Metodologi penelitian 2 adli anwar

2,165 views

Published on

Presentasi Matrikulasi Metodologi Penelitian Mercubuana S2 angkatan 23

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,165
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
51
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Metodologi penelitian 2 adli anwar

  1. 1. Modul-2 Metlit: STUDI KEPUSTAKAAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN
  2. 2. PEMBAHASAN 1. Studi Kepustakaan 2. Kerangka Berfikir 3. Hipotesis 4. Uji Hipotesis
  3. 3. Proses Penelitian (1 Pengamatan (3 Definisi Masalah (2 Pengumpulan Data Awal (4 Kerangka Teoritis Identifikasi variabel penelitian (5 Penyusuna n hipotesis (7 Pengumpulan data, analisis dan interpretasi (8 Deduksi temuan penelitian (6) Desain Penelitian Tidak Ya (9 Penulisan laporan Presentasi laporan Kesimpulan, saran, implikasi hasilUma Sekaran (2006)
  4. 4. Bangunan Ilmu (Building Blocks of Science) Pengamatan Identifikasi Masalah Kerangka Teori/ Asosiasi Jaringan Hipotesis Konstruk/Konsep/ Definisi Operasional Rancangan Penelitian Pengumpulan Data Analisis Data Interpretasi Data •Pembaruan Teori (Penelitian Dasar) •Penerapan (Penelitian Terapan) Metode Ilmiah • Deduktif • Induktif • Gabungan Keduanya
  5. 5. Studi Kepustakaan  Menurut Kerlinger (2000), theory is a set of interelated construct or concept, definition, and proposition that presents a systematic view of phenomena by specifying relations among variables with the purpose of explanation and predicting the phenomena.
  6. 6. Studi Kepustakaan  Dalam pencarian teori, peneliti akan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari kepustakaan yang berhubungan.  Sumber-sumber kepustakaan dapat diperoleh dari: buku, jurnal, majalah, hasil-hasil penelitian (tesis dan disertasi), dan sumber-sumber lainnya yang sesuai (internet, koran dll).  Istilah studi kepustakaan digunakan dalam ragam istilah oleh para ahli, diantaranya yang dikenal adalah: kajian pustaka, tinjauan pustaka, kajian teoritis, dan tinjuan teoritis.  Studi kepustakaan meliputi proses umum seperti: mengidentifikasikan teori secara sistematis, penemuan pustaka, dan analisis dokumen yang memuat informasi yang berkaitan dengan topik penelitian.
  7. 7. Studi Kepustakaan  Studi kepustakaan mempunyai beberapa fungsi, meliputi:  Menyediakan kerangka konsepsi atau teori untuk penelitian yang direncanakan.  Menyediakan informasi tentang penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan.  Memberi rasa percaya diri bagi peneliti, karena melalui kajian pustaka semua konstruksi yang berhubungan dengan penelitian telah tersedia.  Memberi informasi tentang metode-metode, populasi dan sampel, instrumen, dan analisis data yang digunakan pada penelitian yang dilakukan sebelumnya.  Menyediakan temuan, kesimpulan penelitian yang dihubungkan dengan penemuan dan kesimpulan kita.
  8. 8. Studi Pustaka yang Baik? Memiliki Ciri-Ciri  Mutakhir  Relevan  Otoritas keilmuannya tinggi secara ilmiah terpercaya  Asli  Objektif  Diutamakan berasal dari jurnal ilmiah  Tersusun sesuai aturan/format acuan  Hindari sumber informasi non ilmiah → state of the art penelitian
  9. 9. Hindari Studi pustaka yang bersifat:  Ekstensif  Kliping  Pengacuan untuk pernyataan umum  Sembarang kutip atau sumber tidak jelas  Mengutip kutipan # terlalu banyak
  10. 10. DARI MANA PUSTAKA DIGALI?  HASIL PENELITIAN TERDAHULU  JURNAL ILMIAH  BUKU REFERENSI  INTERNET  SEMUA SUMBER DATA PRIMER DAN SEKUNDER cerminan wawasan/pengetahuan pengusul
  11. 11. Kerangka Berfikir Dinyatakan dalam ; 1. Naratif  dalam bentuk kalimat yang menggambarkan dasar teori hubungan antar variabel 2. Diagramatis  hubu antar variabel dinyatakan dalam bentuk skema Catatan : Kerangka teori bukan seperti membuat pathway/patofis
  12. 12. Hirarki penyusunan Kerangka berpikir  Bangun keterkaitan antara variabel dan teori pertama dengan variabel dan teori kedua.  Setelah hubungan antar variabel utama terbentuk dengan mapan, hubungkan dengan variebel dan teori tambahan lainnya.  Buat rangkuman atas keseluruhan hubungan yang terjadi.  Sajikan dalam bentuk bagan(bila perlu)
  13. 13. FUNGSI HIPOTESA ?  Instrumen kerja dari teori  Membantu perancangan penelitian (metode, instrumen, sampling, analisis statistik, data yang perlu dikumpulkan)  Dasar penentuan asumsi  Dasar penentuan relevansi data  Dasar untuk menjelaskan atau membahas data yang dikumpulkan  Memandu mengkonsolidasikan temuan dan merumuskan simpulan
  14. 14. SYARAT HIPOTESA YANG BAIK ?  Rumusan pernyataan yg menghubungkan dua variabel atau lebih  Gambaran bentuk hubungan antar variabel jelas  Variabel mudah terukur  Petunjuk cara pengujian hipotesis jelas
  15. 15. Terima Kasih !

×