Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
TEKS
EKSPLANASI
Ririn
Shabrina B.
Halena
Adelya
PENGERTIAN…
Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan
tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu
fenomena alam a...
FUNGSI…
Teks Eksplanasi digunakan untuk
memperhitungkan mengapa sesuatu
menjadi seperti itu. Eksplanasi lebih
merupakan pr...
STRUKTUR TEKS
EKSPLANASI
PERNYATAAN UMUM DERET PENJELAS
PENUTUP ATAU
INTERPRETASI
1. Pernyataan Umum
1) Berisi satu statemen umum tentang suatu topik
yang akan dijelaskan proses keberadaannya,
proses terj...
2. Deret Penjelas
1) Berisikan tentang detail penjelasan proses keberadaan dan
proses terjadinya.
2) Sangat relatif untuk ...
3. Penutup atau Interpretasi
Berisikan kesimpulan atau pernyataan
tentang topik/proses yang dijelaskan.
CONTOH…
Angin Puting Beliung
Angin Puting Beliung adalah kolom udara yang berputar
kencang yang membentuk hubungan antara ...
Proses terjadinya angin puting beliung, biasanya terjadi pada musim
pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, da...
SEBAB-AKIBAT
AKIBAT-SEBAB
SUMBER
• http://srichandrapawitri.blogspot.com/2014/01/teks-
eksplanasi-tentang-bencana-alam.html
• http://www.slideshare....
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teks Eksplanasi

21,155 views

Published on

Teks Eksplanasi Bahasa Indonesia kelas XI

Published in: Education
  • Be the first to comment

Teks Eksplanasi

  1. 1. TEKS EKSPLANASI Ririn Shabrina B. Halena Adelya
  2. 2. PENGERTIAN… Teks Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial. Pada teks eksplanasi, sebuah peristiwa timbul karena ada peristiwa lain sebelumnya dan peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain lagi sesudahnya.
  3. 3. FUNGSI… Teks Eksplanasi digunakan untuk memperhitungkan mengapa sesuatu menjadi seperti itu. Eksplanasi lebih merupakan proses-proses daripada tentang sesuatu.
  4. 4. STRUKTUR TEKS EKSPLANASI PERNYATAAN UMUM DERET PENJELAS PENUTUP ATAU INTERPRETASI
  5. 5. 1. Pernyataan Umum 1) Berisi satu statemen umum tentang suatu topik yang akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terjadinya, proses terbentuknya, dsb. 2) Harus bersifat ringkas, menarik, dan jelas, agar mampu membangkitkan minat para pembaca untuk membaca lebih detail.
  6. 6. 2. Deret Penjelas 1) Berisikan tentang detail penjelasan proses keberadaan dan proses terjadinya. 2) Sangat relatif untuk menjawab pertanyaan ‘bagaimana’, yang jawabannya berupa statemen atau yang jawabannya berupa pernyataan 3) Dimungkinkan mengingat proses perlu dijelaskan bertahap. Seperti, pertama, kedua, ketiga, dsb. atau pertama, berikutnya, terakhir.
  7. 7. 3. Penutup atau Interpretasi Berisikan kesimpulan atau pernyataan tentang topik/proses yang dijelaskan.
  8. 8. CONTOH… Angin Puting Beliung Angin Puting Beliung adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Angin Puting Beliung muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing. Penyebab terjadinya angin puting beliung yaitu, karena udara panas dan dingin bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting beliung. Selain itu juga karena didalam awan terjadi arus udara naik ke atas yang kuat. Hujan belum turun, titik-titik air maupun Kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke atas puncak awan.
  9. 9. Proses terjadinya angin puting beliung, biasanya terjadi pada musim pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, dan awan hitam mengumpul, akibat radiasi matahari di siang hari tumbuh awan secara vertikal, selanjutnya di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba- tiba dan berjalan secara acak. Kebanyakan puting beliung mempunyai angin selaju 175 km/j atau kurang, dengan lebar 250 kaki (75 meter), dan bergerak beberapa kilometer sebelum "lenyap". Walau bagaimanapun, setengah puting beliung mempunyai angin selaju 480 km/j, dengan lebar lebih daripada (1.6 km), dan boleh bergerak melebihi 100 kilometer. Angin puting beliung juga mengakibatkan rusaknya rumah dan infrastuktur daerah,menimbulkan korban jiwa, rusaknya kebun – kebun warga , kerugian material , banyak puing – puing dan sampah yang terbawa Puting beliung seringkali terjadi semasa hujan deras diserta petir angin kuat dan mendatangkan banyak kerusakan kepada apasaja yang disentuhnya. Satu tahun, banyak nyawa yang menjadi korban akibat puting beliung.
  10. 10. SEBAB-AKIBAT
  11. 11. AKIBAT-SEBAB
  12. 12. SUMBER • http://srichandrapawitri.blogspot.com/2014/01/teks- eksplanasi-tentang-bencana-alam.html • http://www.slideshare.net/bellanura/ppt-bind-15972837 • http://kumalasariratih.blogspot.com/2014/02/materi- pembelajaran-teks-eksplanasi.html • http://hendrakkusuma.blogspot.com/2014/02/teks- eksplanasi.html

×