai jenis. Kepala Seksi Operasi Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta, Bayu Laksmono mengungkap- kan, usai operasi tangkap tangan, peredaran miras dilakukan sembunyi-sembunyi. Hal ini pula yang membuat petugas harus menunggu. "Sekali ada yang muncul ke permukaan, maka petugas pasti mencari asal muasalnya. Target kami memang pengedar maupun pemasok," tandasnya. Hanya saja, untuk pemberian sanksi merupakan kewenangan penuh pihak pengadilan. Meski begitu, setiap pelaku yang tertangkap selalu dilampirkan riwayatnya. Bagi yang sudah lebih dari satu kali tertangkap, harapannya mendapat sanksi maksimal. (R-9)-a BANTU KORBAN GUNUNG KELUD 16 Relawan Bantu Pemulihan Trauma YOGYA (KR) - Sebanyak 16 personel Relawan Jogja Bersatu, Minggu (23/2) berangkat ke Kediri untuk membantu korban bencana meletusnya Gunung Kelud. Tak hanya membawa bantuan logistik saja, mereka juga berusaha membantu pemulihan trauma para korban dengan berbagai kegiatan menarik bagi anak-anak maupun orangtua. Sekjen Relawan Jogja Bersatu, Uta Sri Hariyoto menjelaskan, kondisi terakhir di Kediri dari laporan tim yang sudah berangkat beberapa hari yang lalu menyebutkan sudah ada beberapa pengungsi yang mulai kembali ke rumahnya masing-masing. Walaupun sebagian besar rumah mereka rusak. "Disana mereka sangat KR- Aditya Kurniawan Para personel yang akan berangkat ke Kediri. membutuhkan air bersih, pakaian anak, susu anak dan obat-obatan. Namun kami lebih fokus memberikan pemulihan trauma dalam bentuk permainan, sulap dan cerita bagi anak-anak dengan hiburan badut," papar Uta sebelum berangkat bersama rombong- PERKUAT SEGORO AMARTO an dari Skretariat Bersama Relawan Jogja Bersatu (Galang Press) di Jalan Mawar III, Baciro, Yogyakarta. Sedangkan bagi orangtua, mereka akan dihibur dengan pemutaran film inspiratif dari bencana Gunung Merapi dan gempa bumi Bantul. Sehingga mereka diharapkan bisa kembali bangkit setelah terkena musibah tersebut. Disamping membawa perpustakaan keliling, Galang Press juga menyumbang buku-buku bagi SD yang hancur. Dijelaskan, Relawan Jogja Bersatu yang didukung oleh JRS, Karina, KAS dan Galang Press tersebut akan berada di posko di KUD Tani Maju Desa Gadungan Kecamatan Puncu. Disana mereka akan menyebar ke Dusun Sukomoro dan Dusun Laharpang yang merupakan salah satu desa paling parah di sebelah Barat Daya Gunung Kelud. "Rencananya, kami akan berada disana 7 hingga 10 hari. Jika kondisi masih belum kondusif, kami akan menambah personel atau tinggal lebih lama lagi," pungkasnya. (*-1)-a PARIWISATA INDONESIA STAGNAN Karangwaru Gerakkan Kiprah Kaum Muda Butuh Sinergitas Pemerintah-Masyarakat YOGYA (KR) - Wakil Walikota Yogyakarta Imam Priyono meminta masyarakat terus memupuk semangat gotong royong. Tanpa ada implementasi di masyarakat, maka slogan Segoro Amarto (Semangat Gotong Royong Agawe Majune Ngayogyakarto) tak akan bernilai apapun. Hal itu diungkapkan Imam di sela kegiatan bakti sosial yang dimotori oleh Karangtaruna Warutama Kelurahan Karangwaru Tegalrejo di gedung serbaguna Kampung Bangirejo, Minggu (23/2). Menurut Imam, kiprah anak muda dalam aksi sosial tersebut merupakan salah satu wujud Segoro Amarto. "Jika seluruh kaum muda memiliki kekuatan untuk gotong royong, maka kepekaan sosial kelak akan semakin kuat," paparnya. Bakti sosial kali ini diisi dengan beragam kegiatan. Antara lain pembagian sembako gratis bagi warga miskin, pasar murah serta donor darah. Sebelum acara dige- lar, Karangtaruna Warutama juga menggerakkan senam massal bagi para lansia. Ketua Karangtaruna Warutama, Saleh mengungkapkan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dipelopori oleh anak-anak muda yang ada di Karangwaru. Pihaknya juga menggaet para donatur serta sponsor untuk ikut berbagi. "Kami ingin agar kaum muda juga tampil," tandasnya. Kegiatan bakti sosial tersebut rencananya akan digelar sebanyak tiga kali dalam satu tahun. Saleh berharap, potensi sosial yang dimiliki oleh kaum muda di Karangwaru bisa terus terasah. Baik dalam pengalaman berorganisasi maupun kegiatan lapangan seperti bakti sosial. Sementara total paket sembako yang disediakan mencapai 300 paket. Sebanyak 120 paket diantaranya dibagikan gratis bagi warga miskin. Sedangkan sisanya dijual murah kepada masya(R-9)-a rakat sekitar. YOGYA (KR) - Perkembangan pariwisata di Indonesia sampai saat ini cenderung berjalan stagnan. Padahal, potensi wisata di Indonesia cukup banyak dan beragam, baik wisata budaya, kuliner maupun sosialnya. Kondisi tersebut menjadikan dunia pariwisata Indonesia tertinggal dengan negara Asia Tenggara lainnya. Berawal dari keprihatinan tersebut, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram) Yogya, akan menggelar Seminar Internasional 'Suistanable Tourism Development Based on Tourism Behavior' di Hotel Inna Garuda dari Senin (24/2) sampai Rabu (26/2). "Seminar ini akan menghadirkan sejumlah pakar pariwisata baik nasional maupun internasional yang berkompeten di bidangnya seperti dari Australia dan Thailand. Adapun untuk keynote speaker adalah Prof Dr I Gede Pitana MSc (Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan Mr Erik Chritopher Hookom (USA)," terang Ketua Stipram Yogyakarta Suhendroyono di Yogya- KR-Istimewa Suhendroyono karta, Minggu (23/2). Menurut Suhendroyono, sebenarnya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia sangat banyak. Namun masih didominasi oleh wisatawan domestik. Sementara, untuk wisatawan mancanegara jumlahnya masih jauh harapan. Untuk mengatasi persoalan itu, Indonesia perlu belajar tentang pengelolaan pariwisata dengan negara-negara yang sudah maju. Apabila hal itu bisa diwujudkan, dunia pariwisata di Indonesia bisa lebih baik dan mendatangkan kesejahteraan (Ria)-m bagi masyarakat. HUT Ke-23 SSJY Dimeriahkan Teatrikal Sastra YOGYA (KR)- Pembacaan geguritan, cerita pendek berbahasa Jawa (cerkak), teater dan pembacaan cerita wayang mewarnai HUT ke-23 Sanggar Sastra Jawa Yogyakarta (SSJY) di Aula KR Jl Margo Utomo (P Mangkubumi) 40-46 Yogyakarta, Minggu (23/2). Geguritan dibacakan Siswa SD Montessori dan cerkak berbahasa Jawa dibacakan siswa SMA Stela Duce. Acara tersebut diawali pemotongan tumpeng yang dilakukan Direktur Keuangan PT BP Kedaulatan Rakyat, Imam KR - Warisman HUT 23 SSJY dengan teatrikal sastra di Aula KR. Satriadi SH. Potongan tumpeng diserahkan kepada Ketua SSJY, Yohanes Adhi Satiyoko. "Saya mengharapkan SSJY bisa lebih berkembang dan meningkatkan kualitas, berprestasi sampai tingkat nasional," kata Imam Satriadi. Pengarang AY Suharyono, menceritakan perjalanan SSJY diawali adanya Pertemuan Pembaca Pengarang dan Penerbit Sastra Jawa di Purna Budaya Yogyakarta tahun 1990. Kemudian Februari 1991 terbentuklah SSJY. Waktu itu banyak pengarang yang sudah mapan ikut bergabung. Berbeda dengan sekarang, lebih banyak generasi mudanya. SSJY kini menjadi tempat pembibitan pengarang sastra Jawa modern dengan menyelenggarakan pelatihan dua bulan sekali. "Hasil pelatihan diterbitkan dalam majalah Bahasa Jawa Pagagan," katanya. Menurut AY Suharyono, berdirinya SSJY mendapat dukungan dari Balai Bahasa Yogyakarta karena melihat di tahun 1980-an, sastra Jawa menunjukan kemunduruan. Padahal di tahun 1960-an, sastra Jawa sangat dekat dengan masyarakat. Waktu itu muncul pengarang seperti Any Asmara yang karya-karyanya selalu dinantikan pembaca. AY Suharyono juga menyinggung minimnya media massa berbahasa Jawa untuk berkiprah. Beberapa pengarang kemudian membuat buku dengan biaya sendiri. Namun dalam menjual buku sastra Jawa ini juga ada persoalan dan memerlukan kiat untuk menarik perhatian agar orang mau membelinya. Pada acara syukuran hadir pengarang dari generasi muda siswa SMAsampai generasi tua berusia 80-an seperti Ny Supadmi, Nyi Klenyem dan Ny Sarmo. Hadir pula kalangan akademisi seperti Dr Suwardi Endraswara dari Universitas (War)-a Negeri Yogyakarta.
  3. 3. SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDAMULUD 1947) GUNUNGKIDUL ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3 POKDARWIS SOKOLIMO DIRESMIKAN Tawarkan Situs Megalitikum KARANGMOJO (KR) - Pilihan wisata di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo semakin banyak. Supadmo SSos, Camat Karangmojo, Minggu (23/2) meresmikan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) baru Wisata Sokolimo yang sekretariatnya berada di Dusun Sokoliman, Desa Bejiharjo atau sekitar 1 km dari objek wisata Goa Pindul. Meski lokasinya masih dikawasan Goa Pindul dan Kali Oya, Wisata Sokolimo menawarkan objek wisata Situs Megalitikum, 7 sumur religius, bumi perkemahan. "Situs Megalitikum merupakan objek wisata utama," kata H Gimu, Ketua Pokdarwis Wisata Sokolimo, Desa Bejiharjo. Hadir dalam acara ini, Yanto Kepala Desa Bejiharjo, Suyanto SE, Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Kapolsek KR-Endar Widido Supadmo SSos meresmikan Pokdarwis Sokolimo. Kerja Sama Gunungkidul-Jepang WONOSARI (KR) - Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Presiden Direktur Kochi Toyota Motor Corporation Jepang Mr Makoto Toshioka di Bangsal Sewakapraja, Wonosari, Sabtu (22/2). Kerja sama ini untuk memberikan bantuan hibah berupa mobil ambulan dan 1 unit pemadam kebakaran (damkar). "Pemerintah daerah sangat berterima kasih dengan bantuan ambulan dan damkar akan mendukung pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana," kata Hj Badingah. Kegiatan dihadiri Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, GM Kochi Toyota Corporation Mr Kenji Yamamato, Presiden Ehime Toyota Motor Corporation Jepang Mr Hidekazu, Kapolres AKBP Faried Zulkarnaen, Dandim 0730 Letkol Arh Herman Toni, Ketua DPRD Budi Utama MPd dan seluruh kepada dinas. Presiden Direktur Kochi Toyota Motor Corporation Jepang Mr Makoto Toshioka menuturkan, pemerintah Jepang sangat peduli dengan pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Armada akan bisa dipergunakan membantu penanganan bencana di Gunungkidul. "Jepang juga telah menghibahkan bantuan serupa di beberapa wilayah di Indo(Ded)-f nesia," jelasnya. Kompol Saman, semua ketua Pokdarwis yang ada di Desa Wisata Bejiharjo dan undangan. Baik camat maupun kades mengingatkan, pengelola desa wisata Sokolimo agar pandaipandai memanfaatkan potensi wisata di dusunnya. Pengelolaan objek wisata tidak hanya menjanjikan keuntungan, namun kadang menimbulkan permasalahan. Untuk mencegah timbulnya masalah, perlu dilakukan perencanaan secara matang sehingga dapat meminimalisir kemungkinan timbulnya masalah, baik diinternal pengelola, masyarakat, sesama Pokdarwis dan juga dengan masyarakat. "Perencanaan, persiapan yang matang serta profesionalitas pengelolaan akan menentukan keberhasilan pengembangan objek wisata." jelas Su(Ewi)-f padmo. Longsor, Jalan Gedangsari-Klaten Putus GEDANGSARI (KR) - Hujan deras yang mengguyur perbatasan Desa Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul dan Desa Karanggayam, Wedi maupun Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah menyebabkan longsor, Sabtu (22/2) malam. Selain 2 rumah rusak tergenang aliran banjir lumpur, arus transportasi jalan Gedangsari, Gunungkidul menuju Karanggayam, Wedi, Klaten, Jawa Tengah lumpuh. Longsoran material mencapai ratusan meter kubik dari tebing di Daerah Milik Jalan (DMJ) menutup jalan raya hingga menyebabkan arus lalu-lintas kedua kabupaten terputus. "Longsor ini merupakan terburuk dalam tahun ini. Se- lain berdampak terhadap akses transportasi proses evakuasi butuh alat berat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Budiharjo SH MH dan Danramil Nglipar Kapten Inf Suseno di lokasi bencana, Minggu (23/2). Menurut Budiharjo, bencana longsor yang terjadi di kawasan perbatasan ini akibat terjadi hujan deras secara terus menerus pada Sabtu (22/2) hingga Minggu (23/2). Dampak hujan deras juga menimbulkan banjir mencapai 1 meter terjadi di Kecamatan Gantiwarno, Klaten merupakan daerah perbatasan dengan Gedangsari. Pada ruas jalan maupun daerah pemukiman yang longsor berada di Dusun Jelok RT 04/03 dan RT 08/03. Khusus yang terjadi di Jelok RT 04/03 menimpa rumah Tu- gimin (45) dan Rumah Parto Sentono (75). Danramil Kapten Inf Suseno mengatakan, untuk kerusakan rumah akibat tergenang lumpur sudah dilaksanakan kerja bakti, serta perbaikan fasilitas talut. Sedangkan proses evakuasi terhadap jalan raya yang merupakan fasilitas umum butuh waktu dan sarana yang tidak mungkin dengan hanya mengandalkan peralatan manual. TNI sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk mendatangkan alat berat, evakuasi material longsor yang menu(Ded/Bmp)-f tup jalan.
  4. 4. SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDAMULUD 1947) BANTUL ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4 PANEN RAYA BAWANG DI LAHAN PASIR Kecerdasan, Modal Utama Membangun Negara KR-Sukro Riyadi Drs HM Idham Samawi dalam panen raya bawang merah, di Sanden Bantul, Minggu (23/2). BANTUL (KR) - Petani di Bantul harus semangat dalam mengolah lahan, agar kesejahteraannya meningkat. Jika hal tersebut tercapai, bisa dijadikan modal utama dalam membangun kesejahteraan keluarganya. Jika kesejahteraan sudah tercapai, tentunya persoalan pendidikan tidak boleh ditinggalkan. Dengan generasi penerus bangsa pandai dan cerdaslah sebenarnya kemajuan negara sangat ditentukan. Hal tersebut dikatakan Pembina Petani DIY, Drs HM Idham Samawi, dalam panen raya bawang merah bersama Kelompok Tani Pasir Makmur Srigading Sanden Bantul, Minggu (23/2). "Jangan lupa, bapak ibu semua. Putra-putri harus pandai, karena hanya dengan kepandaian dan kecerdasan itu modal utama negara dibangun," papar Idham Samawi dalam panen raya kemarin. Idham mengungkapkan, sebagian besar warga Bantul adalah petani. Sehingga sektor pertanian menjadi sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Dengan fakta tersebut, mestinya pemerintah daerah terus membangun infrastruktur pendukung bidang itu. Masih menurut Idham, dalam upaya membangun negara, satu hal yang tidak boleh diabaikan adalah petani. Karena sebuah negara tidak akan bisa berbuat banyak, tanpa ketersediaan pangan disangga oleh petani. "Tidak mungkin sebuah negara kebutuhan pangan- TEMU KARYA KARANG TARUNA KINERJA DINILAI KURANG FOKUS Dewan Pertanyakan Efektivitas Relasi BANTUL (KR) - Ketua Komisi A DPRD Bantul mempertanyakan kinerja dari Relawan Demokrasi (Relasi), bentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Kinerja mereka dinilai kurang fokus, lantaran wilayah kerja yang luas namun personel terbatas. Sementara KPU Bantul menampik pendapat tersebut. KPU menyatakan relasi dibentuk untuk melakukan sosialisasi di wilayah yang tidak terjangkau oleh KPU, sehingga kerja relasi berbasis segmen bukan region. Ketua Komisi A DPRD Bantul, Agus Effendi kepada KR, Minggu (23/2) memaparkan, Komisi A mempertanyakan kinerja relasi sebenarnya. Hal ini lantaran apa yang menjadi pekerjaannya mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu nyaris tak terdengar. "Mungkin kondisi ini terja- di karena keterbatasan personel relasi, sehingga kurang fokus. Hanya 25 orang mengkaver se-kabupaten Bantul. Selain itu terkesan tidak fokus, karena bermacam-macam segmen yang disasar. Coba kalau relasi bisa fokus ke satu segmen saja misalnya pemilih pemula. Mungkin kesannya akan lebih efektif," urai Agus. Beberapa contoh kegiatan relasi yang terfokus pada segmen pemilih pemula seperti diisi kegiatan debat, diskusi bersama dan sebagainya. Agus menyatakan, secepatnya Komisi A akan me- manggil KPU untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait beberapa hal termasuk soal kinerja relasi. Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul, Supardi mengakui hal serupa. Supardi juga merasakan sosialisasi Relasi ke segmen yang disasar di masyarakat belum optimal. "Banyak warga yang memang belum tahu sepak terjang relasi seperti apa, dan kami berharap diefektifkan lagi," tambah Supardi. Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara SIP menambahkan, Relasi diben- tuk sesuai instruksi KPU Pusat untuk melakukan sosialisasi di wilayah yang tidak terjangkau KPU. Beberapa segmen yang disasar seperti segmen pemula, perempuan, agama, pinggiran dan difabel. "Sebenarnya sudah banyak yang telah dilakukan Relasi. Hanya saja mengapa warga jarang mendengar kerja Relasi, karena segmen yang didekati terbatas. Kalau segmen masyarakat luas, KPU bisa disosialisasi dengan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan sebagainya," (Aje)-m urai Johan. ’SPEECH COMPETITION’ DI SMAN 1 KASIHAN MERIAHKAN DUNIA FASHION YOGYA Diikuti 31 Siswa SMP Upaya Angkat Batik Bantul BANTUL (KR) - Sebanyak 31 siswa SMP mengikuti program Speech Competition yang digelar di SMAN 1 Kasihan Bantul, Minggu (23/2). Dalam ajang yang sudah digelar untuk ke-6 kalinya itu, melibatkan siswa SMP sederajat di DIY. Dengan program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas siswa dalam berbahasa Inggris. Karena kemampuan dalam menguasai bahasa internasional sangat mendukung di era globalisasi sekarang ini. Hal tersebut dikatakan Koordinator Tirto In Action 2014, Ismi Fajarsih SPd didampingi Kepala Bagian Humas SMAN 1 Kasihan Bantul, Pujiyanto SPd kepada KR di sela acara. Dijelaskan, dalam ajang tersebut pemenang berhak atas piala Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati, piala dari Dinas Pendidikan Dasar Bantul serta dari SMAN 1 Kasihan. Hadir dalam acara itu, Ketua Dewan Sekolah SMAN 1 Kasihan Bantul, Drs H Mardi Ahmad serta Kepala Dinas Pendidikan Dasar Bantul, Drs Totok Sudarto MPd. Kepala Dikdas Bantul, Drs Totok Sudarto MPd menilai perlombaan yang digelar di SMAN 1 Kasihan punya arti penting dalam memajukan kemampuan berbahasa Inggris siswa. Karena dalam era global sekarang ini, komunikasi menjadi kunci utama. "Bila sudah mahir berbahasa internasional, sama artinya sudah menguasai dunia," ujar Totok. Sementara pemenang dalam even bertema Being Educated, Communicative and Critical For A Better Future, juara 1-3, Dzul Fadhla (SMP 1 Wates), Shafira Maharani (SMP 1 Wates), Vanda Azmi Sabrina (SMP 1 Bantul). Juara harapan 1-2, Joana Zettira (SMP 2 Piyungan), Aulia Nur (SMP 1 Bantul). (Roy)-m Pemadaman Sementara Aliran Listrik BANTUL (KR) - PT PLN area Yogyakarta akan melakukan pemadaman aliran listrik sementara, di wilayah Giri Mulyo, Sribit dan sekitarnya, Selasa (25/2) mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Pemadaman terpaksa dilakukan sehubungan adanya pemeliharaan jaringan berupa pekerjaan rabasrabas pohon. "Kami mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini," kata Asisten Manajer Jaringan, Bambang Eko H dalam rilisnya yang diterima KR, Sabtu (22/2) lalu. Apabila pekerjaan selesai lebih awal, aliran listrik akan di(*-5)-m normalkan kembali tanpa pemberitahuan. UNTUK SUKSES UJIAN NASIONAL SMPN 2 Bambanglipuro Doa Bersama BANTUL (KR) - Sekitar 1.000 peserta mengikuti doa bersama yang digelar keluarga besar SMPN 2 Bambanglipuro Bantul, Minggu (23/2). Doa bersama selain sebagai rangkaian acara khataman Alquran, juga untuk sukses Ujian Nasional (UN) dan penggalangan dana untuk membantu korban bencana Gunung Kelud di Jawa Timur serta bazar. Kepala SMPN 2 Bambanglipuro Drs H Surur didampingi Wakasek Projo Sukardi MPd kepada KR mengatakan, khataman Alquran merupakan penutup setelah menyelesaikan pembacaan Alquran sebanyak 30 juz. Budaya membaca Alquran diadakan setiap pagi bagi seluruh siswa, sebelum jam pelajaran dimulai. Selain khataman Alquran, doa bersama yang diikuti seluruh siswa beserta orang tua/wali, masyarakat sekitar, alumni, dan seluruh guru/karyawan, juga demi sukses UN mendatang. Baik sukses bisa lulus 100 persen maupun mampu meningkatkan peringkat. "Selain dengan upaya spiritual, kami juga usahakan dengan berbagai macam cara, diantaranya les tambahan, pemberian motivasi, privat khusus dari guru dan sebagainya," papar Projo Sukardi. Ditambahkan Sukardi, SMPN 2 juga sudah dicanangkan sebagai sekolah adiwiyata, yaitu tempat belajar yang bersih, indah dan sehat. Salah satu wujud dari sekolah adiwiyata yaitu, de(Can)-m ngan dibangunnya kolam ikan di depan kelas. BANTUL (KR) - Maryana Gina Carolina dan Jennery Cukarla meraih Best of The Best Lomba Modelling Bantul Look Casual 2014, di Pendapa Parasamya Bantul, Minggu (23/2). Acara yang didukung SKH Kedaulatan Rakyat ini juga memilih juara umum, yang diraih Rr Chalya Keisha Felin Fadantya. Sedangkan juara I-III lomba prestasi kategori A (usia 3-7 tahun): Rr Chalya Keisha Felin Fadantya, Alfa dan Marsya Lena. Juara I-III kategori B (8-15 tahun): Aurel, Dinda dan Anggun Tyas. Untuk juara I-II kategori C (1625 tahun), diberikan kepada Rio Irawan dan Ovi Engga Arista. Pada kesempatan itu, juga terpilih harapan I dan II Lomba Cipta Busana Pesta Wanita Spirit of Java 2014 yaitu, SMK 1 Pandak dengan judul busana The Legend of Alun-alun Selatan, Oekie Baraharja berjudul Durga Maha Dewi, Nensi Silvia berjudul Rhapsody Etnicity, Anita Trisnawati berjudul Miracle off Black, dan Sularmi berjudul Royal Gaun Van Java. Sedangkan juara favorit jatuh pada Silva Hereda Hanny S dengan busana berjudul Sweet and Elegant. "Lomba cipta busana ini diselenggarakan pertama kali di Bantul, untuk mengangkat batik Bantul. Ini penting agar lebih banyak masyarakat mengetahui karakter batik Bantul. Jadi tujuan utama acara ini untuk mempromosikan batik Bantul," ungkap ketua panitia, Adikarang Samawi. Meskipun baru pertama kali diselenggarakan, ternyata peminatnya untuk cipta busana terbilang lumayan, yaitu mencapai 46 peserta dari DIY-Jateng. "Bahkan peserta yang dari DIY pun sebenarnya bukan warga asli, melainkan pendatang dari Timor Leste dan nya tergantung dari luar negeri," tambah Idham Samawi. Sementara Ketua Kelompok Tani Pasir Makmur Srigading Sanden Bantul, Sumarna pada kesempatan itu mengatakan, saat ini lahan bawang merah yang siap panen mencapai 20 hektare. Dengan luasan sebanyak itu memang hasil panennya sangat baik. Masalahnya, harga jual sekarang sangat rendah yakni pada kisaran Rp 7 ribu/kg. Rendahnya harga lantaran sejumlah daerah tujuan hasil panen sedang banjir. "Jakarta sebagai pasar utama sedang lesu, banjir itu pemicunya. Dengan kenyataan itu, jelas harga jual bawang merah juga sangat rendah," papar Su(Roy)-m marna. Papua," ujar Adikarang yang juga perancang busana. Ditambahkan salah satu juri yang juga perancang busana Yogya, Dedi Delmora, rata-rata peserta memiliki rancangan yang bagus dan kreatif. Semoga bisa menjadi penerus perancang busana Yogya untuk memeriahkan fashion yang membuat Yogya kian menasional. "Meskipun ada beberapa peserta yang masih terjebak antara busana gala dan cocktail. Untuk itu, harus belajar banyak tentang teknik desain," paparnya. (Mez)-m Jangan Mudah Dibujuk dan Dikebiri KR-Judiman Ketua Karang Taruna DIY, GKR Condro Kirono. BANTUL (KR) - Sebagai anggota Karang Taruna, jangan mudah dibujuk, dikebiri dan diprovokasi oleh segelintir orang yang mempunyai kepentingan bersifat individual-pragmatis. Bangkitkan kembali sikap kritis, seperti yang pernah ditunjukkan pemuda-pemuda di awal berdirinya bangsa Indonesia. Hal tersebut ditekankan Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Bantul, Drs Supriyanto Widodo MT, dalam membuka Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Bantul di ruang sidang DPRD Bantul, Minggu (23/2). Pesan bupati tersebut dengan harapan, agar pemuda Karang Taruna menjadi generasi muda yang mandiri dan berkompeten. Karena tantangan zaman saat ini benar-benar membutuhkan kompetensi agar dapat bersaing. "Sudah tidak zamannya lagi, pemuda mengandalkan diri pada senior atau rekannya, tetapi tunjukkan dan buatlah karya nyata, agar dunia melihat peran Karang Taruna dan mencatatnya dalam sejarah peradaban bangsa ini." Sementara Ketua Karang Taruna DIY, GKR Condro Kirono mengatakan, Karang Taruna saat ini masih dihadapkan dengan tantangan sosial di masyarakat, diantaranya tentang angka kemiskinan, banyaknya pengangguran dan ancaman bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Ke depan Karang Taruna harus mampu mandiri dan menciptakan pekerjaan sendiri. Harus dapat menjadi contoh, sebagai pemuda yang berperilaku baik, tidak terjerumus dalam dunia narkoba, termasuk menjauhi perkelahian antarbangsa sendiri. Karena itu, temu karya daerah Karang Taruna Bantul 2014 ini, diharapkan mampu melahirkan keputusan dan kebijakan organisasi, yang dasar pertimbangannya memiliki makna yang cukup tinggi bagi perkembangan Karang Taruna Bantul sejalan dengan ditetapkan Undang-Undang Keistimewaan DIY dan tema temu karya, "Dengan spirit kerja keras, kerja (Jdm)-m cerdas dan kerja tuntas. Bangun Gedung dari Jimpitan KR-Pramesthi Ratnaningtyas Putri Indonesia Pariwisata DIY 2014 berfoto bersama pemenang Best of The Best usai menyerahkan hadiah. BANTUL (KR) - Warga pedukuhan Klisat Srihardono Pundong Bantul, membangun gedung serba guna luas 13 x 23 meter dengan dana swadaya murni masyarakat setempat. Bangunan ini, didirikan di atas tanah 370 meter persegi milik pedukuhan yang dibeli secara swadaya murni. Menurut ketua panitia pembangunan gedung, Sutrisno BA, Minggu (23/2) diperhitungkan gedung tersebut akan menelan dana tidak kurang dari Rp 400 juta, hingga sekarang sudah menghabiskan sekitar Rp 137 juta. Dana tersebut belum termasuk untuk membeli tanah dan tenaga maupun biaya makan dalam gotong royong. Dana untuk pembangunan ini, selain dari iuran warga setiap bulan dan uang jimpitan siskamling tiap hari, juga donatur warga yang lebih mampu. Proses pengerjaan, sampai saat ini masuk tahap pemasangan dinding dan pengecoran kuda-kuda. Ditarget sele(Jdm)-m sai pembangunan pada akhir 2014.
  5. 5. SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDA MULUD 1947) KULONPROGO ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5 Dua Rumah Karaoke Dirusak Massa KR-Agussutata Sejumlah tenaga kerja membawa panenan melon dari tengah sawah ke tepi jalan di Desa Sukoreno. DAMPAK ABU VULKANIK KELUD Panen Bersama, Harga Melon Anjlok SENTOLO (KR) - Harga komoditas tanaman hortikultura melon di Kulonprogo turun menyusul hujan abu vulkanik Gunung Kelud. Harga melon di tingkat petani yang biasanya mampu menembus Rp 6.500 turun menjadi Rp 4.500 per kg. "Sejak hujan abu Gunung Kelud kemarin, harga melon turun hanya Rp 4.500 per kg. Pada saat harga bagus bisa mencapai Rp 6.000 per kg," tutur Suprayitno (45), petani melon asal Desa Bugel, Kecamatan Panjatan yang ditemui KR di areal tanaman melon di Desa Sukoreno, Sabtu (22/2). Menurutnya, harga melon turun selain dampak hujan abu vulkanik, dalam waktu hampir bersamaan di daerah lain juga memasuki masa panen. Luas panenan tanaman melon yang memasuki panen di wilayah Desa Sukoreno sekitar 13 hektare. Sedangkan di Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman seluas kurang lebih 30 hektare. Sebagian besar petani yang menanam melon di wilayah Kabupaten Sleman berasal dari Kulonprogo. "Kebetulan dari panenan ini dijual sendiri ke Jakarta. Masih ada keuntungan meskipun tidak seperti biasanya," katanya. Suprayitno menjelaskan menanam melon di areal seluas 2,2 hektare dengan cara menyewa tanah kas desa Sukoreno. Untuk pengolahan lahan hingga perawatan dan panen, tiap harinya menggunakan 20 tenaga kerja. Modal yang harus dikeluarkan satu kali tanam melon menghabiskan biaya sekitar Rp 120 juta. Kualitas panenan dinilai cukup baik laku terjual sekitar Rp 350 juta. Dalam satu tahun areal sawah yang disewa tersebut ditanami tiga kali dengan pola tanam melon-melon-cabai. Dijelaskan hujan abu vulkanik berdampak tidak baik terhadap tanaman melon muda. Tanaman yang terkena abu seharusnya cepat dibersihkan dengan penyiraman karena menghambat pertumbuhan bagian tunas. "Biasanya daun bagian tunas menjadi puther karena fotosintesanya terganggu," tuturnya. (Ras)-e UNTUK JATAH JANUARI MASYARAKAT PERLU DILURUSKAN Bulog Mulai Distribusikan Raskin Masker Bedah Tak Menahan Partikel Abu WATES (KR) - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) DIY mulai mendistribusikan beras miskin (raskin) jatah Januari 2014 kepada 43.021 kepala keluarga (KK) Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) di Kulonprogo. Kepala Bidang Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo, Mardi Wiyono kepada KR, Sabtu (22/2) mengatakan distribusi raskin Januari ditargetkan dapat selesai pada Februari 2014. Menurutnya, pendistribusian sudah dimulai Senin (17/2) lalu kepada 4.544 KK di Kecamatan Kokap. Hari berikutnya di wilayah Girimulyo, Temon, Wates, Kalibawang dan Sentolo. Sedangkan empat hari terakhir dimulai Senin (24/2) sampai Kamis (27/2) mendistribusikan raskin di Pengasih, Panjatan, Galur, Lendah, Samigaluh dan Nanggulan. "Pada Februari 2014 dijadwalkan sebanyak 43.021 KK RTSPM di Kulonprogo sudah menerima jatah raskin Januari," kata Mardi Wiyono. Kepala Seksi Bina Kesejahteraan Sosial (Kesos), Bidang Sosial Dinsosnakertrans, Untung Sugiyantoro menjelaskan RTS-PM yang meninggal, pindah alamat dan yang dinilai tidak layak menerima raskin, digantikan keluarga tidak mampu yang diputuskan dalam musyawarah desa (musdes). Dijelaskan, sebagian penerima raskin di tahun 2014 terjadi perubahan data RTS-PM dari hasil pencermatan pemerintah desa (pemdes). Dalam waktu bersamaan, pemdes diharapkan melakukan penarikan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) bagi warganya yang meninggal, pindah alamat atau warga yang dinilai tidak layak menerima raskin. Hingga saat ini, katanya baru Pemdes Kulwaru dan Kaligintung yang sudah menarik kembali KPS terhadap warganya (Ras)-b yang dinilai tidak layak menerima raskin. WATES (KR) - Pemakaian masker hidung dan mulut yang dipergunakan oleh sebagian besar masyarakat pada saat terjadi hujan abu vulkanik letusan Gunung Kelud dinilai perlu diluruskan, karena terjadi kekeliruan dapat berakibat fatal dalam kesehatan. Wakil Direktur Bidang Pelayanan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, dr Witarto yang dihubungi KR, Minggu (23/2) mengungkapkan sebagian besar masyarakat belum mengerti tentang penggunaan masker yang benar untuk menjaga kesehatan. Menurutnya, selama penanganan abu vulkanik Gunung Kelud yang melanda di wilayah Kulonprogo, sebagian besar masyarakat memakai masker bedah atau surgical mask. Masker tersebut diperuntukkan di dalam ruangan dan berfungsi sebagai penghalang cairan dari mulut dan hidung. "Jika dipergunakan di tempat terbuka, justru partikel abu vulkanik yang menempel di masker dapat terhirup masuk ke dalam pernapasan. Masker itu didesain hanya untuk satu kali pakai," ujar Witarto, yang sebelumnya menghadiri rapat evaluasi berakhirnya tanggap darurat bencana abu vulkanik di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo. Sedangkan masker yang dipakai di tempat terbuka dan memiliki kemampuan menyaring partikel abu vulkanik di udara hingga sekitar 95 persen adalah masker N95. Pemakaian harus rapat agar tidak ada celah udara dari luar masuk ke dalam terhirup dalam pernapasan. Dijelaskan, sebagai masker alternatif jika tidak tersedia masker N95, lebih baik menggunakan masker dari kain bersih yang dibasahi air. Kain memiliki kemampuan menyaring partikel abu lebih baik dibandingkan memakai masker kesehatan. (Ras)-b PEMKAB SEDIAKAN RUMAH AMAN Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat WATES (KR) - Data kekerasan terhadap perempuan dan anak pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kulonprogo dari tahun ke tahun meningkat. Tahun 2012 terdapat 53 kasus terdiri kasus kekerasan terhadap perempuan 26 dan anak 27, kemudian tahun 2013 ada 79 kasus terdiri kekerasan terhadap perempuan 40 dan anak 39. Pada Januari 2014 terdapat 1 kasus incest (sedarah). "Untuk kasus Januari 2014 tersebut telah ditangani, korban sudah dilakukan konseling dan diupayakan kerja di luar sehingga mengurangi intensitas bertemu. Namun saat kami tawari untuk tinggal di Rumah Aman, yang bersangkutan tidak mau karena khawatir pihak keluarga nanti akan mencari," kata Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada BPMPDPKB Kulonprogo Ernawati saat dikonfirmasi Minggu (23/2). Menurut Ernawati, ada dua hal yang perlu dikaji di sini yakni kemungkinan kasus itu memang makin bertambah, tapi ada pula karena kesadaran korban untuk melaporkan kekerasan tersebut makin meningkat, sehingga jumlahnya meningkat. "Korban sudah berani melaporkan apa yang dialaminya, tapi tetap saja yang menjadi permasalahan karena kami banyak menemui korban yang tidak berani melapor secara resmi, dan hanya minta ditangani dengan bimbingan konseling saja dan kemudian terhenti sampai disitu saja. Sedangkan yang sampai ranah hukum tetap ada, tapi hanya beberapa saja dan itu sudah ditangani di Polres bagian PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Kulonprogo," ujar Ernawati. Upaya Bidang Pemberdayaan terus dilakukan dan digalakkan sosialisasi tentang penanganan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dan sudah ada pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak dengan Perbup No 66 tahun 2013. Ada semacam tempat perlindungan yakni berupa 'Rumah Aman' bagi korban. Di Rumah Aman, korban akan merasa aman di tempat tersebut, karena selain diberikan konseling dan bimbingan, adapula layanan kesehatan. Untuk layanan kesehatan tetap dirujuk ke rumah sakit atau lainnya. "Rumah aman tersebut sudah difungsikan tahun 2013 dan beberapa diberikan konseling di sana," katanya. Ditambahkan Ernawati, yang menjadi kendala diantaranya konselor yakni psikolog masih kurang, juga advokat. Untuk psikolog sudah ada rekomendasi, diharapkan nanti dapat membantu pelayanan terpadu. Saat ini baru ada satu psikolog, dan nantinya setelah ditambah diharapkan 2014 bisa berkolaborasi untuk memantapkan bimbingan dan kon(Wid)-b seling. PANJATAN (KR) - Dua rumah karaoke di wilayah Desa Depok dan Desa Bugel Panjatan, dirusak sekelompok orang tidak dikenal, Minggu (23/2) dini hari. Tanpa menjelaskan maksud kedatangannya, sekitar 50 orang yang mengendarai sepeda motor dan dua mobil, langsung merusak fasilitas yang ada. Akibat perusakan tersebut sejumlah kaca dan etalase pecah, pintu gerbang dijebol, serta CCTV rusak. Saat ini kasus tersebut masih diselidiki Satreskrim Polres Kulonprogo. Diungkapkan pemilik karaoke di Desa Depok Yuli Lestari, Sabtu (22/2) malam studio sudah tutup pukul 23.45 karena pengunjung sepi. Ia dan suami juga sudah tidur. Massa datang sekitar pukul 01.00 langsung merusak kamera CCTV dan berteriak-teriak, kemudian memecah kaca jendela rumah, garasi, kaca etalase hingga monitor komputer. "Sepertinya ada yang masuk satu orang dengan cara melompat, diduga mereka juga merusak CCTV. Masuk langsung mengancam suami. Bahkan suami sempat dipukul beberapa kali dan tidak melawan. Mereka juga ada yang bau alkohol. Bahkan ketika saya bangun dan menemui mereka, malah dikata-katai negatif," ujar Yuli saat ditemui Minggu (23/2) siang. Studionya hanya memiliki dua ruangan, menurut Yuli, komplit izinnya. Mulai dari keramaian, SIUP dan lainnya. Sedangkan saudara pemilik karaoke di Bugel, Dwi Santoso menyatakan saat kejadian berada di pagar sebelah barat karaoke. Kejadiannya berlangsung cepat, begitu datang massa langsung masuk dan merusak beberapa sarana yang ada. Yakni kaca jendela, kaca almari, rumah, serta monitor. Selain itu kaca mobil terparkir di dekat rumah, juga ikut menjadi kemarahan massa. Sementara salah satu saksi Fajar P, saat itu sekitar pukul 24.00 berada di depan Balai Desa Tayuban mengaku melihat segerombol orang dengan puluhan kendaraan dan adapula yang memakai mobil lewat di depan Balai Desa Tayuban Panjatan menuju arah selatan. Selang satu jam mereka kembali ke arah utara. "Meski tidak tahu persis kejadiannya, namun saat itu perasaan saya tidak enak dan menduga-duga apakah ada kejadian di wilayah selatan. Baru tahu ternyata ada perusakan dua rumah karaoke," ujarnya. Sementara Kapolres Kulonprogo AKBP J Setiawan Widjanarko mengaku pihaknya masih akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Di antaranya meminta keterangan para saksi dan korban. Termasuk berencana meminjam rekaman CCTV dari salah satu karaoke. "Kami belum berani berspekulasi siapa yang melakukan aksi tersebut, oleh massa yang sama atau bukan. Termasuk adanya informasi terdapat atribut salah satu ormas. Ini akan diteliti supaya kasusnya bisa segera terungkap," kata J (Wid)-b Setiawan. MUSIKALISASI PROTES ORANG PINGGIRAN Eros Djarot: Jangan Berlebihan Sikapi Pemilu WATES (KR) - Musisi sekaligus budayawan ternama Eros Djarot minta masyarakat Kulonprogo tidak berlebihan menyikapi pemilihan umum (pemilu) baik pileg maupun pilpres. Sikap fanatik mendukung secara berlebihan terhadap salah satu caleg dan partai akan menimbulkan gesekan antarpendukung. "Ruh pesta demokrasi sesungguhnya memilih wakil rakyat yang peduli kesejahteraan rakyat dan kemajuan wilayah. Kalau warga bersikap berlebihan dalam mendukung salah satu caleg atau partai, sementara mereka tidak tahu apa yang bisa diberikan para caleg setelah terpilih nanti tentu hal tersebut akan mence- KR-Asrul Sani Eros Djarot lakakan rakyat," jelasnya saat tampil di Musikalisasi Protes Orang Pinggiran (POP) bersama Boedi Djarot dan RAK (Republik Anti Korupsi) Band di Gedung Kesenian Wates, Minggu (23/2). Konser bertajuk 'Aku Tidak Mau Negeriku Dikuasai Orang Asing' juga dihadiri Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo dan diwarnai penampilan sejumlah grup band lokal. Eros mengingatkan masyarakat untuk bersikap mawas diri dalam dukung mendukung caleg. "Jangan sampai garagara mendukung salah satu caleg, hubungan persaudaraan warga menjadi tidak harmonis, bermusuhan bahkan bacok-bacokan," tegasnya. Boedi Djarot dalam konsernya membawakan tembangtembang bernapaskan kritik sosial. Seperti 'Lawan Korupsi', 'Garuda' dan 'Pesan untuk (Rul)-b Presiden'. Pemdes Giripeni Wujudkan Desa Budaya WATES (KR) - Sekitar seribu pemancing dari berbagai wilayah Kulonprogo dan sekitarnya berebut keberuntungan untuk mendapatkan ikan lele maskot pada mancing bareng yang diadakan Pemerintah Desa (Pemdes) Giripeni Wates, di saluran irigasi desa setempat, Minggu (23/2). Menurut Kades Giripeni Priyanti, mancing bareng memperebutkan hadiah utama uang Rp 1.500.000 dan satu lemari es serta puluhan doorprize tersebut merupakan bagian dari tasyakuran atas suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Giripeni. "Mancing bareng sesungguhnya pesta rakyat yang diadakan warga Desa Giripeni. Selain mengakrabkan Kades yang baru terpilih dengan warga, juga sebagai embrio program Desa Budaya yang saya gagas," kata Priyanti di sela menghadiri mancing bareng. Selain jajaran perangkat desa setempat, mancing juga dihadiri anggota DPRD Kulonprogo Drs Suharto dan putri Presiden ke-2 Siti Hediati Soeharto SE serta tokoh masyarakat Hj Sri Kus Endah. Lebih lanjut Priyanti mengatakan, setelah dirinya dilantik jadi Kades, maka pihaknya bertekad menjadikan Giripeni sebagai Desa Wisata Budaya. Namun sebelum tujuan tersebut tercapai, jajaran Pemdes dan masyarakat terlebih dahulu akan menjadikan Giripeni sebagai desa budaya. "Kami punya alasan kuat dan modal yang cukup untuk menjadikan Giripeni sebagai desa budaya. Karena hampir semua kesenian tradisional dan religius berkembang di wilayah ini," katanya menambahkan setelah Giripeni jadi desa budaya tentu akan berlanjut jadi objek wisata desa budaya. Sri Kus Endah menyatakan dukungannya terhadap Program Desa Budaya, apalagi desa tersebut sudah punya modal seiring berkembangnya bermacam kegiatan (Rul)-b budaya. Albha Kulonprogo Bangun Gedung Terpadu WATES (KR) - Alumni Bimbingan Haji Aisyiyah (Albha) Kabupaten Kulonprogo membangun gedung terpadu Albha. Peletakan batu pertama dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Assek I) Setda Kulonprogo Drs H Riyadi Sunarto mewakili bupati dalam pengajian akbar, Minggu (23/2) di lokasi gedung yang akan dibangun di Wonosidi Kidul Wates. Pengajian bertema "Dengan membangun gedung terpadu Albha merupakan jariyah kita untuk menyediakan sarana menuntut ilmu bagi umat dan menjaga kemabruran haji kita", diisi oleh H Jusuf Hasan SE yang dihadiri ratusan jemaah. Assek I Riyadi Sunarto mengatakan pemkab mengapresiasi terhadap pembangunan gedung terpadu Albha. "Kami berharap pembangunan gedung nantinya tidak hanya untuk kepentingan Albha, namun juga memberikan kemaslahatan untuk umat dan sekitarnya. Dan kami juga berharap masingmasing jemaah bisa menjaga kemabruran haji," katanya. Ketua Albha sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Gedung Terpadu Kulonprogo Drs H Kasdiyono menjelaskan pembangunan gedung terpadu hingga selesai membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar. Untuk tahap awal Rp 97 juta, diharapkan para Albha dan donatur lainnya tergerak memberikan sumbangan. "Bangunan berlantai dua ini nantinya merupakan gedung serba guna yang akan digunakan untuk kegiatan PAUD, kantor Albha, juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Selain itu dilengkapi musala dan kolam renang untuk simulasi anak PAUD," kata Kasdiyono yang merupakan anggota DPRD (Wid)-b Kulonprogo ini. KR-Asrul Sani Para pemancing berjejer mengikuti lomba di Giripeni.
  6. 6. SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDAMULUD 1947) SLEMAN ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6 Kokam Harus Peduli Penanggulangan Bencana SLEMAN (KR) - Kepedulian Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) terhadap penanggulangan bencana harus terus dijaga. Apalagi potensi bencana di DIY cukup tinggi, seperti gempa bumi, erupsi Merapi, tanah longsor dan lainnya. Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSi mengatakan, jiwa kerelawanan harus selalu dipupuk dan ditingkatkan dengan keterampilan serta kemampuan manajemen kebencanaan. Misi kemanusiaan itu senantiasa untuk berlomba-lomba dalam kabajikan. "Memang, peran Kokam dalam penanggulangan bencana di DIY cukup bagus. Semua itu harus dipertahankan dan ditingkatkan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat," kata Bupati saat menghadiri silaturahim Kokam se-DIY, Minggu (23/2) di Agrowisata, Gadung, Bangunkerto, Turi, Sleman. Acara yang diikuti 400 anggota Kokam se-DIY itu juga dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY M Ridwan Furqoni SAg, Anggota DPD RI Drs Afnan Hadikusumo, Jajaran PDM Sleman, PDPM Sleman Joko Ariyanto ST. Sedangkan Drs M Afnan Hadikusumo menegaskan, jika Kokam sudah kehilangan kepeduliannya dengan kondisi masyarakat, berarti sudah kehilangan jati dirinya. Anggota Kokam harus mempunyai sifat peduli dengan sesama, tanggap , terampil, keimanan dan ketakwaan yang kuat. "Kokam dipercaya karena telah menunjukkan integritas dan amanahnya, itulah yang menjadi modal utamanya. Makanya jati diri Kokam jangan sampai hi(Sni)-f lang," pintanya. Abu Vulkanik di Candi Garuda Dibersihkan KR-Iswantoro Petugas membersihkan salah satu sudut Candi Garuda Prambanan. Kampanye Terbuka, 1 Lokasi Perkecamatan SLEMAN (KR) - KPU Kabupaten Sleman melakukan identifikasi lokasi yang akan digunakan untuk kampanye terbuka mulai 16 Maret 2014. Rencananya setiap satu kecamatan akan ada satu lapangan sebagai tempat kampanye terbuka. Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi mengatakan, hasil identifikasi lapangan yang akan digunakan untuk kampanye terbuka, akan dikonsultasikan dengan Pemda Sleman. Nantinya lapangan itu akan digunakan secara bergantian partai politik untuk kampanye terbuka. "Setelah disetujui Pemda Sleman, minggu ini akan segera kami tetapkan lapangan mana saja yang diperbolehkan untuk kampanye terbuka. Selanjutnya menyusun jadwal kampa- nye dengan mengundang partai politik peserta Pemilu 2014," kata Ahmad kepada KR, Minggu (23/2). Setiap kecamatan satu lapangan itu untuk kampanye terbuka dengan skala tingkat kabupaten. Sedangkan kampanye terbuka dengan skala nasional, nantinya akan disediakan di Lapangan Denggung Sleman. "Kalau tingkat kabupaten, cukup di lapangan di masing-masing kecamatan. Tapi jika skala nasional dipusatkan di Lapangan Denggung karena lokasinya cukup luas dan strategis jika dihidiri massa banyak," jelasnya. Menurutnya, kampanye terbuka akan dimulai pada 16 Maret 2014 mendatang. Sebelum dimulai, pada 15 Maret 2015, KPU Sleman akan mengadakan karnaval kampanye yang diikuti seluruh partai politik peserta Pemilu 2014. "Peserta pemilu akan ikut karnaval sebagai bentuk kesepakatan untuk melakukan kampanye damai. Dengan harapan, selama proses kampanye terbuka tidak terjadi masalah," pintanya. Untuk laporan dana kampanye dari partai politik, hingga saat ini belum ada yang melaporkan. Paling lambat diserahkan pada 2 Maret Aneka Lomba HUT ke-35 SMPN 1 Berbah KR-Iswantoro Para juara menyanyi dan tropy. BERBAH (KR) - Memeriahkan HUT ke-35 SMP Negeri 1 Berbah Sleman, diadakan lomba menyanyi tunggal dan lomba lukis tingkat SD/MI yang diselenggarakan di sekolah setempat, Tanjungtirto Berbah, Sabtu (22/2). Menurut Kepala SMP Negeri 1 Berbah Siti Chalimah SPd MPd, tema kegiatan adalah "Dengan Semangat HUT ke-35 SMP Negeri I Berbah, Kita Ting- melukis seusai menerima katkan Prestasi Akademik Dan Non Akademik". Ketentuan lomba lukis, sketsa dibuat di tempat lomba yang mengambil tema "Keindahan Alam" bertempat di aula sekolah setempat, dan memperebutkan tropy dan uang pembinaan. Untuk lomba menyanyi untuk SD/MI berasal dari wilayah Berbah dan sekitarnya. Setiap peserta menyanyikan lagu wajib 'Bunda' atau 'Indone- sia Pusaka' dan 8 lagu pilihan. "Acara ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat terbukti dengan banyaknya peserta yang ikut ambil bagian," papar ketua panitia Joko Triyono SPd. Sehari berikutnya, Minggu (23/2) diadakan senam masal bagi semua siswa maupun wali siswa. Hasil Lomba melukis juara I-III adalah Berliana Putri (SDN Kalasan I), Bareta Zahra Farehza (SDN Tanjungtirto I) dan Silvi Citra Amalia (SDN Tanjungtirto I). Harapan I-II Lucky Andry Purnomo, Dimas Rizki Aji Nugroho, keduanya dari SDN Tanjungtirto I. Menyanyi tunggal, juara I-III diraih Arimbi Kusuma (SD Idea Baru), Edeline Seldya (SDK Mangunan), dan Aisha Amelia (SDN Tanjungtirto I). Harapan I dan II, Dhea Kartika P (SDN Tanjungtirto I) dan Ryan Eko Wicaksono (SDN (Isw)-f Tanjungtirto I). 2014. Jika tidak melapor hingga batas akhir, partai politik bisa mendapat sanksi diskualifikasi. "Kami kira semua partai politik sudah siap untuk melaporkan dana kampanye. Kami sudah melakukan sosialisasi dan pendampingan tata cara pelaporan dana kampanye," terangnya. Untuk logistik surat suara akan tiba di Kabupaten Sleman diperkirakan minggu kedua bulan Maret 2014. Sedangkan formulir penghitungan suara yang dicetak dari KPU DIY akan tiba pada minggu ketiga. "Semua logistik akan tiba bulan Maret. Sekarang ini masih dipercetakan. Untuk surat suara pengadaannya KPU pusat dan formulir (Sni)-f KPU DIY," paparnya. ANTISIPASI LONGSOR DI PRAMBANAN Evakuasi Batu Capai 80 Persen SLEMAN (KR) - Proses evakuasi batuan besar rawan longsor yang mengancam 15 KK di lereng perbukitan Dusun Watukangsi Wukirharjo Prambanan, diperkirakan selesai sepekan ini. Pemecahan batu yang dilaksanakan tim relawan dan difasilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut sudah mencapai lebih dari 80 persen dari target ditentukan. "Semua potensi, termasuk relawan dan masyarakat sudah dikerahkan. Jika tidak terkendala cuaca diperkirakan bisa selesai selama beberapa hari kedepan. Selama pelaksanaan juga tidak menemui kendala dan bisa berjalan lebih cepat dari rencana awal," kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Sleman Heru Saptono kepada KR, Minggu (23/2). Proses evakuasi batu rawan longsor bervolume 150 m3 itu awalnya diperkirakan selesai selama 30 hari, sejak 10 Februari. Pemecahan batu melibatkan sebanyak 15 relawan yang sudah memiliki keahlian di bidangnya. Sementara dalam pelaksanaannya mampu selesai selama kurang dari dua minggu. "Selain menghancurkan batu, lereng tebing juga dibangun terasering atau talud. Sedangkan saluran air juga dibenahi agar aliran lancar sehingga potensi longsor bisa diminimalisir," jelasnya. Terkait upaya antisipasi longsor pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Organisasi Pengurangan Risiko Bencana (OPRB) Bandung Bondowoso dan muspika setempat. Termasuk melakukan pemetaan sejumlah titik yang masih dianggap rawan. Dengan demikian diharapkan berbagai kerawanan ancaman bencana alam bisa segera ditindaklanjuti dengan pananggulangan. "Pencegahan dini sebelum terjadinya bencana menjadi prioritas. Selain itu dalam upaya pengurangan risiko kami juga terus memfasilitasi penguatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat. Baik melalui kegiatan simulasi, pencanangan kampung siaga bencana, desa tangguh bencana, dan sekolah siaga bencana," (R-1)-f katanya. 42 Penderita Katarak Dioperasi SLEMAN (KR) Sebanyak 42 penderita katarak berhasil dioperasi oleh Perhimpunan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) DIY di RS Puri Husada Sleman, Minggu (23/2). Operasi katarak gratis itu terselenggara atas Sumbangsih Sosial Djarum Foundation (SSDF) bekerja sama dengan Perdami DIY, RS Puri Husada dan Fakultas Kedokteran UGM. Anggota tim Perdami DIY dr Dora Apriani menjelaskan, dari 42 pasien ada satu penderita katarak yang harus dioperasi kedua matanya. Sehingga total ada 43 mata yang dioperasi oleh 13 dokter dan 4 perawat. "Karena kedua mata terkena katarak dan sudah parah, kami harus mengoperasinya," ujarnya. Dikatakan, pasien yang gagal dioperasi lantaran memiliki kadar gula lebih dari 200 atau pasien dengan tekanan darah di atas 150. Meski demikian, mereka yang gagal akan diikutkan pada operasi katarak berikutnya. Namun selama masa penundaan, penderita katarak harus minum obat secara teratur. Perwakilan Djarum Foundation, Singgih Prayogo mengatakan, hingga penyelenggaraan ke 26 ini, pihaknya telah berhasil membebaskan lebih dari 1.000 penderita katarak di kabupaten atau kotamadya di wilayah Jawa Tengah dan DIY. "Operasi katarak gratis ini kami mulai pada 2011 di Kudus. Namun untuk sementara kegiatan SSDF ini kami fokuskan di Jateng dan DIY terlebih dahulu," jelasnya. Menurut Singgih, operasi katarak gratis yang diadakan di RS Puri Husada adalah untuk kedua kalinya KR- Aditya Kurniawan Suasana di ruang operasi. di wilayah DIY. Sedang dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan digelar di RS Elisabeth Bantul. "Kami berharap, kegiatan ini bisa membantu meringankan beban penderita katarak dan membantu pemerintah dalam menurunkan jumlah penderita buta yang disebabkan katarak," harap Singgih. Selain operasi katarak gratis, kesempatan itu juga untuk peresmian pembangunan layanan cuci darah, gedung pertemuan dan kantor direksi RS Puri Husada. (*-1)-f PRAMBANAN (KR) - Untuk menggairahkan kembali kunjungan wisata di Candi Prambanan, setelah sempat ditutup untuk umum karena abu vulkanik Gunung Kelud, hingga Sabtu (22/2) kompleks wisata candi tersebut masih dilakukan pembersihan. Pembersihan candi tak hanya dilakukan pengelola, namun juga pihak swasta seperti PT Kawan Lama Sejahtera Peduli Bencana. Dengan mengerahkan sejumlah petugas, PT Kawan Lama ikut membantu membersihkan abu vulkanik yang menempel di Candi Prambanan, SabtuSenin (22-24). Sedangkan petugas dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY juga ikut membantu. Pembersihan dilaksanakan di Candi Garuda depan Candi Siwa, dibagian tubuh candi sampai pagar dan keliling candi. Dikatakan ketua kegiatan Aris Setyawan dari PT Kawan Lama DIY, pembersihan candi menggunakan alat semprot bertekanan cukup tinggi. Untuk penyedotan debu digunakan vacum S3 cfm yang didatangkan dari Jakarta. Pembersihan Candi Garuda, Sabtu (22/2) dilaksanakan secara berhati-hati, dengan metode yang benar sehingga abu yang ada dicelah-celah batu bisa tersapu bersih. Seperti dikatakan petugas dari BPCB DIY, abu yang masuk dicelahcelah batu candi akan berakibat fatal bagi ke(Isw)-f kuatan susunan batu candi. Pendalaman Alquran Hadist Sangat Diperlukan KR- Aditya Kurniawan Suasana pendalaman ilmu Quran Hadist di Masjid Al Muflihun. DEPOK (KR) - Di era globalisasi, beragam pengaruh negatif telah menyerang pondasi keagamaan bagi generasi penerus. Di antaranya semangat beribadah yang kian menurun atau banyak terjadi pelanggaran norma-norma kehidupan. Oleh karena itu, pendalaman ilmu Alquran Hadist bagi generasi penerus sangat diperlukan. Terkait hal itu, Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Depok menggelar pengajian yang mengkaji 'Hadist Sunan Ibnu Majah' jilid 3 di Masjid Al Muflihun Dusun Manukan Condongcatur Depok, Minggu (23/2) hingga Selasa (4/3). "Tujuan kegiatan ini agar warga LDII dan masyarakat umum memiliki sifat dan perilaku yang baik serta memiliki bekal untuk beramal bagi sesama. Tak hanya itu saja, dari penda- laman ilmu ini kita juga bisa mengaplikasikan apa isi Al-Hadist yang dikaji ini dalam kehidupan kita sehari-hari," papar Ketua PC LDII Depok Drs H Sumarwiyanto pada pembukaan acara, Minggu (23/2). Adapun pesertanya adalah warga LDII se Desa Condongcatur dan warga sekitar. "Kegiatan ini dibagi dalam 5 sesi setiap harinya. Untuk pesertanya setiap sesi bisa mencapai 300 orang," imbuhnya. Ketua Pimpinan Anak Cabang LDII Desa Condongcatur H Dalino berharap, kegiatan itu dapat memberikan manfaat bagi generasi penerus PAC LDII se Desa Condongcatur dan masyarakat sekitar. "Setelah semua paham makna Hadist itu, diharapkan dampak negatif dari budaya asing bisa dicegah oleh generasi penerus bang(*-1)-f sa," katanya. KOMISI A DPRD SLEMAN MINTA Raperda Apartemen Segera Diajukan SLEMAN (KR) - Komisi A DPRD Kabupaten Sleman mendesak eksekutif untuk segera mengajukan Raperda yang mengatur apartemen. Sekarang ini pembangunan apartemen sudah bermunculan, sedangkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak bisa mengeluarkan sertifikat sebelum ada Perda. "Perda yang mengatur apartemen harus segera dihadirkan. Sebelum ada Perda, BPN tidak akan mengeluarkan sertifat atas space yang dibeli konsumen," kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sleman H Rendradi Suprihandoko SH MHum kepada KR, Minggu (23/2). Pihaknya sudah meminta kepada eksekutif untuk segera mengajukan agar segera dibahas. Namun ternyata eksekutif belum siap untuk mengajukan. Bahkan sepertinya, Raperda yang mengatur apartemen tidak masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) tahun ini. "Kami sudah minta, tapi eksekutif belum siap. Artinya, eksekutif sendiri belum siap dengan perkembangan pembangunan yang ada di Sleman. Makanya kami mendorong untuk segera diajukan," jelasnya. Jika tidak segera dibuat regulasi, nantinya masyarakat atau konsumen yang dirugikan. Selain itu juga menghambat perkembangan pembangunan di Sleman. Mengingat jumlah pembangunan apartemen di Sleman diperkirakan akan bertambah. "Sebelum terlambat harus ada regulasi. Jangan sampai, apartemen di Sleman bermunculan dan terjadi masalah, baru membuat regulasi," terangnya. Pihaknya tidak mempermasalahkan pembangunan apartemen di wilayah Sleman. Asalkan lokasi pembangunannya jauh dari perumahan atau penduduk. "Asalkan sesuai aturan, bagi kami tidak ada masalah," (Sni)-f ujarnya.
  7. 7. SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDAMULUD 1947) HALAMAN 7 Kerusakan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . gunung api dapat menjadi beban bangunan dalam 3 macam atau 3 bentuk. Pertama, beban bangunan yang berasal dari ancaman primer dapat berupa lontaran batu, kerikil, pasir, dan hembusan awan panas bercampur dengan partikel yang lebih halus yang mungkin masih dalam suhu yang sangat tinggi. Kedua, beban bangunan dapat berasal dari ancaman sekunder yang dapat berupa lahar dingin atau orang menyebut juga lahar hujan, yang berupa campuran aliran air serta bebatuan berbagai ukuran dan lumpur. Dan ketiga, beban bangunan dapat berasal dari ancaman tersier yang berupa pasir dan abu yang bertaburan ke angkasa yang juga bercampur dengan cairan atau gas-gas erupsi dari gunung yang bisa terbang tinggi dan menyebar ke beberapa arah. Yang akhirnya turun hingga pada lahan atau tanah, dan bahkan turun di atas atap bangunan-bangunan di wilayah terdampak. Di wilayah atau zona yang terdampak ancaman primer dan sekunder tentu saja bangunan-bangunan di sana dapat mengalami rusak atau roboh. Karena beban atau lontaran atau aliran lahar hujan yang bercampur batu, kerikil atau pasir yang berlebihan. Dengan demikian, bangunan roboh atau bahkan mungkin bisa terbawa arus lahar hujan. Wilayah atau zona yang terdampak oleh ancaman tersier atau yang berupa pasir dan abu dapat menjangkau wilayah yang sangat luas, contohnya adalah pada kasus-kasus erupsi Gunung Merapi 2010, Gunung Sinabung 2013, dan Gunung Kelud 2014. Erupsi Gunung Merapi 2010 berdampak pada wilayah DIY, Jawa Tengah, dan bahkan sebagian Jawa Barat. Erupsi Gunung Sinabung 2013 di Sumatera Utara berdampak hingga ke sebagian wilayah Aceh dan bahkan mendekati kota Medan. Kasus Gunung Kelud 2014 ini, dampak penyebaran abu vulkanis sangat luas, yaitu menjangkau tidak hanya Jawa Timur, namun menjangkau DIY, Jawa Tengah, sebagian wilayah Jawa barat. Penanggulangan atau antisipasi erupsi gunung api agar tidak menyebabkan kerusakan atau kerobohan bangunan dapat dilakukan dengan jalan sebagai berikut ini. Pertama, bangunan, terutama bangunan permukiman tidak boleh didirikan di wilayah yang berpotensi terkena ancaman primer dan sekunder, karena sangat membahayakan keselamatan penghuninya. Kalaupun bangunan bukan permukiman atau bangunan khusus harus Sambungan hal 1 didirikan di areal tersebut dan areal perbatasan namun berpotensi terkena hempasan awan panas, bangunan harus di buat dengan atap beton dan bangunan yang didesain khusus misalnya dengan konsep semacam bangunan Ruang Lindung Darurat (Rulinda) Merapi. Kedua, bagunan-bangunan di wilayah yang berpotensi terdampak ancaman material tersier, yaitu yang berdekatan dengan gunung-gunung api, perlu didesain dengan mempertimbangkan beban abu vulkanis atau pasir serta oleh zat-zat yang ada terkandung dalam material vulkanis. Sehingga kejadian robohnya atap bangunan dapat dihindari. Selain itu, unsur-unsur kimia yang terkandung dalam material vulkanis harus menjadi pertimbangan dalam memilih material sebagai komponen konstruksi bangunan. Memahami bahwa kita hidup dalam ring of fire dan bencana alam setiap saat bisa muncul. Karenanya, kita memang masih terus belajar. Dan semoga kita dapat mengambil pelajaran dari setiap kekagagalan atau bencana yang pernah kita alami bersama. (Penulis adalah Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB RI dan Dosen FTSP UII Yogyakarta)-f DPR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . yang tengah berlangsung di DPR dihentikan. Untuk selanjutnya, kedua RUU tersebut dikaji ulang. Ketua KPK, Abraham Samad berpandangan, dengan dimasukkannya unsur atau delik korupsi dalam RUU KUHP yang bersifat general, maka UU Pemberantasan Korupsi tidak lagi menjadi hal yang bersifat khusus dan spesial, sehingga melumpuhkan KPK. Terkait permintaan KPK, Men- teri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsudin menjelaskan bahwa RUU KUHP adalah lex generalis sehingga tidak menghilangkan kewenangan KPK untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, yang merupakan lex spe- cialis. "RUU KUHP merupakan upaya rekodifikasi hukum pidana sehingga seluruh asas hukum pidana berlaku untuk semua tindak pidana, baik yang diatur di dalam KUHP maupun di luar KUHP. Dengan berlakunya KUHP baru, Undang-undang di luar KUHP bukan berarti menjadi tidak berlaku karena undang-undang di luar KUHP merupakan lex specialis," jelas Amir. Sambungan hal 1 Direktur Program Transparency International Indonesia (TII) Ibrahim Fahmi Badoh menilai, pembahasan RUU KUHP dan KUHAP di masa-masa akhir jabatan DPR yang menjelang Pemilu 2014 ini terkesan buruburu dan dipaksakan. "Kita menolak pembahasan karena masih mengandung pembahasan yang mencederai wewenang KPK dalam pemberantasan ko(Edi/Sim)-f rupsi," ujarnya. Ratusan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 SBY . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 banjir. Pantauan BPBD pada kemarin sore, air sudah surut, pada level 160 cm. Ketua RW 05 Desa Wiro Kecamatan Bayat Sriyanto mengemukakan, air bah tersebut masih menggenangi ratusan rumah yang dihuni sebanyak 300 Demikian disampaikan presiden saat berdialog dengan Sri Susuhunan Paku Buwono XIII Hangabehi didampingi Mahapatih KGPHPA Tedjowulan dan kerabat kraton lainnya, Gusti Suryo Wicaksono, Gusti Madukusumo, Gusti Benowo, Gusti Dipokusumo di Gedung Agung Yogyakarta, Minggu (23/2). Sementara itu, presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet (SesKab) Dipo Alam, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. "Presiden telah menerima dan mendengar langsung segala permasalahan yang terjadi di Kraton Kasunanan Surakarta," kata Roy Suryo kepada wartawan di depan Gedung Agung usai pertemuan. Roy mengatakan, dalam dialog tersebut Hangabehi dan Tedjowulan meminta kepada presiden agar situasi konflik ini segera diakhiri. Presiden, setelah mendengarkan paparan dan menerima surat tertulis dari Hangabehi, akan menegakkan aturan sesuai KK. Tersebar di sembilan RT, wilayah RW 03, 04, dan RW 05. Di Desa Gaden Kecamatan Trucuk, air juga masih menggenangi Sekolah Dasar Negeri III Gaden. Minggu kemarin, secara suka rela sejumlah siswa bersa- keputusan presiden nomor 23 tahun 1988. Dalam kepres tersebut dijelaskan pemerintah menjadi penjaga adat, sosial, budaya sekaligus penjaga keagamaan yang ada di kraton. "Presiden secara tegas menerima permintaan dari kerabat Kraton Surakarta untuk mengupayakan penyelesaian konflik ini," terangnya. Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, meskipun pertemuan ini terjadi di Yogyakarta, namun dilakukan di gedung negara. Sehingga statusnya sama dengan istana negara di Jakarta. Penyelenggaraannya juga baru dilakukan hari ini, setelah lembaga dewan adat yang selama ini ada di Kraton Kasunanan, se- ma guru membersihkan kelas. Kursi dikeluarkan dan dicuci, sedang arsip yang masih tersimpan di lemari menjadi rusak. Kepala SDN III Gaden Ny Sayuti mengemukakan, sore sebelum banjir para guru sem- cara hukum sudah berakhir pada 21 Februari 2014 lalu melalui surat dari Kesbangpol. "Presiden juga akan memenuhi permintaan Kraton Kasunanan, agar semua upacara adat kraton yang selama ini tidak mungkin dilakukan karena dikuasai pihak-pihak tertentu bisa kembali dilakukan," katanya Sebagai mediator, Roy Suryo juga selalu berupaya berkomunikasi dengan semua pihak yang ada di kraton. Ia memposisikan bukan hanya sebagai Menpora saja, melainkan menjadi bagian dari empat keluarga kraton (catur sagotro). "Bagi saya empat keluarga kraton merupakan satu bagian tak terpisahkan," kata- Dompet . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 86 Jas Purworejo . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 60,000.00 87 TK PKK 106 Merten Gadingharjo, Sanden, Bantul . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 500,000.00 88 Infak Binais YS Pengajian Guru-Guru Yogyakarta Selatan . . . . . . . . . . . . . . . . 1,421,000.00 ________________ Jumlah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .Rp 4,123,500.00 s/d 22 Februari 2014 . . . . . . . . . . . . . . .Rp 189,124,400.00 ________________ s/d 23 Februari 2014 . . . . . . . . . . . . . .Rp 193,247,900.00 (Seratus sembilan puluh tiga juta dua ratus empat puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah) pat mengamankan arsip-arsip penting. Namun sejumlah arsip lainya masih tersimpan dalam lemari, sehingga saat ketinggian air mencapai satu setengah meter, arsip dalam lemari rusak. (Sit)-f nya. Roy juga meminta kepada masyarakat untuk mendukung penyelesaian konflik tersebut. "Mohon doa restu dari seluruh rakyat Indonesia agar penyelesaian konflik ini bisa berjalan lancar," katanya. Sementara itu Hangabehi berharap semua kerabat, adik-adiknya tidak lagi bertengkar. "Kepada semua adik saya, akur semua," katanya singkat. (*-5)-b PRESS TOUR CANON DAN CP+ EXHIBITION (2-HABIS) Obsesi 70 Juta Unit EOS Terealisasi KR-Ronny SV Beberapa kamera Canon. BICARA soal kamera digital, orang spontan ingat pada Canon. Kini, kian banyak komunitas pecinta fotografi mengandalkan Canon untuk urusan pelampiasan hobby mereka. Begitu pula para fotografer profesional, maupun para pemula. Dalam pameran CP+ yang digelar di Yokohama, tampak stan Canon sangat menonjol dan atraktif dibanding dengan stan merk lain. Dengan teknologi masa depan, Canon mampu membuktikan jadi produsen kamera terdepan. Bahkan secara khusus, booth Canon memenangkan Gold Prize pada CP+ Exhibition 2014 tersebut dan ini juga menjadi bukti pengakuan publik pada Canon. Masaya Maeda, Chief Executive of Image Communication Products Operations Canon Inc menyatakan, masyarakat sekarang menuntut gambar yang lebih bagus, sehingga Canon bertekad untuk bisa memenuhi harapan tersebut. Dalam merilis produk kamera, Canon sekaligus berupaya untuk membangun brain awareness publik, bahwa Canon diakui sebagai penghasil kamera yang top dan profesional. Terkait dengan itu, Go Tokura, Image Communication Products Operations menunjukkan bahwa pasar Asia saat ini tumbuh dengan cepat dan tercatat lebih dari 30 persen porsi kenaikan penjualan kamera ada di kawasan Asia. Khusus untuk kamera EOS yang jadi salah satu andalan Canon, menunjukkan keberhasilannya dalam step up strategy. Prestasi yang layak dibanggakan, obsesi untuk menjual produk seri kamera lensa lepas-tukar (interchangeable lens) Canon EOS sebesar 70 juta unit pada tahun 2014 bisa terealisir pada Februari ini. Menurut Direktur Canon Division, PT Datascrip Merry Harun, permintaan dan penerimaan pasar terhadap produk kamera Canon EOS cukup tinggi, termasuk di pasar Indonesia. Produk kamera DSLR Canon EOS telah menguasai lebih dari 50% pangsa pasar kamera DSLR di tanah air selama beberapa tahun terakhir. EOS, singkatan dari Electro Optical System juga merupakan nama Dewi Fajar dari legenda Yunani. Saat diperkenalkan pada Maret 1987 sebagai generasi terbaru kamera AF SLR, Canon EOS menjadi kame- ra pertama di dunia yang menggabungkan sistem elektronik lengkap sebagai pengendali penuh tidak hanya antara lensa dan badan kamera, melainkan untuk keseluruhan sistem dalam kamera. Lensa EF untuk kamera lensa lepas-tukar CanonEOS juga diperkirakan akan menembus angka produksi 100 juta unit pada 2014. "Pencapaian ini dimungkinkan oleh konsistensi Canon dalam menghadirkan produk-produk dan inovasi teknologi yang menyentuh langsung ke kebutuhan pengguna. Canon memahami dan mewujudkan keinginan para pengguna kamera untuk memperoleh kesempurnaan kualitas hasil gambar serta kemudahan pengoperasian kamera digital SLR (DSLR)," tambah Merry Harun. Kamera Canon EOS SLR pertama kali diproduksi di pabrik Fukushima Canon Inc. pada 1987 dengan nama EOS 650, kemudian berpindah ke basis produksi serupa yaitu Oita Canon Inc dan Canon Inc Taiwan. Sejalan dengan merebaknya penggunaan kamera digital SLR pada awal tahun 2000-an, produksi Canon EOS pun tumbuh pesat hingga menembus 60 juta unit pada Oktober 2012 dan kini tahun 2014 berhasil mencapai 70 juta unit. Di antara kamera terbaru Canon yang berkontribusi terhadap pencapaian produksi 70 juta unit, terdapat kamera Dual Pixel CMOS AF EOS 100D yang mengombinasikan desain ringan dan ringkas dengan fitur-fitur canggih. Selain itu, juga ada EOS M yang diluncurkan pada September 2012 dan dilanjutkan oleh generasi terbarunya, EOS M2 yang juga mendapat sambutan hangat dari pasar. (Ronny SV)-a Debu Masih Beterbangan Abu vukanik dari Gunung Kelud sampai sekarang belum seluruhnya bersih. Di jalan-jalan protokol abu masih beterbangan terutama bila ada kendaraan lewat. Meskipun rumah-rumah sebagian telah dibersihkan, kalau jalan belum bersih maka sisa abu vulkanik kembali masuk rumah terutama rumah di pinggir jalan. Mohon perhatian pihak terkait. +62813913XXXX
  8. 8. HALAMAN 8 SENIN WAGE 24 FEBRUARI 2014 (23 BAKDAMULUD 1947) HASIL SURVEI, PRABOWO BAKAL HADANG JOKOWI PDIP HARUS CARI SOLUSI Diprediksi Muncul Poros Tengah Jilid II JAKARTA (KR) - Pembicaraan soal koalisi parpol dalam mengusung capres kian menghangat. Hasil survei Political Communication Institute (PolcoMM) menunjukkan peluang koalisi partai Islam mengusung capres bersama. Mayoritas publik menilai perlu ada koalisi yang dikenal sebagai ‘Poros Tengah Jilid II’. Jusuf Kalla pun masuk capres favorit. Hal tersebut disampaikan Direktur PolcoMM Heri Budianto di Hotel Whizz, Jalan Cikini Raya, Jakarta, Minggu (23/2). “Sebanyak 45 % responden menjawab ya ketika ditanya apakah partai Islam sebaiknya berkoalisi dan membangun poros tengah jilid II. Sedang sisanya, sebanyak 26,2 % tidak menjawab. Dan 28,4 % tidak tahu,” kata Heri. Menjawab pertanyaan lainnya, sebanyak 47,4 % responden memandang koalisi partai Islam semacam itu mampu bersaing di Pemilu 2014. “Sementara 19,2 % memandang koalisi itu tak akan mampu bersaing. Sebanyak 33,4 % lagi menyatakan tidak tahu. Artinya, ada optimisme,” tambahnya. Heri menjelaskan, survei bertajuk ‘Capres Parpol Islam: Publik Bicara Peluang Poros Tengah Jilid II’ ini dilakukan dengan wawancara langsung kepada 1.200 responden di 29 provinsi. Provinsi Papua Barat, NTT, Bali dan Sulawesi Utara tidak disurvei karena jumlah pemilih partai Islam sedikit. Survei dilakukan pada 15 Januari sampai 15 Februari 2014 menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar 3,1 % dan tingkat kepercayaan 96,9 %. Dikatakan, jika Poros Tengah Jilid II terwujud, maka JK dipandang responden sebagai capres nomor satu yang layak diusung. “Pada tingkatan publik di 29 provinsi, JK dipilih di Indonesia Timur juga. Tidak ada tokoh lain seperti JK yang mendapat banyak pemilih dari Indonesia Timur. Dia bisa jadi capres potensial,” ujar Heri. Sementara itu, survei yang dilakukan Pusat Data Bersatu (PDB) menyebutkan elektabilitas Jokowi sudah di atas angin. Menurutnya, satu-satunya yang diprediksi bakal menghadang Jokowi adalah capres Gerindra, Prabowo Subianto. Hal tersebut terlihat dari survei PDB pada Februari 2014. Hasil survei ini menunjukkan persaingan sengit antara Prabowo dan Jokowi masih berlanjut. “Prabowo dalam enam bu- lan terakhir elektabilitasnya sedikit meningkat dari 6,6% menjadi 12,8%. Sementara Jokowi elektabilitasnya berhenti pada kisaran 30%, bahkan enam bulan terakhir turun dari 36% ke 31,8%,” kata Co Founder PDB, Peter F Gontha, dalam paparan hasil survei PDB di Jakarta Minggu. Di luar nama itu elektabilitas capres lain masih sangat rendah. Selisihnya cukup jauh dari dua kandidat teratas itu. Persaingan Prabowo-Jokowi memang terjadi hampir di semua survei, hanya beberapa survei yang menempatkan Jokowi di bawah Ketua Dewan Pembina Partai Ge(Sim)-b rindra itu. Risma Jadi Komoditas Politik JAKARTA (KR) - Polemik Walikota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma harus dilepaskan dari kepentingan politik. Tak bisa dibantah jika saat ini Risma sudah menjadi fenomena nasional. “Yang dikhawatirkan, polemik ini dimanfaatkan komoditas politik orang-orang tertentu untuk mencapai tujuan politik. Ini yang harus dipisahkan,” kata Direktur Eksekutif PolcoMM Institut Heri Budiato di Cikini Jakarta Pusat, Minggu (23/2). Menurutnya, polemik Risma harus benar-benar diselesaikan dengan menempatkannya sebagai Walikota, bukan untuk kepentingan politik tertentu. PDIP juga didorong untuk bisa mencari jalan keluar atas polemik itu. “Kalau ini terlalu banyak menyimpang, ini akan menjadi pertanyaan publik juga, kok lebih banyak pergerakan pribadi dibanding kepentingan partai,” tandasnya. Sementara pengamat politik Gun Gun Heryanto memandang rencana mundurnya Risma dari kursi Walikota Surabaya bisa menjadi ‘bola panas’ bagi PDIP sebagai partai pengusung. “Ketika dia (Risma) benar-benar mundur, akan menjadi bola panas bagi PDIP. Padahal Risma sebagai aset besar,” ungkapnya. Menurut Gun Gun, Risma terlihat tertekan ketika bicara di media soal keinginannya untuk mundur. “Dan dia tak mau menggaransi untuk tidak mengundurkan diri. Risma memang bukan dari kaderisasi partai. Artinya potensi dia mundur sangat besar. Kalau sampai mengundurkan diri, ini artinya lampu kuning menjadi lampu merah bagi PDI Perjuangan,” bebernya. (Edi/Sim)-b DEMOKRASI DIJALANKAN DENGAN GAMANG Indonesia Butuh Pemimpin Visioner KR-Bambang Nurcahya GALANG DANA: Warga mengisi pundi amal yang disodorkan sosok Punakawan saat pementasan drama tari ‘Shinta Panggih’ yang diselenggarakan Sanggar Irama Citra Yogyakarta di Pendopo Agung Taman Siswa, Yogyakarta, Minggu (23/2) malam. Penggalangan dana amal tersebut ditujukan bagi korban letusan Gunung Sinabung dan Kelud. POLITISI INGIN JADI HAKIM MK Ketua DPR Tak Bisa Komentar JAKARTA (KR) - Ketua DPR Marzuki Alie enggan berkomentar soal politisi DPR yang banyak berminat jadi hakim konstitusi. “Saya bisa tidak setuju (jika mereka mendaftar jadi hakim MK). Aturannya boleh kok. Saya tidak bisa apa-apa,” kata Marzuki di Jakarta, Minggu (23/2). Lebih lanjut Marzuki menyatakan dirinya tidak heran jika banyak politisi di Senayan kini berminat jadi calon hakim Mahkamah Konstitusi. Hal itu terjadi menyusul putusan MK yang menerima permohonan uji materi Undang-Undang tentang penetapan Perpu Penyelamatan MK. Sehingga, Perpu tersebut batal diterapkan dan akibatnya tak ada aturan soal politisi tak boleh jadi hakim konstitusi. Padahal, kata Marzuki, dalam Perpu yang digagas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah mantan Ketua MK Akil Mochtar ditangkap KPK, dicantumkan syarat tambahan bagi calon hakim MK, yaitu calon hakim MK tidak menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu paling singkat 7 tahun sebelum diajukan sebagai calon hakim konstitusi. “Itu pula akibatnya kalau pemilihan hakim MK diserahkan pada DPR. Hasilnya, orang-orang DPR sendiri yang jadi (hakim konstitusi). Dari dulu saya sudah ngomong itu,” ujar Marzuki. Dalam Perpu yang batal, diatur bahwa mekanisme proses seleksi dan pengajuan hakim MK disempurnakan sehingga memperkuat prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Untuk itu sebelum ditetapkan oleh Presiden, calon hakim konstitusi yang diajukan MA, DPR dan/atau Presiden, terlebih dahulu (Edi/Sim)-b diuji kelayakan dan kepatutan oleh panel ahli. JAKARTA (KR) - Pendiri Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh menilai lemahnya disiplin masyarakat Indonesia. Ini terjadi karena minimnya keteladanan dari pemimpin di semua tingkatan, mulai dari tingkat pusat. “Melihat aparatur penyelenggara negara yang gamang, maka pihak-pihak yang ingin membuat kekacauan makin percaya diri,” kata Surya Paloh dalam ‘Apel Siaga Perubahan’ di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (23/2). Selain itu kegamangan itu pula memunculkan fenomena maraknya budaya transaksional dalam demokrasi politik di Indonesia. “Kehidupan politik yang hanya berdasarkan pada sikap pragmatis ini mengkhawatirkan. Tapi, inilah konsekuensi dari sistem pemilu yang saat ini berjalan,” Persiram Imbangi PSM SURABAYA (KR) - Hasil imbang kembali berhasil diraih Persiram Raja Ampat pada tur Surabaya di lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) Grup Timur musim ini. Menghadapi tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (23/2) tadi malam, tim berjuluk ‘Dewa Laut’ ini mampu bermain imbang 1-1. Mengawali laga dengan tempo sedang dan banyak membuang sejumlah peluang. Namun di masa tambahan babak pertama, PSM akhirnya berhasil unggul 1-0 lewat gol Ponaryo Astaman usai memaksimalkan eksekusi penalti. Memasuki babak kedua, Persiram yang ingin mengulangi hasil baik saat mampu menahan imbang Per- sebaya Surabaya, coba bangkit. Hasilnya, di menit 46, wasit memberikan penalti bagi Persiram usai Osas Saha dilanggar Rahmat Latief di kotak terlarang. Sayang, tendangan penalti Osas mampu di antisipasi Markus Horison. Upaya tim tamu menyamakan kedudukan akhirnya berhasil saat di menit 90, Mbida Messi akhirnya mampu membobol gawang Markus melalui eksekusi penalti. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai. Sementara itu untuk hasil pertandingan lainnya di Grup Timur, Perseru Serui menang tipis 3-2 dari Persiba Balikpapan di Stadion Mandala, Jayapura. Tiga gol Perseru dicetak Pierre Pattrick Seme menit 9, Oktovianus Maniani (16) dan Arthur Barrios Bonai (73). Sedangkan dua gol Persiba Balikpapan dilesakkan Carlos Javier Gonzales Ozuna (13) dan Ansu Taure (R-3)-f (26). Klasemen Sementara Grup Timur 1. Mitra Kukar 2. Persipura 3. Persebaya 4. Perseru 5. Pusam 6. PSM 5 5 5 5 5 5 3 2 3 2 1 1 1 3 1 1 3 2 1 0 1 2 1 2 9-3 8-4 8-6 7-9 10-6 6-5 10 9 7* 7 6 5 7. Persiram 4 1 3 0 3-2 6 8. Persepam 4 1 2 1 6-8 5 9. Persela 4 1 1 2 4-8 4 10. Persiba Blpp 4 0 2 2 3-5 2 11. Persiba Btl 4 0 1 3 2-10 1 Ket : Persebaya mendapat pengurangan nilai 3 dari FIFA kata Paloh. Menurut Paloh, Partai NasDem menargetkan perolehan 100 kursi DPR dari 77 daerah pemilihan di seluruh Indonesia. “Kami ingin masuk tiga besar dalam Pemilu Legislatif 2014,” kata Ketua Umum Partai NasDem ini. Dikatakan pula, pascareformasi 1998, praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Indonesia bukannya hilang namun justru semakin tumbuh subur. Dalam hal masalah korupsi, tidak hanya terjadi di sektor pusat kekuasaan namun juga sudah merambah ke hampir semua sektor. “Praktik KKN bukan semakin habis, tapi semakin tumbuh subur. Korupsi bukan hanya terjadi di sektor dan pusat-pusat kekuasaan. Tetapi juga sudah merasuk ke dalam sel sistem kehidupan kemasyarakatan. Demokrasi kita hari ini, kita jalankan pe- nuh dengan rasa gamang,” tegasnya. Paloh mengatakan, belum lagi Indonesia menghadapi persoalan demoralisasi sebagai kondisi objektif terkini bangsa. Indonesia sebagai satu bangsa kerap tertinggal dari kompetisi dengan negara lain. “Kita masih lemah terhadap disiplin nasional, etos bangsa lemah dalam menaruh rasa solidaritas, bahu membahu, bergotong royong. Inilah yang menjadi kelemahan kita,” ucapnya. Akibat persoalan berbagai permasalahan tersebut di atas, akhirnya sejauh ini Indonesia hanya penghasilkan suatu kompetisi yang sifatnya transaksional dan pragmatis. Untuk memperbaiki kondisi bangsa saat ini, yang pertama harus dilakukan yakni bangsa Indonesia harus memiliki pemimpin bangsa yang lebih visioner. (Edi/Sim)-f LONGSOR DAN BANJIR DI JAYAPURA 11 Orang Tewas Tertimbun JAYAPURA (KR) - Sedikitnya 11 orang tewas tertimbun tanah longsor di Kota Jayapura. Para korban berada di tiga lokasi yaitu Kawasan Kloofkamp (meliputi Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara), Kompleks APO Kali, (Distrik Jayapura Utara) dan Kawasan Yapis (meliputi Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara). Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, hujan deras sejak Sabtu (22/2) malam telah menyebabkan banjir yang disusul longsor pada pukul 19.00 Wita di Kota Jayapura Provinsi Papua. “Hingga saat ini ada 11 orang meninggal dunia dan dua orang dalam pencarian,” ungkapnya kepada pers, Minggu (23/2) malam. Dikatakan pula, dampak dari bencana longsor tersebut sebanyak 15 unit rumah rusak berat, 40 unit rumah rusak ringan. Guna mengevakuasi warga, BNPB telah menyediakan peralatan pembersihan lumpur seperti truk, gerobak, cangkul, dan lainlain. “Kami mencoba membuka akses jalan yang sempat terputus,” jelasnya. Sementara Walikota Jayapura Benhur Tommi Mano, menjelaskan korban longsor yang berhasil diidentifikasi diketahui bernama Ellias Sohilait dan istrinya Cristina Umprnawany. Keduanya adalah warga di Kompleks APO Kali. “Saat kejadian, kedua korban tengah tidur pulas di dalam rumah,”kata Benhur. Sedangkan, korban tewas di Kawasan Yapis Dok V Atas adalah salah seorang pelajar tingkat SMA, bernama Cris(Has)-b thin Yawen. Liverpool Menang Susah Payah LIVERPOOL (KR) - Liverpool harus bersusah payah terlebih dahulu sebelum akhirnya berhasil menang atas tamunya Swansea City pada laga lanjutan kompetisi Liga Premier Inggris yang digelar di Stadion Anfield, Minggu (23/2) tadi malam. Lewat drama tujuh gol, The Reds akhirnya mampu menyudahi perlawanan The Swans dengan skor 4-3. Bertekad mengamankan posisinya di peringkat 4 klasemen sementara, Liverpool langsung tancap gas. Laga baru memasuki menit ketiga, tuan rumah langsung membuka keunggulan melalui Daniel Sturridge. Dominasi tuan rumah berlanjut saat di menit 20, Jordan Henderson membawa timnya unggul 2-0. Tersengat dua gol cepat tuan rumah, tim tamu langsung bangkit. Hasilnya, dua gol beruntun berhasil dilesakkan anak asuh pelatih Garry Monk lewat eks pemain Liverpool, Jonjo Shelvey di me- nit 23 dan Wilfried Bony menit 27. Laga semakin menarik saat di menit 36, Liverpool kembali memimpin saat Sturridge mencetak gol keduanya di laga tersebut. Skor 3-2 untuk Liverpool bertahan hingga jeda. Usai rehat, tim tamu langsung mendapat penalti usai Martin Skrtel melanggar Wilfried Bony. Bony berhasil menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol sekaligus membawa skor kembali imbang 3-3. Namun, memasuki menit 74, Liverpool berhasil kembali memimpin lewat gol kedua Henderson dan skor 4-3 bertahan hingga bubaran. Sementara itu kemenangan dramatis 1-0 diraih tuan rumah Newcastle United atas tamunya Aston Villa dalam laga yang digelar di St James Park. Setelah berbagi skor sama kuat 0-0 sepanjang 90 menit, tuan rumah mampu mencetak gol di masa tambahan waktu babak kedua mela(R-3)-e lui Loic Remy. Warga Minta Pembersihan Abu Kelud Tuntas SISA abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud masih terlihat di sejumlah jalan-jalan di wilayah DIY. Meski jumlahnya sudah banyak berkurang, tapi sejumlah anggota masyarakat tetap berharap sisa-sisa abu vulkanik bisa dibersihkan secara tuntas. Seperti yang diungkapkan Waluyo (50) tukang becak yang biasa mangkal di dekat Puskesmas Gedongtengen mengaku terpaksa harus libur selama satu minggu. Pasalnya, selain jumlah penumpang tergolong cukup sepi, banyaknya abu vulkanik yang beterbangan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi dirinya. “Meski sudah ada relawan dan warga yang membersihkan, bukan berarti saya tinggal diam. Sebab kalau hanya mengandalkan relawan, pembersihan abu vulkanik jadi lama. Apalagi kalau tidak turun hujan, jika tidak segera KR-Riyana Ekawati Kitri Sudarti dibersihkan bisa mengakibatkan sakit pernapasan,” ungkap ayah 4 putra yang sudah sejak tahun 1981 menggantungkan hidup dari mengayuh becak, Minggu (23/2). Hal serupa juga dilakukan oleh Ignatius Kristianto (82) warga Kricak Kidul yang bekerja sebagai tukang parkir di dekat Pasar Kranggan. Abu vulkanik sempat mengganggu aktivitasnya di tepi jalan. Bah- Waluyo Ignatius Kristianto kan dirinya terserang batuk, karena abu vulkanik di sekitar lokasi kerjanya yang cukup banyak. “Pembersihan abu vulkanik ini tidak akan tuntas jika sepenuhnya diserahkan pada relawan dan pemerintah. Untungnya, pedagang dan warga cukup proaktif, sehingga sisa abu vulkanik tinggal sedikit,” kata kakek 9 cucu yang mengaku baru bekerja 2 hari lalu. Painah Sementara Kitri Sudarti (38) pedagang ikan segar di Pasar Kranggan mengaku tidak hanya mengalami kerugian materi, tapi abu vulkanik yang cukup banyak sempat menjadikan dirinya sesak napas. Sebagai rakyat kecil warga Jalan Kaliurang itu hanya berharap agar pembersihan abu vulkanik bisa dilakukan secara tuntas. Dengan begitu, jualan jadi lebih nyaman. “Setiap ada waktu pedagang kecil seperti saya mencoba membersihkan. Sebab jika hal itu tidak dilakukan, selain pembeli jadi sepi, kesehatan bisa terganggu. Meski begitu, saya tetap berharap pembersihan abu vulkanik terus dilakukan,” ungkap Kitri. Keinginan yang sama juga diungkapkan oleh Painah (60), pedagang sayur ditempat yang sama. Meski pasokan sayur ditempatnya cukup lancar, tapi banyaknya abu vulkanik menjadikan dirinya sedikit was-was. Bagaimana tidak was-was, selain omzet penjualan jadi turun, gangguan kesehatan setiap saat bisa mengancam. “Setiap hari abu vulkanik sudah dibersihkan, tapi tetap ada. Untungnya beberapa hari terakhir turun hujan, jadi bisa sedikit mengurangi abu di depan kios,” terang ibu dari 8 pu(Ria)-e tra tersebut.

×