Bu Naim Dasprog - Pertemuan 2 Intro C

354 views

Published on

Materi Dasar Pemrograman C++

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
354
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bu Naim Dasprog - Pertemuan 2 Intro C

  1. 1. Pengantar C++
  2. 2. Struktur Dasar Pemrograman C # include file # define var konstan deklarasi fungsi main() { deklarasi variabel global : <pernyataan - pernyataan> : } nama fungsi (arg1, arg2,...) { deklarasi variabel lokal : < pernyataan - pernyataan> : }
  3. 3. #Include  pengarah praprosesor (preprocessor directive) yang dipakai untuk membaca file yang diantaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta.  File-file ini mempunyai ciri yaitu namanya diakhiri dengan ekstensi .h.  Bentuk umum #include: #include <namafile> 2. #include “namafile” 1.
  4. 4. Komentar Dalam Program  Untuk keperluan dokumentasi dengan maksud agar program mudah dipahami di saat lain.  Dalam C, suatu komentar dapat ditulis dengan dua cara: 1. 2.  Ditulis dengan diawali dengan tanda /* ….*/. Ditulis dengan tanda //. Contoh : // Tanda ini adalah komentar satu baris #include <stdio.h> void main() { printf(“Coban”); /* Ini adalah program pertama, komentar lebih dari satu baris */ }
  5. 5. Tipe Data Dalam C terdapat 7 keyword dasar untuk menset tipe data yaitu:  integer : bilangan bulat (int, long, short, unsigned)  huruf & karakter lain (char)  bilangan dg titik desimal (float, double)
  6. 6. Variabel Dalam membuat nama variabel, C mempunyai peraturan sebagai berikut: 1. Karakter pertama berupa huruf (A-Z) atau (a-z) atau underscore (_) Contoh : nama1, _gaji_pokok (benar) 1nama, 2kode (salah)  2. Tidak boleh mengandung simbol khusus kecuali underscore ( _ ) Contoh : nama_mahasiswa (benar) kode-wilayah (salah) 3. Nama variabel tidak boleh sama dengan kata kunci C Contoh : auto, break, main, printf, float, char (salah) 4. Nama variabel boleh terdiri dari kata kunci (reserved word) yang digabung dengan kata lain . Contoh : char_pertama data_float 5. Huruf besar dan kecil dari nama variabel akan dibedakan oleh bahasa C Contoh : nama,Nama,NAMA adalah 3 variabel yang berbeda 6. Nama variabel tidak boleh menggunakan operator aritmetika (+ - / * %) Contoh : jumlah+anak (salah) potongan% (salah) 7. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi Contoh : gaji pokok (salah)
  7. 7. Mendeklarasikan Variabel tipe-variabel nama-variabel;  Contoh : int a; int a,b; long a; atau long int a; short a; atau short int a; float a; double a; sama dengan long float a;  Variabel dengan nama yang sama TIDAK BOLEH dideklarasikan ulang. Contoh : int nilai; float nilai; 
  8. 8. Inisialisasi Variabel variabel = nilai;  Inisialisasi nilai ke variabel dilakukan pada  1. Pada saat pendeklarasian variabel int a = 8,b; float a = 8.0; char a = 'A'; int a=10, b=15;  2. Diluar deklarasi variabel int a; a = 8;
  9. 9. Contoh : main() { float harga,jumlah,hrg_tot; /*deklarasi*/ clrscr(); jumlah = 10; /*inisialisasi*/ harga = 15.50; hrg_tot = jumlah * harga; printf ("harga total : %f",hrg_tot); }
  10. 10. Operator Aritmatika  Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah :  * perkalian  / pembagian  % sisa pembagian  + penjumlahan  pengurangan  Operator yang tergolong sebagai operator unary.  tanda minus  + tanda plus
  11. 11.    Sisa pembagian bilangan 7 dengan 2 adalah 1 (7 % 2  1) Sisa pembagian bilangan 6 dengan 2 adalah 0 (6 % 2  0) Sisa pembagian bilangan 8 dengan 3 adalah 2 (8 % 3  2)
  12. 12. Operator Penurunan dan Kenaikan   ++ operator kenaikan -- operator penurunan x = x+1; Dapat ditulis menjadi :++x; atau x++; y = y-1; Dapat ditulis menjadi --y; atau y--;  Perbedaan hasil penulisan ada pada contoh berikut void main() { int c,y; c = 10; y = ++c; printf("y = %d, c= %dn", y,c); // y=11 c =11 y = c++ ; printf("y = %d, c= %dn", y,c); // y =11 c=12 }
  13. 13. Operator Kombinasi x += 2;  x -= 2;  x *= 2;  x /= 2;  x %= 2;  x <<= 2;  x >>= 2;  x &= 2;  x |= 2;  x ^= 2;  kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari kependekan dari x = x + 2; x = x - 2; x = x * 2; x = x / 2; x = x % 2; x = x << 2; x = x >> 2; x = x & 2; x = x | 2; x = x ^ 2;
  14. 14. Operator Logika dan Relasional  Operator Relasional < Lebih kecil > Lebih besar <= Lebih kecil sama dengan >= Lebih besar sama dengan == Sama dengan != Tidak sama dengan  Operator Logika || OR && AND ! NOT
  15. 15. Fungsi printf()  digunakan dalam menampilkan data. Berbagai jenis data dapat ditampilkan ke layar dengan memakai fungsi ini.  Format : printf( "string control",argumen1, argumen2,...);
  16. 16. printf( "string control",argumen1, argumen2,...)  String control terdiri dari 2 bentuk informasi 1. Karakter yang akan di cetak secara literal. 2. Data identifier = conversion specification.  Contoh: 1. 2. printf(”Belajar c++”); A=15; printf(”%d”,A);
  17. 17. Daftar string control IDENTIFIER OUTPUT %d integer bertanda dalam bentuk desimal %c karakter tunggal %s string %e bil.floating, notasi dengan e (eksponensial) %f bil.floating,notasi desimal %g bilangan floating / real, gunakan %f atau %e %u integer desimal, unsigned %o integer oktal unsigned %x integer heksadesimal unsigned
  18. 18. printf( "string control",argumen1, argumen2,...)  Argumen1, argumen2 dll adl sesuatu yg akan mensubstitusi identifier bisa berupa. 1. variabel, atau 2. konstanta, atau 3. ekspresi / ungkapan yang dievaluasi dahulu sebelum nilainya dicetak.  Contoh      printf ("%d",70); argumen berupa konstanta printf ("%d",a); argumen berupa variabel printf ("%d",a+70); argumen berupa ungkapan printf(“%f %d %d”, a,b,c); printf(“hasil penjumlahan %d + %d = %d”, a,b,a+b);
  19. 19. Contoh void main() { printf ("saya belajar C"); // string printf ('a'); // character printf ("dua ditambah dua sama dengan %d",4); //variabel } void main() { float bil=2.5 , nomor = 30.756; clrscr(); printf (“bilangan = %f n",bil); printf ("nomor = %f",nomor); }
  20. 20. Fungsi puts()  Digunakan khusus untuk menampilkan data string ke layar. Sifat fungsi ini adalah string yang ditampilkan secara otomatis akan diakhiri dengan n (pindah baris)  Contoh : #include <stdio.h> main() { puts("UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA"); }  Output : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
  21. 21. Fungsi putchar()  digunakan khusus untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan perpindahan baris.  Contoh : putchar('A'); menghasilkan output yang sama dengan printf("%c", 'A');
  22. 22. Fungsi output cout  Digunakan untuk menampilkan kelayar tanpa menggunakan string kontrol, baik untuk string maupun identifier.  Bentuk umum: cout<<argumen1<<argumen2<<…;  Argumen dapat berupa string, variabel atau suatu konstanta  Untuk menggunakan fungsi cout diperlukan include iostream.h
  23. 23. Contoh 1. 2. 3. cout<<“belajar c++”; A=10;cout<<“nilai A=“<<A; A=1;B=2;cout<<“nilai A=“<<A<<endl<<“nilai B=“<<B; void main() { int a=10; float b=78.9; char c='a'; cout<<a<<b<<c<<endl; cout<<"a = "<<a<<" b = "<<b<<" c = "<<c<<"n"; cout<<20; cout<<endl; cout<<40.4; cout<<endl; cout<<'D'; }
  24. 24. Fungsi scanf()  digunakan untuk membaca data dari keyboard dan memasukkan ke dalam program.  Format : scanf( "string control",argumen1, argumen2,...)  Scanf() menggunakan pointer ke variabel 1. Jika variabelnya bertipe data dasar, maka gunakan & 2. Jika variabelnya adalah string, tidak menggunakan &
  25. 25. Contoh #include <stdio.h> #define PI 3.141593 void main() { float radius, keliling, luas; printf ("masukkan data jari - jari lingkaran : "); scanf (”%f", &radius); keliling = 2 * PI * radius; luas = PI * radius * radius; printf ("Data lingkaran :n); printf ("jari - jari = %f n",radius); printf ("keliling = %f n",keliling); printf ("luas = %f n",luas); }
  26. 26. Fungsi gets()  Fungsi input khusus untuk string.  Contoh : #include <stdio.h> main() { char nama[20]; clrscr(); printf("Masukkan nama : "); gets(nama); printf("n Nama anda %s",nama); }
  27. 27. Fungsi getch(), getche(), getchar()  Fungsi getch, getche dan getchar adalah input khusus untuk karakter.  getch() = input 1 karakter dan tidak ditampilkan  getche() = input 1 karakter, ditampilkan & tidak perlu Enter  getchar() = input 1 karakter, ditampilkan dan perlu Enter
  28. 28. Fungsi input cin  Bentuk umum : cin>>argumen1>>argumen2>>….    Argumen berupa variabel Untuk menggunakan fungsi cin diperlukan include iostream.h Ada beberapa cara memasukkan data kedalam fungsi input cin yang mempunyai beberapa argumen: 1. 2. 3. Setiap argumen dipisahkan dengan spasi Setiap argumen dipisahkan dengan enter Pemisahan argumen berdasar masukan sesuai dengan tipe data argumen masing-masing. Jika argumennya mempunyai tipe data sama, cara ini tidak dapat digunakan.
  29. 29. Contoh Dengan tipe data i=int, ch = char dan x = float:  cin >> i >> ch >> x; bentuk input  25 A 16.9 data yang tersimpan i = 25, ch = 'A', x = 16.9  cin >> i >> ch>> x; bentuk input  25nAn16.9 data yang tersimpan i = 25, ch = 'A', x = 16.9  cin >> i >> ch   >> x; bentuk input  25A16.9 data yang tersimpan i = 25, ch = 'A', x = 16.9
  30. 30. Latihan  Tulislah sebuah program untuk memasukkan dua buah bilangan integer dan mengeluarkan hasil penjumlahan kedua bilangan tersebut.  Tulislah sebuah program yang membaca nilai panjang dan lebar dari sebuah segi empat dan menampilkan luas dan keliling segi empat tersebut.  Tulislah sebuah program untuk menghitung keliling lingkaran. Masukkan nilai diameter dan hasil perhitungan keliling ditampilkan. Anda menggunakan nilai π = 3,14159.

×